<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Polsek Pakisaji &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/polsek-pakisaji/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 24 Aug 2022 10:29:41 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Polsek Pakisaji &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Diduga Edarkan Pil Dobel L, Pria Asal Permanu Ditangkap Polsek Pakisaji</title>
		<link>https://memontum.com/diduga-edarkan-pil-dobel-l-pria-asal-permanu-ditangkap-polsek-pakisaji</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 24 Aug 2022 04:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[permanu]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Pakisaji]]></category>
		<category><![CDATA[preman]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=174215</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Seorang pemuda asal Desa Permanu, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, berinisial AH (24), berhasil diringkus Unit Reskrim Polsek Pakisaji. Tersangka ditangkap petugas, karena diduga menyimpan dan mengedarkan obat-obatan terlarang, jenis pil dobel L. Kapolres Malang, AKBP Ferli Hidayat melalui Kasi Humas Polres Malang, Iptu Ahmad Taufik, mengatakan bahwa penangkapan dilakukan, setelah petugas mendapat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Seorang pemuda asal Desa Permanu, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, berinisial AH (24), berhasil diringkus Unit Reskrim Polsek Pakisaji. Tersangka ditangkap petugas, karena diduga menyimpan dan mengedarkan obat-obatan terlarang, jenis pil dobel L.</p>



<p>Kapolres Malang, AKBP Ferli Hidayat melalui Kasi Humas Polres Malang, Iptu Ahmad Taufik, mengatakan bahwa penangkapan dilakukan, setelah petugas mendapat informasi dari masyarakat.</p>



<p>Selanjutnya petugas menindaklanjuti dengan melakukan serangkaian penyelidikan. &#8220;Dari hasil penyelidikan, petugas berhasil mengamankan terduga pelaku di rumahnya pada hari Senin, 22 Agustus 2022, lalu,&#8221; kata Iptu Ahmad Taufik saat dikonfirmasi, Rabu (24/08/2022).</p>



<p>Baca juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/sasar-224-pemudik-dishub-kota-malang-tambah-kuota-mudik-gratis-jadi-enam-bus">Sasar 224 Pemudik, Dishub Kota Malang Tambah Kuota Mudik Gratis Jadi Enam Bus</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/musrenbang-rkpd-2027-bupati-ipuk-sebut-fokus-penguatan-sdm-ekonomi-berbasis-hirilisasi-dan-pariwisata">Musrenbang RKPD 2027, Bupati Ipuk Sebut Fokus Penguatan SDM, Ekonomi Berbasis Hirilisasi dan Pariwisata</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-malang-pastikan-sanksi-tegas-untuk-sppg-yang-langgar-sop">Wali Kota Malang Pastikan Sanksi Tegas untuk SPPG yang Langgar SOP</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/diduga-korupsi-pengadaan-jasa-outsourcing-kpk-tetapkan-bupati-pekalongan-sebagai-tersangka">Diduga Korupsi Pengadaan Jasa Outsourcing, KPK Tetapkan Bupati Pekalongan sebagai Tersangka</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/terdakwa-dugaan-penggelapan-emas-rp-33-miliar-minta-diskon-hukuman">Terdakwa Dugaan Penggelapan Emas Rp 3,3 Miliar Minta &#8216;Diskon&#8217; Hukuman</a></li>
</ul>


<p>Dirinya menjelaskan, bahwa saat pelaku diringkus di rumahnya, petugas menemukan barang bukti 475 butir pil dobel L yang disimpan di sebuah botol warna putih dan 20 butir pil dobel L di dalam sebuah plastik transparan yang rencananya siap dijual oleh pelaku. &#8220;Total barang bukti yang telah kami amankan sebanyak 495 butir pil dobel L,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Karena kedapatan pil dobel L, pelaku hanya bisa pasrah saat diringkus oleh petugas. &#8220;Pelaku dan barang bukti sudah dibawa ke Mapolsek Pakisaji. Untuk pelaku diterapkan pasal 197 sub pasal 196 UU RI nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan. Namun, sampai saat ini petugas masih melakukan pengembangan, apakah masih ada pelaku lain yang satu jaringan,&#8221; terangnya. <strong>(cw1/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">174215</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kedapatan Membawa Sabu, Dua Pemuda Asal Kediri Harus Mendekam di Polsek Pakisaji Malang</title>
		<link>https://memontum.com/kedapatan-membawa-sabu-dua-pemuda-asal-kediri-harus-mendekam-di-polsek-pakisaji-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Feb 2022 07:15:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[kedapatan sabu]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Pakisaji]]></category>
		<category><![CDATA[sabu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=163090</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Dua tersangka kasus narkotika, berinisial DAS (25) dan PAP (22), warga Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, hingga Senin (07/02/2022), masih mendekam di balik jeruji besi Polsek Pakisaji. Sebelumnya, dua orang ini ditangkap di Jalan Raya Kebonagung, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, Sabtu (05/02/2022) dini hari. Kapolsek Pakisaji, AKP Sutomo menerangkan, kedua pelaku diamankan karena [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang </strong>&#8211; Dua tersangka kasus narkotika, berinisial DAS (25) dan PAP (22), warga Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, hingga Senin (07/02/2022), masih mendekam di balik jeruji besi Polsek Pakisaji. Sebelumnya, dua orang ini ditangkap di Jalan Raya Kebonagung, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, Sabtu (05/02/2022) dini hari.</p>



<p>Kapolsek Pakisaji, AKP Sutomo menerangkan, kedua pelaku diamankan karena kedapatan membawa narkotika jenis sabu. &#8220;Dua pelaku ini merupakan warga Mojoroto, Kediri,&#8221; ungkap AKP Sutomo, Senin (07/02/2022).</p>



<p>AKP Sutomo menjelaskan bahwa penangkapan ini bermula setelah petugas Patroli Polsek Pakisaji sedang melaksanakan kegiatan rutin patroli antisipasi tindak kriminalitas. Kemudian mendapat laporan dari masyarakat bahwa ada dua orang yang mencurigakan di sekitar Jalan Raya Kebonagung.</p>



<p>Baca juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/sasar-224-pemudik-dishub-kota-malang-tambah-kuota-mudik-gratis-jadi-enam-bus">Sasar 224 Pemudik, Dishub Kota Malang Tambah Kuota Mudik Gratis Jadi Enam Bus</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/musrenbang-rkpd-2027-bupati-ipuk-sebut-fokus-penguatan-sdm-ekonomi-berbasis-hirilisasi-dan-pariwisata">Musrenbang RKPD 2027, Bupati Ipuk Sebut Fokus Penguatan SDM, Ekonomi Berbasis Hirilisasi dan Pariwisata</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-malang-pastikan-sanksi-tegas-untuk-sppg-yang-langgar-sop">Wali Kota Malang Pastikan Sanksi Tegas untuk SPPG yang Langgar SOP</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/diduga-korupsi-pengadaan-jasa-outsourcing-kpk-tetapkan-bupati-pekalongan-sebagai-tersangka">Diduga Korupsi Pengadaan Jasa Outsourcing, KPK Tetapkan Bupati Pekalongan sebagai Tersangka</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/terdakwa-dugaan-penggelapan-emas-rp-33-miliar-minta-diskon-hukuman">Terdakwa Dugaan Penggelapan Emas Rp 3,3 Miliar Minta &#8216;Diskon&#8217; Hukuman</a></li>
</ul>


<p>&#8220;Ada warga yang curiga dengan gerak gerik pelaku, kemudian menghubungi petugas kami di lapangan. Setelah mendapat laporan tersebut, petugas kami langsung menuju TKP,&#8221; terang AKP Sutomo.</p>



<p>Setelah dilakukan interogasi dan pemeriksaan badan, petugas berhasil menemukan barang bukti yang di simpan di sandal pelaku. &#8220;Setelah digeledah, petugas kami berhasil menemukan satu paket sabu yang diletakkan di sandal pelaku. Untuk beratnya sekitar 0,27 gram,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Kini, para tersangka telah diamankan di Polsek Pakisaji. Petugas masih terus melakukanpengembangan. Atas perbuatannya, mereka dikenakan Pasal 112 dan/atau Pasal 114 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. <strong>(hms/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">163090</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pembunuh Pemandu Lagu Setengah Telanjang Tertangkap, Pelakunya Sopir Truk yang Hidup Satu Kosan</title>
		<link>https://memontum.com/pembunuh-pemandu-lagu-setengah-telanjang-tertangkap-pelakunya-sopir-truk-yang-hidup-satu-kosan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 24 Mar 2021 07:51:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[pembunuhan]]></category>
		<category><![CDATA[polres malang]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Pakisaji]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=137609</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Acungan jempol patut diberikan kepada Satreskrim Polsek Pakisaji dan Buser Polres Malang, dalam mengungkap dugaan pelaku pembunuhan yang menimpa pemandu lagu asal Malang, yakni Ayu (28), warga asal Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang. Kurang dari 24 jam ditemukannya tubuh Ayu dalam kondisi tidak bernyawa dan setengah telanjang di salah satu warung terbuka di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang </strong>&#8211; Acungan jempol patut diberikan kepada Satreskrim Polsek Pakisaji dan Buser Polres Malang, dalam mengungkap dugaan pelaku pembunuhan yang menimpa pemandu lagu asal Malang, yakni Ayu (28), warga asal Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang.</p>



<p>Kurang dari 24 jam ditemukannya tubuh Ayu dalam kondisi tidak bernyawa dan setengah telanjang di salah satu warung terbuka di Jalan Raya Karangpandan, Kecamatan Pakisaji, petugas gabungan berhasil menangkap terduga tersangka yakni Wahyudi warga asal Tuban.</p>



<p>Tersangka, oleh petugas dibekuk di sekitar kawasan Pulungan, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Rabu (24/03) dini hari. Keberadaan pelaku, terlacak petugas karena pekerjaannya sebagai sopir truk Surabaya &#8211; Malang.</p>



<p><strong>Baca juga: <a href="https://memontum.com/137554-pemandu-lagu-ditemukan-setengah-telanjang-tak-bernyawa-dengan-luka-tusuk">Pemandu Lagu Ditemukan Setengah Telanjang Tak Bernyawa dengan Luka Tusuk</a></strong></p>



<p>Kapolsek Pakisaji, AKP Edi Purnama, saat dikonfirmasi penangkapan itu, membenarkan. Hanya saja, secara rinci dirinya enggan memberikan keterangan banyak. Dengan alasan, penyidik masih melakukan pengembangan.</p>



<p>&#8220;Iya, sudah berhasil diamankan. Sekarang masih dikembangkan petugas. Karena, seperti luka di bagian lambung kanan atau seperti bekas benda tajam, ternyata adalah tulang rusuk yang patah,&#8221; ujarnya singkat.</p>



<p>Dari informasi memontum.com, diperoleh keterangan bahwa Wahyudi dan korban, sudah saling mengenal. Bahkan, keduanya indekos di kawasan Pakisaji. Dugaan itulah, yang membuat petugas curiga dan melakukan pengembangan kepada tersangka.</p>



<p>&#8220;Tersangka Wahyudi kerja sebagai sopir truk pengantar barang di Pakisaji. Karenanya, korban dan tersangka bisa saling kenal,&#8221; kata sumber memontum.com.</p>



<p>Sebagaimana diberitakan, Ayu yang teridentifikasi sebagai warga Wagir dan bekerja sebagai pemandu lagu, ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di sebuah warung terbuka di Jalan Karangpandan-Pakisaji.</p>



<p>Saat ditemukan, tubuh korban dalam keadaan setengah telanjang dan ditemukan luka di bagian kanan tubuhnya yang mengarah ke lambung. <strong>(sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">137609</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemandu Lagu Ditemukan Setengah Telanjang Tak Bernyawa dengan Luka Tusuk</title>
		<link>https://memontum.com/pemandu-lagu-ditemukan-setengah-telanjang-tak-bernyawa-dengan-luka-tusuk</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 23 Mar 2021 14:08:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[pembunuhan]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Pakisaji]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=137554</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Ketenangan warga di Jalan Raya Karangpandan, Kecamatan Pakisaji, Selasa (23/03) tadi, terusik. Penyebabnya, seorang wanita muda yang diketahui bernama Ayu (28), warga asal Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, ditemukan tak bernyawa di salah satu warung terbuka di Jalan Raya Karangpandan. Jasad korban sendiri, ditemukan setengah telanjang dan tidak jauh dari lokasi, juga ditemukan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Ketenangan warga di Jalan Raya Karangpandan, Kecamatan Pakisaji, Selasa (23/03) tadi, terusik. Penyebabnya, seorang wanita muda yang diketahui bernama Ayu (28), warga asal Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, ditemukan tak bernyawa di salah satu warung terbuka di Jalan Raya Karangpandan.</p>



<p>Jasad korban sendiri, ditemukan setengah telanjang dan tidak jauh dari lokasi, juga ditemukan tas berwarna merah muda. Kapolsek Pakisaji, AKP Edi Purnama, mengatakan bahwa jasad korban kali pertama ditemukan oleh seorang tukang sampah.</p>



<p>&#8220;Dari situ, selanjutnya dilaporkan ke tukang parkir dan diteruskan kepada kami,&#8221; kata Kapolsek Pakisaji.</p>



<p><strong>Baca juga: <a href="https://memontum.com/126161-dua-pelaku-pembunuhan-warga-kepatihan-dibekuk">Dua Pelaku Pembunuhan Warga Kepatihan Dibekuk</a></strong></p>



<p>Dari identifikasi sementara, Edi Purnama mengatakan, ditemukan luka pada bagian lambung atau sebelah kanan. Luka tersebut, seperti tusukan dari senjata tajam.</p>



<p>&#8220;Posisi jenazahnya memang telanjang. Lalu ada luka tusuk. Ada jejak kaki juga tadi. Diduga ada penganiyaan, tapi masih belum pasti dan akan didalami. Tadi yang saya lihat visum, luka lambung sebelah kanan,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Masih menurut Kapolsek, dari identifikasi sementara, korban bekerja sebagai pemandu lagu di tempat karaoke. &#8220;Untuk pekerjaan korban, sebagai pemandu lagu di tempat karaoke. Mungkin ada sesuatu, atau bagaimana. Ini masih butuh pemeriksaan dan beberapa orang yang akan kita panggil,&#8221; paparnya.<strong> (sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">137554</post-id>	</item>
		<item>
		<title>36 Pelanggar Terjaring Operasi Yustisi Covid-19</title>
		<link>https://memontum.com/36-pelanggar-terjaring-operasi-yustisi-covid-19</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 17 Sep 2020 07:08:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Jaring 36 Pelanggar]]></category>
		<category><![CDATA[operasi yustisi]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Pakisaji]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=123839</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Sebanyak 36 orang pelanggar protokol kesehatan, terjaring dalam operasi yustisi yang dipusatkan di Pasar Pakisaji, Kamis (17/9) siang. Dalam pelaksanaan yang menyasar kepada pedagang dan pembeli itu, langsung diberikan sanksi administrasi berupa teguran kepada masing-masing pelanggar. &#8220;Untuk pelaksanaan operasi hari ini, ada sekitar 36 pelanggar yang terjaring. Rata-rata, pelanggaran yang dilakukan yakni [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Sebanyak 36 orang pelanggar protokol kesehatan, terjaring dalam operasi yustisi yang dipusatkan di Pasar Pakisaji, Kamis (17/9) siang. Dalam pelaksanaan yang menyasar kepada pedagang dan pembeli itu, langsung diberikan sanksi administrasi berupa teguran kepada masing-masing pelanggar.</p>
<p>&#8220;Untuk pelaksanaan operasi hari ini, ada sekitar 36 pelanggar yang terjaring. Rata-rata, pelanggaran yang dilakukan yakni tidak mengenakan masker. Kalau pun ada atau membawa masker, itu tidak digunakan saat kedapatan petugas dalam operasi tersebut,&#8221; kata Kapolsek Pakisaji, AKP Triwik Winarni SH MH.</p>
<p>Kepada pelanggar yang terjaring operasi, tambahnya, itu langsung dilakukan pemberian sanksi. Yakni, karena dalam pelaksanaan juga melibatkan kejaksaan, masing-masing langsung dilakukan sidang di tempat.</p>
<p>&#8220;Kesalahan apa yang dilakukan, itu langsung sidang di tempat. Untuk sementara, kebanyakan berupa sanksi teguran,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Kepala Penegakan Peraturan Perundang-undangan Satpol PP Kabupaten Malang, Bowo, menambahkan bahwa untuk sanksi administrasi berupa peringatan atau teguran, akan diberlakukan selama seminggu ke depan. Selanjutnya, sudah bukan lagi sanksi administrasi berupa teguran atau peringatan.</p>
<p>&#8220;Sanksi administrasinya, untuk sementara ini teguran. Setelah memasuki hari ke-8 pelaksanaan operasi ini dilakukan, akan diberlakukan penindakan berupa sanksi sosial dan juga sanksi denda,&#8221; ujarnya seraya menambahkan, kalau operasi yustisi akan dilaksanakan setiap hari secara menyeluruh ke kecamatan-kecamatan di wilayah Kabupaten Malang. <strong>(mg2/sit)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">123839</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pasar Pakisaji Disasar Operasi Yustisi Covid-19</title>
		<link>https://memontum.com/pasar-pakisaji-disasar-operasi-yustisi-covid-19</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 17 Sep 2020 05:41:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[operasi yustisi]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Pakisaji]]></category>
		<category><![CDATA[Sasar Pasar Pakisaji]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=123833</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Operasi yustisi dengan sasaran pelanggar protokol kesehatan, mulai digencarkan Muspika Pakisaji, Kamis (17/9) siang. Dipimpin langsung Kapolsek Pakisaji, AKP Triwik Winarni SH MH, bersama Muspika Pakisaji dan pihak terkait seperti Polri, TNI, kejaksaan dan Satpol PP, langsung menyasar kepada pengunjung dan pedagang di kawasan Pasar Pakisaji. &#8220;Target operasi kali ini adalah masyarakat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Operasi yustisi dengan sasaran pelanggar protokol kesehatan, mulai digencarkan Muspika Pakisaji, Kamis (17/9) siang. Dipimpin langsung Kapolsek Pakisaji, AKP Triwik Winarni SH MH, bersama Muspika Pakisaji dan pihak terkait seperti Polri, TNI, kejaksaan dan Satpol PP, langsung menyasar kepada pengunjung dan pedagang di kawasan Pasar Pakisaji.</p>
<p>&#8220;Target operasi kali ini adalah masyarakat yang beraktivitas di kawasan pasar pakisaji. Untuk sasarannya, masyarakat atau mereka yang beraktifitas di pasar tanpa menggunakan masker,&#8221; kata Kapolsek Pakisaji.</p>
<p><div id="attachment_123835" style="width: 514px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-123835" decoding="async" class=" wp-image-123835" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/09/Pendataan-kepada-mereka-yang-kedapatan-atau-terjaring-operasi-yustisi.jpeg?resize=504%2C377&#038;ssl=1" alt="DATA : Prosesi pendataan kepada mereka yang kedapatan atau terjaring operasi yustisi." width="504" height="377" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/09/Pendataan-kepada-mereka-yang-kedapatan-atau-terjaring-operasi-yustisi.jpeg?resize=300%2C225&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/09/Pendataan-kepada-mereka-yang-kedapatan-atau-terjaring-operasi-yustisi.jpeg?resize=200%2C150&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/09/Pendataan-kepada-mereka-yang-kedapatan-atau-terjaring-operasi-yustisi.jpeg?w=448&amp;ssl=1 448w" sizes="(max-width: 504px) 100vw, 504px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-123835" class="wp-caption-text">DATA : Prosesi pendataan kepada mereka yang kedapatan atau terjaring operasi yustisi.</p></div></p>
<p>Ditambahkan perempuan berpangkat Ajun Komisaris Polisi (AKP) itu, selain kepada pedagang dan pembeli, untuk sementara juga menyasar pemakai kendaraan di sekitar pasar. Dengan harapan, aktifitas pasar bisa menerapkan protokol kesehatan secara benar dan disiplin.</p>
<p>&#8220;Kerumunan tetap harus memiliki jarak. Jadi, hal-hal seperti itu pula yang dilakukan penekanan kepada pembeli atau pedagang,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Masih menurut Triwik, operasi yang dilakukan hari ini, merupakan bentuk sinergitas bersama untuk mendisiplinkan masyarakat guna menurunkan angka penyebaran Covid-19. Khususnya, untuk wilayah hukum Polsek Pakisaji. <strong>(mg2/sit)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">123833</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Maling Satroni Perumahan Grand Family, Perhiasan Belasan Juta Rupiah Amblas</title>
		<link>https://memontum.com/maling-satroni-perumahan-grand-family-perhiasan-belasan-juta-rupiah-amblas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 14 Apr 2020 12:08:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Maling]]></category>
		<category><![CDATA[pencurian]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Pakisaji]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/112013-maling-satroni-perumahan-grand-family-perhiasan-belasan-juta-rupiah-amblas</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Sejumlah perhiasan senilai belasan juta rupiah dan uang tunai Rp 1 juta raib. Peristiwa tersebut terjadi di Kawasan Perum Grand Family Segaran, Pakisaji. Tepatnya, rumah milik Fahmi Prasetyo (27) penghuni kavling 20, RT 04 RW 09 Segaran, Kendalpayak Kecamatan Pakisaji yang menjadi sasaran maling. Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (13/4/2020) siang. Berdasarkan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Sejumlah perhiasan senilai belasan juta rupiah dan uang tunai Rp 1 juta raib. Peristiwa tersebut terjadi di Kawasan Perum Grand Family Segaran, Pakisaji. Tepatnya, rumah milik Fahmi Prasetyo (27) penghuni kavling 20, RT 04 RW 09 Segaran, Kendalpayak Kecamatan Pakisaji yang menjadi sasaran maling. Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (13/4/2020) siang.</p>
<p>Berdasarkan keterangan yang disampaikan Fahmi, kejadian tersebut baru diketahui sekitar pukul 13.30 WIB Senin (13/4/2020). Ia mengatakan, pada hari Minggu (12/4/2020) siang, dirinya pergi ke Pandaan dan Bangil untuk menyelesaikan beberapa urusan. Sesampainya di rumah pada Senin (13/4/2020) siang, ia mengaku terkejut saat mengetahui gembok rumahnya hilang dan jendela rumah dalam kondisi yang tercongkel.</p>
<p>&#8220;Saya tahunya hari Senin siang. Minggu siang saya pergi ngurus surat ke Pandaan dan Bangil, Senin siang saya pulang, tahu-tahu gembok rumah hilang, pagar tak terkunci, dan jendela rumah dalam kondisi tercongkel,” ujar Fahmi.</p>
<p>Melihat kondisi tersebut ia langsung melaporkan kepada PT. Turen Indah Properti untuk kemudian diteruskan kepada Polsek Pakisaji pada Senin (13/4/2020) sore. Fahmi mengaku, dari kejadian tersebut setidaknya ada sejumlah perhiasan yang tersimpan dalam lemari dengan nilai sekitar Rp 15 juta raib.</p>
<p>Selain itu, Fahmi juga mengatakan, bahwa kejadian pencurian di kawasan perumahannya itu bukan pertama kali terjadi. Dalam kurun waktu 3 hingga 4 bulan ada empat kejadian sebelum maling menyatroni rumahnya.</p>
<p>&#8220;Ada empat kejadian sebelum rumah saya, dalam kurun waktu sekitar 3-4 bulanan. Ada warga yang kehilangan motor, ada yang kehilangan elpiji, ada juga yang kehilangan barang elektronik seperti televisi, kamera dan jam,” pungkasnya.<strong>(iki/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">112013</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Untung Besar Jadi Pengedar Pil Koplo Apesnya &#8220;Buntung&#8221; Masuk Bui Polisi</title>
		<link>https://memontum.com/untung-besar-jadi-pengedar-pil-koplo-apesnya-buntung-masuk-bui-polisi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 24 Feb 2020 08:45:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[pasal 196]]></category>
		<category><![CDATA[pengedar]]></category>
		<category><![CDATA[pil koplo]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Pakisaji]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/106928-untung-besar-jadi-pengedar-pil-koplo-apesnya-buntung-masuk-bui-polisi</guid>

					<description><![CDATA[Orangtua Waspadai Pelajar Beli Pil Koplo Memontum Malang &#8211; Enam bulan untung banyak jadi pengedar pil lele atau pil koplo (££), pemuda ini akhirnya kena getah perbuatannya. Pemuda mengaku kuli bangunan Karangsono dibekuk jajaran Polsek Pakisaji. Yakni Wahyu Asyari (24) warga Dusun Karangsono RT 54/10 Desa Kebonagung, Kecamatan Pakisaji Kabupaten Malang. Ia diringkus anggota Reskrim [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2>Orangtua Waspadai Pelajar Beli Pil Koplo</h2>
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Enam bulan untung banyak jadi pengedar pil lele atau pil koplo (££), pemuda ini akhirnya kena getah perbuatannya. Pemuda mengaku kuli bangunan Karangsono dibekuk jajaran Polsek Pakisaji.</p>
<p>Yakni Wahyu Asyari (24) warga Dusun Karangsono RT 54/10 Desa Kebonagung, Kecamatan Pakisaji Kabupaten Malang. Ia diringkus anggota Reskrim Polsek Pakisaji, Jumat (21/2/2020) pukul 23.30 saat berada di teras rumah.</p>
<p><div id="attachment_106929" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-106929" decoding="async" class="size-full wp-image-106929" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/Lumii_20200224_113322478-copy.jpg?resize=740%2C555&#038;ssl=1" alt="AKP Triwik W SH menata barang bukti. (sos)" width="740" height="555" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/Lumii_20200224_113322478-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/Lumii_20200224_113322478-copy.jpg?resize=300%2C225&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/Lumii_20200224_113322478-copy.jpg?resize=600%2C450&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/Lumii_20200224_113322478-copy.jpg?resize=200%2C150&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-106929" class="wp-caption-text">AKP Triwik W SH menata barang bukti. (sos)</p></div></p>
<p>Saat dilaksanakan penggeledahan, ia tidak berkutik. Pasalnya, petugas menemukan sejumlah barang bukti. Kali pertama, kuli bangunan atau pengangguran itu masuk bui polisi.</p>
<p>Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar SIK MH, melalui Kapolsek Pakisaji AKP Triwik W SH menjelaskan kronologi penangkapan tersangka hasil dari patroli menerima informasi masyarakat dan kecurigaan anggotanya.</p>
<p>&#8220;Kita dapat informasi, ada yang mencurigakan dari seseorang yang diduga sering transaksi narkoba, kita selidiki dan benar, dia seorang pengedar,&#8221; jelas AKP Triwik W, kepada wartawan Memontum.com dan JTV Malang.</p>
<p>Diuraikan AKP Triwik, barang bukti disita berupa seplastik besar pil ££, poketan/tik pil, plastik kecil dengan total pil ££ sebanyak 1834 butir serta uang Rp 840 ribu hasil penjualan.</p>
<p>Diakui tersangka sendiri, ia menjual pil koplo selama 6 bulanan. Tiap bulan ia selalu menghabiskan seplastik besar atsu sekotak besar pil yang berisi ribuan butir Pil koplo. Mirisnya, ua menyebut adapula pelajar yang keranjingan membeli pil koplo.</p>
<p>&#8220;Iya ada (pelajar&#8211;red). Kalau isi 5 harga Rp 10 ribu, yang 10 Rp 20 ribu. Saya pesannya transfer. Trus diranjau, biasanya di tempat sampah, depan musala. Rp 1 juta jadi 600 tik. Untungnya, yaaa&#8230;. Lumayan,&#8221; aku tersangka saat ditanyai AKP Triwik.</p>
<p>Akibat perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 196 atau pasal 197 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan dengan ancaman hukuman paling lama 10 tahun dan denda paling banyak Rp1 miliar.</p>
<p>Informasi lain didapat, tersangka ini didugs merupakan kelompok pengedar di wilayah Pakisaji yang juga ditengarai berkaitan dengan kelompok pengedar wilayah Wagir. Pengedar kelompok Wagir, sebelumnya pernah diringkus anggota Polsek Wagir &#8211; Polres Malang. <strong>(sos/tim)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">106928</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ibu Teriak, Polantas Tangkap Maling Tas</title>
		<link>https://memontum.com/ibu-teriak-polantas-tangkap-maling-tas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 10 Nov 2018 16:23:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[pencurian]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Pakisaji]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/63662-ibu-teriak-polantas-tangkap-maling-tas</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Teriakan seorang wanita dapat menggagalkan aksi pencurian Sabtu (10/11/2018) pagi di Desa Genengan, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang. Meski begitu, kejadian ini menjadi peringatan kepada para ibu-ibu agar tidak meninggalkan tas atau barang di sepeda motor. Tepatnya pukul 08.00, depan gang Mebel Genengan Pakisaji. Korban seorang wanita memarkir sepeda motornya di pinggir jalan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Teriakan seorang wanita dapat menggagalkan aksi pencurian Sabtu (10/11/2018) pagi di Desa Genengan, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang. Meski begitu, kejadian ini menjadi peringatan kepada para ibu-ibu agar tidak meninggalkan tas atau barang di sepeda motor. </p>
<p>Tepatnya pukul 08.00, depan gang Mebel Genengan Pakisaji. Korban seorang wanita memarkir sepeda motornya di pinggir jalan dekat rumah. Ia melupakan tas dan dimungkinkan menurutnya aman-aman saja. </p>
<p>Siapa sangka, seorang pria mendekati motor korban. Tas di atas motor disabet pelaku. Pelaku lalu naik sepeda motornya menyebut ke Selatan (Kepanjen&#8211;Red). Namun apes bagi pelaku. Bersamaan dirinya kabur, korban berteriak minta tolong. </p>
<p>Warga berhasil menghadangnya dan berakibat pelaku terjatuh. Warga sekitar pun melayangkan bogem mentah kepada pelaku. Bersamaan, seorang anggota Polantas melintasi lokasi kejadian. Ia dan warga berhasil pula menemukan barang bukti tas milik korban. </p>
<p>Usai menenangkan psikologis massa, anggota memboyong pelaku ke Polres Malang. Kejadian penangkapan ini telah diketahui Polsek Pakisaji. &#8220;Benar ada kejadian. Anggota Lalu Lintas yang mengamankan dan langsung dibawa ke Polres Malang,&#8221; ungkap AKP Novian, Kapolsek Pakisaji.<strong> (sos) </strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">63662</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
