<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>polsek licin &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/polsek-licin/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sat, 29 Feb 2020 10:35:49 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>polsek licin &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Gara-gara Tebang Pohon Pisang, Warga Pakel Nyaris Bentrok Dengan Satpam PT Bumisari</title>
		<link>https://memontum.com/gara-gara-tebang-pohon-pisang-warga-pakel-nyaris-bentrok-dengan-satpam-pt-bumisari</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 29 Feb 2020 10:33:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[bentrok]]></category>
		<category><![CDATA[polsek licin]]></category>
		<category><![CDATA[PT Bumi Sari]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/107309-gara-gara-tebang-pohon-pisang-warga-pakel-nyaris-bentrok-dengan-satpam-pt-bumisari</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Warga Desa Pakel, Kecamatan Licin, Banyuwangi, berang dan nyaris bentrok dengan security perkebunan PT Bumi Sari, Sabtu (29/2/2020). Kemarahan masyarakat dipicu ulah keamanan (Satpam) milik Johan Soegondo. Yang diduga secara sepihak menebang pohon pisang milik masyarakat. Rekaman video saat Mu’arif mendatangi lokasi, terlihat kedua belah pihak terlibat adu mulut dengan Satpam perkebunan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Warga Desa Pakel, Kecamatan Licin, Banyuwangi, berang dan nyaris bentrok dengan security perkebunan PT Bumi Sari, Sabtu (29/2/2020). Kemarahan masyarakat dipicu ulah keamanan (Satpam) milik Johan Soegondo. Yang diduga secara sepihak menebang pohon pisang milik masyarakat.</p>
<p>Rekaman video saat Mu’arif mendatangi lokasi, terlihat kedua belah pihak terlibat adu mulut dengan Satpam perkebunan berdalih tidak pernah menebangi pohon pisang warga.</p>
<p><video controls="controls" width="750" height="333"><source src="https://banyuwangi.memontum.com/wp-content/uploads/sites/36/2020/02/VID-20200229-WA0149.mp4" type="video/mp4" /></video></p>
<p>“Bagaimana ini kok ditebangi semua (pohon pisang)?,” ujar Syamsul Mu’arif, salah satu warga Pakel dalam bahasa Madura kepada kawanan security PT Bumi Sari.</p>
<p>Kedatangan Mu’arif, ke area kebun diwilayah administrasi Desa Pakel tersebut, bermula dari informasi warga. Dimana sekawanan satpam perkebunan PT Bumi Sari, diduga telah menebangi pohon pisang milik masyarakat.</p>
<p>“Buktinya mana, iya mana buktinya,” lantang salah satu oknum Satpam yang diduga Satpam PT Bumi Sari.</p>
<p>Diduga Satpam tersebut, salah satu oknum Satpam PT Bumi Sari yang pernah terlibat kasus perkelahian dengan Musaneb, tokoh pemuda Desa Pakel, beberapa waktu lalu. Namun security ini bisa lepas dari jeratan hukum meski lawan duelnya harus menikmati jeruji besi Lapas Kelas 2B Banyuwangi.</p>
<p>Dalam debat tersebut, oknum Satpam bersama rekan-rekannya, tidak mencoutkan nyali Mu’arif. Bahkan aksi penebangan pohon pisang yang diduga dilakukan oleh oknum Satlam tersebut dilihat sejumlah warga Desa Pakel, dan diabadikan dalam rekaman audio visual.</p>
<p>Tak lama berselang, kabar penebangan pohon pisang langsung menyebar. Masyarakat pun berbondong-bondong datang ke area kebun diwilayah Desa Pakel tersebut. Mencegah terjadinya benturan, perwakilan warga melaporkan kejadian kepihak Polsek Licin.</p>
<p><video controls="controls" width="750" height="333"><source src="https://banyuwangi.memontum.com/wp-content/uploads/sites/36/2020/02/VID-20200229-WA0148.mp4" type="video/mp4" /></video></p>
<p>Petugas pun langsung menuju lokasi memberi arahan serta menenangkan masyarakat. Kemarahan warga Desa Pakel, Kecamatan Licin, ini bukan tanpa dasar. Mereka menilai apa yang dilakukan para security PT Bumisari, sangat sewenang-wenang.</p>
<p>Terlebih warga sudah mengantongi surat dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) Banyuwangi, Nomor 280/600.1.35.10/II/2018, tertanggal 14 Februari 2018, yang menegaskan bahwa tanah Desa Pakel tidak disewakan atau tidak masuk dalam Sertifikat Hak Guna Usaha (HGU) PT Bumi Sari.</p>
<p>Serta Surat Keputusan (SK) Bupati Banyuwangi, No 188/108/KEP/429.011/2019 tentang Penetapan Kelas Kebun Berdasarkan Hasil Penilaian Usaha Perkebunan Tahun 2019. Disitu disebutkan bahwa perkebunan PT Bumi Sari Maju Sukses memiliki luas lahan 1.189,81 hektar terletak di Desa Bayu, Kecamatan Songgon. Dengan kata lain, tanah diwilayah administrasi Desa Pakel, tidak termasuk HGU perkebunan Djohan Soegondo.</p>
<p>“Kami tidak terima atas perbuatan para security PT Bumi Sari, hari ini akan kita laporkan ke Polresta Banyuwangi,” tegas Syaifullah, pemuda Desa Pakel.</p>
<p>Guna mendorong penegakan supremasi hukum, rencananya masyarakat Desa Pakel, Kecamatan Licin, Banyuwangi, akan melaporkan sejumlah security PT Bumi Sari. Diantaranya, MSB, MSD, MRN, WKT, NSL,AJ, AN dan HD. <strong>(tut/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		<enclosure url="https://banyuwangi.memontum.com/wp-content/uploads/sites/36/2020/02/VID-20200229-WA0149.mp4" length="7342589" type="video/mp4" />
<enclosure url="https://banyuwangi.memontum.com/wp-content/uploads/sites/36/2020/02/VID-20200229-WA0148.mp4" length="5730644" type="video/mp4" />

		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">107309</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Mobil Rombongan Turis Mancanegara Terguling di Jalur Kawah Ijen</title>
		<link>https://memontum.com/mobil-rombongan-turis-mancanegara-terguling-di-jalur-kawah-ijen</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 19 Jul 2019 11:57:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[kaah ijen]]></category>
		<category><![CDATA[kecelakaan]]></category>
		<category><![CDATA[polsek licin]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/88554-mobil-rombongan-turis-mancanegara-terguling-di-jalur-kawah-ijen</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Lagi-lagi, mobil yang membawa rombongan turis mancanegara terguling di jalur menuju kawah Ijen, mobil Isuzu Elf Nopol N 7291 T yang membawa 10 turis mengalami naas dikawasan Banyulinu , Desa Tamansari, Kecamatan Licin, Jum&#8217;at (19/7/2019) siang. Akibat kecelakaan tersebut, sopir Isuzu panther tidak sadarkan diri dan 2 penumpang warga asing mengalami luka-luka. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Lagi-lagi, mobil yang membawa rombongan turis mancanegara terguling di jalur menuju kawah Ijen, mobil Isuzu Elf Nopol N 7291 T yang membawa 10 turis mengalami naas dikawasan Banyulinu , Desa Tamansari, Kecamatan Licin, Jum&#8217;at (19/7/2019) siang.</p>
<p>Akibat kecelakaan tersebut, sopir Isuzu panther tidak sadarkan diri dan 2 penumpang warga asing mengalami luka-luka.</p>
<p>Kapolsek Licin, AKP Heri Purnomo menjelaskan, kecelakaan ini terjadi mengunjungi Kawah Ijen. Dan sopir diduga tidak menguasai Medan jalan.</p>
<p>&#8220;Mobil Elf yang membawa 10 penumpang ini terguling, dan meluncur hingga radius 10 meter,&#8221; kata AKP Heri Purnomo.</p>
<p>Sedangkan 2 turis yang mengalami luka-luka, yakni Michael Maahs (26) warga negara Belanda mengalami luka dibagian kepala dan bahu sebelah kiri, sedangkan Bon Find (59) warga negara Belgia mengalami luka memar di bagian pinggang akibat terbentur bodi kendaraan. Keduanya langsung dilarikan ke Puskesmas Licin agar mendapat perawatan secara medis.</p>
<p>&#8220;Setelah mendapat pertolongan di Puskesmas, para korban tersebut langsung dilarikan ke RSUD Blambangan,&#8221; paparnya.</p>
<p>Sementara, Kanit Lakalantas Polres Banyuwangi, Iptu Ardy Bitha Kumala mengupayakan untuk mengevakuasi kendaraan. Pasalnya mobil derek yang biasa dipakai oleh Polres Banyuwangi sedang proses perawatan. agar lalulintas menuju Tempat Wisata Alam (TWA) tidak terganggu pihaknya akan segera mengevakuasi kendaraan tersebut.</p>
<p>&#8220;Secepatnya, kami akan mengevakuasi kendaraan yang terguling dijalur Kawah Ijen tersebut,&#8221; terang Iptu Ardy Bitha Kumala.</p>
<p>Menurut Iptu Ardy kendaraan yang membawa 10 penumpang turis dari luar negeri tersebut masih laik jalan,&#8221; terang Kanit Lakalantas.</p>
<p>Iptu Ardy menjelaskan, penyebab terjadinya lakalantas ini, dikarenakan sopir tidak menguasai medan jalan yang berliku ini.</p>
<p>&#8220;Memang, untuk kendaraan yang hendak ke kawah Ijen diperlukan mobil yang bagus, dan sopir yang menguasai medan jalan, rata-rata kendaraan yang mengalami kecelakaan, dikarenakan faktor sopir yang tidak menguasai medan jalan,&#8221; tegasnya. <strong>(tut/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">88554</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
