<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>PUPR kabupaten Sidoarjo &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/pupr-kabupaten-sidoarjo/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 17 Sep 2019 12:41:50 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>PUPR kabupaten Sidoarjo &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Pemeliharaan  Jalan Kemuning &#8211; Banjarwungu Asal-Asalan, Aspal Hotmix Tak Merata</title>
		<link>https://memontum.com/pemeliharaan-jalan-kemuning-banjarwungu-asal-asalan-aspal-hotmix-tak-merata</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Sep 2019 12:41:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[pemeliharaan jalan]]></category>
		<category><![CDATA[Proyek]]></category>
		<category><![CDATA[PUPR kabupaten Sidoarjo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=93052</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Kucuran anggaran daerah untuk perbaikan jalan yang rusak dari tahu ke tahun terus meningkat. Sayangnya relaisasi perbaikan tak sesuai dengan spesifikasi yang direncanakan. Akibatnya usai dilakukan perbaikan, jalan kembali rusak parah. Seperti pemeliharaan jalan Kandangan &#8211; Kepadangan Kecamatan Tulangan di akhir tahun 2018. Kini bagian yang diperbaiki mengalami penurunan dan belum dilakukan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Kucuran anggaran daerah untuk perbaikan jalan yang rusak dari tahu ke tahun terus meningkat. Sayangnya relaisasi perbaikan tak sesuai dengan spesifikasi yang direncanakan. Akibatnya usai dilakukan perbaikan, jalan kembali rusak parah.</p>
<p>Seperti pemeliharaan jalan Kandangan &#8211; Kepadangan Kecamatan Tulangan di akhir tahun 2018. Kini bagian yang diperbaiki mengalami penurunan dan belum dilakukan pembenahan kembali. Padahal kini sudah bulan ke 9 tahun 2019 , yang artinya masa tanggung jawab pemeliharaan kurang beberapa bulan jatuh tempo.</p>
<p>Dimungkinkan kontraktor pelaksana dalam hal ini CV. Sigma Perkasa sengaja melimpahkan pekerjaan pemeliharaan kepada Dinas PUPR Kabupaten Sidoarjo dengan tidak mengambil dana resetensi. Penurunan itu diduga karena cara pengerjaannya yang kurang baik atau bahkan kualitas material tidak sesuai ketentuan, dan juga lemahnya pengawasan dalam hal ini CV. Riptaloka Konsultan.</p>
<p>Kini kejadian yang sama terjadi pada pekerjaan pemeliharaan ruas jalan Desa Kemuning &#8211; Desa Banjarwungu Kecamatan Tarik. Pemeliharaan jalan itu dilakukan dengan menggunakan hotmix yang dilapiskan pada bagian badan jalan yang mengalami kerusakan.</p>
<p>Namun sangat disayangkan pada proses pemberian perekat sebelum dilapisi , yakni pemberian perekat dengan aspal curah dilakukan dengan asal asalan. Aspal curah yang semestinya dispraikan dengan merata pada bagian yang akan dilapisi hotmix hanya dituangkan dengan menggunakan timba cor yang dilubangi bagian bawahnya, sehingga hasilnya jauh dari merata.</p>
<p>Dari minimnya perekat yang berupa aspal curah itu dikawatirkan daya rekat hotmix dengan jalan aspal sebelumnya tidak maksimal, sehingga akan mudah terjadi sleding bila dilewati kendaraan bermuatan berat.</p>
<p>Mulyadi, warga setempat berharap perbaikan jalan ini terlaksana sesuai ketentuan sehingga hasilnya baik. Namun kalau dikerjakan seperti itu kekuatan jalan tak akan bertahan lama. Hal itu semestinya menjadi pertimbangan bagi Dinas PUPR Kabupaten Sidoarjo Bidang Jalan dalam menunjuk rekanan pelaksana pekerjaan. Sementara di lokasipun tak terpasang papan proyek yang dapat memberi informasi kepada masyarakat terkait pekerjaan itu. <strong>(par/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">93052</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jalan Kandangan  &#8211; Kepadangan Ambles, Dikerjakan CV Sigma Perkasa Diawasi Konsultan CV Riptaloka</title>
		<link>https://memontum.com/jalan-kandangan-kepadangan-ambles-dikerjakan-cv-sigma-perkasa-diawasi-konsultan-cv-riptaloka</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Sep 2019 02:38:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[jalan rusak]]></category>
		<category><![CDATA[PUPR kabupaten Sidoarjo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=91915</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Pemeliharaan jalan Kandangan &#8211; Kepadangan Kecamatan Tulangan terjadi penurunan dan di akhir tahun 2018 diperbaiki. Namun kembali rusak. Ironisnya sampai saat ini belum ada pembenahan kembali. Padahal kini sudah bulan ke 9 tahun 2019 , yang artinya masa tanggung jawab pemeliharaan kurang beberapa bulan jatuh tempo. Dimungkinkan kontraktor pelaksana dalam hal ini [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Pemeliharaan jalan Kandangan &#8211; Kepadangan Kecamatan Tulangan terjadi penurunan dan di akhir tahun 2018 diperbaiki. Namun kembali rusak. Ironisnya sampai saat ini belum ada pembenahan kembali.</p>
<p>Padahal kini sudah bulan ke 9 tahun 2019 , yang artinya masa tanggung jawab pemeliharaan kurang beberapa bulan jatuh tempo. Dimungkinkan kontraktor pelaksana dalam hal ini CV Sigma Perkasa sengaja melimpahkan pekerjaan pemeliharaan kepada Dinas PUPR Kabupaten Sidoarjo dengan tidak mengambil Dana Restensinya.</p>
<p>Penurunan itu diduga karena cara pengerjaannya yang kurang baik atau bahkan kuaalitas material tidak sesuai ketentuan, dan juga lemahnya pengawasan dalam hal ini CV Riptaloka Konsultan. Sebagaimana dikatakan Supriyadi warga RT 20 RW 10 Dusun Balongwono Desa Wonomlati Kecamatan Krembung. Menurutnya jalan itu dikerjakan tergesa-gesa.</p>
<p>&#8221; Pengerjaan jalan ini sepertinya tergesa gesa, ketika saya bilang pada pekerjanya titik itu kurang tinggi , hanya dijawab , nanti ditambahi, padahal tidak ditambahi. Belum lagi saat pengurukan pemadatannya juga kurang ,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Pemeliharaan jalan sepanjang 3.700 meter dengan no kontrak 395/PPKOM-PJJ/X/SPMK/2018 tersebut semestinya membawa kenyamanan pengguna jalan .Namun sayang besarnya uang rakyat dari APBD 2018 yang tidak disebutkan di papan proyek tidak bermanfaat maksimal.</p>
<p>Supriyadi yang membuka warung di jalan rusak ini berharap Dinas PUPR Kabupaten Sidoarjo segera memperbaikinya sehingga pengguna jalan tidak jatuh atau terdengar suara yang mengagetkan dari sepeda motor yang masuk kubangan. <strong>(par/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">91915</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Gedung Baru Puskesmas Tarik Optimalkan Pelayanan Kesehatan</title>
		<link>https://memontum.com/gedung-baru-puskesmas-tarik-optimalkan-pelayanan-kesehatan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 22 Feb 2019 12:27:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[PUPR kabupaten Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[Puskesmas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/79262-gedung-baru-puskesmas-tarik-optimalkan-pelayanan-kesehatan</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Dibangunnya gedung baru Puskesmas Tarik mendorong terlaksananya pelayanan kesehatan lebih optimal. Pasalnya selama ini jumlah warga yang dilayani jauh melebihi jumlah ideal yang mestinya dilayani hingga diperlukan gedung yang memadai. Dan dengan selesai dibangunya Puskesmas Tarik lewat APBD 2018 menjadikan pelayanan lebih maksimal. Kini, dalam waktu 24 jam UGD bisa menerima pasien [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Dibangunnya gedung baru Puskesmas Tarik mendorong terlaksananya pelayanan kesehatan lebih optimal. Pasalnya selama ini jumlah warga yang dilayani jauh melebihi jumlah ideal yang mestinya dilayani hingga diperlukan gedung yang memadai.</p>
<p>Dan dengan selesai dibangunya Puskesmas Tarik lewat APBD 2018 menjadikan pelayanan lebih maksimal. Kini, dalam waktu 24 jam UGD bisa menerima pasien sebanyak 50 orang sementara pasien yang datang di loket sehari mencapai sekitar 250 orang .</p>
<p>Kesibukan itu disampaikan oleh Kepala Puskesmas Tarik, dr. Maulana Moch. Fathir . Menurutnya Puskesmas ini amat sibuk, karena harus mengcover layanan kesehatan 70 ribu warga yang ada di Kecamatan Tarik .</p>
<p>Sementara idealnya sebuah Puskesmas melayani 30 ribu warga. Untuk itu dengan dibangunya gedung baru dengan dana lewat Dinas PUPR Kabupaten Sidoarjo yang dikerjakan oleh rekanan pelaksana, Tunggal Jaya Group memberikan solusi kebutuhan layanan kesehatan warga di wilayah Sidoarjo paling barat itu .</p>
<p>Menurutnya, kemegahan gedung dengan 2 lantai memberi sugesti harapan kesembuhan pasien.. Ruang depan difungsikan sebagai UGD dan 4 kamar rawat inap pada lantai I, sementara lantai II tersedia 6 ruang rawat inap.</p>
<p>Dengan fasilitas baru yang memadai diharapkan memberikan layanan yang optimal dan nyaman bagi pasien .Tentu saja hal tersebut dapat tercapai , bila jumlah tenaga medis tercukupi .</p>
<p>&#8221; Saat ini ada 5 orang dokter yang bertugas dan 23 orang tenaga medis. Namun tugas mereka terutama bidan tidak hanya di Puskesmas , waktunya lebih banyak untuk turun ke desa memantau kesehatan warga, maka dengan tambahan gedung baru ini tenaga dokter dan tenaga medis lainnya perlu ditambah,&#8221; paparnya.</p>
<p>Tambahan itu, lanjut dr. Maulana terutama tenaga bidan. &#8221; Petugas medis, terutama bidan desa banyak memberikan bekal kepada para ibu agar menjalani hidup sehat beserta keluarganya , sehingga putra- putrinya menjadi generasi yang brilian, maka saya mengharap para ibu mengikuti petunjuknya,&#8221; pesannya serius. <strong>(par/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">79262</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Rehab SDN Bulang Rp 600 Juta Dikerjakan Asal-asalan</title>
		<link>https://memontum.com/rehab-sdn-bulang-rp-600-juta-dikerjakan-asal-asalan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 Feb 2019 15:07:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[PUPR kabupaten Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[rehabilitasi]]></category>
		<category><![CDATA[SDN Bulang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/77108-rehab-sdn-bulang-rp-600-juta-dikerjakan-asal-asalan</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Pembangunan sarana pendidikan oleh Dinas PUPR Kabupaten Sidoarjo di penghujung tahun 2018 yang dilaksanakan oleh rekanan terkesan terburu buru hingga finisnya asal jadi . Tercermin kegiatan pembangunan dan rehab gedung lintas SKPD dengan obyek SD Bulang Kecamatan Prambon . Rehab yang dilaksanakan oleh CV. Rizki Abadi dikerjakan asal-asalan hingga hasilnya sangat mengecawakan. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo </strong>&#8211; Pembangunan sarana pendidikan oleh Dinas PUPR Kabupaten Sidoarjo di penghujung tahun 2018 yang dilaksanakan oleh rekanan terkesan terburu buru hingga finisnya asal jadi . Tercermin kegiatan pembangunan dan rehab gedung lintas SKPD dengan obyek SD Bulang Kecamatan Prambon .</p>
<p>Rehab yang dilaksanakan oleh CV. Rizki Abadi dikerjakan asal-asalan hingga hasilnya sangat mengecawakan. Dari gedung tempat belajar itu atap genting tidak tertata dengan sempurna. Banyak genting yang tertata dengan posisi tidak menutup sempurna, dan ada juga yang tidak bertemu sehingga harus ditutup dengan cor .</p>
<p>Sementara di ujung bawah atap sambungan ( wuwung ) tidak dirapikan dengan baik sehingga nampak belum selesai. Lebih parah lagi, rehab berat senilai lebih dari 600.juta rupiah tersebut sudah bocor . Nampak di ruang kelas 5, plavonnya yang putih nampak bercak hitam yang tidak lain bekas tetesan air hujan .</p>
<p>Sementara penjaga sekolah SDN Bulang Kecamatan Prambon, Hari menuturkan, sebelumnya sekolah ini merupakan bangunan tua dengan rangka kayu jati dan ruangan tembok dan rangkaian kawat di sisi atasnya . Namun dari awal sejak ditinggalkan oleh yang mengerjakan kondisi genting baru dan wuwung seperti ini sama sekali belum ada pembenahan jadi tidak rapi.</p>
<p>Sementara bercak hitam di plavon adalah bekas air. Dibenarkan oleh ibu kantin yang berjualan berada di samping ruang kelas 5. &#8220;Bercak hitam itu memang bocor dari talang buangan saluran air dari atap ,” jelasnya singkat.</p>
<p>Ketua LSM JCW Indonesia Sigit Imam Basuki MT menyatakan cermin buruk pelaksanaan pembangunan dengan uang rakyat itu semestinya menjadi pertimbangan pihak Dinas PUPR dan ULP Kabupaten Sidoarjo dalam menggandeng pelaksana kegiatan. Demikian juga konsultan pengawas, dalam hal ini CV. Azinda Jaya semestinya lebih serius dalam melaksanakan pengawasan. <strong>(par/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">77108</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Gusur Prostitusi,  Jalan Baru Krengseng Dongkrak  Citra Krian</title>
		<link>https://memontum.com/gusur-prostitusi-jalan-baru-krengseng-dongkrak-citra-krian</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 23 Dec 2018 12:36:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[Krian]]></category>
		<category><![CDATA[PUPR kabupaten Sidoarjo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/70040-gusur-prostitusi-jalan-baru-krengseng-dongkrak-citra-krian</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Selesainya pembangunan jalan baru di eks Kampung Krengseng memberikan wajah baru lokasi pinggiran Kelurahan Tambak Kemerakan Kecamatan Krian. Kalau sebelumnya merupakan pemukiman yang kumuh dengan praktek porstitusi pinggiran , kini berubah menjadi jalan beton yang lapang dan bersih. Pembangunan jalan dengan sumber dana dari Dinas PUPR Kabupaten Sidoarjo melalui pelaksana kegiatan PT. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Selesainya pembangunan jalan baru di eks Kampung Krengseng memberikan wajah baru lokasi pinggiran Kelurahan Tambak Kemerakan  Kecamatan Krian. Kalau sebelumnya merupakan  pemukiman  yang kumuh dengan praktek porstitusi pinggiran , kini berubah menjadi jalan beton yang lapang dan bersih. </p>
<p>Pembangunan jalan  dengan sumber dana dari  Dinas PUPR  Kabupaten Sidoarjo  melalui pelaksana kegiatan  PT. Nahendra Putra tersebut dibiayai dengan   APBD tahun 2018, dan  dapat diselesaikan dengan baik di awal Desember 2018.</p>
<p>Cermin wajah baru  lingkungan tersebut mendapat perhatian  Camat Krian, Agustin Iriani. Pasalnya nama Krengseng identik dengan kesan kumuh dan porstitusi,  sekarang sudah hilang. &#8221; Jalan baru itu merubah wajah lingkungan krengseng yang dulu kumuh dengan image yang kurang baik,  sekarang sudah tidak ada. Saya dan semua warga tentu senang , satu citra kurang baik Krian sudah hilang, &#8221; ungkapnya .</p>
<p>Secara ekonomis, jalan beton itu menumbuhkan gairah perekonomian warga, pasalnya menjadi penghubung kota Krian dengan desa di sekitarnya, serta wilayah kecamatan Wonoayu dengan jarak terpendek, sehingga warga termotivasi berdagang ke Krian,.</p>
<p>Jalan Lingkar Krengseng merupakan awal pembangunan di kawasan Krian . Pemda Sidoarjo  berencana membangun sebuah rumah sakit yang diperuntukkan bagi warga Sidoarjo di kawasan barat. Untuk kepentingan itu,  terhampar lahan yang sangat luas disisi barat jalan,  yang   bisa memenuhi kebutuhan tempat  untuk  rumah sakit. <strong>(par/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">70040</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jembatan Kedungwonokerto Jebol, PUPR Lamban Bertindak</title>
		<link>https://memontum.com/jembatan-kedungwonokerto-jebol-pupr-lamban-bertindak</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 09 Aug 2018 12:53:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[jembatan rusak]]></category>
		<category><![CDATA[protes warga]]></category>
		<category><![CDATA[PUPR kabupaten Sidoarjo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/50975-jembatan-kedungwonokerto-jebol-pupr-lamban-bertindak</guid>

					<description><![CDATA[Warga 2 Desa Ancam Tutup Jalan &#160; Memontum Sidoarjo &#8211; Jebolnya jembatan di ruas jalan Desa Kedungwonokerto – Desa Kalimati sebulan yang lalu sangat menggangu aktifitas warga 2 desa. Terlebih jalan tersebut menjadi penghubung antar desa Kecamatan Prambon dan Kecamatan Tarik. Karena tak segera dilakukan perbaikan warga Desa Kedungwonokerto mengancam menutup jalan. Sebelumnya pada tahun [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2><strong>Warga 2 Desa Ancam Tutup Jalan</strong></h2>
<p>&nbsp;<br />
<strong>Memontum Sidoarjo </strong>&#8211; Jebolnya jembatan di ruas  jalan Desa Kedungwonokerto – Desa Kalimati sebulan yang lalu sangat menggangu aktifitas warga 2 desa. Terlebih  jalan tersebut menjadi penghubung antar desa Kecamatan Prambon dan Kecamatan Tarik.</p>
<p>Karena tak segera dilakukan perbaikan warga Desa Kedungwonokerto mengancam menutup jalan. Sebelumnya pada tahun 201 pernah dilakukan peni ngkatan jalan namun dilakukan perbaikan jembatan.  Sehingga dengan semakin tingginya  intensitas kendaraan yang lewat, jembatan tersebut jebol. </p>
<p>Sebagaimana dipaparkan oleh Kasun Kedungwonokerto Barat, M.Anis. Menurutnta  jembatan yang jebol tersebut merupakan  konstrusi lama yang dibangun desa. Saat peningkatan jalan oleh PU Bina Marga, jembatan tidak dibongkar, akhirnya  karena tidak kuat dengan beban kendaraan akhirnya jebol.</p>
<p>Kerusakan tersebut sudah sebulan yang lalu dan  Kepala Desa Kedungwonokerto, Dwi fitri Astuti berkoordinasi dengan Camat Prambon, Ainun Amalia , selanutnya telah melaporkan kepada Dinas PUPR Kabupaten Sidoarjo, &#8221; Bu lurah langsung berkoordi nasi dengan  Bu camat dan melaporkan jembatan itu, dan PU menjawab box culvert sudah dicetak nenunggu kering untuk dipasang, &#8221; papar Anis menirukan Kades.</p>
<p>Sementara ini warga menunggu perbaikan, pasalnya disamping mengganggu pengguna jalan gorong-gorong tersebut adalah satu satunya saluran pembuangan air dari pekarangan tiga RT, sehingga bila tak segera diperbaiki dikhawatirkan saat hujan turun kampung akan banjir.&#8221; Beberapa waktu lalu saat hujan turun pekarangan banjir, airpun masuk rumah, karena saluran di jembatan tersumbat,&#8221; jelas  Suparti warga RT I</p>
<p>Atas kekhawatiran tersebut, wargapun akan membongkar paksa dan menutup jalan bila Dinas PUPR Sidoarjo tidak segera memperbaikinya.&#8221; Bila dalam satu minggu ke depan belum ada perbaikan, warga akan membongkar sendiri jembatan, dan menutup jalan, &#8221; ancamnya. <strong>(par/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">50975</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dinas PUPR Swakelola Jalan Depan Ponpes Al-Amanah  Junwangi</title>
		<link>https://memontum.com/dinas-pupr-swakelola-jalan-depan-ponpes-al-amanah-junwangi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Jul 2018 13:21:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[PUPR kabupaten Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[Swakelola]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/46248-dinas-pupr-swakelola-jalan-depan-ponpes-al-amanah-junwangi</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Kerusakan jalan karena adanya mobil truk yang membawa material uruk menuju Ponpes Al-Amanah Desa Junwangi Kecamatan Krian kini sudah baik kembali. Itu setelah Dinas PUPR Pemkab Sidoarjo mengerjakan dengan swakelola ruas jalan utama desa Junwangi – Desa Terung Kulon Kecamatan Krian. Kini, jalan tersebut kembali mulus dan dapat dilewati mobil bagi para [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Kerusakan jalan  karena adanya mobil truk yang membawa material uruk  menuju Ponpes  Al-Amanah Desa Junwangi Kecamatan Krian   kini sudah baik kembali. Itu setelah Dinas PUPR Pemkab Sidoarjo mengerjakan dengan swakelola  ruas jalan utama  desa Junwangi – Desa Terung Kulon Kecamatan Krian.  </p>
<p>Kini,  jalan tersebut kembali mulus  dan dapat dilewati mobil bagi para santri dan wali santri  yang membawa kendaraan.  Kepala desa Junwangi, Syatra Ikhsandra menyambut baik perbaikan tersebut,  pasalnya  jalan  tersebut   merupakan akses tembus ke desa Terung Kulon dan wilayah Krian sehingga ramai kendaraan. “ Lebih- lebih banyak sekali pengunjung Ponpes dari luar kota, sehingga perlu jalan yang memadai, &#8221; jelasnya. </p>
<p>Sementara Kasun setempat, Janu menuturkan bahwa dihari- hari tertentu jalan sangat ramai, banyak pengunjung podok yang mengikuti pengajian. Seperti saat ini, para orang tua mengantarkan putra putrinya masuk pondok, ditambah lagi kendaraan warga lain yang pulang pergi bekerja. “ Sudah  semestinya jalan perlu diperlebar,&#8221; harapnya.</p>
<p>Perbaikan tambal sulam dengan material Hotmix menutupi semua bagian yang rusak, sehingga tak mengkhawatirkan pengguna jalan utamanya sepeda motor. Arifin, staf dinas  PUPR kabupaten Sidoarjo menyampaikan, perbaikan jalan oleh dinas PUPR dilaksanakan secara prioritas, sehingga bermanfaat seoptimal mungkin  dan pada ruas jalan ini dilaksanakan sendiri oleh dinas atau swakelola. <strong>(par/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">46248</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tak Kunjung Selesai, Proyek FR Terganjal Pembebasan Lahan</title>
		<link>https://memontum.com/tak-kunjung-selesai-proyek-fr-terganjal-pembebasan-lahan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 08 Apr 2018 13:08:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[pembebasan lahan]]></category>
		<category><![CDATA[proyek mangkrak]]></category>
		<category><![CDATA[PUPR kabupaten Sidoarjo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/35734-tak-kunjung-selesai-proyek-fr-terganjal-pembebasan-lahan</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8212; Kendati sudah berjalan bertahun-tahun, proyek pembangunan Frontage Road (FR) Sidoarjo &#8211; Waru, hingga kini tampak berjalan di tempat. Hal ini disebabkan pembebasan lahan untuk jalur pengurai kemacetan itu, masih banyak lahan yang belum dibebaskan. Kendati demikian Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pemkab Sidoarjo bakal fokus membebaskan lahan untuk pembangunan proyek [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8212; Kendati sudah berjalan bertahun-tahun, proyek pembangunan Frontage Road (FR) Sidoarjo &#8211; Waru, hingga kini tampak berjalan di tempat. Hal ini disebabkan pembebasan lahan untuk jalur pengurai kemacetan itu, masih banyak lahan yang belum dibebaskan.</p>
<p>Kendati demikian Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pemkab Sidoarjo bakal fokus membebaskan lahan untuk pembangunan proyek FR itu. </p>
<p>&#8220;Hingga kini masih ada tujuh desa dan 20 perusahaan yang mengganjal proyek jalan pendamping jalan protokol ini. Makanya yahun ini masalah pembebasan lahan harus tuntas. Itu target kami,&#8221; terang Kepala Bidang (Kabid) Pembangunan Jalan dan Jembatann Dinas PUPR Pemkab Sidoarjo, Judi Tetra Hastoto, Minggu (8/4/2018).</p>
<p>Lebih jauh, pria yang akrab dipanggil Yudi ini menguraikan dari delapan desa yang terkena proyek, hanya Desa Sawotratap, Kecamatan Gedangan yang pembebasannya tuntas. Oleh karena itu, masih ada  tujuh desa yang belum dibebaskan. Masing-masing adalah Desa Waru, Kedungrejo, Tebel, Gedangan, Sruni, Banjarkemantren, dan Buduran.</p>
<p>&#8220;Sedangkan jumlah perusahaan yang terkena proyek, awalnya sebanyak 31 perusahaan. Ke-31 perusahaan ini diminta untuk menghibahkan lahannya. Dari metode itu, sebanyak 11 perusahaan sudah menghibahkan lahannya. Tinggal 20 perusahaan yang belum (menghibahkan lahannya),&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Yudi mengakui pihaknya pihaknya masih berupaya melakukan pendekatan dengan PT Semen Indonesia yang merupakan induk perusahaan dari PT Varia Usaha Beton, sebuah perusahaan yang ada di Desa Waru. Rencana hibah itu masih disampaikan ke pimpinannya di PT Semen Indonesia di pusat. </p>
<p>&#8220;Ditunggu saja, hasilnya. Yang jelas, tahun ini harus sudah tuntas sesuai targatnya,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Sementara itu, kata Yudi sejumlah upaya dan berbagai langkah dilakukan untuk mendukung Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sidoarjo dalam masalah pembebasan lahan untuk FR. Saat ini BPN Sidoarjo dijadikan team leader dan institusi vertikal membentuk Satgas. Tugasnya untuk masalah pengukuran dan administrasi pertanahan, semuanya berada di ranah BPN. </p>
<p>&#8220;Makanya BPN ditunjuk sebagai team leader. Meski lahan belum terbebaskan seluruhnya, Dinas PUPR telah memulai pembangunan FR. Dari 13 jembatan yang ada, dinas telah membangun dua jembatan. Salah satunya adalah jembatan di dekat PT Avian, Buduran. Sedangkan jalannya, kami sudah dibangun sejauh 2 kilometer dari 9,2 kilometer yang direncanakan,&#8221; pungkasnya.</p>
<p>Diketahui, proyek FR bakal menghabiskan anggaran sekitar Rp 84 miliar. Awalnya, proyek ini dikalkulasi hanya akan menelan anggaran sekitar Rp 45 miliar, yang merupakan hadiah pemerintah pusat karena Sidoarjo dinilai mampu mempertahankan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) empat kali berturut-turut.  Namun, setelah dihitung anggaran sebesar itu ternyata belum cukup. Melihat kekurangan ini, Pemkab Sidoarjo menggelar rapat dan Dinas PUPR diminta untuk memaparkan kebutuhan anggaran yang nilainya mencapai Rp 84 miliar itu.<strong> (wan/nay)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">35734</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
