<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Polsek Peterongan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/polsek-peterongan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 04 Oct 2019 10:35:31 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Polsek Peterongan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Senggolan, Gegeran, 30 Pemuda Hajar 2 Pemuda Sampek Klenger</title>
		<link>https://memontum.com/senggolan-gegeran-30-pemuda-hajar-2-pemuda-sampek-klenger</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Jul 2018 13:39:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Jombang]]></category>
		<category><![CDATA[pasal 170]]></category>
		<category><![CDATA[penganiayaan]]></category>
		<category><![CDATA[pengeroyokan]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Peterongan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/47767-senggolan-gegeran-30-pemuda-hajar-2-pemuda-sampek-klenger</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jombang &#8211; Tidak terima disenggol saat menonton pertandingan sepak bola RTB (18) seorang pelajar Madarasah Aliyah di Jombang dan 29 rekannya tega melakukan pengeroyokan. Akibat pengeroyokan tersebut Angga Kristanto (28) dan Danang Margianto (26) terpaksa dilarikan ke RSUD karena mengalami luka berat.Rabu,(18/7/2018). &#8220;Pengeroyokan dilakukan oleh tersangka bersama sekitar 30 orang, yang mengakibatkan Angga Kristanto [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Jombang</strong> &#8211; Tidak terima disenggol saat menonton pertandingan sepak bola RTB (18) seorang pelajar Madarasah Aliyah di Jombang dan 29 rekannya tega melakukan pengeroyokan. Akibat pengeroyokan tersebut Angga Kristanto (28) dan Danang Margianto (26) terpaksa dilarikan ke RSUD karena mengalami luka berat.Rabu,(18/7/2018).</p>
<p>&#8220;Pengeroyokan dilakukan oleh tersangka bersama sekitar 30 orang, yang mengakibatkan Angga Kristanto warga Ds. Sengon Kec./Kab. Jombang mengalami luka robek dikepala bagian belakang sebelah kanan dan luka robek dibibir atas sebelah kanan,sementara Danang Margianto warga Sumoyono Ds. Cukir Kec. Diwek Kab. Jombang mengalami luka robek di kepala sebelah kiri,&#8221; ujar Kapolsek Peterongan AKP Mintarto.</p>
<p>Mintarto menjelaskan,motif dibalik pengeroyokan itu terjafi karena tersangka tersinggung akibat bersenggogal sewaktu nonton pertandingan sepak bola di stadion Jombang pada hari Minggu tanggal (15/7/2018). Selanjutnya pada hari selasa (17/7/2018) Tersangka mengirim pesan kepada korban melalui WA untuk diajak bertemu di area Taman tirta wisata Keplaksari Peterongan guna menyelesaikan kesalahpahaman. Namun setelah korban menunggu lama di lokasi yang ditentukan, tersangka datang bersama 30 rekannya dan melakukan pengeroyokan</p>
<p>&#8220;Dari kejadian tersebut, berhasil diamankan tersangka dengan barang bukti 5 (lima) unit sepeda motor berbagai merk.1 (satu) buah HP merk Xiomi warna hitam putih. Dan tersangka kita jerat dengan pasal 170 (1),(2) ke KUHP, tentang tindakan pengeroyokan yang mengakibatkan korban mengalami luka berat,&#8221; pungkas AKP Mintarto. <strong>(ham/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">47767</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Transaksi Motor Bodong, Dua Curanmor Disergap Polisi</title>
		<link>https://memontum.com/transaksi-motor-bodong-dua-curanmor-disergap-polisi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 14 Mar 2018 13:01:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Jombang]]></category>
		<category><![CDATA[Curanmor]]></category>
		<category><![CDATA[Motor Bodong]]></category>
		<category><![CDATA[pasal 363]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Peterongan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/31572-transaksi-motor-bodong-dua-curanmor-disergap-polisi</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jombang &#8212; Dua pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor), AR (37) dan PR (25) ditangkap anggota Polsek Peterongan. Keduanya ditangkap di Desa Ploso Kerep, Kecamatan Sumobito, Jombang Jawa Timur, Rabu (14/3/2018). Kapolsek Peterongan AKP Mintarto, menerangkan penangkapan bermula saat petugas menciduk RBF penadah (22) warga Desa Gadungan Kecamatan Puncu Kabupaten Kediri yang akan bertransaksi dengan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Jombang</strong> &#8212; Dua pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor), AR (37) dan PR (25) ditangkap anggota Polsek Peterongan. Keduanya ditangkap di Desa Ploso Kerep, Kecamatan Sumobito, Jombang Jawa Timur, Rabu (14/3/2018).</p>
<p>Kapolsek Peterongan AKP Mintarto, menerangkan penangkapan bermula saat petugas menciduk RBF penadah (22) warga Desa Gadungan Kecamatan Puncu Kabupaten Kediri yang akan bertransaksi dengan para tersangka via online di depan patung garuda Pare, Kediri.</p>
<p>Dari hasil pengembangan tersebut kami menangkap kedua pelaku di Desa Plosokerep, Kecamatan Sumobito, Jombang.</p>
<p>&#8220;Mereka ini sedang transaksi motor bodong. Mereka tidak tahu kalau tim cyber kami sudah mengamati mereka. Tanpa banyak basa-basi, pihak kami langsung membekuk para pelaku,&#8221; ujar Minarto.</p>
<p>Dari tangan tersangka polisi mengamankan 7 unit sepeda motor berbagai merk, 2 mesin protolan merk honda dan 1 kerangka motor beserta barang bukti dua Buah Handphone merk Oppo, dan uang Rp 250.000.</p>
<p>&#8220;Semua barang bukti dan pelaku sudah kita bawa ke Polsek Peterongan untuk penyidikan lebih lanjut,<br />
Ketiganya akan dijerat dengan pasal 363 KUH Pidana dengan ancaman hukuman diatas lima tahun kurungan penjara,&#8221; pungkasnya.<strong> (ham/nay)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">31572</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Drop Out SMP Sulit Cari Kerja, Nekat Edarkan Pil Duoble L</title>
		<link>https://memontum.com/drop-out-smp-sulit-cari-kerja-nekat-edarkan-pil-duoble-l</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 10 Mar 2018 13:30:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Jombang]]></category>
		<category><![CDATA[pasal 197]]></category>
		<category><![CDATA[pengedar]]></category>
		<category><![CDATA[pil kopoo]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Peterongan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/30742-drop-out-smp-sulit-cari-kerja-nekat-edarkan-pil-duoble-l</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jombang &#8212; Edi Aincahyono (20) warga Jl Dewi Sartika Desa Sengon Kabupaten Jombang, diciduk dan dijebloskan ke sel tahanan Polsek Peterongan. Pasalnya, pemuda drop out alias pedotan sekolah menengah pertama (SMP) tersebut, ditangkap basah Unit Reskrim Polsek Peterongan di cafe lucy Jl Hayamuruk Jombang, Sabtu (10/3/2018) dini hari. Dari tangan tersangka polisi berhasil menyita [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Jombang </strong>&#8212; Edi Aincahyono (20) warga Jl Dewi Sartika Desa Sengon Kabupaten Jombang, diciduk dan dijebloskan ke sel tahanan Polsek Peterongan. Pasalnya, pemuda drop out alias pedotan sekolah menengah pertama (SMP) tersebut, ditangkap basah Unit Reskrim Polsek Peterongan di cafe lucy Jl Hayamuruk Jombang, Sabtu (10/3/2018) dini hari.</p>
<p>Dari tangan tersangka polisi berhasil menyita barang bukti sebanyak 155 pil dobel L yang ditemukan di saku pelaku dan uang tunai sebesar 180 ribu, yang rencananya pelaku akan edarkan di wilayah Jombang, salah satunya dijual ke Gendut.</p>
<p>&#8220;Saya jual ke teman-teman, sebanyak 10 butir. Sebutir pil saya jual Rp 15.000,&#8221; aku Edi Aincahyono.</p>
<p>Kapolsek Peterongan, AKP Minarto menjelaskan, penangkapan terhadap pelaku bermula dari pengembangan penyidikan setelah menangkap Gendut (20) di taman Tirta Wisata Keplaksari Peterongan Jombang. Dari penangkapan Gendut, lanjut Minarto, polisi memperoleh keterangan jika pil dobel L yang dimiliki itu dipasok oleh seorang yang bernama Edi Aincahyono.</p>
<p>&#8220;Pelaku (Edi Aincahyono.red) kita tangkap setelah petugas berhasil menangkap Gendut di taman tirta wisata, gendut itu merupakan pemakai (pil dobel L). Saat kami tangkap kami menemukan barang bukti sebanyak 18 butir pil dobel L,&#8221; sebut AKP Mintarto, Kapolsek Polsek Peterongan.</p>
<p>Lebih lanjut, setelah dilakukan penyelidikan, akhirnya polisi menemukan keberadaan Edi di sebuah cafe di Jombang. Pemuda itupun langsung disergap saat akan melakukan transaksi</p>
<p>&#8220;Dari kasus ini, tersangka bakal dikenai jeratan Pasal 197 jo 196 UU No. 36 th 2009 tentng Kesehatan.&#8221; Pungkas AKP Minarto.<strong> (tyo/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">30742</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
