<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>PTM Tidak bisa Langsung &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/ptm-tidak-bisa-langsung/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 31 Aug 2021 14:48:23 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>PTM Tidak bisa Langsung &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Komisi D DPRD Surabaya sebut PTM Tidak bisa Langsung</title>
		<link>https://memontum.com/komisi-d-dprd-surabaya-sebut-ptm-tidak-bisa-langsung</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 31 Aug 2021 14:48:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[PTM Tidak bisa Langsung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=152340</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Surabaya &#8211; Anggota Komisi D DPRD Surabaya dari Fraksi PAN, Juliana Eva Wati, mengatakan bahwa Pembelajaran Tatap Muka (PTM) SD dan SMP yang akan dilaksanakan awal September ini, tidak bisa digelar secara langsung. Namun, PTM harus diawali dahulu dengan adanya uji coba. “Saya mengatakan, kalau nantinya kita (sekolah, red) akan mengadakan PTM, yang pasti [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Surabaya</strong> &#8211; Anggota Komisi D DPRD Surabaya dari Fraksi PAN, Juliana Eva Wati, mengatakan bahwa Pembelajaran Tatap Muka (PTM) SD dan SMP yang akan dilaksanakan awal September ini, tidak bisa digelar secara langsung. Namun, PTM harus diawali dahulu dengan adanya uji coba.</p>



<p>“Saya mengatakan, kalau nantinya kita (sekolah, red) akan mengadakan PTM, yang pasti kita tidak bisa langsung. Pasti ada uji cobanya,” ujar Juliana Eva Wati atau Jeje-sapaan akrabnya, saat ditemui di kantornya, Selasa (31/08) tadi.</p>



<p><strong><em>Baca Juga:</em></strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/serapan-perum-bulog-jatim-tembus-di-angka-200-ribu-ton-beras-per-februari">Serapan Perum Bulog Jatim Tembus di Angka 200 Ribu Ton Beras Per Februari</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/lindungi-anak-di-ruang-digital-dp3ak-jatim-bersama-plato-foundation-gelar-safer-internet-day">Lindungi Anak di Ruang Digital, DP3AK Jatim bersama Plato Foundation Gelar Safer Internet Day</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pengelolaan-pemerintahan-dan-penguatan-ekonomi-pemprov-jatim-terima-kunjungan-gubernur-sherly">Pengelolaan Pemerintahan dan Penguatan Ekonomi, Pemprov Jatim Terima Kunjungan Gubernur Sherly</a></li>
</ul>


<p>Selain itu, terkait sejumlah sekolah yang dijadikan rumah sehat, tambahnya, khususnya untuk sekolah SD harus perlu dikoreksi kembali. &#8220;Karena adanya PTM. Saya berharap yang terlebih dahulukan SMP dahlu. Walau pun, SD perlu dikaji ulang,” ucapnya.</p>



<p>Dirinya khawatir,&nbsp; bagi murid yang belum mendapatkan vaksin. Apalagi, murid SD belum mencukupi umur untuk divaksin. &#8220;Pastinya itu vaksinasi terlebih dahulu. Dipastikan lokasi sekolah yang boleh dijadikan rumah sehat sudah di realisasi,” terangnya.</p>



<p>Lebih lanjut dirinya menjelaskan, untuk tempat lokasi yang baru untuk rumah sehat. Menurutnya, tidak perlu dilakukan jika rumah sehat tersebut tak ada pasiennya.</p>



<p>“Lebih disterilasasikan lokasi itu, membersihkan dengan benar-benar. Sebenarnya kalau dijadikan rumah sehat tapi tidak ada pasiennya, tidak masalah,” jelasnya.&nbsp;</p>



<p>Lebih lanjut Jeje menjelaskan, walau kasus Covid-19 sudah melandai, tapi untuk vaksinasi anak belum sepenuhnya 100 persen dan anak kecil seperti umur anak SD yang belum cukup umur 18 tahun keatas juga belum bisa menerima vaksin.</p>



<p>“Dari yang saya kunjungi, alhamdulilah sudah sangat siap,” tegasnya. Bahkan, dirinya memastikan pihak sekolah sudah menyediakan tempat duduk untuk mengantre. &#8220;Kalau antre berdiri, pasti mereka akan maju. Kalau antre duduk, pasti ada tempatnya. Jadi, tidak bisa berubah-ubah dan tidak terburu-buru,” jelasnya. <strong>(ade/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">152340</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
