<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>proaktif &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/proaktif/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sat, 14 Dec 2024 17:00:42 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>proaktif &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Cegah Tindakan Mesum di Tempat Umum, Satpol PP Kota Malang Minta Masyarakat Proaktif</title>
		<link>https://memontum.com/cegah-tindakan-mesum-di-tempat-umum-satpol-pp-kota-malang-minta-masyarakat-proaktif</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 14 Dec 2024 09:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[proaktif]]></category>
		<category><![CDATA[satpol]]></category>
		<category><![CDATA[tempat]]></category>
		<category><![CDATA[tindakan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=217576</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Malang mengimbau masyarakat agar aktif menjaga Ketenteraman dan Ketertiban Umum (KKU), termasuk mencegah tindakan mesum di tempat umum. Imbauan ini diberikan, menyusul viralnya video pasangan muda-mudi yang melakukan perbuatan tidak senonoh di Taman Merjosari, Kecamatan Lowokwaru, beberapa waktu lalu. Kepala Bidang (Kabid) Ketenteraman dan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Malang mengimbau masyarakat agar aktif menjaga Ketenteraman dan Ketertiban Umum (KKU), termasuk mencegah tindakan mesum di tempat umum. Imbauan ini diberikan, menyusul viralnya video pasangan muda-mudi yang melakukan perbuatan tidak senonoh di Taman Merjosari, Kecamatan Lowokwaru, beberapa waktu lalu.</p>



<p>Kepala Bidang (Kabid) Ketenteraman dan Ketertiban Umum (Trantibum) Satpol PP Kota Malang, Mustaqim Jaya, mengatakan jika masyarakat memiliki hak untuk menegur langsung jika mendapati kejadian serupa. &#8220;Adanya video mesum viral akhir-akhir ini, tentunya diharapkan untuk semua warga berhak dalam menegur langsung di tempat,” ujar Mustaqim, Sabtu (14/12/2024) tadi.</p>



<p>Diakuinya, jika Satpol PP sering kali kesulitan mengidentifikasi pelaku mesum, jika laporan yang diterima sudah terlalu jauh dari waktu kejadian. Oleh karena itu, dirinya mendorong masyarakat untuk melaporkan langsung kepada petugas jika ada pelanggaran serupa.</p>



<p>“Kecuali apabila ada petugas yang ada di lokasi, lapor langsung, kita lakukan penindakan dan pembinaan,” tambahnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Taman yang sering kali menjadi lokasi tindakan mesum tersebut, merupakan fasilitas umum yang seharusnya menjadi tempat nyaman bagi masyarakat. Tentu dirinya menyayangkan perbuatan tidak senonoh yang dilakukan di ruang publik.</p>



<p>“Hal ini tidak mencerminkan masyarakat Kota Malang yang beradab dan beretika. Selaku warga Malang, kita harus bersama-sama menjaganya. Lebih baik diingatkan atau ditegur di tempat secara langsung,” tegasnya.</p>



<p>Mustaqim berharap, agar kejadian serupa tidak terulang. Pihaknya juga mengingatkan masyarakat untuk tetap menjaga etika dan sopan santun di tempat umum. Dengan keterlibatan aktif masyarakat, diharapkan fasilitas umum di Kota Malang dapat tetap menjadi ruang yang nyaman dan aman bagi semua kalangan.</p>



<p>“Janganlah pakai tempat umum untuk berbuat hal tidak senonoh,” imbuh Mustaqim. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">217576</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Seminar Strategi Eliminasi TBC, Sekda Lumajang Minta Nakes Kian Proaktif Edukasi Masyarakat</title>
		<link>https://memontum.com/seminar-strategi-eliminasi-tbc-sekda-lumajang-minta-nakes-kian-proaktif-edukasi-masyarakat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 24 Aug 2024 04:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[eliminasi]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[proaktif]]></category>
		<category><![CDATA[Seminar]]></category>
		<category><![CDATA[strategi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=213331</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lumajang, Agus Triyono, berharap tenaga kesehatan (Nakes) di Lumajang terus proaktif dalam mengedukasi masyarakat tentang TBC (Tuberkulosis). Hal itu disampaikannya, saat membuka Seminar Strategi Eliminasi TBC di Pendopo Glagaharum, Senduro, Sabtu (24/08/2024) tadi. &#8220;Memang orang jadi ngeri kalau ngomong TBC. Orang jadi takut mendekat, tidak semua orang mau [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lumajang, Agus Triyono, berharap tenaga kesehatan (Nakes) di Lumajang terus proaktif dalam mengedukasi masyarakat tentang TBC (Tuberkulosis). Hal itu disampaikannya, saat membuka Seminar Strategi Eliminasi TBC di Pendopo Glagaharum, Senduro, Sabtu (24/08/2024) tadi.</p>



<p>&#8220;Memang orang jadi ngeri kalau ngomong TBC. Orang jadi takut mendekat, tidak semua orang mau menerima dan oleh karenanya tugas kita bersama khususnya panjenengan selaku tenaga kesehatan untuk mengedukasi. Sehingga, ini bisa tidak menambah pasien down dan tidak bersemangat,&#8221; kata Sekda Lumajang.</p>



<p>Ditambahkannya, bahwa TBC merupakan penyakit menular kronis yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat. Berdasarkan Global TB Report Tahun 2023, Indonesia berada pada posisi kedua dengan jumlah beban kasus TBC terbanyak di dunia setelah India, diikuti oleh Cina.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Meski berisiko fatal, lanjutnya, namun TBC adalah penyakit yang masih bisa disembuhkan asalkan melalui penanganan secara tepat. Biasanya, dokter akan menganjurkan pengidap TB paru untuk mengonsumsi obat selama 6 hingga 12 bulan.</p>



<p>Obat TB paru umumnya mengandung jenis antituberkulosis, yaitu antibiotik yang khusus digunakan untuk mematikan infeksi bakteri TB. Pengobatannya sendiri terdiri dari 2 tahap yaitu intensif dan lanjutan. &#8220;TB tidak seperti ketika dokter umum menangani luka, yang bisa langsung dilihat hasilnya, tetapi TB butuh proses dan pendekatan. Oleh karenanya saya berharap kita semua mampu mengedukasi, lebih telaten dan lebih dekat sambung hatinya agar mereka lekas sehat,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Sementara itu, dr Wawan Arwijanto menjelaskan bahwa Seminar Strategi Eliminasi TBC merupakan salah satu rangkaian dalam rangka HUT ke 7 RSUD Pasirian. Dalam seminar ini, juga dibagikan lima Satuan Kredit Profesi (SKP) Kemenkes Gratis kepada 200 peserta khusus bagi undangan.</p>



<p>Dalam seminar kali ini, juga menghadirkan dr Trisasongko Budi Satrio Sp P, yang menjelaskan materi tentang Penegakan Diagnosis dan Tatalaksana Tuberkulosis serta Farianingsih, S ST MKes dengan materi Ibu Hamil dengan Tuberkulosis. <strong>(kom/adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">213331</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
