<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Profil &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/profil/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sun, 28 Dec 2025 12:48:22 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Profil &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Motif Pembunuhan Perempuan di Kota Malang, Pelaku Kecewa Wajah Korban Tidak Sesuai Profil Foto</title>
		<link>https://memontum.com/motif-pembunuhan-perempuan-di-kota-malang-pelaku-kecewa-wajah-korban-tidak-sesuai-profil-foto</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 28 Dec 2025 07:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Kecewa]]></category>
		<category><![CDATA[korban]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pelaku]]></category>
		<category><![CDATA[pembunuhan]]></category>
		<category><![CDATA[perempuan,]]></category>
		<category><![CDATA[Profil]]></category>
		<category><![CDATA[sesuai]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=229071</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Terduga pelaku pembunuhan perempuan di rumah kontrakan di Kota Malang, MK alias Musa (29), warga kawasan Kelurahan Glagahsari, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan, mengaku menghabisi korban, SM (23), warga Kecamatan Sukun, Kota Malang, karena merasa kecewa. Hal itu karena, antara wajah SM dengan foto profil yang terpasang di salah satu aplikasi open [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Terduga pelaku pembunuhan perempuan di rumah kontrakan di Kota Malang, MK alias Musa (29), warga kawasan Kelurahan Glagahsari, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan, mengaku menghabisi korban, SM (23), warga Kecamatan Sukun, Kota Malang, karena merasa kecewa. Hal itu karena, antara wajah SM dengan foto profil yang terpasang di salah satu aplikasi open BO, tidak sesuai.</p>



<p>Penasehat Hukum (PH) Musa, Guntur Putra Abdi Wijaya, menjelaskan bahwa kejadian tersebut bermula saat tersangka Musa menjalin kencan dengan korban lewat aplikasi open BO. &#8220;Tadi tersangka sempat mengatakan, bahwa dirinya kecewa karena wajah perempuan yang disewanya tidak sesuai dengan foto profil,&#8221; ujar Guntur saat dikonfirmasi, Minggu (28/12/2025) tadi.</p>



<p>Meskipun foto tidak sesuai, ujarnya, namun Musa tetap memakai jasa SM, untuk berhubungan badan. Aksi pembunuhan sendiri, itu terjadi setelah korban meminta bayaran sebesar Rp 200 ribu.</p>



<p>&#8220;Tersangka dan korban sempat berhubungan badan sebanyak satu kali di rumah kontrakan tersebut pada Sabtu (27/12/2025) malam. Sempat terjadi cek cok, saat korban meminta bayarannya sebesar Rp 200 ribu,&#8221; jelasnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dalam kejadian itu, tersangka ternyata tidak memiliki uang sebesar Rp 200 ribu. Sehingga, tersangka menyerahkan ponselnya sebagai jaminan. Namun, korban menolak dan tetap meminta uang Rp 200 ribu.</p>



<p>&#8220;Karena tidak punya uang, tersangka menyerahkan HP sebagai jaminan. Namun korban tetap menolak dan mengancam akan melapor ke warga,&#8221; urainya.</p>



<p>Diduga karena panik, Musa kemudian menuju dapur dan mengambil sebilah pisau. Selanjutnya, Musa dari arah belakang menikamkan pisau dapur tersebut ke leher dan wajah korban.</p>



<p>&#8220;Korban meninggal di lokasi. Tersangka sempat kabur dari Lantai 2 dan berhasil ditangkap saat sembunyi tak jauh dari lokasi,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Akibat perbuatannya tersebut, tersangka Musa bakal meringkuk di penjara dalam waktu lama. Yaitu, dikenakan Pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.</p>



<p>Seperti diberitakan sebelumnya, seorang perempuan ditemukan dalam kondisi tewas bersimbah darah di sebuah rumah kontrakan yang Jalan Ikan Gurami, RT 06/RW 06, Kelurahan Tunjung Sekar, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Sabtu (27/12/2025) sekitar pukul 22.30. Perempuan tersebut, tergeletak di lantai kamar dengan kondisi beberapa luka tusuk. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">229071</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Penyusunan Profil Germas, Pemkot Kediri Gelar Pelaporan Kegiatan Germas Semester I</title>
		<link>https://memontum.com/penyusunan-profil-germas-pemkot-kediri-gelar-pelaporan-kegiatan-germas-semester-i</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 Sep 2024 09:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[germas]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Kegiatan]]></category>
		<category><![CDATA[pelaporan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot]]></category>
		<category><![CDATA[penyusunan]]></category>
		<category><![CDATA[Profil]]></category>
		<category><![CDATA[semester]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=214188</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Kediri &#8211; Pemerintah Kota Kediri tengah gencar menggaungkan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) di semua lini. Hal tersebut, sejalan dengan amanat Instruksi Wali Kota Kediri, Nomor 2 Tahun 2021 Tentang Gerakan Masyarakat Hidup Sehat di Kota Kediri. Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Kediri selaku Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Germas, pun menggelar [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Kediri</strong> &#8211; Pemerintah Kota Kediri tengah gencar menggaungkan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) di semua lini. Hal tersebut, sejalan dengan amanat Instruksi Wali Kota Kediri, Nomor 2 Tahun 2021 Tentang Gerakan Masyarakat Hidup Sehat di Kota Kediri.</p>



<p>Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Kediri selaku Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Germas, pun menggelar kegiatan Pelaporan Germas Semester I, yang akan menjadi bahan evaluasi dari pelaksanaan Germas di Kota Kediri, serta untuk bahan penyusunan Profil Germas Kota Kediri. Kegiatan tersebut, dilaksanakan di salah satu hotel di Kota Kediri dan dihadiri perwakilan seluruh OPD dan instansi vertikal, meliputi BPOM, BNN, Kemenag, BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan serta menghadirkan nara sumber dari Bappeda Provinsi Jatim, Jumat (13/09/2024) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Kepala Bappeda Kota Kediri,Chevy Ning Suyudi, mengatakan bahwa implementasi Germas sebenarnya merupakan kegiatan rutinitas yang dilaksanakan oleh OPD dan instansi lain. Hal tersebut, tercermin dari berbagai contoh kegiatan. Diantaranya, Germas Award yang diampu Dinas Kesehatan, car free day yang diampu Dinas Perhubungan dan Dinas Kebudayaan Pariwisata Kepemudaan dan Olah Raga (Disbudparpora), Ruang Terbuka Hijau oleh Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan dan Pertamanan (DLHKP), penganekaragaman pangan oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) hingga Kelurahan Bersinar oleh BNN bekerjasama dengan Bakesbangpol.</p>



<p>“Tanggal 6 September 2024, Pemerintah Provinsi Jawa Timur mengadakan evaluasi pelaksanaan implementasi Germas di berbagai tatanan Tahun 2023 yang diikuti 36 kabupaten atau kota se-Jawa Timur. Alhamdulillah, Kota Kediri berhasil mendapatkan Terbaik Harapan I,” jelasnya.</p>



<p>Selanjutnya, kata Kepala Bappeda, pelaksanaan Germas di Kota Kediri, Pemerintah bersama seluruh lapisan pentahelix bersinergis untuk memperkuat komitmen dan kerja sama dalam membudayakan masyarakat hidup sehat untuk mewujudkan terciptanya peningkatan derajat kesehatan masyarakat Kota Kediri. <strong>(kom/pan/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">214188</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dikomplit Klien karena Molornya Waktu Perkara</title>
		<link>https://memontum.com/dikomplit-klien-karena-molornya-waktu-perkara</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 12 Aug 2020 13:38:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[KREATIF MASYARAKAT]]></category>
		<category><![CDATA[advokat]]></category>
		<category><![CDATA[Kompak LAW]]></category>
		<category><![CDATA[Profil]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/121344-dikomplit-klien-karena-molornya-waktu-perkara</guid>

					<description><![CDATA[Selain diliputi rasa suka karena bisa memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat pencari keadilan juga kerap menuai rasa duka. Hal itu seperti yang dialami Achmad Husairi SH Advokat dan Konsultan Hukum Kompak LAW yang berkantor di Bilangan stadion Kanjuruhan Kepanjen, Kabupaten Malang. Namun demikian, lawyer asal Pulau Garam Madura ini selalu berkomitmen, pihaknya terus memberikan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Selain diliputi rasa suka karena bisa memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat pencari keadilan juga kerap menuai rasa duka. Hal itu seperti yang dialami Achmad Husairi SH Advokat dan Konsultan Hukum Kompak LAW yang berkantor di Bilangan stadion Kanjuruhan Kepanjen, Kabupaten Malang.</p>
<p>Namun demikian, lawyer asal Pulau Garam Madura ini selalu berkomitmen, pihaknya terus memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat pencari keadilan.</p>
<p>&#8220;Sesuai semboyan Fiat justitia et pereat mundus yang artinya tegakkan keadilan walaupun langit akan runtuh.Jadi kita selalu semangat membela klien untuk mencari kebenaran,&#8221; ujar Husairi Selasa (11/8/2020) kemarin.</p>
<p>Pernahkah dikomplain? diakui Husairi, masalah komplain itu kerap muncul dari pihak klien.</p>
<p>&#8220;Komplain itu biasanya muncul karena lambannya batas waktu perkara.Namun itu kami jelaskan,karena proses hukum itu tidak semudah membeli sebungkus rokok.Karena itu butuh tahapan-tahapan,&#8221; ulasnya.</p>
<p>Ketika disinggung,apakah semua perkara yang ia tangani itu pasti menang? Diungkapkan,pada kenyataannya,sampai hari ini belum ada pihak yang merasa kecewa. Hampir semuanya memuaskan.</p>
<p>Sayangnya,dalam kondisi pandemi covid-19 saat ini,prosesi persidangan masih kurang maksimal.Hal itu karena lewat sambungan telpon yang terkadang terkandala karena jaringan.<strong> (sur/man)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">121344</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Berawal dari Instruktur Gym, Brand Lokal Prayers ke Level Atlit Nasional</title>
		<link>https://memontum.com/berawal-dari-instruktur-gym-brand-lokal-prayers-ke-level-atlit-nasional</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Jul 2020 10:13:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[KREATIF MASYARAKAT]]></category>
		<category><![CDATA[Brand Lokal]]></category>
		<category><![CDATA[Profil]]></category>
		<category><![CDATA[sosok]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/120169-berawal-dari-instruktur-gym-brand-lokal-prayers-ke-level-atlit-nasional</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Berawal dari seorang instruktur gym yang dimulai pada tahun 2000an, Prayitno (44) berinisiatif untuk membuat sebuah merk pakaian (brand) yang bernama Prayers. Brand lokal asli Kota Malang Prayers yang berdiri mulai tahun 2013 sampai sekarang, bertema work out. Sasaran utama kepada para komunitas gym, membuat Prayers lebih dikenal hingga Nasional. Bertempat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Berawal dari seorang instruktur gym yang dimulai pada tahun 2000an, Prayitno (44) berinisiatif untuk membuat sebuah merk pakaian (brand) yang bernama Prayers.</p>
<p>Brand lokal asli Kota Malang Prayers yang berdiri mulai tahun 2013 sampai sekarang, bertema work out. Sasaran utama kepada para komunitas gym, membuat Prayers lebih dikenal hingga Nasional.</p>
<p>Bertempat di Jl Punto Dewo no. 27 Polehan, Kota Malang saat ditemui pada hari Jum&#8217;at (24/7/2020) pagi, Prayitno sebagai pemilik Brand Prayers menjelaskan, awal dari kesukaannya pada fashion. Dibarengi dengan profesinya sebagai intruktur gym dapat membuka peluang usaha yang semakin meluas.</p>
<p>&#8220;Konsep awalnya ya dari fashion gym itu mas, mulai mengembangkan ke beberapa komunitas gym di kota malang sampai sekarang bisa sampai ke Nasional,&#8221; terangnya.</p>
<p>Tidak disangka berawal dari gym tersebut sekarang bisa sampai ke atlit Nasional yang memakai produknya. Beberapa atlit gym Nasional memakai produk dari Prayers tersebut hingga ke kejuaraan Internasional.</p>
<p>Rata-rata pasar dari produk tersebut 80% komunitas gym se Indonesia, banyak dari komunitas di Kalimantan dan juga Jawa Tengah memakai produk Prayers. Tidak hanya produknya saja tetapi komunitas-komunitas tersebut juga memesan beberapa costum produk untuk di pakai khusus untuk komunitas dan atlit gym.</p>
<p>&#8220;Saya juga biasanya banyak pesanan dari komunitas gym untuk custom kaosnya mas jadi saya yang produksi tetap dengan label Prayers nya,&#8221; tanggapnya.</p>
<p>Atlit binaraga Nasional seperti Iwan Samurai (Atlit Binaraga Nasional), Fuadi, Freedy, Samid Yakuza (juara Body Contest Nasional) dan juga atlit binaraga lainnya yang memakai produk Prayers. Menjadi kebanggaan Kota Malang, sebuah brand lokal yang merambah sampai Atlit Nasional merupakan salah satu prestasi yang membanggakan.</p>
<p>Selain produknya yang sudah dikenal hingga Nasional, Prayers juga sering kali mensponsori banyak sekali event Binaraga hingga International, salah satu eventnya yaitu kejuaraan terbuka binaraga Surabaya Body Contest 2019 di Atlas A-BOM Surabaya.</p>
<p>&#8220;Prayers sering kali juga support event binaraga, terakhir tahun lalu itu mas di A-BOM surabaya itu juga binaraga dari International banyak yang datang ikut support, salah satu pencapaian bisa dikenal sampai International dari berbagai event binaraga,&#8221; tutup pemilik Brand Prayers Prayitno.<strong> (mg1/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">120169</post-id>	</item>
		<item>
		<title>H Abdul Rohman, Kades Sumberejo Gedangan  Nyambi Bisnis Punglor Jali, Hasilnya Menggiurkan</title>
		<link>https://memontum.com/h-abdul-rohman-kades-sumberejo-gedangan-nyambi-bisnis-punglor-jali-hasilnya-menggiurkan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 May 2020 08:41:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[KREATIF MASYARAKAT]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[kades]]></category>
		<category><![CDATA[Profil]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/114212-h-abdul-rohman-kades-sumberejo-gedangan-nyambi-bisnis-punglor-jali-hasilnya-menggiurkan</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Sebagai upaya menambah penghasilan rumah tangga, H Abdul Rohman Kepala Desa Sumberejo, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang rela memanfaatkan waktu senggangnya dengan pelihara burung ocehan jenis anis kembang atau punglor jali. Awalnya hanya sekedar hobi, kemudian meningkat menjadi bisnis kecil-kecilan. Dari hasil jual piyikan burung ocehan berkualitas itu, ternyata lebih dari cukup untuk [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Sebagai upaya menambah penghasilan rumah tangga, H Abdul Rohman Kepala Desa Sumberejo, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang rela memanfaatkan waktu senggangnya dengan pelihara burung ocehan jenis anis kembang atau punglor jali.</p>
<p>Awalnya hanya sekedar hobi, kemudian meningkat menjadi bisnis kecil-kecilan. Dari hasil jual piyikan burung ocehan berkualitas itu, ternyata lebih dari cukup untuk mendanai kebutuhan dapur.</p>
<p><div id="attachment_114213" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-114213" decoding="async" class="size-full wp-image-114213" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/05/IMG-20200511-WA0004-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="Piyek Punglor Jali usia 15 hari. (SUR) " width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/05/IMG-20200511-WA0004-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/05/IMG-20200511-WA0004-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/05/IMG-20200511-WA0004-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/05/IMG-20200511-WA0004-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-114213" class="wp-caption-text">Piyek Punglor Jali usia 15 hari. (SUR)</p></div></p>
<p>&#8220;Untuk satu ekor piyikan punglor jali usia satu bulan saya jual dengan harga Rp 1,5 juta.Ternyata peminatnya lumayan banyak, mulai dari Malang Raya, Surabaya, Bali, Solo bahkan sampai Jakarta, &#8221; ungkap sosok yang akrab disapa Abah Rohman ini, Senin (11/5/2020) siang.</p>
<p>Tambah Abah Rohman, bisnis ini sebenarnya sudah ia tekuni sejak tahun 2014 lalu,dengan menggunakan ring (pinggel kaki) H Rohman, tonjolan atau segi power burung itu memiliki ciri khas tersendiri di kalangan para pekontes.</p>
<p>&#8220;Saat ini kami siapkan 45 pasang induk dan pejantan pilihan.Jika sudah mencapai usia 6 sampai 7 bulan, harganya bisa tembus hingga Rp 17 juta setiap ekor, &#8221; ulas Kades yang masa jabatannya berjalan hampir 11 bulan ini dengan logat madura yang masih kental.</p>
<p>Disisi lain,sosok yang juga pelatih beladiri disalah satu padepokan ini menjelaskan,salah satu ciri-ciri burung berkualitas yaitu dari rapetnya suara disaat ngerol. Ada juga dari segi keturunan.</p>
<p>Karena induk ring H Rohman sudah cukup dikenal, piyekan burung kami sudah diantre pembeli.Tetapi dalam kondisi Covid-19 seperti saat ini,pembelinya agak berkurang. Mereka tidak bisa melintas dengan bebas dari luar kota menuju wilayah Kabupaten Malang.</p>
<p>Juga ketika disinggung untuk pendapatan setiap bulan?terang koordinator Sogukan group Macan Putih ini, bisa lebih dari Rp 10 juta.</p>
<p>&#8220;Dengan pendapatan sebesar itu kami lebih fokus mengabdi di desa dan bisa terhindar dari hal-hal negatif dalam mengelola keuangan Pemerintah Desa. Naudzubillah, semoga dijauhkan dari hal itu, &#8221; tandasnya. <strong>(Sur/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">114212</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sedikit Mengenal Irjen Pol M Fadil Imran, Kapolda Jatim</title>
		<link>https://memontum.com/sedikit-mengenal-irjen-pol-m-fadil-imran-kapolda-jatim</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 03 May 2020 07:03:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[KREATIF MASYARAKAT]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolda Jatim]]></category>
		<category><![CDATA[Profil]]></category>
		<category><![CDATA[sosok]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/113515-sedikit-mengenal-irjen-pol-m-fadil-imran-kapolda-jatim</guid>

					<description><![CDATA[Moreno : Beliau Berpikiran Hebat, Pengayom Masyarakat Memontum, Kota Malang &#8211; Irjen Pol Dr Drs HM Fadil Imran MSi, segera menjabat Kapolda Jatim menggantikan Irjen Pol Drs Luki Hermawan MSi. Hal ini berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor : ST/ 1377/ V/ KEP./ 2020 tertanggal 1-Mei -2020. Irjen Pol Luki Hermawan akan menempati jabatan baru sebagai [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2>Moreno : Beliau Berpikiran Hebat, Pengayom Masyarakat</h2>
<p><strong>Memontum, Kota Malang </strong>&#8211; Irjen Pol Dr Drs HM Fadil Imran MSi, segera menjabat Kapolda Jatim menggantikan Irjen Pol Drs Luki Hermawan MSi. Hal ini berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor : ST/ 1377/ V/ KEP./ 2020 tertanggal 1-Mei -2020. Irjen Pol Luki Hermawan akan menempati jabatan baru sebagai Wakalemdiklat Polri. Sementara penggantinya, yakni Irjen Pol M Fadil Imran yang sebelumnya menjabat sebagai staf Ahli Sosial Budaya (Sahli Sosbud) Kapolri.</p>
<p>Kehadiran sosok Irjen Pol M Fadil Imran sebagai orang nomer satu di kepolisian Jawa Timur, diharapkan dapat mengayomi masyarakat. Sebab selain memiliki pemikiran hebat, dia juga sangat berpengalaman di bidang reserse.</p>
<p><div id="attachment_113516" style="width: 860px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-113516" decoding="async" class="size-full wp-image-113516" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/05/Sedikit-Mengenal-Irjen-Pol-M-Fadil-Imran-Kapolda-Jatim.jpg?resize=740%2C392&#038;ssl=1" alt="Moreno Soeprapto anggota Komisi VII DPR RI Fraksi Gerindra. (ist)" width="740" height="392" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/05/Sedikit-Mengenal-Irjen-Pol-M-Fadil-Imran-Kapolda-Jatim.jpg?w=850&amp;ssl=1 850w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/05/Sedikit-Mengenal-Irjen-Pol-M-Fadil-Imran-Kapolda-Jatim.jpg?resize=300%2C159&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/05/Sedikit-Mengenal-Irjen-Pol-M-Fadil-Imran-Kapolda-Jatim.jpg?resize=768%2C407&amp;ssl=1 768w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/05/Sedikit-Mengenal-Irjen-Pol-M-Fadil-Imran-Kapolda-Jatim.jpg?resize=600%2C318&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/05/Sedikit-Mengenal-Irjen-Pol-M-Fadil-Imran-Kapolda-Jatim.jpg?resize=200%2C106&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-113516" class="wp-caption-text">Moreno Soeprapto anggota Komisi VII DPR RI Fraksi Gerindra. (ist)</p></div></p>
<p>Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi Gerindra Moreno Soeprapto mengatakan bahwa Irjen Pol Fadil adalah sosok hebat. Lulusan Akpol 1991 dengan gaya kepemimpin yang millennial.</p>
<p>“Beliau ini sosok yang millenial. Bukan hanya dilihat dari gayanya saja, tapi juga pemikirannya. Beliau ini mempunyai kepemimpinan terbuka, dinamis dan komunikatif. Berpengalaman dalam bidang reserse bakal mempermudah mengungkap kasus yang terjadi di masyarakat.” ujar Moreno.</p>
<p>Mantan pembalap nasional ini mengetahui betul kiprah Irjen Pol Fadil. Oleh karena itu dia sangat yakin bahwa Irjend Pol Fadil bisa melindungi dan mengayomi masyarakat Jawa Timur dengan sangat baik.</p>
<p>&#8220;Saya yakin kepemimpinannya mampu mengayomi masyarakat,&#8221; ujar Moreno.</p>
<p>Moreno mengenal sosok Irjen Pol Fadil Imran sudah cukup lama yakni awal Tahun 2000. Bahkan Irjen Pol Fadil ini lah sosok yang sering kali memberikan motivasi-motivasi hebat sebelum Moreno memulai perlombaan.</p>
<p>&#8220;Beliau sangat inspiratif. Saya ingat pesan beliau kepada saya kalau kita sebagai generasi muda harus dapat memberikan inspirasi bagi anak &#8211; anak muda lainnya. Disitulah saya semakin memacu adrenalin saya untuk terus berprestasi supaya dapat menginspirasi kepada junior-junior saya. Agar mereka juga berprestasi lebih baik,&#8221; ujar Moreno.</p>
<p>Selain itu Moreno juga mengatakan kalau Irjen Pol Fadil juga teman diskusi yang baik. &#8220;Dalam beberapa kesempatan saya banyak berdiskusi dengan beliau mengenai bayak hal. Kesan saya dengan beliau selalu menerima saya dengan hangat meskipun bang Fadli disibuki oleh tugas-tugasnya,&#8221; ujar Moreno.</p>
<p>Perlu diketahui, Irjen Pol Drs H Mohammad Fadil Imran M.Si merupakan Lulusan Akpol 1991 kelahiran Makassar yang berpengalaman dalam bidang reserse. Namanya cukup dikenal kala berhasil membongkar kasus besar yang berkaitan dengan organisasi siber terorganisir Muslim Cyber Army (MCA) pada Februari 2018 silam.</p>
<p>Selain itu juga berhasil membongkar kasus pembajakan film Warkop DKI Reborn dan menyelamatkan akun media sosial seorang aktor sekaligus anak Venna Melinda, Varrel Bramasta.</p>
<p>Sebelumnya menjabat sebagai Staf Ahli Sosial Budaya Kapolri, ia pernah menjabat sebagai Kasat III Dit Reskrimum Polda Metro Jaya, Kapolres KP3 Tanjung Priok (2008), Wadir Reskrimum Polda Metro Jaya (2009), Kasubdit IV Dittipidum Bareskrim Polri (2011), Dirreskrimum Polda Kepri (2011), Kapolres Metro Jakbar (2013), Anjak Madya Bidang Pidum Bareskrim Polri (2015), Dirreskrimsus Polda Metro Jaya (2016), Wadirtipideksus Bareskrim Polri (2016) dan Dirtipid Siber Bareskrim Polri (2017). <strong>(gie/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">113515</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Joss! Babinsa Sumberejo Jember, Bertani Pepaya California</title>
		<link>https://memontum.com/joss-babinsa-sumberejo-jember-bertani-pepaya-california</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 Apr 2020 12:34:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[KREATIF MASYARAKAT]]></category>
		<category><![CDATA[Babinsa]]></category>
		<category><![CDATA[koramil 0824/24]]></category>
		<category><![CDATA[Pepaya California]]></category>
		<category><![CDATA[Profil]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/112500-joss-babinsa-sumberejo-jember-bertani-pepaya-california</guid>

					<description><![CDATA[Tanam Ribuan, Siapkan MPP dan Pensiun Memontum Jember &#8211; Untuk menunjang perekonomian di Masa Persiapan Pensiun (MPP) dan pensiun, anggota TNI AD yang kini bertugas di koramil 0824/24 Ambulu bernama Sertu Moh Kozin, menanam pohon buah pepaya. Bukan pepaya varietas biasa, yang ditanamnya melainkan pepaya jenis California. Rasa syukur dan bangga, itulah perasaan yang muncul [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2>Tanam Ribuan, Siapkan MPP dan Pensiun</h2>
<p><strong>Memontum Jember </strong>&#8211; Untuk menunjang perekonomian di Masa Persiapan Pensiun (MPP) dan pensiun, anggota TNI AD yang kini bertugas di koramil 0824/24 Ambulu bernama Sertu Moh Kozin, menanam pohon buah pepaya. Bukan pepaya varietas biasa, yang ditanamnya melainkan pepaya jenis California.</p>
<p>Rasa syukur dan bangga, itulah perasaan yang muncul di benak Sertu Moh Kozin anggota koramil 0824/24 Ambulu yang disampaikan kepada memontum.com ketika melihat pohon buah pepaya jenis California hasil karya tangannya berbuah lebat.</p>
<p><div id="attachment_112501" style="width: 860px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-112501" decoding="async" class="size-full wp-image-112501" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/Joss-Babinsa-Sumberejo-Jember-Bertani-Pepaya-California.jpg?resize=740%2C392&#038;ssl=1" alt="Sertu Moh Kozin saat di kebun Pepaya California miliknya (tog)" width="740" height="392" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/Joss-Babinsa-Sumberejo-Jember-Bertani-Pepaya-California.jpg?w=850&amp;ssl=1 850w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/Joss-Babinsa-Sumberejo-Jember-Bertani-Pepaya-California.jpg?resize=300%2C159&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/Joss-Babinsa-Sumberejo-Jember-Bertani-Pepaya-California.jpg?resize=768%2C407&amp;ssl=1 768w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/Joss-Babinsa-Sumberejo-Jember-Bertani-Pepaya-California.jpg?resize=600%2C318&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/Joss-Babinsa-Sumberejo-Jember-Bertani-Pepaya-California.jpg?resize=200%2C106&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-112501" class="wp-caption-text">Sertu Moh Kozin saat di kebun Pepaya California miliknya (tog)</p></div></p>
<p>Tanaman buah yang banyak disukai karena mempunyai banyak manfaat tersebut di tanam oleh anggota TNI yang bertugas sebagai Babinsa, di tanah pekarangannya seluas kurang lebih 1 hetar yang berada di dusun krajan kidul RT 19 RW 20 Desa Sumberejo.</p>
<p>&#8220;Kan lumayan, untuk masa persiapan Pensiun (MPP) sudah punya tabungan untuk menambah ekonomi keluarga sekalian buat kegiatan di pensiun nanti,&#8221; ujarnya saat di kebun pepayanya, Senin (20/4/2020) siang.</p>
<p>Di lahan yang terletak di desa sebelah selatan dari pusat kota Jember itu, Moh Kozin menanam sebanyak 1300 pohon, ditanam dengan jarak 2&#215;2 meter persegi, selain menanam pohon pepaya, juga di sekelilingnya di tanami menanam cabe, jagung dan padi.</p>
<p>&#8220;Memang sekarang masih hijau &#8211; hijau buahnya, ini 6 bulan umurnya dari tanam baru berbuah, namun dalam hitungan hari buah sudah ada yang siap untuk dipanen,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Menurutnya, umur tanaman pepaya California bisa bertahan hingga 4 tahun dari masa buah pertama bila perawatan baik, seperti pemupukan yang cukup dari panen perdana yang dilakukannya dan produksi buah berkisar 130kg.</p>
<p>&#8220;Untuk penjualan, buah itu dijual kepada agen penampung yang datang ke lahan mereka, dengan harga berkisar 3500 perkilonya, &#8221; pungkasnya. <strong>(tog/yud/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">112500</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Viola Gus Ning Jember, Dulu Ingin Jadi Wartawan, Kini Berharap Kerja di OJK</title>
		<link>https://memontum.com/viola-gus-ning-jember-dulu-ingin-jadi-wartawan-kini-berharap-kerja-di-ojk</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Mar 2020 11:53:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[KREATIF MASYARAKAT]]></category>
		<category><![CDATA[duta wisata]]></category>
		<category><![CDATA[Gus Ning]]></category>
		<category><![CDATA[Profil]]></category>
		<category><![CDATA[Unej]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=109421</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Elvina Grace Viola (20) gadis berparas cantik dengan tinggi badan 163 cm, mahasiswi Universitas Negeri Jember (UNEJ) fakultas Ilmu sosial dan Politik jurusan perpajakan semester akhir (semester 6), menjadi Gus Ning Kabupaten Jember sebagai salah satu Duta Wisata tahun 2019. Gadis cantik yang tinggal di Perumahan Bumi Tegal Besar Blok BV 26 [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Jember </strong>&#8211; Elvina Grace Viola (20) gadis berparas cantik dengan tinggi badan 163 cm, mahasiswi Universitas Negeri Jember (UNEJ) fakultas Ilmu sosial dan Politik jurusan perpajakan semester akhir (semester 6), menjadi Gus Ning Kabupaten Jember sebagai salah satu Duta Wisata tahun 2019.</p>
<p>Gadis cantik yang tinggal di Perumahan Bumi Tegal Besar Blok BV 26 kelurahan Tegal Besar Kecamatan Kaliwates ini, mendapatkan prestasi Gus Ning berbakat dari Pemerintah Kabupaten Jember sebagai wadah pembinaan generasi muda yang dinamis, kreatif, inovatif dan professional dalam mewujudkan program pengembangan pemasaran pariwisata.</p>
<p><div id="attachment_109423" style="width: 860px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-109423" decoding="async" class="size-full wp-image-109423" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200323-WA0095-copy.jpg?resize=740%2C392&#038;ssl=1" alt="Elvina Grace Viola Gus Ning Jember. (ist) " width="740" height="392" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200323-WA0095-copy.jpg?w=850&amp;ssl=1 850w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200323-WA0095-copy.jpg?resize=300%2C159&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200323-WA0095-copy.jpg?resize=768%2C407&amp;ssl=1 768w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200323-WA0095-copy.jpg?resize=600%2C318&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200323-WA0095-copy.jpg?resize=200%2C106&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-109423" class="wp-caption-text">Elvina Grace Viola Gus Ning Jember. (ist)</p></div></p>
<p>Viola demikian sapaan akrabnya Gus Ning Kabupaten Jember menjadi Gus Ning bukan segampang membalik tangan, namun harus melewati beberapa tantangan yang salah satunya adalah seleksi yang ketat dari tim juri Gus ning Jember, Viola mendapat Predikat Gus Ning setelah melewati kurang lebih 150 peserta Gus Ning Se-Kabupaten Jember.</p>
<p>Perempuan kelahiran 14 Januari 2000 dan beragama Nasrani ini, terlihat karismanya sejak masuk Sekolah Dasar di SDK Yos Sudarso yang berada di kecamatan Ambulu dan mempunyai bakat untuk tarik suara dan di ketahui sejak mengikuti paduan suara di Gereja tempat dirinya beribadah.</p>
<p>“Awalnya, hanya ikut lomba kecil kecil di sekolah saja, saya gak berani ikut lomba sekelas gus ning, namun berkat dorongan dan motivasi mama, akhirnya saya beranikan diri mengikuti Lomba Gus Ning, syukur puji Tuhan saya menang, ” katanya.</p>
<p>Harapan Lanjut Viola, semoga ke depan bisa membawa nama Gus Ning lebih baik dan bisa membanggakan Masyarakat Jember melalui kegiatan – kegiatan serta Viola berkeinginan agar masyarakat Jember bisa lebih dekat untuk mengenal Gus Ning sebagai Duta Wisata kabupaten Jember dan bisa mensupport kegiatan Gus Ning.</p>
<p>“Karena masih banyak orang yang awam dan belum mengetahui serta kenal Gus Ning Jember, ” papar gadis berpenampilan sederhana dan patuh beribadah ke gereja ini.</p>
<p>Putri dari pasangan suami istri (Pasutri) Eko Yulianto dan Ivo Yane C mengatakan, di luar kegiatan Gus Ning bakat dimilikinya yakni bernyanyi dan menari, namun untuk saat ini kata Viola, dirinya masih focus pada kuliah.</p>
<p>“Dari kecil saya bercita-cita ingin jadi Reporter dan pinginnya masuk ke ilmu komunikasi, karena Tuhan tidak berkehendak akhirnya masuk ke perpajakan, sekarang cita-citanya ingin bekerja di otoritas Jasa Keuangan (OJK), &#8221; imbuhnya bercerita.</p>
<p>Ibu Viola, Ivo Yane C pada Memontum.com menyampaikan, sebagai orang tua sangat bangga, setidaknya mempunyai anak yang berbakat apalagi setelah mendapat prestasi Gus Ning dan sebagai Duta Wisata di Jember.</p>
<p>“Harapanya, agar bisa mengembangkan wisata yang ada di Kabupaten Jember, karena setahu saya wisata di Kabupaten Jember masih kalah dengan tempat wisata di Kabupaten Tetangga seperti dengan Kabupaten banyuwangi, &#8221; harapnya. <strong>(tog/yud/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">109421</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bripka Lucky &#8220;Miran&#8221; Rahadianto, Berpikir Cepat Saat Gagalkan Percobaan Bunuh Diri</title>
		<link>https://memontum.com/bripka-lucky-miran-rahadianto-berpikir-cepat-saat-gagalkan-percobaan-bunuh-diri</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 09 Feb 2020 07:09:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[KREATIF MASYARAKAT]]></category>
		<category><![CDATA[percobaan bunuh diri]]></category>
		<category><![CDATA[polsekta klojen]]></category>
		<category><![CDATA[Profil]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/105888-bripka-lucky-miran-rahadianto-berpikir-cepat-saat-gagalkan-percobaan-bunuh-diri</guid>

					<description><![CDATA[Memontum, Kota Malang &#8211; Sosok Bripka Lucky Rahadianto, Bhabinkamtibmas Kelurahan Bareng, Polsekta Klojen cukup familiar di mata masyarakat. Apalagi saat ini dia juga sedang membintangi sosok &#8216;Pak Miran&#8217; dalam serial Kamtibmas Polresta Malang Kota yang tayang di Youtube. Dalam 2 episode yang sudah tayang di Youtube, sosok Pak Miran digambarkan sebagai sosok polisi yang bersahaja [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum, Kota Malang </strong>&#8211; Sosok Bripka Lucky Rahadianto, Bhabinkamtibmas Kelurahan Bareng, Polsekta Klojen cukup familiar di mata masyarakat. Apalagi saat ini dia juga sedang membintangi sosok &#8216;Pak Miran&#8217; dalam serial Kamtibmas Polresta Malang Kota yang tayang di Youtube.</p>
<p>Dalam 2 episode yang sudah tayang di Youtube, sosok Pak Miran digambarkan sebagai sosok polisi yang bersahaja dengan slogannya &#8221; Yo Pak Miran Ta,&#8221;.</p>
<p>Setiap kata yang disampaikannya penuh pesan Kamtibmas supaya masyarakat Kota Malang selalu mematuhi ketertiban dan peraturan yang ada sehingga tercipta suasana nyaman dan Kondusif.</p>
<p>Di kehidupan nyata, Bripka Lucky juga terlihat sosok yang tegas dan enak diajak ngobrol. Begitu juga saat menghadapi peristiwa yang mengharuskannya bergerak cepat demi menyelamatkan nyawa masyarakat.</p>
<p>Seperti halnya pada Jumat (7/2/2020) pukul 10.30, saat mendapat panggilan masyarakat melalui Aplikasi Jogo Malang Polresta Malang Kota. Bripka Lucky tidak sampai 5 menit sudah mendatangi lokasi.</p>
<p>&#8220;Alhamdulillah. Semuanya tidak lepas dari takdir Allah SWT, saya mengemban fungsi Bhabinkamribmas, tidak luput dari petunjuk dan penekanan pimpinan saya. Setiap pagi beliau memberikan penakanann dan cara bertindak di lapangan jika terjadi sesuatu,&#8221; ujar Bripka Lucky.</p>
<p>Tidak sampai 5 menit, dirinya tiba di lokasi untuk memberikan pertolongan. Masyarakat melapor adanya percobaan bunuh diri. Melapor ke Polresta Malang Kota dengan aplikasi Jogo Malang.</p>
<p>&#8220;Saya yang berada di wilayah, berhasil tiba di lokasi kurang dari 5 menit. Saya harus bergerak dan berpikir cepat dalam bertindak karena terkait permasalahan nyawa. Saya berusaha menggagalkan percobaan bunuh diri itu. Saat di lokasi kondisinya sudah menguatirkan, &#8221; sebut Lucky.</p>
<p>Cerita Lucky, korban sudah berusaha mengiris pergelangan tangan kirinya dengan pisau.&#8221;Saya harus bertindak cepat mendobrak pintu. Saya berikan pengertian, saat ada peluang pisau dapur itu segera saya ambil. Pisau tetap di tangan kanan, namun saat itu korban sedang menunduk, sehingga saya bergrak cepat mengambil pisau tersebut,&#8221; ujar Bripka Lucky.</p>
<p>Kapolsekta Klojen Kompol Budi Harianto mengatakan bahwa tugas Bhabinkamtibmas selain melayani dan melindungi masyarakat juga harus bisa dengan cepat datangi lokasi dan bertindak sesuai SOP.</p>
<p>&#8220;Ada petunjuk teknis dan pelaksana dari pimoinan saya bapak Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Dr Leonardus Harapantua Simarmata Permata S Sos SIK MH bahwa tugas Bhabinkamtibmas selain melayani dan melindungi masyarakat, juga kecepatan datangi TKP dan bertindak sesuai SOP yang ada. Saya sangat mengapresiasi anggota saya dalam melaksanakan tugas dengan benar sesui petunjuk,&#8221; ujar Kompol Budi. <strong>(gie/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">105888</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
