<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>puting &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/puting/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 24 Feb 2026 13:48:40 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>puting &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Pemkab Malang Serahkan Bantuan untuk Warga Terdampak Bencana Puting Beliung di Kecamatan Bantur</title>
		<link>https://memontum.com/pemkab-malang-serahkan-bantuan-untuk-warga-terdampak-bencana-puting-beliung-di-kecamatan-bantur</link>
					<comments>https://memontum.com/pemkab-malang-serahkan-bantuan-untuk-warga-terdampak-bencana-puting-beliung-di-kecamatan-bantur#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 24 Feb 2026 10:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bantuan]]></category>
		<category><![CDATA[Bantur]]></category>
		<category><![CDATA[beliung]]></category>
		<category><![CDATA[bencana]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[puting]]></category>
		<category><![CDATA[serahkan]]></category>
		<category><![CDATA[terdampak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=230461</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, menyerahkan bantuan kepada belasan warga di Dusun Balong, Desa Rejoyoso, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, Selasa (24/02/2026) tadi. Sejumlah bantuan yang diberikan itu, adalah untuk warga korban yang rumahnya rusak akibat dihantam angin puting beliung, yang terjadi Senin (23/02/2026) pukul 16.30. Turut hadir, Wakil Ketua DPRD, Kholiq, Ketua Baznas [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, menyerahkan bantuan kepada belasan warga di Dusun Balong, Desa Rejoyoso, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, Selasa (24/02/2026) tadi. Sejumlah bantuan yang diberikan itu, adalah untuk warga korban yang rumahnya rusak akibat dihantam angin puting beliung, yang terjadi Senin (23/02/2026) pukul 16.30.</p>



<p>Turut hadir, Wakil Ketua DPRD, Kholiq, Ketua Baznas Kabupaten Malang, Kepala OPD hingga Muspika. Sementara bantuan yang diberikan, meliputi paket Sembako, selimut, terpal, family kids dan lainnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sekedar diketahui, dalam kejadian itu membuat sedikitnya 16 unit rumah mengalami kerusakan. Termasuk, terjadinya sejumlah pohon tumbang, yang kesemuanya terkonsentrasi di wilayah Dusun Balong, Desa Rejoyoso.</p>



<p>Dalam kunjungan itu, Bupati Sanusi ikut prihatin dengan bencana yang telah merusak tempat tinggal warga terdampak. Dirinya berharap, agar bantuan yang diserahkan bisa langsung dipergunakan untuk kebutuhan hidup dalam beberapa hari ke depan.</p>



<p>&#8220;Bapak ibu banyak membaca sholawat dan istigfar ya. Semoga tidak ada lagi kejadian serupa, karena warga pasti ada sisi traumatiknya. Dan saya bisa merasakan apa yang mereka rasakan,&#8221; kata Bupati Sanusi. <strong>(pro/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/pemkab-malang-serahkan-bantuan-untuk-warga-terdampak-bencana-puting-beliung-di-kecamatan-bantur/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">230461</post-id>	</item>
		<item>
		<title>BMKG Juanda Peringatkan Cuaca Ekstrem yang Berpotensi Banjir hingga Puting Beliung</title>
		<link>https://memontum.com/bmkg-juanda-peringatkan-cuaca-ekstrem-yang-berpotensi-banjir-hingga-puting-beliung</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 Jan 2026 06:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[beliung]]></category>
		<category><![CDATA[berpotensi]]></category>
		<category><![CDATA[ekstrem]]></category>
		<category><![CDATA[hingga]]></category>
		<category><![CDATA[juanda]]></category>
		<category><![CDATA[peringatkan]]></category>
		<category><![CDATA[puting]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=229651</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Juanda mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Jawa Timur, khususnya Malang Raya pada Rabu (21/01/2026) hingga Jumat (30/01/2026) mendatang. Karena kondisi tersebut, akan berpotensi memicu berbagai bencana hidrometeorologi, mulai dari hujan sedang hingga lebat, banjir, banjir bandang, tanah longsor, angin kencang, puting [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Juanda mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Jawa Timur, khususnya Malang Raya pada Rabu (21/01/2026) hingga Jumat (30/01/2026) mendatang. Karena kondisi tersebut, akan berpotensi memicu berbagai bencana hidrometeorologi, mulai dari hujan sedang hingga lebat, banjir, banjir bandang, tanah longsor, angin kencang, puting beliung, hingga hujan es.</p>



<p>Kepala Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo, Taufiq Hermawan, mengatakan potensi cuaca ekstrem tersebut dapat berdampak signifikan terhadap aktivitas masyarakat, terutama di wilayah yang rawan bencana. Sejumlah daerah di Jawa Timur yang perlu meningkatkan kewaspadaan, diantaranya meliputi Kabupaten Banyuwangi, Bondowoso, Jember, Magetan, Mojokerto, Blitar, Bojonegoro, Jombang, Kediri, Lumajang, Malang, Nganjuk, Ngawi, Pasuruan, Ponorogo, Probolinggo, Sampang, Situbondo, Tuban, Tulungagung, Lamongan, Madiun, Sidoarjo, Bangkalan, Gresik, Pamekasan, Sumenep, Trenggalek, Pacitan, serta Kota Batu, Kota Kediri, Kota Malang, Kota Mojokerto, Kota Blitar, Kota Probolinggo, Kota Surabaya dan Kota Madiun.</p>



<p>“Saat ini seluruh wilayah Jawa Timur telah memasuki musim hujan. Bahkan, beberapa daerah diprakirakan sudah berada pada puncak musim hujan. Dalam 10 hari ke depan, potensi cuaca ekstrem diprediksi meningkat,” ujar Taufiq, dalam rilis Jumat (23/01/2026) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Ditambahkannya, bahwa potensi cuaca ekstrem tersebut dipengaruhi oleh aktifnya Monsun Asia, adanya pola pertemuan angin (konvergensi), gangguan atmosfer Equatorial Rossby, serta prakiraan gelombang atmosfer Madden Julian Oscillation (MJO) yang akan melintasi Jawa Timur. Selain itu, suhu muka laut di perairan Selat Madura yang masih cukup signifikan dan kondisi atmosfer lokal yang labil turut mendukung pertumbuhan awan-awan konvektif.</p>



<p>&#8220;Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai petir dan angin kencang. Berdasarkan analisis angin gradien lapisan 3.000 kaki pada 19 Januari 2026 pukul 12.00 WIB, angin dominan bertiup dari arah barat dengan kecepatan mencapai 32 knot di wilayah Jawa Timur,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Dalam hal ini, masyarakat dan instansi terkait diimbau untuk tetap waspada terhadap perubahan cuaca mendadak, khususnya di wilayah dengan topografi curam, pegunungan, dan tebing yang rawan banjir, banjir bandang, tanah longsor, jalan licin, pohon tumbang, serta berkurangnya jarak pandang. &#8220;Masyarakat juga harus aktif memantau informasi cuaca terkini melalui citra radar cuaca WOFI di laman resmi BMKG Juanda, peringatan dini 3 harian, serta peringatan dini 2–3 jam ke depan yang disampaikan melalui website dan media sosial infobmkgjuanda,&#8221; imbuhnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">229651</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tinjau dan Salurkan Bantuan untuk Korban Puting Beliung, Bupati Sanusi Ingatkan Potensi Bencana</title>
		<link>https://memontum.com/tinjau-dan-salurkan-bantuan-untuk-korban-puting-beliung-bupati-sanusi-ingatkan-potensi-bencana</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 Nov 2025 09:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bantuan]]></category>
		<category><![CDATA[beliung]]></category>
		<category><![CDATA[bencana]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[ingatkan]]></category>
		<category><![CDATA[korban]]></category>
		<category><![CDATA[Potensi]]></category>
		<category><![CDATA[puting]]></category>
		<category><![CDATA[salurkan]]></category>
		<category><![CDATA[Sanusi]]></category>
		<category><![CDATA[Tinjau]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=227377</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, meninjau sekaligus menyalurkan bantuan untuk korban angin puting beliung yang berlangsung Minggu (02/11/2025) kemarin. Adalah rumah warga di Dusun Krajan dan Dusun Semading, Desa Sumbersekar, Kecamatan Dau, yang menjadi sasaran amuk angin kencang tersebut. Dalam kejadian itu, tercatat ada sebanyak 137 Kepala Keluarga yang tersebar di dua dusun, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, meninjau sekaligus menyalurkan bantuan untuk korban angin puting beliung yang berlangsung Minggu (02/11/2025) kemarin. Adalah rumah warga di Dusun Krajan dan Dusun Semading, Desa Sumbersekar, Kecamatan Dau, yang menjadi sasaran amuk angin kencang tersebut.</p>



<p>Dalam kejadian itu, tercatat ada sebanyak 137 Kepala Keluarga yang tersebar di dua dusun, antara lain 57 rumah warga di Dusun Krajan dan 80 rumah warga di Dusun Semading, yang menjadi sasaran. Masing-masing korban, mendapat paket bantuan berupa terpal dan paket sembako. Bagi mereka yang rumahnya rusak parah, dibantu melalui program bedah rumah.</p>



<p>“Karena ada masyarakat di wilayah Kecamatan Dau yang kena musibah, kita mencoba untuk meringankan beban dengan membantu membenahi kerusakan dan keperluan logistik dengan memberikan bantuan sembako dan bantuan terpal,” kata Bupati Sanusi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dirinya juga menginstruksikan BPBD, untuk tetap dan selalu tanggap bencana. Instruksi yang sama, juga disampaikan kepada jajaran pemerintahan di tingkat kecamatan dan desa, serta masyarakat.</p>



<p>Bupati Sanusi juga menghimbau kepada masyarakat Kabupaten Malang, bahwa saat ini Kabupaten Malang memasuki masa puncak musim hujan. Sehingga, masih rawan terjadi bencana hidrometeorologi.</p>



<p>Bupati Malang juga mengingatkan warga, agar waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih bisa terjadi di wilayah Malang Raya, terutama di kawasan pegunungan seperti Dau. &#8220;Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap perubahan cuaca, khususnya angin kencang yang kerap datang tiba-tiba. Jika terjadi tanda-tanda cuaca ekstrem, segera cari tempat aman dan hindari berada di bawah pohon besar,&#8221; ujar Bupati Sanusi. <strong>(pro/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">227377</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Puting Beliung Rusak Ratusan Rumah Warga di Dau Kabupaten Malang</title>
		<link>https://memontum.com/puting-beliung-rusak-ratusan-rumah-warga-di-dau-kabupaten-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 02 Nov 2025 12:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[beliung]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[puting]]></category>
		<category><![CDATA[ratusan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=227389</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Angin puting beliung menerjang kawasan Desa Sumbersekar, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, Minggu (02/11/2025) sekitar pukul 15.00. Angin kencang itu, membuat atap rumah-rumah warga beterbangan. Akibat kejadian itu, kawasan Dusun Krajan dan Dusun Semanding, Desa Sumbersekar, mendadak berubah mencekam. Bahkan, dalam beberapa video yang beredar, suasana langit Sumbersekar tampak menghitam dan tampak membentuk [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Angin puting beliung menerjang kawasan Desa Sumbersekar, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, Minggu (02/11/2025) sekitar pukul 15.00. Angin kencang itu, membuat atap rumah-rumah warga beterbangan.</p>



<p>Akibat kejadian itu, kawasan Dusun Krajan dan Dusun Semanding, Desa Sumbersekar, mendadak berubah mencekam. Bahkan, dalam beberapa video yang beredar, suasana langit Sumbersekar tampak menghitam dan tampak membentuk lingkaran. Kepanikan warga juga terlihat, saat angin menyapu rumah-rumah di dua dusun tersebut.</p>



<p>Data terbaru Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang, mencatat sebanyak 137 rumah warga sekitar mengalami kerusakan. Dengan rincian, Dusun Krajan sebanyak 2 rumah rusak berat, 7 rumah rusak sedang dan 71 rusak berat. Sedangkan Dusun Semanding sebanyak 5 rumah rusak berat, 28 rumah rusak sedang dan 24 rumah rusak ringan. Selain itu juga terdapat balai RT, Poskamling dan Masjid Al Khoirot, mengalami kerusakan ringan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Adapun korban luka, bernama Sunarti (47) asal Perumahan Taman Sengkaling, Dusun Semanding, Desa Sumbersekar. Berdasarkan laporan dari BPBD Kabupaten Malang, korban mengalami luka pada bagian kaki kanan, perut akibat tertimpa material yang tersapu angin. BPBD Kabupaten Malang memastikan, bahwa korban sudah menerima penanganan medis dan telah kembali ke rumah.</p>



<p>Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan, menjelaskan peristiwa angin puting beliung terjadi ketika wilayah itu diguyur hujan berintensitas sedang hingga deras dan disertai angin kencang. &#8220;Kejadian tersebut dipicu cuaca ekstrem dan mengakibatkan lebih dari seratus unit rumah mengalami kerusakan di Dusun Krajan dan Dusun Semanding,&#8221; ujarnya, Minggu (03/11/2025) tadi.</p>



<p>BPBD juga telah mendistribusikan bantuan terpal, untuk digunakan sebagai alat sementara menutup celah bagian bangunan yang mengalami kerusakan. &#8220;Pendataan masih terus dilakukan,&#8221; tambahnya. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">227389</post-id>	</item>
		<item>
		<title>39 Rumah di Kecamatan Bangil Pasuruan Rusak Diterjang Puting Beliung</title>
		<link>https://memontum.com/39-rumah-di-kecamatan-bangil-pasuruan-rusak-diterjang-puting-beliung</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 29 Jan 2025 09:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pasuruan]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Bangil]]></category>
		<category><![CDATA[beliung]]></category>
		<category><![CDATA[diterjang]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan]]></category>
		<category><![CDATA[puting]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=218784</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pasuruan &#8211; Puluhan rumah warga Desa Tambakan, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, mengalami kerusakan akibat diterjang angin puting beliung, Selasa (28/01/2025) sore kemarin. Dari catatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan, total ada sedikitnya 39 rumah warga yang dilaporkan rusak. Dengan rincian, sebanyak 11 rumah warga di RT 11/RW 06, Dusun Kalikunting. Kemudian 15 [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Pasuruan</strong> &#8211; Puluhan rumah warga Desa Tambakan, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, mengalami kerusakan akibat diterjang angin puting beliung, Selasa (28/01/2025) sore kemarin. Dari catatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan, total ada sedikitnya 39 rumah warga yang dilaporkan rusak. Dengan rincian, sebanyak 11 rumah warga di RT 11/RW 06, Dusun Kalikunting. Kemudian 15 rumah warga RT 14/RW 06 serta 3 rumah di Dusun Keputran.</p>



<p>Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi, menjelaskan bahwa ancaman angin puting beliung memang harus diwaspadai. Sebab saat ini, sudah memasuki puncak musim penghujan dengan intensitas ringan sampai tinggi di setiap harinya.</p>



<p>&#8220;Karena ini puncak musim penghujan, BMKG pun sudah memprakirakan sekaligus mengimbau agar masyarakat semakin waspada dengan ancaman bencana seperti banjir, tanah longsor dan angin puting beliung,&#8221; kata Sugeng di sela-sela kesibukannya, Rabu (29/01/2025) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dari puluhan rumah warga terdampak, rata-rata tingkat kerusakannya mulai ringan sampai sedang. Kerusakan ringan sampai sedang, dapat dilihat dari kondisi genteng yang ambrol maupun plafon yang jebol. Banyak warga swadaya memperbaiki rumahnya yang rusak untuk dikembalikan seperti sedia kala.</p>



<p>&#8220;Rata-rata rusak ringan. Ya genteng yang ambrol atau atap rumah yang jebol. Kami berterima kasih karena banyak warga yang dengan kesadarannya sendiri memperbaiki genteng atau plafon,&#8221; terangnya.</p>



<p>Dengan kejadian tersebut, Sugeng mengimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan kehati-hatiaan akan potensi terjadinya bencana sewaktu-waktu. &#8220;Saya yakin masyarakat sudah cerdas dan tahu apa yang harus dilakukan ketika mengetahui ada tanda-tanda akan terjadinya bencana. Semoga kita semuanya dalam lindungan Allah SWT,&#8221; harapnya. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">218784</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pj Gubernur Jatim dan Pj Bupati Pasuruan Tinjau Ratusan Rumah Warga Terdampak Puting Beliung</title>
		<link>https://memontum.com/pj-gubernur-jatim-dan-pj-bupati-pasuruan-tinjau-ratusan-rumah-warga-terdampak-puting-beliung</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 Jan 2025 11:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pasuruan]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[beliung]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[gubernur]]></category>
		<category><![CDATA[puting]]></category>
		<category><![CDATA[ratusan]]></category>
		<category><![CDATA[terdampak]]></category>
		<category><![CDATA[Tinjau]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=218541</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pasuruan &#8211; Sehari pasca bencana angin puting beliung yang merusak ratusan rumah warga di wilayah Kecamatan Lekok dan Kecamatan Nguling, Pj Gubernur Jawa Timur, Adhy Karyono, turun ke lokasi kejadian, Senin (20/01/2025) tadi. Pj Gubernur Adhy, datang bersama Kepala BPBD Jawa Timur dan beberapa Kepala OPD terkait sekitar pukul 14.30. Begitu tiba di lokasi, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Pasuruan</strong> &#8211; Sehari pasca bencana angin puting beliung yang merusak ratusan rumah warga di wilayah Kecamatan Lekok dan Kecamatan Nguling, Pj Gubernur Jawa Timur, Adhy Karyono, turun ke lokasi kejadian, Senin (20/01/2025) tadi. Pj Gubernur Adhy, datang bersama Kepala BPBD Jawa Timur dan beberapa Kepala OPD terkait sekitar pukul 14.30. Begitu tiba di lokasi, tepatnya di sekitaran Tempat Pelelangan Ikan (TPI) di Desa Jatirejo, Kecamatan Lekok, langsung disambut Pj Bupati Pasuruan, Nurkholis, untuk mengecek kondisi bangunan yang rusak akibat diterjang puting beliung, yang terjadi Minggu (19/01/2025) sore.</p>



<p>Dari kunjungannya itu, Pj Gubernur Adhy mengatakan bahwa rata-rata bangunan yang rusak di sekitaran TPI bukanlah kepemilikan pribadi. Melainkan, bangunan yang disewakan Pemkab Pasuruan kepada para nelayan di sana. Sementara untuk tingkat kerusakannya, pun tergolong ringan.</p>



<p>&#8220;Dari obrolan dengan warga tadi, rata-rata ini bangunan sewa dan bukan kepemilikan pribadi. Kerusakannya pun tidak terlalu parah, tapi yang terpenting warga baik-baik saja dan tidak ada yang jadi korban,&#8221; katanya.</p>



<p>Selama kunjungannya, Pj Gubernur Adhy juga menyerahkan bantuan kedaruratan kepada warga terdampak puting beliung di Desa Jatirejo dan tiga desa lainnya, yakni Wates, Semedusari dan Tambaklekok. Dirinya juga meminta semua sistem kebencanaan untuk selalu aktif, dalam artian apabila terjadi bencana, maka seluruhnya bergerak untuk bisa memberikan bantuan kepada seluruh warga terdampak.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Semua sistem harus aktif dan tidak perlu menunggu. Kalau terjadi bencana maka sudah tahu apa yang harus dilakukan,&#8221; paparnya.</p>



<p>Sementara itu, Pj Bupati Pasuruan, Nurkholis, menegaskan bahwa semua warga terdampak puting beliung tidak ada yang menjadi korban. Meski begitu, ia tetap mengimbau agar warga semakin meningkatkan kewaspadaan. Sebab, ancaman bencana hidrometrologi bisa kembali terjadi di puncak musim penghujan seperti sekarang.</p>



<p>&#8220;Saya yakin warga sudah tahu apa yang harus dilakukan ketika cuaca sedang buruk. Salah satunya ketika melihat pusaran angin puting beliung, maka secepatnya harus menjauh dan mengevakuasi keluarganya ke tempat yang lebih aman,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Dalam hal bantuan, Pemkab Pasuruan menurut Nurkholis masih melakukan assesment pada ratusan rumah warga yang rusak akibat dihantam puting beliung. Nantinya, jika assesment selesai, maka Pemkab Pasuruan akan segera mencairkan anggaran untuk perbaikan rumah warga terdampak. Termasuk bantuan kedaruratan dari perusahaan terdekat seperti PT Indonesia Power.</p>



<p>&#8220;Assesment masih dilakukan karena jumlahnya juga ratusan rumah. InsyaAllah dalam waktu yang tidak lama, bagian rumah yang rusak bisa segera diperbaiki,&#8221; tambahnya. <strong>(kom/pas/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">218541</post-id>	</item>
		<item>
		<title>112 Rumah Warga di Pasuruan Dilaporkan Rusak Akibat Puting Beliung</title>
		<link>https://memontum.com/112-rumah-warga-di-pasuruan-dilaporkan-rusak-akibat-puting-beliung</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 19 Jan 2025 12:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pasuruan]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[akibat]]></category>
		<category><![CDATA[beliung]]></category>
		<category><![CDATA[dilaporkan]]></category>
		<category><![CDATA[puting]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=218529</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pasuruan &#8211; Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan mencatat ada sekitar 112 rumah warga di wilayah Kecamatan Nguling dan Lekok, yang mengalami kerusakan akibat terjangan angin puting beliung, Sabtu (19/01/2025) tadi. Untuk di wilayah Kecamatan Nguling, tercatat ada 74 rumah terdampak, yaitu di Desa Mlaten dan Desa Kedawang. Sedangkan di wilayah Kecamatan Lekok, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Pasuruan</strong> &#8211; Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan mencatat ada sekitar 112 rumah warga di wilayah Kecamatan Nguling dan Lekok, yang mengalami kerusakan akibat terjangan angin puting beliung, Sabtu (19/01/2025) tadi. Untuk di wilayah Kecamatan Nguling, tercatat ada 74 rumah terdampak, yaitu di Desa Mlaten dan Desa Kedawang. Sedangkan di wilayah Kecamatan Lekok, ada 38 rumah warga yang rusak di Desa Jatirejo, Semedusari, Tambaklekok dan Desa Wates.</p>



<p>Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi, menjelaskan bahwa ratusan rumah warga yang mengalami kerusakan, seluruhnya dalam kategori rusak ringan sampai sedang. Hanya saja, ada beberapa bangunan seperti toko dan pos penjagaan di wilayah Kecamatan Lekok, yang rusak berat, lantaran kondisi bangunan bukan permanen dan bukan kepemilikan pribadi.</p>



<p>&#8220;Kalau yang di Nguling (kecamatan, red), seluruhnya permukiman warga. Ada satu atau dua toko, tapi ya jadi satu dengan rumah warga. Tapi kalau di Lekok ada pos jaga dan toko yang rusak berat karena bangunannya tidak permanen dan bukan milik pribadi,&#8221; katanya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sugeng juga memberikan apresiasi kepada warga terdampak, yang langsung sigap untuk memperbaiki atap rumah yang ambrol. Khususnya di Nguling, yang sebagian besar profesi warga terdampak adalah tukang bangunan.</p>



<p>Hanya saja, Pemkab Pasuruan tetap memberikan bantuan kedaruratan kepada semua warga terdampak. Plus bantuan rehab dari perusahaan terdekat, seperti PT Indonesia Power dan lainnya.</p>



<p>&#8220;Bantuan kedaruratan tetap kami salurkan. Dan kami juga mengucapkan terima kasih kepada PT Indonesia Power yang juga ikut membantu warga terdampak,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Dengan rusaknya ratusan rumah, Sugeng menghimbau kepada masyarakat untuk semakin meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman bencana hidrometrologi seperti saat ini. &#8220;Kami yakin masyarakat semakin cerdas dalam menghadapi ancaman bencana hidrometrologi. Baik itu seperti banjir, tanah longsor, angin puting beliung dan lainnya,&#8221; himbaunya. <strong>(kom/pas/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">218529</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pj Bupati Lumajang Datangi Korban Bencana Angin Puting Beliung di Tompokersan</title>
		<link>https://memontum.com/pj-bupati-lumajang-datangi-korban-bencana-angin-puting-beliung-di-tompokersan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 03 Nov 2024 11:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[beliung]]></category>
		<category><![CDATA[bencana]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[datangi]]></category>
		<category><![CDATA[korban]]></category>
		<category><![CDATA[puting]]></category>
		<category><![CDATA[tompokersan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=216143</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Pj Bupati Lumajang, Indah Wahyuni, meninjau rumah warga yang tertimpa musibah bencana angin puting beliung di Kelurahan Tompokersan, Kecamatan Lumajang, Minggu (03/11/2024) tadi. Dalam momen itu, Bunda Yuyun-sapaan Pj Bupati Lumajang, langsung melihat kondisi bangunan rumah warganya yang rusak dan memberikan bantuan kepada warga yang tertimpa musibah. Adapun bantuan yang diserahkan, yakni [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Pj Bupati Lumajang, Indah Wahyuni, meninjau rumah warga yang tertimpa musibah bencana angin puting beliung di Kelurahan Tompokersan, Kecamatan Lumajang, Minggu (03/11/2024) tadi. Dalam momen itu, Bunda Yuyun-sapaan Pj Bupati Lumajang, langsung melihat kondisi bangunan rumah warganya yang rusak dan memberikan bantuan kepada warga yang tertimpa musibah.</p>



<p>Adapun bantuan yang diserahkan, yakni berupa paket Sembako, baju, selimut dan kasur, yang kesemuanya merupakan dari Dinas Sosial Kabupaten Lumajang. Sementara bantuan terpal sebagai pengganti atap rumah sementara, diberikan dari BPBD Kabupaten Lumajang.</p>



<p>Bunda Yuyun juga menyampaikan kepada warga yang terdampak, bahwa bencana alam angin puting beliung merupakan musibah yang tidak diharapkan dan sulit untuk dihindari. Karena itu, dirinya berharap kepada warga yang terdampak musibah untuk selalu bersabar atas kejadian yang telah menimpa.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Saya harap masyarakat Lumajang untuk berhati-hati dan tetap waspada. Mengingat, akhir-akhir ini cuaca cukup ekstrem yang didominasi curah hujan tinggi dan angin kencang. Semoga bantuan yang diberikan ini dapat meringankan beban bagi warga yang terkena musibah,&#8221; katanya.</p>



<p>Selain itu, dirinya juga memastikan agar pemerintah daerah harus terus bergerak cepat untuk menangani musibah yang terjadi dan memberikan bantuan kepada warga yang terdampak meskipun prosesnya harus dilakukan secara bertahap.</p>



<p>Sekedar diketahui, bahwa cuaca ekstrim di Kabupaten Lumajang yang terjadi pada tanggal 1 November 2024, tidak memakan korban jiwa. Namun, menyebabkan kerusakan di sejumlah pemukiman, antara lain 47 KK di Kelurahan Tompokersan, 2 KK di Kecamatan Pasrujambe dan 1 KK di Kecamatan Sukodono.</p>



<p>Sedangkan untuk usaha ekonomi dan fasilitas umum yang terdampak, antara lain seperti toko konveksi di Desa Sumbersuko, kerusakan besi pagar Jembatan Mojosari, SDN Oro Oro Ombo 02, SDN Oro Oro Ombo 05, JP Grafik di Jalan Brigjen Katamso, pertokoan di area Pelita, serta Cafe Hampa dan Cafe Brother. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">216143</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Cabup Bunda Indah Beri Bantuan dan Motivasi Warga Korban Musibah Puting Beliung</title>
		<link>https://memontum.com/cabup-bunda-indah-beri-bantuan-dan-motivasi-warga-korban-musibah-puting-beliung</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Oct 2024 10:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[bantuan]]></category>
		<category><![CDATA[beliung]]></category>
		<category><![CDATA[korban]]></category>
		<category><![CDATA[Motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[musibah]]></category>
		<category><![CDATA[puting]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=215219</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Calon Bupati Lumajang dari nomor urut 2, Indah Amperawati atau Bunda Indah, mendatangi lokasi bencana angin puting beliung yang menimpa warga di Desa Selok Awar-Awar, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, Rabu (09/10/2024) tadi. Kedatangan Bunda Indah bersama rombongan, pun disambut antusias sejumlah warga meski usai tertimpa musibah. Dalam kesempatan itu, Bunda Indah memberi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Calon Bupati Lumajang dari nomor urut 2, Indah Amperawati atau Bunda Indah, mendatangi lokasi bencana angin puting beliung yang menimpa warga di Desa Selok Awar-Awar, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, Rabu (09/10/2024) tadi. Kedatangan Bunda Indah bersama rombongan, pun disambut antusias sejumlah warga meski usai tertimpa musibah.</p>



<p>Dalam kesempatan itu, Bunda Indah memberi semangat dan motivasi kepada sejumlah masyarakat yang terdampak angin puting beliung. Termasuk, meminta warga agar tetap berlapang dada dengan musibah yang telah terjadi.</p>



<p>&#8220;Siapapun pasti tidak berharap dengan datangnya suatu bencana. Makanya, saya datang guna memberikan motivasi dan semangat untuk warga,&#8221; kata Bunda Indah.</p>



<p>Terkait bencana yang terjadi, Bunda Indah mengaku, tentunya menjadi suatu keprihatinan yang mendalam. Apalagi, musibah ini berlangsung di tengah musim kemarau. Dimana, warga banyak yang memerlukan air dan perekonomian warga sedang tidak bagus.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Kita tetap memberikan bantuan. Namun, itu tidak seberapa jika melihat kondisi dari dampak musibah yang ditimbulkan. Dan tentu saja, bersyukurnya mereka masih tetap terlihat ceria dan tabah. Menerima ikhlas dan bersyukur, karena dalam musibah itu juga tidak sampai ada korban jiwa,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Salah warga setempat yang menjadi korban puting beliung, Siti, mengaku senang atas kedatangan Bunda Indah. Menurutnya, kedatangan Bunda Indah, sedikitnya bisa memberikan semangat untuk warga.</p>



<p>&#8220;Terima kasih kepada Bunda Indah. Musibah yang kami alami, tetap menjadi perhatiannya,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Siti juga menambahkan, akibat musibah puting beliung itu, warung tempat jualannya mengalami kerusakan.</p>



<p>Sementara musibah sendiri, berlangsung pada Selasa (08/10/2024) kemarin. Dari hasil pendataan sementara, ada sebanyak 10 bangunan rumah atau tempat tinggal dan 2 bangun warung mengalami kerusakan. <strong>(adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">215219</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
