<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Polsek Singosari &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/polsek-singosari/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sat, 26 Feb 2022 09:39:48 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Polsek Singosari &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Polsek Singosari Gelar Vaksinasi dengan Doorprize Minyak Goreng</title>
		<link>https://memontum.com/polsek-singosari-gelar-vaksinasi-dengan-doorprize-minyak-goreng</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 26 Feb 2022 09:38:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[doorprize]]></category>
		<category><![CDATA[gelar vaksinasi]]></category>
		<category><![CDATA[Minyak Goreng]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Singosari]]></category>
		<category><![CDATA[vaksinasi]]></category>
		<category><![CDATA[Vaksinasi Covid-19]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=164560</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Percepatan vaksinasi terus dilakukan oleh seluruh pihak. Bahkan, beberapa sektor juga mengadakan vaksinasi dengan memberikan doorprize sebagai ikhtiar menarik animo masyarakat mengikuti vaksinasi. Seperti halnya Polsek Singosari, yang mengadakan gebyar vaksinasi dosis 1 hingga booster, dengan doorprize minyak goreng untuk peserta vaksin yang hadir. &#8220;Saya melihat dari situasi yang dialami masyarakat, saat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Percepatan vaksinasi terus dilakukan oleh seluruh pihak. Bahkan, beberapa sektor juga mengadakan vaksinasi dengan memberikan doorprize sebagai ikhtiar menarik animo masyarakat mengikuti vaksinasi.</p>



<p>Seperti halnya Polsek Singosari, yang mengadakan gebyar vaksinasi dosis 1 hingga booster, dengan doorprize minyak goreng untuk peserta vaksin yang hadir. &#8220;Saya melihat dari situasi yang dialami masyarakat, saat ini memang kesulitan mencari minyak goreng murah. Kemudian, kemarin saya mencari juga dan akhirnya saya mendapatkan distributor. Selanjutnya, saya beli 250 liter minyak goreng untuk menarik animo masyarakat,&#8221; kata Kapolsek Singosari, Kompol Achmad Robial, Sabtu (26/02/2022).</p>



<p>Selain terbantu dengan doorprize minyak goreng, lanjut Kompol Robial, masyarakat juga bisa mendapatkan vaksinasi. &#8220;Kedepannya akan saya tambah lagi kalau masyarakat mau menerima. Sekaligus, ini tentunya membantu masyarakat agar terselamatkan dari Covid-19,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/soroti-jabatan-plt-di-kepala-dinas-komisi-i-dprd-trenggalek-tekankan-bkpsdm-segera-ajukan-definitif">Soroti Jabatan Plt di Kepala Dinas, Komisi I DPRD Trenggalek Tekankan BKPSDM segera Ajukan Definitif</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/miliki-65-hektare-lahan-cabai-kota-malang-dinilai-mampu-jaga-ketersediaan-stok">Miliki 65 Hektare Lahan Cabai, Kota Malang Dinilai Mampu Jaga Ketersediaan Stok</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/stabilkan-harga-cabai-tpid-kota-malang-siapkan-intervensi-via-warung-tekan-inflasi">Stabilkan Harga Cabai, TPID Kota Malang Siapkan Intervensi Via Warung Tekan Inflasi</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kota-malang-masuk-31-besar-program-lsdp-kemendagri-proyek-rdf-ditarget-mulai-2027">Kota Malang Masuk 31 Besar Program LSDP Kemendagri, Proyek RDF Ditarget Mulai 2027</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/polres-situbondo-ungkap-praktik-pembuatan-petasan-dan-amankan-51-kg-bubuk-mercon">Polres Situbondo Ungkap Praktik Pembuatan Petasan dan Amankan 5,1 Kg Bubuk Mercon</a></li>
</ul>


<p>Kompol Robial juga menjelaskan, bahwa pihaknya telah mempersiapkan sebanyak 550 dosis vaksin untuk masyarakat. Baik dosis 1 hingga booster. &#8220;Harapannya, semua masyarakat Singosari yang belum tervaksin bisa tervaksin, baik dosis 1, 2, dan booster, bahkan Lansia. Nanti kita dukung, mintanya masyarakat apa akan kita penuhi,&#8221; terangnya.</p>



<p>Salah satu warga Singosari, Bella, mengatakan bahwa langkah Polsek Singosari tersebut sangat membantu masyarakat. &#8220;Kalau doorprizenya, kita tahu bahwa minyak goreng sekarang mahal. Jadi, ini bisa cukup membantu. Tentunya, kami berharap ke depan jadwal vaksinasinya lebih ditata lagi. Jadi, kita tidak menunggu lama,&#8221; tutur Bella kepada Memontum.com.</p>



<p>Sebagian informasi, Gebyar Vaksinasi ini juga dihadiri Kapolres Malang, AKBP Ferli Hidayat, Kadinkes Kabupaten Malang, drg Arbani Mukti Wibowo, yang juga memantau pelaksanaan vaksin serentak di Kabupaten Malang melalui layar video conference. <strong>(cw1/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">164560</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tangkap Pengedar Pil Koplo, Polsek Singosari Amankan Ribuan Butir</title>
		<link>https://memontum.com/tangkap-pengedar-pil-koplo-polsek-singosari-amankan-ribuan-butir</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 06 Feb 2022 10:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[pengedar]]></category>
		<category><![CDATA[pil koplo]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Singosari]]></category>
		<category><![CDATA[Singosari]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=163043</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Unit Reskrim Polsek Singosari mengamankan pengedar pil koplo jenis dobel L berinisial FY (27), di Jalan Raya Baturetno, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Sabtu (05/02/2022). Petugas menangkap FY saat sedang melakukan transaksi dengan RSA. &#8220;FY saat kita amankan, sedang bertransaksi dengan seorang pembeli,” kata Kapolsek Singosari, Kompol Achmad Robial, Minggu (06/02/2022). Kompol Achmad [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Unit Reskrim Polsek Singosari mengamankan pengedar pil koplo jenis dobel L berinisial FY (27), di Jalan Raya Baturetno, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Sabtu (05/02/2022).</p>



<p>Petugas menangkap FY saat sedang melakukan transaksi dengan RSA. &#8220;FY saat kita amankan, sedang bertransaksi dengan seorang pembeli,” kata Kapolsek Singosari, Kompol Achmad Robial, Minggu (06/02/2022).</p>



<p>Kompol Achmad Robial menjelaskan bahwa FY berperan sebagai pengedar. Dia kerap bertransaksi dengan para pelanggannya secara langsung di lokasi tersebut. Bahkan aksi FY ini kerap membuat warga sekitar curiga dan resah.</p>



<p>Dari sinilah petugas akhirnya mendapat laporan dari masyarakat. Atas laporan itu, petugas me ndatangi lokasi melakukan penyelidikan. “Awalnya dari laporan masyarakat, dimana lokasi tersebut sering dilakukan untuk transaksi pil koplo. Setelah kami lakukan penyelidikan, akhirnya kami berhasil mengamankan mereka,&#8221; terangnya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/soroti-jabatan-plt-di-kepala-dinas-komisi-i-dprd-trenggalek-tekankan-bkpsdm-segera-ajukan-definitif">Soroti Jabatan Plt di Kepala Dinas, Komisi I DPRD Trenggalek Tekankan BKPSDM segera Ajukan Definitif</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/miliki-65-hektare-lahan-cabai-kota-malang-dinilai-mampu-jaga-ketersediaan-stok">Miliki 65 Hektare Lahan Cabai, Kota Malang Dinilai Mampu Jaga Ketersediaan Stok</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/stabilkan-harga-cabai-tpid-kota-malang-siapkan-intervensi-via-warung-tekan-inflasi">Stabilkan Harga Cabai, TPID Kota Malang Siapkan Intervensi Via Warung Tekan Inflasi</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kota-malang-masuk-31-besar-program-lsdp-kemendagri-proyek-rdf-ditarget-mulai-2027">Kota Malang Masuk 31 Besar Program LSDP Kemendagri, Proyek RDF Ditarget Mulai 2027</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/polres-situbondo-ungkap-praktik-pembuatan-petasan-dan-amankan-51-kg-bubuk-mercon">Polres Situbondo Ungkap Praktik Pembuatan Petasan dan Amankan 5,1 Kg Bubuk Mercon</a></li>
</ul>


<p>Dari penangkapan ini, petugas berhasil mengamankan 1.200 butir pil LL dari tangan pelaku yang siap edar. &#8220;Ada sekitar 150 bungkus plastik klip, masing-masing plastik berisi 8 butir pil LL. Dengan jumlah total sekitar 1.200 butir pil dobel L,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Selain itu, Polisi juga menyita barang bukti lainnya seperti HP, plastik klip yang masih kosong, sebuah botol putih yang diduga tempat obat atau pil LL tersebut. &#8220;Semua barang bukti telah kami amankan untuk proses penyidikan lebih lanjut,&#8221; ungkap Kompol Robial.</p>



<p>Atas perbuatannya itu, FY dikenakan Pasal 196 dan/atau Pasal 197 UU RI No. 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan. &#8220;Ancaman hukuman maksimal lima belas tahun penjara dan denda maksimal Rp1,5 miliar,&#8221; ujarnya. <strong>(hms/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">163043</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Reskrim Polsek Singosari Tangkap Penimbun Bahan Peledak</title>
		<link>https://memontum.com/reskrim-polsek-singosari-tangkap-penimbun-bahan-peledak</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 10 Jul 2021 08:30:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[bahan peledak]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Penimbunan]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Singosari]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=147709</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Kapolsek Singosari, Kompol Octa Panjaitan, beserta 7 anggota Unit Reskrim berhasil menangkap dan mengamankan pelaku pemilik bernama Mohammad Imron (41), karena memiliki barang bukti bahan peledak jenis petasan di Desa Baturetno, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang. Kapolsek Singosari, AKP Octa Panjaitan, mengatakan pihaknya berhasil ungkap kasus tersebut dalam Operasi Sikat Semeru 2021 yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Kapolsek Singosari, Kompol Octa Panjaitan, beserta 7 anggota Unit Reskrim berhasil menangkap dan mengamankan pelaku pemilik bernama Mohammad Imron (41), karena memiliki barang bukti bahan peledak jenis petasan di Desa Baturetno, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang.</p>



<p>Kapolsek Singosari, AKP Octa Panjaitan, mengatakan pihaknya berhasil ungkap kasus tersebut dalam Operasi Sikat Semeru 2021 yang digaungkan oleh Kapolda Jawa Timur (Jatim), Irjen Pol Nico Afinta, kepada seluruh jajarannya di Jatim.</p>



<p>Baca juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/miliki-65-hektare-lahan-cabai-kota-malang-dinilai-mampu-jaga-ketersediaan-stok">Miliki 65 Hektare Lahan Cabai, Kota Malang Dinilai Mampu Jaga Ketersediaan Stok</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kota-malang-masuk-31-besar-program-lsdp-kemendagri-proyek-rdf-ditarget-mulai-2027">Kota Malang Masuk 31 Besar Program LSDP Kemendagri, Proyek RDF Ditarget Mulai 2027</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/mudik-lebaran-2026-diprediksi-turun-dishub-kota-malang-siapkan-7-pos-dan-rekayasa-lalin-situasional">Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Turun, Dishub Kota Malang Siapkan 7 Pos dan Rekayasa Lalin Situasional</a></li>
</ul>


<p>&#8220;Pengungkapan ini merupakan tim Reskrim Polsek Singosari dalam menjalankan kepolisian dengan sandi Operasi Sikat Semeru 2021. kami amankan pria berinisial MI karena diduga memiliki dan menimbun bahan dasar untuk membuat peledak seberat 4Kg,&#8221; kata Octa di Mapolsek Singosari, Sabtu (10/07) tadi</p>



<p>Octa mengungkapkan, pengungkapan ini berawal dari informasi yang diberikan oleh masyarakat kepada piket Reskrim.</p>



<p>&#8220;Ada informasi yang masuk ke kami (Polisi) soal kepemilikan dan penimbunan bahan peledak oleh salah satu warga di Desa Baturetno. dari informasi itulah tim kami langsung bergerak,&#8221; tutur Octa.</p>



<p>Pihaknya kini telah mengamankan MI (41) di Mapolsek Singosari guna dilakukan pendalaman. &#8220;MI sudah kami tahan, saat ini kami terus gali informasi dari yang bersangkutan,&#8221; terang Kapolsek. <strong>(ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">147709</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pesta Minum Oplosan, 3 Orang &#8220;Menutup Mata&#8221; Selamanya</title>
		<link>https://memontum.com/pesta-minum-oplosan-3-orang-menutup-mata-selamanya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 31 May 2020 10:44:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Miras Oplosan]]></category>
		<category><![CDATA[Pesta Miras]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Singosari]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/115304-pesta-minum-oplosan-3-orang-menutup-mata-selamanya</guid>

					<description><![CDATA[Beredar Info Minum Miras Mati 9, Awas Hoax Memontum Malang &#8211; Beredar info peminum miras mati 9 orang di media sosial WhatsApp (WA). Faktanya, 3 orang &#8220;merem&#8221; (menutup mata) selamanya alias tewas usai diduga minum alkohol murni oplosan (bukan miras bermerk tertentu). Sia-siakah mabuk berujung maut itu? Kapolsek Singosari (Polres Malang), AKP Farid Fatoni, membenarkan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2>Beredar Info Minum Miras Mati 9, Awas Hoax</h2>
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Beredar info peminum miras mati 9 orang di media sosial WhatsApp (WA). Faktanya, 3 orang &#8220;merem&#8221; (menutup mata) selamanya alias tewas usai diduga minum alkohol murni oplosan (bukan miras bermerk tertentu). Sia-siakah mabuk berujung maut itu?</p>
<p>Kapolsek Singosari (Polres Malang), AKP Farid Fatoni, membenarkan adanya kejadian. Bukan seperti info beredar banyak korban namun kejadian menyebabkan 3 orang meninggal. Dijelaskan detail pula, Kanit Reskrim Polsek Singosari, Iptu Supriyono SH kepada Memontum.com.</p>
<p><div id="attachment_115306" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-115306" decoding="async" class="size-full wp-image-115306" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/05/IMG-20200531-WA0041-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="Olah TKP Polsek Singosari. (Humas Polres Malang) " width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/05/IMG-20200531-WA0041-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/05/IMG-20200531-WA0041-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/05/IMG-20200531-WA0041-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/05/IMG-20200531-WA0041-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-115306" class="wp-caption-text">Olah TKP Polsek Singosari. (Humas Polres Malang)</p></div></p>
<p>&#8220;Bukan miras, tapi diduga alkohol murni dioplos minuman sprite. Kemarin 1 orang MD, kemudian nyusul 1 orang lagi MD di RSSA dan pagi tadi tambah 1 orang lagi MD di Wijaya Husada Purwoasri. Jadi di Singosari 3 yang MD,&#8221; urai Iptu Supriyono SH.</p>
<p>Sabtu (30/5/2020) pukul 11.30, 1 warga meninggal di rumah, masuk Jl Morotanjek RT02/ RW07 Desa Purwoasri, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang. Korban berinisial NDP (36) warga asal Dusun Krajan RT02/RW05 Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang.</p>
<p>Petugas berhasil menggali keterangan saksi MY (32) warga Jl Morotanjek RT02/RW07 Desa Purwoasri, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang. Kata MY korban datang ke rumahnya, Kamis (28/5/2020) pukul 19.00.</p>
<p>Korban datang kondisi sempoyongan sembari membawa sebotol minuman alkohol murni &#8220;ripen&#8221;. MY kemudian menemani minum depan rumahnya. Jumat (29/5/2020) NDP tidak kunjung bangun. Ia muntah-muntah. Lantaran ada anak kecil di rumah MY, NDP dibawa ke rumah STA (22).</p>
<p><div id="attachment_115305" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-115305" decoding="async" class="size-full wp-image-115305" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/05/IMG-20200531-WA0034-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="Korban dalam kamar dan bekas muntahan. (ist)" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/05/IMG-20200531-WA0034-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/05/IMG-20200531-WA0034-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/05/IMG-20200531-WA0034-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/05/IMG-20200531-WA0034-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-115305" class="wp-caption-text">Korban dalam kamar dan bekas muntahan. (ist)</p></div></p>
<p>Di rumah STA, warga Jl Morotanjek RT02/RW07 Desa Purwoasri, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, korban NDP tak kunjung bangun. Hingga Sabtu (40/5/2020), NDP tak dapat dibangunkan &#8220;selamanya&#8221;.</p>
<p>Dari kejadian ini ketua RT setempat mengetahui kejadian. Rupanya tidak hanya 3 orang yang turut serta minum. Guna penyelamatan, PMS (34) warga asal Desa Boro bugis, RT05/ RW10 Desa Saptorenggo, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang segera dibawa ke Puskesmas Singosari.</p>
<p>Kondisi PMS (34) semakin memburuk walau dirawat di Puskesmas Singosari. Alhasil ia dirujuk ke RSU Dr Saiful Anwar Malang (RSSA). Naas, ia tidak bertahan dan meninggal dunia, Sabtu (30/5/2020) malam.</p>
<p>Minggu (31/5/2020) pagi, kembali bertambah korban minuman ripen meninggal dunia. Yakni AWM (18) warga Dusun Morotanjek RT01/RW 07 Desa Purwoasri Kecamatan Singosari Kabupaten Malang. Kata kakak korban, AWM keluar rumah, Jumat (30/5/2020) lalu. Tujuannya entah kemana.</p>
<p>Sabtu (31/5/2020) pagi sekali, korban AWM pulang. Pukul 12.00, ia mulai sadar namun masih mabuk. Berulangkali ia muntah. Ia mengeluh pada kakaknya jika kepalanya pusing, penglihatan tidak jelas, dada merasa panas dan perut mual.</p>
<p>Kakaknya dan istri kemudian segera membawa korban ke klinik Wijaya Husada. Minggu (31/5/2020) pukul 05.30, nyawanya tak terselamatkan. Ia selanjutnya dibawa pulang dan dimakamkan.</p>
<p>Betapa mengerikan minuman oplosan yang diminum warga Morotanjek Singosari itu. Sayangnya, botol aqua 1 literan yang diminum para korban telah hilang karena dibuang ke sungai dekat lokasi kejadian. <strong>(sos/tim)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">115304</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Misteri Tragedi Gergaji Leher Singosari Misterius</title>
		<link>https://memontum.com/misteri-tragedi-gergaji-leher-singosari-misterius</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 10 May 2020 10:28:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[pembunuhan]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Singosari]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/114130-misteri-tragedi-gergaji-leher-singosari-misterius</guid>

					<description><![CDATA[&#8220;Kunci&#8221; Motif Aksi Khoirul Tunggu Astutik Pulih Memontum Malang &#8211; Jenazah Khoirul (37) tidak menjalani proses otopsi untuk mengetahui sebab pasti kematiannya. Wandi (53) orangtua Khoirul menyatakan ikhlas dan membuat surat pernyataan tidak menuntut penyelidikan polisi. Sabtu (9/5/2020) pukul 22.13, jenazahnya telah diperiksa tim Forensik RSU Dr Saiful Anwar Malang melalui visum luar atau onservasi. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2>&#8220;Kunci&#8221; Motif Aksi Khoirul Tunggu Astutik Pulih</h2>
<p><strong>Memontum Malang </strong>&#8211; Jenazah Khoirul (37) tidak menjalani proses otopsi untuk mengetahui sebab pasti kematiannya. Wandi (53) orangtua Khoirul menyatakan ikhlas dan membuat surat pernyataan tidak menuntut penyelidikan polisi.</p>
<p>Sabtu (9/5/2020) pukul 22.13, jenazahnya telah diperiksa tim Forensik RSU Dr Saiful Anwar Malang melalui visum luar atau onservasi. Di tubuh Khoirul tidak ditemukan luka serius. Ada sejumlah luka lecet di beberapa bagian tubuh dikarenakan jatuh dari lantai atas.</p>
<p><div id="attachment_114131" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-114131" decoding="async" class="size-full wp-image-114131" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/05/Misteri-Tragedi-Gergaji-Leher-Singosari-Misterius.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="Darah korban Astutik. (ist)" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/05/Misteri-Tragedi-Gergaji-Leher-Singosari-Misterius.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/05/Misteri-Tragedi-Gergaji-Leher-Singosari-Misterius.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/05/Misteri-Tragedi-Gergaji-Leher-Singosari-Misterius.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/05/Misteri-Tragedi-Gergaji-Leher-Singosari-Misterius.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-114131" class="wp-caption-text">Darah korban Astutik. (ist)</p></div></p>
<p>Bersamaan dibawanya jenazah Khoirul ke Desa Klampok, Astutik, istri yang lehernya digergaji, mendapat perawatan itensif di IGD RSSA Malang. Luka di lehernya cukup panjang dan merobek sejumlah pembuluh darah. Ada indikasi, bagian tulang tenggorokan mengalami goresan gergaji. Sabtu malam diagendakan tindakan operasi tim medis.</p>
<p>Sementara itu, informasi lain didapat, Khoirul dan Astutik ternyata sempat tidak bertegur sapa atau komunikasi serius selama 2 harian sejak tinggal di rumah Wandi. Wandi sendiri menyebut sosok Khoirul dan Astutik sendiri memang dikenal pendiam juga tidak pernah menyampaikan masalah keluarga.</p>
<p>Khoirul sehari-harinya bekerja menjadi buruh tani lombok. Warga mengenalnya giat bekerja siang malam. Ia menikahi Astutik selama setahunan lebih. Khoirul pernah menikah. Namun kemudian bercerai dan menikahi Astutik. Keduanya dikaruniai seorang anak.</p>
<p>Sebelum tinggal di rumah Wandi, Pasutri itu tinggal di Sumbul Klampok Singosari. &#8220;Kata warga, dia giat kerja. Siang malam. Malam pun mencari rumput,&#8221; sebut seorang warga Singosari.</p>
<p><strong>Baca : </strong></p>
<ul>
<li><a href="https://kabupatenmalang.memontum.com/3258-gergaji-leher-istri-suami-3-jam-kemudian-tewas" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Gergaji Leher Istri, Suami 3 Jam Kemudian Tewas</a></li>
<li><a href="https://kabupatenmalang.memontum.com/3262-khoirul-muntah-darah-istri-kritis" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Khoirul Muntah Darah, Istri Kritis</a></li>
<li><a href="https://kabupatenmalang.memontum.com/3267-tragedi-gergaji-leher-istri-singosari-bapak-khoirul-ikhlas" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Tragedi Gergaji Leher Istri Singosari, Bapak Khoirul Ikhlas</a></li>
<li><a href="https://kabupatenmalang.memontum.com/3273-motif-tragedi-gergaji-leher-singosari-misterius-astutik-selamat-berikut-kronologis-tercatat" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Motif Tragedi Gergaji Leher Singosari Misterius Astutik Selamat, Berikut Kronologis Tercatat</a></li>
</ul>
<p>Sementara ini, Polsek Singosari (Polres Malang) melalui Kapolsek Singosari, AKP Farid Fatoni memperkirakan motif kejadian percobaan pembunuhan itu berlatar asmara atau kecemburuan Khoirul.</p>
<p>Namun, motif sesungguhnya kejadian, hanya bertumpu pada keterangan Astutik, istri Khoirul yang kini masih dirawat di RSU Dr Saiful Anwar Malang. Setelah pulih, sadar dan dapat berkomunikasi, barulah terungkap di balik tragedi gergaji leher Singosari yang mengejutkan dan misterius itu.<strong> (sos/tim)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">114130</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Motif Tragedi Gergaji Leher Singosari Misterius Astutik Selamat, Berikut Kronologis Tercatat</title>
		<link>https://memontum.com/motif-tragedi-gergaji-leher-singosari-misterius-astutik-selamat-berikut-kronologis-tercatat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 10 May 2020 10:22:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[pembunuhan]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Singosari]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/114126-motif-tragedi-gergaji-leher-singosari-misterius-astutik-selamat-berikut-kronologis-tercatat</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Sabtu (9/5/2020) pukul 22.13, jenazah Khoirul (37) dibawa ambulan PMI Kabupaten Malang menuju Desa Klampok, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang. Motivasi ia berupaya membunuh Astutik (34) istrinya, masih misterius. Berikut ini data fakta yang didapat dari pengakuan sejumlah narasumber dan telah dikroscek kebenarannya : 1) Kejadian terjadi sekitar pukul 14.00 di rumah Wandi, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Sabtu (9/5/2020) pukul 22.13, jenazah Khoirul (37) dibawa ambulan PMI Kabupaten Malang menuju Desa Klampok, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang. Motivasi ia berupaya membunuh Astutik (34) istrinya, masih misterius.</p>
<p><div id="attachment_114127" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-114127" decoding="async" class="size-full wp-image-114127" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/05/IMG_20200509_221230-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="Wandi, Kusnadi Kepala Desa Klampok saat membawa jenazah kembali ke rumah duka. (sos) " width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/05/IMG_20200509_221230-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/05/IMG_20200509_221230-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/05/IMG_20200509_221230-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/05/IMG_20200509_221230-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-114127" class="wp-caption-text">Wandi, Kusnadi Kepala Desa Klampok saat membawa jenazah kembali ke rumah duka. (sos)</p></div></p>
<p>Berikut ini data fakta yang didapat dari pengakuan sejumlah narasumber dan telah dikroscek kebenarannya :</p>
<p>1) Kejadian terjadi sekitar pukul 14.00 di rumah Wandi, Dusun Kebonjati, Desa Klampok, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang. Di rumah itu, Khoirul, Astutik dan dua anak kecil tinggal. Wandi berada di Pasar. Keluarga ini baru tinggal 2 harian.</p>
<p>2) Pukul 14.35, seorang warga melihat langsung Khoirul berdiri di atas lantai dua yang berketinggian 10 meter lebih (bukan 7 meteran). Khoirul melompat dan jatuh dengan posisi kepala lebih dulu. Warga sempat mengira Khoirul membenahi genting.</p>
<p>3) Melihat Khoirul jatuh tengkurap. Lebih dari 2 warga membantunya berdiri dan membawa Khoirul masuk ke dalam rumah warga. Warga lain mendengar suara tangis anak kecil. Bareng dilihat, kedua anak terkunci dalam kamar. Warga mendobrak jendela dan mengeluarkan anak kecil.</p>
<p>4) Masuk ke dalam, tubuh Astutik setengah mirinf dengan berlumuran darah. Ditemukan gergaji dekat tubuhnya. Warga bergegas membawa Astutik ke RS Marsudi Waluyo. Mobil Polsek Singosari datang dan membawa Khoirul ke Puskesmas Singosari.</p>
<p>5) Saat Khoirul dibawa polisi, warga sempat merekam kejadian dan menganggap kondisinya sehat normal meski telah jatuh dari ketinggian 10 meteran. Polisi menyebut, Khoirul sudah sempoyongan masuk mobil patroli.</p>
<p>6) Di Puskesmas Singosari, kondisi Khoirul dianggap tim medis, baik-baik saja. Selama 10 menit lebih ia diperiksa tim medis. Dianggap kondisi sehat, polisi membawa Khoirul kembali ke Polsek Singosari. Belum ada tanda serius dari Khoirul.</p>
<p>7) Pukul 16.10 mobil Polsek Singosari tiba di Markas Polsek Singosari. Disaksikan 4 anggota, Khoirul berjalan sempoyongan saat masuk ruang pemeriksaan. Ditanya petugas, Khoirul mengeluh kesakitan.</p>
<p>8) Khoirul kemudian muntah sebanyak 3 X. Satu dua diantaranya muntahan berwarna cokelat diperkirakan darah. Kondisi Khoirul semakin kritis. Dua anggota melihat kondisi Khoirul dan segera memanggil kembali Sapri, petugas PMI Kabupaten Malang.</p>
<p>9) Diangkut masuk ambulan, Khoirul masih kondisi bernyawa. Dalam perjalanan, kondisinya semakin kritis. Tiba di Puskesmas sekitar pukul 16.30, Khoirul dipastikan meninggal oleh tim medis Puskesmas Singosari.</p>
<p><strong>Baca : </strong></p>
<ul>
<li><a href="https://kabupatenmalang.memontum.com/3258-gergaji-leher-istri-suami-3-jam-kemudian-tewas" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Gergaji Leher Istri, Suami 3 Jam Kemudian Tewas</a></li>
<li><a href="https://kabupatenmalang.memontum.com/3262-khoirul-muntah-darah-istri-kritis" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Khoirul Muntah Darah, Istri Kritis</a></li>
<li><a href="https://kabupatenmalang.memontum.com/3267-tragedi-gergaji-leher-istri-singosari-bapak-khoirul-ikhlas" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Tragedi Gergaji Leher Istri Singosari, Bapak Khoirul Ikhlas</a></li>
</ul>
<p>10) Kabar meninggalnya pelaku percobaan pembunuhan mengejutkan dan menggemparkan netizen termasuk dunia medsos, lantaran video rekaman kondisinya baik-baik saja tersebar. Rentang proses meninggalnya Khoirul antara 2 Jam lebih pasca kejadian jatuh (bukan 3 jam kemudian).</p>
<p>11) Sebelum meninggal atau kondisinya semakin parah, Khoirul mengaku berusaha bunuh diri dan kesakitan. Waktu jatuh dari ketinggian 10 meter, ia tidak bisa berdiri sendiri apalagi berjalan normal, melainkan sempat dibantu warga masuk ke dalam rumah. Ia sempat diberi air minum dan dipijati. <strong>(sos/tim)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">114126</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tragedi Gergaji Leher Istri Singosari, Bapak Khoirul Ikhlas</title>
		<link>https://memontum.com/tragedi-gergaji-leher-istri-singosari-bapak-khoirul-ikhlas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 09 May 2020 14:43:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[pembunuhan]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Singosari]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/114087-tragedi-gergaji-leher-istri-singosari-bapak-khoirul-ikhlas</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Wandi (53) menyatakan ikhlas atas kepergian Khoirul (37), putranya. Pernyataan ikhlas itu dikarenakan banyak warga sudah tahu, jika kematian Khoirul disebabkan jatuh dari ketinggian 7 meter. &#8220;Saya Ikhlas Pak. Semua orang tahu kalau dia meninggal karena jatuh,&#8221; ungkap Wandi, saat berhadapan dengan Kanitreskrim Polsek Singosari, Sabtu (9/5/2020) pukul 20.30 di halaman Forensik [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang </strong>&#8211; Wandi (53) menyatakan ikhlas atas kepergian Khoirul (37), putranya. Pernyataan ikhlas itu dikarenakan banyak warga sudah tahu, jika kematian Khoirul disebabkan jatuh dari ketinggian 7 meter.</p>
<p>&#8220;Saya Ikhlas Pak. Semua orang tahu kalau dia meninggal karena jatuh,&#8221; ungkap Wandi, saat berhadapan dengan Kanitreskrim Polsek Singosari, Sabtu (9/5/2020) pukul 20.30 di halaman Forensik RSU Dr Saiful Anwar Malang.</p>
<p><div id="attachment_114088" style="width: 860px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-114088" decoding="async" class="size-full wp-image-114088" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/05/Tragedi-Gergaji-Leher-Istri-Singosari-Bapak-Khoirul-Ikhlas.jpg?resize=740%2C392&#038;ssl=1" alt="Rumah lokasi kejadian. (ist)" width="740" height="392" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/05/Tragedi-Gergaji-Leher-Istri-Singosari-Bapak-Khoirul-Ikhlas.jpg?w=850&amp;ssl=1 850w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/05/Tragedi-Gergaji-Leher-Istri-Singosari-Bapak-Khoirul-Ikhlas.jpg?resize=300%2C159&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/05/Tragedi-Gergaji-Leher-Istri-Singosari-Bapak-Khoirul-Ikhlas.jpg?resize=768%2C407&amp;ssl=1 768w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/05/Tragedi-Gergaji-Leher-Istri-Singosari-Bapak-Khoirul-Ikhlas.jpg?resize=600%2C318&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/05/Tragedi-Gergaji-Leher-Istri-Singosari-Bapak-Khoirul-Ikhlas.jpg?resize=200%2C106&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-114088" class="wp-caption-text">Rumah lokasi kejadian. (ist)</p></div></p>
<p>Hingga saat ini, jenazah masih berada di RSSA Malang. Belum ada kepastian apakah jenazah Khoirul akan menjalani proses visum lengkap atau otopsi untuk mengetahui kepastian sebab kematian Khoirul.</p>
<p>Wandi, berulangkali menyebut bila putranya tidak ada masalah dengan Astutik di kehidupannya. Ia juga bercerita juga Khoirul, Astutik dan anaknya, tinggal bersama baru 2 harian di Kebonjati, Desa Klampok, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang. Biasanya tinggal di Sumbul Singosari.</p>
<p>&#8220;Biasanya kalau Ramadan kan perlu rewang. Ater ater, karena itu ke Kebonjati,&#8221; ujar Wandi kepada petugas Polsek Singosari.</p>
<p>Sementara itu, Kanitreskrim Polsek Singosari, Iptu Supriyono SH sempat berkomunikasi dengan Wandi dan Kusnadi, Kepala Desa Klampok. Ia menjelaskan pentingnya mengetahui sebab kematian Khoirul.</p>
<p>&#8220;Tadi dibawa ke Puskesmas. Dicek tidak apa-apa kata dokter Puskesmas. Ada beberapa menit di sana. Kemudian kami bawa ke Polsek. Tidak sempat kami interogasi,&#8221; papar Iptu Supriyono SH.</p>
<p><strong>BACA : </strong></p>
<ul>
<li><a href="https://kabupatenmalang.memontum.com/3258-gergaji-leher-istri-suami-3-jam-kemudian-tewas" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Gergaji Leher Istri, Suami 3 Jam Kemudian Tewas</a></li>
<li><a href="https://kabupatenmalang.memontum.com/3262-khoirul-muntah-darah-istri-kritis" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Khoirul Muntah Darah, Istri Kritis</a></li>
</ul>
<p>&#8220;Di Polsek, baru datang, dia semakin sempoyongan, muntah darah. Segera kami panggilkan ambulan dan antar lagi ke Puskesmas,&#8221; urai Iptu Supriyono SH kepada Memontum.com.</p>
<p>Perkiraan, sekitar pukul 16.30 Khoirul dibawa ke Puskesmas Singosari. Menurut Supriyono, kondisi Khoirul keadaan kritis dan dimungkinkan meninggal di perjalanan menuju Puskesmas. <strong>(sos/tim)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">114087</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Khoirul Muntah Darah, Istri Kritis</title>
		<link>https://memontum.com/khoirul-muntah-darah-istri-kritis</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 09 May 2020 13:36:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[pembunuhan]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Singosari]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/114083-khoirul-muntah-darah-istri-kritis</guid>

					<description><![CDATA[Motif Cek Cok Belum Jelas Memontum Malang &#8211; Khoirul (37) sempat muntah darah selang beberapa jam jatuh dari ketinggian 7 meteran atau upaya bunuh dirinya. Sementara, hingga Sabtu (9/5/2020) malam, kondisi Astutik (26) masih kritis dan ditangani itensif di IGD RSSA Malang. Keduanya baru 2 hari tinggal di rumah Wandi (53) orangtua Khoirul yang berada [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2>Motif Cek Cok Belum Jelas</h2>
<p><strong>Memontum Malang </strong>&#8211; Khoirul (37) sempat muntah darah selang beberapa jam jatuh dari ketinggian 7 meteran atau upaya bunuh dirinya. Sementara, hingga Sabtu (9/5/2020) malam, kondisi Astutik (26) masih kritis dan ditangani itensif di IGD RSSA Malang.</p>
<p>Keduanya baru 2 hari tinggal di rumah Wandi (53) orangtua Khoirul yang berada di Dusun Kebonjati, Desa Klampok, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang. Menurut Wandi, tidak ada masalah apa-apa pada hubungan keduanya.</p>
<p><div id="attachment_114084" style="width: 860px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-114084" decoding="async" class="size-full wp-image-114084" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/05/Khoirul-Muntah-Darah-Istri-Kritis.jpg?resize=740%2C555&#038;ssl=1" alt="Gergaji yang dipakai Khoirul. (ist)" width="740" height="555" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/05/Khoirul-Muntah-Darah-Istri-Kritis.jpg?w=850&amp;ssl=1 850w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/05/Khoirul-Muntah-Darah-Istri-Kritis.jpg?resize=300%2C225&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/05/Khoirul-Muntah-Darah-Istri-Kritis.jpg?resize=768%2C576&amp;ssl=1 768w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/05/Khoirul-Muntah-Darah-Istri-Kritis.jpg?resize=600%2C450&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/05/Khoirul-Muntah-Darah-Istri-Kritis.jpg?resize=200%2C150&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-114084" class="wp-caption-text">Gergaji yang dipakai Khoirul. (ist)</p></div></p>
<p>Setahunan pasutri ini berumah tangga. Keduanya dikaruniai 1 anak masih balita. Biasanya, keluarga kecil ini tinggal di Ngembul. &#8220;Khoirul nikah dua kali, sama yang pertama sudah pisah. Dengan yang ini, nikah resmi, anaknya masih kecil,&#8221; ungkap Wandi, orangtua Khoirul.</p>
<p>Wandi sendiri sedang berada di Pasar saat sore kejadian. &#8220;Saya di Pasar. Dikasih tahu kalau sempat ada cek cok. Saya kira cuma masalah biasa,&#8221; ungkap Wandi bersama Kusnadi, Kepala Desa Klampok Singosari.</p>
<p>Geger tetangga Wandi saat melihat Khoirul jatuh dari lantai atas. &#8220;Kepalanya duluan informasinya warga,&#8221; ungkap petugas PMI Kabupaten Malang. Kusnadi, juga menyebut hal yang sama.</p>
<p><strong>BACA :</strong> <a href="https://kabupatenmalang.memontum.com/3258-gergaji-leher-istri-suami-3-jam-kemudian-tewas" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Gergaji Leher Istri, Suami 3 Jam Kemudian Tewas</a></p>
<p>Akibat jatuhnya itu, Khoirul sebenarnya berjalan sempoyongan saat dibawa ke Puskesmas dan Polsek Singosari. &#8220;Dia muntah darah. Merah, cedera di kepalanya seperti parah,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Sementara itu, Astutik menderita luka robek di lehernya cukup panjang. Gergaji yang dipakai Khoirul ditemukan di lokasi kejadian. Kasus ini, kinj tengah didalami penyelidikannya oleh Polsek Singosari. <strong>(sos/tim)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">114083</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Gergaji Leher Istri, Suami 3 Jam Kemudian Tewas</title>
		<link>https://memontum.com/gergaji-leher-istri-suami-3-jam-kemudian-tewas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 09 May 2020 13:00:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[pembunuhan]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Singosari]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/114081-gergaji-leher-istri-suami-3-jam-kemudian-tewas</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Mengejutkan dan menggemparkan tragedi yang terjadi di Dusun Kebonjati RT03/RW06, Desa Klampok, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Sabtu (9/5/2020) jelang petang. Diduga cemburu, suami gergaji leher istri. Ia kemudian melompat dari lantai 2 berupaya bunuh diri dan beberapa jam kemudian tewas. Belum jelas apa motif Khoirul (37) menganiaya Astutik (34) istrinya. Sekitaran 3 [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Mengejutkan dan menggemparkan tragedi yang terjadi di Dusun Kebonjati RT03/RW06, Desa Klampok, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Sabtu (9/5/2020) jelang petang. Diduga cemburu, suami gergaji leher istri. Ia kemudian melompat dari lantai 2 berupaya bunuh diri dan beberapa jam kemudian tewas.</p>
<p>Belum jelas apa motif Khoirul (37) menganiaya Astutik (34) istrinya. Sekitaran 3 jam usai menggorok leher istri dengan gergaji, ia tewas usai mendapat perawatan di Puskesmas Singosari. Padahal video yang tersebar di media sosial, Khoirul (37) terlihat sehat, sesaat kejadian.</p>
<p><iframe loading="lazy" src="https://www.youtube.com/embed/hXSJsUsBomk" width="750" height="400" frameborder="0" allowfullscreen="allowfullscreen"></iframe><br />
<strong>VIDEO CERITA DARI KUSNADI KEPALA DESA KLAMPOK. (Memontum.com) </strong></p>
<p>Bahkan ia bisa berjalan normal saat diamankan anggota Reskrim Polsek Singosari masuk mobil patroli. Lalu apa sebab kematiannya? Faktanya, usai menggergaji leher istri, Khoirul melompat dan terkapar depan teras rumah. Jatuhnya Khoirul diketahui tetangga sekitar.</p>
<p>&#8220;Pelaku meninggal setelah dibawa ke Puskesmas. Dia sempat jatuh dari lantai 2. Korban istri posisi di Marsudi Waluyo,&#8221; tegas Kapolsek Singosari, AKP Farid Fatoni, mendampingi Kapolres Malang AKBP Hendri Umar SIK MH kepada Memontum.com.</p>
<p>Ditambahkan Farid, jenazah rencananya akan dibawa menuju ruang forensik RSU Dr Saiful Anwar Malang. Jenazah direncanakan akan menjalani proses otopsi guna mengetahui sebab pasti kematiannya.</p>
<p>Sekitar pukul 18.50, jenazah tiba di Kamar Mayat RSU Dr Saiful Anwar Malang. Orangtuanya turut serta bersama Kusnadi, Kepala Desa Klampok dan anggota PMI Kabupaten Malang. Menurut Wandi, sang anak sudah berumah tangga selama setahunan.</p>
<p>&#8220;Baru tinggal dua hari sama saya, ya dia, anak istri. Ndak pernah sebelumnya ada masalah,&#8221; cerita Wandi (53), orangtua Khoirul. Wandi sendiri tidak berada di rumah saat kejadian. Ia berada di tempat lainnya.</p>
<p>Kejadian lalu diceritakan detail Kusnadi, Kepala Desa Klampok. Kejadian sekitar pukul 14.35 di rumah Pak Wandi. Pertama kali Khoirul jatuh dilihat Samnari.</p>
<p>&#8220;Waktu jatuh yang dilihat, Khoirul tengkurap. Tidak sadar diri. Ketinggian sekitar 7 meteran,&#8221; ungkap Kepala Desa Klampok, Kusnadi, saat ditemui di halaman Forensik RSU Dr Saiful Anwar Malang.</p>
<p>&#8220;Khoirul lalu digotong masuk ke dalam rumah Pak Samnari. Anak Khoirul menangis. Lalu warga melihat ke dalam. Korban Astutik sudah begitu, lalu yang diupayakan segera menolong,&#8221; cerita Kusnadi kepada Memontum.com.</p>
<p>Kusnadi menambahkan, Khoirul sempat dibawa ke Puskesmas Singosari. Selang 3 jam kemudian, ia dikabarkan meninggal hingga menggemparkan dunia media sosial. Sementara itu, korban Astutik kondisinya kritis dan menjalani perawatan di rumah sakit.<strong> (sos/tim)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">114081</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
