<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>praktis, &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/praktis/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 09 Mar 2026 14:10:29 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>praktis, &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Olahan Ikan Jeng Ayud Laris Saat Ramadan, Menu Praktis Jadi Buruan untuk Sahur dan Berbuka</title>
		<link>https://memontum.com/olahan-ikan-jeng-ayud-laris-saat-ramadan-menu-praktis-jadi-buruan-untuk-sahur-dan-berbuka</link>
					<comments>https://memontum.com/olahan-ikan-jeng-ayud-laris-saat-ramadan-menu-praktis-jadi-buruan-untuk-sahur-dan-berbuka#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 08 Mar 2026 06:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[KREATIF MASYARAKAT]]></category>
		<category><![CDATA[berbuka]]></category>
		<category><![CDATA[buruan]]></category>
		<category><![CDATA[olahan]]></category>
		<category><![CDATA[praktis,]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=230823</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Permintaan makanan praktis untuk sahur dan berbuka puasa membawa berkah bagi pelaku UMKM olahan ikan, Jeng Ayud. Selama Ramadan, penjualan berbagai produk olahan ikan milik usaha tersebut tetap ramai, terutama karena banyak masyarakat mencari menu yang mudah diolah. Owner Jeng Ayud, Anto, mengatakan usaha yang dirintis sejak 2018 itu menyediakan berbagai [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Permintaan makanan praktis untuk sahur dan berbuka puasa membawa berkah bagi pelaku UMKM olahan ikan, Jeng Ayud. Selama Ramadan, penjualan berbagai produk olahan ikan milik usaha tersebut tetap ramai, terutama karena banyak masyarakat mencari menu yang mudah diolah.</p>



<p>Owner Jeng Ayud, Anto, mengatakan usaha yang dirintis sejak 2018 itu menyediakan berbagai produk olahan ikan siap masak. Mulai dari bandeng presto, bandeng cabut duri, hingga aneka katsu dari ikan dori, kakap dan fillet belut.</p>



<p>“Selama Ramadan ini, alhamdulillah penjualannya bagus. Biasanya orang mencari menu yang praktis untuk berbuka atau sahur, tinggal goreng atau dipanaskan saja,” kata Anto, Minggu (08/03/2026) tadi.</p>



<p>Selain olahan ikan, Jeng Ayud juga menjual produk lain seperti teri nasi. Bahan baku ikan yang digunakan sebagian berasal dari budidaya sendiri, terutama ikan nila merah yang dibudidayakan di Bangil, Pasuruan.</p>



<p>Anto menjelaskan, untuk pemasaran selama Ramadan, pihaknya lebih banyak mengandalkan penjualan secara online serta toko yang berada di rumah produksi. “Kami sebenarnya lebih fokus penjualan online. Kebetulan tahun ini juga diundang Bank Jatim untuk ikut bazar Ramadan,” ujarnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Meski penjualan cukup baik, Anto mengakui omzet Ramadan tahun ini masih belum melampaui tahun sebelumnya. Dirinya menduga kondisi ekonomi dan daya beli masyarakat ikut memengaruhi jumlah transaksi.</p>



<p>“Kalau dibandingkan Ramadan tahun lalu, memang masih lebih tinggi tahun kemarin. Mungkin karena kondisi ekonomi sekarang juga berpengaruh,” jelasnya.</p>



<p>Tidak hanya melayani pembeli ritel, Jeng Ayud juga menyuplai berbagai jenis ikan ke sejumlah restoran dan hotel. Di Kota Malang saja, ada sekitar empat restoran yang rutin menerima pasokan ikan dari usaha tersebut. Pengiriman juga dilakukan hingga luar kota.</p>



<p>“Kalau frozen pernah kirim sampai Bandung. Selama ekspedisinya punya freezer box atau bisa lewat kereta, masih bisa kami kirim,” tambahnya.</p>



<p>Untuk menjaga kualitas, produk segar biasanya hanya bertahan sekitar 12 jam di suhu ruang. Namun jika disimpan dalam pendingin dapat bertahan hingga tiga hari, sementara produk beku bisa disimpan lebih lama di freezer. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/olahan-ikan-jeng-ayud-laris-saat-ramadan-menu-praktis-jadi-buruan-untuk-sahur-dan-berbuka/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">230823</post-id>	</item>
		<item>
		<title>PBB 2026 Kota Malang Resmi Dibuka, Tak Ada Kenaikan dan Pembayaran Kian Praktis</title>
		<link>https://memontum.com/pbb-2026-kota-malang-resmi-dibuka-tak-ada-kenaikan-dan-pembayaran-kian-praktis</link>
					<comments>https://memontum.com/pbb-2026-kota-malang-resmi-dibuka-tak-ada-kenaikan-dan-pembayaran-kian-praktis#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 28 Feb 2026 07:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Dibuka]]></category>
		<category><![CDATA[kenaikan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pembayaran]]></category>
		<category><![CDATA[praktis,]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=230563</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Tahun 2026 di Kota Malang akhirnya resmi bisa dibayarkan mulai Februari ini. Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Malang, pun memastikan seluruh sistem pembayaran telah aktif. Kepala Bapenda Kota Malang, Handi Priyanto, menjelaskan bahwa keterlambatan pembayaran pada Januari lalu bukan tanpa alasan. Penerbitan PBB harus menunggu rampungnya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Tahun 2026 di Kota Malang akhirnya resmi bisa dibayarkan mulai Februari ini. Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Malang, pun memastikan seluruh sistem pembayaran telah aktif.</p>



<p>Kepala Bapenda Kota Malang, Handi Priyanto, menjelaskan bahwa keterlambatan pembayaran pada Januari lalu bukan tanpa alasan. Penerbitan PBB harus menunggu rampungnya Perwal, sebagai dasar hukum pelaksanaan kebijakan baru.</p>



<p>“Memang belum bisa di awal tahun, karena Perwal-nya baru. Prosesnya cukup panjang, mulai harmonisasi di Kemenkumham, evaluasi di Biro Hukum Provinsi, sampai persetujuan Gubernur. Yang penting, sekarang sudah bisa aksi dan melakukan pembayaran,” ujar Handi, Sabtu (28/02/2026) tadi.</p>



<p>Diuraikannya, pada Januari hingga awal Februari, untuk pembayaran memang belum bisa dilakukan. Namun, semua sudah sesuai dengan yang diharapkan dan kebijakan yang diterbitkan tidak menimbulkan dampak di kemudian hari.</p>



<p>&#8220;Dalam Perda terbaru, diterapkan skema single tarif. Jika diberlakukan tanpa pengaturan lanjutan, secara hitungan potensi kenaikan PBB bisa mencapai 363 persen. Kalau diterbitkan tanpa stimulus, bisa menimbulkan gejolak. Maka Perwal ini mengatur agar PBB tidak naik,” tegasnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p></p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img decoding="async" width="600" height="400" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2026/02/PBB-2026-Kota-Malang-Resmi-Dibuka-Tak-Ada-Kenaikan-dan-Pembayaran-Kian-Praktis-2.jpg?resize=600%2C400&#038;ssl=1" alt="" class="wp-image-230565" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2026/02/PBB-2026-Kota-Malang-Resmi-Dibuka-Tak-Ada-Kenaikan-dan-Pembayaran-Kian-Praktis-2.jpg?w=600&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2026/02/PBB-2026-Kota-Malang-Resmi-Dibuka-Tak-Ada-Kenaikan-dan-Pembayaran-Kian-Praktis-2.jpg?resize=300%2C200&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 600px) 100vw, 600px" data-recalc-dims="1" /><figcaption class="wp-element-caption">INFORMASI: Salah satu informasi yang dibuat Bapenda Kota Malang terkait PBB. (ist)</figcaption></figure></div>


<p></p>



<p>Handi juga memastikan, bahwa PBB Tahun 2026 tidak mengalami kenaikan. Bahkan, terdapat kebijakan khusus bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Untuk ketetapan PBB dengan nominal Rp 30 ribu ke bawah, statusnya langsung lunas atau digratiskan.</p>



<p>“Nominal tetap tercantum dalam SPPT, tapi langsung lunas. Jadi, wajib pajak tidak perlu membayar apapun,” ucapnya.</p>



<p>Lebih lanjut Handi juga menyebut, bahwa untuk target penerimaan PBB Tahun 2026, yakni Rp 73 miliar, sama seperti tahun sebelumnya. Meski pembayaran sempat mundur sekitar dua bulan, pihaknya optimis target tersebut tetap tercapai.</p>



<p>Bahkan, kini masyarakat tidak perlu menunggu SPPT versi cetak. Pembayaran dapat dilakukan melalui e-SPPT dan berbagai kanal non-tunai seperti QRIS, Alfamart, Indomaret, OVO, Tokopedia, serta layanan perbankan yang bekerja sama dengan Pemkot Malang.</p>



<p>“Semua sudah aktif. Masyarakat bisa langsung membayar dengan mudah,” imbuh Handi. <strong>(rsy/sit/adv)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/pbb-2026-kota-malang-resmi-dibuka-tak-ada-kenaikan-dan-pembayaran-kian-praktis/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">230563</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Mizuone Hadirkan Air Minum Praktis, Higienis dan Bebas Mikroplastik untuk Warga Kota Malang</title>
		<link>https://memontum.com/mizuone-hadirkan-air-minum-praktis-higienis-dan-bebas-mikroplastik-untuk-warga-kota-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 08 Nov 2025 06:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[KREATIF MASYARAKAT]]></category>
		<category><![CDATA[hadirkan]]></category>
		<category><![CDATA[higienis]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[mikroplastik]]></category>
		<category><![CDATA[mizuone]]></category>
		<category><![CDATA[praktis,]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=227527</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Warga Kota Malang kini memiliki alternatif baru untuk mendapatkan air minum yang praktis, higienis dan bebas mikroplastik. Inovasi baru itu, hadir melalui Mizuone, mesin air minum isi ulang otomatis yang mengusung teknologi penyaringan sembilan tahap serta sterilisasi ganda dengan ozon dan sinar UV. Direktur Air Minum Mizuone, Nathaniel Gho, mengatakan kehadiran [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Warga Kota Malang kini memiliki alternatif baru untuk mendapatkan air minum yang praktis, higienis dan bebas mikroplastik. Inovasi baru itu, hadir melalui Mizuone, mesin air minum isi ulang otomatis yang mengusung teknologi penyaringan sembilan tahap serta sterilisasi ganda dengan ozon dan sinar UV.</p>



<p>Direktur Air Minum Mizuone, Nathaniel Gho, mengatakan kehadiran Mizuone di Kota Malang menjadi langkah awal untuk menghadirkan air minum sehat dan berkualitas untuk masyarakat dengan harga terjangkau. Selain itu, air minum Mizuone ini juga mengurangi penggunaan sampah mikroplastik di Kota Malang.</p>



<p>“Mizuone hadir untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan air siap minum yang sehat. Teknologi kami menggunakan sembilan tahap filtrasi dan dua kali sterilisasi untuk memastikan air benar-benar aman diminum langsung,” katanya, Sabtu (08/11/2025) tadi.</p>



<p>Nathan menerangkan, tahapan penyaringan itu meliputi kapas PP 5 mikron, kapas PP 1 mikron, membran Reverse Osmosis (RO), filter karbon pasca 733, serta elemen mineral dan basa lemah untuk menyeimbangkan pH dan memperkaya rasa air. “Proses terakhir menggunakan sterilisasi UV untuk menghancurkan DNA dan RNA mikroorganisme secara langsung,” terangnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Nathan menambahkan, keunggulan utama Mizuone terletak pada sistem operasionalnya yang berjalan 24 jam penuh, serta mendukung tiga metode pembayaran. Yaitu kartu, QRIS dan koin. Dengan harga hanya Rp 100, warga sudah bisa mendapatkan 300 mililiter air siap minum.</p>



<p>“Saat ini Mizuone sudah terpasang di lima titik di Kota Malang. Yaitu MCC, Kecamatan Klojen, Oro-oro Dowo, Pondok Pesantren Baghrul Maghfirah, dan Kawasan Kayutangan,” kata Nathan.</p>



<p>Menurutnya, program ini akan terus diperluas dengan target pemasangan di 57 kelurahan dan 26 pasar di seluruh Kota Malang. “Konsepnya sederhana: praktis, segar, murah, dan berkualitas. Kami ingin masyarakat mudah mendapatkan air bersih kapan pun tanpa perlu khawatir soal keamanan dan kualitasnya,” jelasnya.</p>



<p>Mizuone diharapkan menjadi salah satu inovasi lingkungan dan kesehatan yang turut mendukung upaya pemerintah kota dalam mengurangi konsumsi air kemasan sekali pakai sekaligus memperkuat gerakan ekonomi hijau di Kota Malang. <strong>(*/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">227527</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
