<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Polsekta Kedungkandang &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/polsekta-kedungkandang/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 10 Nov 2020 14:13:57 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Polsekta Kedungkandang &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Cari Rumput Disamping Jalan Tol, Warga Cemorokandang Tewas Mendadak</title>
		<link>https://memontum.com/cari-rumput-disamping-jalan-tol-warga-cemorokandang-tewas-mendadak</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 Nov 2020 14:13:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Pencari Rumput Tewas]]></category>
		<category><![CDATA[Polsekta Kedungkandang]]></category>
		<category><![CDATA[Tol Malang-Pandaan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=127289</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Sunardi (45) kuli bangunan, warga Jl Untung Sudiro, Kelurahan Cemorkandang, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Selasa (10/11/2020) sekitar pukul 15.00, ditemukan tewas. Jenazahnya ditemukan di area simpang arah tol Malang-Pandaan atau tepatnya di wilayah Cemorokandang, Kecamatan Kedungkandang. Kejadian itu selanjutnya dilaporkan ke Polsek Kedungkandang hingga jenazah Sunardi dibawa ke kamar mayat RSSA [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Sunardi (45) kuli bangunan, warga Jl Untung Sudiro, Kelurahan Cemorkandang, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Selasa (10/11/2020) sekitar pukul 15.00, ditemukan tewas.</p>
<p>Jenazahnya ditemukan di area simpang arah tol Malang-Pandaan atau tepatnya di wilayah Cemorokandang, Kecamatan Kedungkandang. Kejadian itu selanjutnya dilaporkan ke Polsek Kedungkandang hingga jenazah Sunardi dibawa ke kamar mayat RSSA Malang.</p>
<p>Informasi Memontum.com bahwa siang itu, Arifin (57) warga Jl Cemorokandang hendak pergi ke sawah melintas di 50 meter dari tol putus arah Kepanjen. Saat itu Arifin melihat motor disandarkan di pagar pembatas tol.</p>
<p>Arifin mulaui curiga karena tidak melihat pengendaranya. Karena rasa curiga itu, Arifin menuju ke lokasi hingga melihat korban tergelatak di rerumputan sebelah guard drill dengan wajah memar seperti baru saja terjatuh.</p>
<p>Kejadian itu membuat Arifin ketakutan hingga melapor ke pos pintu gerbang tol. Laporan itu diterima oleh Dedi (28) Security Jasa Marga Tol Malang Pandaan. Mendapat laporan itu, Dedi kemudian mengajak Arifin menuju ke lokasi dan melakukan pengecekan. Saat itu diketahui kalau korban sudah meninggal hingga kejadian itu dilaporkan ke petugas PJR Polda Jatim dan diteruskan ke Polsek Kedungkandang.</p>
<p>Atas laporan itu petugas Polsek Kedungkandang dan tim inafis Polresta Malang Kota segera mendatangi lokasi untuk melakukan penyelidikan. Jenazahnya kemudian dibawa ke kamar mayat RSSA Malang. &#8220;Adik saya sehari-hatinya bekerja sebagai kuli bangunan. Biasanya saat istirahat siang menyempatkan diri mencari rumput untuk makanan ternak kambing,&#8221; ujar Buang (50) kakak korban.</p>
<p>Kapolsek Kedungkandang Kompol Yusuf Suryadi membenarkan adanya penemuan jenazah tersebut. &#8220;Pihak keluarga korban tidak berkenan dilakukan otopsi. Mereka sudah membuat surat pernyataan keberatan dilakukan otopsi. Sesuai keterangan dari kakak korban bahwa korban memiliki riwayat sakit hernia dan asam urat serta kecapean. Diduga saat mencari rumput, melewati Guard Dril pembatas tol kaki korban tersankut dan terjatuh. Hasil olah TKP tidak di temukan adanya indikasi kekerasan di tubuh korban,&#8221; ujar Kompol Yusuf. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">127289</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pohon Setinggi 20 Meter Tumbang Timpa Truk Farmasi</title>
		<link>https://memontum.com/pohon-setinggi-20-meter-tumbang-timpa-truk-farmasi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 02 Oct 2020 14:26:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Lingkungan Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[pohon tumbang]]></category>
		<category><![CDATA[Polsekta Kedungkandang]]></category>
		<category><![CDATA[Truk Farmasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=124849</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Sebuah pohon sengon berusia puluhan tahun mendadak tumbang menimpa truk box Nopol D 8164 ET yang dikemudikam Ari Sebukti (41) warga Jl Kelapa Sawit, Kelurahan Pisang Candi, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Jumat (2/10/2020) pukul 14.30 di Jl Raya Cemorokandang, Kelurahan Cemorokandang, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang. Dalam peristiwa ini, Ari tidak mengalami [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Sebuah pohon sengon berusia puluhan tahun mendadak tumbang menimpa truk box Nopol D 8164 ET yang dikemudikam Ari Sebukti (41) warga Jl Kelapa Sawit, Kelurahan Pisang Candi, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Jumat (2/10/2020) pukul 14.30 di Jl Raya Cemorokandang, Kelurahan Cemorokandang, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang.</p>
<p>Dalam peristiwa ini, Ari tidak mengalami luka dikarenakan pohon setinggi 20 meter tersebut menimpa box truknya yang berisikan obat farmasi. Ari harus bersyukur karena selamat dalam musibah ini. Sebab jika pohon itu tumbang lebih cepat dalam hitungan detik saja, pasti lain ceritanya.</p>
<p>Informasi Memontum.com bahwa saat kejadian sekitar lokasi kejadian sedang hujan deras disertai angin kencang. Ari yang saat itu mengendarai truknya dari timur ke berat berjalan pelan karena ada kendaraan lain di depannya.</p>
<p>Tiba-tiba saja pohon sengon yang berada di pinggir jalan tersebut tumbang mengenai box truknya. Pohon dengan berat ratusan kilo tersebut langsung menghancurkan box truknya. Kejadian itu cukup menbuat Ari merasa syok. Meskipun demikian, dirinya harus tetap bersyukur katena selamat dalam musibah ini.</p>
<p>Kejadian itu cukup mengundang perhatian warga sekitar. Apalagi kondisi pohon juga melintang di jalan. Petugas Polsekta Kedungkandang yang mendapat laporan segera tiba di lokasi kejadian.</p>
<p>Petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang, dibantu dengan relawan melakukan evakuasi memotong pohon agar tidak menghalangi jalan. &#8220;Pohon tumbang akibat hujan deras disertai angin kencang. Dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa,&#8221; ujar Kompol Yusuf Suryadi SH, Kapolsekta Kedungkandang. <strong>(gie)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">124849</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ditinggal Istirahat, Mobil Grand Max Digondol Maling</title>
		<link>https://memontum.com/ditinggal-istirahat-mobil-grand-max-digondol-maling</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 17 Jul 2020 16:24:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Curanmor]]></category>
		<category><![CDATA[Polsekta Kedungkandang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/119558-ditinggal-istirahat-mobil-grand-max-digondol-maling</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Mobil Daihatsu Grand Max Nopol N 1137 BX milik Aji Marsongko (35) warga Perum Buring Indah Regency, RT 2/RW 4, Kelurahan Buring, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Jumat (17/7/2020) sekitar pukul 03.00, digondol maling. Mobil itu dicuri saat diparkir di depan rumah. Informasi Memontum.com bahwa setiap harinya, Aji memarkir mobilnya di depan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang </strong>&#8211; Mobil Daihatsu Grand Max Nopol N 1137 BX milik Aji Marsongko (35) warga Perum Buring Indah Regency, RT 2/RW 4, Kelurahan Buring, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Jumat (17/7/2020) sekitar pukul 03.00, digondol maling. Mobil itu dicuri saat diparkir di depan rumah.</p>
<p>Informasi Memontum.com bahwa setiap harinya, Aji memarkir mobilnya di depan rumah. Pada Jumat pukul 01.00, dia baru saja datang dan memarkir mobilnya di depan rumah. Sebelum ditinggal istirahat masuk ke dalam rumah, dipastikan bahwa mobil tersebut sudah terkunci rapat.</p>
<p>Saat mobil dalam kondisi tak terjaga, muncul pelaku melakukan aksinya diduga sekitar pukul.02.00 hingga pukul.03.00. Pelaku nampaknya cukup profesional dikarenakan sama sekali tidak menimbulkan suara gaduh.</p>
<p>Bahkan saat itu, Aji sama sekali tidak mendengar suara gaduh di depan rumahnya. Sekitar pukul 03.00, saat Aji melihat mobil nya mobilnya terlihat seperti mundur.</p>
<p>&#8221; Awalnya saya mau duduk di teras, namun mobil saya terlihat mundur. Saya langsung keluar rumah. Saya kira lupa Hand rem hingga mobil mundur. Namun ternyata di dalamnya ada seseorang,&#8221; ujar Aji.</p>
<p>Sadar mobilnya dibawa maling, Aji kemudian mengambil tongkat panjang sambil melakukan pengejaran.</p>
<p>&#8221; Saya sempat melemparkan kayu tersebut. Ada satu pelaku yang diluar tampak masuk ke dalam monil Honda Brio. Sedangkan satu pelalu yang membawa mobil saya menyalakan mesin dan kabur. Total pelakunya berjumlah sekitar 3 orang,&#8221; ujar Aji.</p>
<p>Aji sempat melakukan pengejaran dengan menggunakan motor. Sempat terjadi kejar-kejaran. Namun saat itu, Aji malah disrempet oleh pelaku. Setelah itu pelaku tancap gas tidak terkejar.</p>
<p>&#8221; Saya langsung melapor ke Polsekta Kedungkandang. Jika ada warga yang melihat ciri-ciri mobil saya supaya melapor ke pihak kepolisian. Ada stiker lebah di pintu kanan dengan tulisan lebah laundry. Di pintu kiri ada stiker lebah dengan tulisan kripik singkah lebah madu. Saya sangat berharap mobil saya bisa kembali ditemukan,&#8221; ujar Aji. <strong>(gie/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">119558</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pedagang Kue Pasar Dijambret, Ditendang dari Motor, Tas Dirampas</title>
		<link>https://memontum.com/pedagang-kue-pasar-dijambret-ditendang-dari-motor-tas-dirampas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 Jul 2020 18:49:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[jambret]]></category>
		<category><![CDATA[Polsekta Kedungkandang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/119142-pedagang-kue-pasar-dijambret-ditendang-dari-motor-tas-dirampas</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Aksi jambret nampaknya kembali berulah di Kota Malang. Kali ini yang menjadi korban adalah Sri Soesiani Manayang (51) warga Perum Sawojajar II, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang. Dia menjadi korban jambret saat melintas mengendarai motor di Jl Danau Sentani Raya, Sawojajar, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Sabtu (11/7/2020) pagi. Akibat dari kejadian ini, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Aksi jambret nampaknya kembali berulah di Kota Malang. Kali ini yang menjadi korban adalah Sri Soesiani Manayang (51) warga Perum Sawojajar II, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang. Dia menjadi korban jambret saat melintas mengendarai motor di Jl Danau Sentani Raya, Sawojajar, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Sabtu (11/7/2020) pagi.</p>
<p>Akibat dari kejadian ini, Sri alami luka-luka lecet pada bagian tubuh juga kehilangan tas miliknya yang berisikan uang Rp 500 ribu, HP Oppo A 37, dan surat surat berharga seperti KTP, SIM, STNK, Surat Berobat. Kasus ini sudah dilaporkan ke Polsekta Kedungkandang.</p>
<div id="attachment_119143" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-119143" decoding="async" class="size-full wp-image-119143" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200713-WA0144-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="Lokasi kejadian . (ist)" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200713-WA0144-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200713-WA0144-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200713-WA0144-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200713-WA0144-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-119143" class="wp-caption-text">Lokasi kejadian . (ist)</p></div>
<p>Informasi Memontum.com bahwa kejadian itu bermula saat Sri hendak berjualan kue di Pasar Madyopuro. Sekitar pukul 05.15, saat Sri kendari motornya di Jl Danau Sentani Raya. Saat itu muncul pelaku mengendarai motor dengan kecepatan tinggi dari arah belakang.</p>
<p>&#8220;Saya kendarai motor Mio. Saya sudah setiap hari lewar lokasi untuk menjualan kue di Pasar Madyopuro. Tiba-tiba pelaku memepet dari kanan menendang saya,&#8221; ujar Sri, Senin (13/7/2020) siang.</p>
<p>Saat menendang dan menarik tas milik Sri. Akibat tendangan itu, Sri terjatuh dari motornya dan kehilangan tas miliknya.</p>
<p>&#8221; Tas slempang saya dibawa kabur pelaku. Padahal tas itu sudah saya sembunyikan di jaket dan tidak seberapa terlihat,&#8221; ujar Sri. Usai mendapatkan barang jarahannya, pelaku langsung kabur menghilang. Akibat dari kejadian ini Sri alami kerugian sebesar Rp 2 juta.<strong> (gie/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">119142</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Maling Kotak Amal Babak Belur</title>
		<link>https://memontum.com/maling-kotak-amal-babak-belur</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 Jun 2020 03:13:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[dimassa]]></category>
		<category><![CDATA[maling kotak amal]]></category>
		<category><![CDATA[Polsekta Kedungkandang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/115842-maling-kotak-amal-babak-belur</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Samsul Arif (52) mengaku warga desa Talok, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang, Sabtu (6/6/2020) siang, kepergok mencuri uang kotak amal di Masjid Irsyaddul Ibad Jl KH Abdul Qodir Jaelani, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang. Akibatnya, dia sempat merasakan beberapa bogem mentah. Beruntung petugas Polsekta Kedungkandang segera tiba di lokasi mengamankan Samsul dan membawanya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Samsul Arif (52) mengaku warga desa Talok, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang, Sabtu (6/6/2020) siang, kepergok mencuri uang kotak amal di Masjid Irsyaddul Ibad Jl KH Abdul Qodir Jaelani, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang.</p>
<p>Akibatnya, dia sempat merasakan beberapa bogem mentah. Beruntung petugas Polsekta Kedungkandang segera tiba di lokasi mengamankan Samsul dan membawanya ke Polresta Malang Kota.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-115843" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200607-WA0217-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200607-WA0217-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200607-WA0217-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200607-WA0217-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200607-WA0217-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Informasi Memontum.com bahwa siang itu, diketahui ada seseorang menyelinap masuk ke dalam masjid. Kejadian itu diketahui oleh Sukari (60) marbot, warga sekitar. Namun saat Sukari datang, pria tak dikenal itu bergegas keluar dari masjid.</p>
<p>Karena curiga, Sukari sempat melihat kotak amal yang telah terbuka. Sukari langsung curiga melakukan pengejaran terhadap pelaku yang sudah bersiap naik motor.&#8221; Pak Sukari mengejar pelaku. Dia berhasil menendang motor pelaku hingga jatuh,&#8221; ujar Budi Cahyono (48) warga sekitar.</p>
<p>Mendengar teriakan minta tolong, warga segera berdatangan menangkap pelaku yang akhirnya diketahui bernama Samsul. &#8221; Pelaku kemudian dibawa ke rumah ketua RW. Saat bajunya digeledah ditemukan obeng yang kondisinya sudah dimodifikasi. Selain itu juga ditemukan uang Rp 600 ribu,&#8221; ujar Budi.</p>
<p>Petugas Polsekta Kedungkandang yang mendapat laporan segera datang ke lokasi melakukan pengamanan. &#8221; Sudah kami bawa ke Sat Rekrim Polresta Malang Kota untuk penyelidikan dan pengembangan lebih lanjut,&#8221; ujar Kapolsekta Kedungkandang AKP Yusuf Suryadi SH.<strong> (gie/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">115842</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jambret Mewek Sawojajar, Dikenakan Wajib Lapor</title>
		<link>https://memontum.com/jambret-mewek-sawojajar-dikenakan-wajib-lapor</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 15 May 2020 13:29:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[dimassa]]></category>
		<category><![CDATA[jambret]]></category>
		<category><![CDATA[Polsekta Kedungkandang]]></category>
		<category><![CDATA[wajib lapor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/114597-jambret-mewek-sawojajar-dikenakan-wajib-lapor</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Tiga pelaku jambret AAM (17), Ir (14) dan Wy (16) ketiganya masih bertetangga di Jl Sawojajar Gang XIX, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Jumat (15/5/2020) pagi, sudah bisa berkumpul kembali bersama keluarganya di rumah. Mereka adalah para pelaku jambret yang merampas dompet berisi uang Rp 12.500 milik Tumi (50) pedagang bakso, warga [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang </strong>&#8211; Tiga pelaku jambret AAM (17), Ir (14) dan Wy (16) ketiganya masih bertetangga di Jl Sawojajar Gang XIX, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Jumat (15/5/2020) pagi, sudah bisa berkumpul kembali bersama keluarganya di rumah.</p>
<p>Mereka adalah para pelaku jambret yang merampas dompet berisi uang Rp 12.500 milik Tumi (50) pedagang bakso, warga Jl Danau Paniai Kelurahan Madyopuro, Kecamatan. kedungkandang, Kota Malang pada Kamis (14/5/2020) pukul 07.30 di Jl Danau Jonge, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang.</p>
<p>Setelah sempat bermalam di Unit PPA Polresta Malang Kota, ketiganya akhinya diperbolehkan pulang pada Jumat pagi. Yakni setelah orang tua ketiga pelaku datang ke Polresta Malang Kota. Korban memilih untuk memaafkan ketiga pelaku.</p>
<p>Meskipun demikian, orang tua pelaku diminta untuk membuat pernyataan supaya apa yang dilakukan oleh anaknya tidak terulang lagi dan juga dikenakan wajib lapor.</p>
<p>&#8220;Korban mencabut laporannnya dan diselesaikan secara kekeluargaan,&#8221; ujar Kasat Reskrim Polresta Malang Kota AKP Azi Pratas Guspitu SH SIK.</p>
<p>Seperti yang diberitakan sebelumnya, tiga pelaku jambret yang beraksa di kawasan Velodrom, Sawojajar, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, ternyata semuanya masih di bawah umur. Mereka adalah AAM (17), Ir (14) dan Wy (16), ketiganya masih bertetangga di Jl Sawojajar Gang XIX, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang.</p>
<p>Salah satu pelaku yakni AAM ditangkap warga dan sempat viral direkam saat dihajar massa. Sedangkan dua pelaku lainnya ditangkap pihak kepolisian di rumahnya masing-masing. Tentunya ketiga pelaku jambret anak ini bakal menyesali perbuatannya.</p>
<p>Selain kini harus berurusan dengan petugas Perlindungan Perempuan Anak (PPA) Polresta Malang Kota, mereka juga bakal kecewa jika mengetahui isi dompet yang dijambretnya. Sebab ternyata dompet milik bu Tumi, tersebut hanya berisikan uang Rp 12 ribu.</p>
<p>Perlu di diketahui seorang pelaku jambret berhasil ditangkap warga di kawasan sekitaran Jl Danau Bratan, Sawojajar, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Kamis (14/5/2020) pagi. Saat dihajar massa, salah seorang warga bahkan sempat merekamnya dan dipsting di media sosial Facebook.</p>
<p>Saat dihajar massa, pelaku sempat mewek. Apalagi saat warga mengatakan akan membawanya kantor polisi. &#8220;Aku duwe anak mas,&#8221; ujar pelaku sambil kesakitan memegangi perutnya.</p>
<p>&#8220;Aku jaluk tulung ojok dilaporne pak, RT RW ae pak. Aku ileng bojoku,&#8221; ujar pelaku meminta supaya tidak dilaporkan ke polisi. Saat ditanya rumahnya dimana, pelaku mengaku warga Sawojajar Gang XIV. &#8221; Aku Sawojajar Pak. Gang XIV,&#8221; ujarnya. Namun informasinya ada yang menyebut bahwa pelaku ternyata warga Sawojajar Gang XIX.</p>
<p><strong>BACA : </strong></p>
<ul>
<li><a href="https://kotamalang.memontum.com/5165-jambret-mewek-sawojajar-3-pelaku-masih-abg-jambret-dompet-isi-rp-12-ribu" target="_blank" rel="noopener noreferrer"><strong>Jambret Mewek Sawojajar, 3 Pelaku Masih ABG, Jambret Dompet Isi Rp 12 ribu</strong></a></li>
<li><a href="https://kotamalang.memontum.com/5154-3-abg-sawojajar-njambret-di-sawojajar-tertangkap-massamewek-mewek-ngaku-punya-istri-dan-anak" target="_blank" rel="noopener noreferrer"><strong>3 ABG Sawojajar Njambret di Sawojajar, Tertangkap Massa,”Mewek-Mewek” Ngaku Punya Istri dan Anak</strong></a></li>
</ul>
<p>Kejadian ini selanjutnya dilaporkan ke Polsekta Kedungkandang. Karena masih anak-anak pelaku dilimpahkan ke PPA Polresta Malang Kota.</p>
<p>&#8221; Ini karena pelaku anak-anak, setelah lidik dibawa ke unit PPA,&#8221; ujar Kapolsekta Kedungkandang AKP Yusuf Suryadi. Bahkan informasinya 2 palaku lainnya berhasil diamankan setelah petugas melakukan pengembangan. Namun karena ketiganya masih anak-anak semuanya dalam penanganan unit PPA. <strong>(gie/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">114597</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jambret Mewek Sawojajar, 3 Pelaku Masih ABG,  Jambret Dompet Isi Rp 12 ribu</title>
		<link>https://memontum.com/jambret-mewek-sawojajar-3-pelaku-masih-abg-jambret-dompet-isi-rp-12-ribu</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 15 May 2020 05:55:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[dimassa]]></category>
		<category><![CDATA[jambret]]></category>
		<category><![CDATA[Polsekta Kedungkandang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/114560-jambret-mewek-sawojajar-3-pelaku-masih-abg-jambret-dompet-isi-rp-12-ribu</guid>

					<description><![CDATA[Memontum, Kota Malang &#8211; Tiga pelaku jambret yang beraksi di kawasan Velodrom, Sawojajar, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, ternyata semuanya masih di bawah umur. Mereka adalah AAM (17), Ir (16) dan Wy (17), ketiganya masih bertetangga di Jl Sawojajar Gang XIX, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang. Salah satu pelaku yakni AAM ditangkap warga dan sempat viral direkam [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum, Kota Malang </strong>&#8211; Tiga pelaku jambret yang beraksi di kawasan Velodrom, Sawojajar, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, ternyata semuanya masih di bawah umur. Mereka adalah AAM (17), Ir (16) dan Wy (17), ketiganya masih bertetangga di Jl Sawojajar Gang XIX, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang.</p>
<p>Salah satu pelaku yakni AAM ditangkap warga dan sempat viral direkam saat dihajar massa. Sedangkan 2 pelaku lainnya ditangkap pihak kepolisian di rumahnya masing-masing. Tentunya ketiga pelaku jambret anak ini bakal menyesali perbuatannya.</p>
<p>Selain kini harus berurusan dengan petugas Perlindungan Perempuan Anak (PPA) Polresta Malang Kota, mereka juga bakal kecewa jika mengetahui isi dompet yang dijambretnya. Sebab ternyata dompet milik bu Mail tersebut hanya berisikan uang Rp 12 ribu.</p>
<p>Seperti yang diberitakan sebelumnya, seorang pelaku jambret berhasil ditangkap warga di kawasan sekitaran Jl Danau Bratan, Sawojajar, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Kamis (14/5/2020) pagi. Saat dihajar massa, salah seorang warga bahkan sempat merekamnya dan diposting di media sosial Facebook.</p>
<p>Saat dihajar massa, pelaku sempat mewek. Apalagi saat warga mengatakan akan membawanya kantor polisi. &#8220;Aku duwe anak mas,&#8221; ujar pelaku sambil kesakitan memegangi perutnya.</p>
<p>&#8220;Aku jaluk tulung ojok dilaporne pak, RT RW ae pak. Aku ileng bojoku,&#8221; ujar pelaku meminta supaya tidak dilaporkan ke polisi. Saat ditanya rumahnya dimana, pelaku mengaku warga Sawojajar Gang XIV.</p>
<p>&#8220;Aku Sawojajar Pak. Gang XIV,&#8221; ujarnya. Namun informasinya ada yang menyebut bahwa pelaku ternyata warga Sawojajar Gang XIX.</p>
<p>Kejadian ini selanjutnya dilaporkan ke Polsekta Kedungkandang. Karena masih anak-anak pelaku dilimpahkan ke PPA Polresta Malang Kota.</p>
<p>&#8220;Ini karena pelaku anak-anak, setelah lidik dibawa ke unit PPA,&#8221; ujar Kapolsekta Kedungkandang AKP Yusuf Suryadi. Dua pelaku lainnya berhasil diamankan setelah petugas melakukan pengembangan. Namun karena ketiganya masih anak-anak semuanya dalam penanganan unit PPA.</p>
<p>Informasi bahwa ke 3 pelaku mengendarai motor menjambret dompet milik ibu Mail, pedagang bakso di kawasan Velodrom. Mereka kemudian kabur hingga sekitaran Jl Danau Bratan. Aksi mereka terhenti setelah mereka kebingunggan mencari jalan kabur karena banyak portal di gang-gang Sawojajar.</p>
<p>Apalagi saat itu salah seorang warga menabrakan motornya hingga para pelaku terjatuh.</p>
<p><strong>BACA : <a href="https://kotamalang.memontum.com/5154-3-abg-sawojajar-njambret-di-sawojajar-tertangkap-massamewek-mewek-ngaku-punya-istri-dan-anak" target="_blank" rel="noopener noreferrer">3 ABG Sawojajar Njambret di Sawojajar, Tertangkap Massa,”Mewek-Mewek” Ngaku Punya Istri dan Anak</a></strong></p>
<p>Sebanyak 2 pelaku berhasil kabur, sedangkan 1 pelaku berhasil ditangkap dan dihajar massa hingga babak belur. Petugas Polsekta Kedungkandang yang melakukan pengembangan berhasil menangkap kedua pelaku lainnya yang juga masih di bawah umur.</p>
<p>Kasat Reskrim Polresta Malang Kota AKP Azi Pratas Guspitu SH SIK membenarkan bahwa para pelaku jambret ini masih dalam penanganan unit PPA Polresta Malang Kota. &#8221; Saat ini masih dalam penangaanan unit PPA,&#8221; ujar AKP Azi. <strong>(gie/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">114560</post-id>	</item>
		<item>
		<title>3 ABG Sawojajar Njambret di Sawojajar, Tertangkap Massa,&#8221;Mewek-Mewek&#8221; Ngaku Punya Istri dan Anak</title>
		<link>https://memontum.com/3-abg-sawojajar-njambret-di-sawojajar-tertangkap-massamewek-mewek-ngaku-punya-istri-dan-anak</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 14 May 2020 13:53:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[dimassa]]></category>
		<category><![CDATA[jambret]]></category>
		<category><![CDATA[Polsekta Kedungkandang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/114539-3-abg-sawojajar-njambret-di-sawojajar-tertangkap-massamewek-mewek-ngaku-punya-istri-dan-anak</guid>

					<description><![CDATA[Memontum, Kota Malang &#8211; Pelaku jambret berhasil ditangkap warga di kawasan sekitaran Jl Danau Bratan, Sawojajar, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Kamis (14/5/2020) pagi. Saat dihajar massa, salah seorang warga bahkan sempat merekamnya dan diposting di media sosial Facebook (FB). Saat ditangkap, wajahnya memelas mengaki punya anak dan istri. Saat dihajar massa, pelaku sempat mewek. Apalagi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum, Kota Malang</strong> &#8211; Pelaku jambret berhasil ditangkap warga di kawasan sekitaran Jl Danau Bratan, Sawojajar, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Kamis (14/5/2020) pagi. Saat dihajar massa, salah seorang warga bahkan sempat merekamnya dan diposting di media sosial Facebook (FB). Saat ditangkap, wajahnya memelas mengaki punya anak dan istri.</p>
<p>Saat dihajar massa, pelaku sempat mewek. Apalagi saat warga mengatakan akan membawanya kantor polisi. &#8220;Aku duwe anak mas,&#8221; ujar pelaku sambil kesakitan memegangi perutnya.</p>
<p><video controls="controls" width="750" height="400"><source src="https://kotamalang.memontum.com/wp-content/uploads/sites/43/2020/05/VID-20200514-WA0056.mp4" type="video/mp4" /></video><br />
<strong>VIDEO : Beredar di media sosial. (istimewa) </strong></p>
<p>&#8220;Aku jaluk tulung ojok dilaporne pak, RT RW ae pak. Aku ileng bojoku,&#8221; ujar pelaku meminta supaya tidak dilaporkan ke polisi. Saat ditanya rumahnya dimana, pelaku mengaku warga Sawojajar Gang XIV.</p>
<p>&#8220;Aku Sawojajar Pak. Gang XIV,&#8221; ujarnya. Namun informasinya ada yang menyebut bahwa pelaku warga Sawojajar Gang XIX.</p>
<p>Kejadian ini selanjutnya dilaporkan ke Polsekta Kedungkandang. Karena masih anak-anak pelaku dilimpahkan ke PPA Polresta Malang Kota.</p>
<p>&#8220;Ini karena pelaku anak-anak, setelah lidik dibawa ke unit PPA,&#8221; ujar Kapolsekta Kedungkandang AKP Yusuf Suryadi. Bahkan informasinya 2 pelaku lainnya berhasil diamankan setelah petugas melakukan pengembangan. Namun karena ketiganya masih anak-anak semuanya dalam penanganan unit PPA.</p>
<p>Informasi bahwa ke 3 pelaku mengendarai motor menjambret dompet milik ibu Mail, pedagang bakso di kawasan Velodrom. Mereka kemudian kabur hingga sekitaran Jl Danau Bratan.</p>
<p>Aksi mereka terhenti setelah mereka kebingungan mencari jalan kabur karena banyak portal di gang-gang Sawojajar. Apalagi saat itu salah seorang warga menabrakan motornya hingga para pelaku terjatuh.</p>
<p>Sebanyak 2 pelaku berhasil kabur, sedangkan 1 pelaku berhasil ditangkap dan dihajar massa hingga babak belur.</p>
<p>Petugas Polsekta Kedungkandang yang melakukan pengembangan berhasil menangkap kedua pelaku lainnya yang juga masih di bawah umur.</p>
<p>Kasat Reskrim Polresta Malang Kota AKP Azi Pratas Guspitu SH SIK membenarkan bahwa para pelaku jambret ini masih dalam penanganan unit PPA Polresta Malang Kota. &#8221; Saat ini masih dalam penangaanan unit PPA,&#8221; ujar AKP Azi kepada Memontum.com.<strong> (gie/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		<enclosure url="https://kotamalang.memontum.com/wp-content/uploads/sites/43/2020/05/VID-20200514-WA0056.mp4" length="14439779" type="video/mp4" />

		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">114539</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pembalap Liar Bakal Gigit Jari, Area Belakang  Gor Ken Arok Dipasang Betonbiz</title>
		<link>https://memontum.com/pembalap-liar-bakal-gigit-jari-area-belakang-gor-ken-arok-dipasang-betonbiz</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 10 May 2020 13:05:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Balap Liar]]></category>
		<category><![CDATA[Gor Ken Arok]]></category>
		<category><![CDATA[Polsekta Kedungkandang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/114156-pembalap-liar-bakal-gigit-jari-area-belakang-gor-ken-arok-dipasang-betonbiz</guid>

					<description><![CDATA[Memontum, Kota Malang &#8211; Seringnya kawasan belakang Gor Ken Arok Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang digunakan sebagai sarana balap liar, membuat prihatin petugas kepolisian dan masyarakat umumnya. Demi menyelamatkan generasi muda dan dalam rangka memelihara keamanan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) Kapolsekta Kedungkandang AKP Yusuf Suryadi SH secara langsung meminta pihak pengelola Gor Ken Arok untuk memasang Betonbiz [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum, Kota Malang </strong>&#8211; Seringnya kawasan belakang Gor Ken Arok Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang digunakan sebagai sarana balap liar, membuat prihatin petugas kepolisian dan masyarakat umumnya.</p>
<p>Demi menyelamatkan generasi muda dan dalam rangka memelihara keamanan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) Kapolsekta Kedungkandang AKP Yusuf Suryadi SH secara langsung meminta pihak pengelola Gor Ken Arok untuk memasang Betonbiz dan gundukan di area jalan belakang gor.</p>
<p>Permintaan AKP Yusuf langsung mendapat respon positif, pihak Dispora Kota Malang pada Sabtu (9/5/2020) siang, telah melakukan pemasangan betonbiz. Selanjutnya kawasan lainnya yang sering digunakan balap liar yakni jalan kembar Bumiayu-Gadang akan dipasang pita kejut jalan agar tidak lagi bisa digunakan balap liar.</p>
<p>Kapolsekta Kedungkandang AKP Yusuf Suryadi mengatakan bahwa pemasangan betonbiz ini untuk menyelamatan generasi muda dari bahaya balap liar serta menjalankan Harkamtibmas.</p>
<p>&#8220;Kami sangat prihatin, lokasi tersebut seringkali digunakan balap liar. Sudah sering kali dilakukan upaya pembubaran, namun adik-adik kita yang masih berusia belia ini masih saja membandel,&#8221; ujar AKP Suyuf kepada Memontum.com.</p>
<p>Para pembalap liar ini seperti kucing-kucingan dengan petugas. Saat petugas datang ke lokasi, mereka langsung membubarkan diri. Bahkan sudah sering juga para pembalap liar ini diamankan petugas. Namun mereka seperti tidak ada kapok-kapoknya, terbukti lokasi tersebut masih seringkali digunakan sebagai ajang balap liar.</p>
<p>&#8220;Keprihatinan kami, demi menyelamatkan generasi muda, kami terus bergerak melakukan pembubaran. Agar tidak lagi digunakan sebagai ajang balap liar, kami meminta supaya lokasi belakang Gor Ken Arok dipasang Betonbiz. Saran kami ditindak lanjuti dan tadi siang sudah dilakukan pemasangan Betonbiz. Harapan kami agar lokasi itu tidak lagi digunakan sebagai ajang balap liar,&#8221; ujar AKP Yusuf. <strong>(gie/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">114156</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
