<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>polsek sukodadi &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/polsek-sukodadi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 30 Sep 2019 15:36:12 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>polsek sukodadi &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Pria Asal Desa Keben Turi Kendat di Kuburan Surabayan</title>
		<link>https://memontum.com/pria-asal-desa-keben-turi-kendat-di-kuburan-surabayan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 Mar 2019 12:49:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[bunuh diri]]></category>
		<category><![CDATA[gantung diri]]></category>
		<category><![CDATA[Penemuan Mayat]]></category>
		<category><![CDATA[polsek sukodadi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/80341-pria-asal-desa-keben-turi-kendat-di-kuburan-surabayan</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lamongan &#8211; Seorang Warga di gegerkan dengan penemuan mayat yang tergantung di Pohon jamblang dengan seutas tali yang berada di pemakaman umum di Dusun Kedangean, Desa Surabayan, Kecamatan Sukodadi, Kabupaten Lamongan. Mayat tersebut di temukan oleh Agus Prianto (28) warga setempat, yang bermula untuk mendatangi makam islam Dusun Kedangean Dusun Kedangean, Desa Surabayan, Kecamatan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Lamongan</strong> &#8211; Seorang Warga di gegerkan dengan penemuan mayat yang tergantung di Pohon jamblang dengan seutas tali yang berada di pemakaman umum di Dusun Kedangean, Desa Surabayan, Kecamatan Sukodadi, Kabupaten Lamongan.</p>
<p>Mayat tersebut di temukan oleh Agus Prianto (28) warga setempat, yang bermula untuk mendatangi makam islam Dusun Kedangean Dusun Kedangean, Desa Surabayan, Kecamatan Sukodadi, Kabupaten Lamongan, lantaran untuk berziarah ke makam ibunya.</p>
<p>&#8220;Pada saat saya berada di makam tersebut, saya melihat ada orang yang bergantung di pohon jamblang dengan seutas tali yang melilit dileher,&#8221; Ungkap Agus</p>
<p>Menurut Agus, saat di temukan korban sudah dalam keadaan meninggal dunia dan mengeluarkan bau tidak sedap. Mengetahui jika ada mayat tersebut, Agus langsung keluar makam untuk memberitahu warga setempat, mendengar kejadian ini warga setempat lalu bergegas untuk melihat mayat tersebut dan melaporkan kejadian ini ke Polsek Sukodadi.</p>
<p>Tak lama kemudian polisi langsung mendatangi TKP untuk mengidentifikasi mayat tersebut, saat ditemukan korban memakai kaos dan celana jeans serta memakai sandal jepit berwarna biru yang terletak tak jauh dari lokasi kejadian, setelahnya itu tidak ada indentitas apapun.</p>
<p>AKP H Slamet Sugianto, S.H, M.H, KAPOLSEK Sukodadi, Mangatakan pada saat di telusuri ternyata terkuak di ketahui korban bernama Abdul Gofur (28)th warga Desa Keben, Kecamatan Turi, Kabupaten Lamongan, Di duga korban tersebut mengalami gangguan jiwa(Stress).</p>
<p>Kemudian polisi mengevakuasi korban dan di bawa ke RSUD Dr.Soegiri untuk di lakukannya Visum. &#8220;Tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan di tubuh korban, kayaknya ini memang korban murni bunuh diri,&#8221; tandas Slamet.<strong> (Lai/zen/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">80341</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Perlintasan Rel KA Tanpa Palang Pintu di Lamongan Kembali Makan Korban</title>
		<link>https://memontum.com/perlintasan-rel-ka-tanpa-palang-pintu-di-lamongan-kembali-makan-korban</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 08 Apr 2018 13:15:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[kecelakaan]]></category>
		<category><![CDATA[polsek sukodadi]]></category>
		<category><![CDATA[tertabrak kereta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/35740-perlintasan-rel-ka-tanpa-palang-pintu-di-lamongan-kembali-makan-korban</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lamongan &#8212; Nasib beruntung masih berpihak pada nyawa Suroto (45) warga Desa Gajah Kecamatan Bourno Kabupaten Bojonegoro seorang pengemudi mobil suzuki carry nyaris tak terselamatkan. Padahal jika dilihat dari bangkai kendaraanya sangat parah setelah ditabrak KA diperlintasan rel tanpa palang pintu tepatnya di depan kampus Unisda kecamatan Sukodadi Lamongan. Kemarin (7/4/2018) Mobil carry yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Lamongan</strong> &#8212; Nasib beruntung masih berpihak pada nyawa Suroto (45) warga Desa Gajah Kecamatan Bourno Kabupaten Bojonegoro seorang pengemudi mobil suzuki carry nyaris tak terselamatkan. Padahal jika dilihat dari bangkai kendaraanya sangat parah setelah ditabrak KA diperlintasan rel tanpa palang pintu tepatnya di depan kampus Unisda kecamatan Sukodadi Lamongan. Kemarin (7/4/2018)      </p>
<p>Mobil carry yang ditabrak KA dimasinisi Irawan Febrianto warga pasar turi Surabaya itu bahkan sampai terseret hingga beberapa meter dan terpelanting ke selatan rel KA, untuk kondisi kendaraan mobil suzuki carry dengan nopol S 1974 J itu sampai tak berbentuk akibat begitu kerasnya benturan. </p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/04/Screenshot_20180406_173805-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" class="aligncenter size-full wp-image-35742" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/04/Screenshot_20180406_173805-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/04/Screenshot_20180406_173805-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/04/Screenshot_20180406_173805-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/04/Screenshot_20180406_173805-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Sementara korban, yakni sang pengemudi mobil hanya mengalami luka pada dahi dan sempat tak sadarkan diri sehingga langsung dilarikan ke Rumah Sakit Muhammadiyah Lamongan untuk mendapat perawatan lebih lanjut.   </p>
<p>Menurut informasi yang berhasil dihimpun, kecelakaan bermula saat mobil carry yang dikemudikan Suroto melaju dari arah selatan ke utara melintasi rel KA tanpa memperdulikan adanya kerata api lewat. </p>
<p>&#8220;Bersamaan dengan itu ada kereta api KRD dari arah barat ke timur kendati jarak begitu dekat sehingga tabrakan tak terhindar dan terseret kurang lebih 10 meter ke timur hingga masuk parit,&#8221; jelas Andre warga sekitar.</p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/04/Screenshot_20180408_105053-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" class="aligncenter size-full wp-image-35741" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/04/Screenshot_20180408_105053-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/04/Screenshot_20180408_105053-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/04/Screenshot_20180408_105053-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/04/Screenshot_20180408_105053-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Selain itu, Menurut Kapolsek Sukodadi, AKP Slamet Sugianto, mengungkap kecelakaan tersebut murni dari kelalaian pengemudi sendiri.</p>
<p>&#8220;Saat itu petugas penjaga perlintasan tanpa palang pintu sudah memberitahu dengan berteriak ada KA akan melintas namun korban sepertinya tidak mendengar teriakan petugas tadi, pengemudi mobil main selonong aja hingga tabrakkan terjadi,&#8221; pungkas AKP Slamet Sugianto Kapolsek Sukodadi. <strong>(bis/zen/nay)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">35740</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
