<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>polsek pujon &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/polsek-pujon/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 12 Mar 2021 09:56:56 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>polsek pujon &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Jalur Pujon Menuju Kediri dan Jombang Sudah Bisa Dilintasi</title>
		<link>https://memontum.com/jalur-pujon-menuju-kediri-dan-jombang-sudah-bisa-dilintasi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 12 Mar 2021 09:56:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[longsor]]></category>
		<category><![CDATA[polsek pujon]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=136709</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Jalan provinsi di wilayah Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang menuju ke Kediri dan Jombang, yang terletak di Dusun Lebaksari, Desa Ngroto dan sempat ditutup karena masih diperbaiki akibat longsor, kini sudah bisa dilalui kendaraan roda empat dan truk. Meski pun, optimalisasi jalan tersebut, untuk sementara harus secara bergantian. Dari pantauan memontum di lokasi, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Jalan provinsi di wilayah Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang menuju ke Kediri dan Jombang, yang terletak di Dusun Lebaksari, Desa Ngroto dan sempat ditutup karena masih diperbaiki akibat longsor, kini sudah bisa dilalui kendaraan roda empat dan truk. Meski pun, optimalisasi jalan tersebut, untuk sementara harus secara bergantian.</p>



<p>Dari pantauan memontum di lokasi, sudah tidak ada antrian panjang kendaraan yang akan melintas. Plengsengan yang ambrol atau <strong><a href="https://memontum.com/tag/longsor">longsor</a></strong> di sisi jalan, juga telah selesai dikerjakan. Bahkan, aspal jalan yang ikut terbawa arus, juga sudah selesai pemadatan dan di aspal.</p>



<p><strong>Baca juga: <a href="https://memontum.com/136169-jalur-kendaraan-pujon-ke-batu-serta-kediri-dan-jombang-kembali-ditutup">Jalur Kendaraan Pujon ke Batu serta Kediri dan Jombang Kembali Ditutup</a></strong></p>



<p>Kapolsek Pujon, AKP Supriyanto, mengatakan bahwa pelaksanaan proses perbaikan telah selesai dilakukan Jumat (12/03).</p>



<p>&#8220;Proses perbaikan bahu jalan telah selesai dikerjakan. Baik plengsengan yang ambrol, maupun pengaspalan bahu jalan. Untuk itu, kendaraan sudah boleh melintas sejak tadi malam (Kamis, red),&#8221; tegas Supriyanto. <strong>(bir/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">136709</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jalur Kendaraan Pujon ke Batu serta Kediri dan Jombang Kembali Ditutup</title>
		<link>https://memontum.com/jalur-kendaraan-pujon-ke-batu-serta-kediri-dan-jombang-kembali-ditutup</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 06 Mar 2021 07:48:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten jombang]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[kota batu]]></category>
		<category><![CDATA[longsor]]></category>
		<category><![CDATA[polsek pujon]]></category>
		<category><![CDATA[Video]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=136169</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Jalur Provinsi dari Kota Batu menuju Kabupaten Kediri dan Kabupaten Jombang, tepatnya di Dusun Lebaksari, Desa Ngroto, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang kembali mengalami ambles. Akibatnya, jalur utama antar kabupaten itu, tidak dapat dilewati kendaraan roda empat. Praktis, hanya kendaraan roda saja, yang bisa jalur rawan longsor tersebut. BACA JUGA: Pemilik Warung di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang </strong>&#8211; Jalur Provinsi dari Kota Batu menuju Kabupaten Kediri dan Kabupaten Jombang, tepatnya di Dusun Lebaksari, Desa Ngroto, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang kembali mengalami ambles.</p>



<p>Akibatnya, jalur utama antar kabupaten itu, tidak dapat dilewati kendaraan roda empat. Praktis, hanya kendaraan roda saja, yang bisa jalur rawan longsor tersebut.</p>



<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://memontum.com/134940-pemilik-warung-di-kawasan-payung-1-batu-siap-direlokasi">Pemilik Warung di Kawasan Payung 1 Batu Siap Direlokasi</a></strong></p>



<p>Hal itu, disampaikan Kapolsek Pujon, AKP Supriyanto, saat berada di lokasi amblesnya Jalur Provinsi tersebut, Sabtu (06/03) siang.</p>



<p>&#8220;Karena kondisi jalan yang semakin parah dan tidak bisa untuk dilalui oleh kendaraan roda empat, maka untuk sementara waktu jalur Pujon menuju ke Kediri dan Jombang maupun sebaliknya, ditutup sementara,&#8221; jelas Supriyanto.</p>



<p>Karena penutupan tersebut, praktis hanya bisa dilewati oleh kendaraan roda dua atau motor. Untuk itu, semua kendaraan yang akan melintas pada jalur tersebut, bisa memutar melewati jalur Malang- Blitar ataupun Mojokerto.</p>



<figure class="wp-block-video"><video controls src="https://s3-id-jkt-1.kilatstorage.id/memontum/2021/03/kapolsek-pujon.mp4"></video></figure>



<p>Seorang pengendara, Zidan (18), mengaku dari Kota Batu dan berencana akan menuju ke Blitar. Namun, dirinya harus putar balik lewat jalur Malang Selatan, karena kondisi tersebut.</p>



<p>&#8220;Waduh, nggak tahu kalau siang ini ternyata jalurnya ditutup. Jadinya, ya harus putar balik jadinya. Tapi tidak apa-apa, semoga perbaikan segera rampung supaya bisa normal kembali,&#8221; ujarnya. <strong>(bir/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		<enclosure url="https://s3-id-jkt-1.kilatstorage.id/memontum/2021/03/kapolsek-pujon.mp4" length="218" type="video/mp4" />

		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">136169</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Awas Jalur Pujon Malang&#8230;Tiga Hari Beruntun, Lima Kali Longsor</title>
		<link>https://memontum.com/awas-jalur-pujon-malang-tiga-hari-beruntun-lima-kali-longsor</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 05 Feb 2021 07:17:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Bencana Alam]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[kota batu]]></category>
		<category><![CDATA[longsor]]></category>
		<category><![CDATA[polsek pujon]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=134020</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Terhitung sejak Selasa (02/02) malam, jalur perbatasan Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang menuju ke Jombang dan Kediri, acapkali terjadi longsor. Tingginya intensitas hujan dan kawasan perbukitan, menjadi salah satu alasan. Kapolsek Pujon, AKP Supriyanto, menjelaskan bahwa kejadian longsor sepanjang tiga hari ini telah terjadi selama lima kali. Dua kali di titik Dusun Ngeprih, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Terhitung sejak Selasa (02/02) malam, jalur perbatasan Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang menuju ke Jombang dan Kediri, acapkali terjadi longsor. Tingginya intensitas hujan dan kawasan perbukitan, menjadi salah satu alasan.</p>
<p>Kapolsek Pujon, AKP Supriyanto, menjelaskan bahwa kejadian longsor sepanjang tiga hari ini telah terjadi selama lima kali. Dua kali di titik Dusun Ngeprih, Dusun Lebaksari, wilayah Kecamatan Pujon.</p>
<p>&#8220;Adapun longsor susulan baru, adalah di Dusun Ngeprih dan di Desa Kedungrejo-Pujon,&#8221; ujarnya, Jumat (05/02) tadi.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://memontum.com/133891-jalur-poros-batu-menuju-kediri-dan-jombang-kembali-terjadi-longsor">Jalur Poros Batu Menuju Kediri dan Jombang Kembali Terjadi Longsor</a></strong></p>
<p>Kondisi cukup ekstrim menjelang sore hari, atau acapkali diguyur hujan, tambahnya, membuat jalur menjadi rawan. Apalagi, kontur wilayah tanah Kecamatan Pujon, adalah berbukit atau perbukitan.</p>
<p>&#8220;Terutama di sisi jalan utama, yang bertebing dan jurang yang curam. Sehingga, dimungkinkan akan terjadi longsor susulan,&#8221; paparnya.</p>
<p>Selama tiga hari terakhir, ujarnya, ada satu korban di titik longsor Kedungrejo. Di mana, musibah berlangsung saat korban melintasi jalur utama Pujon ke Jombang atau Kediri, terkena matrial longsor.</p>
<p>&#8220;Beruntung, warga langsung mengevakuasi korban. Sehingga, langsung diberikan pertolongan,&#8221; terangnya.</p>
<p>Untuk mengantisipasi kejadian dan kemacetan, Kapolsek Pujon menjelaskan, jajaran kepolisian Polres Kota Batu, akan koordinasi dengan wilayah Kecamatan Kandangan, Kabupaten Kediri atau Polsek Kandangan, agar dilakukan penutupan jalur. Sehingga, masyarakat yang berkendaraan di jalur utama, tidak sampai terjebak pada lokasi longsoran. <strong>(bir/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">134020</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Diduga Urusan Asmara, Seorang Pemuda Hajar Ustad di Pujon</title>
		<link>https://memontum.com/diduga-urusan-asmara-seorang-pemuda-hajar-ustad-di-pujon</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 15 Mar 2018 13:08:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[penganiayaan]]></category>
		<category><![CDATA[polsek pujon]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/31821-diduga-urusan-asmara-seorang-pemuda-hajar-ustad-di-pujon</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8212; Diduga ada urusan asmara pemuda menganiaya Ustad di Dusun Krajan, Desa Pujon Lor, Kabupaten Malang. Saat ini, Polsek Pujon berhasil mengamankan pelaku dijeruji besi. Korban adalah Ustad Ali Wafa (41) beralamat di Dusun Krajan, Desa Pujon Lor, Kecamatan Pujon. Peristiwa terjadi di depan kediaman Surahman, Jalan Brigjend Abdul Manan Wijaya, Pujon. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8212; Diduga ada urusan asmara pemuda menganiaya Ustad di Dusun Krajan, Desa Pujon Lor, Kabupaten Malang. Saat ini, Polsek Pujon berhasil mengamankan pelaku dijeruji besi. </p>
<p>Korban adalah Ustad Ali Wafa (41) beralamat di Dusun Krajan, Desa Pujon Lor, Kecamatan Pujon. Peristiwa terjadi di depan kediaman Surahman, Jalan Brigjend Abdul Manan Wijaya, Pujon. </p>
<p>Kornologisnya, pada Hari Selasa 13 maret 2018 sekira jam 07.00 WIB,  korban /pelapor Ustad Ali Wafa membeli tabung gas kerumah saudara Surahman. Pada saat bersamaan terlapor Lulu Arianto datang dan menghampiri Ali wafa dengan marah-marah diduga ada permasalahan pribadi. </p>
<p>Karena emosi Lulu sudah memuncak selanjutnya terlapor melakukan penganiayaan terhadap pelapor Ali Wafa dengan mencengkeram/mencekik krah baju/leher korban dengan tangan kanan kemudian meludahi wajah korban dan selanjutnya memukul wajah korban dengan tangan kiri bersamaan dengan posisi tangan menggenggam. </p>
<p>Karena kegaduhan tersebut, Sugondo warga yang melintas langsung melerai dan dibawah menjauh. Karena masih dalam keadaan emosi terlapor Lulu kembali mendatangi korban dan kembali melakukan penganiayaan dengan cara mencengkeram krah baju dan kembali dilerai olehnya. Hingga akhirnya korban bersama saksi terjatuh akibat didorong oleh terlapor, setelah terjatuh terlapor menginjak punggung atas korban dan memukul dengan menggunakan kayu yang mengenai kaki korban.</p>
<p>&#8220;Setelah merasa puas kemudian terlapor meninggalkan korban. Akibat kejadian tersebut korban mengalami luka memar pada bibir kanan atas, luka pada tulang kering kanan dan kiri, luka gores pada leher, lebam pada punggung atas dan tulang pipi kiri, &#8221; ungkap salah satu anggota Polsek Pujon, Kamis (14/3/2018).</p>
<p>Sekarang, pelaku Lulu Arianto yang beralamat di Dusun Krajan RT 25 RW 1, Desa Pujon Lor, Kecamatan Pujon sudah diamankan di Polres Batu. Polsek berhasil mengumpulkan Barang Bukti (BB) 1 buah jas jaket warna krem dengan noda/jejak sepatu sendal dan balok kayu dengan panjang 1,5 meter. </p>
<p>Informasi yang berhasil dihimpun Memo &#8211; X dari warga sekitar diduga Ustad Ali Wafi dan Lulu Arianto ada permasalahan asmara sehingga Lulu gelap mata dan melakukan penganiyaan. </p>
<p>&#8221; Ya di kampung infonya seperti itu mas. Jadi bukan ramai terkait banyak pemuka agama dianiaya orang gila. Tapi ini diduga karena hubungan percintaan dengan salah satu janda di desa kami, &#8221; jelas warga yang tak mau disebut namanya.</p>
<p>Hingga berita ini ditulis, Kapolsek Pujon AKP Moch Budiarto belum bisa dihubungi, bahkan saat dihubungi melalui telpon dan pesan singkat belum ada balasan. <strong>(lih/yan) </strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">31821</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kain Pel Selamatkan Nyawa Bayi Perempuan, Warga Desa Ngroto Gempar</title>
		<link>https://memontum.com/kain-pel-selamatkan-nyawa-bayi-perempuan-warga-desa-ngroto-gempar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 14 Dec 2017 04:49:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[bayi dibuang]]></category>
		<category><![CDATA[penemuan bayi]]></category>
		<category><![CDATA[polsek pujon]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/12819-kain-pel-selamatkan-nyawa-bayi-perempuan-warga-desa-ngroto-gempar</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8212; Warga Dusun Krajan, Desa Ngroto, Kecamatan Pujon, Rabu dini hari (13/12/2017) pukul 12.00 Wib, digemparkan penemuan bayi di depan rumah salah satu warga. Bayi ini nampak kedinginan karena tanpa sehelai pakaian pun. Usai ditemukan bayi langsung diantar oleh warga ke Poskesdes Ananda Ngroto saat itu juga. Citra S, perawat Poskesdes Ananda [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8212; Warga Dusun Krajan, Desa Ngroto, Kecamatan Pujon, Rabu dini hari (13/12/2017) pukul 12.00 Wib, digemparkan penemuan bayi di depan rumah salah satu warga. Bayi ini nampak kedinginan karena tanpa sehelai pakaian pun.  Usai ditemukan bayi langsung diantar oleh warga ke Poskesdes Ananda Ngroto saat itu juga. </p>
<p>Citra S, perawat Poskesdes Ananda mengatakan, kondisi bayi saat ditemukan tidak mengenakan apapun dan masih terdapat ari-arinya. Bayi berjenis kelamin perempuan tersebut berbobot 2 kilogram dengan panjang 43 cm diantar warga memakai kain pel seadanya dari teras rumah warga. </p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2017/12/IMG-20171214-WA0014-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" class="aligncenter size-full wp-image-12820" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2017/12/IMG-20171214-WA0014-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2017/12/IMG-20171214-WA0014-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2017/12/IMG-20171214-WA0014-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2017/12/IMG-20171214-WA0014-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>&#8220;Bayi langsung ditangani secara intensif, karena saat diantar warga dalam kondisi kedinginan memakai kain pel. Sekarang ditaruh di box penghangat. Alhamdulillah bayi dalam keadaan sehat,&#8221; ungkap Citra, kepada Memontum.com (Grup Memo X), Kamis (14/12/2017).</p>
<p>Kemudian, pihak poskesdes bersama warga langsung melaporkan kejadian ini ke Polsek Pujon dan Pemerintah Desa Ngroto. </p>
<p>Menanggapi hal ini, istri Kades Ngroto Susileh Harini berharap pembuangan bayi tidak terjadi lagi dan bayi segera mendapatkan orang tua asuh secepatnya. Saat ditanya apakah ada keinginan untuk mengadopsi dirinya mengaku masih belum memiliki rencana tersebut. </p>
<p>&#8220;Ya semoga tidak terjadi lagi dan semoga segera mendapat orang tua asuh. Saya kesini karena penasaran ingin tahu kondisi bayinya, &#8221; ungkap Susileh. </p>
<p>Hingga berita ini ditulis, pihak Kapolsek Pujon belum bisa dikonfirmasi. Di lokasi, warga Ngroto terus keluar masuk poskesdes penasaran melihat kondisi bayi. <strong>(lih/yan) </strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">12819</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
