<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>polsek kencong &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/polsek-kencong/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sun, 22 Mar 2020 10:16:09 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>polsek kencong &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Potong Ranting Sendiri, Tergantung Tersengat Listrik</title>
		<link>https://memontum.com/potong-ranting-sendiri-tergantung-tersengat-listrik</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 22 Mar 2020 10:09:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[polsek kencong]]></category>
		<category><![CDATA[tersengat listrik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=109293</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Masrur Hamim (45) warga Desa Kencong Kabupaten Jember, Sabtu (21/3/2020) sekira pukul 14.00, tewas mengenaskan. Tubuhnya bergelatung di atas pohon dan sekujur tubuhnya kaku, akibat tersengat kabel Tegangan Menengah (TM) milik PLN, di Jalan Agus Salim Desa Ponjen, Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember. Menurut saksi mata Nur Warga Desa Ponjen yang saat kejadian [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Masrur Hamim (45) warga Desa Kencong Kabupaten Jember, Sabtu (21/3/2020) sekira pukul 14.00, tewas mengenaskan. Tubuhnya bergelatung di atas pohon dan sekujur tubuhnya kaku, akibat tersengat kabel Tegangan Menengah (TM) milik PLN, di Jalan Agus Salim Desa Ponjen, Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember.</p>
<p>Menurut saksi mata Nur Warga Desa Ponjen yang saat kejadian melintas Tempat Kejadian Perkara (TKP) mengatakan, korban saat itu sedang melakukan penebangan ranting pohon di depan salah satu rumah warga menggunakan sabit dan diduga sabit mengenahi kabel TM.</p>
<p><video width="750" height="333" controls="true"><source src="https://memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/VID-20200322-WA0125.mp4" /></video><br />
<strong>VIDEO REKAMAN AMATIR EVAKUASI ORANG TERSETRUM KABEL LISTRIK DI JEMBER. (MEMONTUM.COM)</strong> </p>
<p>&#8220;Saat itu terdengar suara jeritan dari atas pohon sebanyak satu kali, ketika saya lihat korban sudah posisi tergelantung di atas pohon dan terlihat sudah meninggal,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Sementara itu, Kepala Unit Pembinaan Masyarakat (Kanit Binmas) Kepolisian Sektor (Polsek) Kencong Bripka Eko Budi M, saat di konfirmasi memontum.com, membenarkan kejadian seorang warga tersengat aliran listrik hingga meninggal dunia.</p>
<p>&#8220;Ya benar, sekitar pukul 14.00, Sabtu (21/3/2020) sore, kami menerima laporan dari warga, bahwasanya di jalan ponjen tepatnya di depan SMK Yunisma ada sesosok manusia bergelantungan dengan kondisi sudah meninggal di atas pohon,&#8221; ujar Kanit Binmas Polsek Kencong yang akrab disapa Eko ini.</p>
<p>Mendapat laporan itu terang Eko, pihaknya bersama Petugas Polsek Kencong lainnya, bergegas mendatangi TKP dan sesampainya di TKP, pihaknya melihat ada sosok tubuh dengan kondisi meninggal dunia menggelantung di pohon.</p>
<p>Melihat itu semua ungkap Eko, pihaknya menghubungi PLN untuk mematikan setrum dan bersama &#8211; sama warga untuk mengevakuasi korban.</p>
<p>&#8220;Beberapa saat kemudian petugas datang dan dibantu oleh warga mengevakuasi korban dan dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Eko menjelaskan, hasil olah TKP dan keterangan dari saksi &#8211; saksi, kejadian itu berawal, korban (Masrur) disuruh warga untuk memotong ranting pohon yang ada di depan rumahnya yang mengenai kabel listrik, karena merasa khawatir pohon tersebut mengganggu jaringan listrik dan membahayakan.</p>
<p>&#8220;Awalnya korban sedang memotong pohon, dia bekerja disuruh warga untuk memotong pohon didepan rumah,&#8221; cerita Eko.</p>
<p>Atas terjadinya peristiwa tersebut Eko menghimbau kepada warga apabila didepan rumahnya ada pohon rindang yang mengenai kabel listrik dan untuk segera memotong agar menghubungi kantor pihak PLN, karena hal tersebut sangat membahayakan keselamatan.</p>
<p>&#8220;Jangan dipotong sendiri, karena takut membahayakan dirinya sendiri, &#8221; pungkasnya <strong>(rir/yud/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		<enclosure url="https://memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/VID-20200322-WA0125.mp4" length="6195519" type="video/mp4" />

		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">109293</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Polsek Kencong, Gagalkan Pencurian Rel Lori PG Semboro</title>
		<link>https://memontum.com/polsek-kencong-gagalkan-pencurian-rel-lori-pg-semboro</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 08 Aug 2019 11:03:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[pencurian]]></category>
		<category><![CDATA[PG Semboro]]></category>
		<category><![CDATA[polsek kencong]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/89906-polsek-kencong-gagalkan-pencurian-rel-lori-pg-semboro</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Pencurian Rel Lori di Dusun Jatisari, Desa wonorejo Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember berhasil digagalkan oleh Kepolisian Sektor (Polsek) Kencong pada hari Rabu malam (7/8/2019) sekitar pukul 22.00. Menurut Kapolsek Kencong AKP Saidi SH saat di konfirmasi memontum.com mengungkapkan, jika kejadian pencurian yang gagal ini berawal saat 2 anggota SPKT dan unit Reskrim [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Jember </strong>&#8211; Pencurian Rel Lori di Dusun Jatisari, Desa wonorejo Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember berhasil digagalkan oleh Kepolisian Sektor (Polsek) Kencong pada hari Rabu malam (7/8/2019) sekitar pukul 22.00.</p>
<p>Menurut Kapolsek Kencong AKP Saidi SH saat di konfirmasi memontum.com mengungkapkan, jika kejadian pencurian yang gagal ini berawal saat 2 anggota SPKT dan unit Reskrim Polsek Kencong melakukan patroli dan melintas di areal persawahan Dusun Jatisari, Desa Wonorejo.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-89907" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG-20190808-WA0045-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG-20190808-WA0045-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG-20190808-WA0045-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG-20190808-WA0045-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG-20190808-WA0045-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG-20190808-WA0045-copy.jpg?resize=120%2C69&amp;ssl=1 120w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>&#8220;Saat patroli petugas bertemu dengan Mitro dan Mulyono dan menyampaikan jika ada dua orang mencurigakan di tengah sawah, mendapat Laporan tersebut petugas bersama kedua warga mendekat ke lokasi dan setibanya di lokasi kedua pelaku (kabur&#8211;red), “ ungkap Saidi, Kamis (8/8/2019) siang di kantornya.</p>
<p>Pelaku kata Saidi, meninggalkan alat – alat yang digunakan untuk melakukan pencurian, 2 buah kunci Inggris, linggis, 1 gergaji besi dan 2 mata gergaji dan alat transportasi berupa 1 unit sepeda motor Honda Revo N-5980-EG dan 1 unit sepeda motor Honda grand (tanpa nopol).</p>
<p>“Nampaknya pelaku sudah dapat hanya akan menambah, terbukti di sana Petugas menemukan batangan rel lori sebanyak 6 lonjor panjang 6 m dan 8 lonjor panjang 1 m, yang sudah terlepas, ” kata Saidi.</p>
<p>Untuk selanjutnya sambung Saidi mengarahkan korban dalam hal ini PTPN XI Semboro, untuk melaporkan kasus pencurian rel ini ke Mapolsek Kencong agar team Operasional Reserse Kriminal (Reskrim) Kencong untuk melakukan upaya penyelidikan mengungkap kasus pencurian Rel Lori dan secepatnya menangkap pelaku.</p>
<p>&#8220;Untuk saat ini 6 lonjor Rel Lori diserahkan kepada PTPN XI PG Semboro, karena itu merupakan Aset PG Semboro, &#8221; pungkasnya <strong>(rir/yud/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">89906</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Residivis Curanmor Kencong Aniaya Ibu Kandung</title>
		<link>https://memontum.com/residivis-curanmor-kencong-aniaya-ibu-kandung</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 14 Jul 2019 10:44:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[penganiayaan]]></category>
		<category><![CDATA[polsek kencong]]></category>
		<category><![CDATA[residivis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/88012-residivis-curanmor-kencong-aniaya-ibu-kandung</guid>

					<description><![CDATA[Jember, memontum &#8211; &#8220;Air susu di balas tuba&#8221; mungkin itulah yang tepat menggambarkan peristiwa penganiayaan seorang anak pada ibu kandungnya sendiri. Tragedi ini, terjadi di Desa Cakru Kecamatan Kencong Kabupaten Jember, Selasa (9/7/2019) siang lalu, hanya lantaran tidak diperbolehkan pinjam sepeda motor. Anak durhaka penganiaya Ibu kandungnya itu bernama Agus (43), warga Dusun Tempuran RW [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jember, memontum </strong>&#8211; &#8220;Air susu di balas tuba&#8221; mungkin itulah yang tepat menggambarkan peristiwa penganiayaan seorang anak pada ibu kandungnya sendiri. Tragedi ini, terjadi di Desa Cakru Kecamatan Kencong Kabupaten Jember, Selasa (9/7/2019) siang lalu, hanya lantaran tidak diperbolehkan pinjam sepeda motor.</p>
<p>Anak durhaka penganiaya Ibu kandungnya itu bernama Agus (43), warga Dusun Tempuran RW 01/RT03 Desa Cakru, desa yang letaknya di sebelah Barat selatan dari Kecamatan Kencong.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-88013" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190714-WA0019-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190714-WA0019-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190714-WA0019-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190714-WA0019-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190714-WA0019-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190714-WA0019-copy.jpg?resize=120%2C69&amp;ssl=1 120w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Usai dilaporkan pihak keluarga, sehingga dilakukan penyelidikan, pencarian dan penangkapan pihak Unit Reskrim Polsek Kencong pada hari Kamis (11/7/2019) sore. Tersangka dibekuk di tempat persembunyiannya.</p>
<p>Menurut Kanit Reskrim Polsek Kencong Bripka Anton Wijaya, tersangka (Agus), ditangkap karena melakukan tindak kekerasan dan penganiayaan terhadap ibu kandungnya bernama Tuning (67) di rumah tinggal ibunya.</p>
<p>Agus, dengan sadis, menjambak rambut ibunya dengan sekuat tenaga. Tersangka sambil memegang sebilah sabit dan mengancam akan membunuhnya. Tak berhenti di situ, tersangka mencekik leher korban, sambil mendorongnya ke belakang hingga tersungkur jatuh ke tanah.</p>
<p>Akibatnya korban bukan hanya mengalami syok berat, tetapi juga mengalami luka fisik. Bagian lengan sebelah kanan dan kiri, kedua lengan korban lecet dan memar. Sebab itu korban musti menjalani perawatan di puskesmas setempat, selama 2 hari.</p>
<p>&#8221; Menurut pengakuan tersangka, dia melakukan penganiayaan dengan menggunakan tangan kosong, tidak menggunakan benda, jadi dia menjambak rambut dan mencekik menggunakan tangan,&#8221; yngkap Anton di konfirmasi Memontum.com Sabtu (13/7/2019) Siang, di ruang kerjanya.</p>
<p>Lebih lanjut Anton menjelaskan, saat di Introgasi, tersangka mengaku Khilaf sehingga karena Emosinya, tersangka lupa dan kalap, hingga mencekik leher dan menganiaya serta menyiksa ibu kandungnya sendiri.</p>
<p>&#8220;Tersangka merupakan Residivis, pernah dihukum dalam perkara Sajam dan Pencurian motor (Curanmor) dan untuk perkara ini tersangka kita jerat dengan pasal 351 KUHP, ancaman hukuman 5 tahun penjara,&#8221; ungkap Anton.</p>
<p>Anton menerangkan, kejadian itu berawal dari tidak di perbolehkannya tersangka meminjam sepeda motor oleh ibunya (Tuning), dengan alasan hendak dipakai A<br />
Adik tersangka. Tersangka bermaksud meminjam sepeda motor, hendak mencari istrinya yang pergi tanpa pamit.</p>
<p>&#8220;Tidak diperbolehkan, tersangka naik pitam dan mengambil sebilah sabit yang tergeletak di atas meja dan langsung membacokkan ke lampu depan sepeda motor berkali &#8211; kali hingga rusak, dengan maksud diperbolehkan meminjam sepeda motor tersebut,&#8221; terang Anton.</p>
<p>Karena masih tidak diperbolehkan sambung Anton, tersangka (Agus) semakin kalap dan mengancam akan membunuh korban (Ibunya) dan terjadilah kekerasan serta penganiayaan terhadap korban.</p>
<p>&#8220;Beruntung tetangga sekitar yang mendengar keributan tersebut, bergegas mendatanginya dan melerainya, karena korban mengalami pusing kemudian dibawa oleh warga ke puskesmas Cakru dan dirawat inap,&#8221; pungkasnya. <strong>(rir/yud/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">88012</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Toko Sepi, Karyawan Gasak 3 Ponsel</title>
		<link>https://memontum.com/toko-sepi-karyawan-gasak-3-ponsel</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 12 Jul 2019 23:33:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[pencurian]]></category>
		<category><![CDATA[polsek kencong]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/87989-toko-sepi-karyawan-gasak-3-ponsel</guid>

					<description><![CDATA[Jember, Memontum &#8211; &#8220;Pagar Makan Tanaman&#8221;, itulah peribahasa yang sesuai buat seorang karyawan sebuah toko handphone Makmur Jaya, bernama Avi Fathur Rohman (22) warga Desa Tukum Kecamatan Tekung, Kabupaten Lumajang. Firman diketahui dan mengaku telah mencuri 3 unit ponsel di tempatnya bekerjanya (toko Handphone Makmur Jaya). Toko ini terletak di kawasan pertokoan Kencong kabupaten Jember. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jember, Memontum </strong>&#8211; &#8220;Pagar Makan Tanaman&#8221;, itulah peribahasa yang sesuai buat seorang karyawan sebuah toko handphone Makmur Jaya, bernama Avi Fathur Rohman (22) warga Desa Tukum Kecamatan Tekung, Kabupaten Lumajang.</p>
<p>Firman diketahui dan mengaku telah mencuri 3 unit ponsel di tempatnya bekerjanya (toko Handphone Makmur Jaya). Toko ini terletak di kawasan pertokoan Kencong kabupaten Jember.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-87990" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190712-WA0031-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190712-WA0031-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190712-WA0031-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190712-WA0031-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190712-WA0031-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190712-WA0031-copy.jpg?resize=120%2C69&amp;ssl=1 120w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Menurut Kanit Reskrim Polsek Kencong Bripka Anton Wijaya, tersangka ditangkap tanpa perlawanan di tempat barunya bekerja pada, Kamis (11/7/19) sore, berikut barang buktinya, yakni satu unit Hp Merk Xiaomi Redmi Note 7, satu hp Merk Realme C1 dan satu Merk Realme C2 Warna biru.</p>
<p>&#8220;Kasus pencurian ini berawal pada saat korban yang bernama Hadi Purnama Wijaya (pemilik toko) melakukan pengecekan stok hp dan diketahui ada yang hilang,&#8221; ungkap Anton.</p>
<p>&#8220;Sebelum melapor ke Polsek korban lebih dulu mengumpulkan karyawannya untuk di mintai keterangan,&#8221; ujar Anton dikonfirmasi Memontum.com, Jumat (12/7/2019) di kantornya.</p>
<p>Nah, lanjut Anton, di saat menginterogasi tersangka, Hadi mendapat pengakuan dari tersangka (Firman) bahwa dia telah mengambil 2 Hp yakni merk Realme C1 dan C2. Saat itu pelaku berjanji akan bertanggung jawab akan mengembalikan kedua HP tanggal 08 Juli 2019.</p>
<p>&#8220;Tetapi tiba pada waktunya (08 juli ) pelaku masih meminta tempo waktu lagi dengan segala alasan, karena kejadian tersebut korban melapor ke Polsek Kencong,&#8221; ujar Anton.</p>
<p>Lebih lanjut Anton menerangkan Sesuai pengakuan tersangka, Modus operandi yang dilakukan, tersangka mencuri Hp dengan cara membuka dosboks hp dan mengambil hp didalamnya kemudian disimpan di saku celana pada saat toko sepi.</p>
<p>&#8220;Sedangkan dosbox ditaruh di dalam gudang ditumpukan paling ujung supaya tidak ketahuan oleh Pemiliknya, selanjutnya pelapor pulang dan menawarkan hp curian tersebut di media sosial facebook,&#8221; terang Anton.</p>
<p>Sementara itu Hadi Wijaya Purnama (pemilik toko) menuturkan bahwa tersangka melakukan aksinya seperti layaknya seorang pencuri yang profesional.</p>
<p>&#8220;Letaknya itu di sembunyikan di dalam sendiri kemudian di tutupi sama HP yang bersegel, jadi kayak pekerjaan orang profesional yang sudah biasa mencuri,&#8221; kata Hadi.</p>
<p>Hadi memaparkan, dirinya sebelumnya telah mendapati laporan dari sales Handphone bahwa karyawannya (Firman) pernah terjerat kasus yang sama di Lumajang, bahkan dua kali Avi melakukan perbuatan tersebut toko Handphone namun kasus nya tidak di laporkan dan berakhir damai.</p>
<p>&#8220;Sebetulnya saya inginnya kekeluargaan cuma karena dia sebelumnya pernah mempunyai kasus yang sama, di tempat lain kerja baru sebulan sudah berani mengambil hp 3. Kalau nanti dimaafkan, masalah ini selesai kerja di tempat lain seperti itu lagi, kasihan kan,&#8221; pungkasnya. <strong>(rir/yud/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">87989</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Maling Curi 1 Ekor Kambing Pamong Desa</title>
		<link>https://memontum.com/maling-curi-1-ekor-kambing-pamong-desa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 04 Jul 2019 11:03:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[pasal 363]]></category>
		<category><![CDATA[pencurian]]></category>
		<category><![CDATA[polsek kencong]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/87309-maling-curi-1-ekor-kambing-pamong-desa</guid>

					<description><![CDATA[Jember, Memontum &#8211; Sopan Hadi (45), tersangka pencurian hewan kambing yang terjadi di Desa Kraton Kecamatan Kencong Kabupaten Jember, Rabu (3/7/2019) sore ditangkap Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Kencong Polres Jember. Ia dibekuk berkat laporan Riadi (59). Menurut Kanit Reskrim Polsek Kencong Bripka Anton Wijaya, tersangka asal Dusun Panggul Melati, Desa Kepanjen, Kecamatan Gumukmas Kabupaten [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jember, Memontum </strong>&#8211; Sopan Hadi (45), tersangka pencurian hewan kambing yang terjadi di Desa Kraton Kecamatan Kencong Kabupaten Jember, Rabu (3/7/2019) sore ditangkap Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Kencong Polres Jember. Ia dibekuk berkat laporan Riadi (59).</p>
<p>Menurut Kanit Reskrim Polsek Kencong Bripka Anton Wijaya, tersangka asal Dusun Panggul Melati, Desa Kepanjen, Kecamatan Gumukmas Kabupaten Jember tersebut, ditangkap bersama barang bukti seekor kambing warna putih.</p>
<div id="attachment_87310" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-87310" decoding="async" class="size-full wp-image-87310" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190704-WA0024-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="PERIKSA : Pelaku pencuri Kambing Sopan Hadi saat di Polsek Kencong. (rir)" width="650" height="366" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190704-WA0024-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190704-WA0024-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190704-WA0024-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190704-WA0024-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190704-WA0024-copy.jpg?resize=120%2C69&amp;ssl=1 120w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-87310" class="wp-caption-text"><strong>PERIKSA : Pelaku pencuri Kambing Sopan Hadi saat di Polsek Kencong. (rir)</strong></p></div>
<p>&#8220;Saat diinterogasi, tersangka mengakui perbuatannya hanya dilakukan sendirian, namun kita tidak percaya begitu saja, karena beberapa bulan ini banyak terjadi pencurian hewan terutama kambing jadi masih kita dalami lagi, &#8221; ujarnya.</p>
<p>Menurut keterangan tersangka, lanjut Anton, tersangka mengambil kambing saat malam hari dan pemiliknya tertidur. Tersangka masuk kandang melalui pintu. Cara membawa kambing, tersangka mengikat kaki dan mulutnya. Ia lalu menggendongnya sampai rumah.</p>
<p>&#8220;Untuk pelaku kita jerat dengan Pasal 363 Ayat (1) ke 1e, 3e KUHP, tentang Pencurian, dengan ancaman maksimal 5 Tahun kurungan penjara, &#8221; terang Anton.</p>
<p>Sementara itu Riadi yang juga sebagai perangkat di Desa Kraton ketika dikonfirmasi Memontum.com menceritakan, sekitar pukul 23.00, 6 ekor kambing yang di peliharanya masih ada dan sedang diberi makan rumput oleh Istrinya.</p>
<p>&#8220;Setelah memberi makan Istri saya masuk rumah untuk tidur, berjalannya waktu dan pagi harinya saat ke kandang lagi, saya kaget Pintu kandang sudah terbuka dan kambing hilang 1 wkor, saat itu juga saya melaporkan kejadian ke Polsek,&#8221; terangnya. <strong>(rir/yud/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">87309</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Mayat Wanita Baju Kuning Pantai Paseban Itu, Orang Ber-KTP Lumajang</title>
		<link>https://memontum.com/mayat-wanita-baju-kuning-pantai-paseban-itu-orang-ber-ktp-lumajang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 21 Jan 2019 15:57:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Mrs X]]></category>
		<category><![CDATA[pantai paseban]]></category>
		<category><![CDATA[Penemuan Mayat]]></category>
		<category><![CDATA[polsek kencong]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/74556-mayat-wanita-baju-kuning-pantai-paseban-itu-orang-ber-ktp-lumajang</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Belum sampai 1 x 24 jam, Senin (21/1 /2019) siang, pihak kepolisian berhasil mengidentifikasi nama mayat wanita berbaju kuning yang ditemukan tergeletak di pesisir Pantai Paseban Kecamatan Kencong tadi siang. Mayat wanita bernama Idayati (42) warga Jalan Dr Soetomo, Kabupaten Lumajang. Mayat diketahui identitasnya setelah pihak inafis Polres Jember bersama Polsek Kencong [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Belum sampai 1 x 24 jam, Senin (21/1 /2019) siang, pihak kepolisian berhasil mengidentifikasi nama mayat wanita berbaju kuning yang ditemukan tergeletak di pesisir Pantai Paseban Kecamatan Kencong tadi siang.</p>
<p>Mayat wanita bernama Idayati (42) warga Jalan Dr Soetomo, Kabupaten Lumajang. Mayat diketahui identitasnya setelah pihak inafis Polres Jember bersama Polsek Kencong mencermati &#8220;ciri otentik&#8221; di tubuh korban.</p>
<p><a href="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/01/xMayat-Wanita-Baju-Kuning-Pantai-Paseban-Itu-Orang-Ber-KTP-Lumajang-1.jpg.pagespeed.ic_.OiiTDhZxZw.jpg?ssl=1"><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-74576" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/01/xMayat-Wanita-Baju-Kuning-Pantai-Paseban-Itu-Orang-Ber-KTP-Lumajang-1.jpg.pagespeed.ic_.OiiTDhZxZw.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="Mayat Wanita Baju Kuning Pantai Paseban Itu, Orang Ber-KTP Lumajang" width="650" height="366" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/01/xMayat-Wanita-Baju-Kuning-Pantai-Paseban-Itu-Orang-Ber-KTP-Lumajang-1.jpg.pagespeed.ic_.OiiTDhZxZw.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/01/xMayat-Wanita-Baju-Kuning-Pantai-Paseban-Itu-Orang-Ber-KTP-Lumajang-1.jpg.pagespeed.ic_.OiiTDhZxZw.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/01/xMayat-Wanita-Baju-Kuning-Pantai-Paseban-Itu-Orang-Ber-KTP-Lumajang-1.jpg.pagespeed.ic_.OiiTDhZxZw.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/01/xMayat-Wanita-Baju-Kuning-Pantai-Paseban-Itu-Orang-Ber-KTP-Lumajang-1.jpg.pagespeed.ic_.OiiTDhZxZw.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/01/xMayat-Wanita-Baju-Kuning-Pantai-Paseban-Itu-Orang-Ber-KTP-Lumajang-1.jpg.pagespeed.ic_.OiiTDhZxZw.jpg?resize=120%2C69&amp;ssl=1 120w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></a></p>
<p>Diberitakan sebelumnya, mayat wanita setengah telanjang ditemukan Bambang (50) warga Dusun Meleman Desa Wotgalih, Kecamatan Yosowilangun, Kabupaten Lumajang, seorang pencari barang bekas atau pemulung.</p>
<p>Korban ditemukan Bambang di sebuah Tumpukan sampah dengan kondisi setengah telanjang, Korban tidak memakai pakaian bawah (Celana atau Rok) dan badan posisi telungkup. Tidak ada identitas yang dibawa korban.</p>
<p><strong>Baca :</strong> <a href="https://hukrim.memontum.com/23773-siapa-mayat-wanita-berbaju-kuning-pantai-paseban" target="_blank" rel="noopener">Siapa Mayat Wanita Berbaju Kuning Pantai Paseban?</a></p>
<p>Guna mengetahui sebab kematian korban, pihak Polsek Kencong membawa jenazah ke RS Dokter Soebandi. Setelah mendapat mengetahui identitas korban. Pihak kepolisian akan memintai keterangan anggota keluarganya untuk mendapat petunjuk.</p>
<p>Hingga kini, pihak kepolisian belum memberi keterangan resmi terkait kasus mayat Idayati. Sebab kematian korban juga masih terus diselidiki petugas. <strong>(yud/oso)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">74556</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bawa Clurit di Tempat Wisata Paseban, Warga Lumajang Diringkus</title>
		<link>https://memontum.com/bawa-clurit-di-tempat-wisata-paseban-warga-lumajang-diringkus</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 22 Jun 2018 14:26:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[polsek kencong]]></category>
		<category><![CDATA[sajam]]></category>
		<category><![CDATA[UU darurat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/45054-bawa-clurit-di-tempat-wisata-paseban-warga-lumajang-diringkus</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Mapolsek kencong, polres jember ahirnya terpaksa meringkus salah seorang warga Dusun Wot Galeh pada hari Kamis, (21/6/2018) tengah malam. Pasalnya salah seorang dibajunya terselip senjata tajam jenis clurit. Awal mula di amankan nya orang tersebut bermula saat salah seorang warga pengujung pantai paseban mencurigai gerak gerik seseorang lelaki bertubuh pendek tersebut seperti [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Mapolsek kencong, polres jember ahirnya terpaksa meringkus salah seorang warga Dusun Wot Galeh pada hari Kamis, (21/6/2018) tengah malam. Pasalnya salah seorang  dibajunya terselip senjata tajam jenis clurit. </p>
<p>Awal mula di amankan nya orang tersebut bermula saat salah seorang warga pengujung pantai paseban mencurigai gerak gerik seseorang lelaki bertubuh pendek tersebut seperti hendak berbuat jahat. Karena merasa berbahaya warga melaporkan hal tersebut kepada pihak berwajib yaitu Aparat kepolisian sektor kencong yang saat itu sedang berpatroli kawasan. </p>
<p>Tak selang beberapa saat ahirnya team reserse Kriminal mapolsek kencong yang di pimpin Aiptu Suryono langsung mendatangi lokasi dan ternyata ketika di geledah memang benar lelaki tersebut membawa senjata tajam jenis clurit. </p>
<p>Tak harus banyak cakap pihak berwajib langsung mengelandang orang tersebut yang beralamat di Dusun Meleman, Desa Wotgalih, Kecamatan Yosowilangun, Kabupaten Lumajang yang diketahui bernama Suprat, (55) yang berprofesi sebagai petani kebun tersebut. </p>
<p>Saya amankan yang bersangkutan  karena membawa senjata tajam jenis clurit, kita terapkan UU darurat no 12 tentang pembawaan senjata tajam dan selanjutnya akan kami kirim ke Mapolres Jember guna proses lebih lanjut, pungkas Aiptu Suryono Selaku Kanit Reskrim Mapolsek Kencong. <strong>(Lum/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">45054</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Disamblegi Sepupu, Sutarno Tempuh Jalur Hukum</title>
		<link>https://memontum.com/disamblegi-sepupu-sutarno-tempuh-jalur-hukum</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 Jun 2018 15:35:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[penganiayaan]]></category>
		<category><![CDATA[polsek kencong]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/44446-disamblegi-sepupu-sutarno-tempuh-jalur-hukum</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Sutarno (48) warga dusun Rt 01 Rw 10, Dusun Paseban, Desa Paseban, Kecamatan Kencong, Jember akhirnya tega Melaporkan sepupunya ke pihak berwajib. Lantaran tega melaporkan dikarenakan yang bersangkutan yaitu sepupu bernama Abdulah telah menganiaya dirinya menggunakan sebuah pohon Jeruk di pukulkan ke beberapa tubuh Sutarno hingga membekas di beberapa tempat. Perlakuan yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Sutarno (48) warga dusun Rt 01 Rw 10, Dusun Paseban, Desa Paseban, Kecamatan Kencong, Jember akhirnya tega Melaporkan sepupunya ke pihak berwajib. Lantaran tega melaporkan dikarenakan yang bersangkutan yaitu sepupu bernama Abdulah telah menganiaya dirinya menggunakan sebuah pohon Jeruk di pukulkan ke beberapa tubuh Sutarno hingga membekas di beberapa tempat. </p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/06/IMG-20180611-WA0104-copy.jpg?resize=650%2C333&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="333" class="aligncenter size-full wp-image-44447" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/06/IMG-20180611-WA0104-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/06/IMG-20180611-WA0104-copy.jpg?resize=300%2C154&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Perlakuan yang dirinya alami pada Senin, (11/6/2018) sekitar pukul 07.00 wib tersebut berawal saat pada pagi itu dirinya di beri tahu adiknya perempuan jika ketika hendak menyiram pohon jeruk di areal tanah rumahnya tidak di perbolehkan sama Abdulah dengan nada menghardik. Karena merasa tak terima adik perempuan tersebut melaporkan kejadian itu ke Sutarno. Ahirnya cek cok mulut tak terhindarkan hingga terjadi insiden pemukulan bertubi tubi di tubuh ringkis Sutarno tersebut. </p>
<p>&#8220;Saya dipukul memakai daun jeruk, ini beberapa bekas luka nya pak, sambil menunjukkan di beberapa tubuh nya&#8221; ucap Sutarno. Pihak sutarno sendiri mengatakan, saya akan lanjut laporan ini, karena saya merasa sangat teraniaya. Dan saksi juga banyak di lokasi tadi, ada pak Rt dan beberapa tetangga, pungkasnya saat melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Kencong.<strong> (Lum/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">44446</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Arek Gumukmas Kepergok Jual Pil Koplak di Pasar Baru</title>
		<link>https://memontum.com/arek-gumukmas-kepergok-jual-pil-koplak-di-pasar-baru</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Apr 2018 02:12:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[pasal 196]]></category>
		<category><![CDATA[pil koplo]]></category>
		<category><![CDATA[polsek kencong]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=38639</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8212; Peredaran obat keras berbahaya tanpa resep dokter ternyata masih marak dan dikonsumsi kalangan muda. Ironisnya, mereka tak tahu dampak dari obat keras itu. Jika dikonsumsi terus, bisa merusak beberapa syaraf vital hingga berakibat fatal. Untuk memutus rantai dampak dari berbahayanya obat keras tersebut pihak Mapolsek Kencong yang dipimpin Aiptu Suryono SH selaku [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8212; Peredaran obat keras berbahaya tanpa resep dokter ternyata masih marak dan dikonsumsi kalangan muda. Ironisnya, mereka tak tahu dampak dari obat keras itu. Jika dikonsumsi terus, bisa merusak beberapa syaraf vital hingga berakibat fatal. </p>
<p>Untuk memutus rantai dampak dari berbahayanya obat keras tersebut pihak Mapolsek Kencong yang dipimpin Aiptu Suryono SH selaku Kanit Reserse Kriminal melakukan penyelidikan dan pengintaian selama seminggu terakhir ini. Hal tersebut dilakukan dikarenakan banyak informasi jika di area pasar baru kencong tempat transaksi barang obat berbahaya jenis Trihexyphenidyl. </p>
<p><a href="https://memontum.com/38639-arek-gumukmas-kepergok-jual-pil-koplak-di-pasar-baru/img-20180423-wa0016-copy" rel="attachment wp-att-38642"><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/04/IMG-20180423-WA0016-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" class="aligncenter size-full wp-image-38642" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/04/IMG-20180423-WA0016-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/04/IMG-20180423-WA0016-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/04/IMG-20180423-WA0016-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/04/IMG-20180423-WA0016-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></a></p>
<p>Dari situlah ahirnya salah seorang Pemuda Dusun Muneng, Desa Mayangan, Kecamatan Gumukmas berna Hariyono umur 23 berhasil di ringkus bersama barang bukti 22 Klip dan perklipnya berisi 5 hingga 6 butir dengan jumlah keseluruhan pil jenis Trihexyphenidyl sebanyak 101 buah beserta uang tunai 170 ribu dari hasil penjualan juga di amankan petugas pada saat penangkapan pada hari Minggu (22/4/2018).</p>
<p>&#8220;Pelaku sudah kita amankan bersama barang bukti, kita terapkan pasal 196 sub 197 UU RI No 36 tahun 2009 perihal obat obatan tanpa ijin edar. Dan selanjutnya kami limpahkan ke Unit Reskoba Polres jember guna proses lebih lanjut, ucap Kanit Reskrim Aiptu Suryono SH Senin, (23/4) siang. <strong>(Lum/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">38639</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
