<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Ponpes Sidogiri &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/ponpes-sidogiri/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 01 Jul 2020 11:54:09 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Ponpes Sidogiri &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Bupati Bangkalan Berangkatkan 1400 Santri ke Ponpes Sidogiri, Dibekali Masker dan Vitamin</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-bangkalan-berangkatkan-1400-santri-ke-ponpes-sidogiri-dibekali-masker-dan-vitamin</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Jul 2020 11:54:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Antisipasi Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Pondok Pesantren]]></category>
		<category><![CDATA[Ponpes Sidogiri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/118107-bupati-bangkalan-berangkatkan-1400-santri-ke-ponpes-sidogiri-dibekali-masker-dan-vitamin</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Bangkalan &#8211; Sekitar 1400 lebih santri Pondok Pesantren Sidogiri hari ini kembali. Sebelum berangkat, santri asal Bangkalan ini dibekali vitamin dan masker agar tetap menjaga protokol kesehatan. Bupati Bangkalan R Abdul Latif Amin Imron mengatakan, dari total tersebut santri akan kembali ke pondok secara bertahap. Pada gelombang pertama yang dilakukan saat ini sebanyak 350 [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Bangkalan </strong>&#8211; Sekitar 1400 lebih santri Pondok Pesantren Sidogiri hari ini kembali. Sebelum berangkat, santri asal Bangkalan ini dibekali vitamin dan masker agar tetap menjaga protokol kesehatan.</p>
<p>Bupati Bangkalan R Abdul Latif Amin Imron mengatakan, dari total tersebut santri akan kembali ke pondok secara bertahap. Pada gelombang pertama yang dilakukan saat ini sebanyak 350 santri diberangkatkan.</p>
<p>&#8220;Gelombang pertama hari ini, kedua tanggal 15 dan ketiga tanggal 22. Kami fasilitasi transportasi ke ponpes Sidogiri, para santri juga sudah membawa surat keterangan sehat serta kami lengkapi dengan masker dan vitamin sesuai jumlah santri yang berangkat,&#8221; ungkapnya, Rabu (1/7/2020).</p>
<p>Ia berharap, para santri bisa menerapkan protokol kesehatan di ponpes tersebut. Ia juga mengimbau agar tidak ada klaster pesantren paska keberangkatan para santri.</p>
<p>&#8220;Kami imbau agar menjaga protokol kesehatan dan mudah-mudahan tidak ada klaster ponpes,&#8221; pungkasnya.</p>
<p>Sementara itu, kepala dinas perhubungan, Muawi Arif mengatakan sesuai data terdapat 419 santri. Namun, hanya sekitar 350 santri yang berangkat sementara sisanya akan menyusul.</p>
<p>&#8220;Sisanya berangkat pada gelombang kedua,&#8221; singkatnya.</p>
<p>Sementara itu, Moh Ali Khotir, Ketua Alumni Santri Sidogiri mengatakan seluruh santri yang berangkat sudah melakukan isolasi mandiri selama 14 hari. Sedangkan santri yang tidak bisa berangkat hari ini merupakan santri yang sedang melakukan isolasi mandiri tersebut.</p>
<p>&#8220;Sebelum berangkat dipastikan sudah isolasi mandiri, sehingga yang belum isolasi harus melakukan dahulu baru bisa berangkat,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Tak cukup sampai disitu, nantinya para santri juga akan melakukan serangkaian pemeriksaan setibanya di ponpes. Pemeriksaan itu berupa cuci tangan, penyerahan berkas, mensteril barang bawaan dan pemeriksaan suhu hingga akhirnya masuk kedalam pesantren. <strong>(Isn/nhs)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">118107</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Memutus Penyebaran Covid 19, Ponpes Sidogiri Disemprot Disinfektan</title>
		<link>https://memontum.com/memutus-penyebaran-covid-19-ponpes-sidogiri-disemprot-disinfektan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 22 Mar 2020 11:07:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Covid 19]]></category>
		<category><![CDATA[Disinfektan]]></category>
		<category><![CDATA[Ponpes Sidogiri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=109314</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pasuruan &#8211; Dalam mecegah dan memutus mata rantai virus corona atau Covid 19, Pemerintah Daerah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Kesehatan terus melakukan langkah antisipasi dengan melakukan penyemprotan desinfektan di fasilatan Umun dan Ponpes. Jumat ( 20/3/2020) pagi. Penyeprotan disinfectan itu dilakukan oleh satgas pencegahan korona di Masjid Agung Jami&#8217; Bangil, Kabupaten Pasuran serta Pondok [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Pasuruan</strong> &#8211; Dalam mecegah dan memutus mata rantai virus corona atau Covid 19, Pemerintah Daerah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Kesehatan terus melakukan langkah antisipasi dengan melakukan penyemprotan desinfektan di fasilatan Umun dan Ponpes. Jumat ( 20/3/2020) pagi.</p>
<p>Penyeprotan disinfectan itu dilakukan oleh satgas pencegahan korona di Masjid Agung Jami&#8217; Bangil, Kabupaten Pasuran serta Pondok Pesatren (ponpes) Sidogiri. Dalam penyemprotan itu tampak hadir asisten 1 dan muspika, meraka saling membaur dan membatu jalan proses penyemprotan disinfektan.</p>
<p>Penyemprotan ditiap titik sudut masjid Ini dilakukan, dan bahkan di area parkir masjid Jami.</p>
<p>&#8220;Penyemprotan disinfectan ini merupakan langkah antisipasi pemerintah agar penyebaran virus corona tidak meluas,&#8221; ujar Agus Eko I Kabid Pencegahan Pengendalian dan Penyakit ( P2P).</p>
<p>Rencana penyemprotan terus dilakukan hingga ahir 14 hari ke depan. &#8220;Penyemprotan fasiliatas umum itu, kita akan melakukan bergilir dan penjadwalan sehingga nantinya dengan penyemprotan ini dapat membunuh virus corona,&#8221; papar Agus Eko.</p>
<p>Ia menambahkan, bahwa penyemprotan dalam mengantisipasi virus covid 19 telah di anggarkan oleh pemerintah Pusat diperkirakan mencapai 2 miliar.</p>
<p>&#8220;Kami berharap dengan penyediaan anggaran tersebut bukan untuk penyemprotan saja akan tetapi untuk yang lainya misal sosialisasi dan pembagian sabun,&#8221; jelas Eko.</p>
<p>Disisi lain Asisten I Anang Saiful Wijaya mengatakan, penyemprotan disinfectan ini merupakan bentuk perhatian dari pemerintah daerah yang perduli terhadap kesehatan masyarakat dan penyemprotan tersebut dilakukan di dua titik yakni masjid jami&#8217; dan ponpes sidogiri, tindakan ini akan dilakukan selama 14 hari.</p>
<p>&#8220;Corona sudah merupakan Pandemi sehingga kita perlu melakukan langkah-langkah dalam melakukan pencegahan, tentu saja antisipasi ini akan kami lakukan ketempat fasilatas umum yang lainya,&#8221; ujar Anang.</p>
<p>Ia menambahkan, bahwa pemerintah daerah akan melakukan sosialisasi ke warga agar warga mampu untuk melakukan pencegahan dengan menjaga hidup bersih, Pasar, pondok nanti kita jadawalkan.</p>
<p>&#8220;Di setiap instasi dan fasilitas umum pemerintah telah membekali thermogun sebagai pendeteksi suhu tubuh, sehigga kita lebih tanggap dalam melakukan antisipasi penyebaran covid 19 di wilayah Kabupaten Pasuruan,&#8221; papar Anang.</p>
<p>Anang berharap Masyarakat tidak perlu kuatir dan resah, saya berpesan kepada masyarakat untuk mampu menjaga kebersihan, minimal lakukan cuci tangan sebelum dan sesudah aktifitas.<strong> (arf/hen/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">109314</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
