<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>prediksi &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/prediksi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 12 Dec 2025 07:24:59 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>prediksi &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Dishub Kota Malang Prediksi Kemacetan Jelang Nataru Alami Kenaikkan dan Siapkan 80 Personel di Titik Krusial</title>
		<link>https://memontum.com/dishub-kota-malang-prediksi-kemacetan-jelang-nataru-alami-kenaikkan-dan-siapkan-80-personel-di-titik-krusial</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 12 Dec 2025 06:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Dishub]]></category>
		<category><![CDATA[jelang]]></category>
		<category><![CDATA[kemacetan]]></category>
		<category><![CDATA[kenaikkan]]></category>
		<category><![CDATA[krusial,]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Nataru]]></category>
		<category><![CDATA[personel]]></category>
		<category><![CDATA[prediksi]]></category>
		<category><![CDATA[siapkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=228682</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang memprediksi akan terjadi peningkatan kemacetan menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru). Prediksi yang disampaikan itu, berdasarkan hasil survei Kementerian Perhubungan, secara nasional dan diperkirakan ada kenaikan mobilitas hingga dua persen. Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, menyampaikan bahwa pihaknya masih melakukan perhitungan khusus untuk kondisi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang memprediksi akan terjadi peningkatan kemacetan menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru). Prediksi yang disampaikan itu, berdasarkan hasil survei Kementerian Perhubungan, secara nasional dan diperkirakan ada kenaikan mobilitas hingga dua persen.</p>



<p>Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, menyampaikan bahwa pihaknya masih melakukan perhitungan khusus untuk kondisi di Kota Malang. &#8220;Untuk Kota Malang berapa angkanya, saya akan hitung lagi. Hasil lengkapnya akan kami rilis pada forum lalu lintas. Termasuk data keluar-masuk kendaraan, nanti kami bandingkan dengan tahun lalu,&#8221; ucap Jaya, Jumat (12/12/2025) tadi.</p>



<p>Sebagai bentuk antisipasi, Dishub Kota Malang nantinya akan menurunkan 30 personel dan menambah 50 petugas tambahan, dengan total 80 personel diterjunkan selama masa Nataru. Nantinya, sejumlah personel akan ditempatkan pada pos pelayanan, pos pantau, hingga pos pengamanan yang telah disiapkan bersama Polresta Malang Kota.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Selama Nataru, petugas kami berjaga dari pagi sampai malam. Staf yang biasanya bekerja di dalam kantor juga kami turunkan ke lapangan,&#8221; katanya.</p>



<p>Terkait dampak proyek pembangunan jalan dan jembatan terhadap arus lalu lintas, Jaya memastikan tidak ada kendala berarti. Namun, untuk perbaikan drainase di kawasan Soekarno Hatta (Suhat), masih menunggu update dari Dishub Provinsi.</p>



<p>&#8220;Sedangkan daerah misalnya Gajayana dan Karanglo, tidak ada masalah. Termasuk di Jembatan Buring, Jembatan Kedungkandang dekatnya Jalan Kyai Malik Dalam, sekarang sudah landai sekali. Tidak ada kepadatan seperti antrean panjang yang selama ini terjadi bottleneck. Sekarang alhamdulillah, dengan adanya pelebaran jembatan ini membuat persimpangan itu lebih bagus lagi,&#8221; tuturnya.</p>



<p>Lebih lanjut Dishub Kota Malang memprediksi, titik kepadatan utama justru berada di pusat-pusat perbelanjaan dan destinasi wisata kota. Beberapa di antaranya Pasar Besar, Mal-Mal, serta kawasan Kayutangan Heritage. &#8220;Untuk wilayah-wilayah tersebut, kami juga menyiapkan pos pemantauan,&#8221; imbuh Jaya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">228682</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Long Weekend, Dishub Kota Malang Prediksi Lalin Naik di Bawah 10 Persen</title>
		<link>https://memontum.com/long-weekend-dishub-kota-malang-prediksi-lalin-naik-di-bawah-10-persen</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 06 Sep 2025 06:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Dishub]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[persen]]></category>
		<category><![CDATA[prediksi]]></category>
		<category><![CDATA[weekend]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=225769</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Arus lalu lintas (Lalin) di Kota Malang pada long weekend ini diprediksi meningkat. Namun, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang memastikan kenaikan volume kendaraan tidak signifikan, yakni di bawah 10 persen hingga Minggu (07/09/2025) besok. Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, menyampaikan bahwa dengan terjadi lonjakan kendaraan, situasi lalu lintas masih [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malan</strong>g &#8211; Arus lalu lintas (Lalin) di Kota Malang pada long weekend ini diprediksi meningkat. Namun, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang memastikan kenaikan volume kendaraan tidak signifikan, yakni di bawah 10 persen hingga Minggu (07/09/2025) besok.</p>



<p>Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, menyampaikan bahwa dengan terjadi lonjakan kendaraan, situasi lalu lintas masih terkendali. &#8220;Sampai Minggu nanti memang ada peningkatan. Tapi ya di bawah 10 persen kalau menurut kami. Itu masih normal, karena weekend juga. Apalagi situasi sekarang, banyak yang memilih di rumah saja,” ujar Jaya-sapaannya, Sabtu (06/09/2025) tadi.</p>



<p>Dikatakannya, bahwa sejak pagi tadi peningkatan kendaraan sudah terlihat. Terutama dari arah barat, yang akan masuk ke Kota Malang. Meski begitu, kepadatan masih terpantau normal.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Tadi pagi memang ada kepadatan di arah barat. Tapi ya padatnya itu karena hanya melintas saja masuk kota, tidak seberapa,” katanya.</p>



<p>Saat disinggung mengenai jalur belakang Stadion Gajayana menuju Mal Olympic Garden (MOG) yang sempat macet, Dishub Kota Malang telah menyiapkan rekayasa lalu lintas. Yakni dengan skema buka tutup jalan.</p>



<p>“Dengan perangkat yang kami miliki, sangat dimungkinkan dilakukan skema buka tutup. Karena tidak mungkin kendaraan dihalau tidak boleh masuk. Jadi pengaturannya tetap seperti biasanya,” imbuh Jaya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">225769</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bangga Tiga Pemain Darah Kediri, Mas Dhito Prediksi Timnas Indonesia Bisa Tumbangkan Australia</title>
		<link>https://memontum.com/bangga-tiga-pemain-darah-kediri-mas-dhito-prediksi-timnas-indonesia-bisa-tumbangkan-australia</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 19 Mar 2025 09:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[australia,]]></category>
		<category><![CDATA[bangga]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[pemain]]></category>
		<category><![CDATA[prediksi]]></category>
		<category><![CDATA[Timnas]]></category>
		<category><![CDATA[tumbangkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=220431</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, mengaku sangat bangga dengan adanya tiga pemain Timnas Indonesia berdarah Kediri. Bahkan tidak hanya sebatas bangga, Mas Dhito-sapaan Bupati Kediri, juga memprediksi bahwa Timnas akan berhasil menang tipis di laga tandang lawan Australia, Kamis (20/03/2025) besok. Sekedar diketahui, tiga pemain Timnas asal Kediri itu, yakni Maarten Paes, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, mengaku sangat bangga dengan adanya tiga pemain Timnas Indonesia berdarah Kediri. Bahkan tidak hanya sebatas bangga, Mas Dhito-sapaan Bupati Kediri, juga memprediksi bahwa Timnas akan berhasil menang tipis di laga tandang lawan Australia, Kamis (20/03/2025) besok.</p>



<p>Sekedar diketahui, tiga pemain Timnas asal Kediri itu, yakni Maarten Paes, Nadeo Argawinata serta Septian Bagaskara. Mas Dhito sendiri juga berharap, agar sejumlah sosok tersebut mampu memberikan kontribusi positif untuk Timnas.</p>



<p>Mas Dhito juga bangga, bahwa Paes menjadi salah satu kiper dengan peforma terbaik di Indonesia, hingga saat ini. Hal ini, tentu menjadi modal tersendiri bagi Timnas saat menjalani kualifikasi Piala Dunia Zona Asia. “Semoga mereka bisa memberikan kontribusi melawan Australia di tanggal 20 Maret dan lawan Bahrain tanggal 25 nanti,” terang Mas Dhito, Rabu (19/03/2025) tadi.</p>



<p>Dengan materi pemain yang dipanggil Head Coach Patrick Kluivert untuk memperkuat Timnas saat ini, Mas Dhito memprediksi bahwa Timnas akan mencuri poin saat melawan Australia. Bahkan, dirinya memprediksi skor 2-1 untuk Timnas Indonesia.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Prediksi tersebut, kata Mas Dhito, didasari dengan optimisme pemain sekaligus nuansa baru pelatih Timnas saat ini. Bahkan, Mas Dhito menyebutkan kemenangan ini bisa diraih jika gaya permainan Timnas tak jauh berbeda dengan gameplay saat dinahkodai Sin Tae Yong.</p>



<p>Gaya permainan berani menyerang dan membangun serangan dari lini bawah, diprediksi juga dapat menambah daya gedor Timnas Indonesia. Dengan kondisi ini, Mas Dhito meyakini Australia akan kualahan menghadapi Squad Garuda, pada Kamis (20/03/2025) besok.</p>



<p>&#8220;Semoga gameplaynya tidak berubah banyak. Pemain-pemain bulid up ke atas. Saya rasa, Australia akan ketar-ketir lawan kita,&#8221; kata Bupati Muda 32 tahun tersebut.</p>



<p>Pria yang dikenal juga sebagai penggila bola ini, berharap seluruh masyarakat Indonesia, utamanya Kediri terus mendukung Timnas dengan memberikan doa terbaik. <strong>(kom/pan/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">220431</post-id>	</item>
		<item>
		<title>BMKG Prediksi Hujan Lebat dan Ekstrem di Jatim hingga 5 Februari</title>
		<link>https://memontum.com/bmkg-prediksi-hujan-lebat-dan-ekstrem-di-jatim-hingga-5-februari</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Jan 2025 10:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[ekstrem]]></category>
		<category><![CDATA[februari,]]></category>
		<category><![CDATA[hingga]]></category>
		<category><![CDATA[prediksi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=218730</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Surabaya &#8211; Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi hujan lebat hingga ekstrem berpotensi terjadi di Jawa Timur hingga 5 Februari 2025. Cuaca ekstrem ini, rentan memicu bencana hidrometeorologi di sejumlah wilayah. Diantaranya, seperti hujan lebat, banjir, banjir bandang, tanah longsor, angin kencang, puting beliung serta hujan es. Dalam siaran tertulis BMKG Klas I [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Surabaya </strong>&#8211; Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi hujan lebat hingga ekstrem berpotensi terjadi di Jawa Timur hingga 5 Februari 2025. Cuaca ekstrem ini, rentan memicu bencana hidrometeorologi di sejumlah wilayah. Diantaranya, seperti hujan lebat, banjir, banjir bandang, tanah longsor, angin kencang, puting beliung serta hujan es.</p>



<p>Dalam siaran tertulis BMKG Klas I Juanda Surabaya, Senin (27/01/2025) tadi, menyebutkan bahwa sejumlah wilayah yang berpotensi dilanda cuaca ekstrem, antara lain Kabupaten Bangkalan, Kabupaten Banyuwangi, Kota Batu, Kabupaten Bojonegoro, Kabupaten Bondowoso, Kota Madiun, Kabupaten Pamekasan. Kemudian, juga ada Kabupaten Sumenep, Kota Surabaya, Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Gresik, Kabupaten Jember, Kabupaten Jombang, Kabupaten Lamongan, Kabupaten Lumajang, Kabupaten Madiun, Kabupaten Magetan, Kabupaten Malang, Kabupaten Nganjuk, Kabupaten Ngawi, Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Ponorogo, Kabupaten Probolinggo, Kabupaten Sampang.</p>



<p>Selain itu, tambahnya, juga ada Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Situbondo, Kabupaten Tuban, Kota Blitar, Kota Kediri, Kota Malang, Kota Mojokerto, Kabupaten Pacitan, Kabupaten Trenggalek, Kabupaten Tulungagung, Kabupaten Kediri, Kabupaten Blitar, Kota Probolinggo dan Kota Pasuruan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Kepala BMKG Klas I Juanda, Taufiq Hermawan, dalam rilis resmi tersebut juga menjelaskan bahwa saat ini wilayah Jawa Timur berada di musim hujan dan sebagian besar wilayah sudah memasuki puncak musim hujan. &#8220;Adanya fenomena MJO dan gelombang Atmosfer Rossby yang diprakirakan melintasi Jawa Timur mengakibatkan peningkatan pertumbuhan awan-awan penghujan di wilayah Jawa Timur,&#8221; katanya, Senin (27/01/2025) tadi.</p>



<p>Kondisi ini, lanjutnya, didukung dengan aktifnya Monsun Asia, serta suhu muka laut di perairan sekitar Jawa Timur, yang hangat. Sehingga, terjadi peningkatan suplai uap air ke atmosfer untuk pertumbuhan awan.</p>



<p>Selain itu, lanjutnya, diprakirakan terbentuknya daerah siklonik di wilayah Samudera Hindia, sebelah selatan Jawa Timur juga mendukung terbentuknya daerah konvergensi dan peningkatan pertumbuhan awan-awan hujan di wilayah Jawa Timur. Menghadapi kondisi ini, BMKG Juanda pun menghimbau masyarakat dan instansi terkait agar senantiasa waspada terhadap potensi cuaca ekstrem berupa hujan lebat hingga sangat lebat yang disertai petir dan angin kencang selama sepekan ke depan.</p>



<p>Khusus untuk wilayah Jatim dengan topografi curam, bergunung, tebing, diharapkan lebih waspada terhadap dampak yang dapat ditimbulkan akibat cuaca ekstrem seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, jalan licin, pohon tumbang serta berkurangnya jarak pandang. Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk selalu memantau kondisi cuaca terkini berdasarkan citra radar cuaca WOFI melalui website <a href="https://stametjuanda.bmkg.go.id/radar/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">https://stametjuanda.bmkg.go.id/radar/</a> dan informasi peringatan dini 3 harian dan peringatan dini 2 &#8211; 3 jam ke depan yang selalu dibagikan melalui website <a href="https://stamet-juanda.bmkg.go.id" target="_blank" rel="noreferrer noopener">https://stamet-juanda.bmkg.go.id</a> dan media sosial @infobmkgjuanda, saluran telepon 24 jam (031) 8668989 dan WhatsApp: 0895800300011. <strong>(kom/sby/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">218730</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Momen Libur Nataru, Dishub Prediksi 300 Ribuan Kendaraan Bakal Padati Kota Malang</title>
		<link>https://memontum.com/momen-libur-nataru-dishub-prediksi-300-ribuan-kendaraan-bakal-padati-kota-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Dec 2024 06:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Dishub]]></category>
		<category><![CDATA[kendaraan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Nataru]]></category>
		<category><![CDATA[padati]]></category>
		<category><![CDATA[prediksi]]></category>
		<category><![CDATA[ribuan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=217491</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Momen libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru), diperkirakan akan ada 300 ribu kendaraan yang masuk ke Kota Malang. Prediksi tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, yang menyebut adanya peningkatan mobilitas kendaraan dibandingkan tahun sebelumnya. Pria yang akrab disapa Jaya, itu menyampaikan bahwa jumlah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Momen libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru), diperkirakan akan ada 300 ribu kendaraan yang masuk ke Kota Malang. Prediksi tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, yang menyebut adanya peningkatan mobilitas kendaraan dibandingkan tahun sebelumnya.</p>



<p>Pria yang akrab disapa Jaya, itu menyampaikan bahwa jumlah tersebut berasal dari proyeksi kenaikan sebesar 2,8 persen dibandingkan libur Nataru tahun 2023. &#8220;Kalau dari kenaikan sebesar 2,8 persen dari tahun lalu, diperkirakan jumlah kendaraan yang masuk ke Kota Malang akan mencapai lebih dari 300 ribu kendaraan,&#8221; kata Jaya, Kamis (12/12/2024) tadi.</p>



<p>Pada momen Nataru di tahun sebelumnya, Dishub Kota Malang mencatat ada sebanyak 265 ribu kendaraan roda dua dan 25 ribu lebih kendaraan roda empat, yang masuk ke Kota Malang. Dengan peningkatan 2,8 persen, diprediksi akan ada tambahan 7.420 kendaraan roda dua dan lebih dari 700 kendaraan roda empat pada malam pergantian tahun 2025.</p>



<p>&#8220;Peningkatan ini berdasarkan pantauan kami di enam titik masuk Kota Malang. Tren ini sejalan dengan meningkatnya pergerakan masyarakat secara nasional saat libur akhir tahun,&#8221; tambahnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Lebih lanjut Jaya menjelaskan, bahwa Jawa Timur, termasuk Kota Malang, merupakan salah satu wilayah dengan pergerakan masyarakat yang tinggi selama Nataru. Selain menjadi destinasi wisata, Kota Malang juga sebagai jalur perlintasan karena keberadaan tol yang menghubungkan daerah-daerah di sekitarnya.</p>



<p>&#8220;Kota Malang memiliki daya tarik wisata yang tinggi sehingga menjadi tujuan utama, selain itu juga sebagai perlintasan bagi kendaraan dari daerah lain,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Disamping itu, Dishub Kota Malang tentunya juga menyiapkan langkah antisipasi untuk mengelola lonjakan kendaraan selama periode Nataru. Hal ini termasuk pengaturan lalu lintas di titik-titik rawan kemacetan dan pengawasan intensif di pintu-pintu masuk kota.</p>



<p>&#8220;Dengan prediksi ini, kami akan mengoptimalkan koordinasi lintas instansi untuk memastikan arus lalu lintas tetap lancar dan aman,&#8221; imbuh Jaya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">217491</post-id>	</item>
		<item>
		<title>BPS Kota Malang Prediksi Tingkat Okupansi Hotel Meningkat di November Ini</title>
		<link>https://memontum.com/bps-kota-malang-prediksi-tingkat-okupansi-hotel-meningkat-di-november-ini</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 09 Nov 2024 06:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Meningkat]]></category>
		<category><![CDATA[november]]></category>
		<category><![CDATA[Okupansi]]></category>
		<category><![CDATA[prediksi]]></category>
		<category><![CDATA[tingkat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=216328</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Malang memprediksi jika di November 2024 ini, tingkat okupansi hotel akan meningkat dibandingkan Oktober 2024 lalu. Itu karena, di bulan ini adalah menjelang akhir tahun dan banyak kegiatan dinas yang lebih intens. Kepala BPS Kota Malang, Umar Syaifudin, menyampaikan bahwa tren kenaikan okupansi ini diperkirakan akan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Malang memprediksi jika di November 2024 ini, tingkat okupansi hotel akan meningkat dibandingkan Oktober 2024 lalu. Itu karena, di bulan ini adalah menjelang akhir tahun dan banyak kegiatan dinas yang lebih intens.</p>



<p>Kepala BPS Kota Malang, Umar Syaifudin, menyampaikan bahwa tren kenaikan okupansi ini diperkirakan akan lebih tinggi dibandingkan dengan bulan Oktober. Peningkatan okupansi ini juga telah menunjukkan peningkatan yang signifikan sejak September 2024. Okupansi hotel klasifikasi bintang dan non bintang di September 2024 mencapai 57,33 persen.</p>



<p>&#8220;Untuk di November ini, kami memperkirakan okupansi hotel akan mengalami kenaikan yang signifikan. Nilai 57,33 persen di bulan September itu naik 2,44 poin dibandingkan okupansi bulan Agustus, yang mencapai 54,89 dan naik 9,15 poin dibandingkan dengan September 2023 yang mencapai 48,18 persen,&#8221; kata Umar, Sabtu (08/11/2024) tadi.</p>



<p>Sementara, untuk data BPS per September 2024 menunjukkan bahwa tingkat okupansi hotel berbintang di Kota Malang tercatat 66,33 persen. Itu meningkat hampir 3 poin dari bulan sebelumnya. Sementara itu, TPK hotel non-bintang pada periode yang sama mencapai 28,78 persen, naik sebesar 0,69 poin.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Kami juga mencatat kontribusi dari tamu mancanegara yang cukup signifikan terhadap hunian hotel berbintang di Malang. Komposisinya mencapai 6,24 persen di hotel bintang dan 1,56 persen di hotel non-bintang pada bulan September,” ujarnya.</p>



<p>Meski demikian, tamu domestik masih mendominasi okupansi hotel di Kota Malang, dengan 93,76 persen tamu lokal di hotel bintang dan 98,44 persen di hotel non-bintang.</p>



<p>Rata-rata Lama Menginap Tamu (RLMT) di Kota Malang untuk bulan September berada di kisaran 1-2 hari, baik di hotel berbintang maupun non-bintang.</p>



<p>&#8220;Durasi ini umumnya sejalan dengan pola wisata singgah di Malang untuk kemudian melanjutkan wisata ke Kota Batu,” imbuh Umar. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">216328</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Momen Nataru, Pj Wali Kota Malang Prediksi Perputaran Ekonomi Meningkat hingga Empat Kali Lipat</title>
		<link>https://memontum.com/momen-nataru-pj-wali-kota-malang-prediksi-perputaran-ekonomi-meningkat-hingga-empat-kali-lipat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 26 Dec 2023 06:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[hingga]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Meningkat]]></category>
		<category><![CDATA[Nataru]]></category>
		<category><![CDATA[perputaran]]></category>
		<category><![CDATA[prediksi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=203778</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Momen libur Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 (Nataru) tentu memberikan dampak pada beberapa sektor. Terutama, yaitu pada sektor perekonomian. Bahkan, di tahun ini diprediksi mengalami peningkatan hingga empat kali lipat, dari hari biasanya. Hal itu, dikatakan oleh Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat. Menurutnya, peningkatan perekonomian itu bisa terjadi karena [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Kota Malang</strong> &#8211; Momen libur Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 (Nataru) tentu memberikan dampak pada beberapa sektor. Terutama, yaitu pada sektor perekonomian. Bahkan, di tahun ini diprediksi mengalami peningkatan hingga empat kali lipat, dari hari biasanya.</p>



<p>Hal itu, dikatakan oleh Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat. Menurutnya, peningkatan perekonomian itu bisa terjadi karena banyaknya wisatawan yang berkunjung ke Kota Malang. &#8220;Saya inginnya perputaran ekonomi bisa sampai lima kali lipat. Tetapi, kan rasionalnya mungkin tiga sampai empat kali lipat,” kata Pj Wali Kota Wahyu, Selasa (26/12/2023) tadi.</p>



<p>Diharapkan dengan banyaknya kunjungan wisatawan yang datang ke Kota Malang, paparnya, juga dapat secara langsung memberikan dampak terhadap geliat usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang ada. &#8220;Harapannya nanti, masyarakat Kota Malang terutama UMKM nya bisa terdampak di momen Nataru ini. Karenakan sudah ada kenaikan dari jumlah wisatawan yang datang,” terangnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Tidak hanya itu, menurutnya beberapa titik ruas jalan di Kota Malang juga telah dipadati kendaraan dan mengakibatkan kemacetan. Apalagi, itu telah terjadi di beberapa pusat kota sejak Sabtu (23/12/2023) lalu.</p>



<p>“Mulai sabtu kan sudah macet. Saya juga dapat laporan dari Jasamarga Tol, itu sudah ada 12 ribu kendaraan yang masuk dan itu masih hari pertama,” katanya.</p>



<p>Lebih lanjut, dari laporan secara berkala yang di terima oleh Wahyu, gelombang wisatawan diprediksi masih akan terus terjadi. Tentu hal tersebut diharapkan bisa mendatangkan multiple effect. Salah satunya semakin terkendalinya inflasi dan kembalinya daya beli masyarakat.</p>



<p>“UMKM nya juga terkena dampaknya dari nataru ini. Karena kan mereka (wisatawan) juga pasti mencari destinasi wisata juga,” imbuh Wahyu. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">203778</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dishub Kota Malang Prediksi Jumlah Penumpang Transportasi Umum Alami Peningkatan</title>
		<link>https://memontum.com/dishub-kota-malang-prediksi-jumlah-penumpang-transportasi-umum-alami-peningkatan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 23 Dec 2023 05:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Dishub]]></category>
		<category><![CDATA[jumlah]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[peningkatan]]></category>
		<category><![CDATA[penumpang]]></category>
		<category><![CDATA[prediksi]]></category>
		<category><![CDATA[transportasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=203702</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang memprediksi jumlah penumpang untuk kendaraan umum mengalami peningkatan saat libur Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 (Nataru), dari tahun sebelumnya. Hal itu, mengacu pada data akurat yang telah diberikan oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Disampaikan Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, bahwa dimana nantinya mulai dari [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Kota Malang</strong> &#8211; Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang memprediksi jumlah penumpang untuk kendaraan umum mengalami peningkatan saat libur Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 (Nataru), dari tahun sebelumnya. Hal itu, mengacu pada data akurat yang telah diberikan oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub).</p>



<p>Disampaikan Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, bahwa dimana nantinya mulai dari kendaraan bus akan ada peningkatan penumpang sebesar 25 persen. Kemudian, moda kereta api 6 persen dan moda udara 45 persen.</p>



<p>“Selain itu, juga ada moda laut. Untuk penyebrangan saja, itu mulai dari kendaraan roda dua dan roda empat naik sekitar 19 persen. Untuk penumpang saja, naik sekitar 13 persen. Tentu, Nataru kali ini pergerakan masyarakat akan lebih besar dibandingkan dengan tahun lalu,” ujar Jaya-sapaannya, Sabtu (23/12/2023) tadi.</p>



<p>Apalagi, ujarnya, perkiraan puncak arus mudik juga terjadi mulai Jumat (22/12/2023) hingga Minggu (24/12/2023) besok. Sementara puncak arus balik, bakal terjadi, Selasa (26/12/2023) mendatang.</p>



<p>“Itu untuk libur Natal. Nah, nanti menjelang libur Tahun Baru diperkirakan bakal terjadi kepadatan cukup signifikan mulai dari Jumat (29/12/2023) hingga Kamis (04/01/2024) mendatang,” ujarnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Karena itu, pihaknya juga mengantisipasi lokasi rawan kemacetan dan keramaian di beberapa titik wilayah yang masuk Kota Malang. Mulai dari Gerbang Tol Singosari, Kabupaten Malang menuju kawasan Jalan Ahmad Yani atau depan Gedung Malang Creative Center (MCC), Kota Malang.</p>



<p>“Kemudian juga di simpang Universitas Brawijaya, Dinoyo, Jembatan Tunggulmas hingga Perlimaan Tunggulwulung,” katanya.</p>



<p>Selain itu, mulai dari arah Gerbang Tol Madyopuro di Jalan Kyai Ageng Gribig, Kedungkandang, Simpang Muharto, hingga area Jalan Mayjen Sungkono, Gadang, Kota Malang. Tidak hanya itu, kawasan pusat perbelanjaan pun juga menjadi perhatian khusus, seperti Pasar Besar hingga beberapa Mal di Kota Malang.</p>



<p>Kemudian, sejumlah kawasan wisata di Kota Malang juga menjadi pusat perhatian kepadatan lalu lintas. Seperti di Kawasan Kayutangan Heritage, Taman Merjosari, Alun-Alun Merdeka Kota Malang, Alun-Alun Tugu Kota Malang, hingga Jalan Besar Ijen.</p>



<p>“Tentu, kami tetap melakukan pemantauan dan pengendalian arus lalu lintas di lokasi rawan kemacetan dan pusat keramaian. Selain itu juga kita akan memantau arus lalu lintas melalui pusdalops Area Traffic Control System (ATCS) dan cctv.malangkota.go.id,” tambahnya.</p>



<p>Lebih lanjut disampaikan, Dishub Kota Malang juga bekerjasama dengan Polresta Malang Kota untuk menempatkan beberapa personel di beberapa Pos Pengamanan, Pos Pelayanan yang telah disediakan hingga Pos Mobile. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">203702</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Prediksi El Nino hingga Maret 2024, Pj Wali Kota Malang Siapkan Upaya Antisipasi</title>
		<link>https://memontum.com/prediksi-el-nino-hingga-maret-2024-pj-wali-kota-malang-siapkan-upaya-antisipasi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 Oct 2023 10:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Antisipasi]]></category>
		<category><![CDATA[hingga]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[prediksi]]></category>
		<category><![CDATA[siapkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=199569</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi bahwa sejumlah daerah di Indonesia bakal berstatus El Nino hingga Maret 2024 mendatang. Termasuk, prediksi itu juga akan terjadi di Kota Malang. Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyampaikan jika antisipasi yang akan dilakukan yaitu dengan melakukan normalisasi pada aliran sungai dan saluran air. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi bahwa sejumlah daerah di Indonesia bakal berstatus El Nino hingga Maret 2024 mendatang. Termasuk, prediksi itu juga akan terjadi di Kota Malang.</p>



<p>Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyampaikan jika antisipasi yang akan dilakukan yaitu dengan melakukan normalisasi pada aliran sungai dan saluran air. &#8220;Pengerukan sungai dan saluran air tersebut penting dilakukan karena kita juga akan segera menghadapi La Nina, tentu kami akan instruksikan Perangkat Derah terkait untuk melaksanakannya&#8221; kata Pj Wali Kota Wahyu Hidayat, Selasa (10/10/2023) tadi.</p>



<p>Pihaknya juga menyampaikan, bahwa dampak dari kekeringan di Kota Malang, itu lebih baik dibanding dengan kabupaten atau kota lainnya. Namun, antisipasi dari dampak kekeringan seperti kebakaran dan kekurangan air, telah disiapkan.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>“Ya alhamdulillah, Kota Malang ini lebih baik. Yang diprediksi kemungkinan November sudah akan hujan, tapi tidak tahunya dari BMKG kemarau bisa sampai Maret 2024,” tambahnya.</p>



<p>Kemudian, mengenai potensi kekeringan di Kota Malang, menurutnya ada kenaikan namun tidak signifikan. Walaupun begitu, pihaknya tetap akan mengingatkan pada masyarakat dan OPD terkait agar selalu waspada terkait kebakaran dan cuaca panas.</p>



<p>Selain itu, dalam menghadapi krisis dampak dari kekeringan. Salah satu dampak yang terasa adalah musim panen padi yang menurun. Sehingga, dalam hal tersebut nantinya dapat memanfaatkan Cadangan beras pemerintah (CBP).</p>



<p>&#8220;Kebutuhan masyarakat harus terpenuhi, dengan memanfaatkan CBP maka kebutuhan pangan masyarakat akan aman. Kami akan segera pelajari ketentuan yang berlaku untuk segera menjalankan instruksi dari Pemerintah Provinsi Jatim tersebut,” imbuhnya.<strong> (pro/rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">199569</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
