<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Prototipe &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/prototipe/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 31 Jan 2025 12:13:25 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Prototipe &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Kembali Launching Program MBG, Bupati Arifin Minta Trenggalek Jadi Prototipe Nasional</title>
		<link>https://memontum.com/kembali-launching-program-mbg-bupati-arifin-minta-trenggalek-jadi-prototipe-nasional</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 31 Jan 2025 06:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[arifin]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[kembali]]></category>
		<category><![CDATA[launching]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[program]]></category>
		<category><![CDATA[Prototipe]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=218829</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, kembali launching Program Makan Siang Bergizi Gratis (MBG) yang ditujukan untuk lembaga SMP Gotong Royong 2 dan SMP Negeri Satu Atap, Kecamatan Suruh, Kabupaten Trenggalek. Langkah ini, sebagai upaya mendukung progam prioritas Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Didampingi istri, Novita Hardini dan jajaran Forkopimda Trenggalek, Mas Ipin-sapaan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, kembali launching Program Makan Siang Bergizi Gratis (MBG) yang ditujukan untuk lembaga SMP Gotong Royong 2 dan SMP Negeri Satu Atap, Kecamatan Suruh, Kabupaten Trenggalek. Langkah ini, sebagai upaya mendukung progam prioritas Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.</p>



<p>Didampingi istri, Novita Hardini dan jajaran Forkopimda Trenggalek, Mas Ipin-sapaan akrabnya melihat prototipe Program Makan Siang Bergizi Gratis di dua sekolah, yang terlihat lebih hemat dan efisien. &#8220;Hari ini kita meninjau pelaksanaan MBG di SMP Negeri Satu Atap Suruh dan SMP swasta. Dari uji coba yang kesekian kalinya ini, saya jelaskan dahulu sumber dananya. Ini dari sedekah yang kita kumpulkan melalui Baznas,&#8221; kata Bupati Arifin, Jumat (31/01/2025) tadi.</p>



<p>Dirinya menjelaskan, dari pelaksanaan MBG ini dinilai hemat dan efisien, karena siswa membawa alat makan sendiri dari rumah. Sehingga, tidak perlu mengeluarkan anggaran untuk membeli wadah makan. Kedua, salah satu sekolah melibatkan orang tua murid, sehingga mengetahui menu apa yang disukai anak. Untuk sekolah satunya melibatkan kantin, dengan begitu pengelola tidak dirugikan kehilangan pendapatan karena mereka terlibat dalam program ini.</p>



<p>Bupati Arifin melihat, dengan keterlibatan orang tua murid dan kantin sekolah, program MBG untuk anak akan bisa di makan dengan lahap. Tidak ada komplain makanan sudah dingin, tidak enak dan alasan lainnya karena makanan disediakan dalam posisi hangat.</p>



<p>&#8220;Tidak ada ceritanya antri, kemudian makanannya dingin. Terus kedua, dengan pelibatan kantin. Sedangkan untuk sekolah yang sebelumnya, kita melibatkan wali murid. Karena wali murid tahu kesukaan anak-anak itu apa,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Untuk cakupan kalorinya, sambung Mas Ipin, sudah tercukupi sepertiga, karena ada karbohidratnya dari nasi. Kemudian vitamin dan mineralnya, itu dari pisang dan proteinnya dari ayam dan juga dari tahu. Kemudian sopnya berisi sawi, buncis dan lainnya.</p>



<p>&#8220;Mungkin ke depan untuk menghemat anggaran, tidak haruslah membeli wadah makan atau harus dikerjakan di katering. Jadi cara-cara seperti ini, melibatkan masyarakat, bahan-bahan lokal, rasanya ini nanti bisa menjadi prototipe yang baik demi tercapainya program prioritas Pak Presiden Prabowo, makan siang bergizi gratis,&#8221; jelas Bupati Arifin.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Ditambahkannya, bukan tanpa alasan memilih lokasi di daerah pegunungan, sebab menurutnya karena biasanya program pemerintah yang pertama mendapatkan di daerah seputaran kota. &#8220;Kita tahu anak-anak pegunungan ini effort-nya mau ke sekolah lebih. Ini saja melihat sekolahnya naik, maka butuh kalori yang lebih banyak, jadi kita dahulukan,&#8221; tuturnya.</p>



<p>Masih terang bapak tiga anak ini, selanjutnya Program MBG ini akan menyasar ke Sekolah Luar Biasa (SLB) dan SMA di Kabupaten Trenggalek. Meskipun SMA menjadi kewenangannya provinsi, sebagai pemerintah daerah pihaknya ingin memastikan prototipe yang seperti ini bisa dijalankan di SMA-SMA di Trenggalek. Sehingga lebih hemat, lebih higienis dan lahap makannya.</p>



<p>Belum adanya penunjukan untuk Trenggalek, bupati muda itu menjelaskan, yakni karena Trenggalek masih mempersiapkan dapurnya. Dijelaskannya, bahwa dapur umum di Trenggalek tidak ideal karena satu dapur hanya melayani 3 ribu porsi. Namun, menurutnya, dengan melibatkan kantin-kantin sekolah seperti ini dan diawasi standart gizinya oleh Dinas Kesehatan, maka itu sudah jauh lebih cukup.</p>



<p>&#8220;Mungkin Presiden Prabowo nanti bisa lebih berhemat. Tidak perlu mendirikan dapur-dapur tapi SDMnya yang dikuatkan. Kemudian nanti keliling ngajari kantin-kantin. Nanti harapannya, tidak ada lagi berita kantin nangis omsetnya turun karena makan siang bergizi gratis. Jadi kalau ini ibu kantinnya terlibat, wali muridnya terlibat. Nanti ibu PKKnya akan menanam bahan baku pangan, sayuran di sekitar pekarangan dan pekarangan sekolah,&#8221; kata Bupati Arifin.</p>



<p>Dirinya juga berpesan kepada pihak sekolah, untuk memperhatikan pengelolaan limbah pangannya. Semuanya harus memiliki komposter-komposter. Nantinya kompos itu bisa digunakan untuk menanam lagi untuk bahan pangan program ini biar dapat harga murah.</p>



<p>&#8220;Jadi meski dengan anggaran Rp 10 ribu perporsi, Insyaallah cukup jika dengan metode seperti ini. Ibu-ibu itu juga pasti tahu makanan kesukaan anak-anak apa. Terbukti, di hari pertama percobaan ini meraka lahap dan makanan mereka habis semua,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Program MBG yang dicoba Pemkab Trenggalek itu mendapat tanggapan positif siswa-siswi SMP Gotong Royong, Suruh. Salah satunya, Devi, yang mengatakan sangat suka dengan menunya. Menurutnya nasi dengan sayur sup yang masih hangat dengan lauk Tahu Krispy, Chiken Katsu serta tambahan pisang sangat cocok dengan selera mereka.</p>



<p>&#8220;Makanannya tadi enak, ada nasi, sup sayur, Tahu Krispy, Chiken Katsu dan pisang. Saya suka, teman-teman saya lihat juga suka. Terima kasih Pak Bupati, semoga program ini terus berlanjut,&#8221; ujar Devi. <strong>(mil/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">218829</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Sanusi Resmikan Dua Puskesmas Prototype Pertama di Kabupaten Malang</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-sanusi-resmikan-dua-puskesmas-prototype-pertama-di-kabupaten-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 28 Feb 2022 07:18:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Sanusi]]></category>
		<category><![CDATA[Diresmikan]]></category>
		<category><![CDATA[peresmian]]></category>
		<category><![CDATA[Prototipe]]></category>
		<category><![CDATA[Puskesmas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=164648</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Puskesmas Sumbermanjing Wetan dan Puskesmas Wonokerto-Bantur sebagai Puskesmas Prototype Pertama di Kabupaten Malang. Hal tersebut disampaikan Bupati Malang, HM Sanusi, saat meresmikan dua gedung UPT Puskesmas tersebut di Puskesmas Sumbermanjing Wetan, Senin (28/02/2022). Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPRD Kabupaten Malang, Darmadi, Dandim 0818 Kabupaten Malang-Kota Batu, Letkol Inf Taufik Hidayat, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Puskesmas Sumbermanjing Wetan dan Puskesmas Wonokerto-Bantur sebagai Puskesmas Prototype Pertama di Kabupaten Malang. Hal tersebut disampaikan Bupati Malang, HM Sanusi, saat meresmikan dua gedung UPT Puskesmas tersebut di Puskesmas Sumbermanjing Wetan, Senin (28/02/2022).</p>



<p>Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPRD Kabupaten Malang, Darmadi, Dandim 0818 Kabupaten Malang-Kota Batu, Letkol Inf Taufik Hidayat, Wakapolres Malang, Kompol Rizki Tri Putra Errika Adi Wijaya, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang, drg Arbani Mukti Wibowo dan jajaran perangkat Daerah Kabupaten Malang.</p>



<p>Bupati Malang dalam sambutannya menyampaikan, bahwa Puskesmas sebagai salah satu fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama, memiliki peranan penting dalam sistem kesehatan nasional. Khususnya, subsistem upaya kesehatan, baik Upaya Kesehatan Privat (UKP) maupun Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM).</p>



<p>&#8220;Dalam rangka memenuhi ketersediaan puskesmas, diperlukan adanya upaya peningkatan fasilitas fisik puskesmas. Baik itu melalui pembangunan maupun rehabilitasi dan renovasi bangunan puskesmas,&#8221; kata Bupati Sanusi.</p>



<p>Dirinya juga mengatakan, bahwa Pemerintah Kabupaten Malang menyadari, sarana dan prasarana kesehatan menjadi salah satu faktor yang krusial dalam upaya meningkatkan mutu dan akses pelayanan kesehatan kepada masyarakat. &#8220;Tentunya kami bangga dan bahagia sekaligus syukur yang mendalam atas terselesaikannya pembangunan gedung pusat kesehatan masyarakat Sumbermanjing Wetan yang representatif, serta menggambarkan bangunan puskesmas prototype yang modern di Kabupaten Malang,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-dan-dprd-kota-malang-jemput-dukungan-pusat-untuk-penanganan-pasar-besar">Pemkot dan DPRD Kota Malang Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Pasar Besar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-pastikan-pembangunan-kkdmp-berjalan-tertib-dan-memiliki-kepastian-hukum">Bupati Lumajang Pastikan Pembangunan KKDMP Berjalan Tertib dan Memiliki Kepastian Hukum</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-masalah-incenerator-waste-to-energy-bupati-malang-audensi-bersama-rektor-universitas-brawijaya">Bahas Masalah Incenerator Waste To Energy, Bupati Malang Audensi bersama Rektor Universitas Brawijaya</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/peringatan-nuzulul-quran-sekda-kabupaten-malang-ingatkan-pentingnya-pembangunan-spiritual-masyarakat">Peringatan Nuzulul Quran, Sekda Kabupaten Malang Ingatkan Pentingnya Pembangunan Spiritual Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/masuki-pertengahan-ramadan-kiriman-uang-pmi-via-kantor-pos-malang-turun-rp-18-miliar">Masuki Pertengahan Ramadan, Kiriman Uang PMI via Kantor Pos Malang Turun Rp 1,8 Miliar</a></li>
</ul>


<p>Bupati Malang juga menjelaskan, bahwa sejalan dengan amanat Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 43 Tahun 2019 bahwasanya puskesmas harus memenuhi persyaratan lokasi, bangunan, prasarana, peralatan kesehatan, ketenagaan, kefarmasian, dan laboratorium klinik yang memadai. &#8220;Berdasar dengan hal tersebut pembangunan Puskesmas yang mengacu pada pedoman prototype puskesmas yang disyaratkan oleh Kementerian Kesehatan ini, merupakan wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Malang dalam meningkatkan pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat secara merata khususnya dalam pendekatan akses pelayanan kesehatan yang prima, cepat, tepat, berkualitas dan akuntabel,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Bupati Sanusi berharap, kepada seluruh pemangku kepentingan untuk berpartisipasi dalam upaya mencegah dan mengurangi risiko kesehatan yang dihadapi individu, keluarga, kelompok, dan masyarakat melalui Gerakan Masyarakat Hidup Sehat.</p>



<p>Bupati Malang juga berpesan, khususnya kepada para tenaga kesehatan, baik dokter, perawat maupun tenaga kesehatan lainnya untuk terus motivasi diri dan berinovasi dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat dengan sikap yang ramah, tulus dan ikhlas sebagaimana semangat kita bersama Melayani Dengan Hati.</p>



<p>&#8220;Mari kita berikan pelayanan secara maksimal, dan jadikan aspek kemanusiaan sebagai aspek yang penting bagi kita bersama. Sehingga puskesmas ini dapat menjadi garda terdepan pelayanan kesehatan di Kabupaten Malang,&#8221; terang Sanusi. <strong>(cw1/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">164648</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Menteri PDTT Jadikan Desa Balun, Turi Lamongan Sebagai Prototipe Wajah Indonesia</title>
		<link>https://memontum.com/menteri-pdtt-jadikan-desa-balun-turi-lamongan-sebagai-prototipe-wajah-indonesia</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 08 Dec 2019 12:04:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Balun]]></category>
		<category><![CDATA[Menteri PDTT]]></category>
		<category><![CDATA[Prototipe]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/101528-menteri-pdtt-jadikan-desa-balun-turi-lamongan-sebagai-prototipe-wajah-indonesia</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lamongan &#8211; Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi A. Halim Iskandar akan menjadikan Desa Balun di Kecamatan Turi sebagai Prototipe wajah Indonesia. Karena Desa Pancasila ini menurutnya sangat menggambarkan Indonesia yang dengan keberagamannya, namun sangat guyub dan rukun. Itu disampaikannya usai Sholat Jum&#8217;at di Masjid Desa Balun, Jum&#8217;at (6/12/2019) Kunjungan pertama Abdul Halim [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Lamongan</strong> &#8211; Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi A. Halim Iskandar akan menjadikan Desa Balun di Kecamatan Turi sebagai Prototipe wajah Indonesia.</p>
<p>Karena Desa Pancasila ini menurutnya sangat menggambarkan Indonesia yang dengan keberagamannya, namun sangat guyub dan rukun. Itu disampaikannya usai Sholat Jum&#8217;at di Masjid Desa Balun, Jum&#8217;at (6/12/2019)</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-101530" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/FB_IMG_1575631988373-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/FB_IMG_1575631988373-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/FB_IMG_1575631988373-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/FB_IMG_1575631988373-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/FB_IMG_1575631988373-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Kunjungan pertama Abdul Halim Iskandar, sejak diangkat sebagai Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) di Lamongan, memberikan apresiasi untuk Desa Balun, Kecamatan Turi.</p>
<p>Kunjunganya ke Desa Balun, yang dikenal sebagai Desa Pancasila lantaran toleransi antarumat beragama yang kuat, Halim langsung berinteraksi dengan masyarakat.</p>
<p>Kakak kandung Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar itu mengaku sangat terkesan dengan apa yang telah dilihat olehnya.</p>
<p>“Luar biasa. Saya bilang, salah satu prototipe desa surga itu ada di Lamongan, namanya Desa Balun,” kata Halim.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-101529" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/FB_IMG_1575631986062-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/FB_IMG_1575631986062-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/FB_IMG_1575631986062-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/FB_IMG_1575631986062-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/FB_IMG_1575631986062-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Tak hanya itu, Halim biasa ia disapa mengatakan, jika semua agama rukun, berarti hubungan sosialnya bagus. Kalau sudah hubungan sosial bagus, pasti hidupnya nyaman.</p>
<p>“Makanya kalau mau tahu Indonesia, nggah usah jauh-jauh, datang saja ke Desa Balun. Itulah Indonesia yang sebenarnya, guyub, rukun, semua agama bisa menjalankan ibadahnya dengan senyaman-nyamannya,” jelas Halim.</p>
<p>Dibeberkan Halim, Desa Balun terdiri atas 10 RT (Rukun Tetangga) memiliki sekitar 4.600 warga, dengan banyak bangunan tempat ibadah seperti Pura, gereja dan masjid yang lokasinya saling berdekatan.</p>
<p>Sebelumnya, beberapa tokoh nasional juga sudah sempat berkunjung dan melihat secara langsung kehidupan toleransi beragama yang ada di Desa Balun.</p>
<p>Usai dari desa Balun, Menteri PDTT, melanjutkan berkunjung ke Waduk Gondang, Kecamatan Sugio untuk menghadiri Jambore Inovasi Cegah Stunting. <strong>(Tyo/zen/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">101528</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
