<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Polsek Panji &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/polsek-panji/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 29 May 2023 15:21:22 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Polsek Panji &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Delapan Remaja SMP Terlibat Dugaan Pencurian Buah Dimediasi Polisi RW Polsek Panji Situbondo</title>
		<link>https://memontum.com/delapan-remaja-smp-terlibat-dugaan-pencurian-buah-dimediasi-polisi-rw-polsek-panji-situbondo</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 29 May 2023 13:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Mediasi]]></category>
		<category><![CDATA[pencurian]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Panji]]></category>
		<category><![CDATA[Remaja]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=189709</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Polisi RW Polsek Panji Polres Situbondo merespon pengaduan para pedagang buah di Jalan Bawean, Kelurahan Mimbaan, Kecamatan Panji. Para pedagang buah mengadukan dan telah mengamankan, dua remaja yang diduga sebagai pelaku pencurian buah-buahan. &#8220;Menurut keterangan pedagang buah, mereka seringkali kehilangan buah-buahan jenis Klengkeng, Anggur hingga Apel. Kemudian, pedagang curiga dan berhasil diamankan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum </strong><a href="https://situbondo.memontum.com"><strong>Situbondo</strong> </a>&#8211; Polisi RW Polsek Panji Polres Situbondo merespon pengaduan para pedagang buah di Jalan Bawean, Kelurahan Mimbaan, Kecamatan Panji. Para pedagang buah mengadukan dan telah mengamankan, dua remaja yang diduga sebagai pelaku pencurian buah-buahan.</p>



<p>&#8220;Menurut keterangan pedagang buah, mereka seringkali kehilangan buah-buahan jenis Klengkeng, Anggur hingga Apel. Kemudian, pedagang curiga dan berhasil diamankan dua remaja yang masih duduk di bangku SMP, yang diduga sebagai pelakunya,&#8221; kata Kapolsek Panji, AKP H Nanang Priyambodo, Senin (29/05/2023) tadi.</p>



<p>Kemudian setelah diminta keterangan, tambahnya, kedua remaja tersebut mengakui telah mencuri buah-buahan dari lapak pedagang buah. Aksi itu, dilakukan bersama enam remaja lain, yang semuanya masih duduk di bangku SMP.</p>



<p>Dari keterangan tersebut, tegasnya, kemudian Polisi RW mengumpulkan para remaja tersebut. Total ada delapan remaja berikut orang tua dari remaja. Mereka kemudian dipertemukan dengan para pedagang buah, untuk dilakukan mediasi atau problem solving.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Hasil dari pertemuan dan kesepakatan bersama, permasalahan bisa diselesaikan secara kekeluargaan. Yaitu, orang tua dari delapan remaja akan mengganti kerugian para pedagang buah sebesar Rp 5 juta dan membuat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatan mencuri buah-buahan kembali.</p>



<p>&#8220;Alhamdulillah, proses mediasi berjalan lancar dan kedua pihak sudah menerima saran penyelesaian yang disampaikan oleh Polisi RW,&#8221; ujar Kapolsek Panji.</p>



<p>Sementara itu, Kapolres Situbondo, AKBP Dwi Sumrahadi Rakhmanto, mengimbau masyarakat apabila ada informasi terkait keamanan dan ketertiban, bisa melaporkan kepada Polisi RW yang ada dilingkungan RW masing-masing. Nantinya, setiap persoalan atau permasalahan akan dicari solusinya secara bersama-sama antara Polisi RW dengan masyarakat.</p>



<p>&#8220;Kami sudah menerjunkan 475 personel yang ditugaskan sebagai Polisi RW. Sehari-hari akan hadir langsung di tengah masyarakat untuk membantu mencari solusi dari setiap persoalan yang ditemukan. Diharapkan dengan komunikasi yang baik, tercipta Kamtibmas yang aman dan kondusif di lingkungan masyarakat,&#8221; jelas Kapolres. <strong>(her/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">189709</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Debt Collector hingga STNK Mati Jadi Bahasan di Jumat Curhat Polsek Panji Situbondo</title>
		<link>https://memontum.com/debt-collector-hingga-stnk-mati-jadi-bahasan-di-jumat-curhat-polsek-panji-situbondo</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 Jan 2023 07:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[debt collector]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Panji]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[STNK]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=181447</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Polsek Panji menggelar agenda rutin Program Jumat Curhat di Masjid Baitul Mukti, Kelurahan Mimbaan, Kecamatan Panji, Kabupaten Situbondo, Jumat (13/01/2023) tadi. Program Jumat Curhat ini, untuk mendengarkan secara langsung keluh kesah masyarakat dan memastikan kondisi keamanan, ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah kerjanya tetap kondusif. Kapolsek Panji, AKP Nanang Priyambodo, menjelaskan bahwa kegiatan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Polsek Panji menggelar agenda rutin Program Jumat Curhat di Masjid Baitul Mukti, Kelurahan Mimbaan, Kecamatan Panji, Kabupaten Situbondo, Jumat (13/01/2023) tadi. Program Jumat Curhat ini, untuk mendengarkan secara langsung keluh kesah masyarakat dan memastikan kondisi keamanan, ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah kerjanya tetap kondusif.</p>



<p>Kapolsek Panji, AKP Nanang Priyambodo, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan agar seluruh jajaran Polsek Panji, semakin dekat dengan masyarakat. Termasuk, mengetahui setiap persoalan-persoalan yang ada di tengah masyarakat, guna dicarikan solusi bersama.</p>



<p>Dengan adanya kegiatan Jumat Curhat, tambahnya, diharapkan pihaknya bisa menampung keluhan, masukan dan saran dari masyarakat. &#8220;Hari ini kita melaksanakan kegiatan Jumat Curhat di Kelurahan Mimbaan. Alhamdulillah, acara itu berjalan dengan lancar dan sukses,&#8221; paparnya.</p>



<p>Baca juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/sasar-224-pemudik-dishub-kota-malang-tambah-kuota-mudik-gratis-jadi-enam-bus">Sasar 224 Pemudik, Dishub Kota Malang Tambah Kuota Mudik Gratis Jadi Enam Bus</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/musrenbang-rkpd-2027-bupati-ipuk-sebut-fokus-penguatan-sdm-ekonomi-berbasis-hirilisasi-dan-pariwisata">Musrenbang RKPD 2027, Bupati Ipuk Sebut Fokus Penguatan SDM, Ekonomi Berbasis Hirilisasi dan Pariwisata</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-malang-pastikan-sanksi-tegas-untuk-sppg-yang-langgar-sop">Wali Kota Malang Pastikan Sanksi Tegas untuk SPPG yang Langgar SOP</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/diduga-korupsi-pengadaan-jasa-outsourcing-kpk-tetapkan-bupati-pekalongan-sebagai-tersangka">Diduga Korupsi Pengadaan Jasa Outsourcing, KPK Tetapkan Bupati Pekalongan sebagai Tersangka</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/terdakwa-dugaan-penggelapan-emas-rp-33-miliar-minta-diskon-hukuman">Terdakwa Dugaan Penggelapan Emas Rp 3,3 Miliar Minta &#8216;Diskon&#8217; Hukuman</a></li>
</ul>


<p>Ditambahkannya, ada beberapa keluhan yang disampaikan oleh warga Kelurahan Mimbaan, dalam Jumat Curhat. Diantaranya, mengenai keberadaan debt collector, apakah mempunyai hak untuk menyita sepeda motor yang belum bayar angsuran kredit. Lalu, masyarakat juga menanyakan STNK motor mati, karena belum bayar pajak. Apakah bisa disita kendaraannya oleh polisi yang sedang operasi, atau bagaimana. Kemudian, ada warga yang menanyakan jamu Anggur Kolesom, yang juga mengandung alkohol yang dijual di toko-toko jamu. Itu apakah memerlukan izin khusus dan apabila tidak punya izin, apakah akan disita.</p>



<p>&#8220;Adanya pertanyaan-pertanyaan tersebut, kami menerangkan bahwa yang berhak menyita kendaraan karena angsuran nunggak adalah leasing dan terdaftar pada akte fidusia. Lalu, ketika STNK masa berlakunya sudah mati, tidak otomatis disita kendaraannya. Namun, apabila kedapatan melanggar, maka SIM yang akan disita. Kalau tidak membawa STNK dan SIM, maka kendaraan motornya sebagai barang bukti,&#8221; ujar Kapolsek.</p>



<p>Sedangkan untuk peredaran minuman beralkhohol, tambahnya, sudah ada aturan di Perda. &#8220;Jadi, penjualnya harus mengantongi izin. Apabila tidak memiliki izin, maka tidak berhak menjual minuman beralkohol,&#8221; terangnya.</p>



<p>Dalam pelaksanaan Jumat Curhat itu, turut hadir Camat Panji, Lurah Mimbaan, tokoh agama dan masyarakat serta beberapa warga Kelurahan Mimbaan. <strong>(her/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">181447</post-id>	</item>
		<item>
		<title>2 Ton Pupuk Urea Bersubsidi dari Bondowoso Diamankan di Tengah Jalan Berikut Pickup oleh Polres Situbondo</title>
		<link>https://memontum.com/2-ton-pupuk-urea-bersubsidi-dari-bondowoso-diamankan-di-tengah-jalan-berikut-pickup-oleh-polres-situbondo</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Mar 2021 08:30:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Bondowoso]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[polres situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Panji]]></category>
		<category><![CDATA[Pupuk Subsidi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=136637</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Petugas kepolisian resort Situbondo bersama warga, berhasil mengamankan satu unit mobil pickup Mitsubishi L 300 yang mengangkut puluhan sak pupuk urea bersubsidi dari Kabupaten Bondowoso. Pickup ber Nopol P 8531 VG itu, diamankan di jalan desa, tepatnya di Dusun Pengkepeng, Kelurahan Mimbaan, Kecamatan Panji, Kabupaten Situbondo, Rabu (10/03) malam. Keterangan yang diperoleh [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Petugas kepolisian resort Situbondo bersama warga, berhasil mengamankan satu unit mobil pickup Mitsubishi L 300 yang mengangkut puluhan sak pupuk urea bersubsidi dari <strong><a href="https://memontum.com/tag/kabupaten-bondowoso">Kabupaten Bondowoso</a></strong>.</p>



<p>Pickup ber Nopol P 8531 VG itu, diamankan di jalan desa, tepatnya di Dusun Pengkepeng, Kelurahan Mimbaan, Kecamatan Panji, Kabupaten Situbondo, Rabu (10/03) malam.</p>



<p>Keterangan yang diperoleh memontum.com, sekitar pukul 19.00 anggota Polsek mendapat informasi dari warga, tentang adanya pickup yang dicurigai mengangkut pupuk urea bersubsidi dari Bondowoso, masuk ke wilayah Kecamatan Panji, Kabupaten Situbondo.</p>



<p>Dari informasi itu, petugas pun melakukan pengembangan di jalur yang akan dilintasi kendaraan itu.</p>



<p>Dua anggota Polsek Panji dengan mengendarai mobil polisi, pun kemudian mencurigai kendaraan yang memiliki ciri-ciri sesuai informasi.</p>



<p>Seketika itu, dilakukan pengejaran dan berhasil menghentikan mobil pikup di jalan desa. Saat diidentifikasi, diketahui sopir kendaraan bernama Rudi.</p>



<p>Dalam keterangan ke petugas, Rudi mengaku jika yang diangkutnya adalah pupuk urea bersubsidi sebanyak 2 ton. Pupuk-pupuk itu, tidak dilengkapi dokumen dari sebuah kios di Desa Botolinggo, Bondowoso.</p>



<p>&#8220;Saya hanya disuruh, Pak. Pupuk ini mengangkut dari kios di Desa Botolinggo dan kemudian oleh Wawan, pemilik pickup disuruh membawakan ke Situbondo, dengan alasan karena ada pembelinya,&#8221; ujar Rudi saat diperiksa penyidik.</p>



<p><strong>Baca juga: <a href="https://memontum.com/135905-polisi-situbondo-amankan-dua-terduga-illegal-logging-sonokeling-satu-diantaranya-berstatus-tersangka">Polisi Situbondo Amankan Dua Terduga Illegal Logging Sonokeling, Satu Diantaranya Berstatus Tersangka</a></strong></p>



<p>Kapolsek Panji, AKP Bambang Irianto, membenarkan mengenai diamankannya kendaraan berikut pupuk oleh anggotanya.</p>



<p>&#8220;Tadi malam kami bersama warga, berhasil mengamankan satu unit mobil pickup. Kendaraan itu membawa pupuk bersubsidi. Untuk tindak-lanjut, saya serahkan ke Polres Situbondo,&#8221; ujar Kapolsek Panji, Kamis (11/03) tadi.</p>



<p>Ditambahkan, selain mengamankan mobil pikup beserta barang bukti sekitar 2 ton pupuk itu, juga berhasil mengamankan sopir pickup, Rudi (34) dan kulinya, Ahmad Faisol (21). Keduanya, juga turut dibawa ke Mapolres Situbondo.</p>



<p>&#8220;Sopir dan keneknya itu berasal dari Wonosari, Kabupaten Bondowoso,&#8221; terang AKP Bambang Irianto. <strong>(her/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">136637</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Mantan Sopir Nekat Gantung Diri, Diduga Depresi Berat Masalah Ekonomi</title>
		<link>https://memontum.com/mantan-sopir-nekat-gantung-diri-diduga-depresi-berat-masalah-ekonomi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 07 Jan 2020 00:04:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[gantung diri]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Panji]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/103544-mantan-sopir-nekat-gantung-diri-diduga-depresi-berat-masalah-ekonomi</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Diduga mengalami depresi berat karena merasa tak bisa menafkahi keluarganya, mantan sopir bernama Suhatijo (51) ditemukan tewas gantung diri di tempat penyimpanan makanan ternak, sekitar rumahnya, di Desa Siliwung, Kecamatan Panji, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur. Senin (6/1/2020) pagi. Keterangan yang berhasil dihimpun Wartawan Memontum.com dilapangan, Korban diduga kuat menjerat lehernya sendiri dengan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Diduga mengalami depresi berat karena merasa tak bisa menafkahi keluarganya, mantan sopir bernama Suhatijo (51) ditemukan tewas gantung diri di tempat penyimpanan makanan ternak, sekitar rumahnya, di Desa Siliwung, Kecamatan Panji, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur. Senin (6/1/2020) pagi.</p>
<p>Keterangan yang berhasil dihimpun Wartawan Memontum.com dilapangan, Korban diduga kuat menjerat lehernya sendiri dengan tali tambang warna biru, yang bagian ujungnya diikat ke bagian atap tempat penyimpanan pakan ternak (kandang sapi).</p>
<p><div id="attachment_103545" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-103545" decoding="async" class="size-full wp-image-103545" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200107-WA0013-copy.jpg?resize=740%2C444&#038;ssl=1" alt="TEWAS GANTUNG DIRI : Korban saat ditemukan tewas gantung diri. (imam)" width="740" height="444" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200107-WA0013-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200107-WA0013-copy.jpg?resize=300%2C180&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200107-WA0013-copy.jpg?resize=600%2C360&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200107-WA0013-copy.jpg?resize=200%2C120&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200107-WA0013-copy.jpg?resize=590%2C354&amp;ssl=1 590w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200107-WA0013-copy.jpg?resize=400%2C240&amp;ssl=1 400w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-103545" class="wp-caption-text">TEWAS GANTUNG DIRI : Korban saat ditemukan tewas gantung diri. (imam)</p></div></p>
<p>Jasad korban ditemukan menggantung oleh istrinya sendiri, Nawema (45), sekitar pukul 04.00 WIB pagi dan saat ditemukan, korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa.</p>
<p>“Menurut keterangan istri korban, usai shalat subuh dia tidak melihat suaminya di dalam rumah. Karena khawatir dengan kondisi suaminya, maka dia langsung mencari dan menemukan suaminya sudah dalam kondisi gantung diri di tempat menyimpan makanan ternak,” terang Kanit Reskrim Polsek Panji, Aiptu Shokib.</p>
<p>Suhatijo nekat mengakhiri hidupnya, jelas Aiptu Shokib, diduga karena depresi tak dapat menafkahi keluarganya lagi. Pria yang tadinya bekerja sebagai sopir ini, memang menderita stroke ringan setelah mengalami kecelakaan lalu lintas.</p>
<p>Sejak itu, dia berhenti menjadi sopir. Untuk menopang kebutuhan ekonomi keluarganya sang istri bekerja serabutan. Bahkan, seorang anaknya juga memilih kerja keluar negeri menjadi TKI.</p>
<p>“Korban Suhatijo sudah beberapa kali berusaha mengakhiri hidupnya. Beberapa waktu lalu, korban juga pernah berusaha mencelakai dirinya sendiri dengan membentur-benturkan kepalanya ke batu. Beruntung, aksi nekat itu berhasil ditemukan dan dicegah oleh tetangga dekatnya, sehingga korban terlepas dari maut,” tutur salah seorang tetangga korban yang enggan namanya dikorankan. <strong>(im/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">103544</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kapolsek Panji Sapa Anak-Anak di Sekolah</title>
		<link>https://memontum.com/kapolsek-panji-sapa-anak-anak-di-sekolah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Jul 2018 12:33:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Panji]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/47617-kapolsek-panji-sapa-anak-anak-di-sekolah</guid>

					<description><![CDATA[* Ajarkan Disiplin, Humanis dan Tertib Berlalu Lintas Sejak Dini Memontum Situbondo &#8211; Kapolsek Panji AKP Hariono,SH melaksanakan sambang ke SDN 1 Curah Jeru, Kecamatan Panji, menyapa siswa baru yang sangat antusias atas kedatangan Polisi. Selasa (17/07/2018) Keterangan yang dihimpun Wartawan Memontum.com, kegiatan sambang ke sekolah tersebut dalam rangka kegiatan Polisi Sahabat Anak, yang bertujuan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2><strong>* Ajarkan Disiplin, Humanis dan Tertib Berlalu Lintas Sejak Dini</strong></h2>
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Kapolsek Panji AKP Hariono,SH melaksanakan sambang ke SDN 1 Curah Jeru, Kecamatan Panji, menyapa siswa baru yang sangat antusias atas kedatangan Polisi. Selasa (17/07/2018)</p>
<p>Keterangan yang dihimpun Wartawan Memontum.com, kegiatan sambang ke sekolah tersebut dalam rangka kegiatan Polisi Sahabat Anak, yang bertujuan menyapa anak-anak agar tidak merasa takut dengan Polisi, serta menjadikan Polisi sebagai sahabat dan bisa lebih mengerti akan tugas-tugas Polisi.</p>
<p>Paradigma polisi yang semakin dicintai masyarakat dapat dilihat dalam kegiatan sambang sekolah yang dilakukan Kapolsek Panji. Kehadiran polisi dalam lingkungan sekolah dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya keamanan dan ketertiban masyarakat yang ditanamkan sejak dini.</p>
<p>Kapolsek Panji Ajun Komisaris Polisi Hariono,SH mengatakan Polisi Sahabat Anak merupakan salah satu program Polri untuk lebih dekat dengan anak-anak, menunjukkan keramahannya di lingkungan sekolah.</p>
<p>“ Kehadiran Polisi merupakan pendidikan usia dini dalam meningkatkan disiplin anak, tertib berlalu lintas dan menghormati orang yang lebih tua merupakan harapan dari dilaksanakannya kegiatan ini,“ kata AKP Hariono. <strong>(im/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">47617</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ngaku Wartawan Mingguan,  Pengamen Rusak Papan Imbauan di Terminal Situbondo</title>
		<link>https://memontum.com/ngaku-wartawan-mingguan-pengamen-rusak-papan-imbauan-di-terminal-situbondo</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Oct 2017 08:29:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[pengrusakan]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Panji]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/313-ngaku-wartawan-mingguan-pengamen-rusak-papan-imbauan-di-terminal-situbondo</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Tim Resmob Polres Situbondo mengamankan satu pengamen berinisial YN (31) warga desa Kotakan, Kecamatan Situbondo Kota yang mengaku wartawan mingguan JK, diduga sering merusak papan himbauan yang bertuliskan &#8220;dilarang mengamen di terminal&#8221; dan kerap memaksa pada penumpang, khususnya Kondektur Bus AKDP, Senin (16/10/2017) pukul 09.00 Wib. Informasi yang berhasil dihimpun Memo X, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Tim Resmob Polres Situbondo mengamankan satu pengamen berinisial YN (31) warga desa Kotakan, Kecamatan Situbondo Kota yang mengaku wartawan mingguan JK, diduga sering merusak papan himbauan yang bertuliskan &#8220;dilarang mengamen di terminal&#8221; dan kerap memaksa pada penumpang, khususnya Kondektur Bus AKDP, Senin (16/10/2017) pukul 09.00 Wib.</p>
<p>Informasi yang berhasil dihimpun Memo X, pengamen yang berinisial YN itu kerap menjalankan aksinya di sekitaran Terminal Besuki dan terminal Situbondo, Kabupaten Situbondo.</p>
<p> <em>YN saat dibawa Tim Resmob Polres Situbondo <strong>(riy)</strong></em></p>
<p>Petugas terminal Situbondo yang tidak mau dikorankan namanya, mengatakan Kejadian itu berawal dari pengamen yang berinisial YN merusak papan himbauan di area terminal lalu ditegur oleh beberapa Pengamen lainnya dan sempat terjadi Cekcok mulut dan YN mengaku wartawan mingguan JK anggota dari Kabiro Media JK Situbondo yang berinisial RP. Lalu diamankan ke pos Terminal sebelum dibawa polisi.</p>
<p>Abdurrahman (50) Kondektur Bus AKDP saat diwawancarai Memontum, mengatakan YN beberapa waktu yang lalu juga merusak papan himbauan di area terminal Besuki dan sempat mengamuk ke beberapa Sopir dan Kondektur pada saat itu.</p>
<p> <em>Puluhan Wartawan mingguan dan Harian saat mengamati pengamen yang mengaku Wartawan mingguan JK diamankan di pos Terminal Situbondo <strong>(riy)</strong></em></p>
<p>Kasatreskrim Polres Situbondo, AKP Masykur,SH Melalui Kapolsek Panji AKP Hariyono SH saat dikonfirmasi Memontum, membenarkan telah mengamankan pengamen ngaku wartawan mingguan JK berinisial YN yang diduga merusak papan himbauan di Terminal Situbondo, Senin (16/10/2017), karena kerap meresahkan penumpang atau Kondektur yang ada di sekitaran terminal itu.</p>
<p>“Sehari-hari mereka mengamen. Tapi kalau tidak diberi uang, suka memaksa. Sasarannya penumpang dan Kondektur dan ngelantur pembicaraan nya mengaku wartawan disalah satu media mingguan,” kata AKP Hariyono SH kepada Memontum.</p>
<p>AKP Hariyono menjelaskan, dalam pemeriksaan petugas sementara orang tersebut mengalami orang dalam gangguan jiwa (ODGJ). “Menurut mereka papan himbauan itu dirusak karena tertulis tidak boleh mengamen,” tukasnya.</p>
<p>Selanjutnya, YN dibawa ke Polsek Panji Situbondo dan setelah dilakukan pemeriksaan dan pendataan diantarkan pulang kerumahnya di desa Kotakan, Kecamatan Situbondo Kota,Kabupaten Situbondo. <strong>(riy/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">313</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
