<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>provinsi &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/provinsi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sun, 12 Apr 2026 06:07:16 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>provinsi &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Perda Pemajuan Kebudayaan Masuk Tahap Penyempurnaan, Ketua DPRD Sebut Tunggu Evaluasi Provinsi</title>
		<link>https://memontum.com/perda-pemajuan-kebudayaan-masuk-tahap-penyempurnaan-ketua-dprd-sebut-tunggu-evaluasi-provinsi</link>
					<comments>https://memontum.com/perda-pemajuan-kebudayaan-masuk-tahap-penyempurnaan-ketua-dprd-sebut-tunggu-evaluasi-provinsi#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 11 Apr 2026 09:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[evaluasi]]></category>
		<category><![CDATA[kebudayaan]]></category>
		<category><![CDATA[pemajuan]]></category>
		<category><![CDATA[penyempurnaan]]></category>
		<category><![CDATA[provinsi]]></category>
		<category><![CDATA[tunggu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=231621</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Progres pembahasan Perda Pemajuan Kebudayaan Kota Malang kini memasuki tahap penyempurnaan. Regulasi yang merupakan inisiatif DPRD sejak 2023 itu, tengah difinalisasi setelah mendapat sejumlah koreksi dari Pemerintah Provinsi. Ketua DPRD Kota Malang, Amithya Ratnanggani Sirraduhita, menyampaikan bahwa Pansus bersama Bapemperda telah mengurai kembali poin-poin krusial, termasuk menindaklanjuti hasil evaluasi dari provinsi. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Progres pembahasan Perda Pemajuan Kebudayaan Kota Malang kini memasuki tahap penyempurnaan. Regulasi yang merupakan inisiatif DPRD sejak 2023 itu, tengah difinalisasi setelah mendapat sejumlah koreksi dari Pemerintah Provinsi.</p>



<p>Ketua DPRD Kota Malang, Amithya Ratnanggani Sirraduhita, menyampaikan bahwa Pansus bersama Bapemperda telah mengurai kembali poin-poin krusial, termasuk menindaklanjuti hasil evaluasi dari provinsi. &#8220;Perda Pemajuan Kebudayaan ini sudah kita inisiasi dari tahun 2023. Ini adalah Perda inisiatif kami. Alhamdulillah, saat di Bapemperda sudah kami uraikan poin-poinnya, termasuk adanya koreksi dari Provinsi Jatim,&#8221; kata Mia-sapaannya, Sabtu (11/04/2026) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Substansi utama dalam Perda tersebut, menurutnya adalah memberikan konstruksi kebijakan yang jelas bagi Pemkot Malang dalam menjalankan program pemajuan kebudayaan. Di dalamnya mengatur pokok pikiran kebudayaan daerah, aktor-aktor yang terlibat, serta peran para pemangku kepentingan.</p>



<p>&#8220;Banyak komponennya, salah satunya pokok pikiran kebudayaan di Kota Malang itu seperti apa, siapa aktor di belakangnya, siapa stakeholder-nya yang berperan,&#8221; tuturnya.</p>



<p>Dalam hal ini, DPRD Kota Malang ingin memastikan ada penegasan arah dan komitmen pemerintah daerah dalam melaksanakan program pemajuan kebudayaan secara terstruktur dan berkelanjutan. &#8220;Kami ingin memberikan titik tegas kepada Pemkot Malang untuk bisa melaksanakan program-program pemajuan kebudayaan. Secara teknis, beberapa koreksi dari Provinsi akan kami upayakan untuk dituangkan ke dalam Perda tersebut,&#8221; imbuh Mia. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/perda-pemajuan-kebudayaan-masuk-tahap-penyempurnaan-ketua-dprd-sebut-tunggu-evaluasi-provinsi/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">231621</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Banyuwangi Raih Penghargaan sebagai Pembina K3 Terbaik Tingkat Provinsi Jatim</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-banyuwangi-raih-penghargaan-sebagai-pembina-k3-terbaik-tingkat-provinsi-jatim</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 14 Jan 2026 07:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[pembina]]></category>
		<category><![CDATA[penghargaan]]></category>
		<category><![CDATA[provinsi]]></category>
		<category><![CDATA[sebagai]]></category>
		<category><![CDATA[terbaik]]></category>
		<category><![CDATA[tingkat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=229471</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mendapat anugerah penghargaan sebagai Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Terbaik tingkat Provinsi Jawa Timur. Penghargaan yang diberikan ini, tentunya tidak lepas dari komitmen Bupati Ipuk terhadap perlindungan keselamatan kerja di Banyuwangi. Penghargaan sendiri, diserahkan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa dan diterima Sekretaris Daerah (Sekda) Banyuwangi, Guntur [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mendapat anugerah penghargaan sebagai Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Terbaik tingkat Provinsi Jawa Timur. Penghargaan yang diberikan ini, tentunya tidak lepas dari komitmen Bupati Ipuk terhadap perlindungan keselamatan kerja di Banyuwangi.</p>



<p>Penghargaan sendiri, diserahkan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa dan diterima Sekretaris Daerah (Sekda) Banyuwangi, Guntur Priambodo, yang mewakili Bupati Ipuk, pada Upacara Peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional 2026 di Stadion Utama Petrokimia Gresik GOR Tridharma, Kabupaten Gresik, Rabu (14/01/2026) tadi.</p>



<p>&#8220;Penghargaan ini diberikan atas komitmen Pemkab Banyuwangi dalam mendukung terciptanya lingkungan kerja yang aman, sehat dan berkelanjutan, khususnya bagi para pekerja di perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Banyuwangi,&#8221; kata Bupati Ipuk.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Selain penghargaan kepada kepala daerah, pada kesempatan tersebut Gubernur Jawa Timur juga menyerahkan penghargaan Zero Accident kepada 20 perusahaan di Kabupaten Banyuwangi, yang berhasil menekan angka kecelakaan kerja dan menerapkan standar K3 secara konsisten. Tidak hanya itu, empat perusahaan lainnya dari Kabupaten Banyuwangi juga menerima penghargaan atas keberhasilan mereka dalam penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3), program pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS, serta penanggulangan tuberkulosis di tempat kerja.</p>



<p>Bupati Ipuk menyebut, capaian ini merupakan hasil kerja bersama antara pemerintah daerah, dunia usaha dan para pekerja dalam membangun budaya kerja yang aman dan sehat. &#8220;Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memperkuat pembinaan K3 di Banyuwangi. Keselamatan dan kesehatan pekerja adalah fondasi utama dalam menciptakan iklim investasi yang berkelanjutan dan berkeadilan,&#8221; kata Bupati Ipuk.</p>



<p>Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Perindustrian Kabupaten Banyuwangi, Abdul Latif, menambahkan bahwa pihaknya secara aktif melakukan pendampingan dan pengawasan bersama pengawas ketenagakerjaan Provinsi Jawa Timur dan Dinas Kesehatan Banyuwangi. Pemkab Banyuwangi, juga akan terus mendorong perusahaan, agar tidak hanya mengejar produktivitas, tetapi juga memastikan perlindungan maksimal bagi tenaga kerja.</p>



<p>&#8220;Penerapan K3 yang baik tidak hanya menekan angka kecelakaan kerja, tetapi juga berdampak positif pada produktivitas dan kesejahteraan pekerja di Banyuwangi,&#8221; ujar Latif. <strong>(kom/bwi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">229471</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tiga Instansi Kota Malang Terima Penghargaan Provinsi dalam Penerapan K3 Perkantoran</title>
		<link>https://memontum.com/tiga-instansi-kota-malang-terima-penghargaan-provinsi-dalam-penerapan-k3-perkantoran</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 12 Jan 2026 05:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[instansi]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[penerapan]]></category>
		<category><![CDATA[penghargaan]]></category>
		<category><![CDATA[Perkantoran]]></category>
		<category><![CDATA[provinsi]]></category>
		<category><![CDATA[terima]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=229399</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyerahkan piagam penghargaan kepada tiga instansi di Kota Malang atas capaian sebagai Tempat Kerja yang Menerapkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Perkantoran Tahun 2025 dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, Senin (12/01/2026) tadi. Penghargaan itu, diberikan kepada Dinas Kesehatan Kota Malang, PT PLN (Persero) UP3 Kota [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyerahkan piagam penghargaan kepada tiga instansi di Kota Malang atas capaian sebagai Tempat Kerja yang Menerapkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Perkantoran Tahun 2025 dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, Senin (12/01/2026) tadi. Penghargaan itu, diberikan kepada Dinas Kesehatan Kota Malang, PT PLN (Persero) UP3 Kota Malang dan PT Telkom Indonesia-Witel Jatim Barat.</p>



<p>Dalam penyerahan penghargaan yang dikemas di sela apel pagi itu, Wali Kota Wahyu menyampaikan bahwa penerapan K3 Perkantoran merupakan bentuk tanggung jawab dalam menjaga keselamatan dan kesehatan dalam melaksanakan pekerjaan. “Penghargaan ini diberikan kepada instansi seperti Dinas Kesehatan, PLN dan Telkom, atas komitmen mereka dalam menjalankan standar keselamatan kerja yang tinggi di lingkungan Kota Malang,” kata Wali Kota Wahyu.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Penghargaan bagi tempat kerja yang menerapkan K3 Perkantoran, ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat dan nyaman, serta mencegah penyakit akibat kerja. Oleh karena itu, pihaknya terus mendorong agar semua instansi dan perkantoran dapat melaksanakan K3 di tempat kerja masing-masing.</p>



<p>“Ini momentum strategis untuk terus mendorong terciptanya lingkungan kerja yang sehat dan aman, untuk mendukung terwujudnya K3 Perkantoran,” tambahnya.</p>



<p>Penghargaan yang diberikan Dinkes Provinsi Jawa Timur, ujarnya, ini juga menjadi penguatan komitmen lintas sektor dalam upaya peningkatan kualitas kesehatan masyarakat di Jawa Timur. Selain itu, penghargaan dalam rangka Hari Kesehatan Nasional ke-61 ini mendorong peran aktif tenaga kesehatan, lintas program, organisasi profesi, lintas sektor, institusi fasilitas pelayanan kesehatan, serta masyarakat dalam mendukung pergerakan masyarakat pada program prioritas untuk kampanye hidup bersih dan sehat. <strong>(kom/mlg/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">229399</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Banyuwangi Tuan Rumah Rakor dan Bimtek Eksekutif dan Legislatif Kader Gerindra Provinsi hingga Daerah di Jatim</title>
		<link>https://memontum.com/banyuwangi-tuan-rumah-rakor-dan-bimtek-eksekutif-dan-legislatif-kader-gerindra-provinsi-hingga-daerah-di-jatim</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 Dec 2025 12:15:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Bimtek]]></category>
		<category><![CDATA[daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Eksekutif]]></category>
		<category><![CDATA[Gerindra]]></category>
		<category><![CDATA[hingga]]></category>
		<category><![CDATA[legislatif]]></category>
		<category><![CDATA[provinsi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=228586</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Kabupaten Banyuwangi ditunjuk sebagai tuan rumah rapat koordinasi (Rakor) dan bimbingan teknik (Bimtek) eksekutif-legislatif, pimpinan dan anggota Fraksi Gerindra DPRD Provinsi kepala daerah, serta DPRD kabupaten/kota se-Jawa Timur, Senin (08/12/2025) tadi. Pelaksanaan Rakor sendiri, digelar DPD Partai Gerindra Jawa Timur, mulai 8 hingga 10 Desember 2025 mendatang. Bimtek tersebut, merupakan konsolidasi kader [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Kabupaten Banyuwangi ditunjuk sebagai tuan rumah rapat koordinasi (Rakor) dan bimbingan teknik (Bimtek) eksekutif-legislatif, pimpinan dan anggota Fraksi Gerindra DPRD Provinsi kepala daerah, serta DPRD kabupaten/kota se-Jawa Timur, Senin (08/12/2025) tadi. Pelaksanaan Rakor sendiri, digelar DPD Partai Gerindra Jawa Timur, mulai 8 hingga 10 Desember 2025 mendatang.</p>



<p>Bimtek tersebut, merupakan konsolidasi kader Gerindra untuk mengawal program-program prioritas Presiden Prabowo Subianto, khususnya yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dan kemajuan bangsa. Sementara Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, yang turut hadir dalam pembukaan itu, mengucapkan berterima kasih telah memilih Banyuwangi menjadi lokasi Bimtek.</p>



<p>&#8220;Terima kasih telah memilih Banyuwangi sebagai lokasi Bimtek. Dan kami juga berharap mudah-mudahan kegiatan hari ini menjadi penguat antara eksekutif dan legislatif,&#8221; kata Bupati Ipuk.</p>



<p>Dalam kesempatan tersebut, Bupati Ipuk mengatakan bahwa pembangunan Banyuwangi sejalan dan searah dengan kebijakan nasional Presiden Prabowo. &#8220;Kami sangat memahami konsep Bapak Presiden. Di mana beliau ingin meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia. Dan kami juga melakukan langkah-langkah itu di Kabupaten Banyuwangi,&#8221; terang Bupati Ipuk.</p>



<p>Dirinya juga menjelaskan, berbagai program kolaboratif Pemkab bersama legislatif telah menunjukkan hasil positif, terutama dalam menekan angka kemiskinan secara konsisten setiap tahun. &#8220;Ketika kami menjabat pada 2020, angka kemiskinan Kabupaten Banyuwangi berada di angka 8 persen dan saat ini sudah mencapai angka 6,13 persen. Ini berkat dukungan salah satunya dari sahabat-sahabat Partai Gerindra,&#8221; tambah Bupati Ipuk.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dirinya juga menambahkan, Banyuwangi turut menyelaraskan diri dengan berbagai program strategis nasional, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Sekolah Rakyat (SR) sebagai upaya memperkuat kesejahteraan dan kualitas pendidikan masyarakat. Terkait MBG, untuk meningkatkan perekonomian masyarakat, telah meminta agar pasokan makanan untuk MBG disuplai dari petani dan peternak lokal Banyuwangi.</p>



<p>&#8220;Selama mencukupi, kami telah meminta agar SPPG menyuplai bahan dari petani dan peternak di desa-desa Banyuwangi, agar banyak masyarakat yang mendapat manfaat dari program Bapak Presiden ini,&#8221; ujar Bupati Ipuk.</p>



<p>Sementara terkait Sekolah Rakyat, kini di Banyuwangi terdapat dua sekolah yang dihuni oleh ratusan siswa dari keluarga tidak mampu.</p>



<p>Anggota Dewan Pembina DPP Partai Gerindra, Wihadi Wiyanto, menyampaikan program nasional seperti MBG dirancang tidak hanya memenuhi gizi anak, tetapi juga menggerakkan ekonomi masyarakat di daerah. Dirinya juga mengatakan, suplai kebutuhan MBG akan membuka peluang bagi petani, peternak, hingga koperasi desa melalui skema Koperasi Desa Merah Putih, yang sedang dikembangkan untuk menopang rantai pasok.</p>



<p>&#8220;Kebijakan sekolah rakyat menjadi komitmen Bapak Presiden terhadap layanan pendidikan gratis bagi anak-anak tidak mampu tanpa mengurangi kualitas pembelajaran. Kepala daerah dan teman-teman Gerindra harus mendukung ini,&#8221; tegas Wihadi.</p>



<p>Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Timur, Anwar Sadad, menambahkan bahwa pembangunan hanya dapat berjalan optimal apabila kepala daerah dan legislatif menjaga harmoni serta menyelaraskan kebijakan dengan pemerintah pusat. &#8220;Sinkronisasi program pusat dan daerah memastikan masyarakat menerima manfaat dari berbagai kebijakan prioritas dari Bapak Presiden,&#8221; ujarnya. <strong>(kom/bwi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">228586</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tunggu Keputusan SDA Provinsi, DLH Kota Malang Siap Sediakan Bibit untuk Penggantian Pohon di Suhat</title>
		<link>https://memontum.com/tunggu-keputusan-sda-provinsi-dlh-kota-malang-siap-sediakan-bibit-untuk-penggantian-pohon-di-suhat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 29 Nov 2025 07:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[keputusan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[penggantian]]></category>
		<category><![CDATA[provinsi]]></category>
		<category><![CDATA[sediakan]]></category>
		<category><![CDATA[tunggu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=228233</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang siap menyediakan bibit pohon untuk kebutuhan penanaman kembali di kawasan Jalan Soekarno-Hatta (Suhat), pasca penebangan sejumlah pohon akibat proyek drainase. Hal itu disampaikan, Kepala DLH Kota Malang, Gamaliel Raymond Hatigoran Matondang. &#8220;Intinya, kalau kami diminta untuk penanaman di Suhat, kami siap. Dalam rangka penggantian bibit [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang siap menyediakan bibit pohon untuk kebutuhan penanaman kembali di kawasan Jalan Soekarno-Hatta (Suhat), pasca penebangan sejumlah pohon akibat proyek drainase. Hal itu disampaikan, Kepala DLH Kota Malang, Gamaliel Raymond Hatigoran Matondang.</p>



<p>&#8220;Intinya, kalau kami diminta untuk penanaman di Suhat, kami siap. Dalam rangka penggantian bibit pohon yang kemarin, sudah ada 1.000 bibit dari Polinema, kemudian 147 bibit dari DLH Kota Malang dan 147 bibit dari Provinsi,&#8221; ujar Raymond, Sabtu (29/11/2025) tadi.</p>



<p>Namun, untuk penentuan jenis tanaman, menurutnya masih menunggu arahan dari Dinas Sumber Daya Air (SDA) Provinsi Jawa Timur selaku pelaksana proyek drainase. Pertimbangannya adalah kondisi ruang tanam di lapangan, termasuk keterbatasan area.</p>



<p>&#8220;Contoh di depan Polinema, jarak antara pagar dan drainase hanya 30–40 cm, jadi tidak memungkinkan ditanami pohon. Yang bisa itu pot-pot besar untuk tanaman hias atau lainnya. Tetapi kami masih menunggu keputusan resmi,&#8221; katanya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Mengenai jenis bibit, Raymond menegaskan bahwa 1.000 bibit dari Polinema, 147 dari DLH, dan 147 dari Provinsi merupakan tanaman berbeda-beda, bukan Tabebuya. Namun, DLH siap menyediakan Tabebuya apabila arahan teknis memutuskan jenis tersebut yang akan ditanam.</p>



<p>&#8220;Kalau memang nanti bisa ditanami Tabebuya, DLH Kota Malang siap untuk kebutuhan bibit berapa pun yang dibutuhkan di Suhat,&#8221; tuturnya.</p>



<p>Bibit yang disiapkan berasal dari sumbangan Polinema, DLH, dan SDA Provinsi, termasuk hasil penggantian dari pohon yang ditebang. Hal itu sesuai Perda 2004, yang mewajibkan setiap pihak yang mengajukan penebangan pohon untuk mengganti dengan bibit baru.</p>



<p>Dalam aturan tersebut, penggantian bibit ditentukan berdasarkan diameter pohon, apabila diameter 10–30 cm, wajib mengganti sekitar 50 bibit, kemudian apabila diameter 30–50 cm, wajib mengganti 75 bibit dan diameter lebih dari 50 cm, bisa mencapai 100 bibit atau lebih.</p>



<p>&#8220;Bibit tahap penggantian dari DLH dan Provinsi saat ini sudah siap, namun penanaman menunggu keputusan teknis lanjutan dari SDA Provinsi,&#8221; imbuh Raymond. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">228233</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Hadiri Apel Peringatan Hari Santri Tingkat Provinsi Jatim, Wabup Malang Sampaikan Peran Santri dan Kiai</title>
		<link>https://memontum.com/hadiri-apel-peringatan-hari-santri-tingkat-provinsi-jatim-wabup-malang-sampaikan-peran-santri-dan-kiai</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 Oct 2025 04:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[hadiri]]></category>
		<category><![CDATA[Jatim]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[peringatan]]></category>
		<category><![CDATA[provinsi]]></category>
		<category><![CDATA[sampaikan]]></category>
		<category><![CDATA[Santri]]></category>
		<category><![CDATA[tingkat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=226993</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Wakil Bupati Malang, Hj Lathifah Shohib, menghadiri Apel Peringatan Hari Santri Tingkat Provinsi Jawa Timur 2025 berlokasi di Pondok Pesantren (Ponpes) An-Nur II Al Murtadlo, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang, Rabu (22/10/2025) tadi. Dengan mengusung tema &#8216;Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia&#8217;, apel ini dipimpin secara langsung Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Wakil Bupati Malang, Hj Lathifah Shohib, menghadiri Apel Peringatan Hari Santri Tingkat Provinsi Jawa Timur 2025 berlokasi di Pondok Pesantren (Ponpes) An-Nur II Al Murtadlo, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang, Rabu (22/10/2025) tadi. Dengan mengusung tema &#8216;Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia&#8217;, apel ini dipimpin secara langsung Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. Turut hadir dalam pelaksanaan itu, jajaran Forkopimda Jawa Timur, Pangdam V/Brawijaya, Kapolda Jawa Timur, serta para kiai dan tokoh agama dari berbagai wilayah Malang Raya.</p>



<p>Gubernur Khofifah dalam amanatnya menyampaikan bahwa para santri untuk meneladani semangat resolusi jihad yang dideklarasikan para ulama pendiri bangsa. Dirinya mengingatkan akan pentingnya sinergi antara ulama, umara dan seluruh elemen strategis bangsa dalam menjaga persatuan dan kedamaian negeri.</p>



<p>“Basis dari persaudaraan di negeri ini adalah masyarakat yang senang hidup rukun, damai dan tenteram. Maka yang mengganggu ketenangan dan kedamaian, mari bersama kita sampaikan pesan bahwa negara besar Indonesia membutuhkan kebersamaan untuk saling menjaga,” kata Gubernur Khofifah.</p>



<p>Pihaknya menekankan, bahwa Jawa Timur tidak dapat dilepaskan dari sejarah dan kontribusi besar dunia pesantren. Nilai-nilai keislaman, kebangsaan dan kemandirian yang tumbuh di lingkungan pesantren, disebutnya sebagai fondasi penting dalam membangun karakter masyarakat Jawa Timur.</p>



<p>Gubernur Jawa Timur menegaskan, bahwa Pemprov Jawa Timur memiliki komitmen kuat dalam memperkuat sumber daya manusia berbasis pesantren. Jatim menjadi provinsi pertama yang melahirkan Perda Fasilitasi Pengembangan Pesantren pada 2022, disusul Pergub Nomor 43 tahun 2023, agar kebijakan tersebut dapat dijalankan secara efektif.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Pemprov Jatim sudah bermitra dengan 138 perguruan tinggi, 11 UIN, 104 PTKIS, 22 Ma’had Aly dan Universitas Al Azhar Kairo. &#8220;Semua untuk memperkuat SDM pesantren agar berdaya saing global,” ujar Khofifah.</p>



<p>Dirinya juga menambahkan, hingga Agustus 2025, sebanyak 6.876 kader pesantren dan diniyah telah menerima beasiswa Pemprov Jatim, dengan 4.168 diantaranya berhasil menyelesaikan studi dari jenjang sarjana hingga doktoral. Selain itu, 28 ribu hafiz-hafizah serta 78.850 imam masjid juga mendapat tunjangan kehormatan dari Pemprov Jatim. Sebuah kebijakan yang disebutnya sebagai satu-satunya di Indonesia.</p>



<p>“Ke depan, program beasiswa akan kita kembangkan dengan memperkuat bidang Science, Technology, Engineering dan Mathematics (STEM) agar santri mampu beradaptasi dengan kemajuan zaman,” papar Gubernur Jatim.</p>



<p>Sementara itu, Wakil Bupati Lathifah menyampaikan bahwa sejarah santri sejak pra kemerdekaan sangatlah luar biasa. “Kiai dan santri tidak bisa dipisahkan dalam memperjuangkan kemerdekaan Republik Indonesia,” ujar Wakil Bupati Malang</p>



<p>Ditambahkannya, bahwa Pemerintah Kabupaten Malang telah memberikan apresiasi kepada santri maupun pondok pesantren, yang ada di Kabupaten Malang sesuai dengan kemampuan anggaran pemerintah daerah. <strong>(pro/mlg/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">226993</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pendaftaran Peserta MTQ XXXI Provinsi Jatim Dimulai, Jember Targetkan Tiga Besar</title>
		<link>https://memontum.com/pendaftaran-peserta-mtq-xxxi-provinsi-jatim-dimulai-jember-targetkan-tiga-besar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Sep 2025 10:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[dimulai]]></category>
		<category><![CDATA[Pendaftaran]]></category>
		<category><![CDATA[Peserta]]></category>
		<category><![CDATA[provinsi]]></category>
		<category><![CDATA[targetkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=225916</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Jember, Nurul Hafid Yasin, menyampaikan optimisme tinggi atas kesiapan kafilah Jember yang akan turun berlaga dalam Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXI tingkat Provinsi Jawa Timur, yang akan diselenggarakan di Kabupaten Jember. Saat ini, pelaksanaan MTQ XXXI telah memasuki tahapan pendaftaran ulang peserta. Prosesnya sendiri, akan berlangsung [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Jember, Nurul Hafid Yasin, menyampaikan optimisme tinggi atas kesiapan kafilah Jember yang akan turun berlaga dalam Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXI tingkat Provinsi Jawa Timur, yang akan diselenggarakan di Kabupaten Jember.</p>



<p>Saat ini, pelaksanaan MTQ XXXI telah memasuki tahapan pendaftaran ulang peserta. Prosesnya sendiri, akan berlangsung selama dua hari, yaitu Kamis dan Jumat (12/09/2025) besok. Sedangkan untuk peserta, akan diikuti oleh kafilah dari seluruh 38 kabupaten atau kota di Jawa Timur.</p>



<p>Sebagai tuan rumah, Kabupaten Jember memastikan kesiapan penuh untuk menyambut ribuan peserta dari seluruh penjuru Jawa Timur. “Dari hasil pembinaan, evaluasi, serta penilaian yang dilakukan, kafilah kita jauh lebih matang dibanding MTQ sebelumnya. Karena itu, peluang prestasi lebih tinggi sangat terbuka,” ujar Nurul Hafid Yasin, Kamis (11/09/2025) tadi.</p>



<p>Kafilah Jember sendiri, menurunkan sebanyak 53 peserta, terdiri dari 27 putra dan 26 putri. Bahkan, hampir semua cabang lomba akan diikuti, kecuali dua kategori, yakni kaligrafi digital serta tilawah cacat netra putri.</p>



<p>Menurut Nurul Hafid, absennya dua cabang tersebut, lebih disebabkan keterbatasan sarana-prasarana serta rekomendasi pembina yang menilai peserta belum siap tampil. “Harapan kami, dengan dukungan masyarakat, doa, serta semangat peserta, Jember bisa meraih posisi terbaik. Bahkan, tidak menutup kemungkinan bisa membawa pulang gelar juara umum,” tegasnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Pemerintah Kabupaten Jember memasang target tinggi dalam perhelatan kali ini. Jika pada MTQ sebelumnya atau di Pasuruan hanya mampu menempati peringkat keenam, kini target diarahkan lebih jauh, yaitu menembus tiga besar provinsi.</p>



<p>Namun, tambahnya, persaingan dipastikan akan sangat ketat karena setiap daerah menurunkan kafilah terbaiknya. “Ini level provinsi, tentu semua kabupaten mengirimkan yang unggul. Namun, dengan evaluasi para pembina dari provinsi dan kabupaten, kami tetap optimis Jember bisa bersaing,” imbuhnya.</p>



<p>Diketahui, bahwa pada hari pertama, registrasi diikuti oleh 13 daerah. Yaitu, dari Kediri, Lamongan, Sidoarjo, Pasuruan, Probolinggo, Surabaya, Madiun, Malang, Nganjuk, Pamekasan, Sampang, Tuban dan Jombang, pada Kamis (11/09/2025) tadi. Jumlah peserta yang tercatat, ada sebanyak 581 orang, terdiri dari 291 laki-laki dan 290 perempuan.</p>



<p>Hari kedua, giliran 25 daerah lain yang dijadwalkan mengikuti registrasi, Jumat (12/09/2025) besok. Diantaranya, Tulungagung, Jember, Lumajang, Bondowoso, Situbondo, Pasuruan, Probolinggo, Bangkalan, Gresik, Banyuwangi, Blitar, Bojonegoro, Mojokerto, Magetan, Ngawi, Pacitan, Ponorogo, Sumenep, Trenggalek, serta Kota Batu, Kota Blitar, Kota Kediri, Kota Madiun, Kota Malang dan Kota Mojokerto.</p>



<p>Jumlah peserta di hari kedua sendiri, mencapai 767 orang, dengan rincian 389 laki-laki dan 378 perempuan. Seluruh peserta yang hadir, telah melalui proses fingerprint sebagai syarat validasi data.</p>



<p>Dengan demikian, jumlah peserta yang akan tampil pada MTQ Jawa Timur 2025 mencapai 1.348 orang. Seluruhnya, akan mengikuti berbagai cabang lomba yang dipertandingkan, sehingga persaingan dipastikan berjalan sangat ketat. <strong>(kom/rio/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">225916</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Fawait Sambut Positif Gelaran Porseni Madrasah Tingkat Provinsi Jatim di Jember</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-fawait-sambut-positif-gelaran-porseni-madrasah-tingkat-provinsi-jatim-di-jember</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Jul 2025 14:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[fawait]]></category>
		<category><![CDATA[gelaran]]></category>
		<category><![CDATA[Madrasah]]></category>
		<category><![CDATA[Porseni]]></category>
		<category><![CDATA[positif]]></category>
		<category><![CDATA[provinsi]]></category>
		<category><![CDATA[sambut]]></category>
		<category><![CDATA[tingkat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=223759</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Bupati Jember, Muhammad Fawait, menghadiri pembukaan Pekan Olah Raga dan Seni (Porseni) Madrasah tingkat Provinsi Jawa Timur, Senin (07/07/2025) tadi. Dalam Porseni kali ini, Kabupaten Jember menjadi tuan rumah gelaran Porseni Madrasah tingkat Provinsi Jawa Timur, yang diselenggarakan 7 hingga 9 Juli 2025. Kegiatan ini, diikuti oleh 9777 atlet dari jenjang Madrasah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Bupati Jember, Muhammad Fawait, menghadiri pembukaan Pekan Olah Raga dan Seni (Porseni) Madrasah tingkat Provinsi Jawa Timur, Senin (07/07/2025) tadi. Dalam Porseni kali ini, Kabupaten Jember menjadi tuan rumah gelaran Porseni Madrasah tingkat Provinsi Jawa Timur, yang diselenggarakan 7 hingga 9 Juli 2025.</p>



<p>Kegiatan ini, diikuti oleh 9777 atlet dari jenjang Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA), yang berasal dari 38 kabupaten dan kota se-Jawa Timur. Hadir juga dalam pembukaan Porseni ini, jajaran Forkompida Jember, serta jajaran Kementerian Agama Jawa Timur.</p>



<p>Bupati Jember, Muhammad Fawait, dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga atas ditunjuknya Jember sebagai tuan rumah Porseni Madrasah. Bupati juga menyambut hangat, seluruh peserta yang datang ke Jember.</p>



<p>Bahkan, Bupati Fawait juga mengenalkan wisata alam Kabupaten Jember yang terbentang dari garis pantai selatan hingga pegunungan di wilayah utara. “Selamat datang di Kabupaten Jember, daerah dengan garis pantai selatan terpanjang kedua di Jawa Timur dan pegunungan yang membentang di utara. Kami berharap kalian betah di Jember dan kelak melanjutkan kuliah di kampus-kampus terbaik di Jember,” kata Bupati Fawait.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Gus Fawait-sapaan Bupati Jember, juga menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Jember juga siap bersinergi dengan Kementerian Agama untuk mencetak generasi santri dan murid madrasah sebagai calon pemimpin masa depan Indonesia. Porseni Madrasah jenjang MTs tahun ini, mempertandingkan dua cabang utama, yaitu olah raga dan seni.</p>



<p>Cabang olah raga sendiri, meliputi futsal, bola voli, catur, bulu tangkis, atletik, seni pencak silat dan tenis meja. Sedangkan cabang seni, meliputi Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ), menyanyi, tahfidz, vlog, kaligrafi kontemporer, pidato Bahasa Indonesia, pidato Bahasa Inggris dan pidato Bahasa Arab.</p>



<p>Gus Fawait juga menerangkan, bahwa kegiatan ini diharapkan menjadi ajang inspiratif untuk membangun prestasi, sportivitas serta mempererat semangat kebersamaan antar madrasah se-Jawa Timur. <strong>(kom/rio/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">223759</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Gowes dan Usia Senja, Eyang Mujiono Aktif Gowes Lintas Provinsi</title>
		<link>https://memontum.com/gowes-dan-usia-senja-eyang-mujiono-aktif-gowes-lintas-provinsi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 21 Jun 2025 07:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[lintas]]></category>
		<category><![CDATA[mujiono]]></category>
		<category><![CDATA[provinsi]]></category>
		<category><![CDATA[senja,]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=223201</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Usia senja bukan halangan untuk tidak beraktivitas olah raga. Kata-kata itulah yang pas disematkan kepada Mujiono, seorang pesepeda asal Banjarnegara, Jawa Tengah. Di usianya yang sudah 77 tahun, Eyang Mujiono-begitu sapaannya, tidak hanya bugar, tapi juga aktif menjelajah berbagai daerah di Indonesia dengan sepedanya. Ditemui seusai mengikuti salah satu kegiatan gowes [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Usia senja bukan halangan untuk tidak beraktivitas olah raga. Kata-kata itulah yang pas disematkan kepada Mujiono, seorang pesepeda asal Banjarnegara, Jawa Tengah. Di usianya yang sudah 77 tahun, Eyang Mujiono-begitu sapaannya, tidak hanya bugar, tapi juga aktif menjelajah berbagai daerah di Indonesia dengan sepedanya.</p>



<p>Ditemui seusai mengikuti salah satu kegiatan gowes di Kota Malang, Eyang Mujiono tampak lincah dan penuh semangat. Dirinya mengaku, telah menjadikan bersepeda sebagai bagian dari gaya hidup sehat dan sarana bersilaturahmi.</p>



<p>“Mulai tahun 1994, saya punya sepeda. Tapi baru mulai rutin, itu sekitar tahun 2012. Saya suka olah raga apa saja. Mulai jalan kaki, lari, tapi paling sering sepeda. Sejak tinggal di Dieng tahun 2016, saya mulai keracunan sepeda lipat sampai sekarang,” ungkap Eyang Mujiono, Sabtu (21/06/2025) tadi.</p>



<p>Berbekal sepeda federal hingga sepeda lipat kesayangannya, Eyang Mujiono telah mengayuh pedal menyusuri rute-rute panjang. Dari mulai Sumatera, Bali, Lombok, hingga pelosok Jawa Timur. Salah satu pengalaman yang paling membekas, baginya adalah saat bersepeda ke Lombok.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Di Lombok itu curugnya bagus, jalurnya juga menyenangkan. Tapi yang paling penting dari gowes itu bukan cuma soal tujuan, tapi prosesnya dan kebersamaannya,” ucapnya.</p>



<p>Meski pernah mengalami insiden hingga jatuh pingsan, hal itu tak menyurutkan semangatnya. Bahkan, dirinya memiliki filosofi sendiri soal pentingnya aktivitas fisik di usia lanjut.</p>



<p>“Saya selalu tekankan, jangan berhenti bergerak. Mau sepeda, mau jalan kaki, lari, nyangkul pun tak apa, yang penting badan bergerak. Karena dengan bergerak, kita seperti punya dua jantung satu di dada, satu lagi di kaki. Gerakan kaki itu bantu memompa darah ke seluruh tubuh,” tuturnya.</p>



<p>Sebelum aktif sebagai pesepeda, Eyang Mujiono pernah bekerja di dunia penerbangan selama 32 tahun sejak 1972. Dia turut merawat pesawat dan menjalani profesinya dengan dedikasi tinggi hingga akhirnya berhenti karena alasan pribadi. Kini di usia 77 tahun, tak hanya menikmati masa pensiun, tetapi justru menjadi inspirasi bagi generasi muda agar tetap aktif menjaga kebugaran badan.</p>



<p>&#8220;Pokoknya, gowes itu bukan sekadar gowes. Ini tentang menjaga hidup tetap bergerak dan berarti,” imbuhnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">223201</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
