<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Ponpes Bahrul Maghfiroh &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/ponpes-bahrul-maghfiroh/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 02 Dec 2020 11:52:35 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Ponpes Bahrul Maghfiroh &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Terkait Video Adzan &#8216;Hayya Alal Jihad&#8217; Ini Tanggapan Pengasuh Ponpes Bahrul Maghfiroh</title>
		<link>https://memontum.com/terkait-video-adzan-hayya-alal-jihad-ini-tanggapan-pengasuh-ponpes-bahrul-maghfiroh</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 02 Dec 2020 11:52:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Ponpes Bahrul Maghfiroh]]></category>
		<category><![CDATA[Video Adzan]]></category>
		<category><![CDATA[viral]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=128840</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Munculnya sebuah video di media sosial yang berisi sejumlah orang melakukan adzan dengan menyuarakan ujaran &#8216;Hayya Alal Jihad&#8217;, memunculkan sejumlah tanggapan. Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Bahrul Maghfiroh, Prof Dr Ir Mohammad Bisri, mengungkapkan bahwa ujaran &#8216;Hayya Alal Jihad&#8217; itu semestinya dilanjutkan ke ranah hukum. Artinya, harus ada pihak yang melaporkan kasus itu [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Munculnya sebuah video di media sosial yang berisi sejumlah orang melakukan adzan dengan menyuarakan ujaran &#8216;Hayya Alal Jihad&#8217;, memunculkan sejumlah tanggapan.</p>
<p>Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Bahrul Maghfiroh, Prof Dr Ir Mohammad Bisri, mengungkapkan bahwa ujaran &#8216;Hayya Alal Jihad&#8217; itu semestinya dilanjutkan ke ranah hukum. Artinya, harus ada pihak yang melaporkan kasus itu dan meminta pihak kepolisian untuk mengusut siapa dalang dibalik video viral tersebut.</p>
<p>&#8220;Jadi, negara kita ini negara hukum. Ya tentunya, harus lewat jalur hukum saja. Kasus ini, mestinya ada yang melapor dan memang harus ada laporan dahulu. Baru, polisi bisa mengusutnya,&#8221; katanya seusai menggelar kegiatan di Pendapa Agung Kabupaten Malang, Rabu (2/12) tadi.</p>
<p>Ditambahkan, mengapa mengenai video itu harus masuk ranah hukum, karena video tersebut sangat meresahkan. Mengingat, dirinya menilai, tidak ada rukun shalat yang mengajak umat Islam untuk berjihad.</p>
<p>&#8220;Ini tidak ada di rukunnya. Negara ini negara damai, kok malah mau di konflik. Kalau sudah damai, ngapain di konflikkan,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Bisri mengungkapkan, jika ada pihak yang menilai negara Indonesia tidak aman, seharusnya menyampaikan dan berpendapat dengan santun dan baik. &#8220;Jangan melanggar hukum. Apalagi, melanggar rukun shalat. Bisa bicara dengan baik dan santun. Janganlah seperti itu,&#8221; tuturnya. <strong>(riz/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">128840</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
