<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>polsek ponggok &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/polsek-ponggok/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 25 Jan 2018 15:28:44 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>polsek ponggok &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Alasan Bayar Hutang, Pedagang Semangka Curi Sapi</title>
		<link>https://memontum.com/alasan-bayar-hutang-pedagang-semangka-curi-sapi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 25 Jan 2018 14:09:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Blitar]]></category>
		<category><![CDATA[curwan]]></category>
		<category><![CDATA[polsek ponggok]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/22363-alasan-bayar-hutang-pedagang-semangka-curi-sapi</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Blitar – Mohammad Zaenal Mahmudi (29), warga Desa Karanggondang, Kecamatan Udanawu, Kabupaten Blitar, diamankan anggota Polsek Ponggok, Rabu (24/01/2018). Pasalnya Zaenal yang juga pedagang semangka ini kedapatan menjual sapi curiannya di daerah Ngunut dengan harga murah. Kapolres Blitar Kota, AKBP Adewira Siregar mengatakan, kejadian tersebut diketahui saat korban Nurkojin (41), warga Desa Tunjung RT. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Blitar</strong> – Mohammad Zaenal Mahmudi (29), warga Desa Karanggondang, Kecamatan Udanawu, Kabupaten Blitar, diamankan anggota Polsek Ponggok, Rabu (24/01/2018). Pasalnya Zaenal yang juga pedagang semangka ini kedapatan menjual sapi curiannya di daerah Ngunut dengan harga murah.</p>
<p>Kapolres Blitar Kota, AKBP Adewira Siregar mengatakan, kejadian tersebut diketahui saat korban Nurkojin (41), warga Desa Tunjung RT. 02 RW. 03 Kecamatan Udanawu Kabupaten Blitar melapor ke Polsek Udanawu. Korban mengaku bahwa telah terjadi pencurian satu ekor sapi miliknya.</p>
<p>“Kejadian pencurian tersebut sebenarnya terjadi pada Rabu (24/01/2018) sekitar pukul 02.00. Namun korban baru melapor sekitar pukul 14.30”, kata Adewira Siregar kepada wartawan saat pers rilis di Malpores Blitar Kota, Kamis (25/01/2018)</p>
<p><a href="https://hukrim.memontum.com/8675-alasan-bayar-hutang-pedagang-semangka-curi-sapi/alasan-bayar-hutang-pedagang-semangka-curi-sapi"><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/Alasan-Bayar-Hutang-Pedagang-Semangka-Curi-Sapi.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="Alasan Bayar Hutang, Pedagang Semangka Curi Sapi" width="650" height="366" class="aligncenter size-full wp-image-22365" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/Alasan-Bayar-Hutang-Pedagang-Semangka-Curi-Sapi.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/Alasan-Bayar-Hutang-Pedagang-Semangka-Curi-Sapi.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/Alasan-Bayar-Hutang-Pedagang-Semangka-Curi-Sapi.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/Alasan-Bayar-Hutang-Pedagang-Semangka-Curi-Sapi.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></a></p>
<p>Atas laporan tersebut, anggota Polsek Udanawu melakukan penyelidikan dengan menyebar informasi kepada para penjual dan jagal sapi. Beberapa saat kemudian sekitar pukul 15.00, anggota Polsek Udanawu memperoleh informasi dari salah satu jagal, bahwa ada warga Udanawu menjual sapi di Ngunut dengan harga murah, dengan ciri-ciri sapi sesuai dengan sapi yang dicuri.</p>
<p>“Anggota Polsek Udanawu mengajak korban ke Ngunut untuk mengenali sapi miliknya yang telah dicuri. Dan benar ciri-ciri sapi tersebut sesuai dengan sapi milik korban. Selanjutnya anggota menangkap pelaku dan menyita barang bukti untuk proses penyidikan”, ungkap Adewira.</p>
<p>Modus tersangka dalam melakukan aksinya, sebelumnya tersangka sering mengamati TKP. Kemudian Rabu (24/01/2018) sekitar pukul 02.00, tersangka masuk ke kandang di dalam pekarangan rumah korban yang tidak ada pagarnya.</p>
<p>“Tersangka membawa sapi hasil curiannya ke luar kandang dengan cara dituntun ke persawahan Desa Besuki Kecamatan Udanawu dan selanjutnya dibawah ke Ngunut. Namun belum sampai terjual, tersangka sudah tertangkap petugas”, jelasnya.</p>
<p>Selanjutnya Kapolres Blitar Kota, AKBP Adewira Siregar langsung menyerahkan barang bukti satu ekor sapi yang dicuri tersangka secara simbolis, kepada pemiliknya, Nurkojin untuk dibawah pulang.</p>
<p>Sementara terangka Mohammad Zaenal Mahmudi menjelaskan, setelah berhasil mencuri sapi, selanjutnya dibawah dengan menggunakan pick up ke Ngunut untuk ditawarkan kepada pembeli. Menurut Zaenal, dia nekat melakukan pencurian karena untuk membayar hutangnya di Bank Danamon sebesar Rp. 15 juta. Dan dia juga mengaku sudah melakukan pencurian sapi sebanyak dua kali ini.</p>
<p>“Sapinya saya tawarkan Rp. 15 juta, namun oleh pembeli ditawar Rp. 13 juta”, ujar Mohammad Zaenal Mahmudi yang mengaku punya anak satu ini. <strong>(jar/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">22363</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Warga Bendo Bacokkan Sabit, 3 Lawan Lari Terbirit-birit</title>
		<link>https://memontum.com/warga-bendo-bacokkan-sabit-3-lawan-lari-terbirit-birit</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 04 Dec 2017 12:51:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Blitar]]></category>
		<category><![CDATA[penganiayaan]]></category>
		<category><![CDATA[polsek ponggok]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/10520-warga-bendo-bacokkan-sabit-3-lawan-lari-terbirit-birit</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Blitar &#8212; Tukiyono alias Dengor alias Giyo (34) dibekuk anggota Polsek Ponggok. Warga dusun Junjung Desa Bendo Kecamatan Ponggok Kabupaten Blitar ini dibekuk petugas setelah menganiaya dua warga setempat, Minggu (3/12/2017). Kasat Reskrim Polres Blitar Kota, AKP Heri Sugiono mengataka, kejadian tersebut berawal, Minggu (3/12/2017) sekitar pukul 22.30 Wib, ketika saksi Rudi dan Defi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Blitar</strong> &#8212; Tukiyono alias Dengor alias Giyo (34) dibekuk anggota Polsek Ponggok. Warga dusun Junjung Desa Bendo Kecamatan Ponggok Kabupaten Blitar ini dibekuk petugas setelah menganiaya dua warga setempat, Minggu (3/12/2017).</p>
<p>Kasat Reskrim Polres Blitar Kota, AKP Heri Sugiono mengataka, kejadian tersebut berawal, Minggu (3/12/2017) sekitar pukul 22.30 Wib, ketika saksi Rudi dan Defi warga setempat mendatangi rumah pelaku, Giyo jalan raya depan perumahan Tugu Rante Desa Bendo Kecamatan Ponggok Kabupaten Blitar. Kedatagan mereka bermaksud untuk menegur tamu laki-laki dan perempuan yang hingga malam di rumah pelaku, agar segera pulang.</p>
<p>“Merasa tidak terima, pelaku langsung memukuli Rudi. Melihat Rudi dipukuli, akhirnya Defi berkelahi dengan Giyo dan pelaku minta maaf”, kata Heri Sugiono, Senin (4/12/2017) kepada Memontum.com.</p>
<p>Lebih lanjut Heri Sugiono menyampaikan, selanjutnya saksi Rudi dan Devi pulang untuk memberitahu Purwanto. Saat itu, Budiono dan Sukron kebetulan berada di pertigaan Selatan perumahan Jatilengger. Akhirnya mereka bertiga mendatangi rumah pelaku, untuk menanyakan pelaku kenapa Rudi dan Defi memberitahu baik-baik justru dipukuli.</p>
<p>Selanjutnya, pelaku menutup pintu rumahnya dan masuk ke belakang. Melihat pintu ditutup pelaku, akhirnya Purwanto menggedor pintu rumah pelaku. “Pintu langsung dibuka, dan tanpa basa basi, pelaku langsung mengayunkan arit yang dipegangnya ke punggung Budiono”, jelasnya.</p>
<p>Kasat Reskrim menambahkan, melihat kejadian tersebut, Budiono, Sukron dan Purwanto lari dan dikejar pelaku. “Karena terjatuh akhirnya Purwanto dibacok dengan arit beberapa kali oleh pelaku. Selanjutnya pelaku menghilang. Kemudian kejadian ini dilaporkan Sukron ke Polsek Ponggok”, tandasnya.</p>
<p>Kurang dari 24 jam pelaku bisa diringkus anggota Polsek Ponggok, dan selanjutnya pelaku beserta barang bukti dibawa ke Polres Blitar Kota guna penyidikan lebih lanjut. Akibat perbuatannya, pelaku terancam pasal 354 KUHP dengan hukuman paling lama 10 tahun. <strong>(jar/yan)</p>
<p> </strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">10520</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
