<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>polsek sumberpucung &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/polsek-sumberpucung/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 02 Apr 2020 11:01:16 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>polsek sumberpucung &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Warga Sumberpucung Ditemukan Tak Bernafas di Teras Rumahnya</title>
		<link>https://memontum.com/warga-sumberpucung-ditemukan-tak-bernafas-di-teras-rumahnya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 02 Apr 2020 11:01:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[meninggal mendadak]]></category>
		<category><![CDATA[polsek sumberpucung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=110758</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Seorang warga di Desa Karangkates, Kecamatan Sumberpucung Kabupaten Malang ditemukan meninggal di depan rumahnya Kamis (2/4/2020). Pemuda tersebut diketahui bernama Andri Hendrawan berusia 30 tahun dan merupakan warga desa setempat. Menurut pengakuan seorang saksi mata yang diketahui bernama Didik, salah seorang rekan kerjanya, mengatakan bahwa sore sebelum korban ditemukan meninggal, korban mengeluh [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Seorang warga di Desa Karangkates, Kecamatan Sumberpucung Kabupaten Malang ditemukan meninggal di depan rumahnya Kamis (2/4/2020). Pemuda tersebut diketahui bernama Andri Hendrawan berusia 30 tahun dan merupakan warga desa setempat.</p>
<p>Menurut pengakuan seorang saksi mata yang diketahui bernama Didik, salah seorang rekan kerjanya, mengatakan bahwa sore sebelum korban ditemukan meninggal, korban mengeluh tidak enak badan dan pamit untuk pulang. Namun, karena kunci rumahnya tertinggal di mobil, ia pun memutuskan untuk tidur di teras depan rumahnya.</p>
<p>&#8220;Karena gak enak badan lalu diantarkan oleh teman-temanya pulang ke sini. Tapi kunci rumahnya ketinggalan di mobil, lantas dia tidur di atas tempat duduk teras rumahnya,&#8221; terang Didik.</p>
<p>Didik yang bertempat tinggal di depan rumah korban mengatakan, korban masih terlihat tidur di tempat duduk yang berada di teras rumahnya pada saat malam hari.</p>
<p>&#8220;Jam dua malam, bu yayuk (tetangga samping rumah korban-red) yang mau berangkat ke pasar masih melihat korban masih tertidur di atas tempat duduk. Tapi dikiranya ya tidur mas,&#8221; imbuh Didik.</p>
<p>Lebih lanjut Didik mengatakan, korban baru diketahui saat istrinya yang pulang dari pasar berusaha membangunkan korban yang masih nampak tertidur.</p>
<p>&#8220;Jam 8.30 dilihat kok masih tidur, tapi setelah dibangunkan tidak bergerak dan di hidung ada darahnya. Mungkin dia kan tidur tidur di atas, lalu terjatuh itu,&#8221; sambung Didik.</p>
<p>Sementara itu petugas polsek Sumberpucung dan Jajaran identifikasi Polres Malang yang mendapat laporan itu segera mandatangi lokasi kejadian dan melakukan olah tempat kejadian perkara. Untuk mengetahui penyebab meninggalnya, kini jasadnya dibawa ke Rumah Sakit Dokter Syaiful Anwar Kota Malang untuk di autopsi.<strong> (iki/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">110758</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Salah Paham Ngamuk, Penjual Jajan Sumberpucung Aniaya Pria Kedungkandang</title>
		<link>https://memontum.com/salah-paham-ngamuk-penjual-jajan-sumberpucung-aniaya-pria-kedungkandang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Mar 2020 09:35:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[pasal 351]]></category>
		<category><![CDATA[penganiayaan]]></category>
		<category><![CDATA[polsek sumberpucung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/107460-salah-paham-ngamuk-penjual-jajan-sumberpucung-aniaya-pria-kedungkandang</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Ngamuk seolah kalap, tersangka Sunaryo (41) memukulkan tang berkali-kali ke wajah dan kepala Andik Ekawanto alias Petal (40). Beruntung, aksinya berhenti saat dilerai warga dan nyawa korban selamat. Senin (2/3/2020) siang, tersangka warga Dusun Ngrancah RT18/RW06, Desa Senggreng, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang itu mengaku khilaf dan menyesali perbuatannya. Aksi tersangka dilakukan Kamis [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Ngamuk seolah kalap, tersangka Sunaryo (41) memukulkan tang berkali-kali ke wajah dan kepala Andik Ekawanto alias Petal (40). Beruntung, aksinya berhenti saat dilerai warga dan nyawa korban selamat.</p>
<p>Senin (2/3/2020) siang, tersangka warga Dusun Ngrancah RT18/RW06, Desa Senggreng, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang itu mengaku khilaf dan menyesali perbuatannya.</p>
<div id="attachment_107461" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-107461" decoding="async" class="size-full wp-image-107461" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG_20200302_145113-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="PARAH : Tang dan kondisi korban luka parah di kepala. (sos)" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG_20200302_145113-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG_20200302_145113-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG_20200302_145113-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG_20200302_145113-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-107461" class="wp-caption-text">PARAH : Tang dan kondisi korban luka parah di kepala. (sos)</p></div>
<p>Aksi tersangka dilakukan Kamis (27/2/2020) pukul 20.00 terhadap Andik Ekawanto alias Petal (40) warga Puri Kartika Sari Blok J 1 RT09/RW01, Arjowinangun, Kecamatan Kedungkadang, Kota Malang.</p>
<p>Lokasi penganiayaan di rumah teman korban, atau masuk Dusun Ngrancah, Desa Senggreng, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang. Saat kejadian, korban sedang bertamu ke rumah temannya.</p>
<p>&#8220;Ada salah paham. Pelaku lewat dan sempat diingatkan tapi pelaku tidak terima dan pelaku mencari korban. Tersangka mendatangi, sambil membawa tang, setelah itu terjadi penganiayaan, &#8221; ujar AKP Edy Sunyata kepada Memontum.com.</p>
<p>Kata Ipda Zaenal, Kanitreskrim Polsek Sumberpucung, tersangka sempat naik motor dan &#8216;mblayer&#8217; (menggeber knalpot) depan korban. Malam kejadian, korban memang sempat memperingatkan perbuatan tersangka. Namun yang terjadi justru salah paham.</p>
<p>&#8220;Saya dipisuhi. Saya jak ngomong apik-apik. Katanya dia gak seneng. Saya pukul, sampai saya lupa berapa kali Pak,&#8221; cerita tersangka kepada AKP Edi Sunjata S Sos.</p>
<p>Keterangan itu berbeda dengan pemeriksaan petugas. Dari sisi korban, tersangka masuk ke dalam rumah dan memukul berulangkali. Seolah kalap gelap mata tersangka mengamuk.</p>
<p>Perbuatan tersangka berhenti setelah dilerai warga. Entah apa yang terjadi bila tersangka terus menerus menganiaya korban. Dia baru menyadari setelah ia berhenti mengamuk.</p>
<p>&#8220;Saya khilaf. Menyesal Pak. Saya lupa berapa kali memukul,&#8221; aku tersangka di depan Ipda Zaenal dan AKP Edy Sunyata.</p>
<p>Dari pemukulan pakai tang, korban pun pingsan. Darah menggenang dan menciprat ke segala arah, menempel di dinding rumah teman korban.</p>
<p>Akibat perbuatannya, tersangka dijerat sangkaan pasal 351 Tentang tindak pidana penganiayaan berat. Baru sekali ini tersangka berurusan dengan hukum dan berulang kali mengaku menyesali perbuatannya. <strong>(sos/tim)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">107460</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dulu Kasus Curi LPG, Kini Kasus Pil Lele</title>
		<link>https://memontum.com/dulu-kasus-curi-lpg-kini-kasus-pil-lele</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Mar 2020 09:31:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[pasal 197]]></category>
		<category><![CDATA[pil koplo]]></category>
		<category><![CDATA[polsek sumberpucung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/107458-dulu-kasus-curi-lpg-kini-kasus-pil-lele</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Pernah masuk LP Lowokwaru Malang kasus pencurian tabung gas LPG, giliran kini, tersangka Agus Harianto (26) berurusan dengan hukum gara-gara menjadi pengedar pil koplo atau pil dobel L (££) atau pil lele. Pemuda warga Desa Sidorejo, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang, diringkus anggota Reskrim Polsek Sumberpucung di area Stadion Kanjuruhan Kepanjen. Tepatnya, Rabu [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Pernah masuk LP Lowokwaru Malang kasus pencurian tabung gas LPG, giliran kini, tersangka Agus Harianto (26) berurusan dengan hukum gara-gara menjadi pengedar pil koplo atau pil dobel L (££) atau pil lele.</p>
<p>Pemuda warga Desa Sidorejo, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang, diringkus anggota Reskrim Polsek Sumberpucung di area Stadion Kanjuruhan Kepanjen.</p>
<p>Tepatnya, Rabu (26/2/2020) dini hari pukul 02.00, tersangka diringkus petugas. Saat digeledah, anggota mendapat barang bukti plastik berisi pil koplo sebanyak 1000 butir. Ponsel dan uang Rp 258 ribu pun jadi barang bukti.</p>
<p>Kapolsek Sumberpucung, AKP Edy Sunyata menjelaskan bahwa pihaknya mengamankan pelaku dari hasil penyelidikan.</p>
<p>&#8220;Kami terima informasi dari masyarakat, lalu kami lidik, pelaku kedapatan membawa barang bukti. Barang bukti sebanyak 1000 butir Pil double ££ dan uang hasil penjualan,&#8221; papar AKP Edy Sunyata kepada Memontum.com, Senin (2/3/2020) sore.</p>
<p>Kata Edy, poketan botol besar dibeli dari Kota Malang kenalan teman tersangka. Dari botol besar, dibagi menjadi poket kecil isi 4 butir. Per tik dijual seharga Rp 10 ribu. Kabarnya, seminggu sekali ia memesan lagi poketan besar seharga Rp 1 juta.</p>
<p>Tapi tersangka membantahnya. Akunya, dua bulanan baru habis dagangan pil koplonya. Selain itu karena teman-temannya juga memakai pil koplo miliknya. Soal untung, tersangka mengaku mendapat Rp 300 ribu tiap penjualan poket kecil dari sepoket besar.</p>
<p>&#8220;Tahun 2014 saya di LP, 4 bulan, kasus curi LPG. Kalau jualan pil, 2 bulan baru habis. Sebotol besar isi 950 butir. Saya empat kali pesan,&#8221; aku tersangka di depan AKP Edy Sunyata.</p>
<p>Atas perbuatannya, tersangka dikenai pelanggaran Pasal 197 sub Pasal 196 UU No 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan. Ancamannya lebih dari 5 tahun kurungan penjara sehingga pihak kepolisian berwenang menahan tersangka. <strong>(sos/tim)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">107458</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Salah Pilih Teman, ABG Lumajang Minggat, Jadi Purel di Malang</title>
		<link>https://memontum.com/salah-pilih-teman-abg-lumajang-minggat-jadi-purel-di-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 Nov 2019 09:04:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[pasal 83]]></category>
		<category><![CDATA[polsek sumberpucung]]></category>
		<category><![CDATA[Purel]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/99199-salah-pilih-teman-abg-lumajang-minggat-jadi-purel-di-malang</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Baru empat hari minggat, gadis asal Lumajang ditemukan ibu kandungnya di tempat karaoke sebagai pemandu lagu. Miris, anak di bawah umur dewasa (18 tahun) itu dipekerjakan dan &#8220;terpaksa&#8221; melayani hubungan intim pria mesum. Usai terima laporan ibu korban, Senin (4/11/2019) siang, Polsek Sumberpucung Polres Malang berhasil menangkap pelaku tindak pidana perdagangan anak [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang </strong>&#8211; Baru empat hari minggat, gadis asal Lumajang ditemukan ibu kandungnya di tempat karaoke sebagai pemandu lagu. Miris, anak di bawah umur dewasa (18 tahun) itu dipekerjakan dan &#8220;terpaksa&#8221; melayani hubungan intim pria mesum.</p>
<p>Usai terima laporan ibu korban, Senin (4/11/2019) siang, Polsek Sumberpucung Polres Malang berhasil menangkap pelaku tindak pidana perdagangan anak dan melakukan eksploitasi secara ekonomi dan atau seksual terhadap anak.</p>
<p>Jadi tersangka yakni, Tiwi Rahayu alias Reva (32) warga asal Jl. Kelud RT08 RW 02, Desa Klagen Gambiran Kecamatan Maospati Kabupaten Magetan dan Kesya Amalia (25) warga Jalan Purwantoro Barat RT 09 RW02 Desa/Kecamatan Turen, Kabupaten Malang.</p>
<p>Disita sebagai barang bukti berupa Kartu keluarga, selembar ijazah SMP milik sang ABG dan uang tunai Rp 300 ribu.</p>
<p>Berdasar rilis pers Polres Malang, Senin siang pihak penjagaan kantor Polsek Sumberpucung menerima pengaduan atau laporan TW (33) warga Kecamatan Tempursari, Kabupaten Lumajang.</p>
<p>Sang ibu muda ini melaporkan jika sang anak berada di salah satu tempat karaoke masuk Jalan Nusantara, Suko, Desa/Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang. Karaoke itu bernama Reva.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-99200" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/IMG-20191105-WA0048-copy.jpg?resize=740%2C444&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="444" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/IMG-20191105-WA0048-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/IMG-20191105-WA0048-copy.jpg?resize=300%2C180&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/IMG-20191105-WA0048-copy.jpg?resize=600%2C360&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/IMG-20191105-WA0048-copy.jpg?resize=200%2C120&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/IMG-20191105-WA0048-copy.jpg?resize=590%2C354&amp;ssl=1 590w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/IMG-20191105-WA0048-copy.jpg?resize=400%2C240&amp;ssl=1 400w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Petugas segera mendatangi lokasi dan mengamankan 2 orang termasuk membawa sang anak ke samping ibu kandungnya. Dari kesaksian ibu korban, sang anak baru pergi tanpa pamit sejak Sabtu (31/10/2019) lalu.</p>
<p>Pencarian ibu ini berhasil menemukan keberadaan sang anak. Ia pun terkejut lantaran sang anak bekerja di tempat karaoke. Terlebih, sang anak mengakui jika ia sempat melayani hubungan intim. Uang jasa kemudian diberikan ke pihak pengelola karaoke.</p>
<p>Terkait anak, kasus ini kemudian dilimpahkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA) Polres Malang. &#8220;Benar ada kasus itu. Kami sudah limpahkan kasusnya ke PPA Polres Malang,&#8221; ungkap Kapolsek Sumberpucung, AKP Edi Sunjata kepada Memontum.com.</p>
<p>Perbuatan memperkerjakan anak di bawah umur tersangka jelas melanggar Pasal 83 Jo Pasal 76F dan Pasal 88 Jo Pasal 76I UU No 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU No 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dan Pasal 2 ayat (1) UU No 21 tahun 2007 tentang pemberantasan TPPO (tindak pidana perdagangan orang). <strong>(sos/tim)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">99199</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemabuk Pembunuh Warga Pucung Dibawa ke Polres Malang</title>
		<link>https://memontum.com/pemabuk-pembunuh-warga-pucung-dibawa-ke-polres-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 22 Aug 2019 12:30:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[pembunuhan]]></category>
		<category><![CDATA[polsek sumberpucung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/90946-pemabuk-pembunuh-warga-pucung-dibawa-ke-polres-malang</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Pemabuk brutal penganiaya pria Sumberpucung hingga kritis lalu tewas, Kamis (22/8/2019) dini hari, diringkus anggota Buser Sat Reskrim Polres Malang dan Polsek Sumberpucung. Dialah, tersangka Nuriman (54) warga Kelurahan Penarukan, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang. &#8220;Benar. Dia dibawa ke Polres Malang. Motifnya masih didalami penyidik Polres. Dia sempat kabur,&#8221; ungkap Kapolsek Sumberpucung, AKP [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Pemabuk brutal penganiaya pria Sumberpucung hingga kritis lalu tewas, Kamis (22/8/2019) dini hari, diringkus anggota Buser Sat Reskrim Polres Malang dan Polsek Sumberpucung. Dialah, tersangka Nuriman (54) warga Kelurahan Penarukan, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang.</p>
<p>&#8220;Benar. Dia dibawa ke Polres Malang. Motifnya masih didalami penyidik Polres. Dia sempat kabur,&#8221; ungkap Kapolsek Sumberpucung, AKP Edi Sunjata kepada Memontum.com, Kamis sore.</p>
<p>Sejak tersiar kabar meninggalnya Suwarso (62), Rabu (21/8/2019) siang, entah darimana, tersangka mendengar kabar itu dan tidak pulang ke rumahnya. Sejumlah saksi memang terlibat keberadaan tersangka di depan rumah, masuk Jalan Dr Wahidin, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang.</p>
<p>Menurut keterangan seorang saksi, beberapa orang minum minuman keras di dekat rumah Jumini (44). Selasa (20/8/2019) pukul 14.00, korban datang membonceng Jumini. Mendadak, teman-teman tersangka bubar dan tersisa tersangka dengan korban.</p>
<p>Korban berbadan besar lalu dihampiri tersangka. Entah bicara apa, tersangka langsung memukul perut korban hingga terjatuh ke belakang. Saat tergeletak, tersangka memukul kepala korban berulangkali.</p>
<p>Tersangka kemudian meninggalkan korban. Keluarga langsung membawa korban ke RSUD Kanjuruhan dan melapor ke Polsek Sumberpucung. Naas, hanya 24 jam bertahan, nyawa korban tak terselamatkan saking parahnya luka di kepala.</p>
<p>Menurut warga, ada dugaan tersangka sakit hati dengan sikap atau perilaku korban. Ditambah pengaruh minuman keras, tersangka kehilangan pikiran jernihnya. Ia diduga melampiaskan kemarahan dan kejengkelannya terhadap korban.</p>
<p><strong>Baca :</strong> <a href="https://hukrim.memontum.com/28759-usai-nikah-2-hari-pria-sambigede-dihajar-pemabuk" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Usai Nikah 2 Hari, Pria Sambigede Dihajar Pemabuk</a></p>
<p>Diketahui warga, korban baru 2 hari menikah secara siri. Korban tercatat sebagai warga Jalan RA Kartini, Desa Sambigede, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang. Belum jelas, ada kaitankah pernikahan itu dengan aksi brutal tersangka.</p>
<p>Hingga kini, motif penganiayaan berujung maut itu masih didalami penyidikannya oleh Satuan Reskrim Polres Malang. <strong>(sos)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">90946</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Usai Nikah 2 Hari, Pria Sambigede Dihajar Pemabuk</title>
		<link>https://memontum.com/usai-nikah-2-hari-pria-sambigede-dihajar-pemabuk</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 21 Aug 2019 13:14:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[pembunuhan]]></category>
		<category><![CDATA[polsek sumberpucung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/90859-usai-nikah-2-hari-pria-sambigede-dihajar-pemabuk</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Naas, bertahan selama 24 jam, Suwarso (62) meninggal dunia usai dianiaya seorang pemabuk. Pemukulan brutal pelaku dilakukan di hadapan Jumini (44), istri korban. Korban, baru menikah secara siri 2 hari lalu. Aksi amuk pelaku terjadi di depan rumah atau warung, Selasa (20/8/2019) sore, tepatnya di Jalan Dr Wahidin RT15/RW06, Desa Sambigede, Kecamatan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang </strong>&#8211; Naas, bertahan selama 24 jam, Suwarso (62) meninggal dunia usai dianiaya seorang pemabuk. Pemukulan brutal pelaku dilakukan di hadapan Jumini (44), istri korban. Korban, baru menikah secara siri 2 hari lalu.</p>
<p>Aksi amuk pelaku terjadi di depan rumah atau warung, Selasa (20/8/2019) sore, tepatnya di Jalan Dr Wahidin RT15/RW06, Desa Sambigede, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang. Usai memukuli korban, pelaku langsung melarikan diri.</p>
<div id="attachment_90860" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-90860" decoding="async" class="size-full wp-image-90860" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/Pic_2019_08_21_19_32_37-copy.jpg?resize=650%2C400&#038;ssl=1" alt="OTOPSI : Jenazah selesai menjalani visum et repertum. (sos)" width="650" height="400" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/Pic_2019_08_21_19_32_37-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/Pic_2019_08_21_19_32_37-copy.jpg?resize=300%2C185&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/Pic_2019_08_21_19_32_37-copy.jpg?resize=600%2C369&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/Pic_2019_08_21_19_32_37-copy.jpg?resize=200%2C123&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-90860" class="wp-caption-text"><strong>OTOPSI : Jenazah selesai menjalani visum et repertum. (sos)</strong></p></div>
<p>Dikonfirmasi lewat ponsel, Kapolsek Sumberpucung, AKP Edi Sunjata menjelaskan bahwa korban sempat dirawat di RSUD Kanjuruhan Kepanjen. Korban mengalami luka berat akibat pukulan tangan kosong di bagian wajah dan kepalanya.</p>
<p>Seharian dirawat intensif, Rabu (21/8/2019) pukul 14.00, nyawa korban tak terselamatkan. Kejadian itu sudah dilaporkan ke Polsek Sumberpucung. Jenazah korban lalu dibawa menuju RSU Dr Saiful Anwar Malang untuk menjalani otopsi.</p>
<p>Sekitar pukul 18.00, anggota Identifikasi Polres Malang mendatangi kamar forensik. Datang pula anggota Sumberpucung, warga Sambigede dan seorang anak korban.</p>
<p>Pukul 19.30, jenazah selesai menjalani visum et repertum lengkap atau otopsi. Dari observasi jenazah, korban menderita luka sobek di bibir bawah, luka memar di mata kanan dan kiri serta di belakang telinga, luka lecet di kaki dan tangan.</p>
<p>Menurut seorang warga, darah sempat mengucur dari telinga korban. Warga Sambigede yang menggantarkan korban, berharap, pihak kepolisian berhasil meringkus pelaku. Warga juga berharap, penjualan minuman keras dapat berkurang lantaran dapat menyebabkan nyawa manusia melayang.</p>
<p>&#8220;Ini juga karena miras. Semoga tidak terulang lagi,&#8221; ungkap seorang warga. &#8220;Ada saksi yang melihat kejadian Pak,&#8221; ungkap warga lainnya yang turut mengurus administrasi visum et repertum. Hingga kini, motif dan pencarian pelaku masih didalami pihak Polsek Sumberpucung dan Polres Malang. <strong>(sos)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">90859</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pulang Mancing, Tabrak Moncong Truk</title>
		<link>https://memontum.com/pulang-mancing-tabrak-moncong-truk</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 Oct 2018 12:18:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[kecelakaan]]></category>
		<category><![CDATA[polsek sumberpucung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/60478-pulang-mancing-tabrak-moncong-truk</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Naas menimpa dua pemancing Kedungkandang sast naik berboncengan lewat Jalan Raya Ngebruk, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang. Naik sepeda motor, Kamis (18/10/2018) pukul 04.30, korban menabrak depan kanan truk. Brakkk! Truk AG-9156-US yang disopiri Agus S (37) asal Tulungagung menabrak tiang listrik lantaran berusaha menghindari tabrakan. Sedangkan pengendara sepeda motor Honda Beat N-5669-ABE [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Naas menimpa dua pemancing Kedungkandang sast naik berboncengan lewat Jalan Raya Ngebruk, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang. Naik sepeda motor, Kamis (18/10/2018) pukul 04.30, korban menabrak depan kanan truk. </p>
<p>Brakkk! Truk AG-9156-US  yang disopiri Agus S (37) asal Tulungagung menabrak tiang listrik lantaran berusaha menghindari tabrakan. Sedangkan pengendara sepeda motor Honda Beat N-5669-ABE terjatuh ke badan aspal. </p>
<p>Luka parah kepala, Didik Waluyo (38) warga Jalan Ki Ageng Gribik, RT07/RW06, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang. Begitu pula korban uang yang dibonceng korban Didik. Luka serius di kepala. </p>
<p>Warga dan anggota Polsek Sumberpucung berusaha menolong kedua korban. Kedua korban segera dibawa ke RSUD Kanjuruhan Kepanjen. Namun sayang, belum mendapat perawatan itensif, nyawa keduanya melayang. </p>
<p>Kanit Laka Lantas Polres Malang, Ipda Agus Yulianto membenarkan adanya kejadian yang mengakibatkan dua korban jiwa meninggal dunia. Kedua korban, kata Agus, meninggal usai dirawat di RSUD Kanjuruhan Kepanjen. </p>
<p>&#8220;Masyarakat saat berkendara wajib disiplin taat aturan berkendara, berhati-hati dan utamakan keselamatan. Kalau mengantuk, istirahat dulu, menepi. Bila menyalip, pastikan ruang dan waktu cukup aman. Patuhi aturan dan rambu jalan,&#8221; terang Agus Yulianto, Kamis (18/10/2018) sore. </p>
<p>Sementara itu, informasi lain didapat Memontum.com, kedua korban pada Rabu (17/10/2018) malam sekitar pukul 22.00, berangkat menuju Suko untuk memancing ikan. Kata seorang Sumber Memontum, kedua korban tidak memakai helm. <strong>(sos)</strong> </p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">60478</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Depresi Masalah Rumah Tangga, Seorang Ibu Ceburkan Diri dalam Sumur</title>
		<link>https://memontum.com/depresi-masalah-rumah-tangga-seorang-ibu-ceburkan-diri-dalam-sumur</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 05 Feb 2018 11:39:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[depresi]]></category>
		<category><![CDATA[percobaan bunuh diri]]></category>
		<category><![CDATA[polsek sumberpucung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/24653-depresi-masalah-rumah-tangga-seorang-ibu-ceburkan-diri-dalam-sumu</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8212; Depresi usaha bunuh diri, Suyati (54) sempat tidak sadarkan diri. Seorang ibu warga Dusun Mbodo RT30/RW05, Desa Ngebruk, Kecamatan Sumberpucung itu, Senin (5/2/2018) pagi, nekat menjatuhkan diri dalam sumur. Berdasar rilis pers Polres Malang yang disampaikan Kasubaghumas Polres Malang, AKP Farid Fathoni bahwa kejadian terjadi sekitar pukul 04.00 di sumur milik Rahayu [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Memontum Malang &#8212; Depresi usaha bunuh diri, Suyati (54) sempat tidak sadarkan diri. Seorang ibu warga Dusun Mbodo RT30/RW05, Desa Ngebruk, Kecamatan Sumberpucung itu, Senin (5/2/2018) pagi, nekat menjatuhkan diri dalam sumur. </p>
<p>Berdasar rilis pers Polres Malang yang disampaikan Kasubaghumas Polres Malang, AKP Farid Fathoni bahwa kejadian terjadi sekitar pukul 04.00 di sumur milik Rahayu Ningtyas (38) warga Ngebruk.  </p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/IMG-20180205-WA0031-copy-1.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" class="aligncenter size-full wp-image-24682" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/IMG-20180205-WA0031-copy-1.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/IMG-20180205-WA0031-copy-1.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/IMG-20180205-WA0031-copy-1.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/IMG-20180205-WA0031-copy-1.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Byurr.. Suara kecipak air terdengar keras sehingga aksi nekat itu segera diketahui Suparman (57). Terlebih, badan korban mengapung dalam sumur. Ia bergegas mencari pertolongan. </p>
<p>Beruntung, warga dan petugas Polsek Sumberpucung berhasil mengevakuasi Suyati. Ia dalam kondisi tidak sadarkan diri diduga meminum banyak air sumur. Tahu kondisinya gawat, petugas segera membawa Suyati ke RSUD Kanjuruhan Kepanjen. </p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/IMG-20180205-WA0037-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" class="aligncenter size-full wp-image-24681" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/IMG-20180205-WA0037-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/IMG-20180205-WA0037-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/IMG-20180205-WA0037-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/IMG-20180205-WA0037-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Menurut laporan dari Polsek Sumberpucung, korban berhasil selamat dan kini masih dalam perawatan di RSUD Kanjuruhan Kepanjen. Ia diduga melakoni aksi nekat terpicu masalah rumah tangga. <strong>(sos) </strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">24653</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Razia Tengah Malam, Polisi Sita 2000 Pil Koplo</title>
		<link>https://memontum.com/razia-tengah-malam-polisi-sita-2000-pil-koplo</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 12 Dec 2017 08:59:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[pil koplo]]></category>
		<category><![CDATA[polsek sumberpucung]]></category>
		<category><![CDATA[razia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/12313-razia-tengah-malam-polisi-sita-2000-pil-koplo</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8212; Operasi razia gabungan Satuan Lalu Lintas Polres Malang dan anggota Reskrim Polsek Sumberpucung berhasil mengamankan seorang pengendara sepeda motor diduga pengedar pil koplo. Selasa (12/12/2017) dini hari, petugas menemukan bukti 2000 pil koplo. Diboyong ke ruang penyidikan Reskrim Polsek Sumberpucung, pemuda berinisial AS (23) warga Jalan Masjid Arosidin RT01/RW05, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang </strong>&#8212; Operasi razia gabungan Satuan Lalu Lintas Polres Malang dan anggota Reskrim Polsek Sumberpucung berhasil mengamankan seorang pengendara sepeda motor diduga pengedar pil koplo. Selasa (12/12/2017) dini hari, petugas menemukan bukti 2000 pil koplo.</p>
<p>Diboyong ke ruang penyidikan Reskrim Polsek Sumberpucung, pemuda berinisial AS  (23) warga Jalan Masjid Arosidin RT01/RW05, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang. Dalam jok sepeda motor, didapati 2000 pil lele atau pil koplo atau pil dobel L.  </p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2017/12/IMG-20171212-WA0041-copy.jpg?resize=650%2C400&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="400" class="aligncenter size-full wp-image-12315" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2017/12/IMG-20171212-WA0041-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2017/12/IMG-20171212-WA0041-copy.jpg?resize=300%2C185&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2017/12/IMG-20171212-WA0041-copy.jpg?resize=600%2C369&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2017/12/IMG-20171212-WA0041-copy.jpg?resize=200%2C123&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Berdasar rilis pers kemarin siang, Kasubaghumas Polres Malang, AKP Farid Fathoni menyebutkan bahwa keberhasilan itu merupakan rangkaian dalam giat Operasi Sikat Semeru II 2017. </p>
<p>Dari kegiatan razia, terbukti bahwa pihak kepolisian berhasil mengungkap peredaran obat keras yang dilarang hukum. Sekitar pukul 00.30, di perbatasan Kalipare &#8211; Sumberpucung, ia dan temannta tidak berkutik saat kedapatan bukti ribuan pil dalam jok sepeda motor Honda Mio. </p>
<div id="attachment_5099" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-5099" decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2017/12/IMG-20171212-WA0048-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="BUI : Sang pemuda dan temannya di Polsek Sumberpucung. (Foto Humas Polres Malang)" width="650" height="366" class="size-full wp-image-12314" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2017/12/IMG-20171212-WA0048-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2017/12/IMG-20171212-WA0048-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2017/12/IMG-20171212-WA0048-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2017/12/IMG-20171212-WA0048-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-5099" class="wp-caption-text"><em><strong> BUI :</strong> Sang pemuda dan temannya di Polsek Sumberpucung.<strong> (Foto Humas Polres Malang)</strong></em></p></div>
<p>Hingga kini anggota Reskrim Polsek Sumberpucung dan Polres Malang masih mendalami keterangan pemuda itu. Ada indikasi tersangka merupakan kawanan atau jaringan pengedar obat keras jenis pil koplo di wilayah Kabupaten Malang. <strong>(sos) </strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">12313</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
