<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>polsek pesantren &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/polsek-pesantren/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 30 Sep 2019 17:22:16 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>polsek pesantren &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Usai Curi Pepaya,  Joko Mati Mendadak di Kebun</title>
		<link>https://memontum.com/usai-curi-pepaya-joko-mati-mendadak-di-kebun</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 02 Jul 2019 03:41:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[meninggal mendadak]]></category>
		<category><![CDATA[pencurian]]></category>
		<category><![CDATA[polsek pesantren]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/87063-usai-curi-pepaya-joko-mati-mendadak-di-kebun</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Warga Kelurahan Banaran Kecamatan Pesantren Kota Kediri digegerkan adanya mayat Joko (69) warga Dusun Bendosari Desa Bendo Kecamatan Pare yang meninggal dunia di kebun pepaya milik Agus warga Banaran, pada Senin (1/7/2019). Sutrisno (48) warga Desa Sumberagung -Wates Kabupaten Kediri yang pertama kali menemukan mayat korban, saat ia akan menebang tebu sekitar [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; Warga Kelurahan Banaran Kecamatan Pesantren Kota Kediri digegerkan adanya mayat Joko (69) warga Dusun Bendosari Desa Bendo Kecamatan Pare yang meninggal dunia di kebun pepaya milik Agus warga Banaran, pada Senin (1/7/2019).</p>
<p>Sutrisno (48) warga Desa Sumberagung -Wates Kabupaten Kediri yang pertama kali menemukan mayat korban, saat ia akan menebang tebu sekitar pukul 07.00 Wib.</p>
<p>Kapolsek Pesantren, Kompol Paidi Sadiarto mengatakan, berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi menemukan barang bukti berupa pepaya yang telah di masukkan kedalam karung putih, yang berada disamping jenazah Joko.</p>
<p>Selain itu, polisi juga menemukan sepeda motor milik Joko yang lokasinya berdekatan dengan jasadnya. &#8220;Sejumlah barang bukti yang ditemukan polisi, ini mengarah pada tindakan pencurian. Kita duga, Joko melakukan tindak pidana pencurian di tempat ini, &#8221; katanya.</p>
<p>Kapolsek menambahkan, saat ini petugas masih menunggu hasil visum etpertum dan pemeriksaan dari tim identifikasi Polres Kediri. “Kita masih menunggu visum dan pemeriksaan dari tim identifikasi apakah ada tanda penganiayaan atau tidak, karena ada bercak darah di TKP, ” imbuhnya.</p>
<p>Saat ini jasad Joko telah dibawa ke RS Bhayangkara Kediri untuk dilakukan proses otopsi.</p>
<p>Barang bukti yang diamankan petugas, 1 unit sepeda motor yang diduga milik korban dan 1 karung plastik warna putih berisi buah pepaya. <strong>(mid/uni/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">87063</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bawa Sabu, Perangkat  Desa Wonocatur Ditangkap Polisi</title>
		<link>https://memontum.com/bawa-sabu-perangkat-desa-wonocatur-ditangkap-polisi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 05 Feb 2018 17:01:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[oknum]]></category>
		<category><![CDATA[pasal 112]]></category>
		<category><![CDATA[Perangkat Desa]]></category>
		<category><![CDATA[polsek pesantren]]></category>
		<category><![CDATA[sabu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/24736-bawa-sabu-perangkat-desa-wonocatur-ditangkap-polisi</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8212; Imam Nurkholis oknum perangkat Desa Wonocatur kecamatan Ngasem Kabupaten Kediri ditangkap jajaran Polsek Pesantren karena terbukti membawa paket narkoba jenis sabu sabu bersama Agus Heru Sahudi (33) tetangganya. Berdasarkan informasi dari Polsek Pwsantrem, kasus ini terungkap saat petugas melakukan razia operasi Cipta Kondisi di Jl Brigjen Pol Imam Bahri depan polsek Pesantren. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kediri </strong>&#8212; Imam Nurkholis oknum perangkat Desa Wonocatur kecamatan Ngasem Kabupaten Kediri ditangkap jajaran Polsek Pesantren karena terbukti membawa paket narkoba jenis sabu sabu bersama Agus  Heru Sahudi (33) tetangganya. </p>
<p>    Berdasarkan informasi dari Polsek Pwsantrem,  kasus ini terungkap saat petugas melakukan razia operasi Cipta Kondisi di Jl Brigjen Pol Imam Bahri depan polsek Pesantren. </p>
<p>    Saat itu,  Imam dan Agus mengendarai mobil Honda Jazz nopol AG 1160 HF, saat kendaraan dihentikan untuk diperiksa petugas menemukan barang yang mencurigakan di jok depan.</p>
<p>   Kanit Reskrim Polsek Pesantrem Iptu Panggayuh mengatakan, kedua penumpangnya yakni Imam dan Agus digeledah petugas, saat itu dari saku celana Imam ditemukan narkotika sabu &#8211; sabu yang dikemas plastik serta dibungkus dengan kertas tisu.&#8221;Petugas juga menemukan sepererangkat alat hisap,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>    Karena ditemukan narkoba, Imam dan Agus langsung diamankan di Mapolsek Kediri. Petugas juga melakukan tes urin ke RS Bhayangkara dengan hasil positif keduanya pengguna sabu.</p>
<p>    Dari tangan kedua pelaku, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa sabu -sabu 0,27 gram dan 0,14,  mobil Honda Jazz nopol AG 1160 HF, jaket jeans warna biru untuk tempat pipet, celana pendek corak kotak-kotak warna krem tempat mengantongi sabu-sabu.</p>
<p>    Selain itu polisi  juga mengamankan botol berisi 100 ml alkohol 95 persen dengan sumbu sebagai pembakar. Sebuah botol air mineral kecil yang digunakan untuk bong dan pipa kaca kecil atau pipet untuk tempat sabu-sabu yang akan dibakar, sebuah HP merk Nokia warna hitam berisi dua nomor telepon.</p>
<p>    Saat ini kedua tersangka tengah menjalani pemeriksaan di Mapolsek Pesantren untuk pengembangkan kasus ini dengan mencari pemasoknya. Sedangkan kedua tersangka bakal dijerat dengan pasal 112, 114 dan 127 UU RI No 35/2009 tentang Narkotika.<strong> (mid/yan)  </strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">24736</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Setnov Tewas Over Dosis Usai Pesta Miras bersama Kekasihnya</title>
		<link>https://memontum.com/setnov-tewas-dosis-usai-pesta-miras-bersama-kekasihnya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Nov 2017 13:49:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Miras]]></category>
		<category><![CDATA[polsek pesantren]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/9210-setnov-tewas-dosis-usai-pesta-miras-bersama-kekasihnya</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8212; Setya Novanto (Setnov) diketahui tewas over dosis usai pesta minuman keras (miras) bersama Alif Novitasari (19) kekasihnya. Berdasarkan informasi dari Polsek Pesantren menyebutkan, pemuda usia 21 tahun warga Kelurahan Betet Kecamatan Pesantren Kota Kediri yang akrab disapa Setnov itu, meninggal dunia di RS Polda Bhayangkara Kediri karena pesta miras dan over dosis. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8212; Setya Novanto (Setnov) diketahui tewas over dosis usai pesta minuman keras (miras) bersama Alif Novitasari (19) kekasihnya. Berdasarkan informasi dari Polsek Pesantren menyebutkan, pemuda usia 21 tahun warga Kelurahan Betet Kecamatan Pesantren Kota Kediri yang akrab disapa Setnov itu, meninggal dunia di RS Polda Bhayangkara Kediri karena pesta miras dan over dosis.</p>
<p>  Sedanglan Alif Novitasari warga Kelurahan Ngronggo beserta dua temannya, yakni Uca Satriyanggono (23) warga Kelurahan Banjaran Gg. 1. Nomor 9 dan Nico Oshie (24) warga Kelurahan Setono Pande Gg. 5 Nomor 1 kini sedang menjalani perawatan medis.</p>
<p>Kapolsek Pesantren, Kompol ST Nuriansana Natsir mengatakan saat Setnov merayakan ultah kekasihnya yang kuliah di sekolah perawat pada salah satu institut swasta di Kota Kediri bersama 7 orang temannya.</p>
<p>“Rasanya memang beda, di situ ada sekitar 6 botol mineral ukuran besar berisi miras. Akhirnya kami minum bersama pada Kamis malam,” kata Uca kepada Kapolsek Pesantren.</p>
<p>Atas kejadian ini lanjut Kapolsek Pesantren, Kompol ST Nuriansana Natsir, dia  merasa prihatin dan ini merupakan hikmah kepada para orang tua. &#8220;Para orang tua bisa mengambil hikmah dari kejadian ini untuk mengawasi anak-anaknya jangan sampai terjerumus dalam hubungan bebas,” jelas Kapolsek Pesantren.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">9210</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
