<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>purwosari &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/purwosari/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 23 Dec 2025 13:16:56 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>purwosari &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Pasar Murah di Purwosari Diserbu Warga</title>
		<link>https://memontum.com/pasar-murah-di-purwosari-diserbu-warga</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 23 Dec 2025 09:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pasuruan]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[diserbu]]></category>
		<category><![CDATA[purwosari]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=228976</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pasuruan &#8211; Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) kembali menggelar pasar murah. Dalam pelaksanaan kali ini, pasar murah digelar selama dua hari berturut-turut di lokasi yang berbeda. Yaitu, di Halaman Kantor Kecamatan Purwosari, Selasa (23/12/2025) dan di Kecamatan Nguling, Rabu (24/12/2025) besok. Gelaran pasar murah ini, mengundang antusias masyarakat sekitar untuk [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Pasuruan</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) kembali menggelar pasar murah. Dalam pelaksanaan kali ini, pasar murah digelar selama dua hari berturut-turut di lokasi yang berbeda. Yaitu, di Halaman Kantor Kecamatan Purwosari, Selasa (23/12/2025) dan di Kecamatan Nguling, Rabu (24/12/2025) besok.</p>



<p>Gelaran pasar murah ini, mengundang antusias masyarakat sekitar untuk mendapatkan ragam Sembako murah. Mereka sengaja datang untuk membeli beraneka Sembako, dengan harga yang lumayan terjangkau, mulai dari beras hingga bawang merah.</p>



<p>&#8220;Murah sekali, selisihnya cukup banyak dengan harga di toko atau di pasar,&#8221; kata Mamad (37), salah satu warga sekitar.</p>



<p>Meski hanya dilaksanakan selama dua hari, namun banyak pihak yang mendukung penuh terlaksananya pasar murah ini. Diantaranya Bank Indonesia, Bulog, PT Sinergi Gula Nusantara, PT Rajawali Nusindo, PT Indofood Sukses Makmur hingga beberapa OPD seperti Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Dinas Perikanan dan lainnya.</p>



<p>Plt Kepala Disperindag Kabupaten Pasuruan, Mita Kristiani, menjelaskan dalam pasar murah, komoditas yang dijual diantaranya Beras Medium SPHP dan Beras Premium Be Food, Minyakita, gula medium dan premium, Tepung Segitiga Biru, telur, bawang merah dan bawang putih, serta kecap. Seluruh komoditas tersebut, dijual dengan harga lebih murah dari harga pasaran pada umumnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sebut saja Beras SPHP yang biasanya dijual Rp 58 ribu per 5 kilogram, kini hanya dijual Rp 55 ribu. Begitu pula Minyakita, dijual hanya Rp 15 ribu per 1 liter, gula medium Rp 14.500/kg, telur Rp 24 ribu per 1 kg, Tepung Segitiga Biru Rp 10 ribu, bawang merah Rp 7 ribu per 250 gram, bawang putih Rp 7 ribu per 250 gram dan kecap hanya Rp 7 ribu/botol.</p>



<p>&#8220;Yang lumayan murah harga gula medium yang biasanya Rp 15.500 sekarang dijual Rp 14.500. Kalau gula premium kita jual Rp 15 ribu, padaha normalnya Rp 17 ribu. Telur juga selisih Rp 4 ribu dari Rp 28 ribu jadi Rp 24 ribu saja,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Mita menegaskan, bahwa animo masyarakat sangat tinggi. Dimana semua komoditas yang disediakan, ludes terjual seluruhnya. &#8220;Alhamdulillah, semua barang dagangan yang kami sediakan, habis terjual. Tidak ada yang tersisa,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Di hari pertama, beras yang diperjual belikan sebanyak 500 kg, baik premium maupun medium. Begitu pula Minyakita dengan persediaan 5 dus, seluruhnya terjual habis, bahkan 200 kg gula premium dan medium, juga laris diserbu warga.</p>



<p>&#8220;Kalau bawang merah dan bawang putih, kami hanya membawa 50 kg saja, karena memang cukup sulit mencari stoknya dan semuanya habis,&#8221; tambahnya. <strong>(kom/pas/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">228976</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Off Road Arjuna Fun Adventure, Pj Bupati Pasuruan Apresiasi Karang Taruna Purwosari dalam Gali Potensi Wisata</title>
		<link>https://memontum.com/off-road-arjuna-fun-adventure-pj-bupati-pasuruan-apresiasi-karang-taruna-purwosari-dalam-gali-potensi-wisata</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 16 Feb 2025 10:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pasuruan]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[adventure]]></category>
		<category><![CDATA[apresiasi]]></category>
		<category><![CDATA[arjuna,]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[karang]]></category>
		<category><![CDATA[Potensi]]></category>
		<category><![CDATA[purwosari]]></category>
		<category><![CDATA[taruna]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=219338</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pasuruan &#8211; Pj Bupati Pasuruan, Nurkholis, meminta semua pihak agar lebih jeli lagi dalam menginventarisir potensi desa. Hal itu disampaikan, karena banyak ragam potensi di Kabupaten Pasuruan, yang belum banyak digali untuk kemudian dipromosikan ke khalayak luas sebagai destinasi wisata baru. Disampaikan Pj Bupati, bahwa dibutuhkan kreativitas dan inovasi dari karang taruna yang tersebar [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Pasuruan</strong> &#8211; Pj Bupati Pasuruan, Nurkholis, meminta semua pihak agar lebih jeli lagi dalam menginventarisir potensi desa. Hal itu disampaikan, karena banyak ragam potensi di Kabupaten Pasuruan, yang belum banyak digali untuk kemudian dipromosikan ke khalayak luas sebagai destinasi wisata baru.</p>



<p>Disampaikan Pj Bupati, bahwa dibutuhkan kreativitas dan inovasi dari karang taruna yang tersebar di seluruh desa atau kelurahan, dalam mengoptimalkan. Bagaimana menjadikan wadah pembinaan dan pengembangan kreativitas generasi muda, yang berkelanjutan tersebut mampu menangkap peluang. Kemudian, memanfaatkan ragam potensi yang dimiliki adalah strateginya.</p>



<p>&#8220;Eksplorasi ragam potensi di Kabupaten Pasuruan harus bisa kita tangkap sebagai peluang untuk memajukan sektor pariwisata. Dari karang taruna bisa terus digali lagi, sehingga desanya bisa lebih maju,&#8221; jelas Pj Bupati Pasuruan, Minggu (16/02/2025) tadi.</p>



<p>Dalam agenda outdoor surganya para pecinta otomotif tersebut, Pj Bupati Nurkholis tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada penyelenggara Arjuna Fun Adventure. Yakni, Karang Taruna Bima Sakti, Kelurahan Purwosari dan semua tim pendukung kegiatan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Hari ini bentuk nyata dalam rangka menciptakan destinasi wisata baru di Kabupaten Pasuruan. Yaitu off road Arjuna Fun Adventure. Pemunculan kreativitas ini harus kita mulai dari sekarang memang. Yang penting juga, rutenya ada pengelompokan. Jadi bisa untuk semuanya,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Lebih lanjut Pj Bupati Nurkholis memberikan masukan dan sarannya, terkait perlunya kehadiran konsultan dengan tugas khususnya mencari destinasi wisata baru. Sehingga, benar-benar mampu memetakan segala potensi wisata di masing-masing desa atau kelurahan.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;</p>



<p>&#8220;Sekali lagi terima kasih dan ini luar biasa. Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, Arjuna Fun Adventure kami resmikan,&#8221; katanya.&nbsp;</p>



<p>Sementara itu, Penasehat Karang Taruna Bima Sakti, Irsyad Yusuf, menyebutkan bahwa kehadiran Arjuna Fun Adventure bertujuan membantu Pemkab Pasuruan untuk mengeskplor potensi wisata di Purwosari. Karenanya, disiapkan jalur-jalur menantang yang melewati seluruh wilayah di Kecamatan Purwosari.</p>



<p>&#8220;Start keberangkatan di Arjuna Agro Techno Park. Nah, di sini nantinya juga menjadi pusat UMKM, khususnya dari pegiat ekonomi kreatif di Kelurahan Purwosari. Harapannya wisatawan akan membelinya sambil menikmati Arjuna Fun Adventure. Juga sudah kita siapkan Bee Cafe. Mudah-mudahan Karang Taruna Bima Sakti bisa memberikan manfaat untuk masyarakat,&#8221; kata Gus Isyad-sapaannya. <strong>(kom/pas/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">219338</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kadisdik Jatim Resmikan Ruang Kelas Program Sosial dari PT Asaba di SMKN 1 Purwosari</title>
		<link>https://memontum.com/kadisdik-jatim-resmikan-ruang-kelas-program-sosial-dari-pt-asaba-di-smkn-1-purwosari</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 31 Oct 2024 09:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pasuruan]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Kadisdik]]></category>
		<category><![CDATA[program]]></category>
		<category><![CDATA[purwosari]]></category>
		<category><![CDATA[Resmikan]]></category>
		<category><![CDATA[Sosial]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=216028</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pasuruan &#8211; Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai, meresmikan Ruang Kelas CBA (Cerdas Bersama Asaba) di SMKN 1 Purwosari, Kamis (31/10/2024) tadi. Peresmian ruang kelas yang dinamai Axioo Sekar Agri Drone Academy tersebut, dihadiri Manager Edukasi dan Teknologi PT Aneka Sakti Bakti (Asaba), Simon Bone, Kabid PPSMK hingga Kepala Cabang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Pasuruan</strong> &#8211; Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai, meresmikan Ruang Kelas CBA (Cerdas Bersama Asaba) di SMKN 1 Purwosari, Kamis (31/10/2024) tadi. Peresmian ruang kelas yang dinamai Axioo Sekar Agri Drone Academy tersebut, dihadiri Manager Edukasi dan Teknologi PT Aneka Sakti Bakti (Asaba), Simon Bone, Kabid PPSMK hingga Kepala Cabang Dinas Pendidikan wilayah Pasuruan.</p>



<p>Dalam sambutannya, Manager Edukasi Simon menjelaskan bahwa CBA merupakan program sosial dari PT Asaba, selaku perusahaan penyedia solusi teknologi dan edukasi terkemuka di Indonesia. Tujuan dibentuknya program ini, tidak lain untuk meningkatkan skill dan kemampuan dunia pendidikan Indonesia lewat hibah barang penunjang kegiatan pendidikan. Dalam hal ini, adalah satu set drone pertanian beserta kurikulum pelatihan dan sertifikasi Axioo Drone Sprayer Operator bagi para siswa di SMK terpilih.</p>



<p>&#8220;Lewat Cerdas Bersama Asaba, PT Asaba akan membagikan sedikitnya 1 set drone pertanian beserta kurikulum pelatihan dan sertifikasi Axioo Drone Sprayer Operator bagi para siswa yang berhak dan layak,&#8221; katanya.</p>



<p>Sementara itu, Kadispendik Jatim yang juga Pj Wali Kota Batu, Aries, mengaku optimis siswa SMKN 1 Purwosari yang telah mengikuti Program Axioo Sekar Agri Drone Academy ini ke depannya akan dapat membantu para petani kecil dalam pengelolaan lahan menggunakan drone pertanian. &#8220;Sehingga dapat meningkatkan hasil produktivitas pertanian khususnya di Kabupaten Pasuruan,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Kadisdik Aries juga menegaskan, bahwa pemerintah tidak bisa berdiri sendiri dalam memajukan dunia pendidikan. Oleh sebab itu, keterlibatan swasta hingga berbagai elemen masyarakat lainnya sangat diperlukan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Penguatan pendidikan harus dikerjasamakan. Nantinya, hasil dari pendidikan inilah yang dibutuhkan. Kalau anak-anak kita didik benar, maka kompetensinya benar. Sehingga, jadi potensi bagi dunia industri untuk berkompetisi di dunia kerja yang sesungguhnya,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Di tempat yang sama, Kepala SMKN 1 Purwosari, Rudi Trisantoso, mengaku berterima kasih kepada Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur serta PT Asaba yang telah memilih SMKN 1 Purwosari sebagai satu dari dua SMK di Jatim yang menerima hibah sekaligus berbagai jenis pelatihan untuk para guru.</p>



<p>&#8220;Kami sampaikan terima kasih kepada Dispendik Jatim dan PT Asaba yang akan memberikan hibah peralatan drone. Belum lagi pelatihan guru, termasuk kurikulum yang intinya memberikan tambahan kompetensi para siswa, salah satunya dalam mengoperasikan drone,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Rencananya, ruang kelas baru akan mulai dibuka sejak semester depan (Tahun Ajaran Baru 2025). Harapannya, banyak lulusan SMP yang tertarik untuk menekuni Jurusan Pertanian di SMKN 1 Purwosari. Khususnya di kelas CBA. &#8220;Karena pertanian di era 5.0 seperti sekarang ini menggunakan peralatan yang canggih dan serba IT. Kita buka satu kelas berisikan 36 siswa/siswi dan kita mulai dari Kelas X,&#8221; ucapnya. <strong>(kom/pas/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">216028</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Peduli Lingkungan, SMPN 2 Purwosari Buat Briket dari Tongkol Jagung sebagai Energi Alternatif Pengganti Kompor</title>
		<link>https://memontum.com/peduli-lingkungan-smpn-2-purwosari-buat-briket-dari-tongkol-jagung-sebagai-energi-alternatif-pengganti-kompor</link>
					<comments>https://memontum.com/peduli-lingkungan-smpn-2-purwosari-buat-briket-dari-tongkol-jagung-sebagai-energi-alternatif-pengganti-kompor#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Jul 2024 05:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pasuruan]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[alternatif]]></category>
		<category><![CDATA[briket]]></category>
		<category><![CDATA[Energi]]></category>
		<category><![CDATA[Jagung]]></category>
		<category><![CDATA[kompor,]]></category>
		<category><![CDATA[lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[peduli]]></category>
		<category><![CDATA[pengganti]]></category>
		<category><![CDATA[purwosari]]></category>
		<category><![CDATA[sebagai]]></category>
		<category><![CDATA[tongkol]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=211649</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pasuruan &#8211; Energi alternatif ramah lingkungan pengganti kayu bakar dan kompor, berhasil dikembangkan SMPN 2 Purwosari, Kabupaten Pasuruan. Adalah Inovasi berupa pembuatan briket dari tongkol jagung atau Pembritoja, yang berhasil dikembangkan tim SMPN 2 Purwosari yang melibatkan mulai siswa, guru hingga OPD Pemkab Pasuruan. Suksesnya inovasi ini, pun sekarang dikembangkan pada tingkatan keluarga siswa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Pasuruan</strong> &#8211; Energi alternatif ramah lingkungan pengganti kayu bakar dan kompor, berhasil dikembangkan SMPN 2 Purwosari, Kabupaten Pasuruan. Adalah Inovasi berupa pembuatan briket dari tongkol jagung atau Pembritoja, yang berhasil dikembangkan tim SMPN 2 Purwosari yang melibatkan mulai siswa, guru hingga OPD Pemkab Pasuruan.</p>



<p>Suksesnya inovasi ini, pun sekarang dikembangkan pada tingkatan keluarga siswa hingga dewan guru. Termasuk, warga sekitar yang bermata pencaharian pertanian sebagai petani jagung.</p>



<p>Inovator Pembritoja, Umi Supriatim, menjelaskan bahwa ide inovasi ini muncul karena lingkungan SMPN 2 Purwosari merupakan daerah pertanian yang mata pencahariannya adalah petani jagung. Dalam perkembangannya, usai panen dan biji jagung dimanfaatkan, justru menyisakan tongkol jagung yang tidak dioptimalkan dengan baik. Karenanya, muncul ide untuk dikembangkan agar lebih bernilai ekonomis untuk masyarakat atau petani sekitar.</p>



<p>&#8220;Inovasi ini sudah diuji coba pada tahun 2021. Kemudian, berlanjut di tahun 2022 untuk penerapan dan 2023 dilakukan kebaharuan,&#8221; kata Umi, Rabu (10/07/2024) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dari hasil pengembangan ini, lanjutnya, pemanfaatan briket sebagai energi alternatif memiliki ketahanan yang relatif lama. Yakni, antara rentan waktu 30 menit hingga 60 menit. Sehingga, sangat layak untuk digunakan.</p>



<p>&#8220;Untuk bahan-bahannya, relatif sangat mudah. Yakni, tongkol jagung yang bisa diperoleh dari petani sekitar dan tepung kanji sebagai bagian perekat tongkol jagung yang sudah dihancurkan. Kemudian, juga alat bantu tong untuk media bakar dan alat penumbuk,&#8221; tambahnya seraya menjelaskan inovasi ini akan turut dilombakan pada inovasi tingkat pendidikan.</p>



<p>Untuk cara pembuatannya sendiri, tambah Guru IPA itu, yaitu diawali dengan mencari bahan baku tongkol jagung. Setelah terkumpul, tongkol jagung yang didapat kemudian dijemur hingga kering. Usai kering, semua tongkol dikumpulkan untuk diproses pembakaran tongkol menjadi arang. Setelah itu, baru didiamkan dan berlanjut pada penumbukan.</p>



<p>&#8220;Agar hasilnya bagus, usai ditumbuk maka berlanjut pada pengayakan dan berlanjut pada pencetakan menjadi briket. Dalam proses ini, panaskan tepung kanji agar bisa menjadi perekat yang dicampur bersama tepung arang dengan perbandingan 2:1 (2 tepung dan 1 kanji). Setelah itu baru dijemur dan siap pakai,&#8221; ungkapnya. <strong>(sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/peduli-lingkungan-smpn-2-purwosari-buat-briket-dari-tongkol-jagung-sebagai-energi-alternatif-pengganti-kompor/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>2</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">211649</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
