<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Polsek Paciran &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/polsek-paciran/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 04 Oct 2019 11:40:32 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Polsek Paciran &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Warga Sendangagung Paciran Temukan Empat Peledak Jenis Mortir</title>
		<link>https://memontum.com/warga-sendangagung-paciran-temukan-empat-peledak-jenis-mortir</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 25 Dec 2018 13:19:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[penemuan mortir]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Paciran]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/70366-warga-sendangagung-paciran-temukan-empat-peledak-jenis-mortir</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lamongan &#8211; Warga sendangagung di gegerkan dengan penemuan empat peledak jenis mortir yang di temukan di lahan perkebunan Desa Sendangagung Kecamatan paciran Kabupaten Lamongan. Diduga mortir yang di temukan warga tersebut peninggalan zaman penjajahan Belanda, pihak Polsek Paciran melaporkan ini Kepolres Lamongan lalu di teruskan ke Tim Penjinak BOM (Jibom) Polda Jawa Timur. “Kita [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Lamongan</strong> &#8211; Warga sendangagung di gegerkan dengan penemuan empat peledak jenis mortir yang di temukan di lahan perkebunan Desa Sendangagung Kecamatan paciran Kabupaten Lamongan. Diduga mortir yang di temukan warga tersebut peninggalan zaman penjajahan Belanda, pihak Polsek Paciran melaporkan ini Kepolres Lamongan lalu di teruskan ke Tim Penjinak BOM (Jibom) Polda Jawa Timur.</p>
<p>“Kita langsung mengamankan lokasi ditemukan mortir tersebut, kemudian melaporkan ke Pimpinan Polres Lamongan, kemudian menghubungi ke Jibom Poda Jatim,” kata Kapolsek Paciran, AKB Fandhil, Senin (24/12/2018). Menurutnya, mortir tersebut ditemukan di lahan milik Kasdono warga  Sendangagung Kecamatan  Paciran saat itu Nurfaidin  (41) dan Ponidi (30) membersihkan lahan milik Kasdono yang rencananya akan dibangun perumahan.</p>
<p><a href="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/12/IMG-20181225-WA0011-copy.jpg?ssl=1"><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/12/IMG-20181225-WA0011-copy.jpg?resize=650%2C333&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="333" class="aligncenter size-full wp-image-70367" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/12/IMG-20181225-WA0011-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/12/IMG-20181225-WA0011-copy.jpg?resize=300%2C154&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></a></p>
<p>Pada saat itu Ponidi melakukan pengalihan, lalu kemudian menemukan 1 buah mortir yang tertimbun tanah dan selanjutnya diangkat. Setelah penggalian dilanjutkan, ternyata Ponidi menemukan lagi sebayak 3 mortir, namun belum berani untuk mengangkatnya dari timbunan tanah.</p>
<p>Kemudian kejadian tersebut dilaporkan ke Kepala Desa Sendang Agung, Panut Supodo yang kemudian ditindaklanjuti dengan melaporkan ke Polsek Paciran dan  Koramil  Paciran.</p>
<p>“Atas laporkan tersebut, kita langsung ke lokasi penemuan dan memasang garis polisi di lokasi tempat kejadian perkara (TKP)  untuk  menghindari sesuatu yang tidak kita inginkan,” ujar AKP Fandhil.</p>
<p>Lanjutnya, keempat mortar tersebut, saat ini  masih berada di lokasi penemuan yang dipasang garis polisi dan menunggu Tim Gegana Polda Jatim. Mortir-mortir tersebut kondisinya  sudah berkarat. Sedangkan ukuran  masing-masing Mortir yang diduga merupakan peninggalan zaman penjajahan Belanda itu, panjangnya mencapai  50 cm dan lebar 10 cm. </p>
<p>Saat ini, petugas Polsek Paciran sedang  menunggu Tim Jibom Polda Jatim untuk melakukan idenfifikasi ke empat mortir yang ditemukan di lahan milik salah satu warga Desa Sendangangung Kecamatan Paciran itu. </p>
<p>Petugas juga berharap, jika ada warga lain yang menemukan benda serupa  segera melapor ke Polsek atau Koramil setempat  agar dilakukan penangganan  yang tepat oleh  petugas. <strong>(Lai/zen/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">70366</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Spesialis Maling Speedometer Truk asal Surabaya Tumbang di Paciran</title>
		<link>https://memontum.com/spesialis-maling-speedometer-truk-asal-surabaya-tumbang-di-paciran</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Jul 2018 12:40:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[pencurian]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Paciran]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/46596-spesialis-maling-speedometer-truk-asal-surabaya-tumbang-di-paciran</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lamongan &#8211; Dua pelaku spesialis pencurian Speedometer kendaraan truk asal Surabaya tersebut yakni M.Syafi’i (47) warga Gg. Tanah Merah Limo Sayur, Kelurahan Kali Bedinding, Kecamatan Kenjeran, Kota Surabaya dan Abdul Nasir (33) warga Kelurahan Bulak Cumpat, Kecamatan Bulak, Kota Surabaya dibekuk petugas setelah melakukan pencurian speedometer di garasi Desa Tlogo, Kecamatan Paciran milik Sutrisno [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Lamongan</strong> &#8211; Dua pelaku spesialis pencurian Speedometer kendaraan truk asal Surabaya tersebut yakni M.Syafi’i (47) warga Gg. Tanah Merah Limo Sayur, Kelurahan Kali Bedinding, Kecamatan Kenjeran, Kota Surabaya dan Abdul Nasir (33)  warga Kelurahan Bulak Cumpat, Kecamatan  Bulak, Kota Surabaya dibekuk petugas setelah melakukan pencurian speedometer di garasi Desa Tlogo, Kecamatan Paciran milik Sutrisno (50), warga Desa Bluri, Kecamatan Solokuro, Kabupaten Lamongan. Senin (9/7/2018)</p>
<p>Dari tangan pelaku, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa dua buah speedometer truk hasil curiannya. Selain itu terdapat dua bilah pisau, satu buah mata kunci T, satu buah gunting sebagai alat untuk aksi kejahatan serta sepeda montor Honda Revo milik pelaku dan dua buah handpone merk Mito dan Lenovo.</p>
<p>Kapolsek Paciran, AKP Fandil saat dikonfirmasi menjelaskan, awalnya petugas menerima laporan dari korban  pemilik garasi kendaraan truk, speedometer kendaran truk yang berada di garasi di desa Tlogo Kecamatan Paciran telah dicuri orang. </p>
<p>&#8220;Waktu itu sekitar pukul 03.30 WIB, pemilik garasi truk mendapati telpon dari sopirnya bernama Darmo Mulyo, yang mengabarkan speedometer truk Hino Louhan yang berada di garasi hilang dicuri orang,&#8221; ungkap AKP Fadil.</p>
<p>Lebih lanjut AKP Fandil menerangkan setelah mendapat laporan dari sopir jika ada pencuri yang mengambil Speedometer truk, pemilik garasi langsung mendatangi tempat kejadian dan menghubungi petugas Polsek Paciran. Begitu menerima laporan, petugas mendatangi TKP untuk melakukan penyelidikan. Setelah itu petugas dan korban melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian dan menyusuri sepanjang jalan hingga ke SPBU Betengah Kecamatan Maduran.</p>
<p>Selanjutnya petugas dan korban kembali ke garasi. Ketika  sampai di garasi petugas dan korban mencurigai dua orang yang diduga pelaku  di sekitar lokasi kejadian. Kemudian dua orang tersebut diamankan dan setelah dilakukan interograsi, mereka mengakui telah mencuri speedometer truk di garasi tersebut.</p>
<p>“Barang bukti tersebut disembunyikan oleh pelaku di semak-semak di lokasi kejadian. Selanjutnya barang bukti dan kedua pelaku dibawa ke Mapolsek Paciran untuk proses penyidikan lebih lanjut,” pungkasnya <strong>(bis/zen)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">46596</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
