<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>purwodadi &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/purwodadi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 21 May 2026 15:32:44 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>purwodadi &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Matangkan Rencana Pembangunan RSUD Purwodadi, Pemkab Pasuruan Ajukan Pinjaman ke PT SMI</title>
		<link>https://memontum.com/matangkan-rencana-pembangunan-rsud-purwodadi-pemkab-pasuruan-ajukan-pinjaman-ke-pt-smi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 20 May 2026 11:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pasuruan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[ajukan]]></category>
		<category><![CDATA[matangkan]]></category>
		<category><![CDATA[pembangunan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[pinjaman]]></category>
		<category><![CDATA[purwodadi]]></category>
		<category><![CDATA[rencana]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=232581</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pasuruan &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan terus mematangkan rencana untuk mewujudkan pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) baru di Kecamatan Purwodadi. Mengenai rencana itu, Pemkab Pasuruan mengajukan pinjaman daerah kepada PT Sarana Multi Infrastruktur (PT SMI), yang dibahas dalam rapat bersama di Gedung Kemenko Perekonomian, di Jakarta, Rabu (20/05/2026) tadi. Rapat tersebut, dihadiri pejabat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Pasuruan</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan terus mematangkan rencana untuk mewujudkan pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) baru di Kecamatan Purwodadi. Mengenai rencana itu, Pemkab Pasuruan mengajukan pinjaman daerah kepada PT Sarana Multi Infrastruktur (PT SMI), yang dibahas dalam rapat bersama di Gedung Kemenko Perekonomian, di Jakarta, Rabu (20/05/2026) tadi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Rapat tersebut, dihadiri pejabat dari Kemenko Perekonomian, Kementerian Keuangan, Kemendagri, Bappenas dan direksi PT SMI. Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo, hadir langsung untuk memaparkan pentingnya rumah sakit ini agar dapat dibangun secepatnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurutnya, wilayah Selatan Kabupaten Pasuruan mencakup 10 kecamatan dengan lebih dari 502 ribu penduduk yang tinggal di kawasan lereng pegunungan. Selama ini, warga di daerah tersebut harus menempuh jarak yang jauh jika membutuhkan layanan kesehatan rujukan, karena RSUD terdekat ada di Kecamatan Bangil dan Kecamatan Grati.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Selama ini, masyarakat di sana kesulitan mendapatkan akses layanan kesehatan rujukan yang cepat karena jarak yang cukup jauh ke RSUD Bangil maupun RSUD Grati,&#8221; kata Bupati Rusdi, dalam paparannya.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga :</strong></p>





<p class="wp-block-paragraph">Rencananya, tambah Bupati, RSUD baru ini akan dibangun dekat Exit Tol Purwodadi. Sehingga, akan mudah dijangkau serta cepat dalam menangani kedaruratan, termasuk kecelakaan di jalan Tol maupun jalan umum. Rumah sakit ini, juga dirancang sebagai pusat rujukan bencana untuk kawasan Gunung Bromo, Arjuno dan Kawi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kami juga merencanakan fasilitas helipad di rumah sakit ini untuk evakuasi medis lewat udara, baik bagi warga maupun wisatawan yang membutuhkan pertolongan darurat di kawasan pegunungan,&#8221; jelas Mas Rusdi-sapaan Bupati Pasuruan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara untuk dana pinjaman tersebut, akan digunakan untuk pembangunan gedung dan pengadaan alat kesehatan, dengan tenor 10 tahun menggunakan skema khusus, karena melewati masa jabatan kepala daerah. &#8220;Ruang fiskal APBD kita memang sedang ketat. Sebagian besar anggaran sudah terserap untuk gaji pegawai PPPK dan Program BPJS, ditambah penerimaan dari Dana Bagi Hasil Cukai Tembakau yang terus menurun. Maka pinjaman ini menjadi solusi terbaik agar pembangunan rumah sakit tetap bisa berjalan,&#8221; jelas Mas Rusdi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, perwakilan kementerian menyambut baik pengajuan dan mengapresiasi kesiapan Pemkab Pasuruan. Mengingat, dokumen pendukung seperti studi kelayakan dari Universitas Airlangga, desain teknis (DED), hingga lahan sudah siap.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bahkan, jika seluruh dokumen dinyatakan lengkap, proses evaluasi serta persetujuan ditargetkan selesai dalam 15 hari kerja. Dengan perkembangan yang positif ini, proses lelang dan pembangunan RSUD Purwodadi, diharapkan segera berjalan demi pemerataan layanan kesehatan bagi seluruh warga Kabupaten Pasuruan. <strong>(kom/puj/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">232581</post-id>	</item>
		<item>
		<title>HUT Kebun Raya Purwodadi, Wabup Pasuruan Tanam Pohon dan Ingatkan Pentingnya Konservasi</title>
		<link>https://memontum.com/hut-kebun-raya-purwodadi-wabup-pasuruan-tanam-pohon-dan-ingatkan-pentingnya-konservasi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 30 Jan 2026 10:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pasuruan]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[ingatkan]]></category>
		<category><![CDATA[konservasi]]></category>
		<category><![CDATA[Pentingnya]]></category>
		<category><![CDATA[purwodadi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=229893</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pasuruan &#8211; Wakil Bupati (Wabup) Pasuruan, Shobih Asrori, menanam dua bibit pohon sekaligus saat menghadiri Hari Ulang Tahun (HUT) ke-85 Kebun Raya Purwodadi, Jumat (30/01/2026) tadi. Dua bibit yang ditanam, diantaranya bibit Pohon Durian dan Shorea Ovalis. Dalam sambutannya, Wabup Shobih menitipkan beberapa pesan pentingnya terkait konservasi. Menurutnya, Kebun Raya Purwodadi memiliki fungsi yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Pasuruan</strong> &#8211; Wakil Bupati (Wabup) Pasuruan, Shobih Asrori, menanam dua bibit pohon sekaligus saat menghadiri Hari Ulang Tahun (HUT) ke-85 Kebun Raya Purwodadi, Jumat (30/01/2026) tadi. Dua bibit yang ditanam, diantaranya bibit Pohon Durian dan Shorea Ovalis.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam sambutannya, Wabup Shobih menitipkan beberapa pesan pentingnya terkait konservasi. Menurutnya, Kebun Raya Purwodadi memiliki fungsi yang sudah tepat sebagai tempat konservasi tumbuhan jenis nabati.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Meski demikian, ada banyak tumbuhan langka yang perlu diperhatikan. Oleh karenanya, harus dikolaborasikan dengan pemerintah daerah. &#8220;Sesuai dengan fungsi dan tujuan bisa tercapai. Mudah-mudahan semakin terbuka terkait kolaborasi dengan pemerintah daerah serta tujuannya bisa tercapai,&#8221; jelasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga :</strong></p>





<p class="wp-block-paragraph">Di momen yang sama, Gus Shobih-sapaan Wabup Pasuruan, juga melakukan potong tumpeng, sebagai pertanda simbolis selebrasi HUT ke-85 Kebun Raya Purwodadi. Kemudian, dilanjutkan dengan penyerahan dan penanaman bibit pohon.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Direktur Pengelolaan Koleksi Ilmiah (DPKI) BRIN, Sasa Sofyan Munawar, dalam keterangannya menyampaikan mengenai tugas utama dari Kebun Raya. Yaitu, tidak hanya sebagai wadah konservasi tumbuhan, melainkan juga mengambil peran besar dalam pengembangan ilmu pengetahuan kepada masyarakat melalui kegiatan edukasi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kami terus berupaya menjaga setiap koleksi yang ada karena itu warisan dan juga aset negara. Kami berharap kepada masyarakat juga bersama sama menjaga sekaligus menikmati,&#8221; jelasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu, Sasa menjabarkan peran pentin lainnya dalam menjaga kualitas lingkungan disekitar area Kebun Raya. Tentunya, hal itu membutuhkan peran krusial bagi Pemerintah Kabupaten Pasuruan. <strong>(kom/pas/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">229893</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Derita Korban Banjir Kota Malang, Warga Purwodadi Terjebak Banjir 2 Meter dan Nyaris Tergulung Arus</title>
		<link>https://memontum.com/derita-korban-banjir-kota-malang-warga-purwodadi-terjebak-banjir-2-meter-dan-nyaris-tergulung-arus</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 05 Dec 2025 04:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[derita]]></category>
		<category><![CDATA[korban]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[nyaris]]></category>
		<category><![CDATA[purwodadi]]></category>
		<category><![CDATA[tergulung]]></category>
		<category><![CDATA[terjebak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=228433</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Musibah banjir yang menerjang kawasan Jalan Sidomulyo Gang III, Kelurahan Purwodadi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Kamis (04/12/2025) kemarin, menyisakan trauma bagi salah satu warga, Puspa Ena (57). Perempuan yang disapa Puspa, kini tidak hanya harus bergotong royong bersama keluarganya, membersihkan rumah yang rusak berat akibat hantaman air, Jumat (05/12/2025) kemarin. Namun, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Musibah banjir yang menerjang kawasan Jalan Sidomulyo Gang III, Kelurahan Purwodadi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Kamis (04/12/2025) kemarin, menyisakan trauma bagi salah satu warga, Puspa Ena (57). Perempuan yang disapa Puspa, kini tidak hanya harus bergotong royong bersama keluarganya, membersihkan rumah yang rusak berat akibat hantaman air, Jumat (05/12/2025) kemarin. Namun, ada serangkaian kejadian yang membuatnya halus mengelus dada.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Puspa bercerita, awalnya banjir datang seperti biasanya. Namun, tanpa diduga debit air tiba-tiba meningkat cepat hingga ketinggian dua meter dan merobohkan tembok kamar rumahnya yang memiliki ketebalan 40 sentimeter.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Waktu itu saya mau menyelamatkan baju-baju cucu saya. Tiba-tiba kok terdengar gemuruh air. Terus tembok belakang, bagian kamar, itu ambruk. Saya sempat kegulung air yang masuk langsung tinggi. Kayak tsunami,&#8221; ujar Puspa, berkaca-kaca, Sabtu (05/12/2025) tadi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dikatakannya, bahwa air deras tersebut berasal dari arah Jalan Raya, tepatnya dari arah Jalan Kemirahan yang alirannya turun ke kawasan Jalan Sidomulyo. &#8220;Tadinya cuma banjir biasa, kok tiba-tiba makin tinggi. Terus ambruk itu, tiba-tiba langsung jebol,&#8221; katanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga :</strong></p>





<p class="wp-block-paragraph">Saat kejadian, Puspa berada di dalam rumah bersama tiga cucunya. Beruntung, para tetangga bergerak cepat membantu mengevakuasi anak-anak tersebut ke tempat aman.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Saya sama tiga cucu saya. Untungnya cucu saya saya taruh di depan, ditolong tetangga. Seumpama saya ada di kamar saat menyelamatkan barang-barang, mungkin saya sudah meninggal karena temboknya ambruk,” ucapnya, dengan suara bergetar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Puspa juga sempat tidak sadarkan diri akibat panik dan kelelahan. “Sadar-sadarnya kemarin saya sudah di rumah tetangga. Karena kan saya kaget, lemas sudah,” katanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lebih lanjut, banjir deras yang melanda kawasan tersebut berdampak pada sedikitnya 19 rumah. Ketinggian air naik dengan cepat, menghanyutkan barang-barang milik warga. Banyak di antara mereka yang masih takut untuk kembali beristirahat di rumah masing-masing.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Semalam saya dan suami tidak tidur. Takut. Kami khawatir, jadi tidak bisa tidur,” imbuh Puspa.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebagai informasi, hujan dengan intensitas tinggi itu terjadi sejak 13.30 WIB hingga 15.00 WIB. Di Kota Malang sendiri, ada 39 titik yang terendam banjir dan satu pohon tumbang. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">228433</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dua Meninggal, Bus Brimob Bawa Rombongan Pelajar SMAN 1 Porong Laka Tunggal di Tol Purwodadi</title>
		<link>https://memontum.com/dua-meninggal-bus-brimob-bawa-rombongan-pelajar-sman-1-porong-laka-tunggal-di-tol-purwodadi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 01 Feb 2025 10:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Pasuruan]]></category>
		<category><![CDATA[Brimob]]></category>
		<category><![CDATA[meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[pelajar]]></category>
		<category><![CDATA[porong]]></category>
		<category><![CDATA[purwodadi]]></category>
		<category><![CDATA[rombongan]]></category>
		<category><![CDATA[tunggal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=218885</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pasuruan &#8211; Bus milik Brimob yang mengangkut rombongan 31 siswa SMAN 1 Porong dan dua guru pendamping, mengalami kecelakaan lalu lintas di persimpangan pintu keluar Tol Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, pada Sabtu (01/02/2025) sekitar pukul 11.38. Bus yang dikemudikan Khoirul (60), pensiunan, warga Mojokerto tersebut, menabrak Duadrill Chevron Purwodadi KM 72-73. Akibat kecelakaan ini, sopir [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Pasuruan</strong> &#8211; Bus milik Brimob yang mengangkut rombongan 31 siswa SMAN 1 Porong dan dua guru pendamping, mengalami kecelakaan lalu lintas di persimpangan pintu keluar Tol Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, pada Sabtu (01/02/2025) sekitar pukul 11.38. Bus yang dikemudikan Khoirul (60), pensiunan, warga Mojokerto tersebut, menabrak Duadrill Chevron Purwodadi KM 72-73.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Akibat kecelakaan ini, sopir bus meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP). Sementara itu, sejumlah siswa menderita luka-luka dan dilarikan ke sejumlah rumah sakit. Selain sopir bus, ada satu korban perempuan yang dilaporkan juga meninggal dunia dalam peristiwa ini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Informasi Memontum.com, bahwa rombongan bus tersebut berencana ke salah satu tempat rekreasi di Malang. Namun saat melintas di exit Tol Purwodadi, bus kehilangan kendali dan menabrak pembatas jalan tol yang terbuat dari besi baja. Akibatnya, terjadi benturan cukup keras hingga membuat bagian depan bus rusak parah.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga :</strong></p>





<p class="wp-block-paragraph">Sopir bus, Khoirul, dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian. Sedangkan para korban luka-luka telah dibawa ke sejumlah rumah sakit terdekat, termasuk RS Lawang Medika, RS Bangil, Puskesmas Purwodadi, hingga IGD RSSA Malang untuk mendapatkan perawatan medis.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kasatlantas Polres Pasuruan, AKP Derie Prayoga, menjelaskan bahwa pihaknya masih terus melakukan penyelidikan. &#8220;Korban lainnya masih dalam proses pendataan, karena mengingat tadi kami fokusnya pada evakuasi dan penyelamatan korban lebih dulu,&#8221; kata AKP Derie</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, Kepala Sub Bagian Humas RSUD Saiful Anwar, Dony Iryan Vebry Prasetyo, saat dikonfirmasi sejumlah wartawan mengatakan sementara ini pihaknya telah menerima tujuh korban dalam peristiwa kecelakaan itu. &#8220;Lima orang korban sedang dalam perawatan. Dua korban meninggal dunia sudah di kamar jenazah. Korban yang mengalami luka-luka dirawat di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSSA terdiri dari tiga laki-laki dan dua perempuan. Dua korban meninggal yang sudah berada di kamar jenazah, itu satu laki-laki dan satu perempuan,&#8221; ujarnya. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">218885</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Puluhan Rumah Warga di Sempu Purwodadi Rusak Akibat Tanah Gerak</title>
		<link>https://memontum.com/puluhan-rumah-warga-di-sempu-purwodadi-rusak-akibat-tanah-gerak</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 30 Jan 2025 03:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[akibat]]></category>
		<category><![CDATA[puluhan]]></category>
		<category><![CDATA[purwodadi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=218808</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pasuruan &#8211; Puluhan rumah warga di RT01 RW08 Dusun Sempu, Desa Cowek, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, mengalami kerusakan akibat fenomena alam yang tak biasa. Adalah kejadian tanah gerak, yang dirasakan warga sejak dua hari lalu, atau tepatnya sejak Selasa (28/01/2025) kemarin. Selain tanah gerak, permukiman warga hingga akses jalan utama di wilayah tersebut juga [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Pasuruan</strong> &#8211; Puluhan rumah warga di RT01 RW08 Dusun Sempu, Desa Cowek, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, mengalami kerusakan akibat fenomena alam yang tak biasa. Adalah kejadian tanah gerak, yang dirasakan warga sejak dua hari lalu, atau tepatnya sejak Selasa (28/01/2025) kemarin.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain tanah gerak, permukiman warga hingga akses jalan utama di wilayah tersebut juga mengalami kerusakan. Sehingga, sangat membahayakan sejumlah warga.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Salah satu warga terdampak, Darmanto, mengaku kaget begitu melihat tembok rumahnya tetiba retak-retak. Selain itu, lantai keramik rumahnya juga pecah dan mengelupas dengan sendirinya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kemarin lihat lantainya pecah dan mengelupas disertai bunyi keras. Tembok ruang tamu saya juga retak dan pecah,&#8221; ungkapnya, Kamis (30/1/2025) tadi.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga :</strong></p>





<p class="wp-block-paragraph">Kini, Darmanto dan puluhan warga lainnya terpaksa meninggalkan rumahnya demi keselamatan dan lima anggota keluarganya. &#8220;Mau balik ke rumah tapi takut longsor. Jadi mending ditinggal saja sementara,&#8221; singkatnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menanggapi fenomena tanah gerak, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi, menjelaskan bahwa fenomena tanah gerak ini memicu kerusakan parah pada 16 rumah warga yang lokasinya dekat dengan tebing. &#8220;Paling parah ada 16 rumah warga terdampak, dan posisinya kebanyakan dekat dengan tebing,&#8221; jelasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Saat ditanya perihal jumlah rumah dan warga terdampak, Sugeng menerangkan bahwa ada 47 rumah warga terdampak tanah gerak. Dari jumlah tersebut, 16 rumah diantaranya mengalami kerusakan paling parah, sedangkan sisanya rusak sedang dan ringan. Sedangkan jumlah warga yang menghuni 47 rumah tersebut mencapai 176 orang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kalau total KK nya ada 47 KK. Sedangkan yang parah ada 16 rumah dengan 57 orang penghuninya. Kalau total warga terdampak ada 176 jiwa,&#8221; ucapnya.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan kejadian ini, seluruh warga terpaksa diungsikan ke SDN Cowek 2 untuk sementara waktu sampai benar-benar aman. <strong>(kom/pas/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">218808</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
