<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>promosi &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/promosi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sat, 07 Feb 2026 12:59:51 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>promosi &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Satpol PP Kota Malang Imbau Hiburan Malam Patuhi Perda dan Bijak dalam Promosi</title>
		<link>https://memontum.com/satpol-pp-kota-malang-imbau-hiburan-malam-patuhi-perda-dan-bijak-dalam-promosi</link>
					<comments>https://memontum.com/satpol-pp-kota-malang-imbau-hiburan-malam-patuhi-perda-dan-bijak-dalam-promosi#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 06 Feb 2026 08:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[hiburan,]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[patuhi]]></category>
		<category><![CDATA[promosi]]></category>
		<category><![CDATA[satpol]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=230039</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Malang mengimbau seluruh pengelola tempat hiburan malam agar lebih berhati-hati dalam menjalankan usaha. Khususnya, terkait dengan konten promosi dan kepatuhan terhadap Peraturan Daerah (Perda). Imbauan itu disampaikan, menyusul sempat viralnya konten sensitif dari salah satu tempat hiburan malam di Kota Malang beberapa waktu lalu, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Malang mengimbau seluruh pengelola tempat hiburan malam agar lebih berhati-hati dalam menjalankan usaha. Khususnya, terkait dengan konten promosi dan kepatuhan terhadap Peraturan Daerah (Perda).</p>



<p>Imbauan itu disampaikan, menyusul sempat viralnya konten sensitif dari salah satu tempat hiburan malam di Kota Malang beberapa waktu lalu, yang dinilai menimbulkan keresahan di masyarakat.</p>



<p>Kepala Bidang Ketentraman dan Ketertiban Umum (KKU) Satpol PP Kota Malang, Mustaqim Jaya, mengatakan bahwa pihak manajemen hiburan malam yang bersangkutan telah dipanggil dan memberikan klarifikasi, sekaligus menyampaikan permohonan maaf. “Manajemennya sudah kami panggil, sudah klarifikasi dan menyampaikan permohonan maaf. Konten yang viral itu juga sudah dihapus,” kata Mustaqim, Jumat (06/02/2026) tadi.</p>



<p>Mustaqim menegaskan, bahwa hal itu juga menjadi peringatan bagi tempat hiburan malam lainnya agar tidak melakukan hal serupa. Terutama, dalam membuat konten promosi yang berpotensi menyinggung unsur sensitif maupun SARA.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Tempat hiburan malam harus lebih mengintensifkan tindakan-tindakan yang mengarah pada penegakan Perda. Ini penting supaya kejadian serupa tidak terulang,” tegasnya.</p>



<p>Mustaqim menjelaskan, bahwa Satpol PP bersama pemerintah provinsi juga terus melakukan pengawasan dan pembinaan, termasuk melalui operasi gabungan yang melibatkan Satpol PP Provinsi Jawa Timur dan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) provinsi. “Beberapa waktu lalu, kami menggelar operasi gabungan dari Satpol PP Provinsi dan OPD Provinsi. Terkait perizinan, itu menjadi kewenangan masing-masing tempat hiburan malam dan terus kami pantau,” tambahnya.</p>



<p>Lebih lanjut, menurutnya pembinaan terhadap pengusaha hiburan malam sebenarnya telah dilakukan sejak lama. Satpol PP Kota Malang bahkan pernah mengumpulkan para pengusaha hiburan malam dalam sebuah forum yang menghadirkan narasumber dari Dinas Pariwisata Provinsi Jawa Timur.</p>



<p>“Sudah pernah kami kumpulkan dan sampaikan secara langsung, agar lebih berhati-hati dalam operasional maupun konten promosi,” imbuhnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/satpol-pp-kota-malang-imbau-hiburan-malam-patuhi-perda-dan-bijak-dalam-promosi/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">230039</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Fawait Ajak Semua Pihak Terlibat Promosi Pariwisata di Kabupaten Jember</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-fawait-ajak-semua-pihak-terlibat-promosi-pariwisata-di-kabupaten-jember</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Oct 2025 11:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[fawait]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten]]></category>
		<category><![CDATA[Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[promosi]]></category>
		<category><![CDATA[terlibat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=227160</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Bupati Jember, Muhammad Fawait, meminta semua pihak ikut mempromosikan obyek wisata yang ada di Kabupaten Jember. Upaya ini dilakukan, sebagai langkah mengembalikan kejayaan sektor pariwisata yang ada di Kota Cerutu dan Tembakau. Bupati Fawait mengungkapkan keinginannya itu, seusai mengikuti prosesi penyatuan air dari tujuh mata air. Penyatuan air dari tujuh sumber menjadi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Bupati Jember, Muhammad Fawait, meminta semua pihak ikut mempromosikan obyek wisata yang ada di Kabupaten Jember. Upaya ini dilakukan, sebagai langkah mengembalikan kejayaan sektor pariwisata yang ada di Kota Cerutu dan Tembakau.</p>



<p>Bupati Fawait mengungkapkan keinginannya itu, seusai mengikuti prosesi penyatuan air dari tujuh mata air. Penyatuan air dari tujuh sumber menjadi simbol harmoni, kesejahteraan dan keberkahan bagi masyarakat Jember.</p>



<p>Kegiatan ini, digagas Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) di Kampung Durian, Desa Pakis, Kecamatan Panti, yang menjadi bagian dari kegiatan Bunga Desaku, Senin (27/10/2025) tadi.</p>



<p>Bupati Fawait menyebut, Kabupaten Jember memiliki potensi obyek wisata dan sejarah kuat yang bisa dijual sebagai destinasi wisata. &#8220;Jember adalah kota karesidenan dan bahkan 10 hingga 15 tahun yang lalu menjadi tujuan utama wisata bagi orang-orang dari Surabaya, Jakarta, dan daerah lain,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Dirinya kemudian menyebutkan, salah satu destinasi yang layak dipromosikan adalah Kampung Durian, Desa Pakis, yang dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai ikon wisata agro berbasis alam dan edukasi. Pengalamannya selama menginap semalaman dan menyaksikan langsung potensi dimiliki, kawasan tersebut layak dijadikan destinasi unggulan.</p>



<p>&#8220;Kampung Durian ini menurut saya sangat layak untuk dikunjungi oleh wisatawan baik di Jember maupun luar Jember,&#8221; paparnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Bupati Fawait juga mengatakan, kemajuan yang dicapai Kampung Durian diyakini akan memberikan dampak positif yang signifikan bagi perekonomian, khususnya masyarakat Kecamatan Panti. Namun demikian, mantan anggota DPRD Jawa Timur itu menyadari bahwa upaya besar ini membutuhkan dukungan dan kerja sama dari seluruh pihak.</p>



<p>&#8220;Butuh dukungan dari semua pihak, para Kepala UPD dan jajarannya, TNI/Polri, Pemerintah Kecamatan, Kapolsek, Camat dan Danramil beserta jajaran serta para Kepala Desa (Kades) dan seluruh elemen masyarakat,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Bupati Fawait juga berpesan kepada masyarakat yang aktif di media sosial seperti Facebook, TikTok dan Instagram, agar digunakan untuk memaksimalkan promosi potensi pariwisata Jember, bukan untuk kepentingan politik. &#8220;Promosi ditekankan pada potensi pariwisata, seperti Kampung Durian dan bukan untuk keperluan politik, karena pemilihan kepala daerah (Pilkada) masih lama,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Terlebih, saat ini Pemerintah Kabupaten Jember menjalin kerja sama antar wilayah dengan Bondowoso dan Lumajang dalam pengembangan aglomerasi pariwisata Tapal Kuda. Dengan promosi dan kerjasama tersebut, seluruh lokasi wisata di Jember akan banyak di datangi wisatawan lokal maupun manca negara.</p>



<p>Sebagai informasi, Kampung Durian dikenal sebagai kawasan wisata agro dengan panen durian yang melimpah. Wisatawan dapat menikmati sensasi makan durian lokal langsung dari pohonnya dan tempat ini juga menawarkan konsep wisata alami, termasuk lokasi untuk camping dan outbound. <strong>(kom/rio/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">227160</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Buntut Promosi Minuman Beralkohol, King Abdi Diperiksa Polisi dan Permintaan Maaf</title>
		<link>https://memontum.com/buntut-promosi-minuman-beralkohol-king-abdi-diperiksa-polisi-dan-permintaan-maaf</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 18 Jul 2025 07:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[beralkohol]]></category>
		<category><![CDATA[buntut]]></category>
		<category><![CDATA[diperiksa]]></category>
		<category><![CDATA[minuman]]></category>
		<category><![CDATA[permintaan]]></category>
		<category><![CDATA[polisi]]></category>
		<category><![CDATA[promosi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=224080</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Petugas Reskrim Polresta Malang Kota memanggil Amrizal Nuril Abdi alias King Abdi, Jumat (18/07/2025) tadi. Pemanggilan itu, buntut dari video mempromosikan minuman beralkohol, yang berada di kawasan Jalan Soekarno-Hatta, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. Perlu diketahui, bahwa video King Abdi terkait promosi tersebut membuat gaduh dan banyak mendapat kecaman dari masyarakat. Bahkan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Petugas Reskrim Polresta Malang Kota memanggil Amrizal Nuril Abdi alias King Abdi, Jumat (18/07/2025) tadi. Pemanggilan itu, buntut dari video mempromosikan minuman beralkohol, yang berada di kawasan Jalan Soekarno-Hatta, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang.</p>



<p>Perlu diketahui, bahwa video King Abdi terkait promosi tersebut membuat gaduh dan banyak mendapat kecaman dari masyarakat. Bahkan diketahui saat ini, toko yang dipromosikannya sudah tutup dan unggahan video tersebut sudah di take down.</p>



<p>King Abdi sendiri, diminta keterangan sekitar 2 jam berada di Polresta Malang Kota dan baru keluar dari ruang Reskrim sekitar pukul 12.40. Saat bertemu awak media, dirinya meminta maaf kepada masyarakat Kota Malang.</p>



<p>“Saya minta maaf kepada semua lapisan masyarakat Kota Malang, pemuka agama, Pemerintah Kota Malang dan Resmob Malang Kota, karena sudah bikin gaduh. Ini murni kelalaian saya, kesalahan saya,” ujarnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Abdi menjelaskan, bahwa dirinya sudah menjelaskan ke pihak berwajib terkait permasalahan ini. &#8220;Semuanya sudah saya jelaskan ke Resmob Kota Malang. Saya sebagai warga negara yang baik, saya menunggu nantinya seperti apa. Saya tidak bisa ngomong apa-apa, saya meminta maaf sebesar-besarnya atas kegaduhan ini,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Sementara itu, Kasi Humas Polresta Malang Kota, Ipda Yudi Risdianto, mengatakan bahwa Satreskrim Polresta Malang Kota mengundang Abdi untuk diklarifikasi. &#8220;Undangan tadi untuk klarifikasi terkait video yang beredar di media sosial. Dari ini semua, kita akan melakukan penyelidikan apakah ada pelanggaran hukum atau tidak. Kita pelajari dulu dan kumpulkan bukti-buktinya,&#8221; urainya.</p>



<p>Jika nantinya ditemukan pelanggaran yang dilakukan pemilik toko Miras, pihak kepolisian akan melakukan tindakan tegas. Begitu juga untuk King Abdi, masih dalam proses penyelidikan.</p>



<p>&#8220;Kita pelajari dulu, apa perannya saudara King Abdi yang telah membuat konten meresahkan masyarakat Kota Malang ini. Saat ini masih penyelidikan,&#8221; jelasnya. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">224080</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Promosi Ekonomi Kreatif, UMKM dan Produk Unggulan, Pandalungan Festival di Jember Berlangsung Meriah</title>
		<link>https://memontum.com/promosi-ekonomi-kreatif-umkm-dan-produk-unggulan-pandalungan-festival-di-jember-berlangsung-meriah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 06 Jul 2025 14:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[berlangsung]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Festival]]></category>
		<category><![CDATA[Kreatif]]></category>
		<category><![CDATA[Meriah]]></category>
		<category><![CDATA[pandalungan]]></category>
		<category><![CDATA[produk]]></category>
		<category><![CDATA[promosi]]></category>
		<category><![CDATA[unggulan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=223709</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Bupati Jember, Muhammad Fawait, bersama jajaran Forkopimda Jember menghadiri penutupan Pandalungan Festival bertajuk Gebyar UMKM Bank Jatim yang berlangsung meriah di Alun-Alun Jember Nusantara, Minggu (06/07/2025) malam. Festival yang menjadi ajang promosi ekonomi kreatif dan pemberdayaan pelaku UMKM, ini telah berlangsung sejak Kamis (03/07/2025) lalu. Dalam pelaksanaan ini, sedikitnya menghadirkan berbagai kegiatan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Bupati Jember, Muhammad Fawait, bersama jajaran Forkopimda Jember menghadiri penutupan Pandalungan Festival bertajuk Gebyar UMKM Bank Jatim yang berlangsung meriah di Alun-Alun Jember Nusantara, Minggu (06/07/2025) malam. Festival yang menjadi ajang promosi ekonomi kreatif dan pemberdayaan pelaku UMKM, ini telah berlangsung sejak Kamis (03/07/2025) lalu.</p>



<p>Dalam pelaksanaan ini, sedikitnya menghadirkan berbagai kegiatan menarik serta produk-produk unggulan dari 100 UMKM terbaik se-Kabupaten Jember. Gelaran juga menyuguhkan beragam rangkaian acara, seperti night run, turnamen basket, e-sport Mobile Legends, marching band, lomba kopi kekinian, talk show, bazar UMKM, hingga konser musik yang dimeriahkan oleh musisi lokal dan nasional.</p>



<p>Bupati Jember, Muhammad Fawait, menyampaikan komitmennya untuk terus menghidupkan kembali geliat ekonomi dan pariwisata di Kabupaten Jember. Salah satunya, melalui penyelenggaraan berbagai event besar secara berkala.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Saya menyampaikan terima kasih kepada Bank Jatim atas dukungannya. Setelah ini kita akan teruskan dengan event-event besar lainnya. Termasuk Jember Fashion Carnaval (JFC) dan setiap bulan akan ada kegiatan berskala besar di Kabupaten Jember, seperti acara malam ini,” kata Bupati Fawait.</p>



<p>Dirinya juga mengingatkan, bahwa sekitar 15 tahun lalu, Jember pernah menjadi pusat event-event besar di wilayah Tapal Kuda. Oleh karena itu, dirinya bertekad bersama seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Jember untuk mengembalikan kejayaan itu.</p>



<p>“Saya ingin setiap acara juga menghadirkan artis-artis nasional, terutama yang berasal dari Kabupaten Jember. Ini menjadi bagian dari upaya membangun identitas dan kebanggaan daerah kita,” tambahnya.</p>



<p>Dengan suksesnya gelaran Pandalungan Festival ini, Pemerintah Kabupaten Jember berharap dapat terus mendorong kemajuan UMKM. Terutama dalam menjadikan Jember sebagai destinasi unggulan kegiatan seni, budaya, olahraga dan ekonomi kreatif di Jawa Timur. <strong>(kom/rio/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">223709</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Segoro Topeng Kaliwungu, antara Akselerasi Literasi Digital, Budaya dan Promosi Wisata</title>
		<link>https://memontum.com/segoro-topeng-kaliwungu-antara-akselerasi-literasi-digital-budaya-dan-promosi-wisata</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 28 Jun 2025 08:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[akselerasi]]></category>
		<category><![CDATA[antara]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[digital]]></category>
		<category><![CDATA[kaliwungu]]></category>
		<category><![CDATA[Literasi]]></category>
		<category><![CDATA[promosi]]></category>
		<category><![CDATA[segoro]]></category>
		<category><![CDATA[topeng]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=223441</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang menjadikan momen budaya Segoro Topeng Kaliwungu sebagai ruang akselerasi literasi digital masyarakat, dengan menghadirkan enam titik Wifi publik gratis di lokasi acara di Pantai Watu Pecak, Kecamatan Pasirian, Minggu (29/06/2025) besok. Langkah yang dilakukan ini, bukan semata penyediaan akses internet, tetapi juga menjadi bagian dari strategi besar Pemkab [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang menjadikan momen budaya Segoro Topeng Kaliwungu sebagai ruang akselerasi literasi digital masyarakat, dengan menghadirkan enam titik Wifi publik gratis di lokasi acara di Pantai Watu Pecak, Kecamatan Pasirian, Minggu (29/06/2025) besok. Langkah yang dilakukan ini, bukan semata penyediaan akses internet, tetapi juga menjadi bagian dari strategi besar Pemkab dalam membangun ekosistem digital inklusif sekaligus memperkuat peran warga sebagai penyampai pesan budaya dan promosi daerah.</p>



<p>“Kami ingin masyarakat menjadi bagian dari penyiar budaya. Dengan Wifi publik ini, masyarakat bisa langsung membagikan momen, menyebarkan semangat budaya Lumajang ke ruang digital yang lebih luas,” kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Lumajang, Mustaqim, Sabtu (28/06/2025) tadi.</p>



<p>Masing-masing titik Wifi yang disediakan, tambahnya, mampu menampung 250 hingga 300 pengguna, dengan kapasitas total hingga 2 ribu orang secara bersamaan. Fasilitas ini, disiapkan guna mengantisipasi gangguan sinyal akibat tingginya konsentrasi pengunjung di area pantai.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Disampaikan Mustaqim, tim teknis juga disiagakan untuk memastikan stabilitas jaringan selama kegiatan berlangsung. Inisiatif ini, sekaligus mendukung transformasi digital daerah dan selaras dengan upaya Pemkab memperluas akses teknologi hingga ke wilayah pesisir.</p>



<p>“Ini bukan sekadar jaringan internet, tapi bagian dari upaya membangun ruang publik digital yang produktif dan kolaboratif,” tambahnya.</p>



<p>Event budaya Segoro Topeng Kaliwungu sendiri, merupakan ajang kolaborasi antara pelestarian budaya, pariwisata, dan lingkungan. Dengan dukungan infrastruktur digital, kegiatan ini diharapkan tak hanya berdampak lokal, tetapi juga memiliki resonansi nasional melalui peran serta masyarakat dalam menyebarkan narasi kebaikan dari Lumajang. <strong>(kom/adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">223441</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Diminati Pasar Internasional, Bupati Banyuwangi Gencarkan Promosi Cokelat Unggulan Banyuwangi</title>
		<link>https://memontum.com/diminati-pasar-internasional-bupati-banyuwangi-gencarkan-promosi-cokelat-unggulan-banyuwangi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 22 Jun 2025 07:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[cokelat]]></category>
		<category><![CDATA[diminati]]></category>
		<category><![CDATA[gencarkan]]></category>
		<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[promosi]]></category>
		<category><![CDATA[unggulan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=223236</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, akan terus meningkatkan promosi potensi cokelat unggulan Banyuwangi. Seperti salah satunya, yakni dengan menggelar Festival Cokelat Banyuwangi, di Destinasi Wisata Waduk Sidodadi, kawasan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) I Regional 5 Kalirejo-Kendenglembu, Kecamatan Glenmore, Sabtu dan Minggu (22/06/2025) tadi. Bupati Ipuk mengatakan, bahwa festival ini untuk mengangkat potensi cokelat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, akan terus meningkatkan promosi potensi cokelat unggulan Banyuwangi. Seperti salah satunya, yakni dengan menggelar Festival Cokelat Banyuwangi, di Destinasi Wisata Waduk Sidodadi, kawasan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) I Regional 5 Kalirejo-Kendenglembu, Kecamatan Glenmore, Sabtu dan Minggu (22/06/2025) tadi.</p>



<p>Bupati Ipuk mengatakan, bahwa festival ini untuk mengangkat potensi cokelat dan menguatkan posisi Banyuwangi sebagai salah satu daerah penghasilan kakao terbaik di dunia. &#8220;Festival ini untuk kian mempromosikan potensi cokelat Banyuwangi, yang dikenal merupakan salah satu terbaik di dunia,&#8221; kata Bupati Ipuk.</p>



<p>Diketahui, bahwa Kabupaten Banyuwangi telah dikenal sebagai salah satu penghasil cokelat terbaik di dunia. Budidaya cokelat terbaik tersebut, salah satunya ada di perkebunan kakao Kendenglembu, Banyuwangi yang merupakan Center of Excellence Kakao (sentra produktivitas dan keberlanjutan budidaya kakao).</p>



<p>Regional Head PTPN I Regional 5, Winarto, mengatakan di Kendenglembu menghasilkan Kakao Lindak atau dikenal Kakao Bulk dan Kakao Mulia atau Kakao Edel (fine cocoa). Kakao jenis Edel ini, yang paling diminati di ekspor. Karenanya, menjadi salah satu varian kakao terbaik dan termahal di dunia.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Perkebunan kakao di Banyuwangi, lanjutnya, telah mengekspor kakao jenis Bulk dan Edel ke berbagai negara di Asia, Afrika dan Eropa. Seperti Jepang, Gana, Swiss dan Belanda. Di Jawa Timur, kakao jenis Edel hanya bisa ditemukan di Banyuwangi.</p>



<p>Perkebunan Kakao yang dikelola PTPN I Regional 5 di Banyuwangi, lanjutnya, memiliki luas lahan sekitar 220 hektare. Rinciannya, 94 hektare Kakao Edel dan 126 hektare Kakao Bulk. “Tahun depan kita akan mengembangkan lagi perkebunan kakao seluas 80 hektare, dari yang sudah eksisting 220 hektare. Sehingga, totalnya nanti sekitar 300 hektare,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Dalam festival ini, diramaikan berbagai suguhan dan atraksi menarik. Ada lomba Gandrung, jalan sehat gembira, lomba mewarnai, lomba fashion anak, hingga edukasi kakao untuk pelajar. Selain lomba kuliner olahan cokelat, tahun ini juga ditambahkan kategori kopi dan gula, mengingat Glenmore adalah penghasil kedua komoditas tersebut.</p>



<p>Beragam kuliner berbahan cokelat, juga disajikan di 30 stan UMKM. Seperti cokelat murni, permen, puding, kue basah, kue kering dengan bahan cokelat.</p>



<p>Salah satu wisatawan asal Denmark, Bouw, yang datang ke festival tersebut mengatakan cokelat Banyuwangi memiliki rasa yang otentik. “Saya sudah mencobanya. Sangat otentik, rasa cokelat yang sebenarnya saya rasakan di sini,” kata Bouw. <strong>(kom/bwi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">223236</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Segoro Topeng Kaliwungu 2025 Jadi Ajang Promosi Lumajang Tingkat Internasional</title>
		<link>https://memontum.com/segoro-topeng-kaliwungu-2025-jadi-ajang-promosi-lumajang-tingkat-internasional</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 14 Jun 2025 08:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[kaliwungu]]></category>
		<category><![CDATA[promosi]]></category>
		<category><![CDATA[segoro]]></category>
		<category><![CDATA[tingkat]]></category>
		<category><![CDATA[topeng]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=222964</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Pemerintah Kabupaten Lumajang menargetkan event tahunan Segoro Topeng Kaliwungu 2025, bukan sekadar pertunjukan budaya. Namun melainkan, sebagai strategi besar untuk mempromosikan identitas budaya lokal, menggerakkan ekonomi kreatif dan mendorong pariwisata Lumajang ke tingkat nasional dan internasional. Komitmen tersebut, ditegaskan dalam rapat koordinasi (Rakor) lintas sektor yang digelar di Alka Cafe, Kecamatan Sukodono, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten Lumajang menargetkan event tahunan Segoro Topeng Kaliwungu 2025, bukan sekadar pertunjukan budaya. Namun melainkan, sebagai strategi besar untuk mempromosikan identitas budaya lokal, menggerakkan ekonomi kreatif dan mendorong pariwisata Lumajang ke tingkat nasional dan internasional.</p>



<p>Komitmen tersebut, ditegaskan dalam rapat koordinasi (Rakor) lintas sektor yang digelar di Alka Cafe, Kecamatan Sukodono, Sabtu (14/06/2025) tadi. Dalam momen itu, Pemerintah Daerah, Dinas Pariwisata, pelaku media, konten kreator, hingga komunitas seni hadir menyatukan visi demi suksesnya acara yang akan menjadi wajah baru Lumajang di mata dunia.</p>



<p>“Segoro Topeng adalah etalase budaya Lumajang yang memiliki kekuatan besar untuk dikenalkan ke dunia. Ini bukan hanya pertunjukan, melainkan gerakan bersama membangun budaya, ekonomi dan lingkungan,” kata Kepala Dinas Pariwisata Lumajang, Yuli Harismawati, Sabtu (14/06/2025) tadi.</p>



<p>Pementasan seni Topeng Kaliwungu sendiri, akan digarap secara profesional. Para penari lokal akan menjalani latihan intensif guna menghadirkan pertunjukan yang tak hanya indah, tetapi juga otentik dan edukatif, membawa nilai-nilai tradisi pesisir Lumajang dalam bentuk visual yang kuat dan komunikatif.</p>



<p>Sementara itu, tim promosi tengah menyiapkan strategi branding terpadu, mulai dari produksi konten kreatif berupa video, fotografi hingga storytelling digital yang akan disebarluaskan di berbagai platform media sosial dan media massa. Hal ini, dirancang agar pesan budaya Lumajang menjangkau audiens nasional dan internasional secara konsisten.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Showdirektor Segoro Topeng Kaliwungu, Setiawan Azi, menegaskan bahwa selain budaya, event ini juga menjadi mesin penggerak ekonomi kreatif. “Kami akan menghadirkan produk-produk lokal seperti kerajinan, makanan khas dan souvenir sebagai bagian penting dari event. Tujuannya jelas, memperkuat ekonomi warga,” ujarnya.</p>



<p>Tidak berhenti di budaya dan ekonomi, acara ini juga membawa pesan kuat pelestarian lingkungan. Pada 28 Juni 2025 mendatang, akan dilakukan penanaman Cemara Laut di kawasan pesisir, sebagai bentuk nyata komitmen terhadap wisata yang berkelanjutan dan ramah alam.</p>



<p>Sebagai pelengkap hiburan, panggung musik juga akan dihadirkan dengan penampilan dari Rege Senja Band dan Geranium yang siap menciptakan suasana hangat dan energik bagi pengunjung.</p>



<p>Melalui sinergi lintas sektor dan visi yang terukur, Segoro Topeng Kaliwungu 2025 diharapkan mampu mendorong peningkatan kunjungan wisata, memperkuat branding Lumajang sebagai pusat budaya, serta memberi dampak ekonomi nyata bagi masyarakat lokal.</p>



<p>“Ini momentum kita. Melalui Segoro Topeng, Lumajang harus tampil percaya diri di panggung dunia. Dengan kekuatan lokal, kita bisa membangun masa depan yang berakar pada budaya sendiri,” imbuh Yuli. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">222964</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Perluas Promosi Pariwisata, Pemkab Lumajang Gelar Motocamp Journey to Semeru</title>
		<link>https://memontum.com/perluas-promosi-pariwisata-pemkab-lumajang-gelar-motocamp-journey-to-semeru</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 14 Jun 2025 04:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[journey]]></category>
		<category><![CDATA[motocamp]]></category>
		<category><![CDATA[Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[perluas]]></category>
		<category><![CDATA[promosi]]></category>
		<category><![CDATA[semeru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=222958</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Upaya Pemerintah Kabupaten Lumajang dalam memperluas jangkauan promosi pariwisata, kembali mendapat sorotan positif melalui gelaran Motocamp Journey to Semeru. Gelaran event wisata berbasis komunitas itu, digelar selama dua hari, yaitu 14 hingga 15 Juni 2025. Bupati Lumajang, Indah Amperawati, dalam momen itu melepas para rider dari Pendopo Arya Wiraraja, Sabtu (14/06/2025) tadi. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Upaya Pemerintah Kabupaten Lumajang dalam memperluas jangkauan promosi pariwisata, kembali mendapat sorotan positif melalui gelaran Motocamp Journey to Semeru. Gelaran event wisata berbasis komunitas itu, digelar selama dua hari, yaitu 14 hingga 15 Juni 2025.</p>



<p>Bupati Lumajang, Indah Amperawati, dalam momen itu melepas para rider dari Pendopo Arya Wiraraja, Sabtu (14/06/2025) tadi. Disampaikan, bahwa event ini menjadi magnet baru, dengan kehadiran peserta dari berbagai kota di Indonesia, seperti Jogja, Semarang, Solo, Magelang, Malang, Jember, Blitar, Banyumas hingga Tulungagung.</p>



<p>Kegiatan ini, kata Bunda Indah-sapaan Bupati Lumajang, bukan hanya sekadar ajang touring motor. Sebaliknya, juga menjadi sarana memperkenalkan kekayaan alam dan budaya Lumajang secara langsung.</p>



<p>&#8220;Para rider menelusuri rute yang telah dirancang menyusuri spot-spot eksotis seperti Pantai Wotgalih, Watu Pecak, Dampar, Tempursari, Air Terjun Tumpak Sewu, Curah Kobokan, Tirtosari View, hingga berkemah di kaki Semeru di Bumi Perkemahan Glagaharum, Senduro,&#8221; kata Bunda Indah.</p>



<p>Dirinya juga menyebut, bahwa event ini sebagai langkah strategis dalam memperkuat branding wisata daerah. Menurutnya, potensi Lumajang yang begitu besar tidak akan berarti tanpa dikenalkan secara luas dan komunitas motor adalah salah satu saluran efektif untuk membangun narasi tersebut.</p>



<p>“Lumajang ini potensi wisatanya luar biasa. Brandingnya harus kita maksimalkan. Event seperti ini sangat strategis untuk mengenalkan wisata kita agar dikenal lebih luas,” ujar Bunda Indah.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Lebih dari itu, kegiatan ini juga membuka ruang keterlibatan aktif masyarakat lokal. Di sepanjang rute, para pelaku UMKM, pengelola destinasi, hingga kelompok sadar wisata turut ambil bagian. Mulai dari penyediaan produk makanan, suvenir, hingga fasilitas lokal yang dinikmati para peserta.</p>



<p>Motocamp sebagai konsep pun dinilai menjawab tren wisata modern yang lebih personal, eksploratif, dan menyatu dengan lingkungan. Tidur di bawah langit Senduro dengan latar Gunung Semeru memberi pengalaman emosional yang tak bisa dibeli, namun akan terus dikenang dan dibagikan.</p>



<p>“Semoga besok cuacanya cerah, agar peserta bisa bangun pagi dan disambut pemandangan Semeru yang gagah. Itu momen magis yang ingin kami hadirkan dari Lumajang untuk Indonesia,” ujar Bunda Indah.</p>



<p>Sementara itu, Wakil Bupati Lumajang, Yudha Adji Kusuma, yang turut mendampingi jalannya acara, menegaskan bahwa Journey to Semeru menjadi cermin bagaimana pariwisata bisa dikembangkan secara inklusif dan berkelanjutan. Melalui pendekatan komunitas, narasi tentang Lumajang bisa menyebar dari mulut ke mulut, dari unggahan ke unggahan, menciptakan efek jangka panjang yang lebih kuat dari pada promosi konvensional.</p>



<p>“Ini bukan sekadar riding, ini adalah perjalanan menyatu dengan alam, mengenal budaya lokal, dan tentu saja memperkuat rasa cinta terhadap tanah sendiri,” ujarnya.</p>



<p>Melalui kegiatan seperti ini, Pemkab Lumajang tidak hanya menjual destinasi, tetapi juga menyampaikan bagaimana pesan penting, yaitu pariwisata bisa menjadi jalan untuk mendidik, memberdayakan, mencerahkan, sekaligus menumbuhkan semangat nasionalisme lokal. Ini adalah contoh konkret pemerintah daerah membangun wajah baru pariwisata yang tak sekadar indah, tetapi juga bermakna. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">222958</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tingkatkan Dukungan Promosi Kesehatan, Dinkes Kabupaten Malang Gelar Workshop Advokasi Lintas Sektor</title>
		<link>https://memontum.com/tingkatkan-dukungan-promosi-kesehatan-dinkes-kabupaten-malang-gelar-workshop-advokasi-lintas-sektor</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 12 Nov 2024 05:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[advokasi]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes]]></category>
		<category><![CDATA[Dukungan]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[lintas]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[promosi]]></category>
		<category><![CDATA[sektor]]></category>
		<category><![CDATA[tingkatkan]]></category>
		<category><![CDATA[Workshop]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=216416</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kabupaten Malang &#8211; Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang melalui Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) menyelenggarakan workshop advokasi lintas sektor guna meningkatkan dukungan berbagai pihak dalam pelaksanaan promosi kesehatan, Selasa (12/11/2024) tadi. Workshop yang juga bertujuan untuk memperkuat sinergi antar mitra dalam menciptakan masyarakat yang lebih sadar akan kesehatan, itu melibatkan Kepala Puskesmas se-Kabupaten Malang, Tim [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kabupaten Malang</strong> &#8211; Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang melalui Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) menyelenggarakan workshop advokasi lintas sektor guna meningkatkan dukungan berbagai pihak dalam pelaksanaan promosi kesehatan, Selasa (12/11/2024) tadi. Workshop yang juga bertujuan untuk memperkuat sinergi antar mitra dalam menciptakan masyarakat yang lebih sadar akan kesehatan, itu melibatkan Kepala Puskesmas se-Kabupaten Malang, Tim Penggerak PKK dan sejumlah dinas terkait.</p>



<p>Plt Kepala Dinkes Kabupaten Malang, dr Nur Syamsu Dhuha, dalam kesempatan itu menekankan beberapa poin penguatan kolaborasi yang harus dilakukan. Itu karena, akan menjadi bagian dari upaya promosi kesehatan di Kabupaten Malang.</p>



<p>&#8220;Sinergitas menjadi strategi penting dengan melibatkan semua stakeholder. Kami ingin meningkatkan pengetahuan, membangun sikap dan membentuk perilaku masyarakat secara sadar untuk mendukung upaya kesehatan,&#8221; kata Syamsu.</p>



<p>Tidak hanya itu, menurutnya promosi kesehatan diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan serta membentuk perilaku positif yang mendukung kesehatan masyarakat. Efektivitas advokasi juga dinilai akan lebih kuat, jika terdapat kesamaan persepsi dan pemahaman yang memadai terhadap isu kesehatan yang diangkat.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Alat komunikasi dan jaringan yang digunakan juga harus sesuai dengan sasaran serta metode dan media yang dipilih harus tepat untuk mencapai masyarakat secara efektif. Semua pihak memiliki peluang untuk berkontribusi dalam promosi kesehatan sesuai peran masing-masing. Advokasi menjadi salah satu strategi yang kami gunakan, dalam promosi kesehatan dan untuk efektivitasnya. Sehingga, diperlukan kemampuan komunikasi yang baik serta kesadaran akan pentingnya kesehatan,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kabid Kesmas) Dinkes Kabupaten Malang, Gunawan Djoko Untoro, menambahkan bahwa terdapat tiga strategi utama dalam promosi kesehatan. Diantaranya, advokasi, bina suasana dan penggerakan masyarakat.</p>



<p>&#8220;Advokasi untuk menjembatani dukungan kebijakan, bina suasana guna menciptakan lingkungan yang mendukung kesehatan dan penggerakan masyarakat agar berperan aktif,” ucapnya dalam sambutan.</p>



<p>Gunawan berharap melalui workshop tersebut, nantinya kolaborasi lintas sektor semakin kuat dan program-program kesehatan dapat lebih mudah diterapkan. Upaya promosi kesehatan yang melibatkan masyarakat secara aktif juga diharapkan dapat mengurangi beban penyakit serta meningkatkan kualitas hidup di Kabupaten Malang.</p>



<p>Sebagai informasi, dalam kegiatan tersebut juga dipaparkan mengenai upaya promosi kesehatan bagi mitra dalam mendukung program prioritas bidang kesehatan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur,&nbsp; kemudian juga dukungan kemitraan yang dijelaskan oleh Bappeda Kabupaten Malang, perkembangan promosi kesehatan dan rencana tindak lanjut dari kegiatan tersebut. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">216416</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
