<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Polsek Wonosari &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/polsek-wonosari/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 29 Mar 2021 12:24:38 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Polsek Wonosari &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Pemuda Brongkal Jual Sabu Masuk Bui Wonosari</title>
		<link>https://memontum.com/pemuda-brongkal-jual-sabu-masuk-bui-wonosari</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Mar 2020 05:43:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[operasi pekat]]></category>
		<category><![CDATA[pasal 112]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Wonosari]]></category>
		<category><![CDATA[sabu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=109389</guid>

					<description><![CDATA[Operasi Pekat 2020 Polsek Wonosari &#8211; Polres Malang Memontum Malang &#8211; Tatok Wijaya (28) warga Jalan KH Ahmad Dahlan, Desa Brongkal, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang, Senin (23/3/2020) siang masih meringkuk di tahanan Polsek Wonosari (Polres Malang). Sabtu (21/3/2020) malam, ia disergap anggota Reskrim Polsek Wonosari saat menunggu pemesan poketan Sabu (SS) di seberang jalan Indomaret [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2>Operasi Pekat 2020 Polsek Wonosari &#8211; Polres Malang</h2>
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Tatok Wijaya (28) warga Jalan KH Ahmad Dahlan, Desa Brongkal, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang, Senin (23/3/2020) siang masih meringkuk di tahanan Polsek Wonosari (Polres Malang).</p>
<p>Sabtu (21/3/2020) malam, ia disergap anggota Reskrim Polsek Wonosari saat menunggu pemesan poketan Sabu (SS) di seberang jalan Indomaret seputaran Pagelaran.</p>
<p>Saat ditangkap, petugas menemukan sejumlah barang bukti, termasuk poketan Sabu. &#8220;Barang buktinya 2 plastik transparan, total berat berisi 0,6 gram SS,&#8221; ungkap AKP Edi Purnama kepada Memontum.com, Senin siang.</p>
<p>&#8220;Ini merupakan keberhasilan dan penindakan operasi pekat 2020,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Menurut Edy, berawal pihaknya berhasil mendapat informasi dari masyarakat terkait bisnis jual beli narkoba tersangka. Ia kemudian memerintahkan anggota untuk melakukan penyelidikan dan penangkapan.</p>
<p>Meluncurlah Ipda Yoni Pribadi bersama sejumlah anggota guna penyelidikan. Di sekitaran Pagelaran, petugas mengamati pemuda yang dicurigai. Benar saja, tersangka Tatok telah tiba di lokasi sekitar Indomaret.</p>
<p>&#8220;Dia ngakunya baru pertama kali beli. Pertama kali juga ditangkap. Kami terus dalami dan kembangkan ke pelaku lain,&#8221; terang Ipda Yoni Pribadi kepada Memontum.com.</p>
<p>Menurut polisi yang hobi olahraga bulu tangkis ini, barang bukti selain 2 plastik transparan isi SS, pihaknya juga menyita barang bukti ponsel, uang Rp 200 ribu dan bungkus rokok.</p>
<p>Gara-gara membawa dan diduga menjual narkoba jenis SS, tersangka diduga melanggar jeratan pasal 112 juncto pasal 114 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika. <strong>(gie/sos/tim)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">109389</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pembuang Bayi Wonosari, Ibunya Malu Hamil Duluan Sebelum Nikah</title>
		<link>https://memontum.com/pembuang-bayi-wonosari-ibunya-malu-hamil-duluan-sebelum-nikah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Feb 2020 06:02:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[bayi dibuang]]></category>
		<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[penemuan bayi]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Wonosari]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/106528-pembuang-bayi-wonosari-ibunya-malu-hamil-duluan-sebelum-nikah</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Belum nikah, sang ibu membuang bayinya yang baru lahir di rumah kosong. Padahal, April mendatang ia akan menikah. Siapa kira, si pembuang bayi adalah saksi penemu pertama kali. Dijelaskan Kapolsek Wonosari, AKP Edi Purnama, baru Selasa (18/2/2020) pagi, ibu bayi mengakui perbuatannya. Dialah, Sindi C Pramudika (18) warga Dusun Bumirejo, Desa Kebobang, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Belum nikah, sang ibu membuang bayinya yang baru lahir di rumah kosong. Padahal, April mendatang ia akan menikah. Siapa kira, si pembuang bayi adalah saksi penemu pertama kali.</p>
<p>Dijelaskan Kapolsek Wonosari, AKP Edi Purnama, baru Selasa (18/2/2020) pagi, ibu bayi mengakui perbuatannya. Dialah, Sindi C Pramudika (18) warga Dusun Bumirejo, Desa Kebobang, Kabupaten Malang.</p>
<p>&#8220;Tadi malam kami curigai saksi adalah pembuangnya. Kemudian benar, ada dugaan dia pelakunya. Sempat ngotot tidak mengakui,&#8221; urai AKP Edi Purnama kepada Memontum.com, Selasa siang.</p>
<p>Menurut Edi, Sindi berhari-hari menutupi kehamilannya. Caranya pakai daster sehingga tidak tampak ia tengah mengandung janin dengan sang kekasih.&#8221;Sebenarnya dia akan menikah. Karena itu malu dan membuangnya, &#8221; ungkap Edi.</p>
<p>Setelah diperiksa dokter, benar saja, Sindi baru saja melahirkan. Minggu (16/2/2020) sekitar pukul 22.00, ia melahirkan bayi laki-laki nan lucu itu. Sendirian ia lalu menaruhnya ke dalam rumah kosong.</p>
<p>Seolah tidak tahu ada pembuangan, ia kemudian berpura-pura mendengar suara tangis bayi dan memberitahu keluarganya. Sejak itulah, sempat heboh lingkungan warga setempat.</p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200218-WA0080-copy.jpg?resize=740%2C416&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="416" class="aligncenter size-full wp-image-106556" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200218-WA0080-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200218-WA0080-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200218-WA0080-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200218-WA0080-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p><strong>BACA :</strong> <a href="https://kabupatenmalang.memontum.com/2323-pagi-bayi-mati-terbuang-di-got-sawah-malam-bayi-menangis-di-rumah-kosong" rel="noopener noreferrer" target="_blank">Pagi Bayi Mati Terbuang di Got Sawah, Malam Bayi Menangis di Rumah Kosong</a></p>
<p>&#8220;Kami limpahkan kasus ini ke UPPA Polres Malang. Bayi kini dirawat di RSSA Malang. Begitu juga ibunya. Bayinya ada infeksi yang musti ditangani khusus secara medis,&#8221; papar Edi Purnama.</p>
<p>Sementara itu, kasus pembuangan bayi di Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang, hingga kini masih diselidiki pihak kepolisian. Bedanya, bayi tersebut telah mati dan diduga terbawa arus aliran air hingga ditemukan di Dusun/Desa Suko, Sumberpucung.<strong> (sos/tim)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">106528</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pagi Bayi Mati Terbuang di Got Sawah,  Malam Bayi Menangis di Rumah Kosong</title>
		<link>https://memontum.com/pagi-bayi-mati-terbuang-di-got-sawah-malam-bayi-menangis-di-rumah-kosong</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 17 Feb 2020 11:29:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[bayi dibuang]]></category>
		<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[penemuan bayi]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Wonosari]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/106460-pagi-bayi-mati-terbuang-di-got-sawah-malam-bayi-menangis-di-rumah-kosong</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Sehari semalam, 2 bayi laki-laki dibuang ibu &#8220;nakal&#8221; di Kabupaten Malang. Pagi, bayi laki-laki ditemukan mati di persawahan Suko Sumberpucung dan malamnya, ditemukan bayi laki-laki menangis dalam kardus di rumah kosong sekitar Kebobang Wonosari. Pertama sekitar pukul 07.30, Minggu (16/2/2020), warga geger saat ada penemuan bayi laki-laki di saluran irigasi masuk Dusun/Desa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang </strong>&#8211; Sehari semalam, 2 bayi laki-laki dibuang ibu &#8220;nakal&#8221; di Kabupaten Malang. Pagi, bayi laki-laki ditemukan mati di persawahan Suko Sumberpucung dan malamnya, ditemukan bayi laki-laki menangis dalam kardus di rumah kosong sekitar Kebobang Wonosari.</p>
<p>Pertama sekitar pukul 07.30, Minggu (16/2/2020), warga geger saat ada penemuan bayi laki-laki di saluran irigasi masuk Dusun/Desa Suko, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-106461" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200216-WA0042-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200216-WA0042-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200216-WA0042-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200216-WA0042-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200216-WA0042-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Jarak ditemukannya sekitar 500 m dari pemukiman warga. Bayi diduga terseret arus aliran irigasi karena arus tersebut cukup deras. Dugaan awal pihak kepolisian, bayi meninggal sekitar 2 hari.</p>
<p>Kasus pembuangan bayi jenis laki-laki itu, kini diselidiki Polsek Sumberpucung. Senin (17/2/2020) pagi, rencananya dilaksanakan proses otopsi di laboratorium forensik dr Saiful Anwar Malang.</p>
<p>Berikutnya bayi menangis di rumah kosong, sekitar Dusun Bumirejo, Desa Kebobang, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang menggemparkan lingkungan warga. Bayi tersebut ditemukan kondisi hidup dalam kardus Senin (17/2/2020) sekitar pukul 00.45.</p>
<p>Temuan bayi ini, kini diselidiki Polsek Wonosari dibawah arahan AKP Edy Purnama. Senin pagi, bayi yang dirawat di Puskesmas Wonosari di tengok pada pihak kepolisian.</p>
<p>&#8220;Kami berupaya penyelidikan mencari siapa pembuangnya,&#8221; ungkap AKP Edi Purnama, Kapolsek Wonosari, kepada Memontum.com, Senin sore.</p>
<p>Sebatas informasi tambahan, keduanya, &#8220;terbuang&#8221; dekat eks lokalisasi yang &#8220;dulunya&#8221; kondang, yakni Okus dan Kebobang. Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait dua kasus ini.<strong> (sos/tim)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">106460</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bayi Laki-Laki Menangis Dibuang di Rumah Kosong Wonosari</title>
		<link>https://memontum.com/bayi-laki-laki-menangis-dibuang-di-rumah-kosong-wonosari</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 17 Feb 2020 10:07:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[bayi dibuang]]></category>
		<category><![CDATA[penemuan bayi]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Wonosari]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/106430-bayi-laki-laki-menangis-dibuang-di-rumah-kosong-wonosari</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Penemuan seorang bayi berjenis kelamin laki-laki menghebohkan lingkungan warga Dusun Bumirejo, Desa Kebobang, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang. Bayi yang baru lahir dan diduga dibuang orang tuanya itu, ditemukan di sebuah rumah kosong milik Joko Susianto, seorang kepala dusun Bumirejo RT 2/ RW 13, Senin (17/2/2020) dini hari, atau sekitar pukul 00.45. Kapolsek [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang </strong>&#8211; Penemuan seorang bayi berjenis kelamin laki-laki menghebohkan lingkungan warga Dusun Bumirejo, Desa Kebobang, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang.</p>
<p>Bayi yang baru lahir dan diduga dibuang orang tuanya itu, ditemukan di sebuah rumah kosong milik Joko Susianto, seorang kepala dusun Bumirejo RT 2/ RW 13, Senin (17/2/2020) dini hari, atau sekitar pukul 00.45.</p>
<div id="attachment_106431" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-106431" decoding="async" class="size-full wp-image-106431" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200217-WA0033-copy.jpg?resize=740%2C493&#038;ssl=1" alt="Penyerahan bayi oleh Pihak Puskesmas Kepada Kapolsek Wonosari. (Ist)" width="740" height="493" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200217-WA0033-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200217-WA0033-copy.jpg?resize=300%2C200&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200217-WA0033-copy.jpg?resize=600%2C400&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200217-WA0033-copy.jpg?resize=200%2C133&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-106431" class="wp-caption-text">Penyerahan bayi oleh Pihak Puskesmas Kepada Kapolsek Wonosari. (Ist)</p></div>
<p>Kapolsek Wonosari AKP Edi Purnama mengatakan, bayi tersebut berjenis kelamin laki-laki yang baru saja dilahirkan lengkap dengan tali pusar dan diletakan dalam kardus yang berselimut jarik.</p>
<p>&#8220;Bayi dimasukkan kardus dan ditaruh di rumah kosong milik saudara Joko Susianto seorang kepala dusun,” ungkapnya.</p>
<p>Menurutnya, bayi tersebut pertama kali ditemukan Sindi Cantrika Pramudika, warga dusun Bumirejo dalam dalam keadaan menangis. Kemudian penemuan bayi tersebut dilaporkan ke Polsek Wonosari.</p>
<p>&#8220;Setelah kita datangi ke TKP, selanjutnya membawa bayi tersebut ke puskesmas Wonosari Guna penanganan dan perawatan lebih lanjut. Bayi tersebut diterima oleh bidan Lita Puji Lestari dan dilakukan tindakan medis dan perawatan seperti memotong tali pusar bayi. Lalu membersihkan bayi dari darah yang sudah mongering dibadannya, dan memberikan susu formula pada bayi tersebut,” ujar Edi.</p>
<p>Ditambahkannya, ciri-ciri bayi tersebut berjenis laki-laki dengan berat badan 3,2 Kg. Serta memiliki panjang 41 Cm.</p>
<p>&#8220;Saat ini bayi tersebut masih dalam penanganan dan perawatan pihak puskesmas Wonosari. Kami masih mendalami orang tua yang menelantarkan bayi tersebut guna mempertanggungjawabkan perbuatannya,” pungkas Edi. <strong>(Sur/tim)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">106430</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jaringan SS Wonosari Tertangkap</title>
		<link>https://memontum.com/jaringan-ss-wonosari-tertangkap</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 13 Dec 2017 09:13:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[pengedar]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Wonosari]]></category>
		<category><![CDATA[sabu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/12544-jaringan-ss-wonosari-tertangkap</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8212; Jajaran Reskrim Polsek Wonosari berhasil mengembangkan kasus tersangka Gunawan Purwadi (29). Dua tersangka sekaligus beserta barang bukti disita petugas. Senin (11/12/2017) siang, awalnya nenangkap tersangka Gunawan di depan warung Tempurejo. Dari keterangan dialah terungkap dua tersangka lainnya. Yakni Ahmad Zainul Wafil Wafa (23) dan Afus Setyohadi alias Agus Tato (40), keduanya warga [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8212; Jajaran Reskrim Polsek Wonosari berhasil mengembangkan kasus tersangka Gunawan Purwadi (29). Dua tersangka sekaligus beserta barang bukti disita petugas. </p>
<p>Senin (11/12/2017) siang, awalnya nenangkap tersangka Gunawan di depan warung Tempurejo. Dari keterangan dialah terungkap dua tersangka lainnya.  </p>
<p>Yakni Ahmad Zainul Wafil Wafa (23) dan Afus Setyohadi alias Agus Tato (40), keduanya warga Dusun/Desa/Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang. </p>
<p>Dalam penangkapan, petugas menyita bukti sepoket Shabu-Shabu (SS) seberat 0,2 gram, dua ponsel merk Asha dan J Prime serta alat bong dan sebendel sedotan. </p>
<p>Kapolsek Wonosari, AKP Triwik, mendampingi Kapolres Malang, AKBP Yade Setiawan Ujung membenarkan telah meringkus 3 tersangka. Selain 3 tersangka itu, ada pelaku lain sebagai pengedar. </p>
<p>Pasalnya, seorang tersangka, Gunawan menyebut bahwa ia mendapat barang SS dari tersangka Agus. Sementara tersangka Agus mengaku membeli dari seorang pengedar lainnya asal Turen.  </p>
<p>Kini, ketiga tersangka menginap di rumah tahanan Polsek Wonosari. Pihak Reskrim masih terus memeriksa keterangan tersangka lebih lanjut. Keberhasilan ini merupakan bentuk penindakan Operasi Sikat Semeru II 2017. <strong>(sos) </strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">12544</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Serabutan Wonosari Jual SS</title>
		<link>https://memontum.com/serabutan-wonosari-jual-ss</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 Dec 2017 14:13:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[pengedar]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Wonosari]]></category>
		<category><![CDATA[sabu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/12259-serabutan-wonosari-jual-ss</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8212; Inilah akibat nekat menjual atau mengedarkan sepoket Shabu-Shabu (SS) ke polisi yang menyamar. Serabutan, bernama Gunawan Purwadi (29) masuk bui Polsek Wonosari. Tersangka mengaku warga Dusun Bumirejo, Desa Kebobang, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang itu, diringkus anggota Reskrim Polsek Wonosari, Senin (11/12/2017) siang. Dikonfirmasi lewat ponsel, Kapolsek Wonosari, AKP Triwik mendampingi Kapolres Malang, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8212; Inilah akibat nekat menjual atau mengedarkan sepoket Shabu-Shabu (SS) ke polisi yang menyamar. Serabutan, bernama Gunawan Purwadi (29) masuk bui Polsek Wonosari. </p>
<p>Tersangka mengaku warga Dusun Bumirejo, Desa Kebobang, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang itu, diringkus anggota Reskrim Polsek Wonosari, Senin (11/12/2017) siang. </p>
<p>Dikonfirmasi lewat ponsel, Kapolsek Wonosari, AKP Triwik mendampingi Kapolres Malang, AKBP Yade Setiawan Ujung membenarkan adanya penangkapan.  </p>
<div id="attachment_5052" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-5052" decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2017/12/IMG-20171211-WA0086-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="BUKTI : barang bukti.  (Dokumentasi Polsek Wonosari) " width="650" height="366" class="size-full wp-image-12260" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2017/12/IMG-20171211-WA0086-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2017/12/IMG-20171211-WA0086-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2017/12/IMG-20171211-WA0086-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2017/12/IMG-20171211-WA0086-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-5052" class="wp-caption-text"><em><strong>BUKTI :</strong> barang bukti. <strong> (Dokumentasi Polsek Wonosari)</strong> </em></p></div>
<p>Dijelaskan Ipda Yoni Pribadi, selaku Kanit Reskrim Polsek Wonosari, penangkapan berlangsung di depan warung kopi seputaran Pasar Tumpangrejo Wonosari. </p>
<p>Terima informasi adanya seorang pengedar, Yoni segera berkordinasi dengan tiga anggota lainnya. Seorang anggota lalu menyamar dan bermaksud membeli dari tersangka Gunawan.  </p>
<p>Alhasil, sekitar pukul 10.00, pertemuan itu mengejutkan tersangka. Bagaimana tidak, usai barang ditunjukkan, sejumlah polisi berpakaian preman langsung menyergapnya.  </p>
<p>Dalam pemeriksaan, petugas menyita barang bukti berupa ponsel, uang tunai Rp 200 ribu dan sepoket SS dalam plastik transparan.  Terkait kejadian, menurut AKP Triwik, keberhasilan tersebut merupakan wujud penindakan dalam operasi Sikat Semeru II 2017. <strong>(sos) </strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">12259</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Makan Bali Telor, 42 Warga Plandi Wonosari Keracunan Massal</title>
		<link>https://memontum.com/makan-bali-telor-42-warga-plandi-wonosari-keracunan-massal</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 26 Oct 2017 11:35:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[keracunan massal]]></category>
		<category><![CDATA[Ngajum]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Wonosari]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/2222-makan-bali-telor-42-warga-plandi-wonosari-keracunan-massal</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8212; Sebanyak 42 warga, di Desa Plandi, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang, mengalami keracunan massal usai makan &#8220;berkat&#8221; dari hajatan seorang warga. Tidak ada korban jiwa dalam musibah itu. &#8220;Benar ada 42 orang. Sebagian pulang, sebagian dirawat tersebar di Puskesmas Ngajum dan Wonosari, &#8221; urai Kapolsek Wonosari, AKP Triwik, mendampingi Kapolres Malang, AKBP YS [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8212; Sebanyak 42 warga, di Desa Plandi, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang, mengalami keracunan massal usai makan &#8220;berkat&#8221; dari hajatan seorang warga. Tidak ada korban jiwa dalam musibah itu.</p>
<p>&#8220;Benar ada 42 orang. Sebagian pulang, sebagian dirawat tersebar di Puskesmas Ngajum dan Wonosari, &#8221; urai Kapolsek Wonosari, AKP Triwik, mendampingi Kapolres Malang, AKBP YS Ujung kepada memontum.com.</p>
 <em><strong>AWAL :</strong> AKP Triwik saat mengevakuasi pasien. <strong>(Foto Humas Polsek Wonosari)</strong></em>
<p>&#8220;Satu rawat jalan sempat dirawat di Rumah sakit Hasta Husada dan Rumah Sakit Ramdani Husada,&#8221; imbuh Triwik yang sempat pula mengecek dan membesuk para korban bersama Camat Wonosari dan perangkat desa.</p>
<p>Dijelaskan detil Triwik, kejadian bermula Minggu (22/10/2017) siang berlangsung hajat Khataman Al Quran di rumah keluarga Suhartini, warga Dusun Selobekiti RT 23 RW 04 desa Plandi Kecamatan Wonosari Kabupaten Malang.</p>
<p>Puluhan warga mendatangi kegiatan tersebut dan pulang membawa &#8220;berkat&#8221; atau kotak makanan. Berangsur-angsur kemudian, warga yang memakannya mengalami diare, muntah dan mual hingga lemas.</p>
<p>Awalnya tidak diketahui banyaknya pasien atau warga. Hingga kemudian ambulan Puskesmas Wonosari &#8220;pontang-panting&#8221; menerima informasi dan melaksanakan evakuasi dari rumah para korban.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">2222</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
