<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Proklamasi &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/proklamasi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sun, 17 Aug 2025 16:59:45 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Proklamasi &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Satlantas Polres Lumajang dan Masyarakat Peringati Detik-Detik Proklamasi di Simpang Empat Adipura</title>
		<link>https://memontum.com/satlantas-polres-lumajang-dan-masyarakat-peringati-detik-detik-proklamasi-di-simpang-empat-adipura</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 17 Aug 2025 09:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[adipura]]></category>
		<category><![CDATA[detik-detik]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[peringati]]></category>
		<category><![CDATA[Polres]]></category>
		<category><![CDATA[Proklamasi]]></category>
		<category><![CDATA[Satlantas]]></category>
		<category><![CDATA[simpang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=225111</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 di Simpang Empat Adipura, Kabupaten Lumajang, berlangsung khidmat penuh haru, Minggu (17/08/2025) tadi. Tepat pukul 09.57, sirine panjang membelah udara dan seketika lalu lintas terhenti, motor-motor berjajar rapi, mobil menepi, sopir Angkot turun dari kursinya dan pengendara yang biasanya terburu-buru kini berdiri tegak. Di tengah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 di Simpang Empat Adipura, Kabupaten Lumajang, berlangsung khidmat penuh haru, Minggu (17/08/2025) tadi. Tepat pukul 09.57, sirine panjang membelah udara dan seketika lalu lintas terhenti, motor-motor berjajar rapi, mobil menepi, sopir Angkot turun dari kursinya dan pengendara yang biasanya terburu-buru kini berdiri tegak.</p>



<p>Di tengah panas matahari, semua menundukkan ego, lalu mengangkat kepala tinggi-tinggi untuk memberi hormat kepada Merah Putih. Suasana itu terasa berbeda, tatkala lagu Indonesia Raya menggema dari suara serentak anggota Satlantas Polres Lumajang, pelajar, pedagang kaki lima, tukang becak, hingga pengguna jalan biasa.</p>



<p>Meski suara tak seimbang, namun getarannya menyatu sebuah harmoni nasionalisme di jalanan. “Peringatan ini memang sengaja digelar di ruang publik, agar semangat kemerdekaan bisa dirasakan langsung oleh masyarakat. Jalan raya adalah tempat semua orang bertemu, tanpa sekat. Dan di sini pula nasionalisme bisa benar-benar menyala,” kata Briptu Basofi Abdul Hadi.</p>



<p>Tidak hanya aparat, masyarakat juga merespons penuh antusias. Seorang ibu muda, Tari, yang tampak menggandeng putrinya yang masih kecil, turut mengibarkan bendera kecil Merah Putih.</p>



<p>“Nak, inilah Indonesia. Hormati benderamu, cintai negerimu,&#8221; ujarnya. Sementara seorang tukang becak yang sehari-hari mencari rezeki di simpang itu berdiri tegak, dadanya membusung seolah dirinya ikut menjadi bagian dari sejarah. Momentum tersebut, mengajarkan satu hal, yakni nasionalisme bisa lahir dari tempat paling sederhana. Tak perlu dekorasi megah, cukup kesadaran kolektif untuk berhenti sejenak, mengingat jasa pahlawan, dan merasakan detik-detik sakral yang melahirkan Indonesia merdeka.</p>



<p>Bagi masyarakat, momen ini menjadi pengingat bahwa kemerdekaan bukan hanya hasil perjuangan masa lalu, tetapi juga tanggung jawab masa kini. “Kalau di jalan raya saja kita bisa serentak berhenti, kenapa dalam menjaga bangsa kita tidak bisa bersatu?,” ujar Supratman, salah seorang warga.</p>



<p>Simpang Empat Adipura hari itu menjadi cermin kecil tentang persatuan. Orang kaya dan sederhana, tua dan muda, pegawai dan pedagang, semua larut dalam semangat yang sama. Tak ada batas, tak ada jarak, hanya satu identitas, yaitu Indonesia.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Momen ini juga menjadi ruang edukasi kebangsaan. Banyak pelajar yang ikut serta, belajar langsung bagaimana kemerdekaan dihormati bukan sekadar lewat buku sejarah, tetapi lewat tindakan nyata.</p>



<p>Semangat itu sejalan dengan nilai yang ditanamkan para pendiri bangsa. Bahwa kemerdekaan tidak boleh hanya diperingati sebagai seremonial, tetapi harus dihidupi dalam keseharian. Menghormati bendera di perempatan jalan adalah wujud kecil, namun maknanya besar, bangsa ini tetap hidup dalam hati rakyatnya.</p>



<p>Bagi Polres Lumajang, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat ikatan antara aparat dan masyarakat. Tidak ada jarak antara seragam cokelat dan rakyat kecil. Mereka berdiri berdampingan, menyanyikan lagu yang sama, menatap bendera yang sama. Itu adalah gambaran ideal dari semboyan Polri Presisi untuk Negeri.</p>



<p>Antusiasme warga yang membawa bendera kecil adalah simbol sederhana, namun sarat makna. Merah Putih tidak hanya berkibar di tiang-tiang tinggi, tetapi juga dalam genggaman tangan rakyat. Dari sana lahir keyakinan bahwa nasionalisme bukan milik elite, melainkan milik semua orang.</p>



<p>Ketika sirine berakhir dan kendaraan kembali bergerak, suasana itu masih membekas. Seolah ada pesan yang tertinggal di hati setiap orang, kemerdekaan bukan hanya kata, melainkan energi yang harus terus dijaga dalam kehidupan sehari-hari.</p>



<p>Di tengah gempuran globalisasi, momen seperti ini adalah pengingat bahwa jati diri bangsa tidak boleh luntur. Justru harus semakin dikuatkan dengan cara-cara kreatif yang membumi, seperti menghentikan jalan raya untuk memberi hormat pada Sang Saka.</p>



<p>HUT ke-80 RI di Lumajang telah membuktikan, bahwa nasionalisme masih hidup, membara dan bisa ditemukan di mana saja. Bahkan di jalan raya yang biasanya ramai dan penuh sesak, semangat itu tetap menemukan jalannya. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">225111</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Persiapan HUT RI, Pj Wali Kota Probolinggo Terima Duplikat Bendera Pusaka hingga Salinan Teks Proklamasi</title>
		<link>https://memontum.com/persiapan-hut-ri-pj-wali-kota-probolinggo-terima-duplikat-bendera-pusaka-hingga-salinan-teks-proklamasi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 07 Aug 2024 13:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[Bendera]]></category>
		<category><![CDATA[duplikat]]></category>
		<category><![CDATA[hingga]]></category>
		<category><![CDATA[persiapan]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[Proklamasi]]></category>
		<category><![CDATA[Pusaka]]></category>
		<category><![CDATA[salinan]]></category>
		<category><![CDATA[terima]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=212741</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Probolinggo &#8211; Pj Wali Kota Probolinggo, Nurkholis, menerima duplikat Bendera Pusaka Merah Putih bersama dengan kepala daerah seluruh Indonesia, di Balai Samudra Kelapa Gading Jakarta, Rabu (07/08/2024) tadi. Selain duplikat Bendera Pusaka Merah Putih, Kepala Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) RI, Yudian Wahyudi, juga menyerahkan salinan teks proklamasi, teks pidato 1 Juni 1945 [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Probolinggo</strong> &#8211; Pj Wali Kota Probolinggo, Nurkholis, menerima duplikat Bendera Pusaka Merah Putih bersama dengan kepala daerah seluruh Indonesia, di Balai Samudra Kelapa Gading Jakarta, Rabu (07/08/2024) tadi. Selain duplikat Bendera Pusaka Merah Putih, Kepala Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) RI, Yudian Wahyudi, juga menyerahkan salinan teks proklamasi, teks pidato 1 Juni 1945 dan buku teks utama Pendidikan Pancasila.</p>



<p>Pj Wali Kota Nurkholis mengatakan, jika penyerahan ini merupakan bagian dari persiapan Peringatan Hari Ulang Tahun ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia. “Ini merupakan simbol kebanggaan dan pemersatu bangsa, serta meningkatkan rasa nasionalisme. Bendera ini didesain khusus, sehingga saat rusak juga tidak diperbolehkan mengganti sendiri. Pemerintah daerah harus mengajukan untuk memperoleh penggantinya,” kata Pj Wali Kota seusai acara.</p>



<p>Kepala daerah yang juga menjabat Kepala ESDM Jatim ini juga meminta, masyarakat dengan bangga mengibarkan Bendera Merah Putih selama Agustus hingga penjuru kota. Selanjutnya, duplikat Bendera Pusaka Merah Putih akan dikibarkan khusus pada Upacara Peringatan Kemerdekaan tanggal 17 Agustus dan Peringatan Hari Lahir Pancasila tanggal 1 Juni setiap tahun hingga 10 tahun ke depan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Disampaikan oleh BPIP RI, jika duplikat Bendera Pusaka dibuat sangat khusus, karena tidak ada jahitan antara kain merah dan putih, juga dibuat dengan bahan yang tidak luntur. Selain itu juga diletakkan kode di setiap kemasan dan pada pengait benderanya, sehingga nanti bisa dideteksi bendera tersebut sudah diberikan ke daerah mana saja.</p>



<p>Kepala BPIP juga menyampaikan bahwa Penyerahan Duplikat Bendera pusaka merupakan amanat dari Peraturan Presiden Nomor 51 Tahun 2022 tentang Program Pasukan Pengibar Bendera Pusaka Pasal 8 ayat (1) sampai (3).</p>



<p>Turut hadir bersama Pj Wali Kota Nurkholis dalam penyerahan tersebut, Kepala Bakesbangpol, Muhammad Sonhadji dan anggota Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kota Probolinggo, Muhammad Fatih Abdullah dari SMAN 4. <strong>(kom/pix/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">212741</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Polresta Malang Kota Ajak Pengendara Kendaraan Peringati Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI</title>
		<link>https://memontum.com/polresta-malang-kota-ajak-pengendara-kendaraan-peringati-detik-detik-proklamasi-kemerdekaan-ri</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 17 Aug 2023 06:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[detik-detik]]></category>
		<category><![CDATA[Kemerdekaan]]></category>
		<category><![CDATA[kendaraan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pengendara]]></category>
		<category><![CDATA[peringati]]></category>
		<category><![CDATA[polresta]]></category>
		<category><![CDATA[Proklamasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=196014</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Polresta Malang Kota mengajak seluruh pengendara kendaraan bermotor di kawasan Jalan Basuki Rahmat dan Simpang Empat Rajabali-BCA, untuk berhenti sejenak memperingati detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI, Kamis (17/08/2023) sekitar pukul 10.00. Tidak hanya itu, pengendara juga dianjurkan turun sejenak dan serempak mengambil posisi sikap sempurna untuk siap-siap memberikan penghormatan saat lagu Indonesia [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Polresta Malang Kota mengajak seluruh pengendara kendaraan bermotor di kawasan Jalan Basuki Rahmat dan Simpang Empat Rajabali-BCA, untuk berhenti sejenak memperingati detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI, Kamis (17/08/2023) sekitar pukul 10.00. Tidak hanya itu, pengendara juga dianjurkan turun sejenak dan serempak mengambil posisi sikap sempurna untuk siap-siap memberikan penghormatan saat lagu Indonesia Raya dikumandangkan.</p>



<p>Kasat Lantas Polresta Malang Kota Kompol, Akhmad Fani Rakhim, diikuti anggota Satlantas yang bertugas di depan Gereja Kayu Tangan, tampak serentak memberikan penghormatan kepada Bendera Merah Putih, saat detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI dengan diiringi lantunan lagu Kebangsaan Indonesia Raya. &#8220;Sesuai amanat dari Bapak Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Budi Hermanto, untuk bersama-sama masyarakat memberikan penghormatan pada detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI. Ini sebagai rasa syukur dan rasa terima kasih serta bentuk penghormatan kepada pahlawan dalam merebut kemerdekaan NKRI dari penjajah,&#8221; terang Kompol Fani, seusai pemberikan penghormatan.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Dalam pelaksanaan ini, Polresta Malang Kota menyasar di dua titik persimpangan yang dinilai cukup ramai dilalui pengendara dan aktivitas masyarakat. Pengendara sendiri, tampak antusias pada saat pemberian penghormatan pada Bendera Merah Putih dan menyanyikan lagu Indonesia Raya.</p>



<p>&#8220;Kami berterima kasih kepada pengendara, masyarakat yang sudah menyempatkan waktunya untuk memberikan penghormatan. Semoga dengan acara ini lebih menumbuhkan rasa kebangsaan kita,&#8221; jelas Kompol Fani.</p>



<p>Prosesi pelaksanaan detik-detik proklamasi sendiri, hanya berdurasi tiga menit setelah lagu Indonesia Raya. Setelah pelaksanaan selesai, pengendaraan pun diperkenankan untuk melanjutkan perjalanan kembali. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">196014</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Detik-detik Proklamasi, Sejumlah Kendaraan di Depan Balai Kota Among Tani Kota Batu Berhenti Sejenak</title>
		<link>https://memontum.com/detik-detik-proklamasi-sejumlah-kendaraan-di-depan-balai-kota-among-tani-kota-batu-berhenti-sejenak</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 17 Aug 2023 05:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[berhenti]]></category>
		<category><![CDATA[detik-detik]]></category>
		<category><![CDATA[kendaraan]]></category>
		<category><![CDATA[Proklamasi]]></category>
		<category><![CDATA[sejenak]]></category>
		<category><![CDATA[sejumlah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=195979</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Seluruh pengendara kendaraan bermotor yang melintas di depan Balai Kota Among Tani, Jalan Panglima Sudirman, Kota Batu, berhenti selama kurang lebih 3 menit saat mendengar suara sirine detik-detik Proklamasi Peringatan HUT RI Ke-78, Kamis (17/08/2023) sekitar pukul 10.03. Momen penghormatan dengan diikuti pengamanan oleh petugas, pun berlangsung khidmat. Salah seorang pengendara [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Seluruh pengendara kendaraan bermotor yang melintas di depan Balai Kota Among Tani, Jalan Panglima Sudirman, Kota Batu, berhenti selama kurang lebih 3 menit saat mendengar suara sirine detik-detik Proklamasi Peringatan HUT RI Ke-78, Kamis (17/08/2023) sekitar pukul 10.03. Momen penghormatan dengan diikuti pengamanan oleh petugas, pun berlangsung khidmat.</p>



<p>Salah seorang pengendara roda empat, Mardian (34) warga Kota Kediri, mengatakan bahwa berhentinya sejumlah kendaraan untuk mengikuti detik-detik Proklamasi, merupakan hal yang harus terus dilakukan. Tidak hanya kewajiban sebagai warga negara, namun juga harus sebagai kesadaran. Karenanya, sudah sewajarnya setiap peringatan harus terus dilakukan.</p>



<p>&#8220;Saya sangat bersyukur bisa mengikuti peringatan detik-detik Proklamasi ini di jalan dengan pengendara lain. Karena bagaimana pun sebagai warga negara, kita harus menghormati jasa dan mengenang. Apalagi, peringatan yang dilakukan juga tidak lama,&#8221; terangnya.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Saat sirine berbunyi, tambahnya, dirinya merasakan suasana yang berbeda. Dalam pengertian, bunyi keras sirine mengingatkan tempo dulu saat zaman perjuangan. &#8220;Terus terang, baru kali ini saya merasakan seperti ini. Ini sangat luar biasa. Dan, seperti suasana saat perang. Saya sangat merasakan suasana yang berbeda,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Sementara itu, salah seorang pengendara roda dua, Dudung (58) warga Desa Pesanggrahan, menyampaikan bahwa dirinya sempat kaget ketika harus berhenti sejenak di tengah jalan. Namun setelah mengetahui adanya detik-detik Proklamasi, dirinya baru ingat dan sangat antusias karena ini adalah momen yang ditunggu-tunggu.</p>



<p>&#8220;Saya sangat bersyukur bisa mengikuti detik-detik proklamasi bersama warga lainnya. Tentunya, ini jadi pengalaman sangat beharga. Apalagi, ini saya lakukan ditengah perjalanan,&#8221; lanjutnya. <strong>(put/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">195979</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Forkopimda Kota Probolinggo Gelar Detik Detik Proklamasi di Simpang Tiga Ketapang</title>
		<link>https://memontum.com/forkopimda-kota-probolinggo-gelar-detik-detik-proklamasi-di-simpang-tiga-ketapang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 17 Aug 2023 05:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Forkopimda]]></category>
		<category><![CDATA[Ketapang]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[Proklamasi]]></category>
		<category><![CDATA[simpang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=196468</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Usai pemberian remisi di Lapas Kelas IIB Probolinggo, Pemkot Probolinggo yang diwakili oleh Sekretaris Daerah, Ninik Ira Wibawati bersama anggota Forkopimda bergeser ke Pos Polisi Ketapang, untuk melaksanakan peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia di Simpang Tiga Ketapang yang menjadi pintu gerbang Kota Probolinggo, Kamis (17/08/2023) sekitar pukul 10.03. Sejumlah pasukan pembawa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Probolinggo</strong> &#8211; Usai pemberian remisi di Lapas Kelas IIB Probolinggo, Pemkot Probolinggo yang diwakili oleh Sekretaris Daerah, Ninik Ira Wibawati bersama anggota Forkopimda bergeser ke Pos Polisi Ketapang, untuk melaksanakan peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia di Simpang Tiga Ketapang yang menjadi pintu gerbang Kota Probolinggo, Kamis (17/08/2023) sekitar pukul 10.03.</p>



<p>Sejumlah pasukan pembawa Bendera Merah Putih dari anggota kepolisian dan TNI berdiri di tengah Simpang Tiga Ketapang, secara berjajar. Sementara, para pengendara yang akan melintas dihentikan sejenak untuk melakukan penghormatan kepada Bendera Merah Putih, yang ditandai dengan bunyi sirine secara serentak.</p>



<p>Sementara di lokasi kedua, atau di Command Center juga menjadi tempat yang sama untuk mengikuti upacara detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia. Para asissten dan staf ahli, kepala perangkat daerah, camat dan perwakilan Forkopimda mengikuti live streaming dari kanal Medsos Sekretariat Presiden dari Istana Merdeka Jakarta.</p>



<p>Usai acara tersebut, Forkopimda dan seluruh jajaran pejabat di Lingkungan Pemkot Probolinggo langsung menuju ke Gedung Puri Manggala Bhakti untuk mengikuti tasyakuran. Sekda Ninik menyerahkan potongan tumpeng kepada Ketua DPRD, Abdul Mujib, disusul perwakilan veteran dan anggota Paskibraka.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Usai pemotongan tumpeng di acara tasyakuran, Sekda Ninik Ira Wibawati dan anggota Forkopimda berbincang santai di Puri Manggala Bhakti. Acara tersebut juga dihadiri oleh veteran dan anggota Paskibraka.</p>



<p>Saat disinggung perihal makna HUT ke-78 Kemerdekaan RI, Sekda Ninik menyampaikan pesan dan mengungkapkan rasa terima kasihnya pada masyarakat Kota Probolinggo. &#8220;Terima kasih kepada seluruh warga Kota Probolinggo yang selama ini telah berpartisipasi menyemarakkan HUT ke-78 Kemerdekaan RI. Dengan rangkaian acara mulai tingkat RT,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Pemkot bersama Forkopimda berkolaborasi dalam berbagai kegiatan, khususnya dalam upaya mengisi kemerdekaan ini dengan hal yang positif. &#8220;Sejalan dengan visi- misi wali kota, membangun Kota Probolinggo bersama rakyat agar menjadi hebat dan handal. Dengan begitu selaras dengan tema kemerdekaan tahun 2023 ini, Terus Melaju Menuju Indonesia Maju,” tambahnya.</p>



<p>Sementara itu, Kapolres Probolinggo Kota, AKBP Wadi Sa’bani, menyatakan rasa syukurnya atas kerukunan masyarakat di Kota Mangga ini. “Alhamdulillah Kota Probolinggo masyarakatnya dewasa, sehingga kondisi wilayah menjadi aman, damai dan kondusif. Contohnya, saat Forkopimda datang di acara tasyakuran RT 10/RW 12 Kecamatan Kanigaran. Mereka melakukan kegiatan tersebut dengan guyub sehingga terlihat kekompakan warga. Dan itulah yang menjadi harapan bersama,” jelasnya. <strong>(kom/pix/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">196468</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Peringati Detik-detik Proklamasi, Seluruh Pengguna Jalan di Blitar Turun dan Beri Penghormatan</title>
		<link>https://memontum.com/peringati-detik-detik-proklamasi-seluruh-pengguna-jalan-di-blitar-turun-dan-beri-penghormatan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Aug 2022 11:18:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Blitar]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[blitar]]></category>
		<category><![CDATA[Proklamasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=173913</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Blitar &#8211; Peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan ke-77 Republik Indonesia, semarak digelar di seluruh pelosok tanah air dan diikuti semua lapisan masyarakat, Rabu (17/08/2022) tadi. Peringatan itu, tidak terkecuali juga dilakukan pengguna jalan yang melintas di ruas jalan protokol di Kabupaten Blitar. Seperti pengguna jalan di perempatan Kecamatan Kanigoro, sekitar pukul 10.10, pemakai jalan diminta [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Blitar</strong> &#8211; Peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan ke-77 Republik Indonesia, semarak digelar di seluruh pelosok tanah air dan diikuti semua lapisan masyarakat, Rabu (17/08/2022) tadi. Peringatan itu, tidak terkecuali juga dilakukan pengguna jalan yang melintas di ruas jalan protokol di Kabupaten Blitar.</p>



<p>Seperti pengguna jalan di perempatan Kecamatan Kanigoro, sekitar pukul 10.10, pemakai jalan diminta untuk berhenti sementara saat petugas Satlantas Polres Blitar, membunyikan sirine tanda peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI. Karenanya, pengendara sepeda motor maupun pengemudi mobil, semuanya turun dari kendaraan dan mengambil sikap sempurna serta hormat kepada Bendera Merah aputih yang dipasang tepat di tengah perempatan.</p>



<p>Kanit Turjawali Satlantas Polres Blitar, Ipda Putut Siswahyudi, mengatakan bahwa kegiatan peringatan detik-detik proklamasi ini digelar di tiga titik jalan protokol di Kabupaten Blitar. &#8220;Selain di Simpang Empat Kanigoro, peringatan detik-detik proklamasi ini juga dilakukan di Pertigaan Beru Kecamatan Wlingi dan Perempatan Garum Kecamatan Garum,&#8221; kata Ipda Putut Siswahyudi.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/jalin-kebersamaan-baznas-kota-probolinggo-gelar-doa-bersama-ulama-dan-umaroh">Jalin Kebersamaan, Baznas Kota Probolinggo Gelar Doa Bersama Ulama dan Umaroh</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/sambut-lebaran-healing-asyik-di-lereng-argopuro-dari-kebun-teh-hingga-jejak-purba">Sambut Lebaran, Healing Asyik di Lereng Argopuro dari Kebun Teh hingga Jejak Purba</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/lindungi-pemudik-dari-hujan-ektrem-pemprov-jatim-siapkan-operasi-modifikasi-cuaca">Lindungi Pemudik dari Hujan Ektrem, Pemprov Jatim Siapkan Operasi Modifikasi Cuaca</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/operasi-ketupat-semeru-2026-polres-pasuruan-siapkan-4-pospam-2-posyan-dan-1-pos-terpadu">Operasi Ketupat Semeru 2026, Polres Pasuruan Siapkan 4 Pospam, 2 Posyan dan 1 Pos Terpadu</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/perkuat-jaring-pengaman-sosial-bupati-jember-minta-camat-kawal-ketersediaan-pangan-jelang-idul-fitri">Perkuat Jaring Pengaman Sosial, Bupati Jember Minta Camat Kawal Ketersediaan Pangan Jelang Idul Fitri</a></li>
</ul>


<p>Lebih lanjut Ipda Putut Siswahyudi menyampaikan, selain mengajak pengguna jalan untuk ikut memperingati detik-detik proklamasi, anggota Satlantas Polres Blitar, juga membagikan Bendera Merah Putih kepada pengguna jalan. Di setiap titik, disiapkan 150 bendera untuk dibagikan.</p>



<p>&#8220;Selain itu, kami juga membagikan bendera kepada pengguna jalan. Ada 150 bendera yang kami bagikan di setiap titik,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Ipda Putut menambahkan, dengan diperingatinya detik-detik Proklamasi Kemerdekaan ke-77 RI ini, mengerti akan pentingnya arti proklamasi bagi kemerdekaan Indonesia. Dan diharapkan dapat menumbuhkan semangat kebangsaan kepada seluruh masyarakat. &#8220;Kami berharap kegiatan ini bisa menumbuhkan semangat kebangsaan seluruh masyarakat,&#8221; ujarnya. <strong>(jar/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">173913</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
