<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>punten &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/punten/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sun, 08 Oct 2023 10:51:02 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>punten &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Konsep Besar Pengelolaan Rest Area Punten, 2025 Rampung Akan Dikelola Mandiri dan MoU dengan Wisata</title>
		<link>https://memontum.com/konsep-besar-pengelolaan-rest-area-punten-2025-rampung-akan-dikelola-mandiri-dan-mou-dengan-wisata</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 08 Oct 2023 08:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[dengan]]></category>
		<category><![CDATA[dikelola]]></category>
		<category><![CDATA[konsep]]></category>
		<category><![CDATA[Mandiri]]></category>
		<category><![CDATA[Pengelolaan]]></category>
		<category><![CDATA[punten]]></category>
		<category><![CDATA[rampung,]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=199426</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Pembangunan rest area milik Desa Punten, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, yang dimulai pada tahun 2021, telah menelan anggaran lebih dari Rp 1 miliar. Sementara tahapan anggaran pembangunan tersebut, selama tiga tahap menggunakan dana desa (DD).  Kepala Desa Punten, Hening Trisunu, mengatakan bahwa rencana pembangunan itu masih akan berlangsung. Karena, prosesnya hingga [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Kota Batu</strong> &#8211; Pembangunan rest area milik Desa Punten, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, yang dimulai pada tahun 2021, telah menelan anggaran lebih dari Rp 1 miliar. Sementara tahapan anggaran pembangunan tersebut, selama tiga tahap menggunakan dana desa (DD). </p>



<p>Kepala Desa Punten, Hening Trisunu, mengatakan bahwa rencana pembangunan itu masih akan berlangsung. Karena, prosesnya hingga tahun ke tiga ini, diperkirakan masih 50 persen.</p>



<p>&#8220;Jadi, rest area Desa Punten dibangun di atas tanah kas desa (TKD) seluas 9 ribu meter persegi. Dari tahun 2021 sampai sekarang, masih 50 persen pembangunan,&#8221; terangnya di Desa Punten, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Minggu (08/10/2023) tadi.</p>



<p>Cukup lamanya pembangunan, tambahnya, karena memang kondisi lapangan yang tidak mudah. Seperti, kontur tanah yang memiliki kemiringan cukup curam. Sehingga, dari ketinggian badan jalan harus disesuaikan supaya tidak membahayakan bagi kendaraan besar.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Pembangunannya itu sulit, dari tahun pertama pengerjaan itu melakukan perbaikan tanah yang miring. Kemudian tahun kedua, pemasangan paving di area dan ditambah plengsengan. Dan tahun ini dibangun drainase,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Melalui pembangunan secara mandiri ini, paparnya, diharapkan pengelolaan ke depan kian maksimal. Sehingga, tidak harus di pihak ketigakan.</p>



<p>&#8220;Bila bekerja sama dengan investor, maka pendapatan asli desa (PADes) bakal tak semaksimal bila dibangun sendiri. Maka dari itu, kami memutuskan membangun rest area tersebut secara mandiri dengan dana desa,&#8221; paparnya.</p>



<p>Untuk konsep ke depan, lanjutnya, akan mengutamakan UMKM. Karena diperkirakan, tahun 2025 pembangunan akan sudah rampung.</p>



<p>&#8220;Saat ini, biasanya wisatawan menggunakan balai desa sebagai transit kendaraan. Bila sudah beroperasi, maka akan bekerja sama dengan pengelola wisata terkait penyediaan transportasi ke area wisata. Sehingga, tidak ada lalu-lalang kendaraan besar di desa,&#8221; jelasnya. <strong>(put/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">199426</post-id>	</item>
		<item>
		<title>TPA Tlekung Ditutup, TPS3R Desa Punten Berdayakan Kaum Hawa untuk Pemilahan Sampah</title>
		<link>https://memontum.com/tpa-tlekung-ditutup-tps3r-desa-punten-berdayakan-kaum-hawa-untuk-pemilahan-sampah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 09 Sep 2023 06:05:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[berdayakan]]></category>
		<category><![CDATA[Ditutup]]></category>
		<category><![CDATA[pemilahan]]></category>
		<category><![CDATA[punten]]></category>
		<category><![CDATA[Sampah]]></category>
		<category><![CDATA[tlekung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=197815</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Pemberdayaan masyarakat melalui ibu-ibu, dalam pengelolaan sampah terlihat di TPS3R KSM Paba Asri Dusun Payan, Desa Punten, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu. Sebanyak tujuh orang, setiap hari memilah sampah di TPS3R tersebut, dengan penghasilan rata-rata Rp 50 ribu perhari. Perolehan itu didapat, dari iuran warga ditambah hasil produksi pilah sampah. Salah satu [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Pemberdayaan masyarakat melalui ibu-ibu, dalam pengelolaan sampah terlihat di TPS3R KSM Paba Asri Dusun Payan, Desa Punten, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu. Sebanyak tujuh orang, setiap hari memilah sampah di TPS3R tersebut, dengan penghasilan rata-rata Rp 50 ribu perhari. Perolehan itu didapat, dari iuran warga ditambah hasil produksi pilah sampah.</p>



<p>Salah satu pemilah sampah, Purmiati, mengatakan bahwa setiap harinya TPS3R tempatnya memilah dan menampung sampah dari dua RW yang terdiri atas sekitar 250 kepala keluarga (KK) di Dusun Payan, Desa Punten. &#8220;Setiap hari kami menangani sampah dari dua RW yang ada di Dusun Payan. Dan, dari dua RW ini lebih kurang 250 KK,&#8221; terangnya di TPS3R KSM Paba Asri, Dusun Payan, Sabtu (09/09/2023) tadi.</p>



<p>Sedangkan, tambahnya, di TPS3R itu bagian pilah sampah dilakukan oleh ibu-ibu sebanyak tujuh orang. &#8220;Di sini kami yang menangani pilah sampah. Sampah yang kami pilah organik, anorganik dan residu. Dari pilah sampah ini, kami memperoleh penghasilan rata-rata Rp 50 ribu perhari,&#8221; tuturnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Proses pemilahan sampah itu, urainya, ibu-ibu hanya memproduksi bagian anorganik. Mulai dari sampah plastik, botol kaca serta kertas. &#8220;Kalau organik diolah menjadi pupuk. Itu yang menangani bapak-bapak, karena berat pemrosesannya,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Teknik pengolahan sampah, Purmiati menjelaskan, untuk yang organik sangat rumit hingga makan waktu tiga bulan. Proses itu yang menjadikan pupuk kompos.</p>



<p>&#8220;Hasil pupuk kompos yang dijual, kalau dibungkus plastik 5 kg dijual Rp 4 ribu. Dan, kalau ditempatkan di sak berat 25 kg dijual Rp 20 ribu. Sedangkan, untuk anorganik seperti plastik, botol kaca dan kertas sudah ada yang mengambil dengan harga perkilo. Untuk, residu dibakar,&#8221; paparnya</p>



<p>Dari produk pengolahan sampah itu, imbuhnya, sebagian menjadi penghasilan pemilah yang ditambah iuran warga. &#8220;Penghasilan kami sebesar rata-rata Rp 50 ribu, itu berasal dari hasil penjualan pilah sampah dan ditambah iuran warga,&#8221; terangnya. <strong>(put/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">197815</post-id>	</item>
		<item>
		<title>SDN Punten I Jadi Sekolah Percontohan Pengelolaan Sampah di Kota Batu</title>
		<link>https://memontum.com/sdn-punten-i-jadi-sekolah-percontohan-pengelolaan-sampah-di-kota-batu</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Aug 2023 08:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Pengelolaan]]></category>
		<category><![CDATA[Percontohan]]></category>
		<category><![CDATA[punten]]></category>
		<category><![CDATA[Sampah]]></category>
		<category><![CDATA[Sekolah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=196609</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; SDN Punten I menjadi Juara I dalam lomba pengelolaan sampah bagi warga sekolah tingkat Kota Batu, yang diselengarakan dalam rangka peringatan HUT RI Ke-78. Raihan itu, pun mendapat apresiasi Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai. Disampaikannya, bahwa SDN Punten 1 menjadi percontohan bagi sekolah lain dalam pengelolaan sampah. Dirinya menilai, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Kota Batu</strong> &#8211; SDN Punten I menjadi Juara I dalam lomba pengelolaan sampah bagi warga sekolah tingkat Kota Batu, yang diselengarakan dalam rangka peringatan HUT RI Ke-78. Raihan itu, pun mendapat apresiasi Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai.</p>



<p>Disampaikannya, bahwa SDN Punten 1 menjadi percontohan bagi sekolah lain dalam pengelolaan sampah. Dirinya menilai, SDN Punten 1 telah berhasil untuk menjaga kebersihan di lingkungan sekolah. Bahkan, siswa di masing-masing kelas telah mengolah dan memilah sampah sendiri.</p>



<p>&#8220;Saya lihat, anak-anak di SDN Punten I ini telah mengolah dan memilah sampah. Ada jenis sampah plastik dan organik untuk menjaga kebersihan lingkungan. Maka, SDN Punten I ini layak menjadi percontohan bagi sekolah lain,&#8221; kata Pj Wali Kota, saat berada SDN Punten I, Desa Punten, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Kamis (24/08/2023) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Lebih dari itu, tambahnya, tempat sampah yang digunakan di SDN Punten 1, dibuat transparan. Sehingga, ini terlihat jelas jenis sampah yang dibuang. Model tempat sampah tranparan, akan cukup membantu para siswa dengan mudah memilah sampah. Bahkan, setiap hari anak-anak membawa perbekalan sendiri dari rumah seperti makan dan minumnya. Dan, saat membeli makanan, siswa dididik memakai tempat makannya sendiri.</p>



<p>Aries menjelaskan, bahwa yang patut dicontoh adalah sekolah tersebut telah bekerja sama dengan TPS3R Desa untuk membentuk bank sampah. Uang yang ditabung dari bank sampah, dipergunakan untuk membantu operasional sekolah, terutama yang tidak dicover oleh dana BOS.</p>



<p>&#8220;Kita semua bisa melihat apa yang dilakukan SDN Punten l. Ini menginspirasi kita semua dan menjadikan Juara I lomba pengelolaan sampah bagi warga sekolah tingkat Kota Batu. Program ini dibangun karena kesadaran untuk mengolah sampah dengan baik. Dan menjadikan kebiasaan bagi anak-anak untuk menjaga kebersihan diri dan lingkungannya. Ini harus dicontoh semua sekolah di Kota Batu,&#8221; tambanya. <strong>(put/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">196609</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
