<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>polsek tempurejo &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/polsek-tempurejo/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 14 Apr 2020 04:28:35 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>polsek tempurejo &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Pemancing Bertato Tewas di Pantai Nanggelan Tempurejo Jember</title>
		<link>https://memontum.com/pemancing-bertato-tewas-di-pantai-nanggelan-tempurejo-jember</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 14 Apr 2020 04:28:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Pantai Nanggelan]]></category>
		<category><![CDATA[Penemuan Mayat]]></category>
		<category><![CDATA[polsek tempurejo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/111930-pemancing-bertato-tewas-di-pantai-nanggelan-tempurejo-jember</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Imam (30) seorang pemancing warga Jalan Letjend Suprapto gang XVI, Dusun Krajan Rt 002 Rw 002, Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Sumbersari, Senin (13/4/2020) sore, ditemukan meregang nyawa (Tewas) tenggelam di Pantai Nanggelan Desa Curahnongko, Kecamatan Tempurejo, Kabupaten Jember. Dari keterangan saksi, Dandi Khusnu Suparyandi yang tak lain adalah teman memancing korban saat diperiksa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Imam (30) seorang pemancing warga Jalan Letjend Suprapto gang XVI, Dusun Krajan Rt 002 Rw 002, Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Sumbersari, Senin (13/4/2020) sore, ditemukan meregang nyawa (Tewas) tenggelam di Pantai Nanggelan Desa Curahnongko, Kecamatan Tempurejo, Kabupaten Jember.</p>
<p>Dari keterangan saksi, Dandi Khusnu Suparyandi yang tak lain adalah teman memancing korban saat diperiksa mengatakan, tewasnya pria berperawakan kurus dan bertato di punggung, memakai legging dan bercelana hitam tersebut, disebabkan karena terjatuh ke dari atas tebing pada saat memancing.</p>
<div id="attachment_111931" style="width: 860px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-111931" decoding="async" class="size-full wp-image-111931" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/Pemancing-Bertato-Tewas.jpg?resize=740%2C392&#038;ssl=1" alt="Jasad korban saat ditemukan sudah tidak bernyawa di tepi pantai Nanggelan. (ist)" width="740" height="392" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/Pemancing-Bertato-Tewas.jpg?w=850&amp;ssl=1 850w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/Pemancing-Bertato-Tewas.jpg?resize=300%2C159&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/Pemancing-Bertato-Tewas.jpg?resize=768%2C407&amp;ssl=1 768w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/Pemancing-Bertato-Tewas.jpg?resize=600%2C318&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/Pemancing-Bertato-Tewas.jpg?resize=200%2C106&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-111931" class="wp-caption-text">Jasad korban saat ditemukan sudah tidak bernyawa di tepi pantai Nanggelan. (ist)</p></div>
<p>&#8220;Setelah tadi kita tanya kepada saksi, korban tewas karena terjatuh dari tebing tempat korban memancing, ke pantai dan hilang di bawa arus ke laut, kejadiannya sekitar pukul 10.00 dan ditemukan sekira pukul 14.30,&#8221; ujar Kapolsek Tempurejo AKP Suhartanto saat di konfirmasi memontum.com di kantornya.</p>
<p>&#8220;Korban ditemukan di tepi pantai yang letaknya cukup jauh dari Lokasi memancing oleh warga setempat dan saksi, dan dalam kondisi utuh,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Diceritakan saksi, lanjut Suhartanto, bahwa awalnya korban bersama saksi berangkat dari rumah menuju ke pantai Nanggelan sekitar pukul 04.30, dengan mengendarai sepeda motor secara berboncengan dan tiba di tempat parkir korban dan saksi memarkir sepeda motor.</p>
<p>&#8220;Sejam kemudian, sekira pukul 07. 00, Korban bersama saksi berjalan kaki ke lokasi pemancingan yakni diatas tebing, berselang beberapa jam kemudian sekira pukul 10.00, terlihat tiba &#8211; tiba korban terjatuh ke pantai dan hilang terbawa arus laut, &#8221; ungkap Suhartanto. <strong>(tog/yud/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">111930</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Polsek Tempurejo Jember Gerebek Rumah Pesta SS yang Resahkan Warga</title>
		<link>https://memontum.com/polsek-tempurejo-jember-gerebek-rumah-pesta-ss-yang-resahkan-warga</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 13 Feb 2020 12:52:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[pasal 114]]></category>
		<category><![CDATA[penggerebekan]]></category>
		<category><![CDATA[polsek tempurejo]]></category>
		<category><![CDATA[sabu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/106269-polsek-tempurejo-jember-gerebek-rumah-pesta-ss-yang-resahkan-warga</guid>

					<description><![CDATA[Jember, Memontum &#8211; Unit Reserse kriminal (Reskrim) Kepolisian Sektor Tempurejo, Polres Jember, gerebek sebuah rumah di pergunakan sebagai tempat untuk berpesta narkoba jenis Sabu, senin malam (10/2/2020) sekitar pukul 00.30 malam. Menurut Kapolsek Tempurejo AKP Suhartanto, penggrebekan sebuah rumah yang di ketahui milik Sugiono yang berada di Dusun Krajan, Desa Andongrejo, Kecamatan Tempurejo berawal dari [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jember, Memontum</strong> &#8211; Unit Reserse kriminal (Reskrim) Kepolisian Sektor Tempurejo, Polres Jember, gerebek sebuah rumah di pergunakan sebagai tempat untuk berpesta narkoba jenis Sabu, senin malam (10/2/2020) sekitar pukul 00.30 malam.</p>
<p>Menurut Kapolsek Tempurejo AKP Suhartanto, penggrebekan sebuah rumah yang di ketahui milik Sugiono yang berada di Dusun Krajan, Desa Andongrejo, Kecamatan Tempurejo berawal dari laporan warga yang resah, sebab di rumah tersebut sering digunakan untuk berpesta Narkoba.</p>
<p>“Atas dasar laporan tersebut Petugas mengadakan Lidik dan menemukan Sugiono bersama temannya Vio Pinka Prista Jaya (28) warga Dusun Krajan, Desa Curah Nongko, Kecamatan Tempurejo, saat Nyabu (menggunakan Sabu – sabu), ” kata Suhartanto, kamis (13/2/2020) di kantornya.</p>
<p>Suhartanto mengatakan, setelah penggrebekan petugas melakukan Interogasi terhadap tersangka, dan tersangka (Sugiyono) mengaku mendapatkan narkoba Jenis sabu-sabu tersebut dari Vio Pinka Prista Jaya dan sisanya akan dijual kepada pengguna dengan harga Dp 200 ribu perklipnya.</p>
<p>“Dan disaat petugas melakukan penggledahan di ruang makan dan di dapur ditemukan barang bukti 5 klip sabu berisi 1,5 gram, 2 plastik bekas sabu, 1 pipet kaca berisi bekas sabu, korek api, 1 buah serokan dari sedotan warna putih, 1 buah gunting,” terangnya.</p>
<p>Dengan ditemukan barang bukti tersebut Suhartanto mengungkapkan, pihaknya akan terus mengembangkan kasus tersebut, untuk menemukan tersangka (bandar) dan untuk saat ini kedua tersangka dan barang bukti ini diamankan di Mapolsek Tempurejo, guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut, sebelum dilanjutkan ke Mapolres Jember.</p>
<p>“Untuk tersangka Vio Pinka Prista Jaya statusnya seorang pengedar dan dijerat pasal 114 ayat (1) subs 112 ayat (1) Undang-undang Republik Indonesia No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika,” tegasnya.<strong> (gik/yud/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">106269</post-id>	</item>
		<item>
		<title>2 Bulan Hilang, Kepala Hilang Terpisah</title>
		<link>https://memontum.com/2-bulan-hilang-kepala-hilang-terpisah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 26 Jun 2019 12:08:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Penemuan Mayat]]></category>
		<category><![CDATA[polsek tempurejo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/86644-2-bulan-hilang-kepala-hilang-terpisah</guid>

					<description><![CDATA[Jember, Memontum &#8211; Sejak dinyatakan hilang oleh keluarganya 2 bulan lalu, Samo (60) warga Dusun Bandealit, Desa Andongrejo, Kecamatan Tempurejo Kabupaten Jember, ditemukan dengan kondisi mengenaskan, Selasa (25/6/2019) sekitar pukul 13.00 di tengah hutan. Jenazah Samo ditemukan di Hutan Taman Nasional ( HTN) Meru Betiri wilayah Hutan Nangggelan D Terate yang terletak di Desa Curahnongko, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jember, Memontum </strong>&#8211; Sejak dinyatakan hilang oleh keluarganya 2 bulan lalu, Samo (60) warga Dusun Bandealit, Desa Andongrejo, Kecamatan Tempurejo Kabupaten Jember, ditemukan dengan kondisi mengenaskan, Selasa (25/6/2019) sekitar pukul 13.00 di tengah hutan.</p>
<p>Jenazah Samo ditemukan di Hutan Taman Nasional ( HTN) Meru Betiri wilayah Hutan Nangggelan D Terate yang terletak di Desa Curahnongko, Kecamatan Tempurejo, Kabupaten Jember. Jenazah ditemukan 2 orang pencari madu bernama Bakir (50) warga Desa Curahnongko dan Siswadi (40) warga Desa Wonoasri, Kecamatan Tempurejo.</p>
<div id="attachment_86645" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-86645" decoding="async" class="size-full wp-image-86645" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/06/IMG-20190626-WA0082-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="HILANG : Kondisi mayat Samo saat akan di evakuasi petugas. (ist) " width="650" height="366" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/06/IMG-20190626-WA0082-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/06/IMG-20190626-WA0082-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/06/IMG-20190626-WA0082-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/06/IMG-20190626-WA0082-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/06/IMG-20190626-WA0082-copy.jpg?resize=120%2C69&amp;ssl=1 120w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-86645" class="wp-caption-text"><strong>HILANG : Kondisi mayat Samo saat akan di evakuasi petugas. (ist) </strong></p></div>
<p>Menurut Kapolsek Tempurejo Ajun Komisaris Polisi Suhartanto, Kedua pencari madu itu menemukan jasad Samo dalam keadaan tergeletak di semak-semak tanpa sehelai pakaian melekat di tubuh dan mengeluarkan bau busuk.</p>
<p>&#8220;Awalnya 2 orang (Bakir dan Siswadi) ketika sampai di dekat TKP, keduanya mencium bau busuk yang semakin lama semakin menyengat, tak kuat dengan bau tersebut akhirnya kedua mencari arah sumber bau,&#8221; ujar Hartanto Rabu (26/6/2019) siang ketika dikonfirmasi Memontum.com di kantornya.</p>
<p>Namun keduanya merasa kaget ketika sampai di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Lanjut Kapolsek berpangkat tiga balok di pundaknya itu, saat melihat sosok mayat laki &#8211; laki dengan tinggi sekitar 165 cm dengan posisi tengkurap dan kepala terpisah dari badan.</p>
<p>&#8220;Kepalanya ditemukan berjarak sekitar Dua meter dari tubuhnya,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Dengan adanya temuan tersebut sambung Suhartanto salah satu pencari Madu melaporkan ke kantor Mapolsek Tempurejo sementara satu diantaranya tetap berada di lokasi, untuk menjaga mayat.</p>
<p>Suhartanto menerangkan, mendapat laporan tersebut petugas dari Kepolisian Sektor (Polsek) Tempurejo langsung berkoordinasi dengan TIM search and rescue (SAR) Kabupaten Jember.</p>
<p>&#8220;Karena medan menuju lokasi sulit kita juga mengajak Komunitas Trail Tempurejo untuk melakukan Evakuasi jasad Korban (Samo), &#8221; Kata Suhartanto.</p>
<p>Suhartanto menjelaskan, dari hasil Olah TKP Petugas menemukan barang bukti Barang bukti diantaranya celana panjang training warna biru, celana pendek warna hijau, Kaos lengan pendek warna putih.</p>
<p>&#8220;Tak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh korban, memang menurut keterangan dari pihak keluarga korban saat melapor ke Mapolsek, sebelumnya memang korban mengalami gangguan jiwa, dari itu korban keberatan untuk dilakukan otopsi,&#8221; pungkasnya. <strong>(gik/yud/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">86644</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Menyamar Jadi Petani eee&#8230; Kok Curi Motor</title>
		<link>https://memontum.com/menyamar-jadi-petani-eee-kok-curi-motor</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 19 Jun 2019 01:12:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Curanmor]]></category>
		<category><![CDATA[polsek tempurejo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/86082-menyamar-jadi-petani-eee-kok-curi-motor</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Banyak cara dilakukan pencuri motor untuk mengelabui calon mangsanya. Seperti kasus pencurian motor di Kecamatan Tempurejo, kabupaten Jember hari, Sabtu (15/6/2019) malam. Saat menjalankan aksinya, tersangka Joko Pramono menggunakan sarana sepeda motor Honda Astrea yang kondisinya sudah tak layak pakai, sambil membawa alat layaknya petani yang hendak pergi ke sawah. Namun hal [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Banyak cara dilakukan pencuri motor untuk mengelabui calon mangsanya. Seperti kasus pencurian motor di Kecamatan Tempurejo, kabupaten Jember hari, Sabtu (15/6/2019) malam.</p>
<p>Saat menjalankan aksinya, tersangka Joko Pramono menggunakan sarana sepeda motor Honda Astrea yang kondisinya sudah tak layak pakai, sambil membawa alat layaknya petani yang hendak pergi ke sawah.</p>
<p>Namun hal itu sebenarnya hanya akal bulus pria yang diketahui mengaku sebagai warga Dusun Kraton Gang 8, Desa Wonoasri, Kecamatan Tempurejo. Ia menyamar jadi petani agar niatan dan aksinya tidak dicurigai warga.</p>
<p>Peristiwa itu bermula diketahui saat pria yang akrab dengan sapaan Joko ini mencuri sepeda motor milik Samsi. Samsi, petani warga Dusun Krajan, Desa Sidodadi, biasa parkir motor di pinggir sawah.</p>
<p>&#8220;Saat itu sepeda motor milik korban (samsi) di taruh di pematang sawah sedangkan korban bekerja di sawahnya. Namun ketika dia melihat ke arah sepeda, sepedanya sedang dituntun dan dicuri tersangka,&#8221; ujar Kapolsek Tempurejo AKP Suhartanto di kantornya saat dikonfirmasi Memontum.com Selasa (18/6/2019) siang.</p>
<p>Modus Operandi yang dilakukan tersangka lanjut Hartanto yakni dengan cara mendekati motor korban yang saat itu kuncinya masih melekat, setelah diperkirakan aman dan ada warga melihat, dengan cepat tersangka langsung membawa kabur motor tersebut, sementara sepeda tersangka ditinggal di lokasi.</p>
<p>&#8220;Jadi, tersangka awalnya berhenti di dekat sepeda, turun dan melihat situasi sekitar di perkirakan tidak ada orang melihat (Aman), tersangka langsung mendekati dan menyetater sepeda motor dan kabu, &#8221; ungkap Hartanto.</p>
<p>Naas ketika tersangka membawa kabur sepeda motor korban ke arah timur jalan tertutup orang yang mempunyai hajatan. Otomatis tersangka balik arah. Nah, saat balik arah itulah korban ( Samsi ) memergoki pelaku (Joko) dan langsung meneriakinya maling.</p>
<p>&#8220;Spontan itu juga warga yang mendengar teriakan langsung berhamburan keluar mengejar dan menangkap tersangka, tak elakkan tersangka yang tak bisa melarikan diri tertangkap dan menjadi bulan bulanan warga,&#8221; beber Hartanto.</p>
<p>Beruntung sambung Hartanto saat itu tersangka segera diamankan ke rumah salah seorang perangkat desa setempat dan menghubungi polisi, tak lama kemudian Polisi datang dan membawa tersangka ke Mapolsek.</p>
<p>&#8220;Namun sewaktu tersangka akan dibawa ke mobil Patroli, warga yang masih kesal langsung memukulinya bergantian, sehingga Petugas terpaksa mengeluarkan tembakan ke udara,&#8221; katanya.</p>
<p>Suhartanto menerangkan, hasil penyidikan tersangka mengaku sudah beraksi di 3 lokasi di wilayah Tempurejo dan selalu menyasar motor butut milik petani yang biasanya parkir di persawahan.</p>
<p>&#8220;Saat ini tersangka masih di tahan di Mapolsek untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut, untuk barang bukti yang amankan satu sepeda motor merk Milenium berplat nomor DK 7616 QR, &#8221; pungkas Hartanto. <strong>(Tog/Yud/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">86082</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pergi ke Sawah Dicacah Clurit Tetangga</title>
		<link>https://memontum.com/pergi-ke-sawah-dicacah-clurit-tetangga</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Apr 2018 18:00:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[pembunuhan]]></category>
		<category><![CDATA[polsek tempurejo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=37791</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8212; Seorang pria warga Dusun Mandilis, Desa Sanenrejo, Kecamatan Tempurejo, tewas bersimbah darah setelah dibacok tetangganya ketika hendak berangkat ke sawah. Syamsuri seketika tewas dengan luka di pipi dan leher. &#8220;Pelaku yang diketahui masih tetangga korban setelah kejadian langsung di tangkap. Lokasi pembacokan sendiri tidak jauh dari rumah korban dan pelaku,&#8221; kata Kapolsek [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8212; Seorang pria warga Dusun Mandilis, Desa Sanenrejo, Kecamatan Tempurejo, tewas bersimbah darah setelah dibacok tetangganya ketika hendak berangkat ke sawah. Syamsuri seketika tewas dengan luka di pipi dan leher.</p>
<p>&#8220;Pelaku yang diketahui masih tetangga korban setelah kejadian langsung di tangkap. Lokasi pembacokan sendiri tidak jauh dari rumah korban dan pelaku,&#8221; kata Kapolsek Tempurejo AKP Suhartanto, Selasa (17/4/2018).</p>
<div id="attachment_37794" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://memontum.com/37791-pergi-ke-sawah-dicacah-clurit-tetangga/img-20180417-wa0240-copy" rel="attachment wp-att-37794"><img aria-describedby="caption-attachment-37794" decoding="async" class="size-full wp-image-37794" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/04/IMG-20180417-WA0240-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="Korban Tewas Saat Di Lokasi Kejadian" width="650" height="366" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/04/IMG-20180417-WA0240-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/04/IMG-20180417-WA0240-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/04/IMG-20180417-WA0240-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/04/IMG-20180417-WA0240-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></a><p id="caption-attachment-37794" class="wp-caption-text"><em><strong>Korban Tewas Saat Di Lokasi Kejadian</strong></em></p></div>
<p>Dia menjelaskan, peristiwa terjadi sekitar pukul 06.00 WIB. Saat itu korban hendak ke sawah dengan naik sepeda angin. Tiba-tiba pelaku, Faiz (30) mengejar dari belakang dan tanpa basa basi disabetkan clurit ke beberapa tubuh korban kata Suhartanto.</p>
<p>Pertama menyabet korban, pelaku tepat mengenai pipi dan leher korban. Pria itu pun langsung tersungkur dan tewas di lokasi kejadian.</p>
<p>&#8220;Peristiwa yang sempat membuat gempar itu langsung dilaporkan warga. Setelah itu korban kita bawa ke RSD dr Subandi Jember. Untuk pelaku sendiri sudah kita amankan bersama barang bukti celurit,&#8221; tambah Suhartanto.</p>
<p>Terlihat di lokasi kejadian Polisi juga sudah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Sejumlah saksi juga dimintai keterangan. &#8220;Mengenai motif pembacokan sendiri atau pembunuhan itu masih dalam penyidikan intensif,&#8221; tegas Suhartanto.<strong> (tim/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">37791</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
