<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Pornografi &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/pornografi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 11 Jul 2024 08:55:53 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Pornografi &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Gegara Sebar VCS Pornografi, Youtuber Kacong Arye Divonis 1,5 Tahun Penjara</title>
		<link>https://memontum.com/gegara-sebar-vcs-pornografi-youtuber-kacong-arye-divonis-15-tahun-penjara</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Jul 2024 11:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Pamekasan]]></category>
		<category><![CDATA[divonis]]></category>
		<category><![CDATA[gegara]]></category>
		<category><![CDATA[kacong]]></category>
		<category><![CDATA[penjara]]></category>
		<category><![CDATA[Pornografi]]></category>
		<category><![CDATA[youtuber]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=211664</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pamekasan &#8211; Youtuber Madura, Jumairi atau yang lebih dikenal Kacong Arye, divonis 1,5 tahun penjara dan denda Rp 250 juta oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Pamekasan, Rabu (10/07/2024) tadi. Sebagaimana diberitakan, Kacong Arye dilaporkan ke Mapolres Pamekasan oleh mantan pacarnya RW (21) pada 7 Juni 2023, atas kasus dugaan penyebaran Video Call Sex [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Pamekasan</strong> &#8211; Youtuber Madura, Jumairi atau yang lebih dikenal Kacong Arye, divonis 1,5 tahun penjara dan denda Rp 250 juta oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Pamekasan, Rabu (10/07/2024) tadi. Sebagaimana diberitakan, Kacong Arye dilaporkan ke Mapolres Pamekasan oleh mantan pacarnya RW (21) pada 7 Juni 2023, atas kasus dugaan penyebaran Video Call Sex (VCS) pornografi.</p>



<p>Majelis hakim PN Pamekasan sendiri, dalam amar putusan memvonis pidana 18 bulan penjara dan denda Rp 250 juta. Apabila Kacong Arye tidak sanggup membayar, maka diganti dengan hukuman lima bulan penjara.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Pria kelahiran Bumi Sumekar Kabupaten Sumenep itu, pun menghormati putusan majelis hakim PN Pamekasan dengan menerima amar putusan yang telah dibacakan. &#8220;Iya, saya menerima,” singkat Kacong Arye.</p>



<p>Sekadar diketahui, saat proses persidangan sejumlah saksi dihadirkan termasuk pelapor yaitu RW. Saat ini, Kacong Arye menjalani masa kurungan di Lapas Kelas IIA Pamekasan. <strong>(azm/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">211664</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Putus Cinta, Warga Kota Blitar Sebar Foto Bugil Pacar Asal Malang</title>
		<link>https://memontum.com/putus-cinta-warga-kota-blitar-sebar-foto-bugil-pacar-asal-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 10 Jun 2023 04:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Blitar]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[blitar]]></category>
		<category><![CDATA[Pasal 29]]></category>
		<category><![CDATA[Pornografi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=190557</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Tidak terima kisah asmaranya putus di tengah jalan, Rafi (20), warga asal Kelurahan Bendogerit, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, nekat sebar foto Bugil mantan pacar. Akibat perbuatannya itu, Rafi kini harus mempertanggung jawabkan perbuatannya dan bahkan hingga Sabtu (10/06/2023) tadi, masih harus mendekam di balik jeruji besi Polsek Klojen. Informasi Memontum.com bahwa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum <a href="https://kotamalang.memontum.com">Kota Malang</a></strong> &#8211; Tidak terima kisah asmaranya putus di tengah jalan, Rafi (20), warga asal Kelurahan Bendogerit, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, nekat sebar foto Bugil mantan pacar. Akibat perbuatannya itu, Rafi kini harus mempertanggung jawabkan perbuatannya dan bahkan hingga Sabtu (10/06/2023) tadi, masih harus mendekam di balik jeruji besi Polsek Klojen.</p>



<p>Informasi <a href="https://memontum.com">Memontum.com</a> bahwa sebelumnya Rafi dan DK (20), warga asal Pagak, Kabupaten <a href="https://kotamalang.memontum.com">Malang</a>, sempat berpacaran. Namun, hubungan asmara keduanya kandas di tengah jalan. Hal itu, kontan membuat Rafi marah dan sempat mengancam akan menyebarkan video dan foto bugil DK.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Ancaman tersebut, pun kemudian dilakukan oleh pelaku dengan menyebar foto dan video telanjang korban melalui Medsos. &#8220;Bahkan, foto tersebut juga dikirim ke adik korban,&#8221; ujar Kapolsek Klojen, Kompol Syabain Rahmad Kusriyanto.</p>



<p>Tidak hanya itu, tempat kerja korban yang berada di wilayah Kota Malang, pun juga menjadi sasaran pelaku. Pelaku juga diduga menyebar fitnah, kalau warung makan tempat kerja korban sebagai penyedia prostitusi online. Karena merasa dirugikan, DK akhirnya melapor ke Polsek Klojen pada 29 April 2023.</p>



<p>Atas laporan itu, petugas melakukan penyelidikan hingga beberapa waktu lalu, berhasil menangkap Rafi di sebuah penginapan di Sleman Jogjakarta, dengan barang bukti dua ponsel yang digunakan menyebar foto korban. &#8220;Motifnya hanya karena sakit hati, karena putus cinta hingga menyebar foto dan video telanjang korban,&#8221; ujar Kompol Syabain, saat dihubungi Memontum.com pada Sabtu (10/06/2023) siang.</p>



<p>Tersangka dijerat dengan Pasal 29 UU RI No 44 Tahun 2008 tentang Pornografi dan/atau Pasal 45 ayat (1) UU RI No 19 Tahun 2016&nbsp; tentang Perubahan atas UU RI No 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dengan ancaman 12 tahun&nbsp;penjara.<strong>&nbsp;(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">190557</post-id>	</item>
		<item>
		<title>UNAIR Bantah Tersangka Penyebaran Konten Pornografi adalah Mahasiswanya</title>
		<link>https://memontum.com/unair-bantah-tersangka-penyebaran-konten-pornografi-adalah-mahasiswanya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 09 Dec 2018 15:55:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[Polda Jatim]]></category>
		<category><![CDATA[Pornografi]]></category>
		<category><![CDATA[UNAIR]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/67631-unair-bantah-tersangka-penyebaran-konten-pornografi-adalah-mahasiswanya</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Surabaya &#8211; Pusat Informasi dan Humas (PIH) Universitas Airlangga (UNAIR), Suko Widodo, membantah jika MYA adalah mahasiswa Magister Ilmu Hubungan Internasional di kampusnya, sebagaimana pengakuan tersangka. MYA (23) adalah tersangka tindak pidana ITE terkait penyebaran konten pornografi di situs internasional. MYA sempat mengaku salah satu mahasiswa S2. Menurut Suko, setelah pihaknya melakukan pengecekan kembali, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Surabaya</strong> &#8211; Pusat Informasi dan Humas (PIH) Universitas Airlangga (UNAIR), Suko Widodo, membantah jika MYA adalah mahasiswa Magister Ilmu Hubungan Internasional di kampusnya, sebagaimana pengakuan tersangka. MYA (23) adalah tersangka tindak pidana ITE terkait  penyebaran konten pornografi di situs internasional. MYA sempat mengaku salah satu mahasiswa S2. </p>
<p>Menurut Suko, setelah pihaknya melakukan pengecekan kembali, ternyata MYA masih terdaftar sebagai calon mahasiswa baru dalam program Magister Ilmu Hukum pada jurusan Hukum Internasional. Dan baru akan dikukuhkan pada Februari 2019, mendatang. </p>
<p>&#8220;Yang bersangkutan bukan mahasiswa HI atau hubungan internasional sebagaimana awal diduga dan tersebar di berbagai media, tetapi yang bersangkutan merupakan calon mahasiswa Magister HI atau Ilmu Hukum,&#8221; kata Suko di Mapolda Jatim, Jumat (7/12).</p>
<p>Namun, Suko mengakui MYA juga merupakan lulusan S1 Ilmu Hukum UNAIR, yang masuk pada 2014 lalu, dan lulus pada Maret 2018 ini. &#8220;S1 nya memang juga Fakultas Hukum UNAIR, dia angkatan 2014, lulus Maret 2018 yang lalu, tapi yang perlu dicatat adalah dia sekarang statusnya bukan mahasiswa tapi baru calon mahasiswa,&#8221; sambung Suko. </p>
<p>Semasa kuliahnya dulu, masih kata Suko, MYA juga bukan mahasiswa yang berprestasi seperti yang diberitakan sejumlah media. Tak ada yang menonjol dalam kemampuan akademisnya terbilang biasa saja. Suko juga membantah jika MYA merupakan mahasiswa penerima beasiswa. </p>
<p>&#8220;Yang bersangkutan mahasiswa biasa, dan waktu lulus (S1) IPnya 3,23. Biasa biasa aja,&#8221; kata dia. </p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">67631</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pasang Kamera di Kamar Mandi Kantor,  Berlanjut ke Bui</title>
		<link>https://memontum.com/pasang-kamera-di-kamar-mandi-montir-dibekuk-polisi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 Aug 2018 17:19:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[asusila]]></category>
		<category><![CDATA[Pasal 29]]></category>
		<category><![CDATA[polres jember]]></category>
		<category><![CDATA[Pornografi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/52311-pasang-kamera-di-kamar-mandi-montir-dibekuk-polisi</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Hadi Priyanto warga Kaliwates Jember ditangkap unit reserse kriminal polres jember, pria yang sehari hari bekerja sebagai montir di check point di Jl No 156 Desa Ajung Wetan Kecamatan Ajung ini di tangkap lantaran pasang kamere posel didalam kamar mandi tempat kerjanya, senin (20/8/2018) Kapolres Jember melalui Kasat Reskrim AKP Erick Pradana [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Jember </strong>&#8211; Hadi Priyanto warga Kaliwates Jember ditangkap unit reserse kriminal polres jember, pria yang sehari hari bekerja sebagai montir di check point di Jl No 156 Desa Ajung Wetan Kecamatan Ajung ini di tangkap lantaran pasang kamere posel didalam kamar mandi tempat kerjanya, senin (20/8/2018)</p>
<p>Kapolres Jember melalui Kasat Reskrim AKP Erick Pradana mengatakan, kasus tersebut terungkap atas laporan Ichdania Khoirani alias Nanik warga Patrang Jember yang tak lain istri majikan. Modus operandi tersangka meletakkan handphone miliknya yang telah diberikan double tip 3M pada sekitar kamera kemudian dibungkus dengan kain cover jok mobil yang telah dilubangi sebesar kamera handphone. </p>
<p>&#8220;Jadi handphone yang telah terbungkus dalam keadaan video aktif, diletakkan dipipa pembuangan air wastafel yang ada didalam kamar mandi  menghadap ke arah closet. Sehingga semua aktifitas didalam kamar mandi terekan semuanya,&#8221; ujar Erick </p>
<p>Sehingga lanjut Erick Dari hasil rekaman segala aktifitas korban (pelapor), mulai setengah telanjang sampai dalam keadaan telanjang, saat memompa payudaranya untuk mengambil air ASI, dan alat kelaminnya saat buang air, semua terekam.</p>
<p>&#8221; Berdasarkan pengakuan tersangka,  tujuannya adalah untuk koleksi pribadinya,&#8221; katanya.</p>
<p>Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 29 Jo Pasal 4 ayat (1) huruf d dan atau pasal 35 Jo Pasal 9 Undang – Undang RI No 44 Tahun 2008 tentang Pornografi, Dari tangan tersangka, polisi berhasil mengamankan 1 handphone  dan 1 lembar kain cover jok warna abu – abu gelap tempat handphone disembunyikan.</p>
<p>&#8221; Ancaman hukumannya penjara paling singkat 6 (enam) bulan dan paling lama 12 (dua belas) tahun dan/atau pidana denda paling sedikit Rp250.000.000,00 (dua ratus lima puluh juta rupiah) dan paling banyak Rp6.000.000.000,00 (enam miliar rupiah),&#8221; katanya .<strong>(cw3/yud/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">52311</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
