<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>polsek sumobito &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/polsek-sumobito/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 04 Oct 2019 10:38:47 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>polsek sumobito &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Blayer-blayer Gas Motor, Tewas Digebuki Rame-rame</title>
		<link>https://memontum.com/blayer-blayer-gas-motor-tewas-digebuki-rame-rame</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Oct 2018 16:37:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Jombang]]></category>
		<category><![CDATA[pengeroyokan]]></category>
		<category><![CDATA[polsek sumobito]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/59395-blayer-blayer-gas-motor-tewas-digebuki-rame-rame</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jombang &#8211; Muhamad Abdul Choir (28) warga Mbuduk, Curahmalang, Kecamatan Sumobito meregang nyawa akibat dikeroyok sejumlah pemuda di Dusun Tegalan, Curamalang, Kecamatan Sumobito. Aksi keroyok ini, karena mereka tersinggung ulah korban dan rekannya saat melintas di Jalan raya Curah Malang yang sedang diperbaiki. Kasatreskrim Polres Jombang AKP Gatot mengatakan,Menurut keterangan tersangka AF (17) yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Jombang</strong> &#8211; Muhamad Abdul Choir (28) warga Mbuduk, Curahmalang, Kecamatan Sumobito meregang nyawa akibat dikeroyok sejumlah pemuda di Dusun Tegalan, Curamalang, Kecamatan Sumobito. Aksi keroyok ini, karena mereka tersinggung ulah korban dan rekannya saat melintas di Jalan raya Curah Malang yang sedang diperbaiki.</p>
<p>Kasatreskrim Polres Jombang AKP Gatot mengatakan,Menurut keterangan tersangka AF (17) yang tertangkap, korban dan beberapa rekannya adalh rombongan yang sedang melintas dijalan curah malang yang sedang diberbaiki, kemudian kelompok pelaku ini (AF) adalah penjaga daripada jalan yang diperbaiki tersebut agar kendaraan yang lewat tidak berpapasan. Kemudian dari Salah satu teman korban saat itu ada yang narik-narik gas (mblayer-blayer) kemudian dari kelompok pelaku ini merasa tersinggung, akhirnya menghadang kelompok korban.</p>
<p>&#8221; beberapa teman korban lainnya bisa lolos dan lewat , sedangkan sang korban tertangkap dan dianiaya dikeroyok dan dipukul dengan menggunakan kayu batangan yang digunakan untuk alat cor jalan,&#8221; ujar AKP Gatot saat menggelar press reales di Gedung Bayangkara polres Jombang, Selasa (9/10/2018)</p>
<p>Masih, menurut Gatot ,jumlah pelaku penganiayaan menurut keterangan tersangka berjumlah 8 orang. Dari jasil otopsi korban mengalami patah tulang di tulangrusuk no 10, dipangkal rahang yang akhirnya mengakibatkan pendarahan dalam yang memenuhi paru-parunya dan mengakibatkan korban meninggal dunia.</p>
<p>&#8220;Untuk saat ini baru pelaku AF yang berhasil kita amankan,kita tangkap di Gayung sari Surabaya, menurut keterangan tersangka pelaku berjumlah 7 orang, yakni ZK ,AM,RI aliasBK,AB ,SL,DX,dan IK dan saat ini kita tetapka sebagai DPO.Hasil ungkap kasus tersebut berawal dari laporan masyarakat yang menemukan orang tergeletak disekitaran lokasi ke polsek sumobito,setelah itu kita lakukan penyelidikan dan kita ketahui korban yang tergeletak tersebut adalah muhamad abdul choir,&#8221;pungkas AKP Gatot. <strong>(ham/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">59395</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Hilang 2 Hari, Ditemukan Tewas Mengapung di Sungai</title>
		<link>https://memontum.com/hilang-2-hari-ditemukan-tewas-mengapung-di-sungai</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 01 Feb 2018 13:11:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Jombang]]></category>
		<category><![CDATA[orang hilang]]></category>
		<category><![CDATA[Penemuan Mayat]]></category>
		<category><![CDATA[polsek sumobito]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/23802-hilang-2-hari-ditemukan-tewas-mengapung-di-sungai</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jombang &#8212; Dilaporkan menghilang sejak hari selasa 30 januari 2018 sekitar pukul 20.00 wib, Sirotul Muntaha (23) Warga Dusun Gebang sari, Trawasan Kecamatan Sumobito ditemukan tewas mengapung di sungai, Rabu (1/2/2018). &#8220;Korban dilaporkan keluarga menghilang sejak hari Selasa 30 Januari 2018 sekitar pukul 20.00. Dugaan sementara korban sengaja menceburkan diri ke sungai,&#8221; ujar Kapolsek [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Jombang </strong>&#8212; Dilaporkan menghilang sejak hari selasa 30 januari 2018 sekitar pukul 20.00 wib, Sirotul Muntaha (23) Warga Dusun Gebang sari, Trawasan Kecamatan Sumobito ditemukan tewas  mengapung di sungai, Rabu (1/2/2018).</p>
<p>&#8220;Korban dilaporkan keluarga menghilang sejak hari Selasa 30 Januari 2018 sekitar pukul 20.00. Dugaan sementara korban sengaja  menceburkan diri ke sungai,&#8221; ujar Kapolsek Sumobito AKP M Agus S.Sos.</p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/IMG-20180201-WA0045-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" class="aligncenter size-full wp-image-23803" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/IMG-20180201-WA0045-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/IMG-20180201-WA0045-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/IMG-20180201-WA0045-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/IMG-20180201-WA0045-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>AKP Agus menjelaskan, dugaan sementara korban sengaja menceburkan diri ke sungai. Itu diperkuat dengan ditemukannya sandal korban yang berada di tepi sungai dan menurut laporan dari warga, sebelum menghilang korban sempat berlari kencang dari dalam rumah menuju sungai.</p>
<p>&#8220;Tidak ada indikasi lain, hingga tersangka menceburkan diri ke sungai. Untuk sementara ini jenazah dibawa ke RSUD Jombang untuk dilakukan visum,&#8221; ujarnya. (das/yan)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">23802</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
