<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>polsek waru &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/polsek-waru/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 10 Aug 2020 02:49:32 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>polsek waru &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Mencuri Untuk Hidupi Keluarga,   Arek Semolowaru Babak Belur</title>
		<link>https://memontum.com/mencuri-untuk-hidupi-keluarga-arek-semolowaru-babak-belur</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 Aug 2020 02:49:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Curanmor]]></category>
		<category><![CDATA[dimassa]]></category>
		<category><![CDATA[polsek waru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/121004-mencuri-untuk-hidupi-keluarga-arek-semolowaru-babak-belur</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Tersangka kasus pencurian motor, Fatlhurozi Yudik, warga Kelurahan Semolowaru, Kecamatan Sukolilo, Surabaya babak belur dihajar warga. Tersangka tepergok membawa kabur sebuah motor yang diparkir pemiliknya di depan minimarket di Desa Wedoro, Kecamatan Waru, Sidoarjo. Tersangka berdalih, terpaksa mencuri motor itu untuk menghidupi kedua orang tuanya. Rencananya, motor yang dicuri bakal dijual dan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Tersangka kasus pencurian motor, Fatlhurozi Yudik, warga Kelurahan Semolowaru, Kecamatan Sukolilo, Surabaya babak belur dihajar warga. Tersangka tepergok membawa kabur sebuah motor yang diparkir pemiliknya di depan minimarket di Desa Wedoro, Kecamatan Waru, Sidoarjo.</p>
<p>Tersangka berdalih, terpaksa mencuri motor itu untuk menghidupi kedua orang tuanya. Rencananya, motor yang dicuri bakal dijual dan hasilnya untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarganya. Namun sayangnya, dalam aksinya itu tersangka tepergok pemiliknya hingga ditangkap dan dihajar warga beramai-ramai itu.</p>
<p>&#8220;Aksi tersangka berhasil digagalkan karena korban mengetahui motornya dibawa lari tersangka. Korban berteriak dan meminta tolong warga. Karena warga geram dan kesal dengan aksi pencurian itu, akhirnya menangkap dan menghajar tersangka hingga babak belur itu,&#8221; ujar Kapolsek Waru Kompol Anwar Sudjito kepada Memo X, Sabtu (08/08/2020).</p>
<p>Lebih jauh, Anwar menceritakan dalam menjalankan aksinya, tersangka dibantu seorang temannya. Namun temannya itu berhasil kabur dengan melarikan diri. Saat ini, petugas Polsek Waru masih mengejar pelaku kedua itu.</p>
<p>&#8220;Kami saat ini masih mengejar satu tersangka lainnya yang kabur dan sudah diketahui identitasnya. Sementara motor hasil curian kini diamankan di Polsek Waru,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Beruntung, kata Anwar saat tersangka dihajar warga dalam waktu hampir bersamaan, petugas patroli Polsek Waru yang kebetulan melintas di lokasi kejadian mengamankan tersangka. Akibatnya, nyawa tersangka bisa selamat dari amukan warga itu.</p>
<p>&#8220;Usai dievakuasi dari amukan warga, petugas membawa tersangka ke puskesmas untuk mendapat perawatan tim medis. Kemudian diperiksa dan akhirnya dijebloskan ke tahanan,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Sementara tersangka, Fatlhurozi Yudik kepada penyidik mengaku berniat mencuri setelah melihat ada sepeda motor di parkirkan halaman minimarket dalam kondisi kunci kontak menempel di kendaraan. Seketika tersangka langsung secepatnya melarikan motor itu. Sayangnya, belum sempat jauh membawa kabur motor curian, korban berteriak minta tolong warga hingga dirinya langsung ditangkap warga itu.</p>
<p>&#8220;Karena kunci kontak masih menempel di motor itu, timbul niat saya membawa motor itu,&#8221; ucap pemuda yang akrab dipanggil Rozi ini.</p>
<p>Rozi berdalih, terpaksa mencuri sepeda motor tersebut untuk dijual. Hasil penjualan motor curian akan digunakan untuk membantu menghidupi kedua orang tuanya.</p>
<p>&#8220;Saya terpaksa mencuri ini, demi kedua orangtua saya. Baru sekali ini, saya mencuri,&#8221; tandasnya.<strong> (wan/syn)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">121004</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Juragan Panti Pijat Mati, Pembantu Dibekuk di Bali</title>
		<link>https://memontum.com/juragan-panti-pijat-mati-pembantu-dibekuk-di-bali</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 29 Jul 2020 01:49:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[pembunuhan]]></category>
		<category><![CDATA[polsek waru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/120297-juragan-panti-pijat-mati-pembantu-dibekuk-di-bali</guid>

					<description><![CDATA[Memomtum Sidoarjo &#8211; Dalam waktu tiga hari Unit Reskrim Polsek Waru dibantu anggota Satuan Reskrim Polresta Sidoarjo berhasil mengungkap perempuan yang diduga sebagai pelaku pembunuhan pemilik panti pijat, Mahdalena Tien Kertini (66). Pemilik kos-kosan ini tewas di dalam kamar lantai rumahnya di JL Brigjend Katamso, Dusun Bandilan, Desa Kedungrejo, Kecamatan Waru, Sidoarjo, Jumat (24/07/2020) malam. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memomtum Sidoarjo</strong> &#8211; Dalam waktu tiga hari Unit Reskrim Polsek Waru dibantu anggota Satuan Reskrim Polresta Sidoarjo berhasil mengungkap perempuan yang diduga sebagai pelaku pembunuhan pemilik panti pijat, Mahdalena Tien Kertini (66). Pemilik kos-kosan ini tewas di dalam kamar lantai rumahnya di JL Brigjend Katamso, Dusun Bandilan, Desa Kedungrejo, Kecamatan Waru, Sidoarjo, Jumat (24/07/2020) malam.</p>
<p>Dugaan awal pelaku pembunuhan orang dekat korban. Bahkan pelaku kesehariannya sering bersama korban. Penyidik Unit Reskrim Polsek Waru dan Satuan Reskrim Polresta Sidoarjo mencurigai pembantu korban, HS. Karena sebelumnya dia bersama korban, mendadak tiba-tiba menghilang.</p>
<p>Kini pembantu korban itu, berhasil diringkus polisi. HS bersama suaminya, SD berhasil diamankan polisi di Bali, Minggu (26/07/2020) malam. Petugas Unit Reskrim Polsek Waru dibantu Satuan Reskrim Polresta Sidoarjo menjemput keduanya di Pulau Dewata itu.</p>
<p>&#8220;Memang benar pembantu korban bersama suaminya berhasil kami amankan di Pulau Dewata (Bali),&#8221; ujar Kapolsek Waru, Kompol Anwar Sudjito, Senin (27/07/2020).</p>
<p>Lebih jauh, Anwar Sudjito mencerita Pasangan Suami Istri (Pasutri) itu, ditangkap saat hendak melarikan diri ke Kalimantan melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Bali. Kaburnya pembantu korban yang secara tiba-tiba itu, membuat pihak kepolisian semakin curiga.</p>
<p>&#8220;Karena sejumlah barang milik pembantu korban itu masih berada di rumah korban semuanya,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Hingga saat ini, kata Anwar pihaknya sudah memeriksa sedikitnya tiga orang saksi. Yakni mulai penghuni kos hingga orang dekat korban. Kali ini polisi akan segera melakukan penyidikan kedua orang yang sempat melarikan diri keluar kota itu.</p>
<p>&#8220;Sesampai di Sidoarjo, keduanya akan segera kami periksa terkait atas kematian korban itu,&#8221; tegasnya.</p>
<p><a href="https://sidoarjo.memontum.com/4116-pemilik-rumah-pijat-bu-natus-di-waru-sidoarjo-tewas-di-kamar-terkunci-dari-luar" target="_blank" rel="noopener noreferrer"><strong>Baca :</strong> Pemilik Rumah Pijat Bu Natus di Waru Sidoarjo Tewas di Kamar Terkunci dari Luar</a></p>
<p>Sementara Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo, AKPAmbuka Yudha Hardi Putra mengaku pihaknya bakal terus memantau kasus yang saat ini ditangani Polsek Waru itu. Sejumlah anggota Unit Resmob Satuan Reskrim Polresta Sidoarjo disiapkan untuk ikut membantu proses penyelidikan jika dibutuhkan.</p>
<p>&#8220;Prosesnya akan ditangani Polsek Waru. Tapi kalau membutuhkan anggota dari Polresta Sidoarjo, kami siap untuk membantu penyelidikan hingga terungkap pelakunya,&#8221; tandasnya.<strong> Wan/yan</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">120297</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemilik Rumah Pijat Bu Natus di Waru Sidoarjo Tewas di Kamar Terkunci dari Luar</title>
		<link>https://memontum.com/pemilik-rumah-pijat-bu-natus-di-waru-sidoarjo-tewas-di-kamar-terkunci-dari-luar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Jul 2020 02:14:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Penemuan Mayat]]></category>
		<category><![CDATA[polsek waru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/120121-pemilik-rumah-pijat-bu-natus-di-waru-sidoarjo-tewas-di-kamar-terkunci-dari-luar</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Ratusan warga JL Brigjen Katamso Desa Kedungrejo, Kecamatan Waru, Sidoarjo mendadak gempar, Jumat (24/07/2020) malam. Ini menyusul, meninggalnya Ny Tin Kartini (70) pemilik rumah Pijat Bu Natus. Apalagi diketahui korban meninggal di dalam kamar lantai atas dengan kondisi pintu terkunci. Selain itu, ada bercak darah di tubuh korban. Informasinya, sudah sejak kemarin [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Ratusan warga JL Brigjen Katamso Desa Kedungrejo, Kecamatan Waru, Sidoarjo mendadak gempar, Jumat (24/07/2020) malam. Ini menyusul, meninggalnya Ny Tin Kartini (70) pemilik rumah Pijat Bu Natus.</p>
<p>Apalagi diketahui korban meninggal di dalam kamar lantai atas dengan kondisi pintu terkunci. Selain itu, ada bercak darah di tubuh korban.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-120123" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200725-WA0092-copy.jpg?resize=740%2C370&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="370" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200725-WA0092-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200725-WA0092-copy.jpg?resize=300%2C150&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200725-WA0092-copy.jpg?resize=600%2C300&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200725-WA0092-copy.jpg?resize=200%2C100&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Informasinya, sudah sejak kemarin korban tidak terlihat keluar kamarnya itu. Padahal biasanya korban selalu keluar rumah menjalankan aktivitas kesehariannya.</p>
<p>Karena itu, anak korban yang curiga dan mencoba mengetuk pintu kamar korban. Akan tetapi, saat diketuk pintu kamar itu tak juga dibuka. Merasa curiga ada sesuatu, akhirnya pintu kamar didobrak saksi. Hasiknya, diketahui korban sudah dalam kondisi meninggal dunia itu.</p>
<p>&#8220;Saya tahu kematian korban, karena mendapat laporan anak korban. Dalam laporan itu, anak korban menyebutkan jika ibunya meninggal di kamar dan pintu kamar terkunci dari luar. Itu yang mencurigakan warga,&#8221; ujar Kades Kedungrejo, Nico Octavian, Jumat (24/07/2020) malam.</p>
<p>Saat ini, lanjut Nico untuk penyebab kematian korban, masih belum diketahui. Usai ditemukan, pihaknya langsung melaporkan kejadian ke Polsek Waru.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-120122" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200725-WA0094-copy.jpg?resize=740%2C370&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="370" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200725-WA0094-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200725-WA0094-copy.jpg?resize=300%2C150&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200725-WA0094-copy.jpg?resize=600%2C300&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200725-WA0094-copy.jpg?resize=200%2C100&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>&#8220;Sejak diketahui kebenaran korban meninggal, kami langsung melaporkan kejadian ini ke polisi,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Sementara itu, Nico menegaskan berdasarkan pengakuan anak korban, di balik tubuh korban, terlihat seperti ada bercak darah. Akan tetapi, belum diketahui bercak darah itu akibat apa atau keluar dari mana.</p>
<p>&#8220;Sampai sekarang belum diketahui penyebabnya. Sekarang keluarga korban menyerahkan masalah ini ke polisi agar diselidiki penyebab kematian korban itu,&#8221; tandasnya. <strong>Wan/yan</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">120121</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Warga Sememi Tusuk Istri Hingga Tewas</title>
		<link>https://memontum.com/warga-sememi-tusuk-istri-hingga-tewas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 13 May 2020 10:26:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Pembubaran Massa]]></category>
		<category><![CDATA[polsek waru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/114412-warga-sememi-tusuk-istri-hingga-tewas</guid>

					<description><![CDATA[Gara-gara Ditagih Belikan Motor Anak Memontum Sidoarjo &#8211; Tersangka Liong Kong Yong (48) warga Sememi Jaya Selatan, Kelurahan Sememi, Kecamatan Benowo, Surabaya hanya tertunduk lesu saat jumpa pers di Polsek Waru, Selasa (12/05/20). Tersangka tega menusuk istrinya sendiri menggunakan pisau pemotong es batu di dalam kamar kos yang ada di JL Jatisari Besar, Kelurahan Pepelegi, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2>Gara-gara Ditagih Belikan Motor Anak</h2>
<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Tersangka Liong Kong Yong (48) warga Sememi Jaya Selatan, Kelurahan Sememi, Kecamatan Benowo, Surabaya hanya tertunduk lesu saat jumpa pers di Polsek Waru, Selasa (12/05/20). Tersangka tega menusuk istrinya sendiri menggunakan pisau pemotong es batu di dalam kamar kos yang ada di JL Jatisari Besar, Kelurahan Pepelegi, Kecamatan Waru, Sidoarjo.</p>
<p>Karena luka tusuk cukup serius, korban Ny Lamiasri (39) warga Dusun Kedungboto, Desa Ngepung, Kecamatan Patianrowo, Nganjuk akhirnya meninggal saat dibawa ke rumah sakit.</p>
<p>&#8220;Motif pembunuhan istri yang dilakukan suaminya sendiri itu, karena jengkel dan sakit hati. Setiap hari tersangka diminta membelikan motor untuk anak korban,&#8221; kata Kapolsek Waru Kompol Anwar Sudjito, Selasa (12/5/2020).</p>
<p>Anwar menceritakan saat ditagih membelikan motor oleh korban, tersangka selalu berjanji akan membelikan setelah wabah virus Corona (Covid-19) berlalu. Apalagi, sejak adanya pandemi Covid-19 sekarang kondisi usaha pelaku sepi.<br />
&#8220;Karena jengkel ditagih membelikan motor untuk anak korban atau anak tiri itu tersangka tega menusuk istrinya saat tidur,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Sebelum terjadi pembunuhan itu, kata Anwar korban dan tersangka sudah terlibat cek-cok di dalam kamar kos Rabu sore pekan lalu. Seusai cek-cok, keduanya tertidur. Kemudian Kamis (07/05/2020) sekitar pukul 01.00 WIB, tersangka bangun hendak sahur. Saat itu korban pun dibangunkan tersangka. Namun korban tidak mau bangun.</p>
<p>&#8220;Karena korban tak kunjung bangun, selanjutnya tersangka mengambil pisau yang ada di atas galon air yang biasa digunakan untuk memotong es batu itu,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Setelah memang pisau, lanjut Anwar tersangka langsung menusuk leher korban bagian kanan yang tidur terlentang itu. Usai menusuk leher korban, tersangka mencabut pisau itu kembali. Seketika korban terbangun dan merebut pisau menggunakan tangan kirinya.</p>
<p>&#8220;Dalam sekejab pisau berbahan besi stainless itu berhasil dipegang korban. Tapi, pisau kembali ditarik tersangka dengan membentak korban untuk melepaskan pisau itu,&#8221; paparnya.</p>
<p>Karena pisau ditarik tersangka, sehingga tangan kirinya tergores. Diduga karena tidak puas, tersangka kembali menusuk leher korban. Kemudian pisau ditusukkan lagi ke bagian perut kiri bawah serta dibawa payudara sebelah kiri korban.</p>
<p>&#8220;Seusai ditusuk itu korban lemas dan korban masih berusaha mencari bantuan mobil untuk dibawa ke klinik. Saat dibawa ke Klinik, langsung diminta untuk dirujuk ke RSAL, Surabata hingga akhirnya korban meninggal itu,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Sementara setelah diketahui korban meninggal, jenazah korban langsung dibawa ke Nganjuk. Namun bersamaan itu, Ketua RT 03, RW 05 Kelurahan Pepelegi, Kecamatan Waru Sidoarjo, melaporkan peristiwa itu. Seketika tersangka langsung ditangkap di tempat kosnya.</p>
<p>&#8220;Sedangkan anggota Polsek waru bekerjasama dengan Polsek Patianrowo menunda pemakaman korban. Seketika<br />
jenazah korban langsung dibawa ke RS Bhayangkara Mustajab Nganjuk untuk divisum dan dioutopsi untuk kepentingan penyidikan kasus pembunuhan ini,&#8221; pungkasnya. <strong>Wan/yan</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">114412</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Nito Bacok Nelayan Pasuruan Hingga Tewas Karena Diejek Mirip Pencuri</title>
		<link>https://memontum.com/nito-bacok-nelayan-pasuruan-hingga-tewas-karena-diejek-mirip-pencuri</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 25 Feb 2020 17:32:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[pembunuhan]]></category>
		<category><![CDATA[polsek waru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/106999-nito-bacok-nelayan-pasuruan-hingga-tewas-karena-diejek-mirip-pencuri</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Tim petugas Satuan Reskrim, Polresta Sidoarjo dan Unit Reskrim, Polsek Waru akhirnya berhasil menangkap tersangka, Nito (49). Tersangka ditangkap enam jam setelah kasus pembunuhan terhadap Sakdullah (40) warga Desa Semedusari, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan di TPI desa Tambakoso, Kecamatan Waru, Sidoarjo, Minggu (23/2/2020) sore kemarin. Pria yang berprofesi sebagai buruh tebang asal [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Tim petugas Satuan Reskrim, Polresta Sidoarjo dan Unit Reskrim, Polsek Waru akhirnya berhasil menangkap tersangka, Nito (49). Tersangka ditangkap enam jam setelah kasus pembunuhan terhadap Sakdullah (40) warga Desa Semedusari, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan di TPI desa Tambakoso, Kecamatan Waru, Sidoarjo, Minggu (23/2/2020) sore kemarin.</p>
<p>Pria yang berprofesi sebagai buruh tebang asal Jember ini, ditangkap di kawasan Jatiroto, Kabupaten Lumajang. Tersangka ditangkap tim gabungan buser Polsek Waru dan Unit Resmob Satuan Reskrim Polresta Sidoarjo saat hendak melarikan diri ke Sumberbaru, Kabupaten Jember.</p>
<div id="attachment_107001" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-107001" decoding="async" class="size-full wp-image-107001" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200224-WA0084-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="LESU - Wakapolresta Sidoarjo, AKBP Anggi Naulifar Siregar menginterogasi tersangka kasus pembunuhan, Nito (49) yang emosi diejek mirip pencuri oleh Sakdullah (40) warga Desa Semedusari, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan yang tewas di TPI Tambakoso, Kecamatan Waru, Sidoarjo, Senin (24/2/2020)" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200224-WA0084-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200224-WA0084-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200224-WA0084-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200224-WA0084-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-107001" class="wp-caption-text">LESU &#8211; Wakapolresta Sidoarjo, AKBP Anggi Naulifar Siregar menginterogasi tersangka kasus pembunuhan, Nito (49) yang emosi diejek mirip pencuri oleh Sakdullah (40) warga Desa Semedusari, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan yang tewas di TPI Tambakoso, Kecamatan Waru, Sidoarjo, Senin (24/2/2020)</p></div>
<p>&#8220;Antara tersangka dan korban ini sebenarnya tidak saling mengenal. Korban bekerja sebagai nelayan. Sementara tersangka bekerja sebagai buruh tebang tebu,&#8221; terang Wakapolresta Sidoarjo, AKBP M Anggi Naulifar Siregar, Senin (24/2/2020) sore saat rilis pengkapan di Polsek Waru.</p>
<p>Lebih jauh, mantan Kapolres Banyuwangi ini memaparkan tersangka Nito emosi dan marah kepada korban karena diejek korban. Saat itu, korban mengatakan tersangka memiliki potongan mirip pencuri. Seketika itu, membuat tersangka dan korban terlibat cek cok. Tak berselang lama tersangka yang tak terima perkataan korban, langsung pulang dan mengambil celurit.</p>
<p>&#8220;Setelah kembali ke TPI, celurit itu disabetkan tersangka sebanyak 3 kali ke tubuh korban hingga korban bersimbah darah dan meregang nyawa di TPI Tambakoso, Waru itu,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Anggi menguraikan selain mengamankan tersangka, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti. Diantaranya clurit yang digunakan membacok korban. Kemudian dua sepasang sandal dan kaos milik korban.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-107000" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200224-WA0086-copy.jpg?resize=740%2C493&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="493" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200224-WA0086-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200224-WA0086-copy.jpg?resize=300%2C200&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200224-WA0086-copy.jpg?resize=600%2C400&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200224-WA0086-copy.jpg?resize=200%2C133&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>&#8220;Tersangka bakal dijerat pasal kasus penganiaan yang menyebabkan hilangnya nyawa korban. Kasus ini bakal diproses lebih lanjut,&#8221; tandasnya.</p>
<p>Diberitakan sebelumnya, Sakdullah (40) warga Desa Semedusari, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan ditemukan tewas bersimbah darah dengan sejumlah luka bacok di tubuhnya di TPI Desa Tambakoso, Kecamatan Waru, Sidoarjo, Minggu (23/2/2020) sore.</p>
<p>Setelah melihat korbannya terkapar penuh darah, tersangka langsung kabur dari lokasi kejadian. Warga yang melihat kejadian itu langsung melaporkan ke Polsek Waru. <strong>Wan/yan</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">106999</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Korsleting Listrik, Bangunan Dua Lantai di Tambakrejo Waru Ludes Terbakar</title>
		<link>https://memontum.com/korsleting-listrik-bangunan-dua-lantai-di-tambakrejo-waru-ludes-terbakar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Oct 2019 15:18:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[kebakaran]]></category>
		<category><![CDATA[Korsleting]]></category>
		<category><![CDATA[polsek waru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/98548-korsleting-listrik-bangunan-dua-lantai-di-tambakrejo-waru-ludes-terbakar</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Sebuah bangunan gedung berlantai dua yang digunakan warung makan, toko, dan rumah kos di Desa Tambakrejo, Kecamatan Waru, Sidoarjo ludes terbakar, Rabu (23/10/2019) sore. Diduga kebakaran yang menghanguskan seluruh bangunan milik Prasetyo di wilayah permukiman padat pendudk itu, akibat korsleting aliran listrik. Selain itu, tiupan angin kencang membuat api berkobar dengan cepat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Sebuah bangunan gedung berlantai dua yang digunakan warung makan, toko, dan rumah kos di Desa Tambakrejo, Kecamatan Waru, Sidoarjo ludes terbakar, Rabu (23/10/2019) sore. Diduga kebakaran yang menghanguskan seluruh bangunan milik Prasetyo di wilayah permukiman padat pendudk itu, akibat korsleting aliran listrik.</p>
<p>Selain itu, tiupan angin kencang membuat api berkobar dengan cepat dan meludeskan seluruh isi dan bangunan dalam hitungan tidak lebih dari satu jam. Sejumlah warga yang berusaha memadamkan api mendapatkan kendala. Yakni warga kesulitan masuk ke dalam bangunan, karena pemiliknya tidak ada di tempat kejadian perkara (TKP).</p>
<div id="attachment_98549" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-98549" decoding="async" class="size-full wp-image-98549" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/10/IMG-20191023-WA0181-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="LUDES - Petugas PMK berusaha memadamkan api yang membakar bangunan dua lantai yang digunakan warung makan, toko, dan rumah kos di Desa Tambakrejo, Kecamatan Waru, Sidoarjo, Rabu (23/10/2019) sore" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/10/IMG-20191023-WA0181-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/10/IMG-20191023-WA0181-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/10/IMG-20191023-WA0181-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/10/IMG-20191023-WA0181-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-98549" class="wp-caption-text">LUDES &#8211; Petugas PMK berusaha memadamkan api yang membakar bangunan dua lantai yang digunakan warung makan, toko, dan rumah kos di Desa Tambakrejo, Kecamatan Waru, Sidoarjo, Rabu (23/10/2019) sore</p></div>
<p>Bahkan saat dua unit mobil Pemadam Kebakaran (PMK) milik Pemkab Sidoarjo tidak bisa berbuat banyak. Dua unit mobil PMK saat tiba di lokasi kebakaran, bangunan itu sudah ludes terbakar baik di lantai satu maupun lantai dua.</p>
<p>Sedangkan para penghuni kamar kos tampak menangis histeris saat mendapati bangunan kos-kosannya ludes terbakar. Apalagi, seluruh barang dan surat berharga miliknya para penghuni kos ini ikut ludes dilalap si jago merah itu.</p>
<p>&#8220;Semua barang dan surat berharga milik kami, mulai ijazah hingga BPKB kendaraan ikut ludes terbakar,&#8221; ungkap salah seorang penghuni kos-kosan itu, Anisah saat bangunan terbakar.</p>
<p>Sementara itu, Kapolsek Waru, Kompol Saibani menegaskan kobaran api itu baru bisa dipadamkan setelah petugas pemadam kebakaran dibantu warga menyemprotkan air ke sejumlah titik api. Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran itu. Akan tetapi, kerugian yang dialami korban ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.</p>
<p>&#8220;Sampai saat ini, kami masih menyelidiki penyebab kebakaran itu. Penyelidikan ini untuk mengetahui kepastian penyebab utama kebakaran di lokasi padat penduduk itu,&#8221; tandas mantan Kapolsek Krian ini. <strong>Wan/yan</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">98548</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dua Spesialis Pencurian Motor Asal Sampang Babak Belur Dihajar Warga</title>
		<link>https://memontum.com/dua-spesialis-pencurian-motor-asal-sampang-babak-belur-dihajar-warga</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 05 Aug 2019 01:51:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[Curanmor]]></category>
		<category><![CDATA[dimassa]]></category>
		<category><![CDATA[pasal 363]]></category>
		<category><![CDATA[polsek waru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/89628-dua-spesialis-pencurian-motor-asal-sampang-babak-belur-dihajar-warga</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Sedikitnya 2 anggota komplotan pencurian motor babak belur dihajar warga. Kedua tersangka tepergok mencuri motor di Bengkel Sagita Motor JL Kol Sugiono Dusun Ngeni, Desa Kepuhkiriman, Kecamatan Waru, Sidoarjo. Kedua tersangka berusaha membawa kabur motor milik, Bagus Satriyo (25) Dusun Kiriman Dalam, Desa Kepuhkiriman, Kecamatan Waru, Sidoarjo. Keduanya ditangkap dan dihajar warga [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo </strong>&#8211; Sedikitnya 2 anggota komplotan pencurian motor babak belur dihajar warga. Kedua tersangka tepergok mencuri motor di Bengkel Sagita Motor JL Kol Sugiono Dusun Ngeni, Desa Kepuhkiriman, Kecamatan Waru, Sidoarjo.</p>
<p>Kedua tersangka berusaha membawa kabur motor milik, Bagus Satriyo (25) Dusun Kiriman Dalam, Desa Kepuhkiriman, Kecamatan Waru, Sidoarjo. Keduanya ditangkap dan dihajar warga karena berusaha membawa kabur motor korban itu.</p>
<p>Kedua tersangka adalah Ridwan (25) warga JL Jatipurwo Kelurahan Ujung, Kecamatan Semampir, Surabaya atau Desa Tambakan, Camplong, Sampang, Madura dan rekannya M Misnadi (34) warga Sawahpulo, Kelurahan Ujung, Kecamatan Semampir, Surabaya atau Sampang Madura.</p>
<p>&#8220;Usai mendapatkan laporan, petugas langsung menggelar olah TKP, memintakan Visum Et Refertum karena tersangka diserahkan dalam keadaan terluka akibat dipukuli massa dan membuat berita acara penyerahan tersangka,&#8221; terang Kapolsek Waru, Kompol Saebani, Sabtu (3/8/2019).</p>
<p>Saebani menceritakan Jum&#8217;at (2/8/2019) sekitar pukul 13.00 WIB, korban selesai dari mesin bubut menaruh sepeda motor miliknya Honda Vario W 4415 NN di TKP. Saat itu kunci kontak motor masih menempel di sepeda motor. Kemudian korban masuk ke dalam bengkel untuk beristirahat bersama saksi Dedi Tri.</p>
<p>&#8220;Setelah itu, korban mendengar suara sepeda motornya. Setelah dilihat ternyata ada seorang laki-laki tidak dikenal mengeluarkan sepeda motor miliknya. Dengan spontan korban mengejar dan berteriak maling,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Kemudian, kata mantan Kapolsek Krian ini, korban bersama saksi dibantu massa yang mendengar teriakan korban berhasil mengamankan tersangka dan barang bukti. Selanjutnya anggota reskrim beserta patroli berhasil mengamankan tersangka dari amukan massa. Kemudian polisi membawa tersangka dan barang bukti ke Polsek Waru.</p>
<p>&#8220;Tersangka bakal dijerat pasal 363 KUHP tentang Tindak Pidana Pencurian dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara,&#8221; tandasnya. <strong>(Wan/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">89628</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dibacok, Pria dan Perempuan Bukan Pasutri di Sidoarjo Terkapar Bersimbah Darah di Kamar</title>
		<link>https://memontum.com/dibacok-pria-dan-perempuan-bukan-pasutri-di-sidoarjo-terkapar-bersimbah-darah-di-kamar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 31 Jul 2019 04:43:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[dugaan pembunuhan]]></category>
		<category><![CDATA[polsek waru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/89283-dibacok-pria-dan-perempuan-bukan-pasutri-di-sidoarjo-terkapar-bersimbah-darah-di-kamar</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Kasus dugaan pembunuhan menggegerkan warga JL Brigjen Katamso III, Dusun Balongpoh, Desa Kedungrejo, Kecamatan Waru, Sidoarjo, Senin (29/07/2019) petang. Ini menyusul, warga setempat bersimbah darah usai dibacok dua pria yang berhasil kabur dan melarikan diri usai menganiaya kedua korbannya itu. Kedua korban itu adalah Nur Aeni (25) dan M Rofi’i (28). Keduanya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo </strong>&#8211; Kasus dugaan pembunuhan menggegerkan warga JL Brigjen Katamso III, Dusun Balongpoh, Desa Kedungrejo, Kecamatan Waru, Sidoarjo, Senin (29/07/2019) petang. Ini menyusul, warga setempat bersimbah darah usai dibacok dua pria yang berhasil kabur dan melarikan diri usai menganiaya kedua korbannya itu.</p>
<p>Kedua korban itu adalah Nur Aeni (25) dan M Rofi’i (28). Keduanya ditemukan warga sekitar bersimbah darah di lantai dua rumah Nur Aini yang berada di Jalan Brigjen Katamso III, Dusun Balongpoh, Desa Kedungrejo, Kecamatan Waru.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-89284" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190730-WA0026-copy.jpg?resize=650%2C450&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="450" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190730-WA0026-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190730-WA0026-copy.jpg?resize=300%2C208&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190730-WA0026-copy.jpg?resize=600%2C415&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190730-WA0026-copy.jpg?resize=200%2C138&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Kasus percobaan pembunuhan ini, kali pertama diketahui Ny Su. Pembantu di rumah Aeni ini langsung berteriak minta tolong ke warga sekitar ketika melihat majikannya dan seorang laki-laki bersimbah darah di rumah lantai dua itu.</p>
<p>&#8220;Awalnya pembantu korban berteriak minta tolong. Seketika warga langsung masuk semua. Karena kejadian itu dianggap pembunuhan, warga tidak berani menyentuhnya. Meski awalnya mau diangkut menggunakan mobil box,&#8221; terang Ketua RT 26, RW 06 Desa setemlat, Pawi di lokasi kejadian.</p>
<p>Lebih jauh, Pawi menceritakan saat kejadian suami korban Nur Aeni yang akrab dipanggil Eni sedang tidak berada di rumah. Suami korban sedang luar kota sejak siang hari.</p>
<p>&#8220;Suami Nur Aeni (Pak Lukman) pergi ke Madura sejak sekitar jam 11.00 WIB tadi,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Usai mengetahui dua korban tergeletak bersimbah darah, pihaknya langsung melapor ke Polsek Waru. Tak berselang lama berselang, petugas kepolisian yang tiba di lokasi dan langsung mengevakuasi kedua korban yang mengalami kritis itu ke rumah sakit. &#8220;Kondisinya sudah tidak bergerak. Tapi korban perempuan dievakuasi dahulu karena masih bernafas,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Selain itu, pembantu korban dan warga lainnya juga sempat mengetahui dua pelaku percobaan pembunuhan itu. Namun saat dikejar warga, pelaku berhasil kabur.</p>
<p>&#8220;Pelakunya kalau nggak salah dua orang. Keduanya berhasil melarikan diri saat warga ramai berusaha menolong korban,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Sementara itu, petugas dari Polresta Sidoarjo dan Polsek Waru, langsung melakukan olah TKP dan memintai keterangan sejumlah saksi terkait peristiwa percobaan pembunuhan itu.</p>
<p>&#8220;Sekarang kami masih olah TKP dan mencari keterangan saksi-saksi. Kasus masih dalam penyelidikan. Semoga pelaku cepat tertangkap&#8221; ucap Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho saat di lokasi kejadian.</p>
<p>Selain itu, mantan Sekpri Kapolri ini masih enggan menyebutkan kondisi kdua korban baik lelaki maupun perempuan yang bersimbah darah itu sudah meninggal duni atau belum. &#8220;Masih dipastikan lagi,&#8221; urainya.</p>
<p>Namun berdasarkan informasi yang dihimpun, tubuh M Rofii yang ditemukan bersimbah darah itu sudah diangkut menggunakan kantong jenazah dan dibawa ke RS Bhayangkara Polda Jatim. Sedangkan Nue Aeni masih sempat bernafas saat dilarikan terlebih dahulu ke RS Bhayangkara Polda Jatim. <strong>(Wan/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">89283</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Hendak Tagih Uang Sewa, Pemilik Kos Malah Temukan Penghuni Tewas</title>
		<link>https://memontum.com/hendak-tagih-uang-sewa-pemilik-kos-malah-temukan-penghuni-tewas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 Feb 2019 17:06:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[Penemuan Mayat]]></category>
		<category><![CDATA[polsek waru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/77856-hendak-tagih-uang-sewa-pemilik-kos-malah-temukan-penghuni-tewas</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Sugeng pemilik kos asal Desa Pepelegi, Kecamatan Waru, Sidoarjo bernasib kurang beruntung. Pria 58 tahun ini berencana hendak menagih uang kos. Namun justru menemukan Dharu Prihartanto (55) penghuni kamar kosnya dalam kondisi membusuk, Minggu (10/2/2019) petang. &#8220;Korban diperkirakan sudah cukup lama meninggal. Tapi baru diketahui pemilik kos hari ini,&#8221; terang Kanit Reskrim [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Sugeng pemilik kos asal Desa Pepelegi, Kecamatan Waru, Sidoarjo bernasib kurang beruntung. Pria 58 tahun ini berencana hendak menagih uang kos. Namun justru menemukan Dharu Prihartanto (55) penghuni kamar kosnya dalam kondisi membusuk, Minggu (10/2/2019) petang.</p>
<p>&#8220;Korban diperkirakan sudah cukup lama meninggal. Tapi baru diketahui pemilik kos hari ini,&#8221; terang Kanit Reskrim Polsek Waru, Iptu Untoro kepada Memontum.com, Minggu (10/02/2019) malam.</p>
<p>Lebih jauh, Untoro menguraikan awalnya saksi Sugeng mendatangi salah satu kamar kos miliknya. Saat itu, saksi hendak menjalankan rutinitas bulanannya, untuk menagih uang kos kepada pria asal JL Kedungturi, Tegalsari, Surabaya itu. Setibanya di depan kamar kos, saksi mengetok pintu dan memanggil korban. Namun tak ada jawaban sedikitpun dari korban.</p>
<p>&#8220;Seketika itu, saksi semakin curiga saat mencium bau busuk dari dalam kamar kos korban. Akhirnya saksi memberanikan diri untuk membuka pintu kamar korban karena tak dikunci,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Seketika itu, lanjut Untoro saksi terkejut saat pintu kos terbuka. Dia melihat korban sudah dalam kondisi membusuk di dalam kamar mandi. Seketika saksi minta bantuan para tetangganya.</p>
<p>&#8220;Saksi langsung menghubungi pihak RT dan polisi untuk proses lebih lanjut. Tak lama berselang, petugas Polsek Waru tiba di lokasi untuk mengevakuasi jenazah korban,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Kendati demikian kata Untoro, berdasarkan hasil visum menyebut tidak ditemukan adanya tanda bekas kekerasan di tubuh korban. Diduga korban tewas karena serangan jantung.</p>
<p>&#8220;Makanya korban tewas mendadak tanpa diketahui tetangganya,&#8221; tandasnya.</p>
<p>Sementara Minggu (10/2/2019) sore ditemukan seorang pria yang meninggal dunia di bawah Kolong Jembatan Desa Wadungasri, Kecamatan Waru. Korban adalah Sanusi (69) warga JL Rungkut Tengah, Gunung Anyar, Surabaya.</p>
<p>&#8220;Berdasarkan hasil identifikasi awal korban tidak ditemukan tanda-tanda bekas kekerasan di tubuh korban,&#8221; pungkasnya. <strong>(Wan/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">77856</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
