<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Polsek Sedati &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/polsek-sedati/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 29 Mar 2021 12:17:56 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Polsek Sedati &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Gudang Ekspedisi Barang di Komplek Pergudangan Sedati Terbakar, Pemilik Rugi Ratusan Juta</title>
		<link>https://memontum.com/gudang-ekspedisi-barang-di-komplek-pergudangan-sedati-terbakar-pemilik-rugi-ratusan-juta</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Jul 2020 13:30:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[kebakaran]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Sedati]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/118540-gudang-ekspedisi-barang-di-komplek-pergudangan-sedati-terbakar-pemilik-rugi-ratusan-juta</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Sebuah gudang ekspedisi PT Andhika Express di Pasar Wisata Juanda Blok K-19 JL Raya Pabean, Kecamatan Sedati, Sidoarjo terbakar hingga merugi ratusan juta rupiah, Minggu (5/7/2020). Diduga kebakaran itu disebabkan hubungan arus pendek (korsleting) aliran listrik. Berbagai barang yang ada di gudang itu juga ikut terbakar. Diantaranya kendaraan operasional, mesin, meubeler, ruang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo </strong>&#8211; Sebuah gudang ekspedisi PT Andhika Express di Pasar Wisata Juanda Blok K-19 JL Raya Pabean, Kecamatan Sedati, Sidoarjo terbakar hingga merugi ratusan juta rupiah, Minggu (5/7/2020). Diduga kebakaran itu disebabkan hubungan arus pendek (korsleting) aliran listrik.</p>
<p>Berbagai barang yang ada di gudang itu juga ikut terbakar. Diantaranya kendaraan operasional, mesin, meubeler, ruang kerja, dokumen pengiriman serta barang-barang konsumen lain siap kirim. Kondisi sejumlah barang itu hancur terbakar. Seperti halnya motor Suzuki Smash yang meleleh. Kursi dan meja menjadi arang.</p>
<div id="attachment_118542" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-118542" decoding="async" class="size-full wp-image-118542" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200705-WA0069-copy.jpg?resize=740%2C333&#038;ssl=1" alt="TERBAKAR - Gudang ekspedisi PT Andhika Express di Pasar Wisata Juanda Blok K-19 JL Raya Pabean, Kecamatan Sedati, Sidoarjo terbakar hingga merugi puluhan juta rupiah, Minggu (5/7/2020)" width="740" height="333" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200705-WA0069-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200705-WA0069-copy.jpg?resize=300%2C135&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200705-WA0069-copy.jpg?resize=600%2C270&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200705-WA0069-copy.jpg?resize=200%2C90&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-118542" class="wp-caption-text">TERBAKAR &#8211; Gudang ekspedisi PT Andhika Express di Pasar Wisata Juanda Blok K-19 JL Raya Pabean, Kecamatan Sedati, Sidoarjo terbakar hingga merugi puluhan juta rupiah, Minggu (5/7/2020)</p></div>
<p>&#8220;Sebagian berkas pengiriman juga ikut terbakar. Makanya sekarang saya memilah-milah barang milik konsumen,&#8221; ujar Pemilik Gudang, Khoriul Anam sambil memeriksa dokumen, Minggu (5/7/2020).</p>
<p>Khoirul mengaku mendatangi kantornya lantaram diberi kabar adanya kebakaran dan mencium bau gosong menyengat akibat sejumlah barang yang terbakar. Bahkan saat dia datang, gudang tempatnya bekerja juga masih hangat karena baru terbakar. Apalagi, saat terbakar ada 11 kendaraan perusahaan berada di dalam gudang miliknya itu.</p>
<p>&#8220;Beruntung kerusakan tak seberapa. Meski satu unit mobil bodinya meleleh terbakar. Tapi dua mobil berhasil dikeluarkan. Sisanya rusak sedikit-sedikit,&#8221; imbuh pria yang juga sebagai Kepala Cabang ini.</p>
<p>Menurut Khoirul justru yang paling dikhawatirkan barang milik konsumen. Alasannya, barang-barang itu sudah ditunggu pemiliknya. Akan tetapi, setelah dicek satu per satu, Khoirul bernafas lega karena mayoritas barang berhasil diselamatkan.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-118541" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200705-WA0071-copy.jpg?resize=740%2C333&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="333" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200705-WA0071-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200705-WA0071-copy.jpg?resize=300%2C135&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200705-WA0071-copy.jpg?resize=600%2C270&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200705-WA0071-copy.jpg?resize=200%2C90&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>&#8220;Meski kebakaran gudang ini saat terbakar seketika membesar. Seisi ruangan luluh lantah diamuk api,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Salah satu saksi kejadian, Rosid menceritakan kebakaran itu terjadi pukul 11.30 Waib. Saat itu dirinya tengah berjalan di area pergudangan. Seketika melihat asap hitam pekat membumbung tinggi di area pergudangan. Setelah ditelusuri, asalnya dari gudang nomor A10 itu.</p>
<p>&#8220;Dari celah pintu gudang tampak api membara. Seketika itu saya menghubungi pemilik gudang sambil membuka gudang. Saat dibuka api sudah besar dan kemana-mana,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Rosid menjelaskan dirinya berulang kali memadamkan api. Sayangnya, upaya itu sia-sia karena api justru semakin membesar. Seketika itu, dia menghubungi Pemadam Kebakaran (PMK) untuk memadamkan api.</p>
<p>&#8220;Memang sempat ada ledakan beberapa kali. Tapi, pukul 12.30 WiB, satu unit mobil PMK tiba di lokasi dan petugas memadamkan api. Selang 15 menit, api berhasil dipadamkan,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Rosid menduga awalnya api berasal dari ruangan finance (keuangan). Kemudian api makin cepat membesar karena di tempat itu ada tumpukan dokumen milik pelanggan.</p>
<p>&#8220;Soal kerugiannya diperkirakan mencapai ratusan juta. Tapi belum bisa dipastikan,&#8221; paparnya.</p>
<p>Sementara Kapolsek Sedati AKP Anak Agung Gede Putra Wisnawa menegaskan petugas menelusuri utama penyebab kebakaran itu. Mantan Kapolsek Wonoayu ini menduga api disebabkan korsleting listrik.</p>
<p>&#8220;Tapi, untuk kepastiannya masih menunggu hasil penyelidikan karena semua masih didalami tim penyidik,&#8221; pungkasnya. <strong>Wan/yan</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">118540</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Eks Napi Rampok Dapat Asimilasi, Jambret Kalung Nyaris Dimassa</title>
		<link>https://memontum.com/eks-napi-rampok-dapat-asimilasi-jambret-kalung-nyaris-dimassa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 28 May 2020 11:40:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Asimilasi]]></category>
		<category><![CDATA[jambret]]></category>
		<category><![CDATA[Napi]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Sedati]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/115204-eks-napi-rampok-dapat-asimilasi-jambret-kalung-nyaris-dimassa</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Baru 1,5 bulan bebas karena mendapat program asimilasi, tersangka Petrus Salampessy warga JL Ikan Mungsing 7, Kelurahan Perak Barat, Kecamatan Perak, Surabaya berulah lagi. Pria 54 tahun ini menjambret kalung Indrawati (40) warga Jember yang kos di Desa Pabean, Kecamatan Sedati, Sidoarjo. Saat beraksi itu, tersangka sempat tertangkap warga dan nyaris dihakimi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Baru 1,5 bulan bebas karena mendapat program asimilasi, tersangka Petrus Salampessy warga JL Ikan Mungsing 7, Kelurahan Perak Barat, Kecamatan Perak, Surabaya berulah lagi. Pria 54 tahun ini menjambret kalung Indrawati (40) warga Jember yang kos di Desa Pabean, Kecamatan Sedati, Sidoarjo. Saat beraksi itu, tersangka sempat tertangkap warga dan nyaris dihakimi massa.</p>
<p>&#8220;Tindak pidana curas (penjambretan) ini bermula ketika korban baru pulang dari belanja di Pasar Wisata, Desa Pabean sekitar pukul 06.30 WIB. Seusai belanja, korban yang juga Pembantu Rumah Tangga (PRT) ini mengayuh sepeda anginnya,&#8221; ujar Kapolsek Sedati AKP Anak Agung Gede Putra Wisnawa, Rabu (27/5/2020).</p>
<p>Lebih jauh, lanjut Agung saat korban dalam perjalanan pulang itu, tersangka mendahului korban. Bahkan saat itu tersangka tiba-tiba putar balik. Setelah sampai di belakang berjarak sekitar 20 meter, motor tersangka putar balik. Pria yang mengendarai Honda Scoopy bernopol W 6502 AX itu mendekati korban.</p>
<p>&#8220;Seketika itu, kalung korban langsung diambil paksa dari belakang. Karena tarikan tersangka itu korban sampai terjatuh dari sepedanya,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Kemudian, karena korban terkejut bercampur panik langsung berteriak meminta tolong warga. Sedangkan tersangka langsung tancap gas untuk kabur. Warga yang mendengar teriakan korban langsung ikut berteriak dan mengejar pelaku.</p>
<p>&#8220;Teriakan korban dan warga membuat tersangka gugup. Karena itu tersangka tak konsentrasi dan motornya menabrak batang bambu dan kayu bangunan yang ada di pinggir jalan hingga motor oleng dan tersangka terjatuh,&#8221; tegas mantan Kapolsek Wonoayu ini.</p>
<p>Warga yang melihat tersangka terjatuh, kata Agung langsung mendekat dan menangkap tersangka. Seketika warga dan pengguna jalan yang geram sempat menghakimi tersangka. Beruntung ada anggota Polsek Sedati yang sedang berpatroli dan berhasil mengamankan tersangka untuk dibawa ke Polsek Sedati.</p>
<p>&#8220;Di depan petugas tersangka mengakui perbuatannya. Tersangka nekat menjambret lantaran butuh uang untuk menghidupi keluarganya,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Sementara dalam kasus ini, kata Agung petugas berhasil menyita sejumlah barang bukti. Diantaranya 1 kalung emas beserta liontin dan sepeda motor Honda Scoopy bernopol W 6502 AX.</p>
<p>&#8220;Tersangka merupakan residivis. Dia pernah ditahan di Lapas Trenggelek karena kasus perampokan. Tanggal 2 April 2020 kemarin tersangka bebas karena mendapat program Asimilasi. Tapi tidak jerah,&#8221; pungkasnya. <strong>Wan/yan</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">115204</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Terpeleset, Perempuan Surabaya Tewas di Jalan Raya Pepe Sedati</title>
		<link>https://memontum.com/terpeleset-perempuan-surabaya-tewas-di-jalan-raya-pepe-sedati</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Dec 2019 03:08:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[kecelakaan]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Sedati]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/102227-terpeleset-perempuan-surabaya-tewas-di-jalan-raya-pepe-sedati</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Seorang pengendara motor Yamaha Mio bernopol P 3820 VG, Nuri Wulandari (40) warga Pondok Benowo Indah Blok ES 17, Kelurahan Babat, Kecamatan Pakal, Surabaya bernasib nahas, Senin (16/12/2019). Perempuan ini meninggal di JL Raya Desa Pepe, Kecamatan Sedati, Sidoarjo lantaran terjatuh saat hendak mendahului kendaraan di depannya. &#8220;Korban meninggal di lokasi kejadian [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Seorang pengendara motor Yamaha Mio bernopol P 3820 VG, Nuri Wulandari (40) warga Pondok Benowo Indah Blok ES 17, Kelurahan Babat, Kecamatan Pakal, Surabaya bernasib nahas, Senin (16/12/2019). Perempuan ini meninggal di JL Raya Desa Pepe, Kecamatan Sedati, Sidoarjo lantaran terjatuh saat hendak mendahului kendaraan di depannya.</p>
<p>&#8220;Korban meninggal di lokasi kejadian usai terjatuh,&#8221; terang Kanit Laka, Satuan Lantas, Polresta Sidoarjo, AKP Sugeng Sulistyono, Senin (16/12/2019).</p>
<p>Lebih jauh, Sugeng menguraikan kecelakaan bermula saat motor korban melaju dari arah timur ke barat. Sesampainya di TKP, korban berusaha mendahului kendaraan lain yang berjalan di depannya dari sebelah kanan. Namun saat mendahului itu, diduga motoe korban terpleset sehingga terjatuh. Saat terjatuh itu, kemudian korban tertabrak mobil Toyota Avanza bernopol N 1579 WQ yang dikemudikan Imam Muhsinin (51) warga Perum Griya Candra Mas Blok GD No 17, Desa Pepe, Kecamatan Sedati, Sidoarjo yang berjalan dari arah yang sama yakni dari timur ke barat.</p>
<p>&#8220;Seketika itu korban tertabrak dan meninggal di TKP itu,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Sementara itu, Sugeng menegaskan dalam kecelakaan tabrak samping itu, diduga disebabkan kurang hati-hatinya pengendara motor.</p>
<p>&#8220;Kasus kecelakaan ini awalnya ditangani Polsek Sedati. Kemudian dilimpahkan ke Unit Laka, Satuan Lantas, Polresta Sidoarjo,&#8221; tandasnya. <strong>Wan/yan</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">102227</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Perkara Dilimpahkan ke Polresta, Pelajar SMK Pengubur Bayinya Sendiri Ditahan</title>
		<link>https://memontum.com/perkara-dilimpahkan-ke-polresta-pelajar-smk-pengubur-bayinya-sendiri-ditahan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 03 Jan 2019 12:19:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[bayi]]></category>
		<category><![CDATA[dibawah umur]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Sedati]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/71454-perkara-dilimpahkan-ke-polresta-pelajar-smk-pengubur-bayinya-sendiri-ditahan</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Pelajar salah satu SMK di Kecamatan Sedati, RM (18) warga Desa Kwangsan, Kecamatan Sedati, Sidoarjo akhirnya ditetapkan tersangka dan ditahan di Polresta Sidoarjo. Dia ditetapkan tersangka dan ditahan karena yang memiliki niat dan mengubur bayi hasil hubungan gelapnya dengan kekasihnya ML (15) warga Desa Pepe, Kecamatan Sedati, Sidoarjo di Tempat Pemakaman Umum [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em>Memontum Sidoarjo</em> &#8211; Pelajar salah satu SMK di Kecamatan Sedati, RM (18) warga Desa Kwangsan, Kecamatan Sedati, Sidoarjo akhirnya ditetapkan tersangka dan ditahan di Polresta Sidoarjo. Dia ditetapkan tersangka dan ditahan karena yang memiliki niat dan mengubur bayi hasil hubungan gelapnya dengan kekasihnya ML (15) warga Desa Pepe, Kecamatan Sedati, Sidoarjo di Tempat Pemakaman Umum  (TPU) Dusun Wage, Desa Kwangsan, Kecamatan Sedati, Sidoarjo, Selasa (01/01/2019) malam.</p>
<p>&#8220;Untuk tersangka laki-laki akan dilakukan penahanan siang ini di rutan Polresta Sidoarjo,&#8221; terang Kasat Reskrim, Polresta Sidoarjo, Kompol Muhammad Harris kepada Memontum, Kamis (03/01/2019).</p>
<p>Lebih jauh, Harris menguraikan penanganan kasus pelajar yang mengubur bayinya ini, yang sebelumnya ditangani Unit Reskrim, Polsek Sedati, kini dilimpahkan ditangani Unit PPA, Satuan Reskrim, Polresta Sidoarjo.</p>
<p>&#8220;Para tersangka pengubur bayi baik laki-laki maupun perempuan sudah diinterogasi Unit PPA polresta Sidoarjo.</p>
<p>Berkas dan laporan polisi hari ini sudah diterima Polresta dari Polsek Sedati. Selanjutnya penanganan perkara oleh Unit PPA, Satuan Reskrim Polresta Sidoarjo,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Sedangkan hasil otopsi lanjut Harris sudah diselesaikan di kamar mayat RSUD Sidoarjo kemarin. Oleh karenanya, berkas penyidikan sudah dinyatakan cukup termasuk pemeriksaan para saksinya. Akan tetapi tinggal pendalamannya saja.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">71454</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Garong 6 HP dan Uang di Yayasan, Arek Wonocolo Ditinggal Kabur 2 Rekannya</title>
		<link>https://memontum.com/garong-6-hp-dan-uang-di-yayasan-arek-wonocolo-ditinggal-kabur-2-rekannya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 19 Dec 2018 13:17:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[garong]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Sedati]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/69407-garong-6-hp-dan-uang-di-yayasan-arek-wonocolo-ditinggal-kabur-2-rekannya</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Tersangka kasus pencurian, Ahmad Taufiqurohman Saleh (18) warga Kelurahan Wonocolo Krajan, Kecamatan Taman, Sidoarjo diringkus anggota Unit Reskrim, Polsek Sedati. Sedangkan dua rekannya, yakni Cemen dan Kribo (nama panggilan) yang biasa ngamen di lampu merah by pass Krian kabur dan masih dinyatakan menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO) polisi. Ketiganya ditetapkan tersangka, pasca [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Tersangka kasus pencurian, Ahmad Taufiqurohman Saleh (18) warga Kelurahan Wonocolo Krajan, Kecamatan Taman, Sidoarjo diringkus anggota Unit Reskrim, Polsek Sedati. Sedangkan dua rekannya, yakni Cemen dan Kribo (nama panggilan) yang biasa ngamen di lampu merah by pass Krian kabur dan masih dinyatakan menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO) polisi.</p>
<p>Ketiganya ditetapkan tersangka, pasca berhasil menggasak 6 unit Hand Phone (HP), uang tunai Rp 400.000 dan sebuah tas rangsel di Pondok Yayasan  Urunan Kebaikan Desa Pabean, Kecamatan Sedati, Sidoarjo. Caranya dengan mengcongkel dan merusak almari milik para santri yayasan itu.</p>
<p>&#8220;Ketiga tersangka (2 DPO) masuk ke Yayasan. Mereka menunggu malam. Saat para santri tidur, para pelaku masuk ke pondok dengan cara merusak almari mengambil uang dan 6 HP yang dicash para pemiliknya itu,&#8221; terang Kapolsek Sedati, AKP I Gusti Made Merta kepada Memo X, Rabu (19/12/2018).</p>
<p>Menurut Gusti yang juga mantan Kanit Laka Satuan Lantas, Polresta Sidoarjo ini,  para tersangka bakal dijerat pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan. Sejumlah HP yang digondol tersangka itu diantaranya, 1 HP Merk Politron, 1 HP Merk Oppo, 1 HP Merk Vivo, 1 HP Merk Xiomi, 1 HP Merk Aldo, 1 HP Merk Evercoss, uang tunai Rp 400.000 dan sebuah tas rangsel Merk Kasogi.</p>
<p>&#8220;Kerugian korban dalam kasus pencurian ini mencapai Rp 8 juta,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Sementara itu, lantaran 2 tersangka lain yakni Cemen dan Kribo belum tertangkap, polisi bakal terus mengembangkan perkara pencurian ini.</p>
<p>&#8220;Petugas sudah mengetahui identitas kedua tersangka yang menjadi DPO. Keduanya masih dalam proses pengejaran petugas,&#8221; tandasya. <strong>(Wan/Gus)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">69407</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
