<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>pondasi &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/pondasi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 14 Jan 2026 13:59:26 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>pondasi &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>DPUPRPKP Kota Malang Awali Revitalisasi Jembatan Splendid dengan Perkuat Pondasi</title>
		<link>https://memontum.com/dpuprpkp-kota-malang-awali-revitalisasi-jembatan-splendid-dengan-perkuat-pondasi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 14 Jan 2026 05:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[dengan]]></category>
		<category><![CDATA[DPUPRPKP]]></category>
		<category><![CDATA[Jembatan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[perkuat]]></category>
		<category><![CDATA[pondasi]]></category>
		<category><![CDATA[Revitalisasi]]></category>
		<category><![CDATA[splendid]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=229444</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Jembatan Brawijaya atau Jembatan Splendid, Kota Malang, akan mulai dilakukan revitalisasi dengan pengerjaan pondasi jembatan. Hal itu, sebagaimana disampaikan Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Pemukiman (DPUPRPKP) Kota Malang, Dandung Djulharjanto. Pria yang akrab disapa Dandung, itu mengatakan bahwa perbaikan pondasi akan dilakukan sebelum penataan Kawasan Splendid dan Heritage [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Jembatan Brawijaya atau Jembatan Splendid, Kota Malang, akan mulai dilakukan revitalisasi dengan pengerjaan pondasi jembatan. Hal itu, sebagaimana disampaikan Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Pemukiman (DPUPRPKP) Kota Malang, Dandung Djulharjanto.</p>



<p>Pria yang akrab disapa Dandung, itu mengatakan bahwa perbaikan pondasi akan dilakukan sebelum penataan Kawasan Splendid dan Heritage mulai dilaksanakan. Penguatan pondasi diperlukan, karena sebelumnya mengalami penggerusan.</p>



<p>“Yang dianggarkan sementara ini untuk penguatan pondasinya dahulu, karena kemarin tergerus. Nanti secara keseluruhan akan ada penataan kawasan,” ujar Dandung, Rabu (14/01/2026) tadi.</p>



<p>Ditambahkannya, bahwa untuk perbaikan pondasi jembatan, direncanakan akan dikerjakan secepatnya dengan menggunakan anggaran dari APBD Kota Malang. Nilai anggaran yang disiapkan, diperkirakan berkisar antara Rp 300 hingga Rp 500 juta.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Kalau bicara kekuatan konstruksi jembatan, itu masih aman. Apalagi jembatan tersebut tidak diperuntukkan bagi kendaraan roda empat, melainkan hanya untuk kendaraan roda dua saja. Sehingga, pondasi ini saja yang perlu dilakukan perbaikan,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Lebih lanjut, menurutnya penataan kawasan Splendid ke depan akan dilakukan melalui konsep revitalisasi, bukan sekadar pengecatan ulang jembatan. Penataan tersebut diharapkan dapat menghubungkan kawasan Splendid dengan Kayutangan Heritage sebagai satu kesatuan kawasan.</p>



<p>“Konsepnya revitalisasi kawasan, bukan cuma dicat saja. Harapannya nanti bisa menyambungkan Heritage Kayutangan dengan kawasan Splendid,” imbuh Dandung.</p>



<p>Sebagai informasi, penataan kawasan ini merupakan bagian dari arahan Wali Kota Malang yang ingin menghidupkan kawasan Splendid. Sehingga, penataan tidak hanya menyasar jembatan saja, tetapi juga Kawasan Pasar Splendid yang sebelumnya dikenal sebagai Kawasan Pasar Senggol. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">229444</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Penataan Relokasi Pasar Induk Gadang Masukin Tahap Pemasangan Pondasi</title>
		<link>https://memontum.com/penataan-relokasi-pasar-induk-gadang-masukin-tahap-pemasangan-pondasi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Nov 2025 08:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[gadang]]></category>
		<category><![CDATA[masukin]]></category>
		<category><![CDATA[pemasangan]]></category>
		<category><![CDATA[penataan]]></category>
		<category><![CDATA[pondasi]]></category>
		<category><![CDATA[relokasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=227840</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Penataan relokasi Pasar Induk Gadang mulai menunjukkan progres signifikan. Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag), telah memulai pembongkaran lapak-lapak kosong, sebagai langkah awal pembangunan dan penataan jalur fasilitas umum di kawasan pasar tersebut. Kepala Diskopindag Kota Malang, Eko Sri Yuliadi, mengatakan bahwa pekerjaan konstruksi kini mulai berjalan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Penataan relokasi Pasar Induk Gadang mulai menunjukkan progres signifikan. Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag), telah memulai pembongkaran lapak-lapak kosong, sebagai langkah awal pembangunan dan penataan jalur fasilitas umum di kawasan pasar tersebut.</p>



<p>Kepala Diskopindag Kota Malang, Eko Sri Yuliadi, mengatakan bahwa pekerjaan konstruksi kini mulai berjalan bersamaan dengan pembongkaran. Termasuk, pemasangan tiang pancang dan pengerjaan pondasi untuk tempat relokasi pedagang.</p>



<p>“Untuk relokasi Pasar Induk Gadang, sekarang persiapannya sudah berjalan. Mulai pemasangan tiang pancang dan pondasi. Untuk pedagang juga sudah siap dipindah ke bagian belakang,” ujar Eko, Selasa (18/11/2025) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dirinya juga menyebut, bahwa proses pembongkaran berjalan cukup lancar, karena sebagian besar masyarakat dan pedagang mulai memahami urgensi penataan kawasan pasar. Kesadaran itu, menurutnya, menjadi kunci keberhasilan pembangunan fasilitas publik yang lebih layak dan tertata.</p>



<p>“Alhamdulillah, masyarakat kita banyak yang menyadari bahwa fungsi jalan itu memang penting sebagai fasilitas umum. Sebagai masyarakat Malang, harus mulai memahami pembangunan Kota Malang,” katanya.</p>



<p>Ditambahkan Eko, bahwa pembongkaran area kosong sudah dilakukan secara bertahap. Sementara relokasi pedagang baru akan dilakukan setelah area belakang pasar selesai dibangun dan siap ditempati.</p>



<p>“Relokasi nanti dilakukan setelah bagian belakang selesai. Target waktunya kemungkinan ya Lebaran 2026,” imbuh Eko. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">227840</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
