<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Pulang dari Malaysia &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/pulang-dari-malaysia/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sun, 27 Jun 2021 16:48:46 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Pulang dari Malaysia &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Pemerintah Fasilitasi Pemulangan 131 Pekerja Migran Indonesia dari Malaysia</title>
		<link>https://memontum.com/pemerintah-fasilitasi-pemulangan-131-pekerja-migran-indonesia-dari-malaysia</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 27 Jun 2021 16:48:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Pekerja Migran Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintah Fasilitasi]]></category>
		<category><![CDATA[pemulangan warga]]></category>
		<category><![CDATA[Pulang dari Malaysia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=146459</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jakarta &#8211; Pemerintah kembali memfasilitasi pemulangan 131 Pekerja Migran Indonesia Bermasalah (PMIB)/Warga Negara Indonesia (WNI). Kelompok rentan gelombang kedua dari Malaysia melalui Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Banten, pada Minggu (27/06). Ke-131 PMIB/WNI yang tiba pada pukul 14.00 WIB dengan menggunakan Pesawat Garuda Indonesia. Sebelum di kembalikan daerah asal, mereka akan menjalani karantina selama lima hari [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jakarta</strong> &#8211; Pemerintah kembali memfasilitasi pemulangan 131 Pekerja Migran Indonesia Bermasalah (PMIB)/Warga Negara Indonesia (WNI). Kelompok rentan gelombang kedua dari Malaysia melalui Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Banten, pada Minggu (27/06).</p>



<p>Ke-131 PMIB/WNI yang tiba pada pukul 14.00 WIB dengan menggunakan Pesawat Garuda Indonesia. Sebelum di kembalikan daerah asal, mereka akan menjalani karantina selama lima hari di Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat.</p>



<p><strong><em>Baca Juga:</em></strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/diduga-korupsi-pengadaan-jasa-outsourcing-kpk-tetapkan-bupati-pekalongan-sebagai-tersangka">Diduga Korupsi Pengadaan Jasa Outsourcing, KPK Tetapkan Bupati Pekalongan sebagai Tersangka</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-pekalongan-dua-periode-terjaring-ott-kpk">Bupati Pekalongan Dua Periode Terjaring OTT KPK</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tinjau-progres-pembangunan-knmp-lateng-banyuwangi-menteri-kkp-beri-bantuan-dan-janjikan-kapal">Tinjau Progres Pembangunan KNMP Lateng Banyuwangi, Menteri KKP Beri Bantuan dan Janjikan Kapal</a></li>
</ul>


<p>Dirjen Binapenta dan PKK Kemnaker, Suhartono, mengatakan bahwa ke-131 PMIB yang dideportasi dari Malaysia tersebut terdiri dari 63 orang laki-laki dan 68 orang perempuan.</p>



<p>&#8220;Dalam rombongan kali ini, balita ada 3 orang yaitu 2 balita laki-laki dan 1 perempuan. Jadi total 131 PMIB/WNI, 63 laki-laki dan 68 perempuan,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Suhartono mengungkapkan, berdasarkan informasi dari Kemlu, awalnya data kepulangan kelompok rentan gelombang kedua ini berjumlah 148 orang. Namun terdapat 10 orang yang gagal terbang dikarenakan positif COVID-19.</p>



<p>&#8220;Saat ini masih dalam penanganan karantina di Malaysia, 1 orang lahiran, dan 6 org dikategorikan kontak erat dengan yang positif. Jadi hanya 131 PMIB/WNI dalam status fit to fly,&#8221; ucapnya.</p>



<p>Lebih lanjut, Suhartono menjelaskan bahwa 131 orang yang dipulangkan berasal dari 17 Provinsi. Terbanyak berasal dari Jawa Timur dan Sumatera Utara sebanyak 36 orang, Jawa Barat (10), dan diikuti Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur dan Lampung masing-masing 7 orang.</p>



<p>Selanjutnya, PMIB/WNI dari Aceh dan Sumatera Selatan masing-masing 6 orang, disusul Jawa Tengah (4), Jambi (3), Sumatera Barat dan Sulawesi Tengah (2), dan Kalimantan Barat, Riau, Kepulauan Riau, Sulawesi Barat, dan Yogyakarta masing-masing 1 orang.</p>



<p>&#8220;Biaya pemulangan dari Malaysia ke Indonesia ditanggung oleh Kemlu dengan menggunakan anggaran pelindungan WNI. Sedangkan pemulangan ke daerah asal akan dilakukan oleh BP2MI dan Kemsos, &#8221; kata Suhartono. Suhartono menambahkan, pelaksanaan pemulangan 131 PMIB/WNI ini dilaksanakan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. &#8220;Setelah tiba di Wisma Atlet dilakukan PCR dan kembali PCR sehari sebelum pemulangan ke daerah asal,&#8221; katanya. <strong>(hms/ker/aye/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146459</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pulang dari Malaysia, 10 Pekerja Migran Indonesia Asal Situbondo Dikarantina</title>
		<link>https://memontum.com/pulang-dari-malaysia-10-pekerja-migran-indonesia-asal-situbondo-dikarantina</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 04 May 2021 22:02:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Asal Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Dikarantina]]></category>
		<category><![CDATA[Pekerja Migran Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Pulang dari Malaysia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=141961</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Sebanyak 10 Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Situbondo, yang dideportasi dari Malaysia, tiba di Kabupaten Situbondo. Setiba di Situbondo mereka langsung dibawa ke lokasi karantina, Hotel Rengganis di Jalan PB Sudirman, Kelurahan Patokan, Kecamatan/Kabupaten Situbondo. Baca Juga: Empat dari 10 warga Kabupaten Situbondo yang dideportasi dari Malaysia tersebut masih anak-anak. Umurnya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Sebanyak 10 Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Situbondo, yang dideportasi dari Malaysia, tiba di Kabupaten Situbondo.</p>



<p>Setiba di Situbondo mereka langsung dibawa ke lokasi karantina, Hotel Rengganis di Jalan PB Sudirman, Kelurahan Patokan, Kecamatan/Kabupaten Situbondo.</p>



<p><strong><em>Baca Juga:</em></strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dprd-situbondo-rapat-paripurna-penandatanganan-berita-acara-persetujuan-empat-raperda">DPRD Situbondo Rapat Paripurna Penandatanganan Berita Acara Persetujuan Empat Raperda</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/polres-situbondo-ungkap-praktik-pembuatan-petasan-dan-amankan-51-kg-bubuk-mercon">Polres Situbondo Ungkap Praktik Pembuatan Petasan dan Amankan 5,1 Kg Bubuk Mercon</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/ramadan-kondusif-rutan-situbondo-perketat-pengamanan-lewat-sidak-blok-hunian">Ramadan Kondusif, Rutan Situbondo Perketat Pengamanan Lewat Sidak Blok Hunian</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dpc-pdi-perjuangan-situbondo-gelar-aksi-berbagi-sembako">DPC PDI-Perjuangan Situbondo Gelar Aksi Berbagi Sembako</a></li>
</ul>


<p>Empat dari 10 warga Kabupaten Situbondo yang dideportasi dari Malaysia tersebut masih anak-anak. Umurnya antara 3 hingga 8 tahun.</p>



<p>Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja pada Kantor Disnakertran Kabupaten Situbondo, Ahmad Zaini mengatakan, begitu mendapat informasi 10 PMI asal Kabupaten Situbondo datang dari Malaysia dan menjalani karantina di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya, pihaknya langsung menjemputnya setelah masa karantina di sana selesai.</p>



<p>“Setiba di Situbondo, mereka langsung ditempatkan di lokasi karantina sementara, sesuai protokol kesehatan tentang Covid-19,” kata Ahmad Zaini, Selasa (04/05).</p>



<p>Menurutnya, sebelum diperbolehkan masuk ke ruang karantina, sebanyak 10 PMI tersebut diperiksa kesehatannya oleh petugas dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Situbondo.</p>



<p>“Setelah tiga hari menjalani karantina, mereka akan kembali cek kesehatan hingga dilakukan swab, jika hasil swab negatif, mereka langsung dipulangkan ke rumah masing-masing,” ujar Zaini.</p>



<p>Salah seorang PMI bernama Ibrahim (45) asal Kelurahan Mimbaan, Kecamatan Panji, Kabupaten Situbondo mengatakan, dirinya bekerja di Malaysia selama 11 tahun.</p>



<p>“Saya berangkat ke Malaysia bersama istri, dan bekerja sebagai tukang instalasi listrik,” kata Iskandar.</p>



<p>Dirinya bersama PMI lainnya asal Situbondo tiba di bandara Juanda pada 1 Mei 2021 lalu dan menjalani karantina di Ssrama Haji Sukolilo, Surabaya.</p>



<p>“Usai menjalani karantina, saya bersama para PMI asal Situbondo dijemput oleh petugas Disnakertran Situbondo,” bebernya. <strong>(her/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">141961</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pulang dari Malaysia, Habisi Nyawa Selingkuhan Istri</title>
		<link>https://memontum.com/pulang-dari-malaysia-habisi-nyawa-selingkuhan-istri</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 24 Oct 2018 10:06:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Habisi Nyawa Selingkuhan Istri]]></category>
		<category><![CDATA[Pulang dari Malaysia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=61313</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang&#8212;Pembunuhan yang sempat menghebohkan masyarakat Klakah terkuak. M Syaifullah (25) warga Dusun Clarak Desa Kebonan Kecamatan klakah Kabupaten Lumajang Jawa Timur harus mempertanggung jawabkan perbuatannya di depan hukum, setelah menghabisi nyawa Satir (38) yang merupakan tetangganya. Kejadian itu berawal menurut Syaifullah pada awak media, Rabu (24/10/2018) di Polres Lumajang, saat dirinya bekerja sebagai TKI [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Lumajang&#8212;</strong>Pembunuhan yang sempat menghebohkan masyarakat Klakah terkuak. M Syaifullah (25) warga Dusun Clarak Desa Kebonan Kecamatan klakah Kabupaten Lumajang Jawa Timur harus mempertanggung jawabkan perbuatannya di depan hukum, setelah menghabisi nyawa Satir (38) yang merupakan tetangganya.</p>
<p>Kejadian itu berawal menurut Syaifullah pada awak media, Rabu (24/10/2018) di Polres Lumajang, saat dirinya bekerja sebagai TKI di Malaysia. Pada waktu berada di Malaysia, ia dan istrinya hampir tiap hari berkomunikasi lewat telepon. Namun kemudian sang istri jarang menelepon. Bahkan saat dihubungi via telepon hpnya selalu sibuk hingga membuat Syaifullah menaruh curiga dan akhirnya pulang dari malaysia.</p>
<p>&#8220;Saya curiga karena setiap kali di telepon hpnya selalu sibuk. Akhirnya saya pulang dari Malaysia. Setelah sampai di rumah, saya langsung cek hp istri dan mendapati ada banyak sms dan panggilan telepon dengan Satir, tetangga saya,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Setelah mendapati hal tersebut, ia langsung menanyakan pada sang istri. Ternyata istrinya langsung mengakui perihal hubungannya dengan Satir, dari situlah kemarahan Syaifullah pada Satir bermula. Hingga terjadi peristiwa pembacokan dan nyawa Satir tidak tertolong pada 21 Oktober kemarin.</p>
<p>Sementara Kapolres Lumajang AKBP Rahmad Iswan Nusi menyampaikan, korban saat itu habis dari puskesmas Klakah memeriksakan anaknya yang habis khitan. Sepulang dari puskesmas dihadang pelaku yang berjumlah 3 orang dan langsung menyerang korban hingga tewas. Motifnya perselingkuhan.</p>
<p>&#8220;Pelaku menganggap korban ada hubungan dengan istri pelaku. Hingga dia melakukan balas dendam dengan melakukan penganiayaan terhadap korban hingga berujung meninggal dunia,&#8221; kata kapolres.</p>
<p>Masih menurutnya, pada saat menjalankan aksinya ada 2 orang saksi yaitu Rohim dan Tole. Sementara masih didalami terkait keterlibatan 2 saksi tersebut. Satir mengalami luka sobek di mulut, tangan dan punggung, juga tembakan air softgun di bagian dada.&#8221;Pasal yang diterapkan, 340 kuhp dengan ancaman hukuman seumur hidup atau paling lama 20 tahun,&#8221; pungkas Kapolres.(adi/yan)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">61313</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
