<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>polsek krian &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/polsek-krian/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sun, 05 Jul 2020 13:29:44 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>polsek krian &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Incar Motor di Kosan Putri, Warga Madura Babak Belur Dihajar Massa, Temannya Kabur</title>
		<link>https://memontum.com/incar-motor-di-kosan-putri-warga-madura-babak-belur-dihajar-massa-temannya-kabur</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 05 Jul 2020 13:29:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Curanmor]]></category>
		<category><![CDATA[dimassa]]></category>
		<category><![CDATA[polsek krian]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/118442-incar-motor-di-kosan-putri-warga-madura-babak-belur-dihajar-massa-temannya-kabur</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Seorang pria berbadan kekar asal Sampang, Madura terpaksa babak belur dihajar warga Lingkungan Ngingas, Kelurahan/Kecamatan Krian, Sidoarjo. Pria ini diduga hendak mencuri motor yang terparkir di dalam kos-kosan putri milik Sofian Ari Sandi (46) warga setempat. Kendati babak belur dan motor yang diduga digunakan aksi pencurian diamankan warga, akan tetapu temannya berhasil [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Seorang pria berbadan kekar asal Sampang, Madura terpaksa babak belur dihajar warga Lingkungan Ngingas, Kelurahan/Kecamatan Krian, Sidoarjo. Pria ini diduga hendak mencuri motor yang terparkir di dalam kos-kosan putri milik Sofian Ari Sandi (46) warga setempat. Kendati babak belur dan motor yang diduga digunakan aksi pencurian diamankan warga, akan tetapu temannya berhasil kabur dari kejaran massa malam itu.</p>
<p>&#8220;Pelaku pencurianny dua orang. Tapi yang berhasil ditangkap warga hanya satu orang yang diamankan di Polsek Krian,&#8221; ujar pemilik kos, Sofian Ari Sandi, Jumat (3/7/2020).</p>
<p>Pria 46 tahun ini mengaku setiap malam baru bisa tidur menjelang subuh. Karena dirinya bermain game dan facebook. Namun malam itu, karena perasaannya tidak enak terdengar suara seakan ada orang yang mau masuk pintu gerbang kos-kosan, dirinya langsung beranjak dari kamar keluar melihatnya.</p>
<p>&#8220;Spontan saya kaget melihat ada orang berupaya merusak gembok pintu kosan. Saya langsung berteriak maling, maling, maling hingga warga keluar berhamburan,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Saat warga kampung keluar semua, mereka langsung mengejar kedua pria yang diduga hendak mencuri itu. Kedua pencuri itu melarikan diri ke arah timur belok selatan.<br />
&#8220;Saat beraksi, ada 2 orang yang satu menunggu di atas motor Yamaha N Max bernopol P 3147 RD yang satunya berusaha membuka pintu gerbang kos-kosan. Namun sayangnya, saat hendak melarikan diri motor pelaku tidak bisa dihidupkan,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Akhirnya motor ditinggal dan pelaku langsung ikut melarikan diri dengan temannya. Begitu sampai di perempatan Rumah Potong Hewan (RPH) yang satu tertangkap dan dihajar massa.</p>
<p>&#8220;Tapi badan pelaku kuat sepertinya membawa Jimat yang disabukkan di perutnya. Tahu begitu warga bisa melepas baju pelaku,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Sementara usai dihajar warga, kata Sandi pelaku diserahkan ke polisi. Namun, satu pelaku lainnya yang menunggu di atas motor bisa lolos dari kejaran warga.</p>
<p>&#8220;Saya dimintai keterangan sampai Shubuh. Ternyata malingnya warga Sampang, Madura. Saya berharap pelaku yang satunya juga bisa tertangkap,&#8221; pintanya.</p>
<p>Sementara Kapolsek Krian Kompol Moch Kholil belum bisa dimintai keterangan atas penangkapan pelaku itu. Saat dihubungi melalui WhatshAap (WA) dan ditelepon tidak memberikan jawaban sama sekali. <strong>Wan/yan</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">118442</post-id>	</item>
		<item>
		<title>PSBB II di Krian, Wifi  Warkop Mokong Terancam Dicabut</title>
		<link>https://memontum.com/psbb-ii-di-krian-wifi-warkop-mokong-terancam-dicabut</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 17 May 2020 13:06:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[polsek krian]]></category>
		<category><![CDATA[PSBB]]></category>
		<category><![CDATA[sanksi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/114687-psbb-ii-di-krian-wifi-warkop-mokong-terancam-dicabut</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Pelaksanaan PSBB tahap II Sidoarjo akan membuat ketir &#8211; ketir bagi yang melanggar. Pasalnya kedepan akan banyak sangsi bagi pelanggar. Tak terkecuali warkop ber- Wifi yang menjadi tempat nongkrong pelanggan dengan seenaknnya. Kalau mereka tetap melanggar saluran Wifi akan dicabut. Hal itu diharapkan menjadi efek jera dan warga akan mentaati aturannya. Ungkapan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Pelaksanaan PSBB tahap II Sidoarjo akan membuat ketir &#8211; ketir bagi yang melanggar. Pasalnya kedepan akan banyak sangsi bagi pelanggar. Tak terkecuali warkop ber- Wifi yang menjadi tempat nongkrong pelanggan dengan seenaknnya. Kalau mereka tetap melanggar saluran Wifi akan dicabut.</p>
<p>Hal itu diharapkan menjadi efek jera dan warga akan mentaati aturannya. Ungkapan berang terhadap warkop terucap dari Kapolsek Krian, Kompol. M. Kolil SH. saat sosialisasi PSBB tahap II ( Kamis. 14/ 5/2020 ) di Kecamatan Krian.</p>
<p>&#8221; Mulut saya ini sampai lelah memperingatkan warkop agar pelanggannya tidak nongkrong dan kumpul, pada malam hari . Bahkan disiang hari saat puasa kerap mereka membuka warkopnya dan hanya ditutup tabir sedikit sehingga nampak tak buka. Wifi adalah yang membuat mereka nongkrong, saya berfikir perangkat Wifi lah yang harus dibidik dan disita sementara, kalau warkop tak mengindahkan peringatan dan aturan,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Camat Krian, Agus Maulidy mengatakan bahwa wilayah Krian terdapat 12 orang positif corona, 36 ODP, dan PDP. Atas kondisi itu dia mewanti wanti para Kepala Desa untuk lebih teliti terhadap kondisi lingkungan warganya .</p>
<p>&#8221; Wilayah Krian ini berbatasan langsung dengan kabupaten lain, dan dilewati jalan propinsi, jadi sangat rentang dengan penyebaran, saya harap Pemerintah Desa fokus pada kondisi warga dilingkungan terkecil ditingkat RT . Semua warga harus mengikuti protokol kesehatan saat ini.Selanjutnya untuk memperlancar tugas. sebaiknya desa selalu koordinasi dengan 3 pilar, &#8221; tutupnya. <strong>(par/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">114687</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Arek Krian Rampas HP Pakai Sajam, Nyaris Dihajar Warga, Temannya Kabur</title>
		<link>https://memontum.com/arek-krian-rampas-hp-pakai-sajam-nyaris-dihajar-warga-temannya-kabur</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Mar 2020 13:23:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Curas]]></category>
		<category><![CDATA[pasal 365]]></category>
		<category><![CDATA[polsek krian]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/107786-arek-krian-rampas-hp-pakai-sajam-nyaris-dihajar-warga-temannya-kabur</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Nasib apes dialami Eko Widodo. Pemuda 24 tahun tamatan sekolah SMP warga Tambak, Kelurahan Tambakkemeraan, Kecamatan Krian, Sidoarjo ini nyaris dihajar warga. Hal ini setelah upayanya merampas Hand Phone (HP) di depan toko semi modern (Alfamidi) Dusun Bareng, Desa Sidorejo, Kecamatan Krian, Sidoarjo mengalami kegagalan. &#8220;Tersangka dan barang buktinya sudah kami amankan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Nasib apes dialami Eko Widodo. Pemuda 24 tahun tamatan sekolah SMP warga Tambak, Kelurahan Tambakkemeraan, Kecamatan Krian, Sidoarjo ini nyaris dihajar warga. Hal ini setelah upayanya merampas Hand Phone (HP) di depan toko semi modern (Alfamidi) Dusun Bareng, Desa Sidorejo, Kecamatan Krian, Sidoarjo mengalami kegagalan.</p>
<p>&#8220;Tersangka dan barang buktinya sudah kami amankan di Polsek untuk proses hukum dan pengembangan,&#8221; kata Kapolsek Krian, Kompol Kholil, Selasa (3/3/2020).</p>
<p>Lebih jauh, Kholil menceritakan kasus ini bermula saat korban Alfian Anwari warga Dusun Sambirono, Desa Sidodadi, Kecamatan Taman, Sidoarjo duduk di atas motor Honda Vario bernopol W 2217 ZV bersama Triana Putri Dusun Bareng, Desa Sidorejo, Kecamatan Krian, Sidoarjo. Tak berselang lama muncul pemuda dengan penuh tato di lengannya menghampiri korban sambil menodongkan pisau.</p>
<p>&#8220;Tersangka meminta paksa HP sambil mencabut kunci sepeda motor sekaligus membentak-bentak. Karena kaget dan takut korban tidak menyerahkan HP dan kunci motor itu,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Saat itu, lanjut Kholil tersangka bersama seorang rekannya. Namun, seorang teman tersangka masih berada di atas jok motornya. Seketika korban berteriak maling.</p>
<p>&#8220;Spontan warga sekitar yang mendengar teriakan mengejar dan menangkap tersangka. Alhasil petugas Polsek Krian yang berpatroli langsung mengamankan tersangka dari amukan massa itu,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Sementara lanjut Kholil teman tersangka lolos dari kejaran warga. Namun polisi sudah mengantongi identitasnya. Pemuda yang kabur itu adalah S. Kini S menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO) dalam pengejaran Unit Reskrim Polsek Krian.</p>
<p>&#8220;Kasus ini masih terus dikembangkan. Tersangka bakal dijerat pasal 365 Ayat (1) KUHP tentang Pencurian disertai Kekerasan dengan hukuman 9 tahun penjara,&#8221; tandasnya. <strong>Wan/yan</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">107786</post-id>	</item>
		<item>
		<title>3 Pembantai Pemuda Sumsel Diberangus, Polisi Buru Otak Pembunuhan</title>
		<link>https://memontum.com/3-pembantai-pemuda-sumsel-diberangus-polisi-buru-otak-pembunuhan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 02 Jan 2020 16:22:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[pembunuhan]]></category>
		<category><![CDATA[pengeroyokan]]></category>
		<category><![CDATA[Polresta Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[polsek krian]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/103273-3-pembantai-pemuda-sumsel-diberangus-polisi-buru-otak-pembunuhan</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Kasus pengeroyokan Salim Azhari (23) warga Dusun III Sri Tanjung, Tanjung Lubuk, Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan (Sumsel) hingga tewas di Jalan Dusun Kanigoro, Desa Keboharan, Kecamatan Krian, Sidoarjo mulai menemukan titik terang, Kamis (2/1/2020). Ini menyusul, petugas Satuan Reskrim, Polresta Sidoarjo menangkap 3 pemuda yang diduga sebagai pelaku pengeroyokan korban. Namun, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo </strong>&#8211; Kasus pengeroyokan Salim Azhari (23) warga Dusun III Sri Tanjung, Tanjung Lubuk, Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan (Sumsel) hingga tewas di Jalan Dusun Kanigoro, Desa Keboharan, Kecamatan Krian, Sidoarjo mulai menemukan titik terang, Kamis (2/1/2020). Ini menyusul, petugas Satuan Reskrim, Polresta Sidoarjo menangkap 3 pemuda yang diduga sebagai pelaku pengeroyokan korban.</p>
<p>Namun, sayangnya seorang pemuda yang diduga sebagai otak pengeroyokan korban masih buron. Bahkan, kini polisi memeriksa ketiga pelaku yang sudah diamankan dan terus memburu otak pengeroyokan korban itu.</p>
<p>&#8220;Ada empat pelaku yang terlibat dalam kasus penganiayaan dengan pemberatan yang menyebabkan korban meninggal dunia itu,&#8221; terang Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho, Kamis (2/1/2020). Zain menceritakan tiga pelaku saat ini sudah diamankan dan menjalani pemeriksaan di Polresta Sidoarjo. Namun seorang pelaku utama atas nama Iwan saat ini sedang dalam pengejaran petugas.</p>
<p>&#8220;Saat ini kami sudah mengamankan tiga dari keempat pelaku pengeroyokan. Kami masih memeriksa dan mengejar terhadap Iwan yang diduga menjadi otak dari penganiayaan itu,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Ditanya soal motif pengeroyokan hingga korban tewas, mantan Sekpri Kapolri ini belum bisa memberikan keterangan. Namun pihaknya mengingat bagi pelaku utama yang belum tertangkap agar segera menyerahkan diri.</p>
<p>&#8220;Mungkin ada faktor ketersinggungan. Tapi, ini masih didalami karena pelaku atas nama Iwan itu masih dikejar,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Ketiga pelaku yang sudah ditangkap itu, lanjut Zain diantaranya Dimas, Candra dan Asfan. Menurutnya, keempat pelaku berdomisili di sekitar lokasi kejadian. Saat itu mereka sedang berpesta minuman keras (Miras).</p>
<p>&#8220;Saat itu pelaku meminta uang kepada korban untuk beli minuman keras. Tapi tidak dikasih korban. Sehingga para pelaku marah dan mengeroyok korban hingga mengakibatkan korban meregang nyawa di sekitar lokasi kejadian itu,&#8221; tandasnya.</p>
<p><strong>BACA :</strong> <a href="https://sidoarjo.memontum.com/1669-pesta-miras-krian-berdarah-pemuda-sumsel-tewas-dikeroyok-teman-mabuk" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Pesta Miras Krian Berdarah, Pemuda Sumsel Tewas Dikeroyok Teman Mabuk</a></p>
<p>Diberitakan sebelumnya, nasib apes dialami, Salim Azhari warga Dusun III Seritanjung, Tanjunglubuk, Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan (Sulsel). Pemuda 23 tahun ini, tewas bersimbah darah di depan warung kopi di JL Dusun Kanigoro, Desa Keboharan, Kecamatan Krian, Sidoarjo, Rabu (1/1/2020) dini hari.</p>
<p>Diduga, korban tewas karena dikeroyok teman-temannya saat pesta miras. Sedangkan tubuh korban bersimbah darah diduga karena ditikam benda tajam di bagian tubuh korban. Saat ditemukan korban sudah tewas terlentang masih mengenakan baju warga biru muda dan celana hitam. <strong>Wan/yan</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">103273</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pesta Miras Krian Berdarah, Pemuda Sumsel Tewas Dikeroyok Teman Mabuk</title>
		<link>https://memontum.com/pesta-miras-krian-berdarah-pemuda-sumsel-tewas-dikeroyok-teman-mabuk</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Jan 2020 11:16:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[pengeroyokan]]></category>
		<category><![CDATA[Pesta Miras]]></category>
		<category><![CDATA[polsek krian]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/103149-pesta-miras-krian-berdarah-pemuda-sumsel-tewas-dikeroyok-teman-mabuk</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Nasib apes dialami, Salim Azhari warga Dusun III Seritanjung, Tanjunglubuk, Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan (Sulsel). Pemuda 23 tahun ini, tewas bersimbah darah di depan warung kopi di JL Dusun Kanigoro, Desa Keboharan, Kecamatan Krian, Sidoarjo, Rabu (1/1/2020) dini hari. Diduga, korban tewas karena dikeroyok teman-temannya saat pesta miras. Sedangkan tubuh korban [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Nasib apes dialami, Salim Azhari warga Dusun III Seritanjung, Tanjunglubuk, Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan (Sulsel). Pemuda 23 tahun ini, tewas bersimbah darah di depan warung kopi di JL Dusun Kanigoro, Desa Keboharan, Kecamatan Krian, Sidoarjo, Rabu (1/1/2020) dini hari. Diduga, korban tewas karena dikeroyok teman-temannya saat pesta miras.</p>
<p>Sedangkan tubuh korban bersimbah darah diduga karena ditikam benda tajam di bagian tubuh korban. Saat ditemukan korban sudah tewas terlentang masih mengenakan baju warga biru muda dan celana hitam. Saat ditemukan bersimbah darah di depan Warung Kopi (Warkop) Cak Aji.</p>
<div id="attachment_103151" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-103151" decoding="async" class="size-full wp-image-103151" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200101-WA0068-copy.jpg?resize=740%2C493&#038;ssl=1" alt="TEWAS - Korban pembunuhan, Salim Azhari (23) warga Dusun III Seritanjung, Tanjunglubuk, Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan (Sulsel) tewas bersimbah darah usai dikeroyok di JL Dusun Kanigoro, Desa Keboharan, Kecamatan Krian, Sidoarjo, Rabu (01/01/2020) dini hari" width="740" height="493" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200101-WA0068-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200101-WA0068-copy.jpg?resize=300%2C200&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200101-WA0068-copy.jpg?resize=600%2C400&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200101-WA0068-copy.jpg?resize=200%2C133&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-103151" class="wp-caption-text">TEWAS &#8211; Korban pembunuhan, Salim Azhari (23) warga Dusun III Seritanjung, Tanjunglubuk, Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan (Sulsel) tewas bersimbah darah usai dikeroyok di JL Dusun Kanigoro, Desa Keboharan, Kecamatan Krian, Sidoarjo, Rabu (01/01/2020) dini hari</p></div>
<p>Salah seorang penjaga Warkop Cak Aji M Fanny yang berada di sekitar lokasi kejadian mengaku tidak mengetahui persis kejadian peristiwa itu.</p>
<p>&#8220;Tidak tahu kronologisnya seperti apa,&#8221; katanya.</p>
<p>Saksi lain, H Said mengaku mendengar suara beberapa orang berlari sambil teriak-teriak minta tolong di samping rumahnya. Selain itu, ada suara adu mulut antar sejumlah pemuda. Bahkan ada kata-kata korban yang menyatakan &#8216;kamu ndak kenal saya&#8217; sebelum ditemukan meninggal bersimbah darah itu.</p>
<p>&#8220;Dugaan sementara korban terlibat cek cok dengan pelaku yang sedang pesta minuman keras (miras) bersama teman temannya di salah satu rumah kos di Kampung Baru Dusun Kanigoro, Desa Keboharan, Kecamatan Krian itu,&#8221; ungkapnya.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-103150" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200101-WA0095-copy.jpg?resize=740%2C333&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="333" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200101-WA0095-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200101-WA0095-copy.jpg?resize=300%2C135&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200101-WA0095-copy.jpg?resize=600%2C270&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200101-WA0095-copy.jpg?resize=200%2C90&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Saksi salah seorang penghuni kos, Nita mengaku melihat ada empat orang pria (bukan penghuni kos) sedang pesta minuman keras sore hari menjelang malam tahun baru. Namun dirinya mengaku berada di dalam kosnya dan tidak berada di luar rumah.</p>
<p>&#8220;Kemarin ada 4 pemuda pesta miras disini,&#8221; paparnya.</p>
<p>Sementara sejunlah anggota Polsek Krian dan Satuan Reskrim, Polresta Sidoarjo yang tiba di lokasi kejadian, segera mengevakuasi korban ke Rumah Sakit Bhayangkara Porong untuk divisum.</p>
<p>Kapolsek Krian, Kompol Kholil ketika dikonfirmasi membenarkan adanya peritiwa penganiayaan itu. Namun pihaknya masih menyelidiki penyebab pembunuhan itu. Selain itu, masih memintai keterangan beberapa saksi yang ada di lokasi kejadian.</p>
<p>&#8220;Kami masih fokus menyelidiki kejadian ini. Untuk pelaku belum diketahui,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Begitu juga Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho ketika dikonfirmasi belum dapat memberikan keterangan soal dugaan pembunuhan ini.</p>
<p>&#8220;Masih dalam tahap penyelidikan. Doakan bisa segera terungkap dan tertangkap,&#8221; tandasnya. <strong>Wan/yan</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">103149</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ambil di BCA Rp 407 Juta, Uang Pabrik Besi di Krian Dirampok</title>
		<link>https://memontum.com/ambil-di-bca-rp-407-juta-uang-pabrik-besi-di-krian-dirampok</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 05 Aug 2019 01:58:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[perampokan]]></category>
		<category><![CDATA[polsek krian]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/89635-ambil-di-bca-rp-407-juta-uang-pabrik-besi-di-krian-dirampok</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Aksi perampokan kembali terjadi di wilayah Sidoarjo. Kali ini kasus perampasan uang tunai sebesar Rp 407 juta milik PT Hasil Karya Krian, tejadi di dalam pabrik yang berada di JL Raya Bypass Krian KM 29,3, Kelurahan Tambakkemerakan, Kecamatan Krian, Sidoarjo, Jum&#8217;at (2/8/2019). Dalam kasus ini, tim penyidik Unit Reskrim Polsek Krian dan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Aksi perampokan kembali terjadi di wilayah Sidoarjo. Kali ini kasus perampasan uang tunai sebesar Rp 407 juta milik PT Hasil Karya Krian, tejadi di dalam pabrik yang berada di JL Raya Bypass Krian KM 29,3, Kelurahan Tambakkemerakan, Kecamatan Krian, Sidoarjo, Jum&#8217;at (2/8/2019). Dalam kasus ini, tim penyidik Unit Reskrim Polsek Krian dan Satuan Reskrim, Polresta Sidoarjo memburu sekawanan perampok yang diperkirakan ada empat orang itu.</p>
<p>Berdasarkan informasi di lapangan menyebutkan, kasus perampokan uang milik perusahaan ini terjadi sekitar pukul 11.15 WIB. Kejadian itu, sebelum Shalat jum&#8217;at berlangsung. Eksekutor aksi perampasan itu diduga dilakukan lebih dari dua orang.</p>
<p>Kasus bermula saat dua karyawan pabrik besi itu yakni Rianto (45) warga Dusun Jrebeng, Desa Sidomulyo, Kecamatan Krian dan Mujahit (40), warga Krajan Timur, Kelurahan/Kecamatan Krian mengambil uang di Bank BCA Krian menggunakan mobil milik kantor PT Hasil Karya Krian itu.</p>
<p>Kemudian, seusai mengambil uang tunai dari bank, uang ini dimasukkan ke dalam kantong plastik warna merah dan dibawa Rianto. Kemudian Riyanto masuk mobil yang dikemudikan Mujahit menuju pabrik besi itu.</p>
<p>&#8220;Setelah mobil memasuki perusahaan, tiba-tiba datang dua orang tak dikenal dan mengambil paksa uang yang disimpan di kantong plastik warna merah itu dari belakang. Nilai uangnya Rp 407 juta,&#8221; terang Kapolsek Krian Kompol, Muhamad Kholil.</p>
<p>Saat aksi perampasan berlangsung, kata Kholil kedua karyawan ini tidak bisa berbuat banyak. Saat itu para pelaku membawa senjata tajam jenis pisau.</p>
<p>&#8220;Berhasil merampas uang korban, para pelaku langsung melarikan diri menggunakan kendaraan roda dua ke arah barat. Diperkirakan pelaku ada empat orang. Dua pelaku masuk dan dua pelaku lain menunggu diluar perusahaan,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Sementara setelah peristiwa perampasan itu, kata Kholil pihak perusahaan langsung melaporkan kasus itu ke Polsek Krian. Petugas Unit Reskrim, Polsek Krian langsung memeriksa para saksi terkait perampasan uang perusahaan itu.</p>
<p>&#8220;Sampai saat ini, kasus perampasan itu masih kami selidiki,&#8221; tandasnya. <strong>(Wan/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">89635</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Arek Kediri Beli Caplokan Pakai Upal di Krian</title>
		<link>https://memontum.com/arek-kediri-beli-caplokan-pakai-upal-di-krian</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 13 Jan 2019 15:31:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[pasal 36]]></category>
		<category><![CDATA[polsek krian]]></category>
		<category><![CDATA[Upal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/72970-arek-kediri-beli-caplokan-pakai-upal-di-krian</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Tim Unit Reskrim Polsek Krian meringkus tersangka Agung Tri Saputro (19) warga Desa Kayenkidul, Kecamatan Kayen, Kabupaten Kediri. Tersangka diamankan polisi lantaran belanja menggunakan uang palsu (Upal). Kini tersangka dan barang buktinya upal pecahan Rp 100.000 diamankan di Polsek Krian. Kasus ini terungkap bermula saat tersangka kenal dengan korban SH penjual Topeng [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Tim Unit Reskrim Polsek Krian meringkus tersangka Agung Tri Saputro (19) warga Desa Kayenkidul, Kecamatan Kayen, Kabupaten Kediri. Tersangka diamankan polisi lantaran belanja menggunakan uang palsu (Upal).</p>
<p>Kini tersangka dan barang buktinya upal pecahan Rp 100.000 diamankan di Polsek Krian. Kasus ini terungkap bermula saat tersangka kenal dengan korban SH penjual Topeng Caplokan melalui media sosial Facebook (FB). </p>
<p>Kemudian tersangka dan korban bertemu di Krian untuk bertransaksi penjualan Topeng Caplokan (barongan) yang dimiliki korban seharga Rp 2,850 juta dengan menggunakan uang palsu.</p>
<p>&#8220;Tersangka membayar Topeng Caplokan dengan uang pecahan Rp 100 .000 yang dibayar tersangka kepada korban dengan uang palsu (Upal). Upal ini diketahui korban kerena warna agak pudar,&#8221; terang Kapolsek Krian, Kompol M Kholil kepada Memo X, Jumat (11/1/2019).</p>
<p>Kholil menceritakan seusai mengetahui mendapatkan uang palsu dari tersangka, kemudian korban melaporkan ke polisi. Usai mendapat laporan pihaknya langsung mengamankan tersangka.</p>
<p>&#8220;Kami amankan tersangka di SPBU wilayah Krian. Karena saat itu tersangka masih tak jauh dari lokasi transaksi,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Sementara itu, kata Kholil menguraikan berdasarkan keterangan tersangka mengaku mendapat pecahan uang palsu Rp 100.000 dengan cara membeli dari seorang NR warga Subang, Jawa Barat melalui media aplikasi Shopee. Menurut tersangka, dia menukar uang asli Rp 1 juta mendapatkan uang palsu Rp 4 juta.</p>
<p>&#8220;Tersangka dapat dari beli. Tersangka mendapatkan uang dari media Shopee. Atas perbuatannya tersangka dijerat pasal 36 ayat (2) dan (3) UU no 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang,&#8221; tandasnya.<strong> (Wan/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">72970</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Razia Motor, Kapolsek Krian Amankan 2 Pengendara Bawa Miras</title>
		<link>https://memontum.com/razia-motor-kapolsek-krian-amankan-2-pengendara-bawa-miras</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 06 May 2018 16:58:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[Miras]]></category>
		<category><![CDATA[polsek krian]]></category>
		<category><![CDATA[razia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=41613</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8212; Jajaran Polsek Krian melaksanakan Operasi Patuh Semeru Tahun 2018. Hasilnya, sebanyak 90 unit kendaraan bermotor roda dua terjaring dalam razia itu. Selain itu, petugas juga mengamankan dua orang beserta barang bukti sebotol minuman keras (miras) jenis cukrik ukuran satu liter dalam botol bekas air mineral. Dalam razia yang dipimpin langsung Kapolsek Krian, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8212; Jajaran Polsek Krian melaksanakan Operasi Patuh Semeru Tahun 2018. Hasilnya, sebanyak 90 unit kendaraan bermotor roda dua terjaring dalam razia itu. Selain itu, petugas juga mengamankan dua orang beserta barang bukti sebotol minuman keras (miras) jenis cukrik ukuran satu liter dalam botol bekas air mineral.</p>
<p>Dalam razia yang dipimpin langsung Kapolsek Krian, Kompol Saibani ini bertujuan menekan angka kecelakaan dan meminimalisir tindak pidana kriminal, khususnya di wilayah hukum Polsek Krian.</p>
<p>Operasi Patuh Semeru ini berlokasi di JL Raya Krian. Kendaraan yang terjaring kebanyakan yang tidak menggunakan alat pelindung kepala (helm). Selain itu, ada yang tidak memiliki SIM maupun kelengkapan surat-surat dalam berkendara lainnya. Disamping itu, dalam razia ini polisi juga mengamankan empat siswa SMK yang sedang berkendara dengan mengabaikan keselamatan dalam berkendara. Mereka diamankan selepas merayakan kelulusan dengan berkonvoi di jalan raya.</p>
<p>&#8220;Saya kapok sekarang. Apalagi yang menangkap saya tadi Pak Kapolsek langsung,&#8221; kata Muladi warga Malang saat di Polsek Krian, Sabtu (05/05/2018).</p>
<p>Di hadapan penyidik, Muladi mengaku sudah sering mengkonsumsi minuman haram itu. Selama ini dikonsumsi beserta temannya Luluk (29) warga Desa Simo Angin-Angin, Kecamatan Wonoayu.</p>
<p>&#8220;Sayangnya hari ini seeusai minum-minuman keras itu mala terjaring dalam razia di jalan raya tadi,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Sementara Kapolsek Krian, Kompol Saebani menegaskab selama ini dirinya sudah mengadakan sosialisasi kepada masyarakat terkait tindakan kriminal dan obat-obatan terlarang itu. Diantaranya melalui Safari Jum’at.</p>
<p>&#8220;Sosialisasi kepada masyarakat ini penting. Itu merupakan salah satu cara yang sangat mujarab untuk menekan tindak pidana kriminal,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Selain itu, kata mantan Kapolsek Buduran ini, untuk mensosialisasikan kepada masyarakat, dirinya kadang menjadi Mu’adzin, Imam Sholat dan bahkan Imam dan Khotbah Jum’at di masjid. Kegiatan ini dilakukan di desa-desa dan di kampung-kampung di wilayah Kecamatan Krian.</p>
<p>&#8220;Menjelang bulan Suci Ramadhan ini, beberapa hari ke depan kami akan mengumpulkan pengelola kafe maupun hiburan karaoke, supaya tidak buka usahanya selama bulan Suci Ramadhan,&#8221; tandasnya.<strong>(wan/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">41613</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ngantuk Tabrak Truk, Sekeluarga Warga Kediri Meregang Nyawa di By Pass Krian</title>
		<link>https://memontum.com/ngantuk-tabrak-truk-sekeluarga-warga-kediri-meregang-nyawa-di-by-pass-krian</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Apr 2018 11:55:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[kecelakaan]]></category>
		<category><![CDATA[polsek krian]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=37550</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Kecelakaan terjadi di JL Raya By Pass Krian antara motor dan sebuah truk, Rabu (18/4/2018). Dalam kecelakaan di Dusun Parengan, Desa Kraton, Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo itu menyebabkan seluruh pengendara motor yakni pasangan suami istri dan putrinya meregang nyawa. Diduga, kecelakaan itu disebabkan karena pengendara motor Honda Vario bernopol AG 5800 WS [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Kecelakaan terjadi di JL Raya By Pass Krian antara motor dan sebuah truk, Rabu (18/4/2018). Dalam kecelakaan di Dusun Parengan, Desa Kraton, Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo itu menyebabkan seluruh pengendara motor yakni pasangan suami istri dan putrinya meregang nyawa. Diduga, kecelakaan itu disebabkan karena pengendara motor Honda Vario bernopol AG 5800 WS yakni Ahmad Zainuddin (36) warga Desa Ngampel, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri dalam kondisi mengantuk berat.</p>
<p>Akibatnya pengendara motor, istrinya Ny Hariyanti (34) beserta putrinya, Mareta Putri (2) meninggal di lokasi kejadian. Selain itu, motor korban hancur di bagian depannya usai menabrak truk bernopol L 8112 ER yang dikemudikan Jojon Prastiono (36), warga Dusun Sumberejo, Desa Yosorati, Kecamatan Sumberbaru, Kabupaten Jember yang di parkir di pinggir jalan menghadap ke timur.</p>
<p><a href="https://memontum.com/37550-ngantuk-tabrak-truk-sekeluarga-warga-kediri-meregang-nyawa-di-by-pass-krian/img-20180418-wa0018-copy" rel="attachment wp-att-37553"><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/04/IMG-20180418-WA0018-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" class="aligncenter size-full wp-image-37553" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/04/IMG-20180418-WA0018-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/04/IMG-20180418-WA0018-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/04/IMG-20180418-WA0018-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/04/IMG-20180418-WA0018-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></a></p>
<p>&#8220;Motor korban itu melaju dari arah barat (Mojokerto) menuju timur (Surabaya). Ketiga korban terpental dan motornya rusak karena menabrak bodi belakang truk,&#8221; terang Kurniawan di lokasi kejadian.</p>
<p>Kini, lanjut Kurniawan para korban yang sebelumnya terpental dan tergeletak di jan itu dievakuasi petugas ke  RS Anwar Medika yang tak jauh dari lokasi kejadian.</p>
<p>&#8220;Dugaan sementara korban mengantuk saat mengendarai motornya,&#8221; imbuhnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">37550</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
