<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>PSBL &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/psbl/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 24 Jul 2020 14:02:21 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>PSBL &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Pasca PSBL, Mergosono Kembali Beraktifitas Normal</title>
		<link>https://memontum.com/pasca-psbl-mergosono-kembali-beraktifitas-normal</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 24 Jul 2020 14:02:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Covid 19]]></category>
		<category><![CDATA[Mergosono]]></category>
		<category><![CDATA[PSBL]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/120024-pasca-psbl-mergosono-kembali-beraktifitas-normal</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Sempat beberapa waktu lalu kawasan Jl Kolonel Sugiono, Kelurahan Mergosono menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Lokal (PSBL). Ini merupakan serangkaian langkah untuk memutus rantai penyebaran Covid 19. Beberapa warga sekitar yang positif Covid 19 membuat warga resah dan menyebabkan diberlakukan PSBL untuk memutus rantai penyebarannya. Mulai hari Kamis (23/7/2020) PSBL di area [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang </strong>&#8211; Sempat beberapa waktu lalu kawasan Jl Kolonel Sugiono, Kelurahan Mergosono menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Lokal (PSBL). Ini merupakan serangkaian langkah untuk memutus rantai penyebaran Covid 19. Beberapa warga sekitar yang positif Covid 19 membuat warga resah dan menyebabkan diberlakukan PSBL untuk memutus rantai penyebarannya.</p>
<p>Mulai hari Kamis (23/7/2020) PSBL di area Mergosono sudah selesai. Karena pembatasan tersebut telah berjalan efektif selama 14 hari. Ini membuat masyarakat merasa lega karena pembatasan lokal sudah dihentikan.</p>
<div id="attachment_120025" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-120025" decoding="async" class="size-full wp-image-120025" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200724-WA0171-copy.jpg?resize=740%2C370&#038;ssl=1" alt="Warga setempat merasa lega karena PSBL telah berakhir" width="740" height="370" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200724-WA0171-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200724-WA0171-copy.jpg?resize=300%2C150&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200724-WA0171-copy.jpg?resize=600%2C300&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200724-WA0171-copy.jpg?resize=200%2C100&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-120025" class="wp-caption-text">Warga setempat merasa lega karena PSBL telah berakhir</p></div>
<p>Lurah Mergosono saat ditemui pada hari Jum&#8217;at (24/7/2020) menyatakan bahwa PSBL di area tersebut sudah berakhir. Tidak adanya penambahan kasus yang terkonfirmasi lagi membuat masyarakat menjadi tidak perlu khawatir.</p>
<p>Namun ada beberapa hal yang harus tetap dipatuhi. Terutama protokol kesehatan yang pastinya untuk menjaga lingkungan tetap aman dan bersih dari Covid 19. Beberapa kegiatan yang masih dilarang, juga pasti ada keterkaitan untuk tetap menjaga lingkungan. Ini karena pandemi Covid 19 yang belum berakhir.</p>
<p>&#8220;Warga sekitar sekarang sudah bisa beraktifitas dengan normal. Tapi tetap menjaga kebersihan dan protokol kesehatannya. Sama juga untuk beberapa kegiatan itu masih tidak diperbolehkan ya seperti mengadakan acara besar seperti pernikahan itu masih tidak boleh,&#8221; terang Lurah Mergosono Karliono.</p>
<p>Masyarakat sekarang sudah diperbolehkan keluar dan masuk wilayah Mergosono. Ini juga untuk warga luar yang memasuki wilayah Mergosono pun sudah diperbolehkan, tidak ada lagi jam khusus. Pihak Kelurahan Mergosono, akan tetap melakukan pembinaan dan sosialisasi kepada masyarakat. Ini bekerjasama dengan puskesmas setempat untuk memberikan informasi dan pentingnya menjaga protokol kesehatan tetap berjalan.</p>
<p>Karena kedisiplinan untuk mematuhi protokol kesehatan itu salah satu hal penting yang harus dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid 19. Warga setempat saat ditemui merasa lebih nyaman sekarang. Karena pembatasan tersebut telah berakhir, mereka juga bisa melakukan aktifitas secara normal.</p>
<p>&#8220;Saya lega sekali karena bisa melakukan aktifitas biasa secara normal. Kemarin-kemarin kan, saya takut. Kalau ada pekerjaan di luar, juga kadang sampai malem. Saya juga bingung untuk keluar masuknya karena akses jalan yang terbatas. Sekarang bisa normal kembali jadi yaa enak gitu tanpa beban. Wilayah pun sekarang juga lebih aman,&#8221; ungkap Hilmi salah satu warga Mergosono.</p>
<p>Lurah Mergosono juga akan terus mengimbau masyarakat agar tetap menjaga kesehatan dan kebersihan. Ini demi kepentingan semua masyarakat yang berada di wilayah Mergosono.</p>
<p>&#8220;Yang terpenting warga tetap disiplin. Semua warga sehat, aman dan bisa menjalani aktifitas normal. Pastinya kita tidak akan mengulangi hal serupa kalau bisa kita stop penyebaran Covid. Agar bisa segera berakhir juga pandemi ini,&#8221; tutup Lurah Mergosono Karliono. <strong>(mg1/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">120024</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Fraksi PDIP Bantu Sembako ke Warga Dusun Ngandat</title>
		<link>https://memontum.com/fraksi-pdip-bantu-sembako-ke-warga-dusun-ngandat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 23 Jul 2020 13:41:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bantuan]]></category>
		<category><![CDATA[PDIP]]></category>
		<category><![CDATA[PSBL]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/119934-fraksi-pdip-bantu-sembako-ke-warga-dusun-ngandat</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu – Fraksi PDI Perjuangan di DPRD Kota Batu sambang (menjenguk) masyarakat Rw 06 Dusun Ngandat Desa Mojorejo Kecamatan Junrejo Kota Batu, yang melaksanakan PSBL (Pembatasan Sosial Berskala Lokal) di kawasan tersebut. Dipimpin langsung Ketua Fraksi PDI P, Sampurno serta di dampingi Ketua DPC PDI-P sekaligus Wakil Walikota H. Punjul Santoso dan Ketua [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Batu </strong>– Fraksi PDI Perjuangan di DPRD Kota Batu sambang (menjenguk) masyarakat Rw 06 Dusun Ngandat Desa Mojorejo Kecamatan Junrejo Kota Batu, yang melaksanakan PSBL (Pembatasan Sosial Berskala Lokal) di kawasan tersebut. Dipimpin langsung Ketua Fraksi PDI P, Sampurno serta di dampingi Ketua DPC PDI-P sekaligus Wakil Walikota H. Punjul Santoso dan Ketua DPRD Asmadi, Rabu (22/7/2020).</p>
<p>Tidak hanya hadir dan menjenguk saja, akan tetapi kedatangan Fraksi PDI Perjuangan juga untuk memberikan bantuan sembako kepada masyarakat yang ada di Dusun Ngandat. Karena Dusun tersebut merupakan salah satu wilayah cluster dengan tingkat kasus covid yang cukup besar setelah Desa Giripurno.</p>
<p>Menurut Ketua Fraksi, Sampurno bahwa kegiatan ini merupakan inisiasi dari anggota Fraksi, dan bantuan sembako yang diberikan meliputi, 250 kg beras, minyak, mie instan, dan gula yang diterima secara langsung Okeh, Kepala Desa Mojorejo, Rujito pada Rabu siang (22/7/2020).</p>
<p>“Semoga bisa bermanfaat untuk masyarakat sekitar. Apalagi disini sedang masa PSBL sehingga warga Mojorejo butuh perhatian lebih,” ungkap Sampurno Ketua Fraksi PDIP Kota Batu. Ia juga berharap dengan adanya bantuan sebanyak 50 paket sembako bisa sedikit membantu warga sekitar.</p>
<p>Sementara itu Punjul Santoso Wakil Walikota Batu yang juga merupakan Ketua DPC PDIP Kota Batu membeberkan bahwa jumlah positif di Kota Batu telah mencapai 150 kasus sampai pukul 13.00 WIB. Maka dari itu ia menginginkan warga Mojorejo bisa terus untuk saling mengingatkan untuk menjalankan protap kesehatan sehingga bisa memutus persebaran virus tersebut.</p>
<p>“Peningkatan yang terjadi ini merupakan akibat dari kurangnya kesadaran masyarakatnya sendiri. Apalagi seperti yang diungkapkan kemarin pelanggaran yang ditertibkan oleh Satpol PP bahkan mencapai 40 tempat hiburan,” tegasnya.</p>
<p>Dengan adanya hal tersebut, Punjul berharap kedepannya tidak ada lagi masyarakat yang melanggar protap kesehatan termasuk pelanggaran fase dibukanya fasilitas,” umum di Kota Batu. <strong>(bir/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">119934</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Wawalikota Malang Apresiasi PSBL Mandiri Barnes Tangguh</title>
		<link>https://memontum.com/wawalikota-malang-apresiasi-psbl-mandiri-barnes-tangguh</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 Jul 2020 15:42:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[PSBL]]></category>
		<category><![CDATA[wawalikota malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/119086-wawalikota-malang-apresiasi-psbl-mandiri-barnes-tangguh</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; PSBL (Pembatasan Sosial Berskala Lokal) di Barnes Tangguh sudah terapkan sejak Covid 19 mulai mewabah di Indonesia. Upaya mandiri pencegahan dan kesadaran masyarakat atas virus ini, membuat Barnes Tangguh diapresiasi oleh Wawalikota. Ini karena kecekatannya dalam mengambil tindakan untuk meminimalisir dampak terburuk. Wakil Wali Kota Malang dalam kunjungannya pada hari Minggu [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; PSBL (Pembatasan Sosial Berskala Lokal) di Barnes Tangguh sudah terapkan sejak Covid 19 mulai mewabah di Indonesia. Upaya mandiri pencegahan dan kesadaran masyarakat atas virus ini, membuat Barnes Tangguh diapresiasi oleh Wawalikota. Ini karena kecekatannya dalam mengambil tindakan untuk meminimalisir dampak terburuk.</p>
<p>Wakil Wali Kota Malang dalam kunjungannya pada hari Minggu (12/7/2020) menghadiri acara barnes tangguh yang bertempat di RT 04 RW 02. Wawali yang mengunjungi RT 04 di sambut baik oleh para ibu-ibu PKK dan warga lainnya.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-119087" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200713-WA0067-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200713-WA0067-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200713-WA0067-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200713-WA0067-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200713-WA0067-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Ketua RW 02 yang menjelaskan tentang program-program yang dilaksanakan oleh Barnes Tangguh selama pandemi ini mendapat apresiasi yang sangat baik. Karena kekompakkan masyarakat dan inisiatif yang baik dari masyarakat.</p>
<p>&#8220;Kami menerapkan PSBK ini dari awal pandemi, kan kita tau banyak sekali anak kost disini apalagi yang bekerja di MOG, ketika MOG di buka lagi, kita sepakat akan membatasi para karyawan yang kost di daerah kami, kepentingan yang sebatas pekerjaan di MOG lalu langsung kembali ke kost, kita batasi dan perketat untuk itu,&#8221; ujar ketua RW 02 Pancoro</p>
<p>Dilakukannya penguatan se kecamatan Klojen yang ada 16 kecamatan, ada juga RW Tangguh dan Kampung Tangguh. RW Tangguh yang berkolaborasi oleh ibu-ibu PKK dan di bantu oleh warga sekitar serta para muda-mudi akan segera di laksanakan dengan baik.</p>
<p>&#8220;Ini sangat bagus, saya sangat bangga karena kan ini dari kesadaran para masyarakat dan juga inisiatifnya itu sangat cepat tanggap. PSBK itu sangat penting tetapi kan harus dari lingkungan masyarakat nya sendiri untuk melaksanakannya. Barnes Tangguh ini kita tau mereka kan zona hijau, itu juga tak lepas dari kontribusi masyarakatnya yang perlu kita apresiasi lebih,&#8221; ujar Wakil Wali Kota Malang Sofyan Eddy.<strong>(mg1/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">119086</post-id>	</item>
		<item>
		<title>PSBL Mergosono, Warga Luar Kampung Harap Putar Balik</title>
		<link>https://memontum.com/psbl-mergosono-warga-luar-kampung-harap-putar-balik</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 11 Jul 2020 13:56:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Covid 19]]></category>
		<category><![CDATA[Mergosono]]></category>
		<category><![CDATA[PSBL]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/118965-psbl-mergosono-warga-luar-kampung-harap-putar-balik</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Mulai hari Jumat (10/7/2020) Jl Kolonel Sugiono, Kelurahan Mergosono menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Lokal (PSBL) dengan ketat yang dijaga oleh kepolisian dan TNI yang dibantu oleh beberapa warga setempat. Inisiatif dari warga setempat atas kegelisahan dengan terjadinya pandemi Covid 19. Warga sepakat melakukan pembatasan bagi warganya sendiri dan warga dari luar [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Mulai hari Jumat (10/7/2020) Jl Kolonel Sugiono, Kelurahan Mergosono menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Lokal (PSBL) dengan ketat yang dijaga oleh kepolisian dan TNI yang dibantu oleh beberapa warga setempat. Inisiatif dari warga setempat atas kegelisahan dengan terjadinya pandemi Covid 19.</p>
<p>Warga sepakat melakukan pembatasan bagi warganya sendiri dan warga dari luar untuk memasuki wilayah Mergosono. Ini menyusul telah terjadi kasus di 2 RW ini, yang membuat warga sekitar mulai memperketat wilayahnya untuk menangani penyebaran lebih lanjut.</p>
<p>Untuk PSBL yang dilaksanakan akan memperketat apalagi dari warga luar, itu akan diproses mulai dari KTP hingga ditanyakan untuk kepentingannya seperti apa dan mendesak atau tidak.</p>
<p>&#8220;Kami akan melakukan PSBL ini untuk tahap pertama 14 hari. Kemudian 7 hari pertama akan dilakukan evaluasi dan 7 hari berikutnya juga akan dilakukan evaluasi. Untuk warga luar jika tidak ada kepentingan mending putar balik aja. Kita akan perketat mulai dari KTP hingga urusannya untuk masuk di wilayah mergosono seperti apa,&#8221; ujar Lurah Mergosono Karliono.</p>
<p>Wali Kota Malang yang terjun langsung ke lokasi akan meninjau seberapa efektif dan ketertiban masyarakat terhadap PSBL ini. Mulai dari pemeriksaan suhu tubuh, psychal distancing yang di terapkan dan juga penanganannya seperti apa akan langsung di tinjau oleh beliau.</p>
<p>&#8220;Dari hasil swab yang telah keluar 4 orang akan langsung kami larikan ke save house untuk mendapatkan perawatan yang intensif, tidak ada yang namanya isolasi mandiri semua yang reaktif dan positif akan kami bawa ke save hous langsung yang berada di Jl. Kawi,&#8221; ujar Wali Kota Malang Sutiaji.</p>
<p>Dari awal penerapan pagi tadi hingga siang telah diperiksa sekitar 4 orang yang suhu tubuhnya di atas rata-rata dan itu langsung dilakukan penanganan secara cepat oleh warga dan pihak puskesmas. Pos penjagaan yang juga masih belum sempurna akan dilakukan evaluasi dan juga pemberian pos jaga yang lebih layak dan efektif agar semua bisa terkendali dan lancar.</p>
<p>&#8220;Untuk post kami akan koordinasi dengan RW setempat untuk penyempurnaannya. Kami juga akan berkoordinasi dengan puskesmas setempat untuk melakukan rapid test kepada warga yang di temukan suhunya tinggi, agar penanganannya lebih cepat dan efektif,&#8221; ujar Lurah Mergosono Karliono.</p>
<p>Dari permasalahan pandemi ini yang perlu ditekan kan adalah kesadaran dari masyarakat untuk benar-benar mematuhi protokol kesehatan agar dapat menghentikan penyebaran Covid 19. Wali Kota Malang selalu mengingatkan dan menghimbau bahwa psychal distancing, pemakaian masker dan kebersihan benar-benar harus diterapkan.</p>
<p>&#8220;Tadi saja bisa kita lihat masih banyak orang yang tidak memakai masker, itu akan kita beri masker dan langsung kita himbau. Sebenarnya kesadaran masyarakat ini sangat penting kita akan terus melakukan himbauan secara masif, intinya disiplin adalah solusinya. Kalo warganya gak disiplin ya gimana kita harus tetap memberi peringatan dan hukuman agar jera,&#8221; tutup Wali Kota Malang Sutiaji. <strong>(mg1/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">118965</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Mergosono PSBL, Bunulrejo Sebagian, TNI-Polri dan Warga Jaga Ketat Akses Keluar Masuk</title>
		<link>https://memontum.com/mergosono-psbl-bunulrejo-sebagian-tni-polri-dan-warga-jaga-ketat-akses-keluar-masuk</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 09 Jul 2020 12:30:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Covid 19]]></category>
		<category><![CDATA[Mergosono]]></category>
		<category><![CDATA[PSBL]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/118898-mergosono-psbl-bunulrejo-sebagian-tni-polri-dan-warga-jaga-ketat-akses-keluar-masuk</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Kawasan Jl Kolonel Sugiono, Kelurahan Mergosono, bakal menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Lokal (PSBL) yang dimulai pada Jumat (10/7/2020) pagi. Ini dilakukan untuk menekan penyebaran Covid -19. Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Dr Leonardus Harapantua Simarmata Permata S Sos SIK MH menyampaikan sudah dilaksanakan rapat koordinasi Kepala Daerah se Malang Raya di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang </strong>&#8211; Kawasan Jl Kolonel Sugiono, Kelurahan Mergosono, bakal menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Lokal (PSBL) yang dimulai pada Jumat (10/7/2020) pagi. Ini dilakukan untuk menekan penyebaran Covid -19. Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Dr Leonardus Harapantua Simarmata Permata S Sos SIK MH menyampaikan sudah dilaksanakan rapat koordinasi Kepala Daerah se Malang Raya di Balaikota Malang pada Rabu (8/7/2020).</p>
<p>&#8220;Kita membahas PSBL di Kelurahan Mergosono dan Bunulrejo. Di Bunulrejo, tidak seluruhnya namun kita cari RW-RW yang banyak terkonfirm positif Covid-19. Sedangkan di kawasan Mergosono, Forkim Kecamatan sudah menindaklanjuti hal itu dan menggelar rapat di Mergosono. Dalam waktu dekat akan dilaksanakan PSBL di Mergosono,&#8221; ujar Kombes Pol Dr Leonardus, Kamis (9/7/2020) siang. Kawasan yang menerapkan PSBL akan dijaga ketat oleh TNI-Polri.</p>
<div id="attachment_118899" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-118899" decoding="async" class="size-full wp-image-118899" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200709-WA0246-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="Satgas Covid saat melakukan penyemprotan di Mergosono, beberapa waktu lalu. (dok)" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200709-WA0246-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200709-WA0246-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200709-WA0246-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200709-WA0246-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-118899" class="wp-caption-text">Satgas Covid saat melakukan penyemprotan di Mergosono, beberapa waktu lalu. (dok)</p></div>
<p>&#8220;Pelaksanaan PSBL Mergosono akan dilakukan selama 14 hari. Sampai hasil tracing dan swab bagi 30 orang yang pernah bersinggungan dengan positif Covid-19 hasilnya negatif. PSBL secepatnya akan kami lakukan. Dalam rapat kami sampaikan ke Pak Wali untuk memperhatikan juga orang yang bekerja. Supaya disampaikan ke instansinya terkait kawasannya yang PSBL. Untuk yang masuk wilayah Mergosono harus ber KTP setempat. Untuk warga luar tidak diijinkan,&#8221; ujar Kombes Pol Dr Leonardus.</p>
<p>Lurah Mergosono Karliono, saat dikonfirmasi Memontum.com pada Kamis malam membenarkan bahwa PSBL di seluruh kawasan Mergosono akan dimulai Jumat (10/7/2020).</p>
<p>&#8220;Rencana besok akan dilaksanakan . Malam ini kami sudah persiapan pemasangan portal dan terop jaga. Seluruh kawasan Mergosono akan melaksanakan PSBL dari RW 01 hingga RW 06,&#8221; ujar Karliono.</p>
<p>Untuk akses masuk melalui Gang V dan keluar dari Gang IIIA. &#8221; One Gate System. Masuk dari Gang V keluar dari Gang IIIA. Jalan tembus ditutup. Bagi warga luar Mergosono yang ingin masuk harus dilihat kepentingannya apa. Keperluannya apa, mendesak atau tidak. Akan dicek di lapangan,&#8221; ujar Karliono.</p>
<p>Untuk tahap pertama pelaksanaan akan dilakukan selama 14 hari pertama. &#8220;Tahap pertama 14 hari. Nantinya akan dievaluasi hasilnya apa. Sesuai dengan data gugus ada 22 orang terkonfirm positif Covid-19 di Mergosono. Di RW 3, RW 4 dan RW 5. Sesuai arahan Pak Kapolresta Malang Kota, harus segera ditindak lanjuti dengan PSBL,&#8221; ujar Karliono.</p>
<p>Sementara itu, Pemkot Malang melalui Kabag Humas Nurwidiyanto, membenarkan. PSBL tersebut sudah dikoordinasikan dengan semua pihak yang terkait.</p>
<p>&#8220;Masyarakat menyepakati alur keluar masuk orang. Nanti Forpimcam akan monitor dan berikan panduan-panduan. Ini bagian membentuk ketangguhan masyaralat. Tim medis dari Puskesmas didampingi tim tracing Satgas Covid Kota Malang. Nantinya, tokoh masyarakat akan berkonsultasi ke kelurahan. Bisa terevaluasi per 7 harian,&#8221; ujar Pak Wiwid, panggilan Kabag Humas.<strong> (gie/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">118898</post-id>	</item>
		<item>
		<title>13 Warga Konfirm Positif, Walikota Malang: Mergosono Bisa Lockdown Lokal</title>
		<link>https://memontum.com/13-warga-konfirm-positif-walikota-malang-mergosono-bisa-lockdown-lokal</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 20 Jun 2020 01:20:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Mergosono]]></category>
		<category><![CDATA[Positif Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[PSBL]]></category>
		<category><![CDATA[walikota malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=116978</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Menindaklanjuti lonjakan konfirm positif yang terjadi di wilayah Kelurahan Mergosono, Walikota Malang, H Sutiaji langsung mendatangi Kantor Kelurahan Mergosono. Menurut Walikota Sutiaji, proses tracing dan treatmen harus dilakukan sesegera mungkin; termasuk juga pola penanganan isolasi mandiri yang saat ini dilakukan oleh warga yang terpapar. &#8220;Akan kami lihat lebih lanjut, apakah bisa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Menindaklanjuti lonjakan konfirm positif yang terjadi di wilayah Kelurahan Mergosono, Walikota Malang, H Sutiaji langsung mendatangi Kantor Kelurahan Mergosono. Menurut Walikota Sutiaji, proses tracing dan treatmen harus dilakukan sesegera mungkin; termasuk juga pola penanganan isolasi mandiri yang saat ini dilakukan oleh warga yang terpapar.</p>
<p>&#8220;Akan kami lihat lebih lanjut, apakah bisa dilakukan isolasi mandiri secara ketat atau dimasukkan pada rumah karantina,&#8221; ujarnya.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-116980" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200617-WA0227-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200617-WA0227-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200617-WA0227-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200617-WA0227-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200617-WA0227-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>&#8220;Saya telah meminta pada Ketua RW agar melakukan penyemprotan lingkungannya secara mandiri; sekaligus turut serta memantau bagaimana proses isolasi mandiri yang dilakukan,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Bagian dari ikhtiar, lanjutnya, kita akan mengajak perguruan tinggi yang memiliki fakultas kedokteran untuk penguatan langkah tracing Pemerintah Kota Malang. Demikian diutarakan Walikota Malang Sutiaji, saat bertemu dengan Ketua RW dan Tokoh Masyarakat kelurahan Mergosono kecamatan Kedungkandang yang warganya terpapar virus corona.</p>
<p>&#8220;Rumah sakit kita sudah overload, sehingga langkah isolasi mandiri menjadi pilihan. Namun itu bersyarat, hunian atau rumah pasien konfirm positif haruslah memadai. Permasalahannya untuk yang di Mergosono ini tidak memadai, sehingga perlu ada langkah meng-evakuasi pasien ke safe house, &#8221; tegas Sutiaji pada pertemuan yang digelar di balai rapat kelurahan Mergosono, Rabu (17/6/2020).</p>
<p>&#8220;Karena kelurahan Mergosono ini konfirm positif ini relatif banyak (13 konfirm positif.red), maka saya minta ada langkah langkah pencegahan secara maksimal. Satu di antaranya, pilihan untuk melakukan &#8220;lock down lokal,&#8221; tandasnya.<strong> (*/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">116978</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Forpimda Kabupaten Malang Akan Berlakukan PSBL di Karangploso, Singosari dan Lawang</title>
		<link>https://memontum.com/forpimda-kabupaten-malang-akan-berlakukan-psbl-di-karangploso-singosari-dan-lawang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Jun 2020 14:55:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Forpimda]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[PSBL]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=116164</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) Kabupaten Malang akan menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Lokal (PSBL) di tiga Kecamatan di Kabupaten Malang yang telah ditetapkan sebagai zona merah. Tiga kecamatan tersebut yakni Karangploso, Singosari dan Lawang. Selain itu juga mengingat masih terus bertambahnya jumlah pasien positif Covid-19 di Kabupaten Malang. Dimana sebagian besar berasal dari [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) Kabupaten Malang akan menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Lokal (PSBL) di tiga Kecamatan di Kabupaten Malang yang telah ditetapkan sebagai zona merah. Tiga kecamatan tersebut yakni Karangploso, Singosari dan Lawang. Selain itu juga mengingat masih terus bertambahnya jumlah pasien positif Covid-19 di Kabupaten Malang. Dimana sebagian besar berasal dari 3 kecamatan tersebut.</p>
<p>Hal itu disampaikan oleh Pelaksana Jabatan (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang, Wahyu Hidayat saat ditemui di Pendopo Agung Kabupaten Malang. Wahyu berpendapat, jika masyarakat kurang disiplin atau tidak mematuhi protokol kesehatan pada masa pandemi ini, maka yabg dikhawatirkan adalah terus meningkatnya jumlah pasien yang tertular Covid-19.</p>
<p>“Jika jumlah pasien terinveksi Covid-19 terus bertambah, tentunya tingkat resiko kematian lebih besar. Meski, jumlah pasien sembuh dari Covid-19 di Kabupaten Malang juga terus meningkat. Namun, jika masyarakat masih mengabaikan protokol kesehatan, yang jelas akan terus meningkat jumlah pasien Covid-19,” ujarnya.</p>
<p>Padahal, lanjut Wahyu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) bersama Tim Satgas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Malang terus melakukan sosialisasi terkait protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19. Bahkan, dalam sosialisasi tersebut juga dibantu para relawan baik itu dari oraganisasi masyarakat (ormas) hingga Pemerintah Desa (Pemdes). Yang artinya dalam hal ini, semua elemen masyarakat sudah bergerak dalam melakukan sosialisasi demi memutus rantai penyebaran Covid-19.</p>
<p>“Meski sudah diberikan sosialisasi terkait protokol kesehatan, tapi masih ada masyarakat yang tidak patuh dalam menjalankan protokol kesehatan. Seperti tidak menggunakan masker saat beraktifitas di luar rumah, Dan bahkan, juga masih ada masyarakat berkerumun yang tidak jaga jarak,” ungkap dia.</p>
<p>Dan juga tidak sedikit, Wahyu menambahkan, Pasien Dalam Pantauan (ODP) diketahui masih berkeliaran diluar rumah. Padahal, mereka harus melakukan isolasi agar virus corana tidak menularkan ke orang lain. Hal itu lah yang menjadi salah satu alasan Forpimda Kabupaten Malang memutuskan akan melakukan kebijakan PSBL. Terutama pada tiga kecamatan yang masuk pada zona merah.</p>
<p>&#8220;Kebijakan untuk PSBL sudah disepakati Forkompinda dan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, pada wilayah yang berstatus zona merah yakni Lawang, Singosari, dan Karangploso,” terangnya.</p>
<p>Sebagai informasi, berdasarkan data dari laman Twitter @JatimPemprov, yang merupakan akun resmi milik Pemerintah Provinsi Jawa Timur, di Kabupaten Malang terdapat 103 orang pasien positif Covid-19, 39 orang sembuh, dan 18 orang meninggal dunia. Dan berdasarkan data dari Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang drg Arbani Mukti Wibowo, bahwa dari jumlah pasien terinveksi positif corana, 61 orang diantaranya berasal dari tiga kecamatan yang kini berstatus zona merah. <strong>(iki/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">116164</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
