<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>PT BSI &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/pt-bsi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 30 Jul 2020 11:00:11 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>PT BSI &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>PT BSI Serahkan Bantuan 72 Ekor  Hewan Kurban</title>
		<link>https://memontum.com/pt-bsi-serahkan-bantuan-72-ekor-hewan-kurban</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 30 Jul 2020 11:00:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bantuan]]></category>
		<category><![CDATA[Hewan Kurban]]></category>
		<category><![CDATA[idul adha]]></category>
		<category><![CDATA[PT BSI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/120419-pt-bsi-serahkan-bantuan-72-ekor-hewan-kurban</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Pengurus Takmir Masjid yang berada di ring 1 Kecamatan Pesanggaran menerima bantuan hewan kurban dari PT Bumi Suksesindo (BSI). Penyerahan hewan kurban secara simbolis berlangsung di Masjid Baitul Makmur , Dusun Silirbaru, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Kamis (30)7/2020) siang. Pengurus Takmir Masjid Baitul Makmur, Kiai Anwar Udin mengatakan pihaknya sangat berterima kasih [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Pengurus Takmir Masjid yang berada di ring 1 Kecamatan Pesanggaran menerima bantuan hewan kurban dari PT Bumi Suksesindo (BSI). Penyerahan hewan kurban secara simbolis berlangsung di Masjid Baitul Makmur , Dusun Silirbaru, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Kamis (30)7/2020) siang.</p>
<p>Pengurus Takmir Masjid Baitul Makmur, Kiai Anwar Udin mengatakan pihaknya sangat berterima kasih sekali kepada PT BSI yang sangat peduli kepada masyarakat Kecamatan Pesanggaran khususnya yang berada di ring 1 ini.</p>
<p>&#8220;Semoga bantuan hewan kurban Sapi dan kambing sebagai wujud kepedulian PT BSI terhadap warga Pesanggaran,&#8221; ujar Kiai Anwar Udin.</p>
<p>Di tempat yang sama, Senior Manajer external Affair PT BSI, Sudarmono mengatakan untuk tahun ini pihaknya memberikan bantuan 72 ekor hewan kurban, yang terdiri dari 25 ekor sapi dan 47 ekor kambing.</p>
<p>Jumlah tersebut sudah termasuk bantuan dari kontraktor yang beroperasi di Operasi Tujuh Bukit, seperti Kontruksindo, Trans Continent, PT MPM, Indodrill, PT PBU, Cakra Jawara, PT Bagong, United Tractors, Nawakara, HIAST, dan Koperasi BLSS Sumberagung. Koperasi Wanita Mawar Mekar Sumberagung juga turut berpartisipasi memberikan bantuan hewan korban.</p>
<p>“Bantuan ini merupakan agenda tahunan perusahaan. Alhamdulillah, berkat dukungan perusahaan rekanan, jumlahnya terus bertambah dari tahun ke tahun. Untuk tahun 2019 kami menyerahkan bantuan sebanyak 59 ekor hewan kurban,” kata Sudarmono.</p>
<p>Menurut Sudamono, pemberian bantuan ini bertepatan dengan kondisi masyarakat yang kurang baik akibat virus corona Covid-19. Sudarmono berharap bantuan ini dapat membantu meringankan beban masyarakat dalam menghadapi pandemi Covid-19.</p>
<p>Selain itu, pihaknya dalam rangka program pencegahan Covid-19, PT BSI sudah mengeluarkan bantuan lebih dari Rp 3 miliar. Bantuan yang diberikan berupa ventilator, alat rapid test, masker, baju hazmat, pengadaan tempat cuci tangan, hingga bantuan paket sembako.</p>
<p>Sampai saat ini, Satgas Covid-19 PT BSI masih melanjutkan pengadaan tempat cuci tangan dan pembagian masker di sekolah-sekolah yang ada di Kecamatan Pesanggaran.</p>
<p>“Program ini untuk menyambut apabila pemerintah akhirnya memutuskan sekolah aktif kembali,” kata Sudarmono.</p>
<p>Peran serta aktif PT BSI dalam penanggulangan Covid-19 juga diterapkan di lingkungan kerjanya di dalam site. Dalam seluruh kegiatan operasinya, senantiasa menerapkan protokol kesehatan dan keselamatan kerja yang ketat dan saksama: memeriksa suhu dan disinfektan setiap pengunjung, melakukan tes swab PCR dan karantina bagi karyawan yang datang dari luar Banyuwangi dan, setelahnya, yang bersangkutan baru boleh aktif bekerja setelah mendapatkan surat keterangan sehat, memeriksa suhu tubuh setiap hari, mewajibkan pemakaian masker, menyemprotkan disinfektan secara rutin, menerapkan penjarakan fisik, hingga menutup kunjungan dalam jumlah besar ke area site atau mine tour. <strong>(tut/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">120419</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Green Operator Training, PT BSI Tambah Rekrut Karyawan Ring Satu</title>
		<link>https://memontum.com/green-operator-training-pt-bsi-tambah-rekrut-karyawan-ring-satu</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 04 Jul 2020 14:56:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Disnakertrans Kabupaten Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Green Operator]]></category>
		<category><![CDATA[PT BSI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/118352-green-operator-training-pt-bsi-tambah-rekrut-karyawan-ring-satu</guid>

					<description><![CDATA[Wujud Tanggung Jawab Sosial Diapresiasi Disnakertrans Banyuwangi Memontum &#8211; Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Banyuwangi mengapresiasi langkah PT Bumi Suksesindo (BSI) merekrut tenaga kerja asli Banyuwangi. Khususnya warga yang ada di lingkungan tambang emas, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran sebagai tenaga kerja non staf. Apresiasi tersebut seperti diungkapkan Kadisnaker, Alam Sudrajat saat launching [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2>Wujud Tanggung Jawab Sosial Diapresiasi Disnakertrans</h2>
<p><strong>Banyuwangi Memontum</strong> &#8211; Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Banyuwangi mengapresiasi langkah PT Bumi Suksesindo (BSI) merekrut tenaga kerja asli Banyuwangi. Khususnya warga yang ada di lingkungan tambang emas, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran sebagai tenaga kerja non staf.</p>
<p>Apresiasi tersebut seperti diungkapkan Kadisnaker, Alam Sudrajat saat launching Green Operator Training, bertempat di Site Tujuh Bukit, Sabtu (4/7/2020) siang.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-118353" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200704-WA0048-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200704-WA0048-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200704-WA0048-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200704-WA0048-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200704-WA0048-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Kadisnaker Saiful Alam Sudrajat mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi langkah PT BSI yang mengkaryakan warga yang ada di lingkungan tambang emas ini.</p>
<p>&#8220;Ada 69,9 % lebih karyawan PT BSI berasal Banyuwangi, khususnya warga dari ring satu ini. Sekarang merekrut kembali tenaga operator alat berat yang berasal dari Desa Sumberagung, sebuah desa tempat pertambangan emas ini,&#8221; ujar Alam Sudrajat.</p>
<p>Sementara Manager Human Resource PT BSI, Adi Firdaus mengatakan, untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja, tahun ini pihaknya memutuskan menggelar program pelatihan kerja atau on job training (OJT) untuk kebutuhan operator alat berat.</p>
<p>Meskipun jumlah peserta dibatasi, minat masyarakat untuk mendaftar dan mengikuti seleksi cukup tinggi. Dari 72 pendaftar yang mengikuti seleksi, terpilih enam orang—terdiri atas tiga wanita dan tiga laki-laki, untuk mengikuti program pelatihan selama 2 tahun.</p>
<p>“Kami menyeleksi warga terdekat dengan perusahaan dan karyawan level nonstaf (helper atau crew) yang berperilaku baik, bertekad kuat, dan berkeinginan menjadi operator alat berat di pertambangan,&#8221; kata Manager Human Resources PT BSI, Adi Firdaus.</p>
<p>Peserta program ini dipilih dari mereka yang benar-benar pemula, yang sama sekali belum menguasai perihal alat berat.</p>
<p>“Trainer kami akan melatih mereka sampai menguasai alat berat sekaligus aspek-aspek keselamatan yang dibutuhkan,” kata Adi.</p>
<p>Saat ini hanya ada seorang operator wanita aktif di site Tujuh Bukit, sehingga keikutsertaan peserta wanita dalam program ini bisa menambah jumlahnya sekaligus menunjukkan bahwa wanita juga bisa mengerjakan pekerjaan “laki-laki”.</p>
<p>Selama masa pelatihan, peserta ini mempelajari teknik-teknik dasar pertambangan, kesehatan dan keselamatan kerja (K3), dan pengoperasian alat berat: khususnya articulated dump truck (ADT). Hasilnya, mereka diharapkan dapat membentuk pekerja yang terlatih serta berdedikasi tinggi dalam pekerjaan dan penerapan K3.</p>
<p>Sementara itu, Senior Manager External Affairs PT BSI, Sudarmono menjelaskan program ini sangat strategis bagi perusahaan karena menjadi bagian dari pengembangan sumber daya manusia di sekitar lokasi tambang sebagai wujud tanggung jawab sosial perusahaan.</p>
<p>Sebelumnya, program sosial perusahaan diarahkan pada delapan bidang pengembangan dan pemberdayaan masyarakat (PPM): pendidikan, kesehatan, tingkat pendapatan riil atau pekerjaan, kemandirian ekonomi, sosial dan budaya, lingkungan, kelembagaan komunitas, dan infrastruktur.</p>
<p>“Ini merupakan program perdana di BSI. Semoga bermanfaat bagi para peserta dan keluarganya,” katanya. <strong>(tut/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">118352</post-id>	</item>
		<item>
		<title>PT BSI Berikan Bantuan APD ke Posko Covid-19 Banyuwangi</title>
		<link>https://memontum.com/pt-bsi-berikan-bantuan-apd-ke-posko-covid-19-banyuwangi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 30 Jun 2020 13:21:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[APD]]></category>
		<category><![CDATA[bantuan]]></category>
		<category><![CDATA[Covid 19]]></category>
		<category><![CDATA[PT BSI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/117992-pt-bsi-berikan-bantuan-apd-ke-posko-covid-19-banyuwangi</guid>

					<description><![CDATA[Banyuwangi Memontum &#8211; Berkenaan dengan penanganan dan penanggulangan penyebaran Covid-19 di Banyuwangi, PT Bumi Suksesindo (BSI) kembali berkontribusi memberikan bantuan penyediaan alat pelindung diri (APD) untuk tenaga medis maupun non medis maupun untuk masyarakat kepada Posko Covid-19 Banyuwangi, Selasa (30/6/2020). Bantuan APD ini pengadaannya turut difasilitasi Kementerian Pertahanan (KemHan) Republik Indonesia. Sebagai perusahaan tambang yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Banyuwangi Memontum</strong> &#8211; Berkenaan dengan penanganan dan penanggulangan penyebaran Covid-19 di Banyuwangi, PT Bumi Suksesindo (BSI) kembali berkontribusi memberikan bantuan penyediaan alat pelindung diri (APD) untuk tenaga medis maupun non medis maupun untuk masyarakat kepada Posko Covid-19 Banyuwangi, Selasa (30/6/2020). Bantuan APD ini pengadaannya turut difasilitasi Kementerian Pertahanan (KemHan) Republik Indonesia.</p>
<p>Sebagai perusahaan tambang yang beroperasi di Banyuwangi, PT BSI secara khusus sangat peduli pada situasi kabupaten yang berada di ujung timur Pulau Jawa ini. Bagaimanapun, penanggulangan wabah Covid-19 memang menjadi tanggung jawab bersama, baik pemerintah, swasta, maupun seluruh unsur masyarakat lainnya. Kesiagaan ini mutlak mengingat ancaman penularan virus baru ini memang tidak main-main.</p>
<p>“Kami berharap dukungan kami dapat meningkatkan kesiagaan Kabupaten Banyuwangi menangani Covid-19 ini,” kata Senior Manajer External Affairs PT BSI, Sudarmono.</p>
<p>Sudarmono melanjutkan bahwa bantuan tersebut untuk melengkapi bantuan yang sudah diserahkan PT BSI kepada Pemerintah Banyuwangi beberapa waktu yang lalu: APD, 2 ventilator dan 1.000 rapid test kit.</p>
<p>Sementara itu, di wilayah Kecamatan Pesanggaran, kegiatan pembagian masker dan paket sembako kepada masyarakat masih terus berlanjut. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Satgas Covid-19 PT BSI bekerja sama dengan relawan yang ada di Pesanggaran.</p>
<p>Sampai 29 Juni 2020, PT BSI tercatat sudah membagikan 36 set tandon cuci tangan portable, 110 liter sabun cuci tangan, 60,2 liter hand sanitizer, 23.000 masker kain, 300 masker N95, 10 buah thermogun, 30 pasang sarung tangan karet, 900 pasang sarung tangan lateks, 12 pasang sarung tangan karet panjang, 80 pelindung wajah, 620 hazmat, 24 pasang sepatu but karet, serta 766 paket sembako.<br />
Peran serta aktif PT BSI dalam penanggulangan Covid-19 juga diterapkan di lingkungan kerjanya di dalam site.</p>
<p>Dalam seluruh kegiatan operasinya, senantiasa menerapkan protokol kesehatan dan keselamatan kerja yang ketat dan saksama: memeriksa suhu dan disinfektan setiap pengunjung, melakukan karantina 14 hari bagi karyawan yang datang dari luar Banyuwangi—dan setelahnya, yang bersangkutan baru boleh aktif bekerja setelah mendapatkan surat keterangan sehat, memeriksa suhu tubuh setiap hari, mewajibkan pemakaian masker, menyemprotkan disinfektan secara rutin, menerapkan penjarakan fisik, hingga menutup kunjungan dalam jumlah besar ke area site atau mine tour.</p>
<p>Bantuan yang diserahkan hari ini, Jenis Barang Pcs/Unit 4.000 Pc, 4 Karton Disposable Mask, Well Day Adult Disposable Mask 8.000 Pcs 2 Karton, SRIEX F800 Disposable Latex Medical Gloves Type: Ordinary and Light Weight, Size S 2.000 Unit 2 Karton, HTD8813C Forehead Thermomete 3 Unit, Disposable Non-woven Medical Isolation Dustproof Hoodie Clothing Size S (height: 160-165 cm) 500 Pcs, sebanyak 10 Karton.</p>
<p>Selain itu, Disposable Non-woven Medical Isolation Dustproof Hoodie Clothing Size M (height: 170-175 cm), 750 Pcs 15 Karton.</p>
<p>Sementara Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Banyuwangi, Mujiono mengaku sangat berterima kasih atas bantuan APD ini.</p>
<p>&#8220;APD ini akan kami berikan ke rumah sakit-rumah dan Puskesmas. Jika ada kelebihan akan kami peruntukan kepada masyarakat,&#8221; ujar Sekda Banyuwangi, Mujiono usai menerima bantuan dari PT BSI.</p>
<p>Menurut Mujiono bantuan APD dari PT. BSI tidak hanya sekali ini saja. Dan pihaknya sangat berterima kasih atas kepedulian PT. BSI untuk penanggulangan pandemi Covid-19.</p>
<p>&#8220;Kontribusi PT. BSI dalam penanggulangan pandemi Covid-19 terhadap kabupaten Banyuwangi sangat baik,&#8221; pungkasnya. <strong>(tut)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">117992</post-id>	</item>
		<item>
		<title>PT BSI Jaga Keanekaragaman Hayati Sekitar Lokasi Penambangan</title>
		<link>https://memontum.com/pt-bsi-jaga-keanekaragaman-hayati-sekitar-lokasi-penambangan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 05 Jun 2020 06:51:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[PT BSI]]></category>
		<category><![CDATA[tambang]]></category>
		<category><![CDATA[Tumpang Pitu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/115743-pt-bsi-jaga-keanekaragaman-hayati-sekitar-lokasi-penambangan</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Komitmen PT Bumi Suksesindo (BSI) untuk menjaga keanekaragaman hayati di area Tumpang Pitu terus terjaga hingga saat ini. Hal ini dipertegas saat upacara peringatan Hari Lingkungan Hidup (HLH) Sedunia di lapangan olahraga PT BSI, Jumat (5/6/2020) siang. Untuk memenuhi protokol Covid-19, panitia membatasi jumlah peserta upacara. Semua peserta diwajibkan memakai masker. Setelah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Banyuwangi </strong>&#8211; Komitmen PT Bumi Suksesindo (BSI) untuk menjaga keanekaragaman hayati di area Tumpang Pitu terus terjaga hingga saat ini. Hal ini dipertegas saat upacara peringatan Hari Lingkungan Hidup (HLH) Sedunia di lapangan olahraga PT BSI, Jumat (5/6/2020) siang.</p>
<p>Untuk memenuhi protokol Covid-19, panitia membatasi jumlah peserta upacara. Semua peserta diwajibkan memakai masker. Setelah upacara, kegiatan dilanjut dengan penanaman pohon Sewage Treatment Plant (STP).</p>
<div id="attachment_115745" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-115745" decoding="async" class="size-full wp-image-115745" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200605-WA0009-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="Burung Rangkok terlihat di area tambang emas Tumpang Pitu, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Jum'at (5/6/2020) siang. (ist) " width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200605-WA0009-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200605-WA0009-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200605-WA0009-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200605-WA0009-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-115745" class="wp-caption-text">Burung Rangkok terlihat di area tambang emas Tumpang Pitu, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Jum&#8217;at (5/6/2020) siang. (ist)</p></div>
<p>“PT Bumi Suksesindo melalui Departemen Lingkungan sudah ikut melaksanakan dan mengampanyekan agenda ini sejak tahun 2017 dan berlanjut hingga sekarang,” terang Senior Manager External Affairs PT BSI, Sudarmono.</p>
<p>Di kawasan Tujuh Bukit Operations (TBO), lanjut Sudarmono, tercatat 150-an spesies satwa liar (burung, mamalia, reptil, dan amfibi) dan lebih 300 spesies tumbuhan.</p>
<p>Di antara satwa liar yang ada terdapat jenis-jenis dilindungi, terancam punah, dan endemik Pulau Jawa. Perusahaan menjalankan program konservasi yang berkelanjutan untuk mempertahankan kelestariannya.</p>
<p>Keberadaan satwa liar ini bisa disaksikan di area hutan yang ada di sekitar area operasi PT BSI. Mereka hidup berdampingan dengan para pekerja yang setiap hari beraktivitas di tambang.</p>
<div id="attachment_115744" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-115744" decoding="async" class="size-full wp-image-115744" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200605-WA0011-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="Area yang telah direklamasi. (ist) " width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200605-WA0011-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200605-WA0011-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200605-WA0011-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200605-WA0011-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-115744" class="wp-caption-text">Area yang telah direklamasi. (ist)</p></div>
<p>Sejak awal beroperasi, PT BSI telah membuat rencana penambangan dengan memperhatikan keseimbangan keanekaragaman hayati yang ada di areanya. Perusahaan tidak membuka keseluruhan wilayah IUP-nya. Selain untuk efektivitas, hal ini juga bertujuan untuk membatasi gangguan terhadap tumbuhan.</p>
<p>“Kita hanya membuka area yang dibutuhkan untuk kegiatan operasional,” kata Sudarmono.</p>
<p>Sudarmono menambahkan, perusahaan telah menetapkan aturan dan langkah-langkah preventif dan kuratif di bidang pengelolaan lingkungan: melarang karyawannya membuat api di area terbuka maupun di dalam hutan; melarang berburu satwa liar; menyelamatkan biji dan tunas untuk digunakan dalam reklamasi; melakukan penanganan insiden satwa liar; melakukan pengayaan habitat dengan penanaman pohon pakan bagi satwa liar.</p>
<p>“Kita juga telah mencetak buku flora dan fauna untuk dokumentasi dan publikasikasi,” kata Sudarmono.</p>
<p>Hingga saat ini, kegiatan reklamasi dan rehabilitasi di TBO telah mencapai 56 hektare lebih. Kegiatan ini dilakukan secara progresif tanpa harus menunggu kegiatan penambangan selesai keseluruhan atau pascatambang. Lebih jeIasnya, ketika ada bidang lahan yang sudah tidak dipakai untuk kegiatan operasional, langsung direklamasi. <strong>(Tut/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">115743</post-id>	</item>
		<item>
		<title>PT BSI Peduli Lawan Covid-19, Serahkan 2 Ventilator dan 1000 Rapid Tes Kit pada Gugus Tugas Covid-19 Banyuwangi</title>
		<link>https://memontum.com/pt-bsi-peduli-lawan-covid-19-serahkan-2-ventilator-dan-1000-rapid-tes-kit-pada-gugus-tugas-covid-19-banyuwangi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 19 May 2020 10:10:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bantuan]]></category>
		<category><![CDATA[PT BSI]]></category>
		<category><![CDATA[Rapid Tes]]></category>
		<category><![CDATA[satgas covid-19]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/114842-pt-bsi-peduli-lawan-covid-19-serahkan-2-ventilator-dan-1000-rapid-tes-kit-pada-gugus-tugas-covid-19-banyuwangi</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; PT Bumi Suksesindo (BSI) memberikan bantuan 2 unit ventilator dan 1.000 rapid test kit kepada Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Banyuwangi. Bantuan senilai Rp 1,5 miliar ini diterima langsung Sekretaris Daerah Kabupaten Banyuwangi, Mujiono, di markas Gugus Tugas Covid-19 Banyuwangi, bertempat di Posko Gugus Tugas Covid-19, Selasa (19/5/2020) siang. Sebagai perusahaan tambang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; PT Bumi Suksesindo (BSI) memberikan bantuan 2 unit ventilator dan 1.000 rapid test kit kepada Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Banyuwangi. Bantuan senilai Rp 1,5 miliar ini diterima langsung Sekretaris Daerah Kabupaten Banyuwangi, Mujiono, di markas Gugus Tugas Covid-19 Banyuwangi, bertempat di Posko Gugus Tugas Covid-19, Selasa (19/5/2020) siang.</p>
<p>Sebagai perusahaan tambang yang beroperasi di Banyuwangi, PT Bumi Suksesindo (BSI) secara khusus sangat peduli pada situasi kabupaten yang berada di ujung timur Pulau Jawa ini. Bagaimanapun, penanggulangan wabah Covid-19 memang menjadi tanggung jawab bersama, baik pemerintah, swasta, maupun seluruh unsur masyarakat lainnya. Kesiagaan ini mutlak mengingat ancaman penularan virus baru ini memang tidak main-main.</p>
<div id="attachment_114843" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-114843" decoding="async" class="size-full wp-image-114843" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/05/IMG-20200519-WA0032-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Banyuwangi, Mujiono ketika menerima bantuan dua Ventilator dan 1000 rapid tes kid dari direktur PT Bumi Suksesindo (BSI) Cahyono Seto, bertempat di Posko Gugus Tugas Covid-19 Banyuwangi, jalan Ahmad Yani, Selasa (19/5/2020) siang. (tut)" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/05/IMG-20200519-WA0032-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/05/IMG-20200519-WA0032-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/05/IMG-20200519-WA0032-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/05/IMG-20200519-WA0032-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-114843" class="wp-caption-text">Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Banyuwangi, Mujiono ketika menerima bantuan dua Ventilator dan 1000 rapid tes kid dari direktur PT Bumi Suksesindo (BSI) Cahyono Seto, bertempat di Posko Gugus Tugas Covid-19 Banyuwangi, jalan Ahmad Yani, Selasa (19/5/2020) siang. (tut)</p></div>
<p>“Kami berharap dukungan kami dapat meningkatkan kesiagaan Kabupaten Banyuwangi menangani Covid-19 ini,” kata Direktur PT BSI Cahyono Seto.</p>
<p>Ketersediaan ventilator sangat penting untuk penanganan pasien terutama yang mengalami kesulitan bernapas akibat Covid-19. Ventilator berfungsi sebagai alat bantu bagi pasien yang mengalami gagalnya fungsi paru-paru yang terserang Covid-19.</p>
<p>Adapun rapid test kit adalah alat deteksi antibodi yang berfungsi melakukan skrining awal terhadap kondisi seseorang. Dengan rapid test, Gugus Tugas Covid-19 bisa memperoleh data kesehatan masyarakat dengan cepat sehingga penanganannya pun lebih segera.</p>
<p>Seto melanjutkan bahwa bantuan ventilator tersebut untuk melengkapi bantuan hazmat dan masker yang sudah diserahkan PT BSI kepada Dinas Kesehatan Banyuwangi beberapa waktu yang lalu.</p>
<p>Sementara itu, di wilayah Kecamatan Pesanggaran, kegiatan pembagian masker, paket sembako, dan takjil selama bulan Ramadan kepada masyarakat masih terus berlanjut. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Satgas Covid-19 PT BSI bekerja sama dengan relawan yang ada di Pesanggaran.</p>
<p>Menurut Seto, sampai 15 Mei 2020, PT BSI tercatat sudah membagikan 36 set tandon cuci tangan portable, 110 liter sabun cuci tangan, 60,2 liter hand sanitizer, 13.300 masker kain, 300 masker N95, 10 buah thermogun, 30 pasang sarung tangan karet, 900 pasang sarung tangan lateks, 12 pasang sarung tangan karet panjang, 80 pelindung wajah, 620 hazmat, 24 pasang sepatu but karet, 5.960 takjil, 1.565 nasi kotak, serta 416 paket sembako.</p>
<p>Adapun untuk pekan ini, PT BSI mulai membagikan 2.000 masker yang dirancang khusus untuk anak-anak. Selama ini, banyak anak di jalan yang tidak memakai masker, atau mengenakan masker yang diperuntukkan bagi orang dewasa sehingga terlihat tidak nyaman untuk mereka.</p>
<p>“Dengan masker khusus anak-anak ini, mereka bisa lebih terlindungi,” ujar Seto.<br />
Mulai Jumat (18/5/2020) lalu, PT BSI juga sudah membagikan 2.000 paket sembako kepada warga yang membutuhkan, utamanya di Kecamatan Pesanggaran dan Kecamatan Siliragung, untuk menyambut Lebaran yang akan datang dalam hitungan hari.</p>
<p>Peran serta aktif PT BSI dalam penanggulangan Covid-19 juga diterapkan di lingkungan kerjanya di dalam site. Dalam seluruh kegiatan operasinya, senantiasa menerapkan protokol kesehatan dan keselamatan kerja yang ketat dan saksama: memeriksa suhu dan disinfektan setiap pengunjung, melakukan karantina 14 hari bagi karyawan yang datang dari luar Banyuwangi dan, setelahnya, yang bersangkutan baru boleh aktif bekerja setelah mendapatkan surat keterangan sehat, memeriksa suhu tubuh setiap hari, mewajibkan pemakaian masker, menyemprotkan disinfektan secara rutin, menerapkan penjarakan fisik, hingga menutup kunjungan dalam jumlah besar ke area site atau mine tour.</p>
<p>Ditempat yang sama, Sekretaris Daerah (Sekda) Banyuwangi, Mujiono mengungkapkan rasa terima kasih kepada PT BSI atas bantuan 2 Ventilator dan 1000 rapid tes kid. Bantuan 2 Ventilator ini sangat membantu Pemkab Banyuwangi untuk mencukupi kebutuhan di Rumah Sakit Rujukan Covid-19 yang saat ini masih dirasa kurang mencukupi.</p>
<p>&#8220;Di Banyuwangi ini 6 Rumah Sakit Rujukan, untuk RSUD Blambangan ventilator sudah tercukupi, sedangkan di RSUD Genteng masih kurang. Nah, dengan bantuan dari BSI ini bisa membantu mencukupi kebutuhan itu,&#8221; ujar Mujiono.</p>
<p>Sedangkan bantuan rapid tes kid ini kata sangat membantu untuk melakukan skrining dikalangan masyarakat. Beberapa waktu lalu, Gugus Tugas Covid-19 Banyuwangi melakukan sekrining di pusat perbelanjaan dari 250 responden ditemukan 5 responden yang reaktif.</p>
<p>Menurutnya, semakin banyak ketersediaan rapid tes kid akan semakin baik. Pasalnya setelah melakukan sekrining di pusat perbelanjaan, nantinya akan melakukan sekrining di instansi-instansi. Saat ini ada satu instansi atau lembaga yang meminta agar melakukan tes skrining dilembaganya.</p>
<p>&#8220;Baru Polresta Banyuwangi yang meminta agar Gugus Tugas Covid-19 melakukan skrining di Polresta. Dan kami sudah menyiapkan 100 rapid tes kid untuk melakukan skrining di Polresta Banyuwangi,&#8221; ujar Sekda Banyuwangi.<strong> (tut/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">114842</post-id>	</item>
		<item>
		<title>&#8220;Surat Cinta&#8221; PT BSI untuk WALHI</title>
		<link>https://memontum.com/surat-cinta-pt-bsi-untuk-walhi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 12 Apr 2020 05:13:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[PT BSI]]></category>
		<category><![CDATA[WALHI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=111705</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Setelah sekian lama memilih diam dan mengalah, kini PT Bumi Suksesindo (PT BSI) bereaksi atas tudingan yang dilempar oleh Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi). Tepatnya tudingan yang dilontarkan dalam pemberitaan berjudul &#8220;Jokowi Didesak Tegur Kapolri Stop Sudutkan Pejuang Lingkungan&#8221; yang diunggah oleh media online CNNIndonesia.com, pada Kamis, 9 April 2020. Reaksi dalam [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Setelah sekian lama memilih diam dan mengalah, kini PT Bumi Suksesindo (PT BSI) bereaksi atas tudingan yang dilempar oleh Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi). Tepatnya tudingan yang dilontarkan dalam pemberitaan berjudul &#8220;Jokowi Didesak Tegur Kapolri Stop Sudutkan Pejuang Lingkungan&#8221; yang diunggah oleh media online CNNIndonesia.com, pada Kamis, 9 April 2020.</p>
<p>Reaksi dalam surat resmi sengaja dilakukan PT BSI lantaran apa yang disampaikan Manajer Kampanye Pangan, Air, dan Ekosistem Esensial Walhi Nasional, Wahyu A Perdana, selaku narasumber, berisi hoax, dusta atau bertolak belakang dengan fakta di lapangan.</p>
<div id="attachment_111706" style="width: 860px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-111706" decoding="async" class="size-full wp-image-111706" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/Surat-Cinta-PT-BSI-untuk-WALHI.jpg?resize=740%2C392&#038;ssl=1" alt="Senior Manager External Affair PT BSI, Sudarmono. (dok)" width="740" height="392" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/Surat-Cinta-PT-BSI-untuk-WALHI.jpg?w=850&amp;ssl=1 850w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/Surat-Cinta-PT-BSI-untuk-WALHI.jpg?resize=300%2C159&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/Surat-Cinta-PT-BSI-untuk-WALHI.jpg?resize=768%2C407&amp;ssl=1 768w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/Surat-Cinta-PT-BSI-untuk-WALHI.jpg?resize=600%2C318&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/Surat-Cinta-PT-BSI-untuk-WALHI.jpg?resize=200%2C106&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-111706" class="wp-caption-text">Senior Manager External Affair PT BSI, Sudarmono. (dok)</p></div>
<p>“Dalam pemberitaan disebutkan kasus ketiga adalah penutupan tenda perjuangan Tumpangpitu, Banyuwangi, Jawa Timur. Pada 27 Maret 2020, pihak kepolisian melakukan intimidasi dan membubarkan paksa aksi damai petani Tumpangpitu yang menolak perluasan area PT BSI. Akibat tindakan ini, beberapa warga mengalami luka berat di kepala,” ucap Senior Manager Eksternal Affairs PT BSI, Sudarmono, membacakan penggalan narasi pemberitaan CNNIndonesia.com, Sabtu (11/4/2020) siang.</p>
<p>Faktanya, masih Sudarmono, apa yang tertuang dalam pemberitaan tentang kejadian Jumat, 27 Maret 2020 bukanlah perobohan tenda. Melainkan aksi anarkis Kelompok Tolak Tambang (Poktolak) terhadap rumah dan harta benda karyawan, pekerja dan warga masyarakat yang dianggap mendukung operasi tambang PT BSI di Tujuh Bukit. Dia juga membantah jika Poktolak adalah para petani Tumpang Pitu.</p>
<p>“Para penggagas tenda biru di ujung Dusun Pancer dan juga massa yang melakukan penghadangan logistik perusahaan dan berujung tindakan anarki serta perusakan, umumnya berprofesi sebagai Penambang Emas Tanpa Izin (PETI), nelayan, juragan ikan, pengelola homestay ilegal dan rentenir,” tegas Sudarmono.</p>
<p>Ditegaskan, dalam kejadian tersebut justru masyarakat yang dianggap mendukung operasi tambang PT BSI yang jadi korban. Tercatat 60 unit kendaraan bermotor roda dua, termasuk milik wartawan yang sedang meliput, menjadi sasaran perusakan Poktolak. Termasuk 2 unit kendaraan roda empat, 13 rumah tinggal, dan 1 tempat usaha milik warga.</p>
<p>“Bahkan ada seorang anak kecil yang luka bocor bagian kepala akibat terkena lemparan batu massa Poktolak,” cetusnya.</p>
<p>Berikut ini adalah isi surat cinta PT BSI yang ditujukan kepada Eksekutif Nasional WALHI dan CNN Indonesia :</p>
<p>&nbsp;</p>
<blockquote><p>Kepada,<br />
Eksekutif Nasional (Eknas) Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi)<br />
Jalan Tegal Parang Utara No. 14<br />
Jakarta Selatan<br />
12790</p>
<p>Perihal : Simpati dan Empati Terhadap Kampanye Dusta Walhi Nasional</p>
<p>Salam,</p>
<p>CNN Indonesia, Kamis, 9 April 2020, menurunkan berita ‘Jokowi Didesak Tegur Kapolri Stop Sudutkan Pejuang Lingkungan’ dengan Manajer Kampanye Pangan, Air, dan Ekosistem Esensial Walhi Nasional, Wahyu A Perdana, sebagai sumber utama dan satu-satunya. Dari struktur berita dan kutipan-kutipan langsung yang dicantumkan, tegas mengesankan Manajer Kampanye Walhi Nasional ini adalah juru bicara Koalisi Pembela Hak Asasi manusia (HAM) yang dipublikasi CNN Indonesia sebagai pihak yang mendesak Presiden Joko Widodo.</p>
<p>Dalam pemberitaan disebutkan: Kasus ketiga adalah penutupan tenda perjuangan<br />
Tumpangpitu, Banyuwangi, Jawa Timur. Pada 27 Maret 2020, pihak kepolisian melakukan intimidasi dan membubarkan paksa aksi damai petani Tumpangpitu yang menolak perluasan area PT BSI. Akibat tindakan ini, beberapa warga mengalami luka berat di kepala. Pemberitaan di atas, pada Sabtu, 11 Maret 2020, tidak dikoreksi dan hanya dilengkapi penjelasan dari Tom Malik, Corporate Communications PT Merdeka Copper Gold (MCG) Tbk (yang menjadi induk BSI).</p>
<p>PT Bumi Suksesindo (BSI), pemegang Izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi (IUP OP) Emas dan Pengikutnya No. 188/547/KEP/429.011/2012; serta Obyek Vital Nasional (Obvitnas) sesuai Kepmen ESDM No. 651 /30/MEM/2016, yang mengoperasikan Tambang Tujuh Bukit di Desa Sumberagung, Kabupaten Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur, yang menjadi salah satu pihak dan objek kampanye dalam pemberitaan CNN itu, menyampaikan apresiasi sekaligus keterkejutan dan kekaguman terhadap Manajer Kampanye Walhi Nasional.</p>
<p>Kami mengapresiasi pernyataan Manajer Kampanye Walhi Nasional karena penegakan dan pembelaan HAM sejalan dengan prinsip, etika, norma, serta praktik bisnis dan operasi BSI. Namun, kami juga terkejut dan kagum karena Walhi Nasional sangat berani sekaligus gegabah mempublikasi tuduhan yang bertolak belakang dengan fakta yang sesungguhnya terjadi.</p>
<p>Surat ini adalah simpati dan empati kami terhadap Walhi Nasional yang secara terbuka dan terang-terangan mengorbankan reputasi dan kredibilitasnya.</p>
<p>Faktanya, peristiwa yang dikampanyekan Saudara Wahyu A Perdana, yakni kejadian pada Jumat, 27 Maret 2020, bukanlah perobohan tenda, melainkan aksi anarkis Kelompok Tolak Tambang (Poktolak) terhadap rumah dan harta benda karyawan, pekerja, dan warga masyarakat yang dianggap mendukung operasi tambang BSI di Tujuh Bukit.</p>
<p>Kejadian diawali Kamis, 26 Maret 2020, pukul 21.00, saat sekitar 50 orang massa Poktolak menghadang kendaraan logistik BSI di pertigaan Lohwi, tak jauh dari Kantor Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran. Penghadangan ini, pada Jumat sore, 27 Maret 2020, kemudian dibuka oleh aparat Polresta Banyuwangi.</p>
<p>Setelah polisi membubarkan diri, massa Poktolak yang tak puas karena penghadangannya dibuka, berubah anarkis dan mengintimidasi karyawan BSI yang kebetulan melintas. Seorang karyawan BSI cedera karena ditendang jatuh dari sepeda motornya.</p>
<p>Peristiwa itu memicu kemarahan pekerja BSI dan warga sekitar, yang kemudian melakukan perlawanan. Polisi akhirnya kembali ke lokasi penghadangan, mengumpulkan pekerja BSI dan warga masyarakat yang dianggap mendukung tambang, yang jumlahnya sudah mencapai 130 orang, lalu mengawal dan membawa mereka ke Kantor External Affairs (EA) BSI. Pekerja dan warga masyarakat ini diperintahkan dan dijaga agar tidak melakukan tindakan balasan ke massa Poktolak.</p>
<p>Yang terjadi selanjutnya, malam harinya, Sabtu, 28 Maret 2020, sekitar pukul 00.00, massa Poktolak yang berkumpul di tenda yang dibangun tak jauh dari gerbang Dusun Pancer, melakukan penyerangan ke Dusun Pancer. Sasarannya adalah rumah dan harta benda pekerja BSI dan warga yang dianggap mendukung tambang, yang penghuni laki-lakinya sedang dikumpulkan oleh polisi di Kantor EA BSI.</p>
<p>Sebagian massa Poktolak juga melakukan perusakan kendaraan pekerja dan warga yang dianggap mendukung tambang, yang ditinggalkan atas perintah aparat kepolisian di sekitar Kantor Desa Sumberagung. Akibat tindakan anarkis Poktolak itu, 60 unit kendaraan bermotor roda dua (termasuk milik wartawan yang sedang meliput), 2 unit kendaraan roda empat, 13 rumah tinggal, dan 1 tempat usaha milik pekerja BSI dan warga yang dianggap mendukung tambang, rusak. Dalam kejadian ini seorang anak juga menjadi korban pelemparan batu oleh massa Poktolak.</p>
<p>BSI juga mencermati, Manajer Kampanye Walhi Nasional dan CNN Indonesia tegas menyatakan massa Poktolak adalah para petani Tumpang Pitu. Faktanya, para penggagas tenda biru di ujung Dusun Pancer (tokoh-tokoh Poktolak maupun anggotanya) dan juga massa yang melakukan penghadangan logistik Perusahaan yang berujung tindakan anarki dan perusakan, umumnya berprofesi penambang emas tanpa izin (PETI), nelayan, juragan ikan, pengelola homestay ilegal, dan rentenir.</p>
<p>Kampanye Walhi Nasional, dengan fakta yang diputarbalikkan dan dukungan data palsu, yang lalu dipublikasi CNN Indonesia dengan standar etika dan profesionalisme jurnalistik yang amat rendah, sungguh-sungguh mengundang keprihatinan kami. Dua lembaga/institusi yang semestinya memiliki reputasi dan kredibilitas tinggi, tampak sengaja mencemarkan diri dengan praktik-praktik tercela yang justru selama ini langsung atau tidak diharamkan oleh Walhi dan<br />
CNN Indonesia.</p>
<p>Tindakan anarki Poktolak pada Jumat, 27 Maret 2020, itu juga bukan yang pertama. Sejak Oktober 2019, saat BSI memulai eksplorasi di wilayah IUP-nya di Lompongan, kelompok ini terus-menerus mengganggu dengan berbagai tindakan dan pelanggaran hukum. Sejauh ini, reaksi BSI, karyawan/pekerjanya, serta warga yang dianggap mendukung tambang, adalah menyerahkan penegakan dan penindakan hukum ke aparat berwenang.</p>
<p>Demikian yang dapat kami sampaikan. Dan sekali lagi, surat ini adalah bentuk simpati dan empati BSI terhadap reputasi dan kredibilitas Walhi.</p>
<p>Terima kasih atas perhatiannya.</p>
<p>&nbsp;</p></blockquote>
<p>Untuk diketahui, selain ke Eksekutif Nasional (Eknas) Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi), surat resmi PT BSI ini juga ditembuskan ke Redaksi CNN Indonesia, Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jawa Timur, Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan (Kabaharkam) Polri, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Direktur Jenderal Mineral dan Batubara, Gubernur Jawa Timur, Bupati Banyuwangi, Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Jawa Timur dan Kepala Kepolisian Resort Kota (Kapolresta) Banyuwangi. <strong> (tut/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">111705</post-id>	</item>
		<item>
		<title>BSI Salurkan Bantuan Tong Cuci Tangan Portabel, Cegah Covid-19</title>
		<link>https://memontum.com/bsi-salurkan-bantuan-tong-cuci-tangan-portabel-cegah-covid-19</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 09 Apr 2020 11:11:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Antisipasi Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[bantuan]]></category>
		<category><![CDATA[PT BSI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=111518</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; PT Bumi Suksesindo (BSI) memberi bantuan tempat cuci tangan portabel sebanyak 25 unit, Kamis (9/4/2020). Tempat cuci tangan berbentuk tong plastik berkapasitas 250 liter tersebut ditempatkan di kantor pemerintahan dan fasilitas umum di sekitar perusahaan beroperasi, seperti kantor desa, kecamatan, dan lain-lain. Dalam upaya penanggulangan pandemi COVID-19, cuci tangan pakai sabun (CTPS) [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; PT Bumi Suksesindo (BSI) memberi bantuan tempat cuci tangan portabel sebanyak 25 unit, Kamis (9/4/2020). Tempat cuci tangan berbentuk tong plastik berkapasitas 250 liter tersebut ditempatkan di kantor pemerintahan dan fasilitas umum di sekitar perusahaan beroperasi, seperti kantor desa, kecamatan, dan lain-lain.</p>
<p>Dalam upaya penanggulangan pandemi COVID-19, cuci tangan pakai sabun (CTPS) merupakan salah satu hal yang sangat direkomendasikan oleh badan kesehatan dunia WHO, selain memakai masker dan pembatasan fisik (physical distancing). Penyediaan tempat cuci tangan ini untuk memudahkan masyarakat saat berada di tempat umum. Melengkapi bantuan ini, PT BSI juga menyerahkan hand sanitizer, masker dan sabun untuk cuci tangan.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-111520" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200409-WA0242-copy.jpg?resize=740%2C415&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="415" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200409-WA0242-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200409-WA0242-copy.jpg?resize=300%2C168&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200409-WA0242-copy.jpg?resize=600%2C337&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200409-WA0242-copy.jpg?resize=200%2C112&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Menanggapi hal ini, Senior Manager External Affairs PT BSI, Sudarmono menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari kerja Satuan Tugas (Satgas) COVID-19 PT BSI bidang eksternal. Manajemen PT BSI sengaja membentuk satgas ini untuk bekerja sama dengan Satgas COVID-19 Kecamatan Pesanggaran dalam upaya pencegahan dan penanganan COVID-19 di wilayah Pesanggaran.</p>
<p>“Kami bahu-membahu dengan satgas kecamatan untuk penanganan dan penanggulangan COVID-19 di wilayah Pesanggaran,” katanya.</p>
<p>Mengenai penempatannya, Sudarmono menjelaskan agar warga yang mendatangi tempat-tempat ini mau mencuci tangannya sekaligus untuk himbauan pembiasaan. Harapannya, semakin banyak masyarakat menyadari pentingnya CTPS karena bisa membunuh kuman dan virus berbahaya. Selain itu, kebiasaan CTPS dapat memutus mata rantai penyebaran COVID-19.</p>
<p>“Kita bersama-sama berusaha menjaga kesehatan diri dan masyarakat luas dengan melakukan langkah-langkah seperti cuci tangan dan memakai masker sebagaimana dianjurkan pemerintah,” kata Sudarmono.</p>
<p>Penyediaan perlengkapan cuci tangan ini melengkapi berbagai program penanganan dan penanggulangan COVID-19 oleh Satgas COVID-19 PT BSI dan Kecamatan Pesanggaran. Beberapa program lain sudah dilaksanakan dan terus berlanjut, seperti membantu penyediaan alat pelindung diri (APD) untuk tiga Puskesmas terdekat: Sumberagung, Pesanggaran dan Siliragung. Bantuan yang diberikan antara lain masker N95, masker kain, sepatu bot, hand sanitizer, sabun dan sarung tangan.</p>
<p>Di bidang ketahanan pangan, PT BSI juga telah mulai menyalurkan bantuan paket sembako kepada masyarakat rentan. Sebanyak 70 paket telah tersalurkan, Sabtu (4/4). Jumlah penerima terus diupdate untuk memastikan masyarakat rentan di Pesanggaran dapat tercover.</p>
<p>“Kami menyasar warga yang terdampak langsung secara ekonomi, yaitu mereka yang tidak memiliki penghasilan tetap,” terang Sudarmono waktu itu. <strong>(ras/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">111518</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Oknum yang Tidak Memiliki Legal Standing Diduga Jadi Dalang Kerusuhan Dusun Pancer</title>
		<link>https://memontum.com/oknum-yang-tidak-memiliki-legal-standing-diduga-jadi-dalang-kerusuhan-dusun-pancer</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 29 Mar 2020 12:23:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Dalang Kerusuhan]]></category>
		<category><![CDATA[pengrusakan]]></category>
		<category><![CDATA[PT BSI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=110125</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Diduga ada praktek penghasutan massa dalam kasus perusakan di Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi. Karena perusakan yang diawali dengan aksi penghadangan kendaraan tersebut disinyalir dimotori oleh sejumlah oknum yang tidak memiliki legal standing. Pernyataan tersebut disampaikan Ketua Forum Suara Blambangan (Forsuba), H Abdillah Rafsanjani. “Perlu diingat, penghadangan kendaraan dengan menghadirkan massa adalah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Diduga ada praktek penghasutan massa dalam kasus perusakan di Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi. Karena perusakan yang diawali dengan aksi penghadangan kendaraan tersebut disinyalir dimotori oleh sejumlah oknum yang tidak memiliki legal standing.</p>
<p>Pernyataan tersebut disampaikan Ketua Forum Suara Blambangan (Forsuba), H Abdillah Rafsanjani.</p>
<p>“Perlu diingat, penghadangan kendaraan dengan menghadirkan massa adalah bentuk pembangkangan terhadap Maklumat Kapolri terkait Covid-19,” katanya, Minggu (29/3/2020) siang.</p>
<p>Menurut Abdillah, sapaan akrab H Abdillah Rafsanjani, virus Corona adalah bencana nasional, bahkan dunia. Dan yang berhak untuk menerapkan pemberlakukan keadaan darurat adalah negara. Maka harus dipahami oleh masyarakat, yang berhak untuk memberikan peringatan kepada siapa pun adalah aparat negara.</p>
<p>“Jadi terkait penghadangan armada kendaraan di Sumberagung, Pesanggaran, itu murni pidana. Aparat harus tegas jika tidak ingin kecolongan untuk wilayah lain,” ungkapnya.</p>
<p>Sesepuh Gerakan Pemuda (GP) Ansor Banyuwangi dan mantan Panglima Pasukan Berani Mati era Gus Dur ini, menjabarkan beberapa indikasi pidana atau pelanggaran hukum dalam aksi penghadangan kendaraan di pertigaan Lowi, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Jumat (27/3/2020) lalu. Pertama, gerakan massa diduga kuat dilakukan tanpa pemberitahuan kepada instansi terkait.</p>
<p>“Dan imbas gerakan, kini ada pihak lain yang dirugikan, hanya saja pihak yang dirugikan harus lapor,” jelasnya.</p>
<p>Kedua, masih Abdillah, gerakan mengumpulkan massa disaat situasi darurat Covid-19, jelas sebuah bentuk pembangkangan terhadap penegakan hukum dan rasa keamanan masyarakat. Dikhawatirkan justru kelompok massa ini yang justru akan menularkan virus Corona di wilayah Sumberagung.</p>
<p>“Langkah preventif memang harus dilakukan oleh pihak kepolisian, kecuali situasi memaksa, Undang-Undang darurat harus ditegakan. Dan jika tidak ada kewenangan melakukan penegakan hukum, tapi berbuat dengan dalih menegakan hukum, itu namanya main hakim sendiri,” ulas Abdillah.</p>
<p>Yang perlu digarisbawahi, saat oknum tidak berwenang melakukan ajakan menghadang kendaraan dengan dalih mencegah penyebaran virus Corona, patut diduga itu adalah upaya penghasutan kepada masyarakat. Mengingat warga sudah cukup resah dengan penyebaran Covid-19. Dan ketika mendapat kabar tentang virus Corona, sudah tentu akan simpati dan ikut tergerak.</p>
<p>“Patut diduga sebuah tindakan penghasutan, unsurnya, yang mengajak tidak memiliki legal standing, massa terprovokasi dan melakukan tindakan pidana, dilakukan dimuka umum, dilakukan secara massal dan ada kerugian materiil,” kata Abdillah.</p>
<p>“Karena yang memiliki legal standing terait virus Corona ini adalah Dinas Kesehatan dan Kepolisian,” imbuhnya.</p>
<p>Seperti diketahui, pada Kamis (26/3/2020) malam &#8211; Jumat (27/3/2020) siang, sekelompok massa melakukan penghadangan kendaraan di pertigaan Lowi, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi.</p>
<p>Sebagai tindak lanjut Maklumat Kapolri, Polresta Banyuwangi, membubarkan kerumunan massa tersebut. Diduga tidak terima, massa berubah anarkis. Mereka melakukan pelemparan batu. Akibatnya 13 rumah warga, 2 mobil dan lebih dari 60 unit motor dikabarkan mengami kerusakan. Kasus ini sedang dalam penanganan petugas kepolisian. <strong>(tut/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">110125</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Perusakan Sepeda Motor Jadi Sasaran Massa Penghadangan Kendaraan Logistik BSI</title>
		<link>https://memontum.com/perusakan-sepeda-motor-jadi-sasaran-massa-penghadangan-kendaraan-logistik-bsi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 28 Mar 2020 11:02:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[pengrusakan]]></category>
		<category><![CDATA[PT BSI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=110027</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Usai dibubarkan Polresta Banyuwangi, kerumunan massa di Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, makin anarkis. Mereka melempari batu kearah petugas, hingga melakukan perusakan terhadap sepeda motor warga. Termasuk motor milik Zainudin, wartawan salah satu media online. Menurut pria asal Desa Sembulung, Kecamatan Cluring, kejadian bermula saat petugas kepolisian membubarkan kerumunan massa, di pertigaan Lowi, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Banyuwangi </strong>&#8211; Usai dibubarkan Polresta Banyuwangi, kerumunan massa di Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, makin anarkis. Mereka melempari batu kearah petugas, hingga melakukan perusakan terhadap sepeda motor warga.</p>
<p>Termasuk motor milik Zainudin, wartawan salah satu media online. Menurut pria asal Desa Sembulung, Kecamatan Cluring, kejadian bermula saat petugas kepolisian membubarkan kerumunan massa, di pertigaan Lowi, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran. Dimana sejak Kamis malam (26/3/2020), hingga Jumat (27/3/2020), mereka melakukan penghadangan terhadap sejumlah kendaraan logistik Operator Tambang Tumpang Pitu.</p>
<p>Padahal pembubaran yang dilakukan oleh kepolisian, tujuannya untuk menekan penyebaran virus Corona atau Covid-19. Sekaligus tindak lanjut dari Maklumat Kapolri.</p>
<p>“Massa melakukan pelemparan batu, banyak motor yang rusak, termasuk motor saya,” kata Mbah Din, sapaan akrab Zainudin, Jumat (27/3/2020) malam.</p>
<p>Disebutkan, awalnya Mbah Din tak menduga motor miliknya ikut jadi sasaran massa. Begitu tahu, motor sudah dalam kondisi tergeletak dengan beberapa bagian mengalami kerusakan.</p>
<p>“Lalu saya disuruh petugas untuk membawa motor menjauh dari lokasi kerusuhan,” ucapnya.</p>
<p>Terkait aksi anarkis massa di Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, ini juga diakui Eko Budi, jurnalis JTV Banyuwangi. Bahkan dia mengaku sempat diteriaki kasar oleh massa yang telah berubah beringas.</p>
<p>“Diteriaki, saya langsung lari menjauh,” katanya.</p>
<p><strong>BACA :</strong> <a href="https://memontum.com/109994-rumah-aktivis-gmni-diduga-dirusak-massa-tolak-tambang" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Rumah Aktivis GMNI Diduga Dirusak Massa Tolak Tambang</a></p>
<p>Seperti diketahui, sejak Kamis malam (26/3/2020) hingga Jumat (27/3/2020), kerumunan massa yang dikomando Zainal Arifin dan Narto telah melakukan aksi penghadangan sejumlah kendaraan logistik operator tambang emas di pertigaan Lowi, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi.</p>
<p>Sesuai Maklumat Kapolri dan instruksi pemerintah, kerumunan massa pun dibubarkan oleh pihak kepolisian. Saat negosiasi dan dialog dengan kepolisian, Ari dan Narto mewakili kelompok massa dan menjadi pimpinan mereka. Diduga tak terima, mendadak massa berubah anarkis.<strong> (tut/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">110027</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
