<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>positif &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/positif/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 03 Jun 2026 15:04:59 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>positif &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Gencarkan Deteksi Dini, 925 Warga Kota Malang Positif TBC dalam Lima Bulan</title>
		<link>https://memontum.com/gencarkan-deteksi-dini-925-warga-kota-malang-positif-tbc-dalam-lima-bulan</link>
					<comments>https://memontum.com/gencarkan-deteksi-dini-925-warga-kota-malang-positif-tbc-dalam-lima-bulan#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Jun 2026 08:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[deteksi]]></category>
		<category><![CDATA[gencarkan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[positif]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=232859</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang mencatat ada sebanyak 925 warga terkonfirmasi positif Tuberkulosis (TBC) sepanjang Januari hingga Mei 2026. Kasus tersebut, ditemukan dari berbagai kelompok usia, mulai balita hingga lansia, dengan jumlah penderita laki-laki lebih banyak dibanding perempuan. Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang mencatat ada sebanyak 925 warga terkonfirmasi positif Tuberkulosis (TBC) sepanjang Januari hingga Mei 2026. Kasus tersebut, ditemukan dari berbagai kelompok usia, mulai balita hingga lansia, dengan jumlah penderita laki-laki lebih banyak dibanding perempuan.</p>



<p>Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kota Malang, Meifta Eti Winindar, mengatakan bahwa tingginya temuan kasus tersebut tidak lepas dari upaya deteksi dini yang terus dilakukan melalui berbagai layanan kesehatan. &#8220;Untuk yang positif di tahun ini mulai Januari sampai Mei 2026 ada 925 orang. Kelompok usianya mulai balita sampai lansia dan paling banyak laki-laki,&#8221; ujar Meifta, saat kegiatan screening TBC menggunakan Mobile X-Ray di Balai RW Sukun, Rabu (03/06/2026) tadi.</p>



<p>Selain kasus positif, Dinkes juga mencatat sebanyak 4.804 orang berstatus terduga TBC dan menjalani pemeriksaan lanjutan menggunakan Tes Cepat Molekuler (TCM) selama periode Januari hingga akhir Mei 2026. Sementara jumlah kasus TBC di Kota Malang sejauh ini, masih tergolong stabil dari tahun ke tahun. Hal itu, tidak lepas dari upaya Dinkes Kota Malang yang aktif melakukan penemuan kasus atau active case finding.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Kami tidak hanya menunggu pasien datang ke fasilitas kesehatan, tetapi juga aktif melakukan skrining dan penelusuran kontak erat pasien TBC,&#8221; katanya.</p>



<p>Sebagai bagian dari upaya tersebut, Dinkes Kota Malang dan Stop TB Partnership Indonesia (STPI) menggelar program screening menggunakan Mobile X-Ray yang telah menjangkau 28 kelurahan sejak April 2026. Dari program tersebut, sebanyak 2.936 warga telah menjalani pemeriksaan.</p>



<p>&#8220;Hasilnya ditemukan 27 kasus positif TBC yang kemudian menjalani pemeriksaan lanjutan dan pengobatan sesuai standar. Kalau mereka dalam kategori TBC sensitif obat, maka pengobatannya sesuai standar selama enam bulan. Namun apabila TBC resisten obat, pengobatannya akan lebih lama karena ada pertimbangan dan penanganan khusus,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Meifta mengimbau masyarakat, untuk segera memeriksakan diri apabila mengalami gejala seperti batuk lebih dari dua minggu, berat badan terus menurun, keringat malam, atau memiliki riwayat kontak erat dengan penderita TBC. &#8220;Semakin cepat ditemukan, semakin cepat pula dilakukan pengobatan sehingga risiko penularan bisa ditekan,&#8221; imbuh Meifta. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/gencarkan-deteksi-dini-925-warga-kota-malang-positif-tbc-dalam-lima-bulan/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">232859</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemkab Jember Sambut Positif Penerbangan Wings Air Rute Jember- Surabaya Mulai 1 Juni 2026</title>
		<link>https://memontum.com/pemkab-jember-sambut-positif-penerbangan-wings-air-rute-jember-surabaya-mulai-1-juni-2026</link>
					<comments>https://memontum.com/pemkab-jember-sambut-positif-penerbangan-wings-air-rute-jember-surabaya-mulai-1-juni-2026#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 26 May 2026 08:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[Penerbangan]]></category>
		<category><![CDATA[positif]]></category>
		<category><![CDATA[sambut]]></category>
		<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=232703</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Konektivitas transportasi udara menuju Kabupaten Jember, secara resmi kembali bertambah guna mendukung mobilitas masyarakat yang semakin tinggi. Maskapai Wings Air (member of Lion Group) sesuai rencana, akan mengoperasikan penerbangan reguler rute Surabaya–Jember–Surabaya, menggunakan armada ATR 72 berkapasitas 72 penumpang, mulai 1 Juni 2026. Pembukaan rute penerbangan ini, pun disambut positif oleh Pemerintah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Konektivitas transportasi udara menuju Kabupaten Jember, secara resmi kembali bertambah guna mendukung mobilitas masyarakat yang semakin tinggi. Maskapai Wings Air (member of Lion Group) sesuai rencana, akan mengoperasikan penerbangan reguler rute Surabaya–Jember–Surabaya, menggunakan armada ATR 72 berkapasitas 72 penumpang, mulai 1 Juni 2026.</p>



<p>Pembukaan rute penerbangan ini, pun disambut positif oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember. Peran Bandara Notohadinegoro Jember pun kini dioptimalkan sebagai gerbang masuk transportasi udara yang efisien, memangkas waktu tempuh darat yang biasanya memakan waktu hingga beberapa jam dari ibu kota provinsi.</p>



<p>Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kabupaten Jember, Gatot Triyono, menilai kehadiran rute ini akan memperkuat konektivitas daerah sekaligus membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat menuju berbagai kota besar di Indonesia maupun luar negeri. Selain itu, langkah strategis ini diambil untuk mempermudah akses transportasi cepat bagi pelaku usaha, akademisi dan wisatawan menuju kawasan Tapal Kuda.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Melalui konektivitas dari Surabaya sebagai hub utama Lion Group, masyarakat Jember kini semakin mudah melanjutkan perjalanan ke berbagai kota seperti Jakarta, Batam, Pekanbaru, Makassar, Denpasar hingga Kupang. Bahkan, tersedia pula koneksi penerbangan internasional menuju Kuala Lumpur dan Jeddah,” ujar Gatot, Selasa (26/05/2026) tadi.</p>



<p>Corporate Communications Strategic of Wings Air, Danang Mandala Prihantoro, menyampaikan bahwa rute ini dibuka sebagai respons terhadap tingginya kebutuhan transportasi yang efisien ke pusat aktivitas ekonomi baru di Jawa Timur ini. “Jember memiliki potensi ekonomi yang sangat besar. Aktivitas bisnis, perdagangan, pendidikan, hingga sektor pariwisata terus tumbuh dari tahun ke tahun. Konektivitas udara menjadi bagian penting dalam mendukung percepatan pertumbuhan tersebut sekaligus mempermudah mobilitas masyarakat,” ujar Danang.</p>



<p>Jadwal penerbangan rute Surabaya–Jember, ini akan beroperasi 4 kali seminggu, yaitu pada hari Senin, Rabu, Jumat dan Minggu. Penerbangan dengan nomor IW-1898 dijadwalkan lepas landas dari Bandara Juanda Surabaya pukul 09.00 dan mendarat di Jember pukul 10.05. Sebaliknya, penerbangan IW-1899 dari Jember menuju Surabaya akan berangkat pukul 10.30 dan tiba pukul 11.20. Dengan dibukanya rute ini, perjalanan bisnis dan dinas antar daerah diharapkan dapat berjalan lebih fleksibel dan efektif. <strong>(rio/gie/adv)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/pemkab-jember-sambut-positif-penerbangan-wings-air-rute-jember-surabaya-mulai-1-juni-2026/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">232703</post-id>	</item>
		<item>
		<title>DWP Lumajang Dorong Istri ASN Partisipasi dalam Penyebaran Program Pembangunan dan Informasi Positif</title>
		<link>https://memontum.com/dwp-lumajang-dorong-istri-asn-partisipasi-dalam-penyebaran-program-pembangunan-dan-informasi-positif</link>
					<comments>https://memontum.com/dwp-lumajang-dorong-istri-asn-partisipasi-dalam-penyebaran-program-pembangunan-dan-informasi-positif#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 12 May 2026 10:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[dorong]]></category>
		<category><![CDATA[Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[partisipasi]]></category>
		<category><![CDATA[pembangunan]]></category>
		<category><![CDATA[penyebaran]]></category>
		<category><![CDATA[positif]]></category>
		<category><![CDATA[program]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=232363</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Lumajang mendorong istri aparatur sipil negara (ASN) untuk turut berperan dalam mendukung komunikasi publik pemerintah, khususnya melalui penyebaran informasi positif, program pembangunan dan informasi yang mencerahkan masyarakat. Hal itu, disampaikan Ketua DWP Kabupaten Lumajang, Rahayu Agus Triyono, dalam rapat pleno DWP Kabupaten Lumajang di Graha Nagara Bhakti [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Lumajang mendorong istri aparatur sipil negara (ASN) untuk turut berperan dalam mendukung komunikasi publik pemerintah, khususnya melalui penyebaran informasi positif, program pembangunan dan informasi yang mencerahkan masyarakat. Hal itu, disampaikan Ketua DWP Kabupaten Lumajang, Rahayu Agus Triyono, dalam rapat pleno DWP Kabupaten Lumajang di Graha Nagara Bhakti Kantor BKPSDM Lumajang, Selasa (12/05/2026) tadi.</p>



<p>Diuraikan Rahayu, istri ASN memiliki posisi strategis sebagai bagian dari keluarga aparatur yang dekat dengan informasi pelayanan dan program pemerintah. Karena itu, keberadaan mereka diharapkan mampu membantu menyampaikan informasi yang bermanfaat kepada masyarakat di lingkungan sekitar.</p>



<p>“Istri ASN bisa ikut menjadi bagian dari penyebar informasi yang positif. Program pembangunan dan layanan pemerintah yang menyentuh masyarakat perlu disampaikan agar manfaatnya diketahui lebih luas,” ungkapnya.</p>



<p>Dirinya menjelaskan, banyak program pemerintah yang secara langsung membantu masyarakat, namun belum sepenuhnya diketahui publik karena keterbatasan penyebaran informasi di tingkat bawah. Salah satu contohnya, adalah keberadaan Graha Lumajang, rumah singgah gratis yang disediakan Pemerintah Kabupaten Lumajang bagi warga yang menjalani pengobatan rujukan di Surabaya.</p>



<p>Menurutnya, layanan tersebut sangat membantu masyarakat, terutama keluarga pasien yang membutuhkan tempat singgah selama proses pengobatan. &#8220;Contoh seperti Graha Lumajang perlu terus dikenalkan. Itu bentuk kehadiran pemerintah yang sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya pasien rujukan dan keluarganya,” katanya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Rahayu menambahkan, di era digital, setiap orang memiliki peran dalam membangun literasi publik. Karena itu, media sosial perlu dimanfaatkan untuk menyebarkan informasi yang edukatif, menenangkan dan membangun optimisme.</p>



<p>Dirinya menilai, penyebaran informasi yang baik akan memperkuat pemahaman masyarakat terhadap kebijakan pemerintah sekaligus meningkatkan partisipasi warga dalam pembangunan. “Informasi yang benar akan mencerahkan. Ketika masyarakat memahami program secara utuh, maka kepercayaan dan partisipasi juga tumbuh,” tambahnya.</p>



<p>Selain menyebarkan informasi pembangunan, istri ASN juga diharapkan dapat membantu menyampaikan berbagai program pelayanan sosial, pendidikan, kesehatan, hingga pemberdayaan masyarakat. Menurut Rahayu, komunikasi publik bukan hanya tugas perangkat Humas pemerintah, tetapi membutuhkan dukungan seluruh elemen, termasuk keluarga ASN sebagai bagian dari lingkungan birokrasi.</p>



<p>“Istri ASN dapat menjadi mitra komunikasi pemerintah di lingkungan masing-masing. Dengan menyebarkan informasi yang baik, kita ikut membantu masyarakat mendapatkan pengetahuan yang benar dan bermanfaat,” ujarnya.</p>



<p>Melalui keterlibatan tersebut, DWP Lumajang berharap keluarga ASN dapat ikut membangun budaya komunikasi yang positif, mendukung literasi publik, serta memperkuat penyebaran informasi pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat. <strong>(kom/lmj/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/dwp-lumajang-dorong-istri-asn-partisipasi-dalam-penyebaran-program-pembangunan-dan-informasi-positif/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">232363</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Relokasi Pedagang Pasar Gadang Direspon Positif Meski Omzet Alami Penurunkan</title>
		<link>https://memontum.com/relokasi-pedagang-pasar-gadang-direspon-positif-meski-omzet-alami-penurunkan</link>
					<comments>https://memontum.com/relokasi-pedagang-pasar-gadang-direspon-positif-meski-omzet-alami-penurunkan#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 May 2026 06:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[direspon]]></category>
		<category><![CDATA[gadang]]></category>
		<category><![CDATA[Pedagang]]></category>
		<category><![CDATA[penurunkan]]></category>
		<category><![CDATA[positif]]></category>
		<category><![CDATA[relokasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=232305</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Relokasi pedagang Pasar Gadang Kota Malang ke lokasi baru, mendapat respon positif dari para pedagang. Meskipun, di lokasi yang memiliki fasilitas lebih nyaman dan tertata itu, pedagang mengaku omzet penjualan masih mengalami penurunan. Koordinator Pembangunan Pasar Gadang, Abdul Khodir, mengatakan bahwa hal itu terjadi karena pembeli masih belum stabil. Banyak pelanggan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Relokasi pedagang Pasar Gadang Kota Malang ke lokasi baru, mendapat respon positif dari para pedagang. Meskipun, di lokasi yang memiliki fasilitas lebih nyaman dan tertata itu, pedagang mengaku omzet penjualan masih mengalami penurunan.</p>



<p>Koordinator Pembangunan Pasar Gadang, Abdul Khodir, mengatakan bahwa hal itu terjadi karena pembeli masih belum stabil. Banyak pelanggan lama, itu yang masih belum mengetahui lokasi baru relokasi pasar.</p>



<p>&#8220;Pembelinya masih semburat. Parkiran belum tertata rapi dan akses jalannya belum maksimal. Mungkin nanti kalau jalannya selesai dan parkiran sudah masuk semua, insyaallah akan lancar,” kata Khodir-sapaannya, Senin (11/05/2026) tadi.</p>



<p>Sehingga, kondisi tersebut menurutnya berdampak langsung terhadap pendapatan pedagang. Khodir mengakui, bahwa omzet sementara ini mengalami penurunan.</p>



<p>“Untuk sementara memang menurun. Pelanggan belum banyak yang tahu tempatnya, masih komunikasi dari pedagang ke pelanggan,” ucapnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Meski begitu, dari sisi kenyamanan berdagang, para pedagang merasakan perubahan signifikan dibanding lokasi sebelumnya. “Sekarang jauh lebih nyaman. Dulu becek dan kumuh, sekarang sudah bagus dan permanen,” tuturnya.</p>



<p>Terkait retribusi pasar, dirinya menyebut hingga kini belum dilakukan penarikan, karena pembangunan telah diserahkan kepada pengelola pasar sejak 28 April lalu. “Retribusi bukan tugas saya. Setelah pembangunan selesai sudah kami serahkan ke kepala pasar, jadi sementara belum ada penarikan,” tambahnya.</p>



<p>Sebagai informasi, relokasi Pasar Gadang tersebut dilakukan melalui skema swadaya pedagang. Dalam pembangunannya sepenuhnya berdasarkan kesepakatan internal tanpa melibatkan pihak luar maupun praktik jual beli lapak. Untuk besaran kontribusi pembangunan bervariasi, tergantung tambahan lapak yang diambil pedagang. &#8220;Untuk pedagang buah disepakati sekitar Rp 300 juta, sementara lapak kecil sekitar Rp 40 juta. Untuk pedagang yang telah memiliki surat kepemilikan lapak sebelumnya tidak dikenakan biaya, alias gratis. Biaya hanya bagi yang mengambil tambahan lapak, itu pun hasil kesepakatan bersama dan sukarela,” imbuh Khodir. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/relokasi-pedagang-pasar-gadang-direspon-positif-meski-omzet-alami-penurunkan/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">232305</post-id>	</item>
		<item>
		<title>IPM Banyuwangi Kian Positif, Mendikdasmen Gelar Peringatan Hardiknas di Taman Blambangan</title>
		<link>https://memontum.com/ipm-banyuwangi-kian-positif-mendikdasmen-gelar-peringatan-hardiknas-di-taman-blambangan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 02 May 2026 06:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[blambangan]]></category>
		<category><![CDATA[hardiknas]]></category>
		<category><![CDATA[mendikdasmen]]></category>
		<category><![CDATA[peringatan]]></category>
		<category><![CDATA[positif]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=232133</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu&#8217;ti, memilih memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Kabupaten Banyuwangi, yang dilaksanakan di Taman Blambangan, Sabtu (02/05/2026) tadi. Pelaksanaan peringatan Hardiknas sendiri, diikuti oleh ribuan pelajar dan guru. Kedatangan Mendikdasmen sendiri, tidak lepas dari Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Banyuwangi, yang dari tahun ke tahun menunjukkan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu&#8217;ti, memilih memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Kabupaten Banyuwangi, yang dilaksanakan di Taman Blambangan, Sabtu (02/05/2026) tadi. Pelaksanaan peringatan Hardiknas sendiri, diikuti oleh ribuan pelajar dan guru.</p>



<p>Kedatangan Mendikdasmen sendiri, tidak lepas dari Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Banyuwangi, yang dari tahun ke tahun menunjukkan perkembangan positif. Yakni, angka IPM Banyuwangi kian meningkat di setiap tahunnya. Pada 2025, IPM Banyuwangi sebesar 75,17, atau meningkat dari 2024 sebesar 74,3. Angka ini, juga meningkat dari 73,79 (2023), 73,15 (2022) dan 72,62 (2021).</p>



<p>Angka ini, ujarnya, menjadikan Banyuwangi dengan salah satu IPM tinggi di Jawa Timur dan bahkan tertinggi di kawasan Sekarkijang. &#8220;Itu sebuah capaian yang sangat bagus dan tadi juga saya berbincang dengan Ibu Bupati, sebelum acara dimulai. Banyuwangi memiliki banyak terobosan dan program kreatif dan strategis di dunia pendidikan, terutama layanan untuk mereka yang tidak berkesempatan sekolah karena berbagai alasan. Karena itu, hari ini saya mengikuti peringatan Hardiknas bersama Forkopimda Banyuwangi, yang berlangsung khidmat dan sangat meriah,&#8221; kata Mu&#8217;ti.</p>



<p>Banyuwangi sendiri, memiliki sejumlah program kreatif yang berupaya agar anak usia sekolah tetap sekolah. Sebut saja, seperti Gerakan Daerah Angkat Anak Muda Putus Sekolah (Garda Ampuh) yang berfokus menjaring anak putus sekolah dan membantunya kembali ke bangku sekolah melalui berbagai skema.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Lalu, ada Siswa Asuh Sebaya, dimana siswa yang secara ekonomi lebih menyisihkan uang sakunya lalu dikumpulkan untuk membantu kebutuhan siswa yang tidak mampu secara ekonomi. Seperti membelikan sepeda, kaca mata, hingga kebutuhan sekolah bahkan siswa dari sekolah lainnya.</p>



<p>Peringatan Hardiknas Banyuwangi, dalam pelaksanaan itu dikemas juga dengan menggelar Kuntulan Ewon, yang diikuti oleh 1.060 pelajar mulai dari SD hingga SMA. Mereka berkolaborasi dengan seniman dan budayawan, menyajikan pertunjukan kolosal kesenian tradisional yang memadukan unsur tari dan musik rebana oleh seribu lebih siswa di Banyuwangi.</p>



<p>Menurut Mendiknasmen, dengan melibatkan siswa dalam kegiatan seni budaya seperti ini, akan membentuk karakter siswa yang kuat dan unggul. &#8220;Ini sesuai dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, pendidikan adalah usaha bersama untuk membangun Sumber Daya Manusia Indonesia yang unggul, kuat dan tangguh untuk menjadikan Indonesia sebagai negara yang maju, makmur dan bermartabat,&#8221; tambah Mu&#8217;ti.</p>



<p>Sementara itu, Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, berterima kasih pada Mendikdasmen yang memilih Banyuwangi untuk memperingati Hardiknas. &#8220;Kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada Bapak Mentri beserta jajaran yang telah melaksanakan Upacara Hardiknas di Banyuwangi,&#8221; kata Bupati Ipuk.</p>



<p>Bagi Banyuwangi, pendidikan tidak hanya tentang dunia akademik, namun bagaimana memadukan potensi anak, baik di bidang seni, budaya dan beragam potensi lainnya. &#8220;Inilah yang membuat Banyuwangi melibatkan pelajar dalam tiap agenda seni dan budaya, termasuk salah satunya Kuntulan Ewon saat ini,&#8221; tambah Bupati Ipuk. <strong>(kom/bwi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">232133</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Halal Bihalal bersama Keluarga Besar PD Muhammadiyah, Bupati Pasuruan Sampaikan Apresiasi Positif dan Maaf</title>
		<link>https://memontum.com/halal-bihalal-bersama-keluarga-besar-pd-muhammadiyah-bupati-pasuruan-sampaikan-apresiasi-positif-dan-maaf</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 11 Apr 2026 10:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pasuruan]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[apresiasi]]></category>
		<category><![CDATA[bersama]]></category>
		<category><![CDATA[bihalal]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[keluarga,]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammadiyah]]></category>
		<category><![CDATA[positif]]></category>
		<category><![CDATA[sampaikan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=231627</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pasuruan &#8211; Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo, menghadiri kegiatan Halal Bihalal Keluarga Besar PD Muhammadiyah Kabupaten Pasuruan, Sabtu (11/04/2026) tadi. Pelaksanaan yang digelar di Gedung Dakwah Muhammadiyah (GDM) Kabupaten Pasuruan, itu juga dihadiri Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur, Hidayatulloh, Ketua PDM Kabupaten Pasuruan, Achmad Samsoni, Ketua Pimpinan Daerah &#8216;Aisyiyah (PDA) Kabupaten Pasuruan, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Pasuruan</strong> &#8211; Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo, menghadiri kegiatan Halal Bihalal Keluarga Besar PD Muhammadiyah Kabupaten Pasuruan, Sabtu (11/04/2026) tadi. Pelaksanaan yang digelar di Gedung Dakwah Muhammadiyah (GDM) Kabupaten Pasuruan, itu juga dihadiri Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur, Hidayatulloh, Ketua PDM Kabupaten Pasuruan, Achmad Samsoni, Ketua Pimpinan Daerah &#8216;Aisyiyah (PDA) Kabupaten Pasuruan, Hj Ifani dan tamu undangan.</p>



<p>Dalam acara yang bertemakan &#8216;Transformasi Teknologi dalam Spirit Berkemajuan, Menyambut Ekosistem Dakwah Digital yang Mencerahkan&#8217;, Mas Rusdi-sapaan Bupati Pasuruan, itu menyampaikan terima kasih kepada Muhammadiyah yang selalu mensupport pemerintah daerah. Utamanya, dalam menjaga kondusivitas masyarakat serta kegotong royongan dalam hal apapun.</p>



<p>&#8220;Saya berterima kasih, khususnya kepada Muhammadiyah, yang selama ini mensupport kami, menjaga keamanan, ketertiban, kebersamaan dan kegotong royongan masyarakat Kabupaten Pasuruan,&#8221; kata Mas Rudi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Tidak hanya berterima kasih, Bupati Pasuruan juga meminta maaf, jika dukungan yang diberikan Pemkab Pasuruan untuk Muhammadiyah belum maksimal. Dirinya pun memohon doa, agar efisiensi anggaran dari pusat, termasuk dana transfer ke daerah tidak lagi dikurangi secara signifikan. Sehingga, pemerintah daerah memiliki keleluasaan serta rencana untuk mensupport banyak pihak, salah satunya Muhammadiyah.</p>



<p>&#8220;Kami memohon maaf, bilamana dukungan dari Pemkab Pasuruan belum maksimal untuk tahun ini. Semoga tahun depan, dana transfer ke daerah sudah normal lagi, dalam artian tidak ada pengurangan sebesar tahun ini,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Sementara itu, Ketua PDM Kabupaten Pasuruan, Achmad Samsoni, menekankan akan pentingnya Muhammadiyah untuk terus relevan dengan perkembangan zaman. &#8220;Secara tegas kami sampaikan, bahwa Muhammadiyah akan terus hadir untuk memberikan banyak kontribusi dalam kegiatan yang eksis dan menyesuaikan zaman,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Tidak lupa, Samsoni juga menyampaikan bahwa Muhammadiyah dapat selalu menunjukkan konsistensi dan eksistensi dalam memberikan kemajuan nyata, baik untuk umat Islam, pemerintah maupun masyarakat. &#8220;PD Muhammadiyah Kabupaten Pasuruan siap untuk bersinergi dengan seluruh program Bupati Pasuruan, demi percepatan pembangunan daerah,&#8221; ujarnya. <strong>(kom/puj/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">231627</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Santunan bersama Aliansi Lintas Konstruksi Lumajang, Bupati Indah Nilai Kolaborasi Hadirkan Energi Positif</title>
		<link>https://memontum.com/santunan-bersama-aliansi-lintas-konstruksi-lumajang-bupati-indah-nilai-kolaborasi-hadirkan-energi-positif</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 08 Mar 2026 12:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[aliansi]]></category>
		<category><![CDATA[bersama]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[Energi]]></category>
		<category><![CDATA[hadirkan]]></category>
		<category><![CDATA[kolaborasi]]></category>
		<category><![CDATA[konstruksi,]]></category>
		<category><![CDATA[lintas]]></category>
		<category><![CDATA[positif]]></category>
		<category><![CDATA[santunan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=230813</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menilai keterlibatan pelaku usaha dalam kegiatan sosial memiliki arti penting dalam memperkuat hubungan antara sektor usaha dengan masyarakat. Kolaborasi tersebut, dinilai mampu menjadi energi positif dalam membangun lingkungan sosial yang lebih peduli dan saling mendukung. Hal itu, disampaikan Bunda Indah-sapaan Bupati Lumajang, saat menghadiri kegiatan santunan kepada 50 [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menilai keterlibatan pelaku usaha dalam kegiatan sosial memiliki arti penting dalam memperkuat hubungan antara sektor usaha dengan masyarakat. Kolaborasi tersebut, dinilai mampu menjadi energi positif dalam membangun lingkungan sosial yang lebih peduli dan saling mendukung.</p>



<p>Hal itu, disampaikan Bunda Indah-sapaan Bupati Lumajang, saat menghadiri kegiatan santunan kepada 50 anak yatim yang digelar Aliansi Lintas Konstruksi Kabupaten Lumajang, dalam rangka memperingati Nuzulul Quran. Kegiatan tersebut, berlangsung di kawasan Pondok Asri, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang, Minggu (08/03/2026) tadi.</p>



<p>Menurut Bunda Indah, kepedulian sosial yang ditunjukkan para pelaku usaha melalui kegiatan santunan, tidak hanya memberikan manfaat langsung bagi anak-anak yatim, tetapi juga memperkuat nilai solidaritas dan kebersamaan di tengah masyarakat, terutama di Bulan Ramadan. “Terima kasih kepada Aliansi Lintas Konstruksi yang telah menunjukkan kepedulian kepada anak-anak yatim. Semoga rezeki bapak dan ibu semua diberikan keberkahan, bermanfaat bagi banyak orang, serta usia yang diberikan Allah SWT membawa manfaat bagi sesama,” kata Bupati Indah.</p>



<p>Bunda Indah berharap, kegiatan sosial semacam ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan. Sehingga, semangat berbagi dan kepedulian terhadap sesama semakin tumbuh di tengah masyarakat.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Selain itu, Bunda Indah juga mengingatkan para pelaku konstruksi untuk tetap menjaga kesehatan di tengah aktivitas kerja yang padat. Menurutnya, keseimbangan antara kerja keras dan menjaga kondisi fisik menjadi hal penting agar produktivitas tetap terjaga.</p>



<p>“Saya juga berpesan kepada para pelaku konstruksi, silakan bekerja keras untuk pembangunan daerah, tetapi jangan lupa menjaga kesehatan. Luangkan waktu untuk berolahraga, karena sekarang penyakit tidak mengenal usia,” pesannya.</p>



<p>Pada kesempatan tersebut, Bunda Indah juga menyampaikan apresiasi kepada para pelaku konstruksi yang selama ini telah berkontribusi dalam pembangunan daerah. “Atas nama Pemerintah Kabupaten Lumajang, saya menyampaikan terima kasih atas kontribusi para pelaku konstruksi yang selama ini telah bekerja sama dengan pemerintah dalam membangun Kabupaten Lumajang,” tambahnya.</p>



<p>Melalui kegiatan santunan tersebut, diharapkan tidak hanya memberikan kebahagiaan bagi anak-anak yatim, tetapi juga menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk terus memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat, khususnya selama Bulan Ramadan. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">230813</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Disdikbud Kota Malang Sambut Positif Wacana Pendirian Sekolah Garuda</title>
		<link>https://memontum.com/disdikbud-kota-malang-sambut-positif-wacana-pendirian-sekolah-garuda</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Feb 2026 07:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Disdikbud]]></category>
		<category><![CDATA[garuda]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pendirian]]></category>
		<category><![CDATA[positif]]></category>
		<category><![CDATA[sambut]]></category>
		<category><![CDATA[Sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[Wacana]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=230084</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang menyambut positif rencana pendirian SMP Garuda. Wacana pendirian Sekolah Garuda sendiri, diluncurkan oleh Pemerintah Pusat untuk mencetak pemimpin masa depan Indonesia 2045, yang dibiayai APBN. Kepala Disdikbud Kota Malang, Suwarjana, menyampaikan bahwa sekolah tersebut diharapkan nantinya dapat menjadi sekolah khusus bagi siswa berprestasi di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang menyambut positif rencana pendirian SMP Garuda. Wacana pendirian Sekolah Garuda sendiri, diluncurkan oleh Pemerintah Pusat untuk mencetak pemimpin masa depan Indonesia 2045, yang dibiayai APBN.</p>



<p>Kepala Disdikbud Kota Malang, Suwarjana, menyampaikan bahwa sekolah tersebut diharapkan nantinya dapat menjadi sekolah khusus bagi siswa berprestasi di bidang olah raga. Dengan konsep pendidikan yang menyeimbangkan capaian akademik dan prestasi non akademik.</p>



<p>&#8220;Kalau memang diizinkan pimpinan dan disetujui semua pihak, saya ingin SMP Garuda ini khusus untuk anak-anak berprestasi olah raga. Saya juga punya cita-cita dari dahulu memang, untuk SMP Garuda khusus untuk Kota Malang,&#8221; jelas Suwarjana, Senin (09/02/2026) tadi.</p>



<p>Menurutnya, banyak atlet muda di Kota Malang yang memiliki potensi besar, namun belum tertata secara optimal. Selain minimnya wadah pembinaan berkelanjutan, para atlet pelajar juga kerap tertinggal secara akademik akibat padatnya jadwal latihan.</p>



<p>“Anak-anak olahraga ini sebenarnya punya kecerdasan, hanya waktunya untuk belajar kurang karena latihan. Itu yang ingin kita tata,” ucapnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Suwarjana mencontohkan, atlet renang maupun sepak bola yang harus memulai latihan sejak pagi hari, sehingga kerap kelelahan saat mengikuti pelajaran di sekolah reguler. Melalui SMP Garuda, jadwal latihan dan pembelajaran akan disusun secara seimbang.</p>



<p>“Nanti jelas kapan waktunya belajar, kapan waktunya latihan. Jadi akademik dan prestasi olahraga bisa berjalan seimbang,” katanya.</p>



<p>Lebih lanjut, dikatakan bahwa SMP Garuda dirancang dengan konsep boarding school, sehingga pembinaan siswa dapat dilakukan secara menyeluruh. Selain fisik, siswa juga akan dibekali kemampuan akademik dan cara berpikir strategis.</p>



<p>“Pemain sepak bola jangan hanya mengandalkan otot. Secara akademik juga harus bagus, supaya bisa mengambil keputusan dengan cerdas di lapangan,” tambahnya.</p>



<p>Meski begitu, Suwarjana menegaskan bahwa rencana SMP Garuda masih dalam tahap awal. Hingga kini, Disdikbud belum diminta secara resmi untuk memberikan saran staf atau menyusun nota dinas kepada pimpinan daerah.</p>



<p>“Untuk saat ini belum diminta masukan secara formal. Kalau nanti diminta, kami siap memberikan saran staf dan menyusun proposal. Sehingga, kalau di tahun 2026 ini masih belum,” imbuhnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">230084</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Gereja di Sekitar Stadion Gajayana Beri Dukungan Positif Pelaksanaan 1 Abad NU</title>
		<link>https://memontum.com/gereja-di-sekitar-stadion-gajayana-beri-dukungan-positif-pelaksanaan-1-abad-nu</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 06 Feb 2026 09:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Dukungan]]></category>
		<category><![CDATA[Gajayana]]></category>
		<category><![CDATA[Gereja]]></category>
		<category><![CDATA[pelaksanaan]]></category>
		<category><![CDATA[positif]]></category>
		<category><![CDATA[sekitar]]></category>
		<category><![CDATA[stadion]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=230042</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Sejumlah gereja di sekitar Stadion Gajayana Kota Malang menunjukkan dukungan positif dan nyata terhadap pelaksanaan Mujahadah Kubro Harlah Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU), yang akan digelar pada Sabtu (7/2/2026) hingga Minggu (8/2/2026). Dukungan tersebut, tentunya menjadi simbol kuat toleransi dan harmoni antar umat beragama di Kota Malang. Atas dukungan itu, Wali [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Sejumlah gereja di sekitar Stadion Gajayana Kota Malang menunjukkan dukungan positif dan nyata terhadap pelaksanaan Mujahadah Kubro Harlah Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU), yang akan digelar pada Sabtu (7/2/2026) hingga Minggu (8/2/2026). Dukungan tersebut, tentunya menjadi simbol kuat toleransi dan harmoni antar umat beragama di Kota Malang.</p>



<p>Atas dukungan itu, Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pihak gereja yang telah membuka fasilitasnya untuk membantu para jemaah. “Saya bersama Pak Kapolresta menyampaikan terima kasih. Beberapa gereja, termasuk di Katedral ini, telah menyiapkan tempat istirahat, toilet, tempat wudu, tempat salat, bahkan menyediakan makanan dan minuman seperti snack dan kopi,” ujar Wali Kota Wahyu, seusai melakukan kunjungan ke Gereja Katedral Jalan Ijen, Jumat (06/02/2026) tadi.</p>



<p>Wali Kota Wahyu menyebut, bahwa fasilitas yang disediakan gereja sangat membantu pemerintah daerah. Terlebih, lokasi gereja-gereja tersebut berdekatan langsung dengan Stadion Gajayana, pusat kegiatan Mujahadah Kubro.</p>



<p>“Ini bantuan yang sangat membantu kami. Gereja-gereja ini posisinya dekat stadion, sehingga jemaah bisa memanfaatkannya dengan baik,” katanya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Tidak hanya itu, sejumlah gereja juga mengizinkan pemanfaatan videotron untuk menyiarkan secara langsung Mujahadah Kubro dari Stadion Gajayana. Hal ini dilakukan, untuk memfasilitasi jamaah yang berada di luar stadion atau di ruas jalan yang ditutup sementara, seperti Jalan Basuki Rahmat.</p>



<p>“Kami menyiapkan videotron, termasuk yang ada di Katedral ini nanti juga bisa dikoneksikan untuk streaming langsung dari Stadion Gajayana,” tambahnya.</p>



<p>Menurutnya, keberadaan gereja-gereja di sekitar stadion juga menjadi solusi alternatif bagi jemaah apabila kapasitas stadion sudah tidak memungkinkan menampung seluruh peserta. Disebutkannya, bahwa ada sekitar tujuh hingga delapan gereja di sekitar Stadion Gajayana yang telah menyatakan kesiapan membantu jemaah Mujahadah Kubro. &#8220;Beberapa gereja tersebut juga menyiapkan fasilitas dengan pengaturan yang rapi, termasuk tempat wudu laki-laki dan perempuan dibedakan, tempat salatnya juga sudah disiapkan, bahkan arah kiblatnya sudah ditentukan. Ini luar biasa,” jelasnya.</p>



<p>Wali Kota Wahyu juga memastikan, jamaah sudah dapat memanfaatkan fasilitas gereja mulai Sabtu malam, seiring kedatangan rombongan-rombongan dari berbagai daerah. Pengaturan jam masuk dan keluar jamaah juga telah dikoordinasikan dengan kepolisian untuk menghindari penumpukan.</p>



<p>“Kami belajar dari evaluasi kegiatan serupa di daerah lain. Jam masuk dan keluar jemaah sudah diatur supaya tidak bersamaan,” imbuh Wali Kota Wahyu. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">230042</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
