<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Polsek Kalisat &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/polsek-kalisat/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 11 May 2020 08:38:14 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Polsek Kalisat &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Satu Lagi, Warga Jember Meninggal Positif Covid-19</title>
		<link>https://memontum.com/satu-lagi-warga-jember-meninggal-positif-covid-19</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 May 2020 08:38:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Kalisat]]></category>
		<category><![CDATA[Positif Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Virus Corona]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/114210-satu-lagi-warga-jember-meninggal-positif-covid-19</guid>

					<description><![CDATA[Sabtu Pulang dari Jakarta, Minggu Sesak Nafas Memontum, Jember &#8211; Setelah dilakukan pemeriksaan rapid tes dengan hasil positif covid &#8211; 19, Sukarna (78) warga desa/Kecamatan Kalisat dimakamkan memakai protokol keamanan dan prosedur pemakaman jenazah masa pandemi Virus Corona. Menurut Kapolsek Kalisat AKP Sukari, perempuan lanjut usia ini meninggal di rumah sakit dan jenazahnya dimakamkan Minggu [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2>Sabtu Pulang dari Jakarta, Minggu Sesak Nafas</h2>
<p><strong>Memontum, Jember</strong> &#8211; Setelah dilakukan pemeriksaan rapid tes dengan hasil positif covid &#8211; 19, Sukarna (78) warga desa/Kecamatan Kalisat dimakamkan memakai protokol keamanan dan prosedur pemakaman jenazah masa pandemi Virus Corona.</p>
<p>Menurut Kapolsek Kalisat AKP Sukari, perempuan lanjut usia ini meninggal di rumah sakit dan jenazahnya dimakamkan Minggu (10/5/2020) sore, sekitar pukul 14.00 hingga 15.30, di pemakaman umum yang berada di desa setempat.</p>
<p>&#8220;Jenasah tidak disemayamkan di rumah duka duhulu, tetapi dari rumah sakit langsung dibawa ke tempat pemakaman dan langsung dimakamkan, &#8221; ujar Sukari.</p>
<p>Untuk pengantar kata Sukari, dibatasi hanya dari keluarga dan jarak dari makam lebih kurang 10 m dengan memakai masker, sementara petugas pemakaman memakai baju APD lengkap.</p>
<p>Informasi yang dihimpun memontum.com, pasien mempunyai riwayat pernah menjenguk anaknya yang berdomisili di wilayah Zona merah yakni Jakarta namun tidak memberitahukan.</p>
<p>Pada tanggal 09 Mei 2020 pasien sakit dan dirawat di Unit Gawat Darurat (UGD) Puskesmas Kalisat, pasien dirujuk ke rumah sakit Bina Sehat karena mengeluhkan sesak nafas, berselang satu hari yakni tanggal 10 Mei 2020, Pasien meninggal dunia.</p>
<p>Hadir dalam pemakaman, Kapolsek Kalisat, AKP Sukari, Danramil 0824/03 Kalisat, Kapten Arm Riduan Sagala, Plt Camat Kalisat, Sri Agiyanti, SP MM, Babinsa Kalisat, Serda Wigo, Kades Kalisat, Sudi Raharjo. <strong>(tog/yud/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">114210</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jasad Bayi Jember Membusuk Terbungkus Kresek</title>
		<link>https://memontum.com/jasad-bayi-jember-membusuk-terbungkus-kresek</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 14 Jan 2020 12:38:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[penemuan bayi]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Kalisat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/104114-jasad-bayi-jember-membusuk-terbungkus-kresek</guid>

					<description><![CDATA[Jember, Memontum &#8211; Penemuan jasad sesosok bayi berjenis kelamin perempuan dengan keadaan terbungkus kresek warna merah dan hitam dalam keadaan telanjang tidak mengenakan apa-apa, tidak ada sehelai kainpun, di area tegalan Dusun Rowo, Desa Gambiran, Kecamatan Kalisat, Selasa (14/1/2020) pukul 08.30, gegerkan warga. &#8221; Jasad bayi waktu ditemukan, posisinya dalam keadaan tertelungkup di tanah tegal [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jember, Memontum</strong> &#8211; Penemuan jasad sesosok bayi berjenis kelamin perempuan dengan keadaan terbungkus kresek warna merah dan hitam dalam keadaan telanjang tidak mengenakan apa-apa, tidak ada sehelai kainpun, di area tegalan Dusun Rowo, Desa Gambiran, Kecamatan Kalisat, Selasa (14/1/2020) pukul 08.30, gegerkan warga.</p>
<p>&#8221; Jasad bayi waktu ditemukan, posisinya dalam keadaan tertelungkup di tanah tegal milik Basri warga setempat dan keberadaan jasad bayi itu petama di temukan oleh 2 orang yakni Asmo (63) dan Syaiful (39) saat keduanya pulang dari sawah,&#8221; kata Kapolsek Kalisat AKP Sukari.</p>
<div id="attachment_104115" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-104115" decoding="async" class="size-full wp-image-104115" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200114-WA0068-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="Penemuan bayi bau busuk dibawa ke RSD. Kalisat oleh anggota Polsek Kalisat. (ist) " width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200114-WA0068-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200114-WA0068-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200114-WA0068-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200114-WA0068-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-104115" class="wp-caption-text">Penemuan bayi bau busuk dibawa ke RSD. Kalisat oleh anggota Polsek Kalisat. (ist)</p></div>
<p>Sukari menerangkan, menurut keterangan di dapat dari keduanya (saksi), saat mereka melintas di tegalan milik Basri, keduanya mencium bau bangkai yang menyengat dan semakin lama semakin menyengat, curiga, mereka mencari asal bau, setelah di temukan dan dilihat, ternyata sesosok mayat bayi yang sudah membusuk dan keluar belatung.</p>
<p>“Waktu ditemukan tas kresek dalam keadaan terbuka dan mereka melihat punggung bayi itu yang sudah membusuk, sehingga bau busuk menyengat, &#8221; ujarnya.</p>
<p>Sukari menceritakan, karena kedua orang takut, tas kresek dibiarkan tanpa di pegeng, melapor penemuan tersebut ke salah satu perangkat desa setempat, yang saat itu sedang melintas.</p>
<p>&#8220;Perangkat desa itu menginstruksikan agar jangan diapa-apakan dulu dan melaporkan ke Polsek Kalisat,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Tak berselang lama, setelah mendapat laporang dari warga petugas dari kepolisian Sektor (Polsek) Kalisat mendatangi lokasi penemuan, untuk melakukan Olah TKP dan membawa sosok bayi tersebut ke RSD Kalisat untuk dimintakan VER.</p>
<p>&#8220;Saat ini anggotanya sedang melakukan penyelidikan dan meminta keterangan saksi &#8211; saksi dan masyarakat kalisat, untuk mengetahui siapa pelakunya,” tegas Sukari.</p>
<p>Diketahui, penemuan Jasad bayi di areal tegalan tersebut, tersebar ke warga, tak heran saat evakuasi, kerumunan warga memadati lokasi, warga terheran – heran.</p>
<p>&#8220;Teganya orang tuanya ya, kok tidak dikubur, dibuang seperti sampah saja, ” itu kalimat yang keluar dari warga. <strong>(gik/yud/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">104114</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tukang Parkir Jember Tewas Tenggelam</title>
		<link>https://memontum.com/tukang-parkir-jember-tewas-tenggelam</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 29 Jul 2019 12:54:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Korban Tenggelam]]></category>
		<category><![CDATA[Penemuan Mayat]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Kalisat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/89147-tukang-parkir-jember-tewas-tenggelam</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Misbah (55) yang sehari-hari berprofesi sebagi tukang parkir ditemukan tewas dengan kondisi tertelungkup di sungai depan toko bangunan “Sumber Bangunan” Jalan Diponegoro desa setempat. &#8220;Korban merupakan warga Dusun Krajan, Desa Glagahwero, Kecamatan Kalisat, ditemukan tewas di duga tenggelam, di sungai sekitar pukul 19.15 WIB, Minggu malam (28/7/2019),&#8221; kata Kapolsek Kalisat AKP Sukari, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Misbah (55) yang sehari-hari berprofesi sebagi tukang parkir ditemukan tewas dengan kondisi tertelungkup di sungai depan toko bangunan “Sumber Bangunan” Jalan Diponegoro desa setempat.</p>
<p>&#8220;Korban merupakan warga Dusun Krajan, Desa Glagahwero, Kecamatan Kalisat, ditemukan tewas di duga tenggelam, di sungai sekitar pukul 19.15 WIB, Minggu malam (28/7/2019),&#8221; kata Kapolsek Kalisat AKP Sukari, Senin (29/7/2019) malam.</p>
<p>Menurut Sukari, awalnya penjual nasi yangwarungnya berdekatan dengan lokasi sungai saat sedang melayani pembeli di warung miliknya mendengar teriakan dari arah sungai, diketahui korban terpeleset ke sungai dan tenggelam.</p>
<p>“Pemilik warung Sholehah (41) warga setempat mendengar teriakan dari arah sungai, bahwa ada orang laki-laki dalam posisi tertelungkup ditemukan tidak bernyawa, &#8221; ujarnya.</p>
<p>Saat korban ditemukan lanjut Sukari, korban masih lengkap dengan pakaian yang dikenakan, sesuai dengan sebelum korban ditemukan menjadi mayat di sungai.</p>
<p>“Korban menggunakan sarung coklat motif gari-garis dan kaos warna biru tua,” terang Sukari.</p>
<p>Saat diperiksa sambung Sukari, pada tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan atau luka.</p>
<p>“Tidak ditemukan luka atau tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di bagian tubuhnya,” katanya.</p>
<p>Saat pihaknya hendak membawa korban ke RS Kalisat untuk dimintakan Ver, keluarga korban menolak, dengan dibuktikan dengan surat pernyataan bermatrai dengan mengetahui pihak kepala Desa Glawagah Wero.</p>
<p>“Informasi dari pihak keluarga, korban pernah menderita sakit stroke. Lalu pihak keluarga membawa jenazah tersebut untuk dilakukan pemakaman,” tutupnya. <strong>(gik/yud/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">89147</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
