<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Potensi Daerah &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/potensi-daerah/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 23 May 2022 07:23:58 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Potensi Daerah &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Kembangkan Potensi Daerah, Pemkot Malang Jalin Kerja Sama dengan Pemkot Madiun</title>
		<link>https://memontum.com/kembangkan-potensi-daerah-pemkot-malang-jalin-kerja-sama-dengan-pemkot-madiun</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 May 2022 07:23:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Kerjasama]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[pemkot malang]]></category>
		<category><![CDATA[Potensi]]></category>
		<category><![CDATA[Potensi Daerah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=169490</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Malang, bersama dengan Pemkot Madiun menjalin kerja sama dalam mengembangkan berbagai macam potensi daerah. Ini dilakukan di Perumda Air Tugu Tirta Kota Malang, seusai melakukan gowes bersama, Senin (23/05/2022) tadi. Kegiatan tersebut, dipimpin langsung oleh Wali Kota Malang, Sutiaji, bersama dengan Wali Kota Madiun, H Maidi. Dalam sambutannya, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Malang, bersama dengan Pemkot Madiun menjalin kerja sama dalam mengembangkan berbagai macam potensi daerah. Ini dilakukan di Perumda Air Tugu Tirta Kota Malang, seusai melakukan gowes bersama, Senin (23/05/2022) tadi.</p>



<p>Kegiatan tersebut, dipimpin langsung oleh Wali Kota Malang, Sutiaji, bersama dengan Wali Kota Madiun, H Maidi. Dalam sambutannya, Wali Kota Sutiaji, menyampaikan bahwa kerjasama yang dilakukan akan diarahkan dengan Tugu Aneka Usaha. &#8220;Jadi, pagi ini Pemkot Madiun dan Pemkot Malang menjalin kerja sama tentang semua potensi daerah di wilayah kedua daerah. Jadi, ini bisa macam-macam. Sehingga nanti, akan kami tindak lanjuti, bisa jadi nanti dengan Tugu Aneka Usaha dan banyak lainnya,” tegas Wali Kota Sutiaji, Senin (23/05/2022).</p>



<p>Sementara itu, Wali Kota Madiun, H Maidi, mengatakan bahwa Kota Malang merupakan Kota yang lahir lebih dulu dari pada Kota Madiun dan dinilai memiliki pengalaman yang lebih banyak. Karena hal itu, dikatakan bahwa bisa dicontoh dan diimplementasikan guna untuk pengembangan daerah. </p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kota-malang-masuk-31-besar-program-lsdp-kemendagri-proyek-rdf-ditarget-mulai-2027">Kota Malang Masuk 31 Besar Program LSDP Kemendagri, Proyek RDF Ditarget Mulai 2027</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/polres-situbondo-ungkap-praktik-pembuatan-petasan-dan-amankan-51-kg-bubuk-mercon">Polres Situbondo Ungkap Praktik Pembuatan Petasan dan Amankan 5,1 Kg Bubuk Mercon</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/mudik-lebaran-2026-diprediksi-turun-dishub-kota-malang-siapkan-7-pos-dan-rekayasa-lalin-situasional">Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Turun, Dishub Kota Malang Siapkan 7 Pos dan Rekayasa Lalin Situasional</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/ramadan-kondusif-rutan-situbondo-perketat-pengamanan-lewat-sidak-blok-hunian">Ramadan Kondusif, Rutan Situbondo Perketat Pengamanan Lewat Sidak Blok Hunian</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/evaluasi-penataan-lalin-jalan-merdeka-selatan-dishub-kota-malang-tak-tutup-permanen-saat-ramadan">Evaluasi Penataan Lalin Jalan Merdeka Selatan, Dishub Kota Malang Tak Tutup Permanen saat Ramadan</a></li>
</ul>


<p>“Yang tua banyak pengalaman, pengalaman mahal. Madiun studi kesini, karena pengalamannya cukup baik dan usia sudah tua. Mudah-mudahan bisa maju. Malang hebat sudah tua, tapi penampilannya (inovasi dan hal lainnya) selalu muda,” ujar Wali Kota Madiun.</p>



<p>Pengalaman, tambahnya, tentunya merupakan sebuah hal yang mahal. Sebab, pengalaman ini tentunya bukan hanya sekedar pengalaman, namun pengalaman dari sebuah ilmu yang dimiliki dan kemudian dipraktekkan dengan hasil yang baik.</p>



<p>“Dengan terjadinya kerja sama dan connecting yang bagus ini perkembngan kedua kota nanti akan semakin cepat maju. Terimakasih pak Wali Kota Malang bisa menerima kunjungan kami dan bisa membuat kerjasama,” terang Maidi.</p>



<p>Di samping menjalin kerja sama dengan penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) mengenai potensi daerah, juga dilakukan penandatanganan MoU antara Perumda Tirta Taman Sari Kota Madiun dengan Perumda Tugu Tirta Kota Malang. <strong>(hms/cw2/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">169490</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemprov Jatim Apresiasi Bupati Trenggalek, Aktif Promosikan Potensi Daerah</title>
		<link>https://memontum.com/pemprov-jatim-apresiasi-bupati-trenggalek-aktif-promosikan-potensi-daerah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 Jul 2019 08:06:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[bupati trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[pemprov jatim]]></category>
		<category><![CDATA[Potensi Daerah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/87524-pemprov-jatim-apresiasi-bupati-trenggalek-aktif-promosikan-potensi-daerah</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Dalam Pagelaran Seni Budaya Daerah di Anjungan Jawa Timur Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Kabupaten Trenggalek mendapatkan penghargaan dan apresiasi dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi Pemerintah Provinsi terhadap Bupati Trenggalek yang tak pernah surut mempromosikan daerahnya. Penghargaan berupa piagam tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Gubernur Jawa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Trenggalek </strong>&#8211; Dalam Pagelaran Seni Budaya Daerah di Anjungan Jawa Timur Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Kabupaten Trenggalek mendapatkan penghargaan dan apresiasi dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi Pemerintah Provinsi terhadap Bupati Trenggalek yang tak pernah surut mempromosikan daerahnya.</p>
<p>Penghargaan berupa piagam tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, kepada Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, saat Pagelaran Seni Budaya Daerah di TMII, Minggu (7/7/2019) kemarin.</p>
<p>Wagub Emil Dardak mengatakan bahwa penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada Bupati Trenggalek yang tak kenal lelah dalam mempromosikan daerahnya.</p>
<p>&#8220;Sebagai seorang Kepala Daerah tidak boleh berhenti untuk mempromosikan daerahnya di setiap kesempatan, &#8221; ucap Emil.</p>
<p>Ditambahkan olehnya, salam beberapa tahun terakhir, Trenggalek selalu ambil bagian dalam kegiatan rutin di Anjungan Jatim TMII. Dalam kegiatan tersebut, selain menyajikan seni budaya, Pemkab Trenggalek juga sekaligus mempromosikan potensi daerah yang dimiliki.</p>
<p>Seperti yang terlihat dilokasi, ramainya pengunjung TMII pada akhir pekan merupakan salah satu sarana potensial dalam mempromosikan Trenggalek. Selain juga menjadi sarana silaturahmi diaspora maupun sesama warga Trenggalek di perantauan.</p>
<p>&#8220;Ini merupakan kesempatan bagi setiap daerah untuk mempromosikan potensi apa yang dimiliki, &#8221; imbuhnya.</p>
<p>Tahun ini, Trenggalek menampilkan 3 sendra tari diantaranya Bedoyo Denowo Estri, Pengiket Sinongkelan, dan Sumilake Prahara Mustikaning Tumpuk. Pengunjung juga disuguhi dengan pameran produk &#8211; produk unggulan UMKM dan beragam kuliner khas Trenggalek.</p>
<p>Dalam kesempatan itu, Bupati Nur Arifin juga memperkenalkan gerakan Tresno Trenggalek Tumbas Trenggalek. Gerakan tersebut bertujuan agar UMKM sebagai salah satu penopang perekonomian masyarakat dapat tumbuh berkembang.</p>
<p>&#8220;Pada peringatan Hari UMKM Internasional, kita canangkan gerakan Tresno Trenggalek Tumbas Trenggalek, sebagai bentuk upaya kita mendorong masyarakat kita untuk berdaya, &#8221; kata Nur Arifin terpisah.</p>
<p>Pihaknya Pemerintah Daerah Kabupaten Trenggalek berharap kepada seluruh warga masyarakat yang hadir dalam Pagelaran Seni Budaya Daerah untuk membeli produk lokal asli dari Kota Keripik Tempe.</p>
<p>&#8220;Saya harap kepada semua yang hadir untuk mau membeli produk asli Trenggalek, &#8221; ajaknya. <strong>(mil/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">87524</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Gandeng Mark Plus, Pemkab Trenggalek Dorong Pengelolaan Potensi Daerah</title>
		<link>https://memontum.com/gandeng-mark-plus-pemkab-trenggalek-dorong-pengelolaan-potensi-daerah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 Aug 2018 14:31:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Mark Plus]]></category>
		<category><![CDATA[pemkab trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Potensi Daerah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/51796-gandeng-mark-plus-pemkab-trenggalek-dorong-pengelolaan-potensi-daerah</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Gandeng Mark Plus, Pemerintah Kabupaten Trenggalek dorong pengelolaan potensi daerah guna proses pembangunan yang lebih baik. Seperti yang diketahui, Pemkab Trenggalek memiliki beragam potensi daerah yang layak untuk dikembangkan. Topografi Kabupaten Trenggalek yang terletak di Pesisir Selatan Jawa, menjadikan Trenggalek memiliki beragam kekayaan alam, yang meliputi gunung, goa maupun pantai yang tentunya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Trenggalek </strong>&#8211; Gandeng Mark Plus, Pemerintah Kabupaten Trenggalek dorong pengelolaan potensi daerah guna proses pembangunan  yang lebih baik. Seperti yang diketahui, Pemkab Trenggalek memiliki beragam potensi daerah yang layak untuk dikembangkan. Topografi Kabupaten Trenggalek yang terletak di Pesisir Selatan Jawa, menjadikan Trenggalek memiliki beragam kekayaan alam, yang meliputi gunung, goa maupun pantai yang tentunya dapat berpotensi dalam pengembangan destinasi wisata.</p>
<p>Seperti dibidang pertanian, Kabupaten Trenggalek memiliki keunggulan komparatif berupa kopi, kakao, cengkeh, durian, kelapa, pisang, janggelan maupun tanaman atsiri. Ditambah dengan potensi peternakan, hasil laut, kesenian serta produk kriya seperti batik Terang Galih yang telah memiliki otlet tersendiri di Sarinah Plaza.</p>
<p>Untuk bisa mengelola dengan baik potensi daerah tersebut Pemkab Trenggalek menggandeng Mark Plus Indonesia untuk memberikan pelatihan OPD pengelolaan potensi daerah. Selama tiga hari berturut-turut, 13 hingga 15 Agustus 2018, di The Singhasari Resort, Batu, Kepala OPD akan diberikan pelatihan pengelolaan potensi tersebut.</p>
<p>&#8220;Tidak hanya Kepala OPD, dua kepala desa inovatif juga terpilih menjadi peserta pelatihan ini, Kades Karang Turi Munjungan dan Sawawahan Watulimo, &#8221; ucap Bupati Trenggalek, Kamis (16/8/2018).</p>
<p>Diakui Emil, Kepala Desa Karang Turi dianggap inovatif dalam mengembangkan pasar desa, sedangkan Kepala Desa Sawahan dianggap kreatif dalam mengembangkan potensi alam di desanya. Selain mempunyai Hutan durian atau durio foreshtry terbesar di Asia saat ini Desa Sawahan sedang mengembangkan wisata air river tubing. </p>
<p>Bupati Trenggalek berharap dengan pelatihan ini kedepannya, protensi daerah dapat dikelola secara optimal guna mendorong kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat Trenggalek. &#8220;Kami berharap pelatihan ini dapan menjadi embrio lahirnya city branding yang akan di Lounching pada akhir tahun 2018 nanti, &#8221; pungkasnya. <strong>(mil/yan) </strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">51796</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dongkrak Potensi Daerah,  Desa Medowo Gelar Pesta Durian Lokal</title>
		<link>https://memontum.com/dongkrak-potensi-daerah-desa-medowo-gelar-pesta-durian-lokal</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 25 Feb 2018 12:06:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Dhahar Durian Medowo]]></category>
		<category><![CDATA[pesta durian]]></category>
		<category><![CDATA[Potensi Daerah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/28407-dongkrak-potensi-daerah-desa-medowo-gelar-pesta-durian-lokal</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8212; Untuk memperkenalkan potensi daerah, Desa Medowo gelar pesta durian hasil panen warga setempat. Acara yang bertajuk Dhahar Durian Medowo 2018 itu mampu menyedot ribuan orang untuk berbondong bondong menghadiri pesta durian yang digelar di Desa Medowo, Kabupaten Kediri pada Sabtu (24/2/2018). Di lokasi ini, terlihat banyak pengunjung yang datang sejak pukul 07.00 [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8212; Untuk memperkenalkan potensi daerah, Desa Medowo gelar pesta durian hasil panen warga setempat. Acara yang bertajuk Dhahar Durian Medowo 2018 itu mampu menyedot ribuan orang untuk berbondong bondong menghadiri pesta durian yang digelar di Desa Medowo, Kabupaten Kediri pada Sabtu (24/2/2018). </p>
<p>Di lokasi ini, terlihat banyak pengunjung yang datang sejak pukul 07.00 WIB, mereka tampak sabar dan tertib menunggu giliran penukaran kupon yang sudah diperoleh saat tiba di gerbang Desa Medowo, Kabupaten Kediri.</p>
<p>Kepala Desa Medowo Sujarwo merasa bersyukur acara dhahar duren menuai banyak animo dari pengunjung yang datang dari berbagai daerah. &#8221; Alhamdulilah, para pengunjung merasa puas,  dengan acara tahunan dhahar duren Medowo,&#8221; katanya. </p>
<p>Menurut Sujarwo, konsep acaranya berbeda dengan Dhahar Durian Medowo yang pertama lalu. Pada tahun 2018, panitia menyiapkan kupon sebanyak 2.018 gratis bagi pengunjung. Lalu, kupon tersebut dapat ditukar dengan durian asli Desa Medowo.</p>
<p>Sedangkan durian yang dibagikan kepada masyarakat ditempatkan di 5 titik yang menyerupai tumpeng. Setiap tumpeng, terdapat 400 buah durian yang dijaga oleh panitia yang akan membagikannya.“Dalam penukaran kupon, pengunjung tidak perlu berjalan jauh, berebut ataupun antre, karena setelah mendapat durian ini pengunjung langsung diarahkan ke stand atau lapak UMKM,” lanjutnya. </p>
<p>Wakil Bupati Kediri Drs. H. Masykuri usai penilaian vestifal durian mengatakan, potensi durian di Kabupaten Kediri berkualitas bagus dan banyak diminati warga dari berbagai daerah di Indonesia dan Jatim. &#8220;Karenanya pemberdayaan kualitas durian perlu ditingkatkan, seperti di Desa Medowo ini terus kita identifikasi melalui vestifal seperti ini,  sehingga yang paling bagus bisa dipatenkan, ” katanya</p>
<p>Di kawasan Medowo juga menjual aneka jenis durian yang dibagi dalam 3 kelas berbeda. Misalnya untuk kelas A, harganya tidak boleh lebih dari Rp 50.000. Lalu durian kelas B tidak boleh lebih dari Rp 35.000 dan kelas C tak boleh lebih dari Rp 20.000.</p>
<p>Dalam acara dahar duren Medowo kemarin juga disiapkan sekitar 4.000 gelas susu sapi segar, karena pengembangan sapi perah juga merupakan potensi Desa Medowo sebagai salah satu sentra penghasil susu sapi.<strong>(*yan) </strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">28407</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
