<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>polsek lawang &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/polsek-lawang/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 27 Aug 2018 14:33:06 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>polsek lawang &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Ada Illegal Logging di Lawang</title>
		<link>https://memontum.com/ada-illegal-logging-di-lawang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Aug 2018 14:33:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[illegal logging]]></category>
		<category><![CDATA[polsek lawang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/53279-ada-illegal-logging-di-lawang</guid>

					<description><![CDATA[Warga Angkut Kayu Curian &#160; Memontum Malang &#8211; Laju truk yang dinaiki 2 pria Lawang sempat dihentikan anggota Reskrim Polsek Lawang lantaran mencurigakan. Hasilnya, 2 tersangka tidak dapat menunjukkan surat-surat membawa layu hutan. Benar saja, kayu itu ternyata curian. Berurusan dengan Polsek Lawang, tersangka Sampurno (44) dan Ribut Ristiono (37) warga Desa Wonorejo, Kecamatan Lawang, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2><strong>Warga Angkut Kayu Curian</strong></h2>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Laju truk yang dinaiki 2 pria Lawang sempat dihentikan anggota Reskrim Polsek Lawang lantaran mencurigakan. Hasilnya, 2 tersangka tidak dapat menunjukkan surat-surat membawa layu hutan. Benar saja, kayu itu ternyata curian.  </p>
<p>Berurusan dengan Polsek Lawang, tersangka Sampurno (44) dan Ribut Ristiono (37) warga Desa Wonorejo, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang. Keduanya berdalih hanya suruhan seseorang saja. </p>
<div id="attachment_18768" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-18768" decoding="async" src="https://i0.wp.com/hukrim.memontum.com/wp-content/uploads/sites/2/2018/08/IMG-20180827-WA0102-copy.jpg?resize=650%2C333&#038;ssl=1" alt="DUA : Dua tersangka di Polsek Lawang. (foto Humas Polres Malang) " width="650" height="333" class="size-full wp-image-18768" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-18768" class="wp-caption-text"><em><strong>DUA : Dua tersangka di Polsek Lawang. (foto Humas Polres Malang) </strong></em></p></div>
<p>Senin (27/8/2018) siang, kedua tersangka masih menginap di rumah tahanan Polsek Lawang. Jadi barang bukti, truk bermuatan kayu sono keling curian.  </p>
<p>Hasil penelusuran bersama polisi hutan (Polhut), kayu-kayu gelondongan 2 meteran itu adalah kayu dari lahan RPH Jatiarjo Lawang. Sejumlah tonggak ditemukan di lokasi aksi pencurian yang dekat dengan Desa Sidoluhur Lawang.  </p>
<p>Keduanya dicurigai bukan sekali aksi terlibat kawanan pencuri kayu hutan. Itensif, kedua tersangka diperiksa penyidik Polsek Lawang. Kepada petugas, kedua tersangka ngotot hanya orang suruhan dan diberi honor ratusan ribu rupiah.  </p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/hukrim.memontum.com/wp-content/uploads/sites/2/2018/08/MALING-KAYU-5-1-copy.jpg?resize=650%2C333&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="333" class="aligncenter size-full wp-image-18769" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Kepada wartawan, Kapolsek Lawang, Kompol Gaguk Sulistyo, menjelaskan bahwa keberhasilan penggagalan pengiriman kayu hutan curian itu berkat patroli petugas. Kecurigaan terhadap truk pengangkut kayu tanpa surat-surat, berbuah hasil.  </p>
<p>Hingga kini, kata Gaguk, pihaknya masih menyelidiki siapa saja yang terlibat dalam aksi illegal logging. Ada indikasi, kawanan pencuri kayu hutan melibatkan lebih dari 2 tersangka. </p>
<p>Sebatas perlu diketahui, selama lima tahun belakangan ini, baru kali ini pihak kepolisian berhasil meringkus pelaku penebang kayu hutan di wilayah Malang Utara, termasuk Lawang.</p>
<p>Penangkapan truk bermuatan kayu hutan diduga curian pernah terjadi pada Lebaran silam di wilayah Tumpang. Penyelidikan kasus illegal logging di wilayah Malang Utara masih akan terus digalakkan guna menghindari adanya bencana alam akibat kerusakan lingkungan hutan. <strong>(sos) </strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">53279</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Asyik Ngobrol Cita-cita, Bocah SD Terperosok Terantuk Batu Pondasi</title>
		<link>https://memontum.com/asyik-ngobrol-cita-cita-bocah-sd-terperosok-terantuk-batu-pondasi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 29 Nov 2017 12:32:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[longsor]]></category>
		<category><![CDATA[musibah]]></category>
		<category><![CDATA[polsek lawang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/9362-asyik-ngobrol-cita-cita-bocah-sd-terperosok-terantuk-batu-pondasi</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Keluarga besar SDN 6 Sidodadi, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, Rabu (29/11/2017) berduka. Seorang pelajarnya meninggal dunia usai duduk di curah yang longsor. Prihatin, saat kejadian, ia menceritakan cita-citanya, menjadi seorang polisi. Musibah menimpa Nur Isa Bayu Pamungkas (10) pelajar warga Jalan Sumber Bangun no. 53 RT04/ RW04, Kelurahan Kalirejo, Kecamatan Lawang, Kabupaten [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Keluarga besar SDN 6 Sidodadi, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, Rabu (29/11/2017) berduka. Seorang pelajarnya meninggal dunia usai duduk di curah yang longsor. Prihatin, saat kejadian, ia menceritakan cita-citanya, menjadi seorang polisi.</p>
<p>Musibah menimpa Nur Isa Bayu Pamungkas (10) pelajar warga Jalan  Sumber Bangun no. 53 RT04/  RW04, Kelurahan Kalirejo, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang. Ia pelajar kelas SDN 6 Sidodadi Lawang.</p>
<p>Kompol Gaguk Sulistyo membenarkan adanya kejadian. Pihaknya telah melaksanakan olah kejadian dan memintai keterangan saksi-saksi, termasuk saksi utama, teman korban.</p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2017/11/IMG-20171129-WA0044-copy.jpg?resize=650%2C450&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="450" class="aligncenter size-full wp-image-9364" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2017/11/IMG-20171129-WA0044-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2017/11/IMG-20171129-WA0044-copy.jpg?resize=300%2C208&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2017/11/IMG-20171129-WA0044-copy.jpg?resize=600%2C415&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2017/11/IMG-20171129-WA0044-copy.jpg?resize=200%2C138&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Dari keterangan saksi utama dan 5 saksi lainnya, saat kejadian, korban dan saksi AAN (10) bercengkerama. Obrolan itu selepas jam istirahat sekolah. Keduanya mengobrolkan cita-cita masing-masing. Korban Nur Isa ingin menjadi Polisi sedangkan AAN menjadi seorang tentara.</p>
<p>HitungN menit korban dan saksi duduk asyik mengobrol. Brulll&#8230; Mendadak tanah longsor. Korban terjerembab ke bawah sejauh 3 meter. Musibah tak disangka-sangka. Di bagian bawah, ada pohon dan batu pondasi. Kepala korban membentur pondasi itu.</p>
<p>Saksi AAN pun berteriak meminta tolong. Sembari berurai air mata. Tak terperikan kesedihannya melihat sosok sahabat tergeletak tak bergerak. Tubuhnya bersimbah darah.</p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2017/11/IMG-20171129-WA0047-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" class="aligncenter size-full wp-image-9363" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2017/11/IMG-20171129-WA0047-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2017/11/IMG-20171129-WA0047-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2017/11/IMG-20171129-WA0047-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2017/11/IMG-20171129-WA0047-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>&#8220;Jauhnya 3 meteran, terperosok di longsoran kemiringan 45 derajat, &#8221; ungkap Gaguk Sulistyo kepada Memontum.com. Meski terperosok 3 meter, ambrolan tanah itu disertai batu bekas pondasi. &#8220;Anggota saya periksa, tanahnya memang tergolong gembur,&#8221; sebut Gaguk.</p>
<p>Lebih detil dijelaskan Iptu Hadi Puspito, Kanit Reskrim Polsek Lawang, bongkahan batu tersebut bukanlah batu pondasi untuk pembangunan baru. &#8220;Itu puing, bekas pondasi, tapi sekolah tidak sedang membangun. Puing bongkaran buangan,&#8221; sebut Hadi. </p>
<p>Di lokasi Iptu Hadi memintai keterangan saksi-saksi. Diantaranya saksi utama, 4 murid sekokah lain yang melihat korban berjalan dan seorang penjual makanan dekat sekolah. &#8220;Kata saksi, ia (korban&#8211;red) ingin jadi polisi, saksi ingin jadi tentara,&#8221; ungkap Hadi. <strong>(sos) </strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">9362</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
