<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Ponggok &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/ponggok/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 11 Mar 2020 10:42:05 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Ponggok &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Diduga Konsleting Listrik, Sebuah Rumah di  Blitar Ludes Terbakar</title>
		<link>https://memontum.com/diduga-konsleting-listrik-sebuah-rumah-di-blitar-ludes-terbakar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Mar 2020 10:42:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[kebakaran]]></category>
		<category><![CDATA[Konsleting Listrik]]></category>
		<category><![CDATA[Ponggok]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/108328-diduga-konsleting-listrik-sebuah-rumah-di-blitar-ludes-terbakar</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Blitar &#8211; Sebuah rumah milik Edi Dewa, warga Desa Ponggok Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar, ludes terbakar, Selasa (10/3/2020) malam. Akibatnya satu unit sepeda motor, perabotan rumah tangga, dan surat-surat berharga habis terbakar. Penyebab kebakaran, diduga akibat korsleting arus listrik di rumah tersebut. Kapolsek Ponggok, AKP Sony Suhartanto mengatakan, pihaknya mendapatkan laporan kejadian kebakaran di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Blitar</strong> &#8211; Sebuah rumah milik Edi Dewa, warga Desa Ponggok Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar, ludes terbakar, Selasa (10/3/2020) malam. Akibatnya satu unit sepeda motor, perabotan rumah tangga, dan surat-surat berharga habis terbakar. Penyebab kebakaran, diduga akibat korsleting arus listrik di rumah tersebut.</p>
<p>Kapolsek Ponggok, AKP Sony Suhartanto mengatakan, pihaknya mendapatkan laporan kejadian kebakaran di Desa Ponggok. Namun begitu datang, api sudah besar dan membakar sepeda motor, perabotan rumah tangga, dan surat-surat berharga. Akibat kebakaran tersebut, korban mengalami kerugian hingga Rp 100 juta.</p>
<p>&#8220;Diduga penyebab kebakaran karena konsleting listrik,&#8221; kata AKP Sony Suhartanto, Rabu (11/3/2020).</p>
<p>Lebih lanjut Sony menyampaikan, peristiwa kebakaran pertama kali diketahui oleh korban sendiri. Saat itu, korban melihat percikan api pada jaringan listrik di rumahnya. Karena api tak kunjung dapat dipadamkan, korban dan para tetangga melaporkan kejadian ini ke Polsek Ponggok. Kemudian informasi ini diteruskan ke petugas pemadam kebakaran,</p>
<p>&#8220;Saat korban melihat percikan api pada jaringan listrik di rumahnya, langsung panik dan mencoba memadamkan api dengan peralatan seadanya. Namun usaha korban sia-sia. Api justru semakin membesar,&#8221; jelas Kapolsek Ponggok. <strong>(jr/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">108328</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Berkat Binaan Disperindag, Usaha Eggrol Waluh di Langon Ponggok Lancar</title>
		<link>https://memontum.com/berkat-binaan-disperindag-usaha-eggrol-waluh-di-langon-ponggok-lancar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 29 Aug 2018 19:24:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Blitar]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Disperindag Kabupaten Blitar]]></category>
		<category><![CDATA[IKM]]></category>
		<category><![CDATA[Ponggok]]></category>
		<category><![CDATA[wirausaha]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/53670-berkat-binaan-disperindag-usaha-eggrol-waluh-di-langon-ponggok-lancar</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Blitar &#8211; Untuk melancarkan usaha para pelaku IKM, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Blitar telah memfasilitasi pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) di Kabupaten Blitar. Hal ini sebagai wujud dukungan Pemerintah terhadap masyarakat untuk mengembangkan usahanya. Salah satunya kepada pelaku IKM di dusun/ Desa Langon RT 04 RW 02 Kecamatan Ponggok Kabupaten Blitar bernama [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Blitar </strong>&#8211; Untuk melancarkan usaha para pelaku IKM, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Blitar telah memfasilitasi pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) di Kabupaten Blitar. Hal ini sebagai wujud dukungan Pemerintah terhadap masyarakat untuk mengembangkan usahanya.</p>
<p>Salah satunya kepada pelaku IKM di dusun/ Desa Langon RT 04 RW 02 Kecamatan Ponggok Kabupaten Blitar bernama Muhammad Anwar, yang telah membuat roti kering berbahan dasar waluh, yaitu Eggrol Waluh.</p>
<p>Muhammad Anwar saat ditemui dirumahnya mengaku, mulai mengikuti pembinaan dari Disperindag pada Desember 2016 lalu. Bahkan hingga kini juga masih mengikuti pembinaan yang diberikan Disperindag, baik berupa sosialisasi maupun pelatihan.</p>
<p>&#8220;Saya awalnya hanya membuat eggrol waluh ini untuk dijual ditoko-toko. Baru sekitar Desember 2016 saya mulai mengikuti pembinaan yang dilakukan oleh Disperindag,&#8221; kata Anwar, Rabu (29/08/2018).</p>
<p>Setelah mengikuti pembiaan, lanjut Anwar, akhirnya sekitar akhir Desember 2016 produknya resmi mendapatkan izin dan menamakan usahanya &#8216;Anvir&#8217;. Menurutnya, peran Disperindag dalam memfasilitasi proses perizinan ini sangat besar, sehingga prossnya bisa berjalan dengan lancar.</p>
<p>&#8220;Banyak peran Disperindag dalam mendukung usaha saya, termasuk pelatihan dan izin-izin merk. Sejak Desember 2016 sampai sekarang saya masih ikut pembinaan. Ketika ada acara IKM, pasti diberi undangan untuk mengikutinya. Ini tentu saya manfaatkan untuk mempromosikan produk saya,&#8221; jelas Anwar sambil melihat pembuatan Eggrol Waluh.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">53670</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
