<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>pulihkan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/pulihkan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 09 Dec 2025 11:37:58 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>pulihkan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Sepanjang 2025, Kejari Kota Malang Pulihkan Kerugian Negara Lebih Rp 15 Miliar</title>
		<link>https://memontum.com/sepanjang-2025-kejari-kota-malang-pulihkan-kerugian-negara-lebih-rp-15-miliar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Dec 2025 07:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Kejari]]></category>
		<category><![CDATA[kerugian]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[miliar]]></category>
		<category><![CDATA[Negara]]></category>
		<category><![CDATA[pulihkan]]></category>
		<category><![CDATA[sepanjang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=228577</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Malang sepanjang tahun 2025, berhasil memulihkan kerugian keuangan negara lebih dari Rp 15 miliar. Hal ini, seperti yang dijelaskan oleh Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Malang, Tri Joko, seusai Penyuluhan Anti Korupsi dalam rangka Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) 2025, &#8216;Berantas Korupsi untuk Kemakmuran Rakyat&#8217; di SMA [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Malang sepanjang tahun 2025, berhasil memulihkan kerugian keuangan negara lebih dari Rp 15 miliar. Hal ini, seperti yang dijelaskan oleh Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Malang, Tri Joko, seusai Penyuluhan Anti Korupsi dalam rangka Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) 2025, &#8216;Berantas Korupsi untuk Kemakmuran Rakyat&#8217; di SMA Dempo, Kota Malang, Selasa (09/10/2025) tadi.</p>



<p>Diuraikannya, diantara yang berhasil dipulihkan seperti dari Bidang Tindak Pidana Khusus (Pidsus), berhasil melaksanakan pemulihan kerugian keuangan negara melalui penitipan pembayaran dari para tersangka dan terdakwa kasus dugaan tindak pidana korupsi. Total dana yang berhasil dititipkan ke kas negara, mencapai Rp 10,6 miliar.</p>



<p>Jumlah uang tersebut, didapat dari terdakwa Handoko sebesar Rp 3,06 miliar, terdakwa Awan Setiawan sebesar Rp 5,4 miliar dan tersangka Kartika sebesar Rp 2,1 miliar. &#8220;Dengan dilakukannya penitipan pembayaran ini, Bidang Tindak Pidana Khusus menegaskan komitmennya dalam mendukung proses penegakan hukum sekaligus pemulihan kerugian keuangan negara sebagai bagian dari pemberantasan tindak pidana korupsi,&#8221; tegas Tri Joko.</p>



<p>Saat ini, unit Pidsus melakukan penanganan 10 perkara. Diantaranya 5 perkara masih dalam lidik, penyidikan 2 perkara dan penuntutan 3 perkara dugaan tindak pidana korupsi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Pidsus Kejari Kota Malang akan terus melakukan langkah-langkah penanganan sesuai ketentuan hukum dengan tetap mengedepankan profesionalitas, akuntabilitas dan transparansi,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Sedangkan Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) Kejari Kota Malang juga sukses melakukan penyelamatan dan pemulihan keuangan negara. &#8220;Bidang Datun terus menunjukkan peran strategisnya dalam menjaga kepentingan keuangan negara melalui penanganan perkara perdata serta pendampingan hukum instansi pemerintah dan BUMN/BUMD. Hingga periode berjalan, Bidang Datun mencatat capaian signifikan berupa penyelamatan dan pemulihan keuangan negara dengan total nilai lebih dari Rp 4,8 miliar,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Uang tersebut, ujarnya, diantaranya didapat penyelamatan keuangan negara dari kemenangan gugatan perdata Perum Ampeldento sebesar Rp 750 juta. Kemudian dari hasil dari penagihan piutang BRI melalui mekanisme pendampingan tindakan hukum dan hasil penagihan piutang BPJS, yang berhasil dikembalikan kepada negara sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, dengan total Rp 4,09 miliar.</p>



<p>&#8220;Capaian di atas menegaskan komitmen Bidang Datun Kejaksaan Negeri Kota Malang dalam meningkatkan kualitas penegakan hukum di bidang perdata dan tata usaha negara serta memperkuat akuntabilitas pengelolaan keuangan negara. Ke depan, Bidang Datun akan terus bersinergi dengan berbagai instansi untuk menjaga dan memulihkan aset negara secara profesional dan berkelanjutan,&#8221; jelasnya. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">228577</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Penanganan Terpadu Lintas Sektor Jadi Modal Kuat Pulihkan Banjir di Sukodono Lumajang</title>
		<link>https://memontum.com/penanganan-terpadu-lintas-sektor-jadi-modal-kuat-pulihkan-banjir-di-sukodono-lumajang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 02 Nov 2025 13:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[lintas]]></category>
		<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[penanganan]]></category>
		<category><![CDATA[pulihkan]]></category>
		<category><![CDATA[sektor]]></category>
		<category><![CDATA[Sukodono]]></category>
		<category><![CDATA[terpadu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=227369</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Upaya penanganan terpadu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), bersama perangkat desa dan masyarakat, berhasil memulihkan kondisi Dusun Biting 1 dan Biting 2, Desa Kutorenon, Kecamatan Sukodono, pasca luapan air akibat hujan deras pada Minggu (02/11/2025) tadi. Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Lumajang, Yudhi Cahyono, melaporkan pada [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Upaya penanganan terpadu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), bersama perangkat desa dan masyarakat, berhasil memulihkan kondisi Dusun Biting 1 dan Biting 2, Desa Kutorenon, Kecamatan Sukodono, pasca luapan air akibat hujan deras pada Minggu (02/11/2025) tadi.</p>



<p>Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Lumajang, Yudhi Cahyono, melaporkan pada pukul 16.50 WIB kondisi genangan di kedua dusun tersebut telah surut total. Debit air di Sungai Menjangan, pun kembali normal dan menandakan situasi sudah sepenuhnya terkendali.</p>



<p>“Pantauan lapangan menunjukkan genangan telah surut total, hanya tersisa air setinggi sekitar 5 sentimeter di sepanjang jalan kurang lebih 100 meter,” jelasnya.</p>



<p>Penanganan dilakukan secara terpadu dan cepat, melibatkan personel BPBD, perangkat desa, Babinsa, serta masyarakat setempat. Mereka bersama-sama melakukan penyedotan air di titik-titik tergenang, memperlancar saluran air, serta memastikan aliran sungai tetap lancar.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Kehadiran petugas di lapangan, bukan hanya untuk mengendalikan situasi, tetapi juga memastikan keselamatan dan kenyamanan warga. Tidak ditemukan kerusakan signifikan maupun warga terdampak serius akibat genangan tersebut.</p>



<p>Langkah tanggap darurat yang cepat menjadi bukti bahwa koordinasi lintas sektor dan partisipasi masyarakat sangat penting dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi. Dengan sinergi yang kuat, penanganan di Biting dapat diselesaikan tanpa menimbulkan dampak lanjutan.</p>



<p>BPBD Lumajang juga terus melakukan pemantauan kondisi cuaca dan debit sungai, sekaligus mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap hujan susulan. Kesiapsiagaan lingkungan, seperti menjaga kebersihan saluran air dan tidak membuang sampah sembarangan, diharapkan menjadi kebiasaan kolektif yang tumbuh dari pengalaman bersama ini.</p>



<p>Peristiwa di Biting mengajarkan bahwa penanganan bencana bukan semata soal teknis, tetapi juga soal kesadaran, kebersamaan, dan kepedulian sosial. Saat masyarakat, aparat, dan pemerintah bergerak dalam satu irama, setiap tantangan alam dapat dihadapi dengan tenang dan terukur. <strong>(kom/adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">227369</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pulihkan Lahan Pertanian Paska Banjir, Pemkab Lumajang Ajukan Bantuan Benih Jagung dan Padi</title>
		<link>https://memontum.com/pulihkan-lahan-pertanian-paska-banjir-pemkab-lumajang-ajukan-bantuan-benih-jagung-dan-padi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 27 Apr 2024 08:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[ajukan]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[bantuan]]></category>
		<category><![CDATA[Jagung]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[Pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[pulihkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=208784</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang, telah mengambil langkah proaktif dengan mengajukan permohonan bantuan benih untuk tanaman jagung dan padi kepada Kementerian Pertanian. Dalam keterangan Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Lumajang, Hairil Diani, disebutkan bahwa permohonan bantuan tersebut ditujukan untuk lahan-lahan yang mengalami dampak karena terdampak dengan intensitas kerusakan ringan hingga sedang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang, telah mengambil langkah proaktif dengan mengajukan permohonan bantuan benih untuk tanaman jagung dan padi kepada Kementerian Pertanian. Dalam keterangan Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Lumajang, Hairil Diani, disebutkan bahwa permohonan bantuan tersebut ditujukan untuk lahan-lahan yang mengalami dampak karena terdampak dengan intensitas kerusakan ringan hingga sedang akibat bencana banjir yang baru-baru ini melanda daerah tersebut.</p>



<p>&#8220;Dalam upaya memulihkan sektor pertanian pasca bencana, kami telah mengajukan permohonan bantuan benih ke pusat bagi lahan-lahan yang terdampak dengan intensitas kerusakan ringan hingga sedang,&#8221; ujarnya, Sabtu (27/04/2024) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Langkah tersebut diambil, ujarnya, sebagai bagian dari strategi pemulihan sektor pertanian di Lumajang, dengan harapan bantuan benih tersebut dapat membantu para petani dalam memulai kembali kegiatan bertani mereka. &#8220;Dengan adanya bantuan ini, diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan pertanian dan meminimalisir dampak ekonomi yang ditimbulkan oleh bencana banjir,” harapnya.</p>



<p>Dalam kesempatan itu, Hairil juga menekankan pentingnya kerja sama antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat dalam mendukung pemulihan sektor pertanian, serta memastikan ketersediaan pangan bagi masyarakat terjamin. Pihak Dinas Pertanian Lumajang optimis, bahwa dengan langkah-langkah yang telah diambil, sektor pertanian di daerah tersebut akan segera pulih dan kembali berkontribusi secara maksimal bagi kesejahteraan petani serta ketahanan pangan daerah. <strong>(kom/adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">208784</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
