<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>progres &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/progres/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 06 May 2026 13:14:07 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>progres &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Bupati Jember Pantau Progres Perbaikan Infrastruktur Jalan di Kencong</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-jember-pantau-progres-perbaikan-infrastruktur-jalan-di-kencong</link>
					<comments>https://memontum.com/bupati-jember-pantau-progres-perbaikan-infrastruktur-jalan-di-kencong#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 04 May 2026 10:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[Infrastruktur]]></category>
		<category><![CDATA[Kencong]]></category>
		<category><![CDATA[pantau]]></category>
		<category><![CDATA[perbaikan]]></category>
		<category><![CDATA[progres]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=232230</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Bupati Jember, Muhammad Fawait, melakukan peninjauan lapangan terhadap proyek perbaikan jalan provinsi yang berlokasi di Kecamatan Kencong, Senin (04/05/2026) tadi. Kunjungan kerja tersebut, merupakan bagian dari upaya pengawasan rutin sekaligus bentuk responsivitas pemerintah daerah terhadap keluhan publik mengenai kondisi infrastruktur yang selama ini menghambat arus transportasi logistik dan mobilitas harian warga. Gus [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Bupati Jember, Muhammad Fawait, melakukan peninjauan lapangan terhadap proyek perbaikan jalan provinsi yang berlokasi di Kecamatan Kencong, Senin (04/05/2026) tadi. Kunjungan kerja tersebut, merupakan bagian dari upaya pengawasan rutin sekaligus bentuk responsivitas pemerintah daerah terhadap keluhan publik mengenai kondisi infrastruktur yang selama ini menghambat arus transportasi logistik dan mobilitas harian warga.</p>



<p>Gus Fawait &#8211; sapaan Bupati Jember, mengatakan bahwa kehadiran pemerintah di tengah masyarakat bukan hanya untuk mendengar, tetapi untuk memastikan bahwa solusi yang direncanakan telah berjalan sesuai jalurnya. Dalam peninjauan itu, dirinya menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang telah menunjukkan komitmen nyata, dalam menindaklanjuti permohonan perbaikan jalan dari Pemkab Jember.</p>



<p>&#8220;Secara administratif, jalan ini memang berada di bawah wewenang provinsi. Namun secara moral, keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan di sini, adalah tanggung jawab kami sebagai pelayan masyarakat Jember. Kami bersyukur, komunikasi yang intensif antara daerah dan provinsi membuahkan hasil cepat,&#8221; kata Gus Fawait.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Bupati Fawait juga menekankan, bahwa pembangunan infrastruktur yang mumpuni adalah fondasi utama bagi kebangkitan ekonomi pasca pandemi. Oleh karena itu, dirinya secara rutin mengirimkan laporan pembaruan mengenai titik-titik jalan rusak di seluruh Jember kepada instansi terkait di level yang lebih tinggi.</p>



<p>Selain titik Kencong, Gus Fawait juga memaparkan bahwa pihaknya telah melayangkan surat pengajuan perbaikan yang mencakup jalur Jombang, Kencong, hingga Gumukmas. Di sisi lain, perwakilan dari Tim Teknis Lapangan, Hermawan, memberikan penjelasan tambahan mengenai detail pekerjaan.</p>



<p>&#8220;Proses pengerjaan meliputi pemadatan struktur tanah sebelum dilapisi aspal panas (hotmix) berkualitas tinggi agar memiliki daya tahan yang lama terhadap beban kendaraan berat,&#8221; jelas Hermawan.</p>



<p>Gus Fawait menutup kunjungannya, dengan meminta masyarakat untuk bersabar dan memberikan dukungan moral kepada para pekerja di lapangan. Dirinya juga membocorkan rencana jangka menengah, berupa pelebaran jalan nasional mulai dari Tanggul hingga Mangli yang dijadwalkan mulai pengerjaannya pada pertengahan tahun ini. Sinergi ini, diharapkan mampu menciptakan wajah Jember yang lebih modern dan terkoneksi dengan baik. <strong>(rio/gie/adv)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/bupati-jember-pantau-progres-perbaikan-infrastruktur-jalan-di-kencong/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">232230</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Rakor Sinkronisasi dan Sinergitas, Bupati Sanusi Sampaikan Progres Proyek Infrastruktur Malang</title>
		<link>https://memontum.com/rakor-sinkronisasi-dan-sinergitas-bupati-sanusi-sampaikan-progres-proyek-infrastruktur-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 Mar 2026 05:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[Infrastruktur]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[progres]]></category>
		<category><![CDATA[Proyek]]></category>
		<category><![CDATA[sampaikan]]></category>
		<category><![CDATA[Sanusi]]></category>
		<category><![CDATA[Sinergitas]]></category>
		<category><![CDATA[sinkronisasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=230978</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, memimpin langsung Rapat Koordinasi (Rakor) Sinkronisasi dan Sinergitas Pemerintah Daerah di Ruang Rapat Anusapati, Jalan Merdeka Timur No 3 Malang, Jumat (13/03/2026) tadi. Turut hadir dalam pelaksanaan itu, Wakil Bupati Malang, Hj Lathifah Shohib dan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang, Budiar Anwar. Pelaksanaan Rakor ini, merupakan forum strategis [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, memimpin langsung Rapat Koordinasi (Rakor) Sinkronisasi dan Sinergitas Pemerintah Daerah di Ruang Rapat Anusapati, Jalan Merdeka Timur No 3 Malang, Jumat (13/03/2026) tadi. Turut hadir dalam pelaksanaan itu, Wakil Bupati Malang, Hj Lathifah Shohib dan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang, Budiar Anwar.</p>



<p>Pelaksanaan Rakor ini, merupakan forum strategis untuk memperkuat konsolidasi pembangunan nasional menjelang masa transisi pemerintahan. Momentum penting ini, juga untuk melakukan penajaman, penyelarasan dan sinkronisasi target pembangunan pusat dan daerah.</p>



<p>Dalam Rakor ini, bupati juga membahas pelaksanaan pencapaian Program Strategis Nasional (Pro-SN) 2026, serta memastikan kebijakan pembangunan tetap adaptif terhadap perubahan global. Dirinya menyampaikan, progres sejumlah proyek infrastruktur di Kabupaten Malang, yang direncanakan melalui skema pembiayaan kreatif.</p>



<p>Dijelaskannya, beberapa proyek yang saat ini memasuki tahap penawaran kepada investor. Antara lain, pembangunan Masjid Negara, penataan Alun-Alun Kepanjen, revitalisasi Pasar Lawang, pengembangan Bromo Vulcania Park, serta pembangunan Sky Train.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Sementara itu, RSUD Kanjuruhan telah memasuki tahap finalisasi studi kelayakan dan proyek Tol Malang–Kepanjen saat ini tengah dilakukan pemutakhiran studi kelayakan,” ujar Bupati Malang.</p>



<p>Bupati Sanusi juga menekankan kepada seluruh jajaran perangkat daerah dan para camat, untuk terus menciptakan inovasi serta menerapkan Gerakan Indonesia Aman, Sehat, Resik/Bersih, Indah (ASRI) yang diinstruksikan langsung oleh Presiden RI, Prabowo Subianto. “Ke depan, setiap kecamatan harus mampu menggerakkan masyarakat untuk bersama-sama membersihkan lingkungan. Nantinya akan diumumkan kecamatan terbersih dan juga kecamatan terkotor pada peringatan Hari Jadi Kabupaten Malang tahun 2026,” tegasnya.</p>



<p>Bupati Malang juga menekankan, bahwa salah satu fokus dalam rapat koordinasi hari ini adalah sektor pendidikan. Saat ini, di Kabupaten Malang telah berdiri SMA Taruna Nusantara yang berlokasi di Kecamatan Pagak.</p>



<p>Oleh karena itu, pengembangan program sekolah unggulan perlu terus dilanjutkan. Selain itu, Bupati dan Wakil Bupati Malang juga terus melakukan evaluasi terhadap proses pembelajaran serta menekankan pentingnya peran guru dalam mendorong peningkatan capaian akademik siswa. <strong>(pro/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">230978</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tinjau Progres Pembangunan KNMP Lateng Banyuwangi, Menteri KKP Beri Bantuan dan Janjikan Kapal</title>
		<link>https://memontum.com/tinjau-progres-pembangunan-knmp-lateng-banyuwangi-menteri-kkp-beri-bantuan-dan-janjikan-kapal</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Mar 2026 06:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[bantuan]]></category>
		<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[janjikan]]></category>
		<category><![CDATA[lateng]]></category>
		<category><![CDATA[menteri]]></category>
		<category><![CDATA[pembangunan]]></category>
		<category><![CDATA[progres]]></category>
		<category><![CDATA[Tinjau]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=230660</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) RI, Sakti Wahyu Trenggono, meninjau progres pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Lateng di kawasan pesisir Plengsengan Ancol, Kelurahan Lateng, Kabupaten Banyuwangi, Selasa (03/03/2026) tadi. Dibangun dengan mengusung arsitektur Osing, KNMP Lateng akan menjadi kawasan kampung nelayan modern yang menjadi program strategis nasional Presiden Prabowo Subianto. Dengan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) RI, Sakti Wahyu Trenggono, meninjau progres pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Lateng di kawasan pesisir Plengsengan Ancol, Kelurahan Lateng, Kabupaten Banyuwangi, Selasa (03/03/2026) tadi. Dibangun dengan mengusung arsitektur Osing, KNMP Lateng akan menjadi kawasan kampung nelayan modern yang menjadi program strategis nasional Presiden Prabowo Subianto.</p>



<p>Dengan didampingi Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, Menteri Trenggono berkeliling lokasi untuk melihat langsung progres pembangunan KNMP Banyuwangi. Mulai dari bangunan pabrik es portable, musala hingga berbagai fasilitas lainnya.</p>



<p>“Saya datang untuk melihat progres pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Banyuwangi. Ini akan menjadi pusat hilirisasi langsung produk nelayan di sini,” kata Menteri Trenggono.</p>



<p>Sebanyak enam unit bangunan utama, mengadopsi arsitektur rumah adat Suku Osing dan diperkaya ornamen batik khas Gajah Oling. Perpaduan antara sentuhan modern dan kearifan lokal, itu memberi identitas kuat, sekaligus menegaskan karakter budaya Banyuwangi di kawasan pesisir. Trenggono mengaku senang dengan progres pembangunannya.</p>



<p>“Ini bagus banget. Desainnya khas, kualitas pekerjaannya juga bagus,” ujarnya.</p>



<p>KNMP Banyuwangi dilengkapi dengan dermaga sandar perahu, lokasi pendaratan ikan, balai pertemuan, pabrik es, serta unit pengolahan hasil laut. Bahkan juga disiapkan sebagai kawasan kuliner bahari baru. “Sebentar lagi juga kita hadirkan SPBN (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan) di sini,” jelasnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Menteri Trenggono menjelaskan, KNMP Banyuwangi berbeda dengan lainnya. Kalau di beberapa wilayah lain, itu lebih ke sarana penjualan hasil laut. Sementara di Banyuwangi lebih ke tematik hilir, selain menjadi sentra penjualan hasil laut juga menjadi sentra kuliner olahan laut.</p>



<p>“Istilahnya ini hilirisasi langsung. Hasil tangkapan nelayan langsung dibawa ke sini (KNMP) dan bisa langsung diolah menjadi berbagai macam kuliner. Model-model tematik ini bagus karena menggerakkan ekonomi di level bawah. Ada kombinasi antara produksi hasil perikanan dan kuliner,” kata Menteri Trenggono.</p>



<p>KNMP Banyuwangi sendiri bakal menambah daya tarik sentra kuliner olahan laut, yang menjadi salah satu jujukan favorit wisatawan yang berkunjung ke kabupaten The Sunrise of Java tersebut. Dalam kesempatan itu, Trenggono juga menyerahkan sejumlah bantuan, berdialog dengan para nelayan, serta menjanjikan akan memberikan bantuan kapal bagi para nelayan setempat.</p>



<p>Bupati Ipuk dalam momen itu mengucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat yang menempatkan Banyuwangi sebagai salah satu dari 100 lokasi awal pengembangan kawasan nelayan terpadu di Indonesia. “Hadirnya KNMP ini akan memperkuat ekosistem nelayan di sekitar pesisir Plengsengan. Harapannya ini akan menjadi pusat ekonomi baru yang bisa mengerek pendapat nelayan,” kata Bupati Ipuk.</p>



<p>Dirinya juga memastikan, bahwa pengelolaan pusat kuliner tematik di kampung nelayan ini terus mendapatkan pendampingan dari Pemkab Banyuwangi. “Semuanya harus berjalan sesuai SOP. Mulai kebersihan, kualitas makanan, tata kelola lingkungan tetap dalam pengawasan kami, sehingga tidak asal-asalan,” tambah Bupati Ipuk. <strong>(kom/bwi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">230660</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Progres Revitalisasi Alun-Alun Merdeka Kota Malang Capai 50 Persen, DLH Pastikan Akhir Januari Rampung</title>
		<link>https://memontum.com/progres-revitalisasi-alun-alun-merdeka-kota-malang-capai-50-persen-dlh-pastikan-akhir-januari-rampung</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 05 Jan 2026 04:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[ALun-alun]]></category>
		<category><![CDATA[januari]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[merdeka]]></category>
		<category><![CDATA[pastikan]]></category>
		<category><![CDATA[persen]]></category>
		<category><![CDATA[progres]]></category>
		<category><![CDATA[rampung,]]></category>
		<category><![CDATA[Revitalisasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=229246</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Progres revitalisasi Alun-Alun Merdeka Kota Malang kini sudah mencapai lebih dari 50 persen. Ditargetkan, pelaksanaan revitalisasi rampung di akhir Januari 2026. Plh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang, Gamaliel Raymond Hatigoran Matondang, menyampaikan bahwa sejumlah fasilitas utama sudah mulai terpasang. Salah satunya, playground yang sudah terpasang sepenuhnya. Sementara itu, sistem air [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Progres revitalisasi Alun-Alun Merdeka Kota Malang kini sudah mencapai lebih dari 50 persen. Ditargetkan, pelaksanaan revitalisasi rampung di akhir Januari 2026.</p>



<p>Plh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang, Gamaliel Raymond Hatigoran Matondang, menyampaikan bahwa sejumlah fasilitas utama sudah mulai terpasang. Salah satunya, playground yang sudah terpasang sepenuhnya. Sementara itu, sistem air mancur juga telah disiapkan dan tinggal menunggu pemasangan perangkat pendukung.</p>



<p>“Playground sudah terpasang. Untuk air mancur, settingannya sudah, tinggal pemasangan alatnya karena memang air mancurnya diganti total,” ujar Raymond, saat ditemui di Balai Kota, Senin (05/01/2026) tadi.</p>



<p>Selain itu, juga dilakukan perbaikan lampu taman serta finalisasi empat bangunan di masing-masing sudut Alun-Alun. Bangunan tersebut, menurutnya akan dikembalikan ke warna aslinya, seperti sebelum adanya bantuan CSR sebelumnya.</p>



<p>“Catnya dikembalikan seperti semula, bukan yang kemarin. Akses masuk juga tetap seperti dulu, tidak ada perubahan,” katanya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Kemudian, untuk fasilitas pendukung turut diperbarui, termasuk toilet umum. Dua unit toilet yang ada diperbesar dan dilengkapi ruang laktasi untuk mendukung kenyamanan pengunjung, khususnya ibu dan anak.</p>



<p>“Pengunjung Alun-Alun kan banyak anak-anak. Jadi kami tambahkan ruang laktasi supaya ibu-ibu lebih nyaman,” tambahnya.</p>



<p>Lebih lanjut, fasilitas skate park dipastikan tetap ada. Namun, perbaikannya hanya difokuskan pada bagian yang rusak tanpa penambahan desain baru, menyesuaikan dengan perencanaan awal. “Usulan dari komunitas skateboard memang ada, tapi saat ini hanya perbaikan kerusakan saja,” ucapnya.</p>



<p>Raymond berharap dengan dilakukan revitalisasi tersebut daya tarik pengunjung semakin meningkat. Selama ini, jumlah pengunjung di hari biasa berkisar 500 orang per hari, sedangkan pada akhir pekan bisa mencapai sekitar 2.000 orang per hari.</p>



<p>&#8220;Karena Alun-Alun Kota Malang selama ini menjadi salah satu ruang publik favorit masyarakat,&#8221; imbuhnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">229246</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Progres Jembatan KH Malik Dalam Capai 70 Persen, DPUPRPKP Malang Targetkan Rampung Akhir November</title>
		<link>https://memontum.com/progres-jembatan-kh-malik-dalam-capai-70-persen-dpuprpkp-malang-targetkan-rampung-akhir-november</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 17 Nov 2025 09:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[DPUPRPKP]]></category>
		<category><![CDATA[Jembatan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[november]]></category>
		<category><![CDATA[persen]]></category>
		<category><![CDATA[progres]]></category>
		<category><![CDATA[rampung,]]></category>
		<category><![CDATA[targetkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=227810</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Progres pengerjaan pelebaran Jembatan KH Malik Dalam, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, kini telah mencapai 70 persen. Pekerjaan tersebut, ditargetkan rampung pada akhir November 2025 mendatang. Kepala DPUPRPKP Kota Malang, Dandung Djulharjanto, menyampaikan bahwa pengerjaan jembatan sudah berjalan dengan lancar dan sesuai dengan timeline. Saat ini, pekerjaan pondasi tambahan untuk pelebaran sudah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Progres pengerjaan pelebaran Jembatan KH Malik Dalam, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, kini telah mencapai 70 persen. Pekerjaan tersebut, ditargetkan rampung pada akhir November 2025 mendatang.</p>



<p>Kepala DPUPRPKP Kota Malang, Dandung Djulharjanto, menyampaikan bahwa pengerjaan jembatan sudah berjalan dengan lancar dan sesuai dengan timeline. Saat ini, pekerjaan pondasi tambahan untuk pelebaran sudah selesai dibangun dan kini berjalan pengerjaan tahap kontruksi selanjutnya.</p>



<p>&#8220;Sekarang mengerjakan landasannya, plat injak jembatan, sudah dilebarkan. Kemudian nanti diaspal,&#8221; kata Dandung, Senin (17/11/2025) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dandung menjelaskan, bahwa proyek senilai Rp 3,7 miliar, itu akan memperlebar jembatan hingga 19 meter, atau menambah total 10 meter dari lebar sebelumnya. Tambahan 5 meter di masing-masing sisi, akan dibagi untuk jalur pejalan kaki dan lajur kendaraan.</p>



<p>&#8220;Jadi total kalau tambahan kanan kiri itu 10 meter, di tiap sisinya 2 meter untuk jalur pejalan kaki dan 3 meter untuk kendaraan. Keseluruhan lebar jembatan menjadi 19 meter,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Dandung berharap, proyek tersebut nantinya dapat segera rampung dan langsung dimanfaatkan masyarakat. Apalagi, arus yang melewati jembatan tersebut tiap harinya cukup padat, terutama di jam berangkat dan pulang kerja atau sekolah.</p>



<p>&#8220;Harapannya, kendaraan yang mau belok ke Jalan KH Malik Dalam, bisa lebih cepat. Sehingga tidak membuat antrean yang belakang. Selama ini macetnya karena hanya satu lajur, kalau nanti sudah dilebarkan yang mau lurus bisa pakai lajur tengah dan yang mau belok, agak pinggir,&#8221; imbuh Dandung. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">227810</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Wali Kota Wahyu Tinjau Progres Percepatan Pemasangan Jembatan Bailey Sonokembang</title>
		<link>https://memontum.com/wali-kota-wahyu-tinjau-progres-percepatan-pemasangan-jembatan-bailey-sonokembang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 14 Nov 2025 09:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bailey]]></category>
		<category><![CDATA[Jembatan]]></category>
		<category><![CDATA[pemasangan]]></category>
		<category><![CDATA[percepatan]]></category>
		<category><![CDATA[progres]]></category>
		<category><![CDATA[sonokembang]]></category>
		<category><![CDATA[Tinjau]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=227712</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, meninjau progres pemasangan Jembatan Bailey Sonokembang, Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Jumat (14/11/2025) tadi. Pria nomor satu di lingkungan Pemkot Malang, itu menyampaikan bahwa tinjauan tersebut merupakan kunjungan kedua, setelah sebelumnya meninjau saat jembatan ambrol. Apalagi, kondisi jembatan menurutnya terus mengalami penurunan dan pergeseran, sehingga [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, meninjau progres pemasangan Jembatan Bailey Sonokembang, Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Jumat (14/11/2025) tadi. Pria nomor satu di lingkungan Pemkot Malang, itu menyampaikan bahwa tinjauan tersebut merupakan kunjungan kedua, setelah sebelumnya meninjau saat jembatan ambrol. Apalagi, kondisi jembatan menurutnya terus mengalami penurunan dan pergeseran, sehingga berisiko besar jika dilakukan pembongkaran tanpa penanganan darurat.</p>



<p>“Saat dicek tim DPUPRPKP Kota Malang, lapisan aspalnya tinggal kawatnya saja. Ini sangat rawan jika langsung dibongkar. Setelah dihitung, BTT terbatas dan waktu penyelesaian juga terbatas karena sudah akhir tahun,” ujar Wali Kota Wahyu.</p>



<p>Atas kondisi tersebut, Pemkot Malang memutuskan untuk meminjam jembatan bailey dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Bailey itu, menurutnya tidak disewa, namun Pemkot hanya menanggung biaya pengangkutan dari Surabaya dan proses perakitannya.</p>



<p>“Minjam bailey ini tidak mudah, karena banyak daerah lain juga berlomba-lomba meminjam. Alhamdulillah kita dapat dan sekarang sudah terpasang,” katanya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Wali Kota Wahyu juga menyebut, pemasangan berlangsung cepat. Bahkan, dalam dua hari ke depan akan dilakukan pemasangan plat, disusul landasan naik-turun kendaraan. Ditargetkan, jembatan tersebut nantinya sudah dapat digunakan mulai minggu depan.</p>



<p>&#8220;Untuk pejalan kaki yang bergerak menuju masjid di sekitar lokasi, Pemkot juga menyediakan jalur khusus. Roda dua bisa sekali jalan. Untuk pejalan kaki kita sediakan satu meter jalur. Untuk kendaraan roda empat nanti akan ada pembatasan tonase,” tutur Wali Kota Wahyu.</p>



<p>Selama jembatan bailey digunakan, lanjutnya, jembatan permanen akan mulai dibongkar dan dikerjakan pada tahun 2026. Menurut Wali Kota Wahyu, bailey tetap dibutuhkan, apabila membuat jembatan sementara versi lain, tetap tidak bisa digunakan selama proses pembongkaran.</p>



<p>“Bailey ini memang kita perlukan agar mobilitas warga tetap berjalan. Karena kalau membangun jembatan sementara biasa, tetap tidak bisa dilewati saat pembongkaran lama berlangsung,” imbuh Wali Kota Wahyu. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">227712</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tinjau Progres Pemasangan Bailey, Komisi C DPRD Kota Malang Apresiasi Langkah DPUPRPKP</title>
		<link>https://memontum.com/tinjau-progres-pemasangan-bailey-komisi-c-dprd-kota-malang-apresiasi-langkah-dpuprpkp</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 12 Nov 2025 08:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[apresiasi]]></category>
		<category><![CDATA[bailey]]></category>
		<category><![CDATA[DPUPRPKP]]></category>
		<category><![CDATA[Komisi]]></category>
		<category><![CDATA[langkah]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pemasangan]]></category>
		<category><![CDATA[progres]]></category>
		<category><![CDATA[Tinjau]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=227667</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Komisi C DPRD Kota Malang didampingi dengan Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang, meninjau progres pemasangan Jembatan Bailey Sonokembang, Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Rabu (12/11/2025) tadi. Ketua Komisi C DPRD Kota Malang, Muhammad Anas Muttaqin, menyampaikan apresiasi terhadap langkah cepat DPUPRPKP Kota Malang, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Komisi C DPRD Kota Malang didampingi dengan Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang, meninjau progres pemasangan Jembatan Bailey Sonokembang, Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Rabu (12/11/2025) tadi.</p>



<p>Ketua Komisi C DPRD Kota Malang, Muhammad Anas Muttaqin, menyampaikan apresiasi terhadap langkah cepat DPUPRPKP Kota Malang, dalam menindaklanjuti kerusakan jembatan. Apalagi, itu sempat menghambat akses bagi warga sekitar.</p>



<p>&#8220;Kami mengapresiasi DPUPRPKP Kota Malang yang tanggap memberikan solusi cepat di tengah keterbatasan anggaran. Saat musibah terjadi di akhir tahun dan APBD 2025 belum memungkinkan pembangunan permanen, mereka hadir dengan solusi jangka pendek melalui Jembatan Bailey,&#8221; ujar Anas.</p>



<p>Anas menilai, langkah tersebut menjadi solusi efisien untuk memulihkan konektivitas wilayah Kelurahan Pandanwangi. Pihaknya menegaskan, bahwa DPRD Kota Malang melalui Komisi C akan mendukung penuh penganggaran pembangunan jembatan permanen pada APBD 2026.</p>



<p>“Mumpung RAPBD sedang dibahas, kami beri dukungan penuh agar tahun depan segera dilelang dan dibangun. Kalau perlu dilakukan lelang dini, supaya awal tahun atau sebelum Idul Fitri jembatan baru sudah bisa terbangun,” tambahnya.</p>



<p>Anas juga menyebut, berdasarkan laporan DPUPRPKP, jembatan darurat tersebut ditargetkan dapat difungsikan paling lambat pada 20 November 2025.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sementara itu, Kepala DPUPRPKP Kota Malang, Dandung Djulharjanto, menjelaskan bahwa progres pemasangan jembatan darurat sudah mencapai sekitar 60 hingga 70 persen. Dandung menargetkan, jembatan bisa segera difungsikan untuk pejalan kaki dan pengendara roda dua.</p>



<p>“Kita upayakan tanggal 20 November sudah bisa dilewati. Prioritas untuk pejalan kaki dan sepeda motor, karena banyak warga dan jamaah masjid yang melintas dari dua arah,” kata Dandung.</p>



<p>Kemudian, ditambahkannya bahwa plat landas dasar jembatan masih akan dalam proses pemasangan, pada malam ini. Setelah jembatan terpasang, nantinya akan dilakukan pembersihan dan pembongkaran area jembatan ambrol, sebelum dibuka untuk umum.</p>



<p>&#8220;Jembatan Bailey ini konstruksinya sangat aman selama tonase sesuai. Kami mohon maaf, beberapa hari ini jalan ditutup total karena proses perakitan di tengah jalan. Tapi setelah selesai, bisa langsung difungsikan,&#8221; tuturnya.</p>



<p>Untuk pembangunan jembatan permanen, Dandung menegaskan bahwa lelang dini akan dilakukan pada Desember 2025, sehingga pelaksanaan bisa dimulai pada awal 2026. “Kami sudah laporkan ke Pak Wali, harapannya sebelum Lebaran tahun depan jembatan baru sudah terpasang,” imbuh Dandung. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">227667</post-id>	</item>
		<item>
		<title>AHY Tinjau Progres Revitalisasi Pasar Induk dan Asrama Inggrisan Banyuwangi Jadi Kawasan Heritage</title>
		<link>https://memontum.com/ahy-tinjau-progres-revitalisasi-pasar-induk-dan-asrama-inggrisan-banyuwangi-jadi-kawasan-heritage</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 31 Oct 2025 08:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[asrama]]></category>
		<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[heritage,]]></category>
		<category><![CDATA[inggrisan]]></category>
		<category><![CDATA[kawasan]]></category>
		<category><![CDATA[progres]]></category>
		<category><![CDATA[Revitalisasi]]></category>
		<category><![CDATA[Tinjau]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=227328</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), meninjau progres revitalisasi Pasar Induk dan Asrama Inggrisan di Kabupaten Banyuwangi, Jumat (31/10/2025) tadi. Dua bangunan bersejarah tersebut, saat ini direvitalisasi Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dan akan dijadikan pusat perbelanjaan yang menyatu dengan kawasan wisata heritage. Pengerjaan revitalisasi Pasar Banyuwangi dan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), meninjau progres revitalisasi Pasar Induk dan Asrama Inggrisan di Kabupaten Banyuwangi, Jumat (31/10/2025) tadi. Dua bangunan bersejarah tersebut, saat ini direvitalisasi Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dan akan dijadikan pusat perbelanjaan yang menyatu dengan kawasan wisata heritage.</p>



<p>Pengerjaan revitalisasi Pasar Banyuwangi dan Asrama Inggrisan sendiri, ditargetkan tuntas akhir 2025 dan bisa beroperasi Januari 2026. Kedua bangunan tersebut, mulai direvitalisasi oleh Kemen PU pada Oktober 2024, dengan anggaran total Rp 152 miliar. Sementara hingga saat ini, progres pembangunan mencapai 52 persen.</p>



<p>&#8220;Kami meninjau lokasi Pasar Induk Banyuwangi yang saat ini tengah direvitalisasi. Proyek ini sudah dikerjakan kurang lebih selama satu tahun dan diharapkan selesai pada akhir tahun 2025 agar segera dapat dimanfaatkan oleh masyarakat,&#8221; kata AHY, didampingi Wagub Jatim, Emil Elestianto Dardak, serta jajaran Kemen PU dan Forkopimda Banyuwangi.</p>



<p>Pasar Induk Banyuwangi dibangun di atas lahan 10.600 meter persegi, dengan 2 bangunan utama, yakni pasar sisi utara setinggi 2 lantai terdiri dari 209 los atau kios dan pasar sisi selatan dengan 2 lantai memiliki 568 kios atau los. Secara keseluruhan, luas bangunan utama pasar adalah 15.872 meter persegi dengan kapasitas 777 kios atau los, yang terdiri dari 194 kios dan 583 los.</p>



<p>“Harapannya, ini bisa semakin menghidupkan pasar dari sebelumnya. Dengan hadirnya Pasar Induk yang telah direvitalisasi ini, mudah-mudahan semakin menggeliatkan ekonomi masyarakat di Banyuwangi,” papar AHY.</p>



<p>Diharapkan, para penjual dan para pembeli bisa nyaman datang ke tempat Pasar Induk, berbelanja dan berjualan. &#8220;Sekali lagi bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memajukan Kabupaten Banyuwangi,” imbuhnya.</p>



<p>AHY juga mengaku terkesan, dengan arsitektur Pasar Induk Banyuwangi dan Inggrisan yang tetap mempertahankan sejarah serta menonjolkan kearifan lokal. “Arsitekturnya menarik sekali karena tetap berusaha mempertahankan kekhasan Banyuwangi. Bahkan tadi ada sebagian yang juga dipertahankan sebagai heritage,” ujarnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Pasar Induk Banyuwangi didesain memiliki gedung utama yang terdiri atas 2 lantai dengan arsitektur khas Osing, Banyuwangi. Pasar juga akan dibagi menjadi areal pasar basah, pasar kering dan area kuliner dan juga dilengkapi dengan gedung parkir.</p>



<p>Sementara Asrama Inggrisan, merupakan salah satu obyek cagar budaya. Asrama Inggrisan direvitalisasi sesuai ketentuan perundangan yang mengatur tentang cagar budaya.</p>



<p>Orisinalitas bangunannya, akan tetap dipertahankan. Nantinya, akan menjadi destinasi wisata sejarah dan edukasi yang semakin meningkatkan daya tarik wisatawan.</p>



<p>Asrama Inggrisan merupakan komplek perkantoran telegrap yang menjadi penghubung dunia. Pada 1871, untuk pertama kalinya, Eropa dengan Australia tersambung kabel telegrap bawah laut. Di mana saat itu, Banyuwangi menjadi titik penghubungnya.</p>



<p>AHY sendiri juga mengaku senang, revitalisasi Pasar Induk dan Asrama Inggrisan Banyuwangi bisa menyerap banyak tenaga kerja lokal. “Saya senang ada 250 pekerja setiap hari, yang sebagian berasal dari Banyuwangi. Mudah-mudahan proyek ini juga terus bisa membuka lapangan pekerjaan yang baik,” tambahnya.</p>



<p>Project Manager Revitalisasi Pasar Induk dan Asrama Inggrisan, Ikhwan Fatoni, menambahkan saat ini progres telah mencapai 52 persen. “Ini sudah secara keseluruhan, baik Pasar Induk maupun Asrama Inggrisan karena memang satu paket. Memang masih ada pekerjaan struktur sedikit yang harus kita selesaikan. Seperti ram tangga dan penyelesaian atap. Selebihnya sudah mulai ke pekerjaan pembuatan kios-kios dan nanti finishing kios,” ungkapnya.</p>



<p>Dirinya optimis, proyek akan rampung tepat waktu, pada Desember 2025 mendatang. “Kami akan berupaya, kalau memang diperlukan kami akan segera tambah jumlah pekerja agar selesai sesuai target,” tegasnya.</p>



<p>Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menyampaikan terima kasihnya kepada pemerintah pusat yang terus mendukung kemajuan Banyuwangi. “Semoga nantinya Pasar Induk dan Asrama Inggrisan yang tampil dengan wajah baru ini bisa menjadi destinasi baru bagi wisatawan sehingga semakin menggeliatkan ekonomi warga kami,” harap Bupati Ipuk. <strong>(kom/bwi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">227328</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Menteri PKP Tinjau Progres Proyek Rp 16 Miliar Didampingi Wabup Malang di Wagir</title>
		<link>https://memontum.com/menteri-pkp-tinjau-progres-proyek-rp-16-miliar-didampingi-wabup-malang-di-wagir</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 17 Oct 2025 11:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[didampingi]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[menteri]]></category>
		<category><![CDATA[miliar]]></category>
		<category><![CDATA[progres]]></category>
		<category><![CDATA[Proyek]]></category>
		<category><![CDATA[Tinjau]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=226872</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Republik Indonesia, Maruarar Sirait, didampingi Wakil Bupati (Wabup) Malang, Hj Lathifah Shohib, melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke wilayah Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, Jumat (17/10/2025) tadi. Kehadiran menteri yang akrab disapa Ara, itu untuk meninjau langsung perkembangan progres pembangunan Rumah Susun Universitas Tribhuwana Tunggadewi (Rusun Unitri) dari [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Republik Indonesia, Maruarar Sirait, didampingi Wakil Bupati (Wabup) Malang, Hj Lathifah Shohib, melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke wilayah Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, Jumat (17/10/2025) tadi. Kehadiran menteri yang akrab disapa Ara, itu untuk meninjau langsung perkembangan progres pembangunan Rumah Susun Universitas Tribhuwana Tunggadewi (Rusun Unitri) dari Yayasan Bina Patria Nusantara, yang terletak di Desa Kalisodo, Kecamatan Wagir.</p>



<p>Menteri PKP Ara dan Wabup Lathifah, dalam kesempatan itu juga masuk ke dalam ruangan Rusun bertype Asrama Wiyatacl 24/3 lantai dengan luas bangunan 2146,8 m2 memiliki panjang 38,25 meter dan lebar 17,8 meter. Termasuk, dua kamar meliputi kamar bagi mahasiswa difabel dan normal, dari total jumlah unit 43 unit berkapasitas 168 orang.</p>



<p>&#8221;Saya senang, kita bersama Bu Wakil Bupati Malang, Pak Rektor Unitri, melihat progres pembangunan yang cukup baik. Terima kasih Bu Wakil Bupati Malang, sudah memberikan bimbingan dengan baik,&#8221; kata Menteri PKP Ara.</p>



<p>Dirinya menjelaskan, bahwa beberapa waktu lalu, Wabup Lathifah juga sudah datang ke kantornya. Yaitu, mendorong pertumbuhan ekonomi dan program APBN agar penyerapannya bisa ditingkatkan dengan datang dan terus turun ke lapangan.</p>



<p>&#8220;Progres pembangunan rumah susun ini dilaporkan 98,5 persen. Tadi juga melihat kamar, baik untuk difabel dan yang normal. Terkendalanya soal di listrik, tadi sudah bicarakan dengan PLN, supaya bisa dibantu,&#8221; jelas Menteri PKP Ara.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dirinya juga menilai, progres proyek pembangunan bernilai kontrak fisik Rp 16,3 miliar dan rencana PHO pada 25 November 2025. Dirinya juga menyebut, bahwa Rektor Unitri juga sangat pro aktif, dengan didukung suasana yang guyub, antara pihak kampus dengan pemangku wilayah. Dengan begitu, semua pihak telah saling mendukung dunia pendidikan yang diakui Menteri PKP juga sangat penting.</p>



<p>&#8221;Udara sejuk sekali di sini (rumah susun Unitri). Lokasinya di lereng Gunung Kawi. Kabupaten dan Kota Malang, dari dulu dikenal juga banyak kampus yang sangat penting dan berpengaruh dengan jumlah mahasiswa dan dosen serta karyawan yang banyak. Sehingga, ekosistemnya dikenal sebagai daerah kawasan pendidikan. Juga di bidang olah raga, beberapa kali saya bikin turnamen Sepak Bola Piala Presiden (di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Red) dan Arema FC beberapa kali menjadi juaranya. Baguslah,&#8221; sebut Menteri Ara.</p>



<p>Dalam kesempatan ini, Menteri PKP juga melakukan tanya jawab langsung dengan Rektor Unitri, terkait ada keluhan atau tidak. Rektor Unitri sendiri menjawab, bahwa bantuan pembangunan ini lebih dari cukup dan dengan kualitas OK. Rektor juga berbagi cerita, bahwa mahasiswanya banyak yang berasal dari Indonesia Timur, khusus untuk study pertanian.</p>



<p>Sementara untuk Wakil Bupati Malang, Menteri PKP berharap semua yang menjadi program negara dan program Presiden Prabowo, lancar. Sehingga, bisa dirasakan oleh kampus dan Kabupaten Malang.</p>



<p>Sementara itu, Wabup Lathifah mengucapkan terima kasih atas kehadiran Menteri PKP di Kabupaten Malang. &#8220;Asrama ini lokasinya di wilayah Kabupaten Malang, tepatnya di Kecamatan Wagir. Insyaallah dengan adanya kampus atau asrama ini, dapat mengungkit perekonomian masyarakat Desa Dalisodo dan Desa Kalisongo di Kabupaten Malang,&#8221; terang Wabup Lathifah. <strong>(pro/mlg/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">226872</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
