<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>polsek pare &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/polsek-pare/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 04 Oct 2019 10:58:30 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>polsek pare &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Stres Hernia Tak Sembuh, Kakek Renta Nekat Gantung Diri</title>
		<link>https://memontum.com/stres-hernia-tak-sembuh-kakek-renta-nekat-gantung-diri</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 26 Jun 2019 12:23:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[gantung diri]]></category>
		<category><![CDATA[polsek pare]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/86660-stres-hernia-tak-sembuh-kakek-renta-nekat-gantung-diri</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Karena menderita hernia tak kunjung sembuh, Supariyo (65) warga jalan Asparaga, Dusun Tegalsari, Desa Tulungrejo, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri nekat gantung diri kemarin. Menurut Santoso (50) dan Widodo (40) warga setempat yang mengetahui pertama kali jenazah Supariyo sudah menggantung ditiang belakang rumahnya menggunakan tali tambang, saat keduanya melintas didekat rumah korban. Saat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; Karena menderita hernia tak kunjung sembuh, Supariyo (65) warga jalan Asparaga, Dusun Tegalsari, Desa Tulungrejo, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri nekat gantung diri kemarin.</p>
<p>Menurut Santoso (50) dan Widodo (40) warga setempat yang mengetahui pertama kali jenazah Supariyo sudah menggantung ditiang belakang rumahnya menggunakan tali tambang, saat keduanya melintas didekat rumah korban.</p>
<p>Saat itu juga keduanya segera melaporkan kejadian tersebut kepada Matsudi (50) Kasun setempat dan diteruskan ke Polsek Pare.</p>
<p>Kapolsek Pare, AKP Mustakim membenarkan kejadian kasus gantung diri menggunakan tali tambang warna biru yang diikat di lehernya dan menggantung, sehingga menyebabkan korban meninggal dunia. “Dari hasil pemeriksaan Piket Inafis Polres Kediri dan Dokter Puskesmas Pare dr. Norman Alfyanto, pada tubih tidak diketemukan tanda tanda penganiayaan atau kekerasan, “ katanya.</p>
<p>Masih kata AKP Mustakim, dari keterangan yang didapat saksi keluarganya, korban menderita sakit Hernia nsmun tak kunjung sembuh, padahal sudah beberapa kali operasi, sehingga depresi dan nekat gantung diri.</p>
<p>Keluarga korban iklas dan menolak untuk tidak dilakukan otopsi dalam dan membuat surat pernyataan.</p>
<p>Dari kejadian ini, polisi mengankan barang nukti tali tampar warna biru panjang sekitar 2 meter dan bukti VER.<strong>(mid/im/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">86660</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bayi Perempuan Dibuang Dibungkus Plastik Kresek</title>
		<link>https://memontum.com/bayi-perempuan-dibuang-dibungkus-plastik-kresek</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 21 Jun 2018 12:55:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[bayi dibuang]]></category>
		<category><![CDATA[penemuan bayi]]></category>
		<category><![CDATA[polsek pare]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/44855-bayi-perempuan-dibuang-dibungkus-plastik-kresek</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Warga Dusun Mojolegi Desa Bendo Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, digegerkan dengan penemuan jasad bayi perempuan dalam plasik kresek Kamis (21/6/2018). Kasubag Humas Polres Kediri AKP. Setijo Budi mengatakan, jasad bayi tersebut pertama kali ditemukan oleh anak-anak kampung yang sedang mencari ikan di aliran sungai, sekitar pukul 08.39 anak-anak sedang mencari kresek untuk [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; Warga Dusun Mojolegi Desa Bendo Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, digegerkan dengan penemuan jasad bayi perempuan dalam plasik kresek Kamis (21/6/2018). Kasubag Humas Polres Kediri AKP. Setijo Budi mengatakan, jasad bayi tersebut pertama kali ditemukan oleh anak-anak kampung yang sedang mencari ikan di aliran sungai, sekitar pukul 08.39 anak-anak sedang mencari kresek untuk mewadahi ikan yang didapat.</p>
<p>    Tak berselang lama, para pencari ikan yang didominasi usia belasan tahun itu menemukan plastik warna hitam. Namun saat kantung kresek tersebutdibuka, dengan rasa kaget dan takut, anak-anak itu melihat jasad bayi dalam keadaan meninggal dunia. </p>
<p>     Atas temuan itu, lantas membuat anak-anak tersebut memanggil Muanam yang kebetulan lewat. &#8221; Saat itu juga Muanam melaporkan kejadian itu ke Polsek Pare untuk dilakukan penanganan,&#8221; jelas Setijo Budi.</p>
<p>   Saat ini jasad bayi telah diamankan dan dikirim ke RS Bhayangkara. Sementara untuk kasus ini masih dalam proses penyelidikan lebih mendalam untuk melacak siapa ibu biadap yang tega membuang bayinya itu.<strong>(aji/im/mid/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">44855</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Arena Sabung Ayam Diobrak,  3 Pejudi Diciduk</title>
		<link>https://memontum.com/arena-sabung-ayam-diobrak-3-pejudi-diciduk</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 07 Mar 2018 14:11:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[pasal 303. perjudian]]></category>
		<category><![CDATA[polsek pare]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/30354-arena-sabung-ayam-diobrak-3-pejudi-diciduk</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8212; Tiga pejudi sabung ayam berhasil diamankan, saat jajaran Polsek Pare melakulan penyergapan arena perjudian sabung ayam di Desa Suberbendo, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri. Para penjudi itu Ramijan (55) warga Desa Pelem, Kecamatan Pare, Sudardak (40) warga Kecamatan Pare dan Subur Santoso (46) warga Desa Tertek, Kecamatan Pare. Kapolsek Pare, AKP Mustakim mengatakan, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kediri </strong>&#8212; Tiga pejudi sabung ayam berhasil diamankan, saat jajaran Polsek Pare melakulan penyergapan arena perjudian sabung ayam di Desa Suberbendo, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri. </p>
<p>   Para penjudi itu Ramijan (55) warga Desa Pelem, Kecamatan Pare, Sudardak (40) warga Kecamatan Pare dan Subur Santoso (46) warga Desa Tertek, Kecamatan Pare. </p>
<p>    Kapolsek Pare, AKP Mustakim mengatakan, pihaknya menerima laporan  arena  judi sabung ayam di sebuah perkebunan kosong di Desa Sumberbendo, Kecamatan Pare. &#8220;saat menerima informasi dari masyarakat,  polisi langsung  melakukan penggerebekan,&#8221;katanya. </p>
<p>   Pelaku tidak bisa melarikan diri saat penggrebekan  tim buser Polsek Pare,  mereka langsung digiring bersama barang bukti. Tapi sayangnya seluruh penonton judi berhasil kabur, &#8221; Polisi hanya mengamankan 13 unit sepeda motor yang ditinggalkan di lokasi,&#8221; lanjut Mustakim. </p>
<p>   Dari lokasi penggerebekan, polisi mengamankan barang bukti dua ekor ayam jago, uang tunai Rp 150.000, satu kurungan ayam, satu ember plastik dan belasan sepeda motor.</p>
<p>    Saat ini ketiga pelaku masih menjalani pemeriksaan,  dan para penjudi itu dijerat menggunakan pasal 303 KUHP tentang perjudian dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara.<strong> (hyo/ags)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">30354</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
