<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>polsek panti &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/polsek-panti/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 27 Jan 2020 12:48:07 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>polsek panti &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Pesta Miras Dirangkul Polisi, 7 ABG Jember Sungkem di Kaki Orang Tua</title>
		<link>https://memontum.com/pesta-miras-dirangkul-polisi-7-abg-jember-sungkem-di-kaki-orang-tua</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Jan 2020 12:48:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Miras Oplosan]]></category>
		<category><![CDATA[Pesta Miras]]></category>
		<category><![CDATA[polsek panti]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/105004-pesta-miras-dirangkul-polisi-7-abg-jember-sungkem-di-kaki-orang-tua</guid>

					<description><![CDATA[Jember, Memontum &#8211; Tujuh remaja asal kKecamatan Panti diciduk Jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Panti, pasalnya kedapatan mabuk miras oplosan di tempat umum yakni di sekitar perempatan Jalan Dusun Karang Asem Desa Glagah Wero, Kecamatan Panti, Minggu (26/1/2020) malam. Tanpa ada perlawanan ketujuh remaja saat digelandang ke Mapolsek Panti. Ketujuh remaja tersebut antara lain AN (17), [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jember, Memontum</strong> &#8211; Tujuh remaja asal kKecamatan Panti diciduk Jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Panti, pasalnya kedapatan mabuk miras oplosan di tempat umum yakni di sekitar perempatan Jalan Dusun Karang Asem Desa Glagah Wero, Kecamatan Panti, Minggu (26/1/2020) malam.</p>
<p>Tanpa ada perlawanan ketujuh remaja saat digelandang ke Mapolsek Panti. Ketujuh remaja tersebut antara lain AN (17), AF (17), RE ( 16), DM (15), FS (17), MR ( 17 ) dan IR (17). Tiga diantaranya masih berstatus pelajar aktif dan empat lainnya merupakan pemuda pengangguran. Mereka ditangkap karena mengganggu ketertiban umum.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-105005" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200127-WA0091-copy.jpg?resize=740%2C493&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="493" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200127-WA0091-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200127-WA0091-copy.jpg?resize=300%2C200&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200127-WA0091-copy.jpg?resize=600%2C400&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200127-WA0091-copy.jpg?resize=200%2C133&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>“Karena di bawah umur, kami memanggil orang tua mereka dan perwakilan dari perangkat Desa, &#8221; jata Kapolsek Panti Ajun Komisaris Polisi M Zuhri, saat ditemui Memontum.com di kantornya, Senin (27/1/2020) siang.</p>
<p>Zuhri menerangkan, mereka ditemukan mabuk – mabukan oleh Petugas Patroli Cipta kondisi Keamanan dan ketertiban Masyarakat (Cipkon Kamtibmas) Polsek Panti dan saat petugas memeriksa minuman. Ketujuhnya menegak minuman keras oplosan alkohol 70 % yang dicampur salah satu merk minuman energi.</p>
<p>“Sebagai ganjaran hukuman pembinaan, mereka kami suruh bersujud sungkem kepada orang tua masing – masing untuk meminta maaf dan hormat kepada bendera merah putih sambil menyanyikan lagu Indonesia Raya dan membuat surat pernyataan serta berjanji tidak mengulangi perbuatannya itu lagi,” ungkap Zuhri.</p>
<p>Zuhri memilih memberikan sentuhan pembinaan sungkem kepada orang tua, bermaksud untuk menumbuhkan kesadaran, agar para remaja dapat bertobat dari perbuatan maksiat yang dilarang baik, secara agama maupun secara hukum. <strong>(gik/yud/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">105004</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Mayat Nesa Ditemukan di Sungai</title>
		<link>https://memontum.com/mayat-nesa-ditemukan-di-sungai</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 25 Sep 2018 12:16:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Penemuan Mayat]]></category>
		<category><![CDATA[polsek panti]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/57159-mayat-nesa-ditemukan-di-sungai</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Nesa (50) warga Dusun Darungan, RT 02 RW 07 Desa/Kecamatan Panti Kabupaten Jember, Ditemukan tewas dengan kondisi sudah tidak bernyawa di sungai Plendo sekitar pukul 04.30 wib, Selasa (25/9/2018). Sontak, sungai yang terletak di Dusun Darungan, Desa/kecamatan Panti tersebut mendadak ramai didatangi orang setelah Bu. Is warga setempat, melaporkan temuannya kepada seorang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Nesa (50) warga Dusun Darungan, RT 02 RW 07 Desa/Kecamatan Panti Kabupaten Jember, Ditemukan tewas dengan kondisi sudah tidak bernyawa di sungai Plendo sekitar pukul 04.30 wib, Selasa (25/9/2018). Sontak, sungai yang terletak di Dusun Darungan, Desa/kecamatan Panti tersebut mendadak ramai didatangi orang setelah Bu. Is warga setempat, melaporkan temuannya kepada seorang warga. </p>
<p>&#8221; Ketika itu aku hendak ke sungai dan melihat tubuh seorang wanita yang tergeletak di sungai, yang kondisinya sudah tidak bernyawa, Waktu itu sekitar pukul 04.30 wib. &#8221; ujarnya. Selanjutnya Perempuan berumur 30 tahun ini melaporkan temuannya ke oak Mufid tetangganya, kemudian Laki laki berumur 62 tahun ini beranjak melaporkan temuan itu ke Polsek Panti. </p>
<p>Tak berselang lama Kepolisian Sektor (Polsek) Panti yang mendapat Laporan Temuan itu mendatangi Lokasi untuk melakukan Olah Tempat Kejadian perkara (TKP). Polisi memasang garis polisi disekitar TKP agar orang &#8211; orang tidak masuk ke lokasi untuk mempermudah polisi melakukan olah TKP. </p>
<p>&#8220;Setelah kita melakukan olah  TKP Tidak ditemukan tanda &#8211; Tanda penganiayaan ditubuh korban, sementara korban diduga meninggal karena terpleset saat hendak ke sungai. &#8221; Ungkap Kapolsek Panti AKP Suhri menandaskan. <strong>(yud/yan)</strong> </p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">57159</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
