<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>pribadi &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/pribadi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 21 Nov 2025 14:48:41 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>pribadi &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Kenang Sosok Hanik Andriani, Arumni Bachsin sebut Almarhumah Pribadi Penuh Semangat dan Dekat UMKM</title>
		<link>https://memontum.com/kenang-sosok-hanik-andriani-arumni-bachsin-sebut-almarhumah-pribadi-penuh-semangat-dan-dekat-umkm</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 21 Nov 2025 09:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[almarhumah]]></category>
		<category><![CDATA[andriani]]></category>
		<category><![CDATA[arumni]]></category>
		<category><![CDATA[bachsin]]></category>
		<category><![CDATA[kenang]]></category>
		<category><![CDATA[pribadi]]></category>
		<category><![CDATA[semangat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=227975</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Ketua TP PKK Jawa Timur, Arumi Bachsin, sampaikan duka mendalam atas wafatnya Ketua TP PKK Kota Malang, Hj Hanik Andriani Wahyu Hidayat. Dirinya menyebut, jika kepergian almarhumah menjadi pukulan besar bagi keluarga besar TP PKK, karena keduanya memiliki kedekatan yang terjalin intens selama bertahun-tahun. Dikatakan Arumi, bahwa jauh sebelum menjabat sebagai [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Ketua TP PKK Jawa Timur, Arumi Bachsin, sampaikan duka mendalam atas wafatnya Ketua TP PKK Kota Malang, Hj Hanik Andriani Wahyu Hidayat. Dirinya menyebut, jika kepergian almarhumah menjadi pukulan besar bagi keluarga besar TP PKK, karena keduanya memiliki kedekatan yang terjalin intens selama bertahun-tahun.</p>



<p>Dikatakan Arumi, bahwa jauh sebelum menjabat sebagai Ketua TP PKK Kota Malang, Hanik sudah sering memberikan dukungan terhadap berbagai program provinsi. Seiring waktu, hubungan keduanya semakin dekat melalui kolaborasi program dan kegiatan lapangan.</p>



<p>“Sebelum menjadi Ketua TP PKK Kota Malang, Bu Hanik sudah sering mensupport. Semakin ke sini, kedekatan kita semakin dekat. Banyak program yang kita jalankan bersama, baik program provinsi maupun program Kota Malang,” ujar Arumi, seusai mengantarkan jenazah ke TPU Kasin, Jumat (21/11/2025) tadi.</p>



<p>Arumi juga membeberkan, bahwa dua hari sebelum kabar duka datang, dirinya masih sempat bersama menghadiri kegiatan Posyandu di Kelurahan Sawojajar, serta agenda peningkatan kapasitas kader. Hingga siang hari, Hanik masih mendampingi seluruh rangkaian acara bersama TP PKK dari berbagai kabupaten dan kota.</p>



<p>“Baru dua hari lalu saya dengan Bu Hanik ada kegiatan Posyandu di Sawojajar. Setelah acara, bahkan kita masih diajak makan bakso bareng. Jadi, kabar ini sungguh mengejutkan kami semua,” tuturnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Arumi sendiri, hadir di pemakaman sebagai perwakilan TP PKK Jawa Timur dan Dekranasda Jatim, mengingat sebagian anggota belum dapat datang lebih awal karena agenda di Surabaya. Dirinya juga menegaskan, bahwa dedikasi almarhumah terhadap pengembangan UMKM Kota Malang sangat terlihat.</p>



<p>“Begitu pula dengan Dekranasda, Bu Hanik sangat mensupport UMKM di Kota Malang. Apalagi Malang ini kan kota anak muda, banyak UMKM kecil yang difasilitasi. Kami sangat kehilangan,” ungkapnya.</p>



<p>Menurut Arumi, almarhumah memiliki karakter yang ceria, energik dan penuh inisiatif. Hanik kerap mengajak Arumi berkunjung ke berbagai pelaku UMKM, terutama kuliner lokal, setiap kali Arumi datang ke Malang.</p>



<p>“Beliau ini luar biasa semangatnya. Selalu diajak kulineran, selalu ada saja yang baru. Bu Hanik sering mengajak saya ke UMKM, jadi tidak melulu di Balai Kota,” kenangnya.</p>



<p>Arumi mengaku, baru mendapat kabar wafatnya Hanik, pada Jumat pagi. Ajudan sebenarnya mencoba menghubungi pada malam hari, namun dirinya sudah tertidur.</p>



<p>“Saya baru melihat HP sekitar setengah enam pagi. Karena ada kegiatan pagi, saya selesaikan dulu dan segera ke Malang. Alhamdulillah masih sempat mengikuti pemakaman,” imbuh Arumi. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">227975</post-id>	</item>
		<item>
		<title>DPRD Lumajang Dorong Regulasi Percepatan Literasi Digital dan Perlindungan Data Pribadi</title>
		<link>https://memontum.com/dprd-lumajang-dorong-regulasi-percepatan-literasi-digital-dan-perlindungan-data-pribadi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 13 Nov 2025 11:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[digital]]></category>
		<category><![CDATA[dorong]]></category>
		<category><![CDATA[Literasi]]></category>
		<category><![CDATA[percepatan]]></category>
		<category><![CDATA[perlindungan]]></category>
		<category><![CDATA[pribadi]]></category>
		<category><![CDATA[Regulasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=227727</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Ketua DPRD Lumajang, Hj Oktafiani, menegaskan peran penting legislatif dalam mendorong regulasi yang mendukung percepatan literasi digital, perlindungan data pribadi dan penguatan ekosistem informasi publik transparan dan akuntabel. Hal ini disampaikan Ketua DPRD Oktafiani, dalam kegiatan Literasi Media bertema &#8216;Memperkuat Literasi Digital dan AI di Era Disrupsi&#8217; di Bumi Perkemahan Glagah Arum, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Ketua DPRD Lumajang, Hj Oktafiani, menegaskan peran penting legislatif dalam mendorong regulasi yang mendukung percepatan literasi digital, perlindungan data pribadi dan penguatan ekosistem informasi publik transparan dan akuntabel. Hal ini disampaikan Ketua DPRD Oktafiani, dalam kegiatan Literasi Media bertema &#8216;Memperkuat Literasi Digital dan AI di Era Disrupsi&#8217; di Bumi Perkemahan Glagah Arum, Senduro, Kamis (13/11/2025) tadi.</p>



<p>Diuraikan Ketua DPRD Oktafiani, bahwa fungsi legislasi menjadi tonggak utama DPRD dalam memastikan transformasi digital berjalan selaras dengan kepentingan masyarakat. “Melalui legislasi, kami mendorong lahirnya regulasi yang tidak hanya mempercepat literasi digital, tetapi juga melindungi data pribadi dan memperkuat ekosistem informasi publik agar lebih transparan dan akuntabel,” ujarnya.</p>



<p>Menurutnya, regulasi yang tepat akan menjadi landasan bagi seluruh kebijakan digital di Lumajang. Hal ini, mencakup pengembangan layanan publik berbasis teknologi, penggunaan AI secara etis, serta penyebaran informasi yang akurat dan dapat dipercaya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dirinya juga menegaskan, bahwa legislasi bukan sekadar prosedur formal, tetapi instrumen strategis untuk membangun masyarakat yang cerdas dan bijak memanfaatkan teknologi. “Teknologi akan bermanfaat maksimal, jika didukung regulasi yang jelas, transparan dan berpihak pada kepentingan publik,” tambahnya.</p>



<p>DPRD juga mendorong sinergi antar pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah, dunia media dan masyarakat agar regulasi yang lahir mampu mengantisipasi risiko disinformasi, pelanggaran privasi dan penyalahgunaan teknologi. “Kami melihat literasi digital dan regulasi yang tepat adalah dua sisi mata uang yang harus berjalan beriringan. Dengan begitu, transformasi digital akan membawa manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.</p>



<p>Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPRD mengapresiasi langkah Dinas Kominfo Lumajang dan Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) yang berkolaborasi dalam memperkuat kapasitas literasi digital masyarakat, khususnya generasi muda dan insan media. Kegiatan ini, menegaskan komitmen DPRD Lumajang untuk terus mengawal kebijakan digital, memastikan regulasi berpihak pada rakyat dan membangun ekosistem informasi publik yang transparan, akuntabel dan aman bagi seluruh masyarakat. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">227727</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pelaku Pengrusakan Taman di Kota Malang Ditangkap, Motif Aksi Karena Emosi Pribadi</title>
		<link>https://memontum.com/pelaku-pengrusakan-taman-di-kota-malang-ditangkap-motif-aksi-karena-emosi-pribadi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Jan 2025 00:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Ditangkap]]></category>
		<category><![CDATA[karena]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pelaku]]></category>
		<category><![CDATA[pengrusakan]]></category>
		<category><![CDATA[pribadi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=218030</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Terduga pelaku pengrusakan taman di Jalan Galunggung dan Jalan Ijen Kota Malang, akhirnya berhasil ditangkap Polresta Malang Kota, Selasa (31/12/2024) malam. Adalah Doni Budi Santuso (40), yang berhasil diamankan petugas sekitar pukul 21.00 WIB, di Jalan Jakarta, Kecamatan Klojen, Kota Malang. Wakapolresta Malang Kota, AKBP Adhitya Panji Anom, menyampaikan bahwa selain [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Terduga pelaku pengrusakan taman di Jalan Galunggung dan Jalan Ijen Kota Malang, akhirnya berhasil ditangkap Polresta Malang Kota, Selasa (31/12/2024) malam. Adalah Doni Budi Santuso (40), yang berhasil diamankan petugas sekitar pukul 21.00 WIB, di Jalan Jakarta, Kecamatan Klojen, Kota Malang.</p>



<p>Wakapolresta Malang Kota, AKBP Adhitya Panji Anom, menyampaikan bahwa selain menangkap tersangka, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti lain. Diantaranya, satu unit motor Honda Grand berwana hitam dan sepasang sepatu milik pelaku.</p>



<p>&#8220;Anggota kami berhasil menangkap terduga pelaku di Jalan Jakarta pada pukul 21.00 WIB dan langsung membawanya ke Mapolresta Malang Kota untuk pemeriksaan lebih lanjut,&#8221; kata AKBP Adhitya.</p>



<p>Dari hasil penyidikan awal, pelaku mengaku melakukan perusakan tulisan taman di Jalan Ijen dan Jalan Galunggung, karena motif pribadi. Yakni, merasa kesal karena tidak kunjung mendapatkan pekerjaan dan frustrasi setelah tiga hari mencari istrinya yang tidak kunjung ditemukan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Akibatnya, pelaku melakukan tindakan pengrusakan sebagai bentuk pelampiasan emosinya,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Untuk saat ini, pelaku masih dalam proses penyelidikan dan penyidikan oleh Satreskrim Polresta Malang Kota. Polisi juga tengah melengkapi berkas penyidikan awal untuk memastikan proses hukum berjalan sesuai prosedur.</p>



<p>“Kami akan terus mendalami kasus ini untuk mengungkap detail kejadian dan memastikan pelaku guna mempertanggungjawabkan perbuatannya,” tuturnya.</p>



<p>Atas kejadian tersebut, pelaku dijerat pasal 406 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal dua tahun delapan bulan penjara. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">218030</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Jember Resmikan Masjid Hibah Pribadi yang Dilengkapi Fasilitas Rumah Al Qur&#8217;an</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-jember-resmikan-masjid-hibah-pribadi-yang-dilengkapi-fasilitas-rumah-al-quran</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 May 2024 11:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[dilengkapi]]></category>
		<category><![CDATA[Fasilitas]]></category>
		<category><![CDATA[Masjid]]></category>
		<category><![CDATA[pribadi]]></category>
		<category><![CDATA[quran]]></category>
		<category><![CDATA[Resmikan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=209531</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Bupati Jember, Hendy Siswanto, meresmikan pemanfaatan Masjid Al Bahmudah di Jalan Letjen Sutoyo, Kebonsari, Kabupaten Jember, Kamis (16/05/2024) tadi. Keberadaan masjid ini, merupakan hibah pribadi dari Al-Habib Abdullah bin Ahmad Al-Hamid untuk masyarakat sekitar. Dalam peresmian masjid ini juga turut hadir keluarga besar dari Al-Habib Abdullah. Sementara dalam masjid ini, juga terdapat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Bupati Jember, Hendy Siswanto, meresmikan pemanfaatan Masjid Al Bahmudah di Jalan Letjen Sutoyo, Kebonsari, Kabupaten Jember, Kamis (16/05/2024) tadi. Keberadaan masjid ini, merupakan hibah pribadi dari Al-Habib Abdullah bin Ahmad Al-Hamid untuk masyarakat sekitar. Dalam peresmian masjid ini juga turut hadir keluarga besar dari Al-Habib Abdullah.</p>



<p>Sementara dalam masjid ini, juga terdapat fasilitas Rumah Al Qur’an atau tempat belajar Al Qur’an. Pengurus Masjid Al Bahmudah, juga menyediakan guru yang berkompeten untuk mengajari membaca Al-Qur’an hingga menghafal.</p>



<p>&#8220;Kabupaten Jember memang sudah banyak masjid. Namun, penduduk kita juga besar, yaitu mencapai 2,4 juta jiwa. Dan di sini, saya bahagia bahwa di masjid ini juga tersedia Rumah Al Qur’an,” kata Bupati Hendy Siswanto.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Bupati Hendy juga menyadari, bahwa tidak semua lancar membaca Al-Qur’an. Oleh karena itu, dirinya merekomendasikan untuk belajar di Masjid Al Bahmudah ini.</p>



<p>“Jangan malu untuk belajar Al-Qur’an. Meski sudah usia tidak lagi muda, namun belajarlah dengan sungguh-sungguh dan diniatkan ibadah Lilla hi ta’ala,” paparnya.</p>



<p>Selanjutnya, Bupati Hendy juga mendoakan keluarga Al-Habib Abdullah bin Ahmad Al-Hamid, senantiasa diberikan rezeki yang berlimpah atas hibah masjid tersebut. “Insyaallah menjadi amal jariyah sekeluarga. Pahalanya mengalir terus kepada beliau dan keluarganya,” ungkap Bupati Hendy. <strong>(kom/rio/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">209531</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Gudang Garasi Kades Buduran Ngajuk Terbakar, Mobil Siaga dan Pribadi Ludes Jadi Sasaran</title>
		<link>https://memontum.com/gudang-garasi-kades-buduran-ngajuk-terbakar-mobil-siaga-dan-pribadi-ludes-jadi-sasaran</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 27 Aug 2023 11:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Nganjuk]]></category>
		<category><![CDATA[Buduran]]></category>
		<category><![CDATA[garasi]]></category>
		<category><![CDATA[Gudang]]></category>
		<category><![CDATA[ngajuk]]></category>
		<category><![CDATA[pribadi]]></category>
		<category><![CDATA[sasaran]]></category>
		<category><![CDATA[Terbakar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=196860</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Nganjuk &#8211; Nasib apes menimpa gudang garasi milik Kepala Desa Buduran, Kecamatan Bagor, Kabupaten Nganjuk, Minggu (27/08/2023) tadi. Di siang bolong, lokasi itu menjadi sasaran amuk di jago merah. Mirisnya akibat kejadian itu, dua mobil berikut mesin penggilingan pupuk ludes terbakar. Dua mobil yang terbatas, diantaranya adalah mobil siaga desa dan mobil pribadi Kades. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Nganjuk </strong>&#8211; Nasib apes menimpa gudang garasi milik Kepala Desa Buduran, Kecamatan Bagor, Kabupaten Nganjuk, Minggu (27/08/2023) tadi. Di siang bolong, lokasi itu menjadi sasaran amuk di jago merah.</p>



<p>Mirisnya akibat kejadian itu, dua mobil berikut mesin penggilingan pupuk ludes terbakar. Dua mobil yang terbatas, diantaranya adalah mobil siaga desa dan mobil pribadi Kades.</p>



<p>Beruntungnya, dalam peristiwa itu tidak mengakibatkan korban jiwa. Termasuk, kobaran api tidak sampai merembet ke pemukiman sekitar.</p>



<p>Kapolsek Bagor, Iptu Sugino, saat dikonfirmasi mengatakan bahwa kebakaran kali pertama diketahui oleh pasangan suami istri (Pasutri) Sujud (60) dan Supiyah (53), yang saat itu ada di depan rumah. Karena melihat kepulan asap dan kobaran api, mereka pun berteriak untuk meminta tolong. Dari teriakan itu pula, warga pun sontak berdatangan untuk membantu proses pemadaman.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Dari teriakan saksi, warga kemudian datang dan mencoba memadamkan api. Termasuk, melaporkan kejadian ke petugas,&#8221; katanya.</p>



<p>Ditambahkannya, ada dua unit mobil pemadam kebakaran yang dikerahkan untuk memadamkan api. Hanya saja, beberapa kendaraan dan alat di gudang, tidak mampu sepenuhnya diselamatkan.</p>



<p>&#8220;Dugaan sementara adalah konsleting listrik,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Masih menurut Kapolsek, saat kejadian kebakaran, korban tidak sedang di lokasi. Namun, berada di rumah utama karena kondisinya sedang sakit.</p>



<p>&#8220;Pak Kadesnya sedang sakit. Jadi, tidak ada di lokasi itu,&#8221; ujarnya. <strong>(sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">196860</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ajak Jaga Kebocoran Data Pribadi dari Hacker, Kemenkominfo Gelar Diskusi Luring di Betiting Gresik</title>
		<link>https://memontum.com/ajak-jaga-kebocoran-data-pribadi-dari-hacker-kemenkominfo-gelar-diskusi-luring-di-betiting-gresik</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 11 Aug 2023 03:55:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gresik]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[betiting]]></category>
		<category><![CDATA[diskusi]]></category>
		<category><![CDATA[hacker,]]></category>
		<category><![CDATA[kebocoran]]></category>
		<category><![CDATA[kemenkominfo]]></category>
		<category><![CDATA[luring]]></category>
		<category><![CDATA[pribadi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=195586</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Gresik &#8211; Dua tahun lalu, publik dikejutkan oleh dugaan kebocoran data milik 279 juta orang Indonesia. Investigasi Kemenkominfo, menemukan bahwa akun bernama Kotz menjual data pribadi di Raid Forums. Akun Kotz sendiri, merupakan pembeli dan penjual data pribadi (reseller). Terlepas dari berapa besar jumlah data yang bocor, penting menjaga data pribadi agar tidak bocor [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Gresik</strong> &#8211; Dua tahun lalu, publik dikejutkan oleh dugaan kebocoran data milik 279 juta orang Indonesia. Investigasi Kemenkominfo, menemukan bahwa akun bernama Kotz menjual data pribadi di Raid Forums. Akun Kotz sendiri, merupakan pembeli dan penjual data pribadi (reseller). Terlepas dari berapa besar jumlah data yang bocor, penting menjaga data pribadi agar tidak bocor ke tangan hacker.</p>



<p>Untuk mengedukasi masyarakat pentingnya menjaga data pribadi dari kebocoran, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bekerja sama dengan Komunitas UMKM Gresik, akan menggelar diskusi literasi digital di Lapangan Desa Betiting, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik, Sabtu (12/08/2023) besok malam pukul 18.00 WIB.</p>



<p>Diskusi luring (offline) yang &#8216;chip in&#8217; di acara rangkaian Tour Pasar Rakyat Jawa Timur 2023 itu, juga akan dimeriahkan dengan bazar UMKM, hiburan seni musik dan wahana hiburan anak lainnya. Diskusi kali ini, mengusung tema &#8216;Jaga Kebocoran Data Pribadi dari Hacker&#8217;.</p>



<p>Hadir tiga nara sumber kompeten di bidangnya, yang akan mengupas tema dari berbagai sudut pandang pilar utama literasi digital. Mereka masing-masing penyiar radio, Danin Sibilo, business owner, Ravina Tista, presenter TV, Babytha Fara dan Riska Ragita selaku moderator.</p>



<p>”Diskusi literasi digital masuk desa ini digelar gratis. Bisa diikuti dengan cara mengisi link registrasi peserta di <a href="https://s.id/DaftarGresik1208" target="_blank" rel="noreferrer noopener">https://s.id/DaftarGresik1208</a>. Peserta akan mendapat e-sertifikat, juga hadiah e-money senilai Rp 1 juta untuk 10 peserta yang beruntung,” tulis Kemenkominfo dalam rilis, Jumat (11/08/2023) tadi.</p>



<p>Terkait tema diskusi, Kemenkominfo menjelaskan, data pribadi bukanlah hanya kata-kata dan angka yang tidak berarti. Data-data tersebut dapat digunakan oleh orang-orang jahat yang ada di jaringan untuk melakukan berbagai aksi yang tidak bertanggung jawab.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>”Informasi penting yang terkait dengan data-data pribadi yang vital seperti tempat dan tanggal lahir, nama orang tua kandung, maupun alamat tinggal secara detail lebih baik tidak disebarkan ke sembarang pihak. Pastikan hanya pihak-pihak terpercaya saja yang boleh mengetahui informasi-informasi tersebut,” jelas Kemenkominfo dalam rilis.</p>



<p>Selain itu, lanjut Kemenkominfo, informasi keuangan seperti nomor kartu tabungan, tiga digit angka di balik kartu ATM serta nomor rekening pun juga harus dirahasiakan dengan baik dari orang-orang yang tidak berkepentingan. Ini, untuk menghindari penyalahgunaan data yang berpotensi diretas oleh pihak yang tidak bertanggung jawab dan agar terlindung dari beragam serangan siber, masyarakat perlu untuk melakukan langkah-langkah preventif agar tetap aman di internet.</p>



<p>”Kuncinya, mengganti kata sandi (password) beragam akun seperti e-mail, mobile banking, media sosial, layanan aplikasi, hingga pin ATM secara berkala. Juga, jangan membuka tautan (link) mencurigakan di dalam e-mail, SMS, atau kanal lain, dan menghindari penggunaan fasilitas internet umum,” pesan Kemenkominfo.</p>



<p>Untuk diketahui, diskusi literasi digital pada lingkup komunitas merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam program Indonesia #MakinCakapDigital (IMCD). IMCD diinisiasi Kemenkominfo untuk memberikan literasi digital kepada 50 juta orang masyarakat Indonesia hingga tahun 2024.</p>



<p>Tahun ini, program IMCD menargetkan 5,5 juta warga masyarakat sebagai peserta, utamanya mereka yang belum pernah mengikuti kegiatan literasi digital. IMCD sendiri bertujuan meningkatkan kemampuan masyarakat Indonesia dalam memanfaatkan teknologi digital secara positif, produktif dan aman.</p>



<p>Program #literasidigitalkominfo tersebut tahun ini dilaksanakan sejak 27 Januari 2023. Berkolaborasi dengan Siber Kreasi dan 18 mitra jejaring, program ini membidik segmen pendidikan dan segmen kelompok masyarakat sebagai peserta.</p>



<p>Informasi lebih lanjut mengenai kegiatan dan info literasi digital dapat diakses melalui media sosial Instagram @literasidigitalkominfo, Facebook Fan Page dan Kanal YouTube Literasi Digital Kominfo serta website info.literasidigital.id. <strong>(hms/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">195586</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kemenkominfo Gelar Diskusi Keamanan Data Pribadi di Transaksi Online di Lapangan Baruharjo Trenggalek</title>
		<link>https://memontum.com/kemenkominfo-gelar-diskusi-keamanan-data-pribadi-di-transaksi-online-di-lapangan-baruharjo-trenggalek</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 29 Jul 2023 07:05:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[baruharjo]]></category>
		<category><![CDATA[data]]></category>
		<category><![CDATA[diskusi]]></category>
		<category><![CDATA[gelar]]></category>
		<category><![CDATA[keamanan]]></category>
		<category><![CDATA[kemenkominfo]]></category>
		<category><![CDATA[kita]]></category>
		<category><![CDATA[Lapangan]]></category>
		<category><![CDATA[online]]></category>
		<category><![CDATA[pribadi]]></category>
		<category><![CDATA[sekitar]]></category>
		<category><![CDATA[transaksi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=194552</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Kemudahan dan kecepatan yang ditawarkan dalam transaksi jual beli online, tidak jarang berbuntut kerugian yang dialami konsumen. Jika tak hati-hati, penyebutan data pribadi seperti nama, alamat atau nomor kontak dalam bertransaksi, dapat merugikan diri sendiri. Lalu, bagaimana cara aman bertransaksi online? Untuk mengetahui jawabannya, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bersama Komunitas Pecinta [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Trenggalek</strong> &#8211; Kemudahan dan kecepatan yang ditawarkan dalam transaksi jual beli online, tidak jarang berbuntut kerugian yang dialami konsumen. Jika tak hati-hati, penyebutan data pribadi seperti nama, alamat atau nomor kontak dalam bertransaksi, dapat merugikan diri sendiri.</p>



<p>Lalu, bagaimana cara aman bertransaksi online? Untuk mengetahui jawabannya, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bersama Komunitas Pecinta Jaranan Baruharjo, akan menggelar diskusi literasi digital di Lapangan Baruharjo, Kabupaten Trenggalek, Minggu (30/07/2023) besok malam pukul 19.00 WIB.</p>



<p>Diskusi luring (offline) bertajuk &#8216;Keamanan Data Pribadi dalam Transaksi Online&#8217; itu akan menghadirkan tiga nara sumber. Yakni, Wakil Ketua Relawan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Tulungagung, Mochamad Ismanu Roziqi, Konsultan IT, Ary Sunaryo, Direktur LKP Mitra Ilmu, Khotibul Umam dan Ari Utami selaku moderator.</p>



<p>”Diskusi literasi digital masuk desa ini digelar gratis. Bisa diikuti dengan cara mengisi link registrasi peserta di https://s.id/DaftarTrenggalek3007. Peserta akan mendapat e-sertifikat, juga hadiah e-money senilai Rp 1 juta untuk 10 peserta yang beruntung,” tulis Kemenkominfo dalam rilis, Sabtu (29/07/2023) tadi.</p>



<p>Terkait tema diskusi, Kemenkominfo menjelaskan bahwa sebelum melakukan transaksi online, pengguna digital hendaknya memeriksa apakah toko online penyelenggara transaksi online tersebut telah memenuhi standar payment gateaway sebagai penerima transaksi online? Jika belum, lanjut Kemenkominfo, sebaiknya pengguna tidak melakukan transaksi online di toko tersebut. Karena, ada tiga standar keamanan dalam transaksi online yang wajib dipenuhi oleh penerima transaksi.</p>



<p>”Tiga standar itu adalah memiliki sertifikasi PCI-DSS (Payment Card Industry Data Security Standard) level 1, terdapat fraud detection system, dan mengantongi izin operasional dari Bank Indonesia,” jelas Kemenkominfo dalam rilis.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Menurut Kemenkominfo, PCI-DSS merupakan standar internasional yang dirancang untuk melindungi data kartu dan mencegah penyalahgunaan saat seseorang melakukan pembayaran online pada transaksi digital. ”Level 1 adalah tingkatan tertinggi dalam sertifikasi ini, menunjukkan bahwa suatu platform pembayaran telah memenuhi persyaratan keamanan yang ketat,” imbuh Kemenkominfo.</p>



<p>Sertifikasi ini, sambung Kemenkominfo, mencakup penggunaan protokol enkripsi yang kuat, pengamanan data yang baik, pemantauan keamanan secara terus-menerus, dan perlindungan terhadap serangan keamanan. &#8220;Dari sisi konsumen, cara aman transaksi online, yakni: pilih toko online terpercaya, teliti deskripsi, harga produk dan kebijakan toko, gunakan metode pembayaran paling aman, dan pastikan keamanan perangkat,” papar Kemenkominfo terkait diskusi yang akan digelar secara &#8216;chip in&#8217; di acara bersih desa itu.</p>



<p>Diskusi literasi digital pada lingkup komunitas, untuk diketahui, merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam program Indonesia #MakinCakapDigital (IMCD). IMCD diinisiasi Kemenkominfo untuk memberikan literasi digital kepada 50 juta orang masyarakat Indonesia hingga tahun 2024.</p>



<p>Tahun ini, program IMCD menargetkan 5,5 juta warga masyarakat sebagai peserta, utamanya mereka yang belum pernah mengikuti kegiatan literasi digital. IMCD sendiri bertujuan meningkatkan kemampuan masyarakat Indonesia dalam memanfaatkan teknologi digital secara positif, produktif dan aman.</p>



<p>Program #literasidigitalkominfo tersebut tahun ini dilaksanakan sejak 27 Januari 2023. Berkolaborasi dengan Siber Kreasi dan 18 mitra jejaring, program ini membidik segmen pendidikan dan segmen kelompok masyarakat sebagai peserta.</p>



<p>Informasi lebih lanjut mengenai kegiatan dan info literasi digital dapat diakses melalui media sosial Instagram @literasidigitalkominfo, Facebook Fan Page dan Kanal YouTube Literasi Digital Kominfo serta website info.literasidigital.id. <strong>(hms/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">194552</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Gelar Diskusi Luring di Tulungagung, Kemenkominfo Bahas Keamanan Data Pribadi dalam Transaksi Online</title>
		<link>https://memontum.com/gelar-diskusi-luring-di-tulungagung-kemenkominfo-bahas-keamanan-data-pribadi-dalam-transaksi-online</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 29 Jul 2023 06:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Tulungagung]]></category>
		<category><![CDATA[bahas]]></category>
		<category><![CDATA[dalam]]></category>
		<category><![CDATA[data]]></category>
		<category><![CDATA[diskusi]]></category>
		<category><![CDATA[gelar]]></category>
		<category><![CDATA[keamanan]]></category>
		<category><![CDATA[kemenkominfo]]></category>
		<category><![CDATA[kita]]></category>
		<category><![CDATA[luring]]></category>
		<category><![CDATA[online]]></category>
		<category><![CDATA[pribadi]]></category>
		<category><![CDATA[sekitar]]></category>
		<category><![CDATA[transaksi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=194525</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Tulungagung &#8211; Banyak kejahatan digital yang memanfaatkan data pribadi. Meski demikian, tidak sedikit warga masyarakat yang belum paham data pribadi rawan disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Sehingga, masyarakat perlu paham literasi keamanan digital terkait perlindungan data pribadi. Untuk meningkatkan pemahaman terkait keamanan dan perlindungan data pribadi itulah, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Tulungagung</strong> &#8211; Banyak kejahatan digital yang memanfaatkan data pribadi. Meski demikian, tidak sedikit warga masyarakat yang belum paham data pribadi rawan disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Sehingga, masyarakat perlu paham literasi keamanan digital terkait perlindungan data pribadi.</p>



<p>Untuk meningkatkan pemahaman terkait keamanan dan perlindungan data pribadi itulah, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bekerja sama dengan Komunitas Sehat Pagi Sawo akan menggelar diskusi literasi digital di Halaman TK Plus Baitul Huda Buret Sawo, Kabupaten Tulungagung, Minggu (30/07/2023) besok pagi sekitar pukul 08.00 WIB. Diskusi luring (offline) bertajuk &#8216;Keamanan Data Pribadi dalam Transaksi Online&#8217; itu akan menghadirkan tiga nara sumber. Yaitu, dosen Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung (UIN SATU), Deny Yudiantoro, pelatih Pusdikatcab Tulungagung, Mohamad Subaweh, Ketua Program Studi Ekonomi Syariah STAI Muhammadiyah Tulungagung, Mei Santi dan Muhammad Noviyanto selaku moderator.</p>



<p>”Diskusi literasi digital masuk desa ini digelar gratis. Bisa diikuti dengan cara mengisi link registrasi peserta di https://s.id/DaftarTulungagung3007. Peserta akan mendapat e-sertifikat, juga hadiah e-money senilai Rp 1 juta untuk 10 peserta yang beruntung,” tulis Kemenkominfo dalam rilis, Sabtu (29/07/2023) tadi.</p>



<p>Terkait tema diskusi, Kemenkominfo menegaskan bahwa penggunaan media digital tanpa disertai kompetensi pemahaman keamanan digital dan perlindungan data pribadi, hanya akan merugikan diri sendiri serta orang lain. Apalagi, mengingat masyarakat kita yang sering berbagi dan berinteraksi.</p>



<p>”Jadi, tantangan sebagai pengguna platform digital sebaiknya bisa melakukan pelindungan data diri kita maupun orang lain. Masyarakat kita senang berbagi dan berinteraksi, sehingga terkadang lupa bahwa ada orang lain yang memanfaatkan data diri kita,” jelas Kemenkominfo dalam rilis.</p>



<p><strong>Baca Juga :</strong></p>





<p>Lemahnya pelindungan data pribadi, lanjut Kemenkominfo, mengakibatkan maraknya kebocoran data. Hal itu dibuktikan dengan sering terjadinya kasus kejahatan siber, seperti hacking (peretasan) maupun cracking (pembajakan) media sosial yang berujung pada pembobolan data pribadi, pemerasan hingga penipuan daring.</p>



<p>Kemenkominfo menambahkan, data pribadi saat ini ibarat ’the new oil’. Misalnya dalam transaksi online, terkadang kita memberikan data nama lengkap dan nomor telepon. Di lain waktu, kita memberikan data alamat rumah dan e-mail. ”Perpaduan data tersebut bisa disalahgunakan oleh pihak tidak bertanggung jawab,” tegas Kemenkominfo.</p>



<p>Diskusi luring (offline) yang digelar &#8216;chip in&#8217; di acara jalan sehat pagi itu, bertujuan memberikan kesadaran pentingnya menjaga dan melindungi data pribadi saat bertransasksi online kepada masyarakat luas. ”Jadi, selain dapat sehat, masyarakat juga dapat pintar,” papar Kemenkominfo.</p>



<p>Untuk diketahui, diskusi literasi digital pada lingkup komunitas merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam program Indonesia #MakinCakapDigital (IMCD). IMCD diinisiasi Kemenkominfo untuk memberikan literasi digital kepada 50 juta orang masyarakat Indonesia hingga tahun 2024.</p>



<p>Tahun ini, program IMCD menargetkan 5,5 juta warga masyarakat sebagai peserta, utamanya mereka yang belum pernah mengikuti kegiatan literasi digital. IMCD sendiri bertujuan meningkatkan kemampuan masyarakat Indonesia dalam memanfaatkan teknologi digital secara positif, produktif, dan aman.</p>



<p>Program #literasidigitalkominfo tersebut tahun ini dilaksanakan sejak 27 Januari 2023. Berkolaborasi dengan Siber Kreasi dan 18 mitra jejaring, program ini membidik segmen pendidikan dan segmen kelompok masyarakat sebagai peserta.</p>



<p>Informasi lebih lanjut mengenai kegiatan dan info literasi digital dapat diakses melalui media sosial Instagram @literasidigitalkominfo, Facebook Fan Page dan Kanal YouTube Literasi Digital Kominfo serta website info.literasidigital.id.<strong> (hms/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">194525</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dua Pengusaha Kolam Renang di Tulungagung Ditemukan Tak Bernyawa di Ruang Karaoke Pribadi</title>
		<link>https://memontum.com/dua-pengusaha-kolam-renang-di-tulungagung-ditemukan-tak-bernyawa-di-ruang-karaoke-pribadi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 29 Jun 2023 14:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Tulungagung]]></category>
		<category><![CDATA[android]]></category>
		<category><![CDATA[bernyawa]]></category>
		<category><![CDATA[Ditemukan]]></category>
		<category><![CDATA[hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Karaoke]]></category>
		<category><![CDATA[kolam]]></category>
		<category><![CDATA[kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[pengusaha]]></category>
		<category><![CDATA[pribadi]]></category>
		<category><![CDATA[renang]]></category>
		<category><![CDATA[ruang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=192165</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Tulungagung &#8211; Pasangan pengusaha kolam renang Tirta Mutiara di Desa/Kecamatan Ngantru, Kabupaten Tulungagung, ditemukan tidak bernyawa di sebuah ruang karaoke pribadi, Kamis (29/06/2023) petang. Kedua tubuh keduanya, kali pertama ditemukan oleh anak korban. Belum diketahui pasti, apa yang menjadi penyebab keduanya meninggal. Namun, dugaan pembunuhan ditemukan dari hasil olah TKP jenazah keduanya. Kapolres Tulungagung, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Tulungagung</strong> &#8211; Pasangan pengusaha kolam renang Tirta Mutiara di Desa/Kecamatan Ngantru, Kabupaten Tulungagung, ditemukan tidak bernyawa di sebuah ruang karaoke pribadi, Kamis (29/06/2023) petang. Kedua tubuh keduanya, kali pertama ditemukan oleh anak korban.</p>



<p>Belum diketahui pasti, apa yang menjadi penyebab keduanya meninggal. Namun, dugaan pembunuhan ditemukan dari hasil olah TKP jenazah keduanya.</p>



<p>Kapolres Tulungagung, AKBP Eko Hartanto, mengatakan bahwa kedua korban ditemukan meninggal oleh anaknya. Dari temuan itu, kemudian diteruskan kepada petugas.</p>



<p>&#8220;Dilihat sekilas, memang ini ada dugaan pembunuhan. Karena saya lihat, ada tanda-tanda kekerasan,&#8221; katanya.</p>



<p>Terkait penemuan jenazah, Kapolres menjelaskan, saat itu anak korban mencari keberadaan kedua orang tuanya yang sejak pagi tidak ada. Karenanya, mengecek ruang karaoke pribadi dan diketahui sudah meninggal.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Awal saksi mencari kedua orang tuanya yang sejak pagi tidak ada. Makanya, kemudian ke lokasi,&#8221; paparnya.</p>



<p>Terkait dengan penyelidikan, Kapolres menjelaskan, bahwa saat ini Satreskrim Polres Tulungagung masih melakukan pendalaman. Termasuk, beberapa barang bukti yang diharapkan bisa mengurai dugaan tersebut.</p>



<p>&#8220;Semoga segera terungkap,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Sementara itu, kabar dugaan pembunuhan pasutri asal Tulungagung, Tri Harno dan Ning ini viral di sosial media. Akibatnya, banyak warganet yang merasa kasihan dengan nasib pasutri asal Tulungagung itu. Terlebih, mereka mengenal sosok Harno dan Ning, sebagai sosok pasutri yang religius dan ahli salat jamaah.</p>



<p>“Ket esuk jane wes diarep2 wong kog gk muncul. Ahli jamaah kabeh,” tulis akun Berkah Bibit yang mengaku tetangga dekat korban pada kolom komentar postingan itu.</p>



<p>Netizen lain memuji sifat Ning yang ramah terhadap orang lain. “Ning Nur Rahayu koncoku, bocahe ayu grapyak,” tulis Utami Jaya yang mengaku sebagai teman korban. <strong>(sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">192165</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
